Tag: cuaca

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Ringan Berpotensi Mengguyur Sejumlah Wilayah Jakarta dan Sekitarnya

    Cuaca Hari Ini: Hujan Ringan Berpotensi Mengguyur Sejumlah Wilayah Jakarta dan Sekitarnya

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam perkiraan cuaca yang dirilis di laman resminya menyebut, hujan ringan berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek).

    Dalam perkiraan cuaca itu, BMKG memperkirakan hujan ringan berpotensi terjadi pada malam atau dini hari. Sementara pada pagi hingga sore hari cuaca di Jakarta bakal cerah atau berawan.

    Untuk, masyarakat Jabodetabek diingatkan menyiapkan payung sebelum melakukan aktivitas.

    BMKG juga mengimbau masyarakat untuk waspada dan hati-hati jika terjadi perubahan cuaca mendadak.

    Baca Juga: El Nino Berlalu, Indonesia Kini Bersiap Hadapi La Nina pada Juli Mendatang

    Berikut perkiraan cuaca di Jakarta, Senin (1/7/2024) dikutip dari laman resmi BMKG.

    1. Jakarta Pusat
    Pagi: Cerah Berawan
    Siang: Berawan
    Sore: Berawan
    Malam: Berawan
    Dini Hari: Berawan

    2. Jakarta Barat
    Pagi: Cerah Berawan
    Siang: Berawan
    Sore: Berawan
    Malam: Hujan Ringan
    Dini Hari: Berawan

    3. Jakarta Selatan
    Pagi: Cerah Berawan
    Siang: Berawan
    Sore: Berawan
    Malam: Hujan Ringan
    Dini Hari: Berawan

    4. Jakarta Timur
    Pagi: Cerah Berawan
    Siang: Berawan
    Sore: Berawan
    Malam: Hujan Ringan
    Dini Hari: Berawan

    Baca Juga: Komisi VIII DPR Minta BNPB Lebih Responsif dalam Memitigasi Bencana Banjir Akibat Cuaca Ekstrem

    5. Jakarta Utara
    Pagi: Cerah Berawan
    Siang: Berawan
    Sore: Berawan
    Malam: Berawan
    Dini Hari: Hujan Ringan

    6. Kepulauan Seribu
    Pagi: Berawan
    Siang: Berawan
    Sore: Berawan
    Malam: Berawan
    Dini Hari: Hujan Ringan

    7. Kota Bogor
    Pagi: Cerah Berawan
    Siang: Berawan
    Sore: Berawan
    Malam: Hujan Ringan
    Dini Hari: Berawan

    8. Kota Depok
    Pagi: Cerah Berawan
    Siang: Berawan
    Sore: Berawan
    Malam: Hujan Ringan
    Dini Hari: Berawan

    9. Kota Bekasi
    Pagi: Cerah Berawan
    Siang: Berawan
    Sore: Berawan
    Malam: Hujan Ringan
    Dini Hari: Berawan

    10. Kota Tangerang
    Pagi: Cerah Berawan
    Siang: Hujan Ringan
    Sore: Hujan Ringan
    Malam: Berawan

    Baca Juga: BRIN: Cuaca Ekstrem Meningkat Signifikan Ini Dampak yang Dirasakan Indonesia

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Lebat Berpotensi Mengguyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia

    Cuaca Hari Ini: Hujan Lebat Berpotensi Mengguyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam prakiraan cuaca yang dirilis di laman resminya menyebut, hujan lebat berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah di tanah air termasuk di beberapa kota besar.

    Untuk cuaca di wilayah Jakarta pada hari Selasa (2/7/2024), hujan diprediksi terjadi di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang hari dengan wilayah lain cuaca bakal cerah berawan.

    Dalam prakiraan cuaca di situsnya, BMKG menyatakan hujan lebat berpotensi terjadi di sejumlah provinsi di Sumatera seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung.

    Baca Juga: El Nino Berlalu, Indonesia Kini Bersiap Hadapi La Nina pada Juli Mendatang

    Di pulau Jawa, hujan lebat berpotensi mengguyur Banten, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Timur.

