Tag: bmkg

  • Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Kerap Terjadi Sore atau Malam Hari, Ini Penyebabnya

    Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Kerap Terjadi Sore atau Malam Hari, Ini Penyebabnya

    7cloud.asia – Beberapa hari terakhir hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang kerap terjadi pada sore atau malam hari di sejumlah wilayah. Hal ini sebagai indikasi terjadinya peralihan musim atau pancaroba.

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam laman resminya menjelaskan saat masa peralihan musim (pancaroba), ditandai dengan cuaca cerah atau terik pada pagi hingga siang hari. Kemudian hujan lokal berpotensi terjadi pada sore hingga malam hari.

    Berdasarkan analisis klimatologis BMKG, adanya peningkatan intensitas radiasi matahari pada pagi hingga siang hari berkontribusi terhadap penguatan proses konvektif di lapisan atmosfer bawah. Sehingga meningkatkan potensi terbentuknya awan konvektif pada sore hingga malam hari.

    Baca: Cuaca panas kemudian hujan lebat, mengapa?

    Kondisi ini berpeluang menimbulkan hujan dengan karakteristik tidak merata, berdurasi singkat, berintensitas sedang hingga lebat, serta disertai kejadian kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.

    Data BMKG hingga periode April–Juni 2025, sebanyak 57,7% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau.

    Wilayah yang telah mengalami awal musim kemarau meliputi sebagian besar Sumatera, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara. Sementara itu, sebagian wilayah lainnya masih berada musim pancaroba.

    Berdasarkan kondisi dinamika atmosfer dan labilitas sedang hingga kuat di sejumlah lokasi, masih mendukung potensi hujan di sebagian wilayah Indonesia.

    Baca: BMKG kembangkan sistem peringatan dini berbasis AI

    Periode 13 – 15 Mei 2025

    Cuaca di Indonesia umumnya didominasi cerah berawan hingga hujan ringan. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, berpotensi terjadi di wilayah berikut:

    Hujan lebat berpotensi mengguyur wilayah Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Maluku.

    Sedangkan angin kencang berpotensi melanda wilayah Aceh, Nusa Tenggara Timur dan Papua Selatan.

    Baca: Riau rawan kebakaran hutan dan lahan, BMKG lakukan modifikasi cuaca

    Periode 16  – 19 Mei 2025

    Cuaca di Indonesia umumnya didominasi cerah berawan hingga hujan ringan. Masih perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, berpotensi terjadi di wilayah berikut:

    Hujan lebat berpotensi mengguyur wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. Sementara angin kencang berpotensi melanda wilayah Papua Selatan dan Maluku.

     

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Siang hingga Malam Jakarta Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Siang hingga Malam Jakarta Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Jakarta pada Rabu (14/05/2025) siang hingga malam.

    Dalam laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada siang hingga sore, hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

    Sementara pada waktu yang sama wilayah lainnya di Jakarta berpotensi hujan dengan intensitas ringan.  

    Hujan dengan intensitas ringan masih akan berlanjut pada malam hari di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Sedangkan pagi harinya seluruh wilayah Jakarta diprediksi berawan tebal.

    Tak hanya di wilayah Jakarta, sejumlah kota di Indonesia juga berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir.

    Baca: Cuaca panas kemudian hujan lebat, mengapa?

    Hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Bandung, Surabaya, Denpasar, Mataram.

    Kondisi cuaca seperti ini berpeluang pula terjadi di Kota Tanjung Selor, Samarinda, Pontianak, Banjarmasin, Manado, Palu, Kendari, Makassar, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari dan Jayapura.

    Selanjutnya hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Jambi, Serang, Semarang, Yogyakarta dan Jayawijaya.  

    Sementara hujan dengan intensitas lebat berpotensi mengguyur Kota Mamuju dan Merauke. Kemudian hujan disertai petir Kota Bandar Lampung, Palangkaraya dan Nabire.

    Baca: Hujan disertai petir kerap terjadi sore atau malam hari, ini penyebabnya

    BMKG juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai adanya potensi cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera, sebagian Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan Papua.

    Tak hanya cuaca ekstrem, sejumlah wilayah pesisir juga berpotensi terjadi banjir rob seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Lampung, pesisir Banten, pesisir utara Jakarta, pesisir Jawa Barat, pesisir Nusa Tenggara Barat.

