Tag: bmkg

  • BMKG: Cuaca di Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

    BMKG: Cuaca di Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

    7cloud.asia – Cuaca di sebagian besar wilayah Jakarta pada Kamis (26/10/2023) ini diperkirakan cerah berawan sepanjang hari.

    Dari laman Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kamis pagi diprediksi seluruh wilayah DKI Jakarta cerah berawan.

    Kondisi cuaca masih sama pada siang hari kecuali Jakarta Selatan dan Jakarta Timur yang akan berawan.

    Kemudian sebagian besar wilayah Jakarta diperkirakan cerah berawan pada sore hari.

    baca juga: bmkg waspada suhu panas landa di kota ini

    Sementara Jakarta Selatan yang akan berawan dan Jakarta Timur yang berpotensi berawan tebal. Pada malam hari seluruh wilayah ibukota akan cerah berawan.

    Lalu pada Jumat (27/10) dini hari cuaca cerah berawan diperkirakan terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Sedangkan Jakarta Pusat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu akan diprediksi cerah.

    Suhu udara di Jakarta diperkirakan berkisar antara 23 derajat hingga 35 derajat celcius dengan tingkat kelembapan udara diperkirakan berada pada kisaran 50-85 persen.

    BMKG juga memperkirakan hujan lebat masih berpotensi terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara dan Papua.

    Angin kencang dengan kecepatan lebih 45 km/jam diprediksi terjadi di wilayah Aceh, Lampung dan Jawa Barat.

    baca juga: bmkg sejumlah kota besar berpeluang diguyur hujan ringan hingga sedang

    Wilayah yang diperkirakan akan berdampak angin kencang yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara dan Papua.

    Hujan disertai petir atau hujan badai juga diprediksi masih akan terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur.

    Wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur dan Sulawesi Tengah juga berpotensi hujan badai.

    Dengan kondisi cuaca seperti ini, BMKG mengingat potensi bencana hidrometeorologi.

    Banjir, banjir bandang, dan tanah longsor berpotensi terjadi di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, dan Papua.

    Sedangkan dipreiran, BMKG memperkirakan hujan lebat terjadi di perairan bagian barat Aceh hingga Sumatera Barat, Selat Malaka, Laut Natuna, Selat Makassar Perairan barat Kalimantan Barat, dan Teluk Cenderawasih.

    Reporter: Nurakhmayani

  • BMKG Imbau Masyarakat Waspada, Lima Wilayah Ini Berpotensi Hujan Lebat Diserta Petir

    BMKG Imbau Masyarakat Waspada, Lima Wilayah Ini Berpotensi Hujan Lebat Diserta Petir

    7cloud.asia – Hujan ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi mengguyur lima wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim) pada Jumat hingga Sabtu (27-28/10/2023).

    Hal ini diungkap oleh prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balikpapan, Carolina Meylita Sibarani di Balikpapan.

    “Lima daerah yang diprakirakan hujan adalah Kabupaten Berau, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Kabupaten Mahakam Ulu,” katanya seperti yang dikutip Antaranews.

    Karena itu, lanjut Carolina, ia mengimbau masyarakat setempat waspada terhadap berbagai dampak hujan tersebut; seperti banjir, sungai meluap, jalan licin, pohon tumbang, dan tanah longsor.

    baca juga: intensitas hujan tinggi waspada banjir dan longsor di wilayah ini

    Selain itu, untuk mitigasi bencana serta meminimalisir dampaknya ke masyarakat, pihaknya telah menyampaikan prakiraan cuaca ini ke pihak terkait di daerah masing-masing, termasuk ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tingkat provinsi.

    Secara rinci BMKG menyebut hujan lebat disertai petir diperkirakan mengguyur dua kecamatan yakni Kelay dan Segah, Kabupaten Berau pada Jumat sekitar pukul 17.00 Wita.

    Kemudian pada pukul 23.00 hingga Sabtu pukul 05.00 Wita hujan ringan di kedua kecamatan itu. 