    Hujan lebat juga diprakirakan terjadi di wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan.

    Juga Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

    Baca Juga: WMO: Transisi Cepat dari El Nino ke La Nina Bakal Memicu Musim Badai

    BMKG juga memprediksi hujan dengan intensitas lebih ringan berpotensi dialami sejumlah lokasi di Aceh, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah serta Nusa Tenggara Barat.

    Secara khusus, kota-kota besar di Indonesia yang diprediksi akan mengalami hujan hari ini dalam beragam rentang waktu termasuk Denpasar, Bengkulu, Gorontalo, Jambi, Bandung, Banjarmasin, Palangkaraya, Samarinda.

    Hujan juga berpotensi mengguyur Tarakan, Tanjung Pinang, Ambon, Ternate, Mataram, Pekanbaru, Mamuju, Makassar, Kendari, Manado, Palembang dan Medan.

    Baca Juga: BRIN: Cuaca Ekstrem Makin Sering Terjadi sehingga Perlu Dibentuk Tim Khusus untuk Menangani

    Sementara kondisi cuaca cerah atau berawan dapat terjadi di Kota Banda Aceh, Serang, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Pontianak, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Kupang, Jayapura, Manokwari dan Padang.

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Ringan Berpotensi Mengguyur Wilayah Bodetabek

    Cuaca Hari Ini: Hujan Ringan Berpotensi Mengguyur Wilayah Bodetabek

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam perkiraan cuaca yang dirilis di laman resminya menyebut, hujan ringan berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Bodetabek pada Rabu (3/7/2024).

    Kondisi cuaca dengan hujan ringan antara lain berpotensi mengguyur Kepulauan Seribu, Bogor dan Depok pada malam dan dini hari.

    Sementara kondisi cuaca Jakarta diperkirakan bakal cerah berawan dari pagi hingga malam hari.

    Berikut prakiraan cuaca pada 3 Juli 2024 di Jabodetabek selengkapnya, seperti dikutip dari laman resmi BMKG:

    1. Jakarta Pusat
    Pagi: Cerah Berawan
    Siang: Cerah Berawan
    Sore: Cerah Berawan
    Malam: Berawan
    Dini Hari: Berawan 

    2. Jakarta Barat
    Pagi: Cerah Berawan
    Siang: Berawan
    Sore: Cerah Berawan
    Malam: Berawan
    Dini Hari: Berawan 

    Baca Juga: WMO: Transisi Cepat dari El Nino ke La Nina Bakal Memicu Musim Badai

    3. Jakarta Selatan
    Pagi: Cerah Berawan
    Siang: Berawan
    Sore: Cerah Berawan
    Malam: Berawan 
    Dini Hari: Berawan 

    4. Jakarta Timur
    Pagi: Cerah Berawan
    Siang: Cerah Berawan
    Sore: Cerah Berawan
    Malam: Cerah Berawan 
    Dini Hari: Berawan

    5. Jakarta Utara
    Pagi: Cerah Berawan
    Siang: Cerah Berawan
    Sore: Cerah Berawan
    Malam: Berawan 
    Dini Hari: Berawan

    6. Kepulauan Seribu
    Pagi: Cerah Berawan
    Siang: Cerah Berawan
    Sore: Cerah Berawan
    Malam: Cerah Berawan
    Dini Hari: Hujan Ringan

    Baca Juga: El Nino Berlalu, Indonesia Kini Bersiap Hadapi La Nina pada Juli Mendatang

    Prakiraan cuaca Rabu (3/7/2024) Bodetabek

    7. Kota Bogor
    Pagi: Cerah Berawan
    Siang: Cerah Berawan
    Sore: Hujan Ringan
    Malam: Hujan Ringan
    Dini Hari: Berawan

    8. Kota Depok
    Pagi: Cerah Berawan
    Siang: Cerah Berawan
    Sore: Hujan Ringan
    Malam: Berawan
    Dini Hari: Berawan