    Banjir rob berpeluang pula melanda pesisir Kalimantan Timur, pesisir Kalimantan Selatan, pesisir Sulawesi Utara dan pesisir Maluku.

  • Cuaca Hari Ini: Memasuki Pancaroba, Mayoritas Kota di Indonesia Bakal Hujan

    Cuaca Hari Ini: Memasuki Pancaroba, Mayoritas Kota di Indonesia Bakal Hujan

    7cloud.asia – Beberapa wilayah di Indonesia saat ini tengah memasuki musim pancaroba. Namun hujan berintensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi mengguyur mayoritas kota pada Kamis (15/05/2025).

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun youtube resminya memprediksi hujan dengan intensitas ringan akan terjadi di Kota Medan, Banda Aceh, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Pangkal Pinang.

    Kondisi cuaca serupa diperkirakan juga terjadi di Kota Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram, Samarinda, Banjarmasin, Palu, Makassar, Kendari, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayawijaya dan Jayapura,   

    Kemudian hujan berintensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Manado. Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Jambi, Palembang, Bengkulu, Bandar Lampung, Tanjung Selor, Palangkaraya, Mamuju, Ternate dan Merauke.

    BMKG juga mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang akan melanda sebagian besar wilayah Sumatera, sebagian wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan Papua.

    Tak hanya cuaca ekstrem, sejumlah wilayah pesisir juga berpotensi terjadi banjir rob seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Kepulauan Bangka Belitung, pesisir Lampung, pesisir Banten, pesisir Jakarta, pesisir Jawa Barat.

    Potensi banjir rob juga akan melanda pesisir Nusa Tenggara Barat, pesisir Kalimantan Selatan.  pesisir  Kalimantan Timur, pesisir Sulawesi Utara dan pesisir Maluku.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Disertai Petir Bakal Melanda Sebagian Wilayah Jakarta dan Sejumlah Kota

    Cuaca Hari Ini: Hujan Disertai Petir Bakal Melanda Sebagian Wilayah Jakarta dan Sejumlah Kota

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan disertai petir berpotensi melanda sebagian wilayah Jakarta dan sejumlah kota besar di Indonesia pada Minggu (18/05/2025).

    Laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan disertai petir berpotensi melanda wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang dan sore hari.

    Di waktu yang sama, wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan. Sementara wilayah Kepulauan Seribu diprediksi berawan tebal.

    Malamnya seluruh wilayah Jakarta diperkirakan berawan tebal. Sedangkan pagi hari seluruh wilayah Jakarta diprediksi cerah berawan.

    Baca: Cuaca panas kemudian hujan lebat, mengapa?

    Potensi hujan disertai petir juga akan melanda Kota Tanjung Pinang, Pontianak, Mamuju, Palu dan Nabire.

    Kota-kota lainnya berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Seperti Kota Pekanbaru, Bengkulu, Pangkal Pinang, Palembang, Bandar Lampung, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar yang diprediksi hujan berintensitas ringan.

    Selain itu Kota Palangkaraya, Tanjung Selor, Banjarmasin, Makassar, Manado, Gorontalo, Kendari, Ambon, Manokwari, Jayapura dan Merauke juga berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Selanjutnya hujan dengan intensitas sedang berpotensi melngguyur Kota Medan, Serang, Semarang, Ternate dan Sorong. Sedangkan hujan dengan intensitas lebat Kota Jayawijaya.

    Baca: BMKG kembangkan sistem peringatan dini berbasis AI

    BMKG juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai adanya potensi cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera, sebagian Pulau Jawa, Nusa Tenggara, sebagian Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan Papua.

    Tak hanya cuaca ekstrem, sejumlah wilayah pesisir juga berpotensi terjadi banjir rob seperti pesisir Kepulauan Riau, pesisir Jambi, pesisir Bangka Belitung, pesisir Lampung, pesisir Banten, pesisir Jakarta, pesisir Jawa Barat, pesisir Jawa Tengah,.

    Banjir rob berpeluang pula melanda pesisir Nusa Tenggara Barat, pesisir Kalimantan Timur, pesisir Kalimantan Selatan, pesisir Kalimantan Tengah dan pesisir Maluku.