    Hujan lebat disertai petir berpotensi mengguyur empat kecamatan yakni Long Apari, Long Bagun, Laham, dan Long Pahangai di Kabupaten Mahakam Ulu pada Jumat sekitar pukul 17.00 dan 20.00 Wita.

    Kemudian pada pukul 23.00 hingga Sabtu pukul 05.00 Wita, hujan ringan diprakirakan terjadi di tiga kecamatan yakni Long Bagun, Laham, dan Long Hubung.

    baca juga: bmkg waspada suhu panas landa di kota ini

    Di Kabupaten Kutai Barat, hujan ringan diprakirakan terjadi pada Jumat sekira pukul 14.00 hingga Sabtu pukul 02.00 Wita di 12 kecamatan.

    Yaitu kecamatan Sendawar, Long Iram, Melak, Muara Pahu, Barong Tongkok, Jempang, Linggang Bigung, Mook Manaar Bulatn, Muara Lawa, Nyuatan, Sekolaq Darat, dan Tering.

    Sedangkan lima kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Timur diperkirakancerah dan berawan.

    “Sedangkan lima kabupaten/kota yang diprakirakan cerah dan berawan adalah Kota Samarinda, Balikpapan, Bontang, Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara,” kata Carolina.

    Suhu terendah di Kalimantan Timur 24 derajat celsius dan suhu tertinggi adalah 32 derajat celsius. Tingkat kelembaban antara 70 hingga 100 persen.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Waspada, Dua Kota Ini Panas Hingga 36 Derajat Celsius

    Waspada, Dua Kota Ini Panas Hingga 36 Derajat Celsius

    7cloud.asia – Suhu panas masih terjadi di beberapa kota di Indonesia. Bahkan kota Surabaya dan Serang pada Sabtu (28/10/2023) diperkirakan suhu mencapai 36 derajat celsius.

    Selain itu, suhu tinggi hingga 35 derajat celsius juga diperkirakan terjadi di Kota Semarang, Banjarmasin, Palangkaraya dan Makassar.

    Dilihat dari situsBadan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sebagian besar kota-kota di Indonesia cerah berawan.

    Sebelumnya Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Iklim dan Atmosfer pada BRIN (Badan Riset dan Inovesi Nasional), Eddy Hermawan mengatakan puncak suhu panas ekstrim terjadi pada bulan Oktober.

    baca juga:bmkg waspada suhu panas landa di kota ini

    Normalnya musim kemarau terjadi pada Juni sampai Agustus. Tetapi adanya pengaruh fenomena El Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD) bergeser ke Oktober.

    “Sekarang El Nino positif dan IOD juga positif, keduanya mencapai puncak sekitar Oktober 2023,” kata Eddy beberapa waktu lalu.

    Kedua fenomena osilasi suhu air permukaan laut–El Nino di Samudera Pasifik dan IOD di sebelah barat Samudera Hindia—berdampak cukup masif pada Indonesia dan negara lainnya di garis khatulistiwa.

    Karena itu, lanjut Eddy, beberapa daerah di Indonesia diprediksi mengalami suhu panas ekstrem, di antaranya Kota Surabaya dengan suhu tertinggi diprediksi mencapai 43 derajat celcius.

    baca juga: atasi kemarau dampak el-nino 60 persen embung masih aman

    Meski demikian, peluang hujan masih berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia.

    BMKG memperkirakan potensi hujan lebat terjadi di wilayah : Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kep. Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur dan Papua.

    Selain itu angin kencang dengan kecepatan diatas 45 km/jam diprediksi terjadi di Aceh, Jawa Barat, Jawa Timur dan Sulawesi Barat.

    Karena itu BMKG mengimbau agar masyarakat waspada dengan dampak yang ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor atau pohon tumbang.

    Reporter: Nurakhmaya

  • Siapkan Payung, Hujan Ringan Berpotensi Mengguyur Wilayah Ini

    Siapkan Payung, Hujan Ringan Berpotensi Mengguyur Wilayah Ini

    7cloud.asia – Meski sebagian besar wilayah di Indonesia cerah dan berawan pada Minggu (29/10/2023), namun ada beberapa wilayah yang diguyur hujan ringan.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan delapan kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berpotensi terjadi hujan ringan.

    “Delapan kabupaten dan kota yang diprakirakan hujan ringan adalah Samarinda, Balikpapan, Penajam Paser Utara, Paser, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Mahakam Ulu,” urai prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I SAMS Sepinggan BMKG Balikpapan, Iwan Munandar seperti yang dikuti Antaranews.

    Walaupun hujan ringan, namun ia mengimbau masyarakat setempat waspada terhadap dampaknya seperti akan terjadi genangan dan kemungkinan jalanan licin,.

    baca: jakarta hujan kualitas udara tak kunjung membaik

    Terutama pengendara sepeda motor yang tetap jalan karena hanya hujan ringan, padahal jalanan licin yang bisa menyebabkan terpeleset.

    Ia menjelaskan delapan daerah yang hujan ringan tersebut, antara lain di Kota Samarinda hanya terjadi pada Minggu pagi pukul 08.00 Wita di enam kecamatan yakni Sungai Pinang, Samarinda Ilir.

    Selain itu kecamatan Samarinda Kota, Samarinda Ulu, Samarinda Utara, dan Sambutan, setelah itu cerah sampai Senin pagi.

    Di Kota Balikpapan, hujan ringan berpotensi terjadi pada Minggu sekira pukul 14.00 Wita di tiga kecamatan yakni Kecamatan Balikpapan Kota, Balikpapan Barat, dan Balikpapan Utara.

    Pada pukul 17.00 Wita dan 20.00 Wita hujan ringan berpotensi mengguyur Kecamatan Balikpapan Kota.

    baca: hujan es di sragen 137 rumah rusak

    Di luar waktu tersebut, semua kecamatan di Balikpapan diprakirakan mengalami cerah hingga Senin pagi, kecuali Kecamatan Balikpapan Kota yang diprakirakan hujan ringan pada Senin sekira pukul 08.00 Wita.

    Di Kabupaten Kutai Barat, pada Minggu pukul 23.00 Wita hingga Senin pukul 05.00 Wita hujan ringan berpotensi terjadi hampir di semua kecamatan.

    Sedangkan Senin pagi sekitar pukul 08.00 Wita hujan ringan di tujuh kecamatan yakni Bentian Besar, Damai, Melak, Barong Tongkok, Nyuatan, Sekolaq Darat, dan Siluq Ngurai.

    “Kabupaten Mahakam Ulu pada Minggu pukul 17.00 Wita, hujan ringan di tiga kecamatan yakni Long Apari, Long Bagun, dan Long Pahangai. Minggu pukul 20.00 Wita hingga Senin pukul 05.00 Wita hujan ringan berpotensi terjadi di semua kecamatan,” jelas Iwan.

    baca: intensitas hujan tinggi waspada banjir dan longsor di wilayah ini

    Selanjutnya Iwan mengatakan dua daerah lainnya yakni Kota Bontang dan Kabupaten Berau diprakirakan cerah pada Minggu-Senin (29-30/10/2023).

    Meski cuaca cerah, BMKG mengingatkan agar saling menjaga dan tidak sembarangan membakar saat membuka atau mengelola lahan, sebab api dapat merambat ke lahan atau hutan.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Ikan-ikan Kecil Menepi di Pinggir Pantai Bengkulu, Ini Penyebabnya

    Ikan-ikan Kecil Menepi di Pinggir Pantai Bengkulu, Ini Penyebabnya

    7cloud.asia – Beberapa hari terakhir, di sejumlah wilayah Bengkulu terjadi fenomena ikan berukuran kecil yang tampak menepi di pinggir pantai.

    Menurut prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Fatmawati, Bengkulu, Anjasman, fenomena ini terjadi karena adanya fenomena anomali suhu laut.

    “Dari data BMKG suhu muka laut pada 26 Oktober memang mengalami penurunan, dengan selisih anomali minus satu dari biasanya, kemungkinan itu yang menyebabkan ikan-ikan ini menepi,” jelas Anjasman dikutip Antaranews.

    Lebih jauh Anjasman menjelaskan penyebab fenomena anomali suhu laut karena adanya angin dari wilayah Australia bergerak menuju Indonesia.

    Kondisi ini menyebabkan suhu muka laut menjadi lebih dingin dari biasanya, namun fenomena anomali tersebut jarang terjadi dan hanya terjadi saat musim kemarau.

    baca: marak polusi udara mahasiswa ugm ciptakan alat pengasapan rendah polusi

    Sementara itu, salah seorang warga Kelurahan Berkas, Davit, mengatakan bahwa ikan-ikan berukuran kecil terlihat berada di pinggir kawasan Pantai Panjang Kota Bengkulu.

    “Memang benar kejadian ikan terdampar di Pantai Berkas, kalau orang sini bilang itu karena perubahan iklim sehingga air laut menjadi dingin, ikan kemudian mabuk dan terdampar,” ungkapnya.

    Seperti yang diwartakan sebelumnya, BMKG Pulau Baai, Bengkulu memperkirakan pada bulan Oktober akan turun hujan.

    “Kami prediksi hujan akan terjadi pada Oktober, sebab pada awal November telah memasuki musim hujan,” ujar Kasi Data dan Informasi pada BMKG Stasiun Klimatologi Pulau Baai, Bengkulu, Anang Anwar.

    baca: pandawara bakal beraksi lagi kali ini di pantai cibutun loji sukabumi

    Meski hujan, namun hal ini tidak terjadi secara serentak di seluruh wilayah Bengkulu dan Indonesia.

    Sebab, lanjut Anang, terjadi pergerakan awan hujan bergerak dari wilayah barat Sumatera menuju Pulau Jawa dan Nusa Tenggara. Selain itu juga adanya transisis dari musim kemarau kering ke musim hujan.

    Hujan diperkirakan dimulai dari daerah pegunungan ke daerah dataran rendah seperti Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Bengkulu Tengah, dan Kota Bengkulu.

    Puncak musim hujan diprediksi akan terjadi pada Januari – Februari 2024 dan awal musim hujan ditandai dengan peralihan Monsun Australia menjadi Monsun Asia.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • BMKG: Suhu Hingga 37 Derajat Celsius Berpeluang Terjadi di Kota Ini

    BMKG: Suhu Hingga 37 Derajat Celsius Berpeluang Terjadi di Kota Ini

    7cloud.asia – Meski telah memasuki penghujung bulan Oktober, namun cuaca panas masih terjadi di beberapa kota besar di Indonesia. Salah satunya Kota Surabaya yang diperkirakan suhu udara mencapai 37 derajat celsius.

    Dilihat dari situsBadan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca di kota pahlawan tersebut pada Senin (30/10/2023) seharian cerah.

    Suhu minimum 25 derajat celsius dengan tingkat kelembaban antara 45 hingga 85 persen.

    Selain Surabaya, kota-kota lainnya juga bersuhu tinggi mencapai 35 derajat celsius, seperti Serang, Semarang dan Palembang.

    Sebagian besar kota-kota di Indonesia juga cerah dan berawan. Dengan suhu rata-rata antara 24 hingga 31 derajat celsius.

    baca: waspada dua kota ini panas hingga 36 derajat celsius

    Meski banyak kota yang cerah dan berawan, namun BMKG mengeluarkan peringatan dini. Hujan lebat dengan intensitas lebih dari 50mm per hari diprediksi akan mengguyur wilayah Aceh, Bengkulu, Jambi.

    Selain hujan lebat juga berpotensi mengguyur Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Papua Barat, dan Papua.

    Dengan kondisi cuaca seperti ini, BMKG juga mengingatkan bahaya bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor didaerah tersebut.

    Tak hanya didaratan. Hujan dengan intensitas lebat di wilayah perairan berpotensi terjadi di beberpa perairan di Indonesia.

    baca: bmkg waspada suhu panas landa di kota ini

    Perairan Lhokseumawe, Perairan Sabang – Banda Aceh, Perairan barat Aceh – barat Sibolga, Perairan utara Sabang, Perairan Riau, perairan Kepulauan Riau, Samudera Hindia barat Aceh, Laut Natuna berpeluang terjadi hujan lebat.

    Selain itu, Selat Karimata, Laut Cina Selatan bagian utara Kalimantan Barat, Samudera Pasifik utara Maluku Utara, Samudera Pasifik Utara Papua, Teluk Cendrawasih, Laut Seram, dan Laut Arafura juga diprediksi hujan lebat.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Peringatan Dini BMKG, Beberapa Hari ke Depan Cuaca Ekstrem Landa Wilayah Ini  

    Peringatan Dini BMKG, Beberapa Hari ke Depan Cuaca Ekstrem Landa Wilayah Ini  

     

    7cloud.asia – Cuaca ekstrem berpeluang terjadi hingga beberapa hari kedepan di wilayah Sulawesi Utara. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga untuk waspada.

    “BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem hingga 5 November 2023 mendatang,” ujar Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Ben A Molle dikutip Antaranews.

    Selanjutnya Ben menjelaskan cuaca ekstrem ini dipicu oleh adanya suhu muka laut (Sea Surface Temperature) atau SST dengan anomali +0,5 derajat celsius hingga +2,9 derajat celsius berada di Laut Sulawesi dan sekitarnya.

    Baca: bmkg cuaca di jakarta cerah berawan sepanjang hari

    Selanjutnya, kondisi labilitas lokal kuat juga mendukung aktivitas konvektif dalam skala lokal terdapat di beberapa wilayah Sulawesi Utara.

    “Waspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga Iebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang,” katanya.

    Potensi cuaca ekstrem diperkirakan mulai terjadi pada hari tanggal 2 November 2023 di wilayah Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Selatan.

    Baca: LRT fase dua akan mulai dibangun

    Selain itu  Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara juga berpeluang terjadi cuaca ekstrem.

    Di hari berikutnya, berpotensi terjadi di wilayah Kota Tomohon Kota Kotamobagu, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Minahasa Selatan,

    baca: peran tanaman hias dalam mengatasi cuaca panas ekstrem

    Cuaca ekstrem juga diprediksi terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

    Sementara di tanggal 4 November 2023 diperkirakan terjadi di Kota Manado, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

    Sedangkan di tanggal 5 Oktober 2023, cuaca ekstrem akan melanda wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Cuaca Hari Ini, Jakarta Berpotensi Hujan Sore Hingga Malam

    Cuaca Hari Ini, Jakarta Berpotensi Hujan Sore Hingga Malam

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan berpotensi mengguyur wilayah DKI Jakarta Selatan pada Jumat (03/11/2023) sore hingga malam.

    Mengutip lamannya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada pagi hari enam wilayah DKI Jakarta berpotensi cerah berawan sehingga aman untuk berkegiatan di luar ruangan.

    Kemudian pada siang hari, wilayah Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu diprediksi cerah. Sementara wilayah Jakarta Pusat diperkirakan berawan tebal.

    Sedangkan untuk malam harinya, hujan berpotensi mengguyur beberapa wilayah Jakarta seperti Selatan, Pusat dan juga Barat. Sementara wilayah lainnya, diperkirakan berawan.

    Pada Sabtu (04/11/2023) dini hari, BMKG memperkirakan semua wilayah Jakarta akan diselimuti dengan cuaca yang cerah berawan.

    baca: cuaca hari ini seluruh wilayah jakarta berawan pagi dan malam hari

    Suhu rata-rata di Jakarta di angka 25 derajat celsius, Jakarta Barat memiliki suhu 25-32, Jakarta Pusat 25-34, Jakarta Selatan 25-34, Jakarta Timur 24-34, Jakarta Utara 25-34 dan Kepulauan Seribu 25-34.

    Sedangkan rata-rata kelembapan di DKI Jakarta diperkirakan akan mencapai 65 persen.

    Jakarta Barat memiliki tingkat kelembapan mencapai 65-90, Jakarta Pusat 70-85, Jakarta Selatan 65-90, Jakarta Timur 65-90, Jakarta Utara 70-85 dan Kepulauan Seribu 80-85.

    Sementara itu, sejumlah kota besar di Indonesia, pada Jumat pagi didominasi dengan cerah berawan.

    Namun, ada beberapa kota pada siang hari akan diguyur hujan seperti kota Bandung, Makassar dan juga Medan.

    Untuk kota besar lainnya seperti Denpasar, Yogyakarta, Jakarta, Semarang, Surabaya, Padang dan juga Palembang memiliki kondisi yang sama dengan pagi harinya

    baca: bmkg cuaca di jakarta cerah berawan sepanjang hari

    Memasuki malam hari, hujan akan turun mengguyur beberapa kota seperti Yogyakarta, Jakarta, Semarang, dan juga Medan.

    Sedangkan kota lainnya BMKG memperkirakan kondisi cuaca cerah dan cerah berawan.

    Pada Sabtu dini hari, hujan diperkirakan masih berlanjut mengguyur kota Medan, sedangkan untuk sembilan kota besar lainnya masih diperkirakan cerah dan cerah berawan.

    Suhu udara rata-rata di wilayah kota besar di Indonesia mencapai 24 derajat celcius dengan tingkat kelembaban, rata-rata mencapai 40-75 persen.

    Suhu terendah di Kota Bandung, yaitu 20 derajat celsius dan suhu tertinggi di kota Semarang serta Surabaya yaitu 36 derajat celsius. 

    Reporter: Nurakhmayani

  • Di Tengah Fenomena El Nino, BMKG Ingatkan Perlunya Menguatkan Manajemen Air

    Di Tengah Fenomena El Nino, BMKG Ingatkan Perlunya Menguatkan Manajemen Air

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan seluruh pihak untuk menguatkan manajemen air.

    Hal ini  agar pasokannya cukup untuk pertanian dan pemenuhan kebutuhan masyarakat di tengah kombinasi fenomena El Nino dan IOD positif yang memicu kekeringan.

    “Hingga Oktober dasarian II, 2023, El Nino berada di level moderate dan IOD (Indian Ocean Dipole) positif juga masih bertahan positif masih bertahan,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangannya di Jakarta Kamis (03/11/2023).   

    Ia menambahkan BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia memprediksi El Nino terus bertahan pada level moderat hingga periode Desember 2023-Januari-Februari 2024, sementara IOD Positif akan terus bertahan hingga akhir tahun 2023.   

    baca: bmkg dampak el nino 2023 masih terkendali

    Kondisi itu, kata dia, akan mempengaruhi sejumlah sektor diantaranya pertanian, sumber daya air, kehutanan, perdagangan, energi, dan kesehatan.

    “Karenanya, pemerintah di seluruh level diharapkan segera mengambil langkah mitigasi dan antisipasi terhadap dampak negatif yang terjadi,” ujarnya.

    Di sektor pertanian, Dwikorita mengemukakan produksi tanaman pangan terancam mengalami penurunan akibat terganggunya siklus masa tanam, gagal panen, kurangnya ketahanan jenis tanaman atau penyebaran hama yang aktif pada kondisi kering.

    Untuk sektor sumber daya air, ia menambahkan situasi ini dapat berakibat pada berkurangnya sumber daya air. Di sektor perdagangan memicu lonjakan harga bahan pangan.

    baca: dampak el-nino warga ciamis antre air

    Kemudian di sektor kehutanan mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan. Di sektor energi dapat menekan jumlah produksi energi yang bersumber dari PLTA.

    Sedangkan di sektor ketahanan meningkatkan risiko kesehatan berkaitan dengan sanitasi dan ketersediaan air bersih untuk di konsumsi dan kebersihan.

    “Bagi daerah yang mengalami karhutla, kondisi ini juga dapat berakibat pada polusi udara dan memicu terjadinya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA),” paparnya.

    Dwikorita menyampaikan terdapat sejumlah strategi yang dapat diambil pemerintah sebagai upaya kesiapsiagaan, pertama, menguatkan manajemen air.

    Kedua, menguatkan penyebaran informasi pedoman kepada petani untuk beradaptasi dengan perubahan pola musim dan memilih tanaman yang lebih tahan kekeringan.

    baca: demi dapat air bersih warga lebak harus cari ke hutan

    Ketiga, menyelenggarakan program penyuluhan dan pelatihan untuk membantu masyarakat dalam mengadopsi praktik pertanian yang lebih tahan terhadap kondisi kekeringan.

    Keempat, penguatan pengelolaan hutan dan lahan untuk mencegah kebakaran hutan yang dapat dipicu oleh cuaca kering.

    Kelima, program rehabilitasi ekosistem dan restorasi lahan yang terdegradasi akibat kekeringan atau kebakaran.

    Keenam, menyusun rencana kesiapsiagaan logistik untuk memastikan pasokan air bersih dan bahan makanan cukup terutama di wilayah yang rentan.

    Dan, ketujuh, melakukan kampanye kesadaran masyarakat tentang praktik konservasi air dan upaya pengurangan risiko bencana.

    Sumber: Antaranews

  • Siapkan Payung, Hari Ini Hujan Berpotensi Mengguyur Beberapa Kota Besar  

    Siapkan Payung, Hari Ini Hujan Berpotensi Mengguyur Beberapa Kota Besar  

     

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan mengguyur beberapa kota besar di Indonesia pada Sabtu (04/11/2023).  

    Melansir laman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas ringan berpotensi  terjadi di Banda Aceh, Padang, Medan, Jambi dan Pangkal Pinang.

    Selain itu, kota Bandung, Denpasar, Palangka Raya, Banjarmasin, Mataram, Mamuju, dan Makassar juga berpotensi hujan dengan intensitas ringan.

    Sedangkan hujan dengan intensitas sedang diprediksi mengguyur wilayah Tanjung Pinang dan Serang. BMKG juga memperkirakan hujan disertai petir akan mengguyur kota Pontianak.

    baca: bmkg dampak el nino 2023 masih terkendali

    Sementara kondisi cuaca di beberapa kota lainnya di Indonesia seperti Bengkulu, Pekanbaru, Semarang, Manado, Ambon, Ternate, dan Manokwari diperkirakan berawan.

    Bahkan kota Palembang, Samarinda, dan Jayapura BMKG memprediksi berawan tebal. .

    Cuaca cerah berawan berpotensi terjadi di wilayah Bandar Lampung, Jakarta, Yogyakarta, Tarakan, Gorontalo, Kendari, Surabaya dan Kupang dengan suhu udara berkisar antara 24-36 derajat Celcius.

    Sebelumnya diwartakan, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengimbau warga agar mewaspadai kemungkinan terjadi kondisi cuaca ekstrem pada masa peralihan musim kemarau ke musim hujan.

    “Cuaca ekstrem berpotensi besar terjadi selama musim peralihan, mulai dari hujan lebat disertai petir dan angin kencang serta hujan es,” ungkapnya.

    baca: bmkg musim kemarau berlangsung hingga akhir oktober

    Di masa pncaroba ini, lanjut dia, biasanya cuaca cerah pada pagi hari, awan mulai tumbuh pada siang hari, dan hujan turun menjelang sore hari atau malam.

    Awan cumulonimbus yang bentuknya seperti bunga kol berwarna keabu-abuan dengan garis tepian jelas biasanya tumbuh pada pagi menjelang siang.

    Menjelang sore hari, warna awan ini akan berubah menjadi gelap dan selanjutnya hujan, petir, dan angin dapat terjadi.

    baca: cuaca terasa panas terik di siang hari ini penjelasan bmkg

    Karena itu pihaknya mengingatkan bencana hidrometeorologi basah yang disebabkan oleh hujan seperti banjir dan tanah longsor.

    “Kepada masyarakat yang tinggal di daerah perbukitan yang rawan longsor, kami mengimbau untuk waspada dan berhati-hati,” imbaunya.

    Reporter: Nurakhmayani