    9. Kota Bekasi
    Pagi: Cerah Berawan
    Siang: Cerah Berawan
    Sore: Berawan
    Malam: Berawan
    Dini Hari: Berawan

    10. Kota Tangerang
    Pagi: Cerah Berawan
    Siang: Cerah Berawan
    Sore: Cerah Berawan
    Malam: Berawan
    Dini Hari: Berawan

    Baca Juga: BRIN: Cuaca Ekstrem Makin Sering Terjadi sehingga Perlu Dibentuk Tim Khusus untuk Menangani

     

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Ringan Berpotensi Mengguyur Sejumlah Wilayah di Jakarta

    Cuaca Hari Ini: Hujan Ringan Berpotensi Mengguyur Sejumlah Wilayah di Jakarta

    7cloud.asia – Dalam prakiraan cuaca untuk wilayah Jabodetabek yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Secara umum, kondisi cuaca Jakarta akan cerah berawan pada Kamis (4/7/2024).

    Hanya wilayah Jakarta Selatan yang kemungkinan akan mengalami hujan ringan pada siang hari. Suhu berkisar 24-31 derajat celsius, dan kelembapan: 70-100 persen

    Hujan ringan juga berpotensi terjadi di Bogor pada malam hari. Suhu berkisar 23-31 derajat celsius, Kelembapan: 60-95 persen

    Sementara itu, wilayah Depok, Tangerang, dan Bekasi diprediksi akan cerah berawan sepanjang hari. Suhu berkisar 23-31 derajat celsius, kelembapan: 55-95 persen

    Baca Juga: El Nino Berlalu, Indonesia Kini Bersiap Hadapi La Nina pada Juli Mendatang

    Berikut prakiraan cuaca selengkapnya untuk wilayah Jabodetabek Kamis (4/7/2024), mengutip BMKG:

    Jakarta Barat
    Pagi: Berawan
    Siang: Cerah Berawan
    Malam: Berawan
    Dini Hari: Berawan

    Jakarta Pusat
    Pagi: Cerah Berawan
    Siang: Cerah Berawan
    Malam: Cerah Berawan
    Dini Hari: Berawan

    Jakarta Selatan
    Pagi: Berawan
    Siang: Hujan Ringan
    Malam: Berawan
    Dini Hari: Berawan

    Baca Juga: WMO: Transisi Cepat dari El Nino ke La Nina Bakal Memicu Musim Badai

    Jakarta Timur
    Pagi: Berawan
    Siang: Berawan
    Malam: Berawan
    Dini Hari: Berawan

    Jakarta Utara
    Pagi: Cerah Berawan
    Siang: Cerah Berawan
    Malam: Cerah Berawan
    Dini Hari: Berawan

    Kepulauan Seribu
    Pagi: Cerah
    Siang: Cerah Berawan
    Malam: Cerah Berawan
    Dini Hari: Berawan

    Bogor
    Pagi: Berawan
    Siang: Cerah Berawan
    Malam: Hujan Ringan
    Dini Hari: Berawan

    Baca Juga: Dampak Perubahan Iklim: Kenali 3 Jenis Cuaca Ekstrem yang Merusak

    Depok
    Pagi: Berawan
    Siang: Berawan
    Malam: Berawan
    Dini Hari: Berawan

    Tangerang
    Pagi: Cerah Berawan
    Siang: Cerah Berawan
    Malam: Cerah Berawan
    Dini Hari: Berawan

    Bekasi
    Pagi: Berawan
    Siang: Berawan
    Malam: Berawan
    Dini Hari: Berawan

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Ringan hingga Lebat Berpotensi Mengguyur Sejumlah Kota

    Cuaca Hari Ini: Hujan Ringan hingga Lebat Berpotensi Mengguyur Sejumlah Kota

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Jumat (5/7/2024).

    Secara khusus untuk wilayah DKI Jakarta, BMKG memprakirakan seluruh wilayah akan mengalami kondisi cuaca hujan mulai dari sedang hingga lebat dengan disertai petir pada siang hari.