     

  • Ada Potensi Cuaca Ekstrem: BMKG Rilis Status Awas di Jawa Timur

    Ada Potensi Cuaca Ekstrem: BMKG Rilis Status Awas di Jawa Timur

    7cloud.asia – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi cuaca ekstrem berupa hujan sangat lebat hingga ekstrem untuk wilayah Jawa Timur di periode 20-22 Mei 2025.

    Peringatan dini berupa status ‘Awas’ itu diungkap dalam Prospek Cuaca Mingguan periode terkini yang dirilis Direktorat Meteorologi Publik BMKG di laman resminya.

    Selain Jawa Timur, sejumlah wilayah lain juga diimbau mewaspadai cuaca ekstrem karena potensi hujan lebat-sangat lebat, yakni Banten, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku, dan Papua Selatan.

    Adapun peringatan dini akan angin kencang diberikan BMKG kepada wilayah Maluku dan Nusa Tenggara Timur untuk periode yang sama.

    Kondisi berbeda diperkirakan akan terjadi untuk periode 23-26 Mei mendatang. BMKG tak menerbitkan imbauan Awas ataupun Siaga sama sekali. Hanya disampaikan perlunya kewaspadaan akan adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang.

    Baca: BMKG prediksi musim kemarau 2025 lebih pendek

    Wilayahnya mencakup antara lain Aceh, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.

    Aceh, Kep. Riau, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan.

    Hujan dengan intensitas sedang juga berpotensi terjadi di Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, dan Papua Selatan.

    Menurut prakiraan BMKG, fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) konsisten berada di wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan.

    Selain itu, aktivitas gelombang Rossby Ekuatorial dan Kelvin juga akan memasuki wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan. Itu semua memicu potensi curah hujan yang cenderung meningkat.

    Baca: Studi global ungkap suhu Bumi lewati ambang batas

    “Mengingat MJO dan gelombang-gelombang atmosfer tersebut membawa lebih banyak awan hujan dan berpotensi menyebabkan curah hujan di atas normal pada sebagian wilayah.” demikian BMKG dalam pernyataannya

    Begitu juga ada sirkulasi siklonik yang diprediksi terbentuk di Laut Cina Selatan, Laut Maluku, dan perairan utara Maluku Utara. Sirkulasi siklonik bisa membentuk daerah perlambatan angin (konvergensi) yang memacu pertumbuhan awan hujan.

    BMKG juga mengungkap adanya pergerakan massa udara kering dari arah benua Australia seiring dengan masuknya musim kemarau.

    Kondisi ini juga memicu peningkatan kecepatan angin di wilayah Indonesia bagian selatan, serta kenaikan tinggi gelombang di Samudra Hindia Barat Daya Lampung hingga Selatan NTT, Laut Timor, dan Laut Arafuru.

    Baca: Dampak lingkungan jika pemanasan global mencapai 2°C

  • Cuaca Hari Ini: Waspada Banjir, Seharian Jakarta Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Waspada Banjir, Seharian Jakarta Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir akan menggguyur wilayah Jakarta pada Kamis (22/05/2025).

    Dalam laman resmi BMKG, hujan denga intensitas ringan berpeluang terjadi pada pagi hari di wilayah Kepulauan Seribu dan hujan dengan intensitas sedang berpeluang terjadi di wilayah Jakarta Barat.

    BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai hujan disertai petir yang berpotensi melanda wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Utara pada pagi hari. Siangnya seluruh wilayah Jakarta berpotensi terjadi hujan berintensitas ringan.

    Baca: Cuaca ekstrem berpotensi melanda Jawa Timur, BMKG keluarkan status Awas

    Selanjutnya malam hari hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Wilayah lainnya diprediksi terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Tak hanya wilayah Jakarta, hujan dengan intensitas ringan juga berpeluang terjadi di sejumlah kota di Indonesia, seperti Kota Medan, Bengkulu, Bandar Lampung, Pangkal Pinang, Serang, Surabaya, Denpasar, Mataram, Palangkaraya, Samarinda.

    Kondisi cuaca seperti ini berpeluang pula terjadi di Kota Palu, Kendari, Makassar, Ambon, Ternate, Sorong, Manokwari, Nabire dan Jayawijaya.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Yogyakarta, Tanjung Selor, Mamuju dan Jayapura.

    Baca: Cuaca panas lalu hujan lebat, mengapa?

    Sedangkan hujan disertai petir berpeluang melanda Kota Jambi, Palembang, Bandung, Semarang, Banjarmasin dan Merauke.

