Tag: jepang

  • Mulai Tahun 2027 Pemerintah Jepang Akan Batasi Kuota Pekerja Asing

    Mulai Tahun 2027 Pemerintah Jepang Akan Batasi Kuota Pekerja Asing

    7cloud.asia – Pemerintah Jepang, Selasa (23/12/2025) mengatakan sedang mempertimbangkan untuk membatasi jumlah pekerja asing yang diterima di bawah sistem pelatihan dan pekerjaan baru mereka sekitar 426 ribu orang.

    Kebijakan ini diharapkan dapat terwujud dalam dua tahun pertama setelah peluncuran program pada 2027. Jepang sedang meninjau kebijakan terkait warga negara asing, termasuk tindakan terhadap individu yang tinggal melebihi masa berlaku visa mereka.

    Kebijakan ini diterapkan atas instruksi Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi karena masyarakat Jepang semakin waspada terhadap masuknya warga negara asing.

    Di tengah kekurangan tenaga kerja akibat penuaan populasi, Jepang berencana mengganti Program Pelatihan Magang Teknis bagi warga asing dengan program baru Pekerjaan untuk Pengembangan Keterampilan.

    Sebelumnya, Program Pelatihan Magang Teknis bagi warga asing kerap dikritik sebagai sumber tenaga murah dan pelanggaran HAM.

    Baca: Permasalahan WNA terus meningkat di Jepang

    Sistem baru itu akan mendorong pekerja untuk beralih ke status Pekerja Terampil Khusus, yang memungkinkan masa tinggal lebih lama setelah bekerja selama tiga tahun.

    Menurut draf kasar yang dipresentasikan kepada panel ahli pada Selasa, Jepang berencana untuk menerima hingga sekitar 805 ribu individu di bawah program pekerja terampil khusus hingga Maret 2029. Hal itu menurunkan target 820 ribu yang ditetapkan pada Maret 2024.

    Pemerintah Jepang telah menetapkan bahwa mereka dapat mengurangi jumlah tersebut dengan meningkatkan produktivitas melalui penggunaan teknologi digital, di antara upaya lainnya.

    Jumlah gabungan sebanyak 1,23 juta pekerja asing akan diterima di bawah program yang ada dan program baru, menurut draf tersebut. Kabinet Takaichi bertujuan untuk menyetujui rencana tersebut pada Januari setelah pertimbangan.

    Program pelatihan baru itu mencakup 17 bidang, termasuk pertanian dan konstruksi, lebih sedikit dibandingkan dengan 19 sektor yang tercakup dalam program pekerja terampil khusus yang telah ada.

    Baca: Jumlah penduduk Jepang terus turun dan makin tua

    Ada dua jenis visa untuk pekerja terampil khusus, dengan yang pertama memungkinkan masa tinggal hingga lima tahun secara total, sedangkan yang kedua memungkinkan perpanjangan tanpa batas, yang secara efektif memberikan jalur menuju kependudukan tetap.

    Kelompok pertama terdiri dari warga negara asing yang bekerja di pekerjaan yang membutuhkan “pengetahuan atau pengalaman yang cukup besar”.

    Sementara, kelompok kedua mewakili warga negara asing dengan “keterampilan mahir” yang lebih maju, menurut pemerintah.

    Pada prinsipnya, hanya warga negara asing dengan status Pekerja Terampil Khusus I yang terkena pada batasan yang direncanakan.

    Hingga akhir Juni, terdapat sekitar 333 ribu individu dengan status Pekerja Terampil Khusus I, sementara sekitar 449 ribu peserta magang teknis bekerja di Jepang, menurut Badan Layanan Imigrasi.

    Sumber: Antaranews.com/Kyodo

  • Buntut Pernyataan PM Jepang: China Desak Agen Kurangi Wisatawan ke Jepang

    Buntut Pernyataan PM Jepang: China Desak Agen Kurangi Wisatawan ke Jepang

    7cloud.asia – Pemerintah China mendesak agen perjalanan domestik untuk mengurangi jumlah wisatawan ke Jepang sebesar 40 persen, kata sumber industri pada Kamis (25/12/2025)

    Pernyataan tersebut disampaikan di tengah perselisihan Beijing dan Tokyo atas pernyataan Perdana Menteri Sanae Takaichi tentang kemungkinan serangan terhadap Taiwan.

    Menurut sumber itu, agen perjalanan utama di China diberitahu pada akhir November untuk mengurangi jumlah permohonan visa Jepang sebesar 40 persen setelah pernyataan Takaichi di parlemen pada 7 November.

    Saat itu Takaichi menyatakan bahwa serangan terhadap Taiwan dapat menjadi “situasi yang mengancam kelangsungan hidup” bagi Jepang, yang mungkin melibatkan pasukan pertahanannya.

    Baca: Permasalahan WNA terus meningkat di Jepang

    Sebelumnya pada pertengahan November, pemerintah China meminta warganya untuk menghindari kunjungan ke Jepang.

    Alasan yang diungkap bahwa komentar Takaichi telah merusak suasana pertukaran antarmasyarakat dan meningkatkan risiko terhadap keselamatan warga China di Jepang.

    Seperti diketahui, warga negara China perlu mendapatkan visa untuk mengunjungi Jepang dan mengajukannya melalui agen perjalanan yang ditunjuk di China.

    Menurut laporan media China, lebih dari 1.900 penerbangan menuju Jepang, atau lebih dari 40 persen dari total penerbangan, dibatalkan di China pada Desember, sementara 2.195 penerbangan akan dibatalkan pada Januari, juga sekitar 40 persen.

    Baca: Antisipasi perang dagang AS dan China

    Dalam beberapa tahun terakhir, Jepang terdaftar sebagai salah satu tujuan wisata paling populer bagi wisatawan China.

    Namun, Jepang tidak termasuk dalam 10 lokasi luar negeri terpopuler selama liburan musim dingin pada Januari dan Februari tahun depan, menurut media lokal.

    Statistik Jepang menunjukkan jumlah pengunjung wisatawan China hanya meningkat 3,0 persen pada November dibandingkan tahun sebelumnya.

    Angka ini jauh menurun dibandingkan dengan peningkatan 22,8 persen pada Oktober, yang dipengaruhi oleh peringatan perjalanan yang dikeluarkan oleh pemerintah China.

    Sumber: Antaranewscom/Kyodo

  • Jumlah Pekerja Asing di Jepang Catat Rekor Tertinggi

    Jumlah Pekerja Asing di Jepang Catat Rekor Tertinggi

    7cloud.asia – Jumlah pekerja asing di Jepang mencapai rekor tertinggi, yakni melampaui angka 2,57 juta orang hingga akhir Oktober lalu, menurut data pemerintah yang dirilis, Jumat (30/1/2026),

    Jumlah pekerja asing di Jepang tersebut memecahkan rekor selama 13 tahun berturut-turut, di tengah krisis tenaga kerja yang dihadapi Jepang.

    Total pekerja asing di Jepang tercatat sebanyak 2.571.037 orang, meningkat 11,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pekerja asing asal Vietnam menjadi kelompok terbesar dalam jumlah tersebut.

    Data ini dirilis di tengah masa kampanye pemilihan anggota Majelis Rendah (DPR Jepang) pada 8 Februari, yang turut menyoroti isu integrasi warga asing.

    Baca: Mulai 2027 Pemerintah Jepang batasi kuota pekerja asing

    Perhatian publik Jepang mengarah pada upaya memperketat aturan penerimaan pekerja asing sekaligus mendorong kohesi sosial.

    Jumlah tempat kerja yang mempekerjakan warga negara asing juga mencatat rekor tertinggi, mencapai 371.215 lokasi, naik 8,5 persen dibandingkan setahun sebelumnya.

    Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang mencatat usaha kecil dengan kurang dari 30 karyawan menyumbang 63,1 persen dari total tersebut.

    Berdasarkan sektor usaha, industri manufaktur menempati posisi teratas dengan 635.075 pekerja asing atau sekitar 24,7 persen dari keseluruhan. Posisi berikutnya ditempati sektor jasa non-makanan dan minuman dengan 391.946 pekerja.

    Baca: Permasalahan WNA terus meningkat di Jepang

    Sektor kesehatan dan kesejahteraan, termasuk perawatan jangka panjang, mencatat pertumbuhan tertinggi, meningkat 25,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

    Jumlah pemegang visa Pekerja Berketerampilan Spesifik, yang memungkinkan tenaga kerja asing bekerja di sektor-sektor dengan kekurangan tenaga kerja, meningkat 38,3 persen menjadi 286.225 orang.

    Dari sisi kewarganegaraan, pekerja asal Vietnam mendominasi jumlah pekerja asing di Jepang dengan 605.906 orang atau 23,6 persen dari total.

    Posisi berikutnya ditempati pekerja asal China sebanyak 431.949 orang atau 16,8 persen, disusul Filipina dengan 260.869 orang atau 10,1 persen.

    Sumber: Antaranews.com/Kyodo-OANA

  • Separuh Kota Besar di Jepang Alami Penurunan Jumlah Penduduk

    Separuh Kota Besar di Jepang Alami Penurunan Jumlah Penduduk

    7cloud.asia – Separuh dari 20 kota besar di Jepang dengan jumlah penduduk lebih dari 700 ribu jiwa mengalami penurunan jumlah penduduk dibandingkan 10 tahun lalu.

    Penurunan jumlah penduduk kota-kota di Jepang antara lain dipengaruhi oleh rendahnya angka kelahiran, demikian berdasarkan analisis Kyodo News yang dirilis Minggu (1/2/2026).

    Proyeksi hingga 2050 menunjukkan, jumlah kota di Jepang yang akan mengalami penyusutan penduduk diperkirakan meningkat menjadi 18 kota, meskipun sebelumnya kota-kota tersebut berhasil menarik penduduk muda dari wilayah sekitarnya.

    Kitakyushu, yang terletak di wilayah barat daya Jepang, mencatat penurunan paling tajam di antara kota berstatus ordinance-designated city. Jumlah penduduk Kitakyushu turun 6,5 persen dari sekitar 970 ribu menjadi 910 ribu jiwa.

    Kota berstatus ordinance-designated city adalah kota yang memiliki kewenangan setara dengan prefektur dalam sejumlah bidang, termasuk kesejahteraan sosial dan kesehatan masyarakat.

    Baca: Upaya mendongkrak angka kelahiran di Jepang

    Menyusutnya jumlah penduduk mendorong para pembuat kebijakan untuk meninjau kembali sistem kota berstatus khusus tersebut, yang sejak awal didasarkan pada asumsi pertumbuhan penduduk.

    Sistem ini diperkenalkan pada 1956 dengan asumsi adanya tingkat pertumbuhan populasi tertentu. Yokohama, Nagoya, Kyoto, Osaka, dan Kobe menjadi kota pertama yang memperoleh status tersebut pada tahun yang sama.

    Seiring waktu, Shizuoka dan enam kota lainnya menyusul setelah pemerintah menurunkan syarat minimum jumlah penduduk dari satu juta menjadi 700 ribu jiwa untuk memperoleh status tersebut.

    Berdasarkan perbandingan data registrasi penduduk dasar per 1 Januari 2015 dan 1 Januari 2025, Kitakyushu diikuti oleh Shizuoka yang mencatat penurunan 6,0 persen, dari sekitar 710 ribu menjadi 670 ribu jiwa.

    Sebaliknya, analisis data menunjukkan Fukuoka mencatat kenaikan penduduk paling tinggi, yakni 8,2 persen menjadi sekitar 1,60 juta jiwa.

    Baca: Jumlah pekerja asing di Jepang catat rekor tertinggi

    Kota Saitama menyusul dengan kenaikan 7,1 persen menjadi sekitar 1,35 juta jiwa, sementara Kawasaki meningkat 6,2 persen menjadi sekitar 1,53 juta jiwa.

    Berdasarkan data 2025 dan proyeksi 2050 dari Institut Nasional Penelitian Kependudukan dan Jaminan Sosial Jepang, hanya Fukuoka dan Kawasaki yang diperkirakan tidak akan mengalami penurunan jumlah penduduk hingga 2050.

    Sejumlah pengamat menilai kota-kota berstatus khusus tersebut belum memperoleh alokasi sumber daya keuangan yang memadai dibandingkan dengan beban tugas yang kompleks.

    Hal ini mendorong sebagian anggota parlemen lintas partai mengusulkan agar kota-kota tersebut diubah menjadi kota khusus yang berdiri independen dari pemerintah prefektur.

    Sementara itu, dari 62 kota inti dengan jumlah penduduk sedikitnya 200 ribu jiwa, sebanyak 52 kota atau sekitar 84 persen juga menghadapi penurunan jumlah penduduk dibandingkan satu dekade lalu, menurut hasil analisis tersebut.

    Sumber: Antaranews.com/Kyodo-OANA

  • Puluhan Orang Meninggal Akibat Hujan Salju Ekstrem di Jepang

    Puluhan Orang Meninggal Akibat Hujan Salju Ekstrem di Jepang

    7cloud.asia – Hujan salju ekstrem yang memecahkan rekor di Jepang menyebabkan 30 orang meninggal dunia dalam dua pekan terakhir

    Dalam pernyataan yang dirilis Rabu (4/2/2026), pejabat setempat mengatakan mereka yang meninggal termasuk seorang lansia perempuan berusia 91 tahun yang ditemukan terkubur salju setinggi tiga meter di depan rumahnya, kata

    Hujan salju esktrem di Jepang mendorong pemerintahan Perdana Menteri Sanae Takaichi untuk menerjunkan pasukan militer pada Selasa guna membantu daerah-daerah yang terkena dampak, menurut stasiun TV nasional Jepang NHK.

    Otoritas setempat meminta masyarakat untuk waspada terhadap longsoran salju dan tumpukan salju yang jatuh dari atap rumah, lapor NHK.

    Baca: 14 Orang tewas akibat gelombang dingin di New York, AS

    Pihaknya juga memperingatkan tentang kemungkinan pemadaman listrik di daerah yang paling parah terdampak, menurut Al Jazeera.

    Hingga Selasa (3/2/2026) Kota Aomori yang berada di wilayah utara Jepang menyaksikan tumpukan salju setinggi 175 cm, lebih dari dua kali lipat rata-rata pada musim ini, menurut NHK.

    Pada Senin (2/2/2026), kota tersebut mencatat akumulasi salju setinggi 183 cm di sejumlah daerah, memecahkan rekor 40 tahun yang sebelumnya mencapai 181 cm pada 1986.

    Gubernur setempat Soichiro Miyashita mengaku telah meminta militer untuk memberikan bantuan bencana, terutama bagi lansia, yang banyak di antaranya tinggal sendirian dan membutuhkan bantuan untuk membersihkan salju.

    Sumber: Antaranews.com/MNA-OANA

  • Sanae Takaichi Diperkirakan Bakal Pertahankan Posisinya sebagai Perdana Menteri Jepang

    Sanae Takaichi Diperkirakan Bakal Pertahankan Posisinya sebagai Perdana Menteri Jepang

    7cloud.asia – Parlemen Jepang dijadwalkan menggelar pemungutan suara pada Rabu (18/2/2026) pekan depan untuk memilih perdana menteri berikutnya.

    Parlemen Jepang atau Diet adalah lembaga tertinggi kekuasaan negara dan pembuat undang-undang tunggal di bawah Konstitusi 1947.

    Sanae Takaichi hampir dipastikan terpilih saat parlemen memulai sesi khusus Diet selama 150 hari ke depan.

    Pemungutan suara dijadwalkan ketika pemerintahan Takaichi yang baru berusia beberapa bulan memegang kendali lebih kuat di Dewan Perwakilan Rakyat, setelah Partai Demokrat Liberal yang berkuasa meraih kemenangan telak dalam pemilihan majelis rendah pada 8 Februari lalu.

    Baca: Sanae Takaichi jadi perempuan pertama yang menjadi Perdana Menteri Jepang

    Dalam pemilihan tersebut, LDP dan mitra koalisi juniornya, Partai Inovasi Jepang, memenangkan 352 kursi, lebih dari dua pertiga dari majelis rendah yang berpengaruh, naik dari mayoritas tipis yang dimiliki koalisi sebelum pemilihan.

    Perdana menteri terpilih diperkirakan akan membentuk Kabinet keduanya setelah pemungutan suara dilakukan.

    Sumber-sumber senior pemerintah mengatakan bahwa Takaichi bermaksud untuk mempertahankan susunan kabinet pertamanya yang dibentuk ketika ia menjadi perdana menteri pada Oktober tahun lalu.

    Selain itu, Takaichi telah mengindikasikan bahwa ia bermaksud untuk terus mencari kerja sama dari partai-partai oposisi, karena koalisi yang berkuasa tetap menjadi minoritas di Dewan Penasihat yang beranggotakan 248 kursi.

    Baca: Mulai 2027 pemerintah Jepang akan batasi kuota pekerja asing

    Untuk sesi khusus Diet yang akan berlangsung 150 hari, tahap awal diperkirakan akan berfokus pada pengesahan anggaran awal untuk tahun fiskal 2026.

    Rancangan anggaran ini diperkirakan akan disahkan pada akhir Maret sebelum dimulainya tahun fiskal pada bulan April, menjelang kemungkinan pemilihan umum mendadak.

    Sidang ini diperkirakan akan berlangsung setidaknya hingga 17 Juli, sama lamanya dengan sesi biasa Parlemen, yang dibubarkan pada hari pembukaannya di Januari untuk pemilihan umum.

    Jadwal tersebut disampaikan pemerintah secara resmi kepada partai yang berkuasa dan oposisi pada Jumat. Sementara itu, pidato perdana menteri dan tiga menteri senior lainnya akan disampaikan pada 20 Februari.

    Sumber: Antaranews.com/Kyodo

  • Kunjungan ke Jepang Menurun, Salah Satunya Akibat Perang AS-Iran

    Kunjungan ke Jepang Menurun, Salah Satunya Akibat Perang AS-Iran

    7cloud.asia – Wisatawan asing yang berkunjung ke Jepang mengalami penurunan sebesar 5,5 persen pada bulan April dibandingkan dengan tahun sebelumnya (year on year/yoy) menjadi 3,69 juta.

    Diwartakan Antaranews.com, Rabu (20/5/2026) waktu setempat, penurunan yang disebabkan oleh penangguhan dan pengurangan penerbangan terkait konflik di Timur Tengah serta perselisihan diplomatik dengan China.

    Menurut Organisasi Pariwisata Nasional Jepang, penurunan ini menjadi yang pertama sejak Januari, meski secara bulanan menjadi capaian tertinggi pada 2026.

    Berdasarkan organisasi wisatawan, pengunjung dari Timur Tengah mengalami penurunan 21,4 persen menjadi 22.300.

    Hal ini disebabkan karena perang AS-Israel dengan Iran yang mengganggu lalu lintas Udara di beberapa bandara dan penerbangan dari Eropa melalui Timur Tengah ke Jepang.

    Tak hanya itu, wisatawan dari Tiongkok juga mengalami penurunan signifikan yakni menurun 56,8 persen atau menjadi 330.700 setelah adanya imbauan dari pemerintah untuk menghindari perjalanan ke Jepang.

    Hal tersebut disebabkan karena Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi telah menyatakan adanya potensi keterlibatan Jepang dalam situasi darurat di Taiwan, hubungan bilateral dengan Negeri Tirai Bambu pun disebut memburuk dipicu pernyataan Takaichi.

    Meski demikian, ada kabar baik, Korea Selatan menduduki puncak daftar dengan 878.600 pengunjung meningkat 21,7 persen, diikuti Taiwan dengan 643.500 atau meningkat 19,7 persen.

    Jumlah pengunjung dari sembilan pasar, termasuk Korea Selatan, Taiwan, Vietnam, dan Amerika Serikat, mencapai rekor tertinggi pada bulan April.

  • Jepang Ajukan Tiga Syarat untuk Kirim Pasukan Bela Dirinya ke Selat Hormuz

    Jepang Ajukan Tiga Syarat untuk Kirim Pasukan Bela Dirinya ke Selat Hormuz

    7cloud.asia – Jepang menetapkan tiga syarat sebelum mengerahkan anggota Pasukan Bela Diri (SDF) ke Selat Hormuz yang efektif tertutup akibat konflik di Timur Tengah, kata sumber yang mengetahui masalah itu pada Minggu (7/6/2026).

    Menurut sumber tersebut, Jepang mengharuskan Amerika Serikat dan Iran menyepakati gencatan senjata, tersedianya jalur komunikasi dengan pihak Iran, serta berkurangnya ancaman keamanan di selat Hormuz.

    Jika syarat-syarat itu terpenuhi, operasi yang dapat dilakukan SDF mencakup pembersihan ranjau dan pengawalan kapal dagang.

    Tiga syarat tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi dalam pertemuan virtual para menteri pertahanan yang dipimpin bersama oleh Inggris dan Prancis pada pertengahan Mei untuk membahas misi pertahanan multinasional guna menjamin kebebasan navigasi di Selat Hormuz.

    Menurut sumber tersebut, Koizumi mengatakan misi itu harus memenuhi syarat-syarat tersebut agar memperoleh dukungan luas.

    Baca: Iran dan Oman Akan Kelola Bersama Selat Hormuz

    Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dengan AS yang tidak menjadi bagian dari misi tersebut.

    Berdasarkan konstitusinya yang menolak perang, Jepang hanya mengizinkan penggunaan kekuatan untuk pertahanan diri sehingga membatasi ruang gerak militernya di luar negeri.

    Meski demikian, SDF sebelumnya telah terlibat dalam misi penjaga perdamaian dan operasi anti pembajakan di luar negeri.

    Pemerintah Inggris dalam pernyataan bersama setelah pertemuan itu mengatakan operasi hanya akan dimulai dalam situasi yang kondusif serta sepenuhnya sesuai dengan hukum internasional dan konstitusi masing-masing negara.

    Sumber-sumber pemerintah Jepang mengatakan persiapan pengerahan SDF tengah dilakukan jika gencatan senjata tercapai dengan opsi utama operasi pembersihan ranjau.

    Baca: Iran Resmi Tetapkan Kendali Permanen Atas Selat Hormuz

    Operasi tersebut diperbolehkan berdasarkan Undang-Undang Pasukan Bela Diri Jepang sepanjang dilakukan setelah gencatan senjata berlaku.

    Pemerintah Jepang juga bisa memerintahkan personel SDF mengawal kapal sebagai bagian dari operasi keamanan maritim berdasarkan undang-undang yang sama.

    Misi pertahanan multinasional tersebut mencakup pembagian wilayah Selat Hormuz ke dalam zona-zona yang diamankan oleh negara berbeda.

    Namun, sejumlah pejabat menilai koordinasi dapat menjadi tantangan karena perlindungan Jepang hanya berlaku bagi kapal yang memiliki keterkaitan dengan negara itu, sementara kapal lain beroperasi di bawah kerangka hukum yang berbeda.

    Sumber di kantor Perdana Menteri Jepang menegaskan pentingnya memastikan Iran tidak menafsirkan pengerahan SDF sebagai tindakan yang bersifat permusuhan.

    Selat Hormuz merupakan jalur perdagangan global yang penting. Jalur tersebut praktis tertutup sejak AS-Israel secara sepihak menyerang Iran pada akhir Februari lalu.

    Penutupan Selat Hormuz memicu kekhawatiran di berbagai negara, termasuk Jepang yang miskin sumber daya alam.