    Pada malam hari, kondisi cuaca di seluruh wilayah DKI diperkirakan berawan hingga hujan petir di Jakarta Timur dan Kepulauan Seribu.

    Dikutip dalam laman resmi BMKG di Jakarta, potensi hujan ini dipicu sirkulasi siklonik terpantau di sekitar selat Kalimata.

    Baca Juga: El Nino Berlalu, Indonesia Kini Bersiap Hadapi La Nina pada Juli Mendatang

    Selanjutnya sirkulasi siklonik membentuk daerah konvergensi memanjang dari Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Barat.

    Juga dari Laut Jawa hingga Sumatera Selatan, dari Jawa Tengah hingga Banten, dari Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Tengah, dari Papua Pegunungan hingga Papua.

    BMKG memprakirakan beberapa kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang, yakni Medan, Pekanbaru, Padang, Tanjung Pinang, Jambi, Pangkal Pinang, Bandar Lampung.

    Juga kota-kota di Jawa, seperti Bandung, Yogyakarta, Serang, Palangkaraya, Manado, Palu, dan Ambon.

    Baca Juga: WMO: Transisi Cepat dari El Nino ke La Nina Bakal Memicu Musim Badai

    Sedangkan beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu Bengkulu, Semarang, Mataram, Pontianak, Banjarmasin, Samarinda, Gorontalo, Makassar, Kendari, Ternate, Manokwari, dan Jayapura.

    Beberapa kota besar diprakirakan akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, meliputi Banda Aceh, Palembang, Surabaya, Kupang, Denpasar, Tanjung Selor, dan Mamuju.

    Untuk prakiraan tinggi gelombang air laut di wilayah Indonesia, BMKG memprakirakan umumnya berada di kisaran 0,5 hingga 2,5 m.

    BMKG juga memberikan imbauan waspada potensi banjir rob di wilayah pesisir Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Banten, Jawa Timur, Jakarta, dan Nusa Tenggara Timur.

    Baca Juga: WMO: Kenaikan Suhu Global Picu Bencana Akan Lebih Sering Terjadi

  • Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Disertai Petir di Tiga Wilayah Jakarta

    Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Disertai Petir di Tiga Wilayah Jakarta

    7cloud.asia – Hujan disertai petir berpotensi melanda tiga wilayah di Jakarta pada Senin (08/07/2024) malam. Sedangkan paginya seluruh wilayah Jakarta diperkirakan cerah berawan.

    Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) ketiga wilayah tersebut adalah Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Utara.

    Wilayah lainnya diperkirakan hujan dengan intensitas ringan. Siang harinya peluang hujan terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    Suhu udara berkisar antara 23 hingga 29 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara berkisar antara 80 hingga 100 persen.

    Sementara wilayah lain di Indonesia sebagian besar juga berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga hujan lebat disertai petir.

    Potensi hujan lebat diatas 50 mm/hari terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat.

    Selain itu, wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan juga berpeluang diguyur hujan lebat.

    Kondisi cuaca yang sama juga terjadi di wilayah Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

    Hujan disertai kilat/petir atau hujan badai berpotensi melanda wilayah Aceh, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat.

    Wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan dan Maluku Utara juga berpotens terjadi hujan badai.

    BMKG juga memperkirakan peluang angin kencang dengan kecepatan diatas 45 km/jam berpotensi mengguyur sejumlah wilayah.

    Seperti wilayah Aceh, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Maluku dan Papua.

    Suhu udara berkisar antara 18 hingga 34 derajat celsius. Suhu terenda diprediksi terjadi di Kota Bandung dan suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Surabaya.

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Sebagian Besar Kota di Indonesia Hujan

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Sebagian Besar Kota di Indonesia Hujan

    7cloud.asia – Sebagian besar kota di Indonesia berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir pada Senin (09/07/2024).

    Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di sejumlah kota.

    Pada pagi hari Kota Palangkaraya, Ambon, Kendari, Mamuju, Manado diperkirakan terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Kondisi cuaca yang sama juga terjadi di Kota Serang, Banjarmasin, Palangkaraya, Tanjung Pinang, Makassar, Kendari, Ambon dan Medan pada siang hari.

    Pada malam hari hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di Kota Ambon dan Manokwari.

    Hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Samarinda, Ternate dan Manado. Kemudian malam harinya Kota Pekanbaru berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang.

    Lalu pada malam hari sejumlah kota berpeluang terjadi hujan disertai petir seperti Kota Bengkulu, Samarinda, Tarakan dan Padang.

    Suhu udara berkisar antara 22 hingga 33 derajat celsius. Suhu terendah diprediksi terjadi di Kota Bandung dan Kupang.

    Sedangkan suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Banda Aceh, Serang, Gorontalo, Semarang, Surabaya, Banjarmasin, Kupang, Pekanbaru dan Palembang.

    Sementara untuk wilayah Jakarta, BMKG memperkirakan cuaca cerah berawan dari pagi hingga malam hari.   

    Suhu udara berkisar antara 22 hingga 32 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara antara 60 hingga 100 persen.

     

     

  • Panas Ekstrem di Jepang, Suhu Udara Capai 35 Derajat Celsius Lebih

    Panas Ekstrem di Jepang, Suhu Udara Capai 35 Derajat Celsius Lebih

    7cloud.asia – Musim panas di Jepang tahun ini begitu membara dengan suhu yang mencapai di atas 35 derajat celcius di seluruh wilayah Jepang di mana kondisi tersebut juga dirasakan oleh warga negara Indonesia (WNI).

    Salah satu WNI Mohamad Yusup kepada Antara di Tokyo, Senin, mengatakan musim panas tahun ini begitu luar biasa padahal belum sampai puncak yang biasanya jatuh pada Agustus.

    “Musim panas tahun ini yang saya rasakan luar biasa ya padahal ini baru di awal bulan Juli. Dalam sepekan ini panasnya begitu menyengat dan begitu terasa di kulit dan kepala. Ini musim panas yang luar biasa ditambah lagi kalau siang hari itu anginnya sedikit,” kata WNI yang tinggal di Tokyo itu.

    Baca: India dan Pakistan tutup sekolah segara suhu panas hingga 50 derajat celsius

    Yusup yang sudah bermukim di Jepang selama 16 tahun itu pernah melewati berbagai musim panas bahkan pada saat Ramadhan.

    Namun, dia mengaku, musim panas tahun ini ia pun waspada agar tidak terkena dehidrasi atau sengatan panas (heat stroke) sebab tahun lalu keluarganya sempat dilarikan ke rumah sakit.

    “Tahun lalu, istri saya kepalanya pusing, mual-mual dan lemas. Akhirnya, setelah dibawa ke rumah sakit, harus diinfus seharian. Juga anak-anak saya pernah mengalami gejala-gejala semacam semacam dehidrasi, seperti mual, kepala pusing, badan lemas dan sebagainya,” katanya.

    Baca: Gelombang panas di Thailand tewaskan 61 orang

    Yusuf  yang bekerja sebagai perawat rumah sakit pun menyebutkan angka pasien yang terkena sengatan panas meningkat.

    Tidak hanya dialami oleh kelompok lansia dan anak-anak tetapi juga orang dewasa usia 30-an.

    “Angka kejadian sengatan panas pasien yang masuk UGD itu banyak sekali. Biasanya ditandai dengan tekanan nadinya meningkat. Itu tanda awal dehidrasi,” ujarnya.

    Kondisi yang sama juga dialami Vidya Gatari, WNI yang tinggal di Prefektur Chiba, yang mengaku musim panas di Jepang tahun ini sangat hebat.

    “Lebih sering berkeringat ketika di rumah meskipun kipas angin dinyalakan. AC pun harus disetel sekitar 15 derajat celcius baru akan terasa sejuk. Leher juga terasa perih mungkin karena keringat berlebih yang diproduksi badan,” ujarnya.

    Baca: Gelombang panas landa Asia, bagaimana dengan Indonesia

    Dia dan keluarga juga sempat merasakan sengatan panas setelah menghabiskan waktu di luar lebih banyak.

    Dengan gejala kepala terasa berat, mual, keluar keringat dingin bahkan demam yang naik turun selama dua hingga tiga hari.

    “Dua tahun lalu, saya juga merasakan leher yang memerah dan perih di bulan-bulan musim panas. Tapi, mostly kami sekeluarga mudik atau traveling agar tidak merana di rumah,” katanya.

    Ibu satu anak itu mengaku musim panas saat delapan tahun lalu saat pertama kali dia ke Jepang tidak seekstrem tahun ini.

    Demikian juga Izzah, WNi yang tinggal di Yokohama, mengaku musim panas tahun ini terasa menantang yang dipengaruhi juga pemanasan global yang berakibat musim semi yang bergeser serta berdampak pada musim hujan atau peralihan sehingga cuaca tak menentu.

    Baca: Asia Selatan dan Asia Tenggara dilanda gelombang panas

    “Suhunya enggak menentu, setelah hujan suhunya agak turun besoknya langsung naik drastis. Tahun ini beberapa kali merasa langsung pusing, sampai rumah enggak bisa ngapa-ngapain,” ujar diaspora yang sudah bermukim di Jepang selama enam tahun ini.

    Suami Izzah yang merupakan warga Jepang juga merasakan cuaca ekstrem musim panas tahun ini.

    “Dia juga sama, rasanya mau meleleh akhirnya kita berdua mageran (bermalas-malasan) aja gitu,” katanya.

    Jepang mencatat suhu meroket hingga 40 derajat celcius di Prefektur Shizuoka pada awal pekan Juli 2024. Suhu ekstrem juga terjadi di beberapa wilayah, seperti Prefektur Gunma 39.8 derajat celcius dan rata-rata 39 derajat di Prefektur Yamanashi.

    Baca: Kurangi konsumsi kopi saat cuaca panas

    Berdasarkan data Badan Meteorologi Jepang, rata-rata di wilayah Jepang suhu mencapai di atas 35 derajat celcius, termasuk wilayah Kanto yang meliputi Tokyo, Chiba, Saitama dan Kanagawa.

    Menurut data media setempat, 198 orang di Tokyo dilarikan ke rumah sakit akibat terkena serangan panas.

    Pemerintah Indonesia melalui KBRI Tokyo juga mengimbau WNI untuk menjaga kesehatan selama musim panas di Jepang.

    Salah satunya dengan menggunakan payung atau topi, banyak minum air putih, mengenakan pakaian longgar dan aplikasikan tabir surya.

    Sumber: Antaranews

  • Cuaca Hari Ini: Seluruh Wilayah Jakarta Diperkirakan Cerah Berawan

    Cuaca Hari Ini: Seluruh Wilayah Jakarta Diperkirakan Cerah Berawan

    7cloud.asia – Cuaca di seluruh wilayah Jakarta diperkirakan cerah berawan Rabu (10/07/2024) pagi hingga malam.

    Suhu udara berkisar antara 24 hingga 31 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara antara 60 hingga 90 persen.

    Sementara hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir masih berpotensi mengguyur sejumlah kota di Indonesia.

    Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di Kota Tarakan, Ambon dan Kendari pada pagi hari.

    Namun di waktu yang sama, Kota Gorontalo diprediksi terjadi hujan dengan intensitas sedang.

    Pada siang hari hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Gorontalo, Palangkaraya, Samarinda, Tanjung Pinang, Ambon, Ternate, Jayapura, Manokwari, Pekanbaru, Kendari dan Medan.

    Hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Manado dan hujan yang disertai petir berpotensi mengguyur Kota Pontianak pada siang hari.

    Kemudian malam harinya hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Gorontalo, Samarinda, Ambon, Manokwari, Mamuju dan Medan.

    Kota Tanjung Pinang berpeluang terjadi hujan dengan ntensitas sedang dan Kota Tarakan berpotensi diguyur hujan disertai petir pada malam hari.

    Suhu udara berkisar antara 20 hingga 33 derajat celsius. Suhu terendah diprediksi terjadi di Kota Mataram.

    Sedangkan suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Serang, Semarang, Pontianak, Banjarmasin, Bandar Lampung, Kupang, Makassar dan Medan.

  • Musim Kemarau, Kok Masih Hujan? Ini Dia Penyebabnya

    Musim Kemarau, Kok Masih Hujan? Ini Dia Penyebabnya

    7cloud.asia – Sejumlah wilayah di Indonesia masih diguyur hujan meski telah memamsuki musim kemarau. Hal ini akibat beberapa faktor diantaranya adanya gelombang Kelvin.

    Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menjelaskan selain adanya gelombang Kelvin, ada faktor lain yang menyebabkan peningkatan curah hujan.

    Yaitu aktifnya fenomena atmosfer Madden Julian Oscillation (MJO) dan Rossby Equatorial.

    “Sehingga berdasarkan analisis cuaca dan pengamatan perkembangan kondisi cuaca, sepekan ke depan masih terdapat potensi peningkatan curah hujan yang signifikan di wilayah Indonesia meskipun telah memasuki musim kemarau,” jelas Dwikorita dalam konferensi pers.

    Baca: Musim kemarau 2024 bakal mundur

    Dia menjelaskan fenomena MJO yang saat ini aktif menyebabkan pergerakan atau propagasi kumpulan awan-awan hujan dari Samudra Hindia sebelah timur Afrika.

    Kumpulan awan hujan tersebut bergerak di sepanjang khatulistiwa menuju Samudra Pasifik melintasi wilayah Indonesia.

    Umumnya, arak-arakan awan hujan ini masuk melalui wilayah barat menuju wilayah timur Indonesia.

    Di sisi lain, dalam sepekan ke depan fenomena gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby Equatorial juga berpengaruh terhadap peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia.

    Baik di wilayah barat, tengah, dan timur, seperti sebagian wilayah Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Kepulauan Maluku, dan Papua.

    Baca: BMKG ingatkan hujan deras di 4 provinsi

    Selain itu, suhu permukaan laut yang hangat di sekitar perairan Indonesia juga turut berkontribusi dalam menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.

    Berdasarkan analisa tersebut, BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca dimana diperkirakan akan terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat petir dan angin kencang di sebagai wilayah Indonesia pada 8-14 Juli.

    “Yaitu di sebagian besar wilayah Sumatra, sebagian Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, dan Papua. Khusus untuk pulau Jawa akan mengalami penurunan potensi hujan mulai periode tanggal 11 Juli “, ujarnya.

    Baca: Sejumlah wilayah hadapi cuaca ekstrem

    Namun, lanjut Dwikorita, fenomena hujan di musim kemarau tidak lepas dari letak geografis wilayah Indonesia yang berada di dua benua,benua Asia dan benua Australia.

    Letak geografis Indonesia juga berada pada pertemuan di antara dua Samudra besar yaitu Samudra Pasifik dan Samudra Hindia.

    “Fenomena iklim dan cuaca di Indonesia sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor dinamika cuaca yang beragam. Selama musim kemarau, adanya potensi gangguan seperti MJO (Madden-Julian Oscillation) dan gelombang atmosfer lainnya tetap dapat menyebabkan pembentukan awan hujan” terangnya.

    Sementara itu, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menambahkan bahwa peningkatan curah hujan akibat gangguan fenomena atmosfer tidak akan terjadi berhari-hari.

    Baca: BMKG ajak pihak swasta mitigasi bencana

    Setiap wilayah diprediksi hanya 1-3 hari. Di mana saat ini wilayah Jakarta, Banten, yang pada pekan kemarin diguyur hujan lebat saat ini sudah mulai cerah kembali.

    “Kondisi tersebut diprediksikan akan menurun, dimana wilayah Jawa, Banten, Bali, dan Nusa Tenggara akan kembali mengalami kondisi musim kemarau yang normal,” ujar Guswanto.

    Oleh karenanya, penting untuk masyarakat Indonesia dalam memahami kompleksitas fenomena iklim dan cuaca di Indonesia-plus dampak perubahan iklim.