    BMKG juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai adanya potensi cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera, sebagian Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan Papua.

    Tak hanya cuaca ekstrem, sejumlah wilayah pesisir juga berpotensi terjadi banjir rob pesisir Jawa Barat, pesisir Jawa Tengah, pesisir Kalimantan Utara, pesisir Kalimantan Selatan.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Akhir Pekan Jakarta Berpotensi Hujan Seharian

    Cuaca Hari Ini: Akhir Pekan Jakarta Berpotensi Hujan Seharian

    7cloud.asia – Akhir pekan, Sabtu (24/05/2025) hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur wilayah Jakarta dari pagi hingga malam hari.

    Dalam laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan berintensitas ringan hingga sedang diprediksi mengguyur wilayah Jakarta Pusat, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara dan Jakarta Barat pada pagi hari. Sedangkan wilayah lainnya diprediksi berawan tebal.

    Siangnya hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprediksi akan mengguyur wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Wilayah lainnya diprediksi berawan.

    Kemudian pada malam hari, seluruh wilayah Jakarta diprediksi terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Sementara kota-kota besar lainnya di Indonesia, BMKG memprediksi hujan denga intensitas ringan hingga hujan disertai petir.    

    Hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Tanjung Pinang, Bengkulu, Jambi, Pangkal Pinang, Serang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram, Palangkaraya, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado.

    Baca: Cuaca panas kemudian hujan lebat, mengapa?

    Selain itu, Kota Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya dan Merauke juga berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Selanjutnya hujan berintensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Medan, Palembang, Samarinda dan Mamuju. Sedangkan hujan disertai dengan petir berpotensi melanda Kota Bandar Lampung, Bandung, Tanjung Selor, Palu dan  Nabire.  

    BMKG juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai adanya potensi cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera, sebagian Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, sebagian kecil Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan Papua.

    Tak hanya cuaca ekstrem, sejumlah wilayah pesisir juga berpotensi terjadi banjir rob di pesisir Jawa Barat, pesisir Jawa Tengah, pesisir Kalimantan Utara dan pesisir Maluku.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Waspada! Hujan Disertai Petir Berpotensi Melanda Surabaya dan Sejumlah Kota Lainnya

    Cuaca Hari Ini: Waspada! Hujan Disertai Petir Berpotensi Melanda Surabaya dan Sejumlah Kota Lainnya

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan disertai petir akan terjadi di Kota Surabaya dan sejumlah kota besar lainnya di Indonesia pada Minggu (25/05/2025).

    Melalui kanal youtube resminya, hujan disertai petir tak hanya berpotensi melanda Kota Surabaya, tetapi juga kota-kota lainnya seperti Kota Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Tanjung Selor, Palangkaraya, Banjarmasin dan Ternate.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Bandung, Sorong dan Merauke. Sedangkan hujan dengan intensitas ringan Kota Medan, Tanjung Pinang, Bengkulu, Jambi, Palembang, Serang, Semarang, Yogyakarta.

    Kondisi cuaca serupa berpotensi terjadi di Kota Denpasar, Mataram, Pontianak, Mamuju, Gorontalo, Manado, Kendari, Ambon, Manokwari, Nabire, Jayawijaya dan Jayapura.

    Untuk wilayah Jakarta, BMKG memprediksi hujan berintensitas ringan di seluruh wilayah pada pagi hingga sore hari. Demikian juga pada malam hari seluruh wilayah Jakarta kecuali wilayah Kepulauan Seribu yang diprediksi terjadi hujan berintensitas sedang.

    BMKG juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai adanya potensi cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera, sebagian Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan Papua.

    Tak hanya cuaca ekstrem, sejumlah wilayah pesisir juga berpotensi terjadi banjir rob seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Jawa Barat, pesisir Banten, pesisir Jakarta, pesisir Nusa Tenggara Barat dan pesisir Maluku.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Mayoritas Kota Berpotensi Hujan, Termasuk Jakarta

    Cuaca Hari Ini: Mayoritas Kota Berpotensi Hujan, Termasuk Jakarta

    7cloud.asia – Mayoritas cuaca di Indonesia berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir pada Senin (26/05/2025). Kota Jakarta salah satunya.

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui kanal youtube resminya memprediksi hujan dengan intensitas ringan terjadi di Kota Medan, Bandar Lampung, Pangkal Pinang, Serang, Surabaya.

