Tag: jawa barat

  • Ratusan Rumah di Jawa Barat Belum Mendapat Aliran Listrik

    Ratusan Rumah di Jawa Barat Belum Mendapat Aliran Listrik

    7cloud.asia – Komisi XII DPR dalam Kunjungan Kerja ke Bandung, Provinsi Jawa Barat mengevaluasi langsung implementasi program elektrifikasi nasional, khususnya kinerja PT PLN (Persero) UID Jawa Barat.

    Dalam kesempatan itu Wakil Ketua Komisi XII DPR, Dony Maryadi Oekon, memberikan catatan kritis terkait klaim rasio elektrifikasi Jawa Barat yang diproyeksikan mencapai 99,99 persen hingga akhir 2025.

    Fakta di lapangan menunjukkan bahwa masih ada sekitar 300 ribu kepala keluarga di daerah pedesaan dan terpencil di berbagai daerah di Jawa Barat yang belum teraliri listrik.

    Dony mengingatkan, kalau bicara elektrifikasi, fokus PLN jangan hanya berdasarkan persentase yang sekarang dikatakan sudah 99 persen.

    Baca: Pensiun dini PLTU batu bara berdampak positif bagi perekonomian nasional

    “Angka 99 persen yang sering dipresentasikan oleh PLN itu kadang basisnya baru mencapai tingkat kelurahan atau desa, bukan basis rumah tangga,” tegas Dony kepada Parlementaria di Bandung, Provinsi Jawa Barat, Jumat, (20/02/2026).

    Untuk mengatasi ketimpangan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menggulirkan program “Jabar Caang” atau Jawa Barat terang.

    Program ini menargetkan elektrifikasi 100 persen pada tahun 2026 melalui pemasangan listrik bagi 121.871 rumah di daerah pelosok di Jawa Barat.

    “Kami juga, mendesak agar program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPPL) juga terus dijalankan bagi masyarakat tidak mampu agar akses listrik riil di tingkat rumah tangga bisa segera terwujud,” tutupnya.

    Baca: Hingga 2024, lebih 100 desa di Kalimantan Timur belum mendapat aliran listrik

  • Cuaca Hari Ini: Jawa Barat dan Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Sangat Lebat

    Cuaca Hari Ini: Jawa Barat dan Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Sangat Lebat

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi mengguyur wilayah Jawa Barat dan sejumlah wilayah lainnya pada Minggu (15/03/2026).

    Laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut selain wilayah Jawa Barat, wilayah lainnya yang mengalami kondisi cuaca serupa adalah Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Timur.

    Sementara hujan berintensitas sedang hingga lebat berpeluang mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat.

    Selain itu, hujan berintensitas sedang hingga lebat berpotensi pula mengguyur wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo.

    Kondisi cuaca seperti ini berpotensi pula terjadi di wilayah Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua dan Papua Selatan.

    BMKG juga mengimbau masyarakat yang berada di wilayah Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara untuk mewaspadai potensi angin kencang yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

  • Tutupan Hutan Jawa Barat Kurang dari 20 Persen: Jakarta Kian Rentan Banjir

    Tutupan Hutan Jawa Barat Kurang dari 20 Persen: Jakarta Kian Rentan Banjir

    7cloud.asia – Anggota Komisi IV DPR Darori Wonodipuro menyoroti pentingnya menjaga tutupan hutan di Jawa Barat sebagai upaya mencegah bencana hidrometeorologi, termasuk banjir yang kerap terjadi di wilayah hilir seperti Jakarta.

    Dilansir Parlementaria, Darori mengatakan berkurangnya kawasan hutan di Jawa Barat telah berdampak pada menurunnya kemampuan lingkungan dalam menyerap dan menahan air hujan.

    Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pusat Statistik (BPS), luas tutupan lahan hutan di Jawa Barat tercatat sekitar 17.4 persen dari total luas wilayah.

    Penyusutan hutan secara masif ini terjadi akibat alih fungsi lahan menjadi permukiman dan pertanian, yang memicu kerentanan bencana ekologis dan hidrometeorologi.

    Baca: Luas Hutan di Pulau Jawa Tinggal 15 Persen

    “Kita ini membicarakan fakta yang terjadi. Seperti contohnya sekarang, kenapa Jakarta banjir? Jakarta banjir karena penutupan lahan hutannya itu di Jawa Barat kurang dari 20 persen,” ujar Darori usai mengikuti Kunjungan Kerja Panitia Kerja (Panja) Alih Fungsi Lahan Komisi IV DPR di Bogor, Jawa Barat, Rabu (24/6/2026).

    Menurut Darori, berbagai penelitian menunjukkan bahwa tutupan hutan ideal di suatu wilayah minimal mencapai 30 persen.

    Keberadaan hutan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan tata air dan mengurangi limpasan permukaan saat curah hujan tinggi.

    “Berdasarkan penelitian, minimal harus 30 persen penutupan lahan hutan. Kalau ada hutan, kalau ada hujan, menurut teorinya 50 persen diserap oleh vegetasi dan tanah, sementara sisanya mengalir ke sungai,” jelasnya

    Baca: Pulau Jawa Tak Layak Huni di Masa Depan Jika Tambang Tidak Disetop

    Namun, kondisi saat ini dinilai semakin kompleks karena banyak sungai yang mengalami pendangkalan sehingga kapasitas tampung air terus berkurang.

    Akibatnya, saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi, air tidak lagi tertampung secara optimal dan berpotensi menyebabkan banjir di berbagai wilayah.

    Karena itu, Darori mendorong pemerintah untuk memperkuat perlindungan kawasan hutan dan mengendalikan alih fungsi lahan agar fungsi ekologis daerah tangkapan air tetap terjaga.

    Menurutnya, keberhasilan pengelolaan hutan tidak hanya berdampak pada lingkungan setempat, tetapi juga terhadap wilayah lain yang berada dalam satu kesatuan daerah aliran sungai.