    Selain itu, hujan ringan berpotensi pula terjadi di Kota Mataram, Samarinda, Palangkaraya, Banjarmasin, Pontianak, Manado, Gorontalo, Palu, Makassar, Ternate, Ambon dan Jayapura.   

    Sementara hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Bengkulu, Semarang, Kupang dan Jayawijaya. Sedangkan hujan dengan intensitas lebat berpeluang mengguyur Kota Nabire.

    Baca: Cuaca panas kemudian hujan lebat, mengapa?

    Kemudian hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Jambi, Palembang, Bandung, Yogyakarta, Denpasar, Tanjung Selor, Mamuju dan Merauke.

    Untuk wilayah Jakarta, pada pagi hari berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat.

    Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda wilayah Kepulauan Seribu dan wilayah lainnya diperkirakan berawan tebal.

    Selanjutnya pada siang hingga sore hari hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Wilayah lainnya hujan ringan. Lalu pada malam hari seluruh wilayah di Jakarta diprediksi berawan tebal.

    BMKG juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai adanya potensi cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua.

     

     

  • Mengenal Fenomena Kemarau Basah yang Landa Indonesia Hingga Agustus 2025

    Mengenal Fenomena Kemarau Basah yang Landa Indonesia Hingga Agustus 2025

    7cloud.asia – Sebagian besar wilayah di Indonesia saat ini masih diguyur hujan. Bahkan hingga menyebabkan banjir. Padahal mulai bulan Mei sejumlah wilayah Indonesia memasuki musim kemarau. Tetapi yang terjadi saat ini adalah kemarau basah.

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofiska (BMKG) menyebut fenomena kemarau basah ini merupakan kondisi meteorologi yang tidak biasa.

    Kemarau basah merupakan musim kemarau yang masih diwarnai curah hujan secara signifikan. Biasanya musim kemarau cuaca panas dan langit cerah. Tetapi saat kemarau basah kelembaban udara tinggi sehingga memungkinkan hujan lebih sering.

    Baca: Cuaca panas kemudian hujan lebat, mengapa?

    Fenomena kemarau basah ditandai dengan kelembaban udara yang tinggi dan curah hujan kurang dari 50 mm per dasarian (10 hari) selama periode pancaroba hingga awal musim kemarau.

    Namun saat kemarau basah, nilai tersebut bisa dilampaui secara signifikan dan terus-menerus. Akibatnya, musim kemarau pun tidak menunjukkan kekeringan seperti biasanya.

    BMKG memprediksi kemarau basah akan berlangsung hingga akhir musim kemarau pada Agustus 2025.

    Setelah itu Indonesia akan mengalami masa peralihan musim atau pancaroba antara September dan November. Kemudian musim hujan kembali datang pada Desember 2025 hingga Februari 2026.

    Baca: Cuaca panas lalu hujan tiba-tiba, ini yang harus dilakukan

    Sebelumnya dari hasil pemantauan serta analisis dinamika iklim global dan regional yang dilakukan oleh BMKG hingga pertengahan April 2025, musim kemarau tahun 2025 ini akan berlangsung lebih singkat dari biasanya.

    Puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada bulan Juni hingga Agustus dengan wilayah meliputi Jawa bagian tengah hingga timur, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara dan Maluku.

    Sifat musim kemarau tahun 2025, sekitar 60% wilayah diprediksi mengalami kemarau dengan sifat normal, 26% kemarau lebih basah dari normal dan 14% wilayah lebih kering dari biasanya.

    Baca: Kemarau 2025 lebih pendek, mengapa?

    Cuaca di beberapa daerah sekarang ini masih diguyur hujan baik di pagi hari, siang, sore dan malam hari. Bahkan cuaca di pagi hari terkadang kering, lain harinya terasa lembab.

    Fenomena kemarau basah bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya pada tahun 2022, fenomena ini juga pernah terjadi di Kota Bandung.

    Saat itu kemarau basah ditandai dengan dominannya tiupan angin muson Australia, sedangkan posisi matahari sudah mulai bergerak ke arah utara.

    Fenomena kemarau basah sebagai indikator perubahan iklim kian terasa di Indonesia. Dampaknya beragam dari kekeringan hingga bencana alam. Karena itu perlu kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan.