Tag: jakarta

  • Kerugian Akibat Banjir Jabodetabek Diperkirakan Mencapai Rp5 Triliun Lebih

    Kerugian Akibat Banjir Jabodetabek Diperkirakan Mencapai Rp5 Triliun Lebih

    7cloud.asia – Banjir besar yang melanda wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sejak Senin (3/3/2025) telah menyebabkan dampak ekonomi yang signifikan.

    Banjir tak hanya melumpuhkan aktivitas masyarakat, tapi juga memicu kerusakan fasilitas umum, hilangnya harta benda dan nyawa, serta kerugian ekonomi lainnya.

    Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta memperkirakan total kerugian akibat banjir selama 3 hari ini diperkirakan mencapai lebih dari Rp5 triliun.

    “Bisa dibayangkan, ribuan toko ritel tutup, tempat usaha meliburkan pekerja, akses jalan macet, dan aktivitas bisnis lumpuh,” ujar Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Diana Dewi, Jumat (7/3/2025).

    Baca: 114 sekolah di Bekasi rusak akibat banjir

    Meski begitu, Diana menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah menyelamatkan warga terdampak dan membersihkan area banjir agar aktivitas bisa kembali normal.

    Di Jakarta, banjir mencapai ketinggian 300 cm dan berdampak pada ribuan jiwa. Pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan logistik serta mengerahkan perahu karet untuk evakuasi.

    Dengan kerugian ekonomi yang begitu besar, langkah konkret dan kerja sama berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan banjir secara berkelanjutan.

    Selain penanganan jangka pendek, Kadin juga mendorong pemerintah untuk menyiapkan strategi mitigasi agar banjir tidak terus berulang.

    Baca: Sodetan Ciliwung belum efektif cegah banjir

    Beberapa langkah yang disarankan Kadin antara lain:
    1. Meningkatkan sistem drainase di wilayah rawan banjir.
    2. Mengelola Daerah Aliran Sungai (DAS) secara efektif untuk mencegah luapan air.
    3. Mengembangkan sistem peringatan dini agar masyarakat bisa bersiap menghadapi banjir.

    4. Mengelola limbah dan sampah agar tidak menyumbat saluran air.
    5. Menyiapkan rencana kontinjensi termasuk evakuasi dan pemulihan pasca-banjir.
    6. Membangun infrastruktur anti-banjir seperti tanggul, pintu air, pompa, dan waduk.

    7. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya banjir dan pentingnya mitigasi.
    8. Melakukan penghijauan di lahan terbuka untuk meningkatkan daya serap air.
    9. Memperkuat kerja sama antarwilayah guna mencegah banjir skala besar.

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Jakarta dan Mayoritas Kota Bakal Hujan

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Jakarta dan Mayoritas Kota Bakal Hujan

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi terjadi di Jakarta dan mayoritas kota di Indonesia pada Kamis (13/03/2025).

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun youtube resminya, hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Pekanbaru, Padang, Medan, Bengkulu, Jambi, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Serang, Jakarta.

    Selain itu, hujan ringan berpeluang pula terjadi di Kota Semarang, Surabaya, Denpasar, Mataram, Tanjung Selor, Banjarmasin, Palu, Gorontalo, Kendari, Ambon, Ternate, Sorong dan Jayapura.

    Sementara hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Palembang dan Mamuju.

    Kemudaian hujan disertai petir diprediksi akan melanda Kota Banda Aceh, Bandung, Yogyakarta, Kupang, Palangkaraya, Pontianak, Samarinda, Manado, Nabire, Jayawijaya dan Merauke.

    BMKG juga mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda sebagian wilayah Sumatera, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

    Tak hanya cuaca ekstrem, sejumlah wilayah pesisir juga berpotensi terjadi banjir rob seperti Sumatera Utara, pesisir Sumatera Barat, pesisir Kalimantan Barat, pesisir Kalimantan Timur.

    Banjir rob berpotensi melanda pesisir Kalimantan Selatan.  pesisir  Kalimantan Tengah, pesisir Sulawesi Utara, pesisir Maluku dan pesisir Maluku Utara.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Siang Hingga Sore, Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Siang Hingga Sore, Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan dengan intensitas ringan masih berpotensi mengguyur seluruh wilayah Kota Jakarta pada Jumat (14/03/2025) siang hingga sore.

    Info Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun youtube resminya menyebut pada Jumat pagi dan malam hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di Kepulauan Seribu. Sedangkan wilayah lainnya diperkirakan berawan tebal.

    Hujan dengan intensitas ringan juga berpeluang terjadi di kota-kota lainnya di Indonesia seperti Kota Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengkulu, Pangkal Pinang.

    Kondisi cuaca serupa juga berpeluang terjadi di Kota Bandung, Serang, Semarang, Surabaya, Denpasar, Mataram,  Pontianak, Banjarmasin, Gorontalo, Palu, Makassar, Ternate dan Jayapura.

    Sementara hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Yogyakarta, Mamuju dan Sorong.

    BMKG mengajar masyarakat agar mewaspadai potensi hujan disertai petir Kota Padang, Jambi, Palembang, Bandar Lampung, Kupang, Palangkaraya, Kendari, Nabire, Jayawijaya dan Merauke.

    Tak hanya itu, potensi cuaca ekstrem juga masih berpeluang melanda sebagian wilayah Sumatera, sebagian besar Jawa, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

    Selain cuaca ekstrem, sejumlah wilayah pesisir juga berpotensi terjadi banjir rob seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Sumatera Barat, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Kalimantan Barat, pesisir Kalimantan Timur.

    Banjir rob berpotensi melanda pesisir Kalimantan Selatan.  pesisir  Kalimantan Tengah, pesisir Sulawesi Utara, pesisir Maluku dan pesisir Maluku Utara.

     

  • Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Disertai Petir di Jakarta dan Bandung

    Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Disertai Petir di Jakarta dan Bandung

    7cloud.asia – Kondisi hujan disertai petir berpotensi melanda sejumlah wilayah di Jakarta dan Bandung pada Minggu (16/03/2025).

    Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan disertai petir berpotensi melanda wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Timur dan Jakarta Selatan pada pagi hingga sore hari.

    Sedangkan wilayah Jakarta Barat berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan pada pagi hingga sore hari. Wilayah lainnya diperkirakan berawan. Malamnya, seluruh wilayah diperkirakan berawan tebal.

    Selain wilayah Jakarta dan Bandung, hujan disertai petir juga berpotensi melanda Kota Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Denpasar, Kupang, Tanjung Selor, Samarinda, Banjarmasin, Mamuju, Kendari, Manado, Nabire, Jayapura, Jayawijaya dan Merauke.

    Sementara hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengkulu, Serang, Surabaya, Mataram, Pontianak, Palangkaraya, Makassar, Palu, Gorontalo, Ternate, Ambon dan Sorong.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Semarang dan Yogyakarta.

    BMKG juga mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda sebagian wilayah Sumatera, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

     

  • Free Walking Tour: Serunya Menjelajahi Kawasan Kota Tua Jakarta

    Free Walking Tour: Serunya Menjelajahi Kawasan Kota Tua Jakarta

    7cloud.asia – Kawasan Kota Tua sebagai cikal bakal kota Jakarta menyimpan kisah yang menarik untuk diulas dan digali.

    Buat kamu yang tertarik menyelami kisah Kota Tua yang awalnya bernama Jayakarta ini bisa mengikuti kegiatan Free Walking Tour yang digelar UPK Kota Tua. Dengan tur ini kita bisa berkeliling dan mendalami sejarah kawasan Kota Tua.

    Peserta Free Walking Tour dapat menikmati tur yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik. Tidak hanya mengenal bangunan-bangunan bersejarah, tetapi juga memahami bagaimana Kota Tua berperan penting dalam perkembangan Jakarta dan Indonesia.

    Dan, di bulan Ramadan tahun ini, kegiatan Free Walking Tour digelar mulai 14-28 Maret 2025 yang bertujuan untuk memperkenalkan sejarah dan budaya Kota Tua Jakarta kepada wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

    Ada tiga rute utama tur Free Walking Tour, yaitu Oud Batavia en Omstreken yang mengajak peserta untuk mengenal sejarah bangunan-bangunan di Kota Tua,

    Lantas, Explore Arabian Village of Pekojan yang menggali budaya dan kuliner Arab di kawasan Pekojan, Jakarta Barat, serta The Secret of Chinatown yang lebih fokus pada kuliner dan tempat-tempat religi di kawasan pecinan.

    Setiap sesi berlangsung sekitar satu hingga dua jam, dengan satu sesi per hari selama bulan Ramadan dan semua diselenggarakan tanpa dipungut biaya.

    Baca: Kawasan Kota Tua akan diintegrasikan dengan Kawasan Pecinan Glodok

    Dilansir Antaranews.com, tema Oud Batavia en Omstreken yang fokus pada kawasan Kota Tua dimulai dengan penjelasan asal-usul nama Kota Tua.

    “Awalnya, nama kawasan ini adalah Sunda Kelapa, yang lebih tepat disebut kawasan daripada kota,” ungkap Arief yang memandu tur ini pada Jumat (14/3/2025).

    Ia menjelaskan bahwa nama Sunda Kelapa berasal dari banyaknya orang Sunda yang tinggal di kawasan tersebut, serta keberadaan pohon kelapa yang banyak tumbuh di sekitar pelabuhan.

    Seiring dengan berjalannya waktu, kawasan ini beralih nama menjadi Jayakarta, kemudian Batavia setelah Belanda menguasai wilayah ini pada abad ke-17.

    Kota Batavia, yang merupakan pusat perdagangan Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC), menjadi pusat ekonomi dan pemerintahan yang berkembang pesat.

    Lebih lanjut, Arief juga menjelaskan tentang asal-usul Jakarta, yang mulai berkembang dengan pendirian VOC pada tahun 1602, dan bertahan hingga VOC mengalami kebangkrutan pada tahun 1799.

    Baca: Kawasan Kota Tua akan dijadikan kawasan rendah emisi

    “VOC bukan hanya pusat dagang, tapi juga pemerintahan yang membangun kota ini,” kata Arief, seraya mengungkapkan bahwa Batavia memiliki tembok kota yang membatasi wilayah pusat kota dari daerah sekitarnya.

    Tur dilanjutkan dengan penjelasan mengenai sejumlah bangunan bersejarah yang ada di kawasan Kota Tua, yang saat ini difungsikan menjadi Museum Keramik dan Seni Rupa.

    Di masa lalu, kedua bangunan ini awalnya berfungsi sebagai kantor pengadilan, yang dikenal dengan nama Raad Van Justisie.

    “Bangunan ini dibangun pada abad ke-18 dan kemudian beralih fungsi seiring dengan perubahan pemerintahan,” tambah Arief.

    Pada masa penjajahan Jepang, bangunan tersebut digunakan sebagai kantor logistik, sebelum akhirnya menjadi museum hingga saat ini.

    Kegiatan tur pun berlanjut ke Gedung Kantor Pos, yang meskipun bukan kantor pos pertama di Batavia, memiliki sejarah yang sangat menarik.

    Baca: Gereja Imanuel salah satu gereja tertua di Jakarta

    “Kantor pos pertama ada di dekat pelabuhan, namun kantor pos besar yang kita lihat sekarang dibangun pada abad ke-19,” ujar Arief.

    Dari tempat ini, terungkap sistem pengiriman surat yang mengukur tarif berdasarkan jarak, dari Jakarta menuju berbagai daerah sekitar.

    Tur terus berlanjut ke beberapa tempat menarik lainnya, termasuk Museum Sejarah Jakarta, yang merupakan balai kota pertama Batavia yang dibangun pada tahun 1627, serta tempat eksekusi yang terletak di depan kantor pemerintahan VOC.

    “Panggung ini digunakan untuk eksekusi hukuman mati yang sering disaksikan banyak orang, bahkan di abad ke-19,” ungkap Arief.

    Peserta tur lalu diajak mengunjungi dan mendengar legenda Meriam Si Jagur yang berasal dari Portugis, serta Monumen Trem yang menjadi simbol sejarah transportasi di Indonesia.

    Rute tur kemudian bergerak ke arah Kali Besar, yang pada masa lalu merupakan jalan utama dan sentral bisnis di masa pemerintahan Belanda.

    “Jadi di sini dikenal dengan namanya Central Bussiness District. Makanya banyak bank-bank luar negeri yang berdiri di sini,” jelas Arief.

    Baca: Belajar sejarah Indonesia di Monas

    Sambil memandangi bangunan putih dan Toko Merah di antaranya, Arief bercerita panjang tentang asal usul penamaannya dengan peristiwa Geger Pecinan 1740.

    Tidak hanya lanskap bangunan, di atas Kali Besar terdapat Jembatan Budaya dan Monumen Penurunan Air Tanah yang mengungkapkan betapa cepatnya penurunan permukaan tanah di Jakarta.

    Mendekati akhir tur, peserta dibawa mengenal kawasan Bank Indonesia yang merupakan bekas rumah sakit dan kemudian menjadi kantor perbankan.

    Perjalanan pun ditutup dengan singgah di kawasan seberang Stasiun Jakarta Kota, yang dulunya dikenal sebagai Stasiun BEOS (Bataviasche Ooster Spoorweg Maatschappij).

    Konon, nama Beos diambil dari nama perusahaan Belanda yang mengelola stasiun tersebut di masa lalu. Adapun saat ini, Stasiun Jakarta Kota atau Stasiun Beos hanya melayani KRL Commuter Line Jabodetabek dengan 12 jalur kereta.

    Di akhir tur, Arief menjelaskan Free Walking Tour sendiri diharapkan memberikan pengalaman berharga bagi para peserta tur untuk menggali sejarah Jakarta yang kaya akan budaya dan peristiwa penting.

    Ia menambahkan, meski banyak wisatawan asing yang datang pada musim liburan, wisatawan domestik pun tak sedikit yang tertarik untuk mengikuti tur ini, terutama untuk mengenal lebih dalam tentang sejarah Jakarta.

     

  • Pramono Anung Tunjuk 15 Stafsus, Didominasi Para Profesional

    Pramono Anung Tunjuk 15 Stafsus, Didominasi Para Profesional

    7cloud.asia – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menunjuk 15 orang menjadi staf khusus (stafsus) yang akan mendampinginya bertugas sebagai gubernur.

    Para stafsus yang mendampingi Pramono Anung-Rano Karno ini didominasi dari kalangan profesional dan hanya satu orang dari partai politik. Mereka terbagi dalam tujuh bidang.

    “Pada waktunya pasti akan diumumkan staf khusus saya. Staf khusus saya jumlahnya 15 orang, tujuh bidang, dan diisi oleh orang-orang profesional,” kata Pramono saat dijumpai di Jakarta, Senin (17/3/2025).

    Pramono pun menyebut beberapa nama stafsusnya itu diantaranya Prof. Firdaus Ali sebagai koordinator staf khusus. Dia merupakan seorang pakar lingkungan dan tata kelola air yang juga dikenal sebagai akademisi di Universitas Indonesia.

    Baca: Program “Quick Wins” Pramono Anung dan Rano Karno di Jakarta

    Sementara itu, posisi wakil koordinator diisi oleh Yustinus Prastowo, yang memiliki pengalaman di bidang kebijakan fiskal dan pernah menjadi Staf Khusus Menteri Keuangan Sri Mulyani.

    Selain itu, juga ada Nirwono Yoga, seorang ahli tata kota turut masuk dalam jajaran stafsus. Terakhir, Pramono menyebut Chico Hakim sebagai komunikasi publik.

    “Kenapa saya memilih orang-orang ini? Karena memang saya tentunya membutuhkan itu. Termasuk, untuk urusan keumatan, keagamaan, dan ternyata DKI Jakarta membutuhkan itu,” kata Pramono.

    Sebelumnya, Pramono Anung sempat memastikan keberadaan stafsus ini akan difasilitasi oleh negara untuk membantu dirinya dan wakilnya Rano Karno dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin di Jakarta.

     

    Baca: Pemprov DKI Jakarta alihkan program sarapan gratis ke renovasi kantin dan KJP

    Pramono Anung juga menegaskan penunjukan stafsus gubernur di Jakarta tidak menyalahi ketentuan.

    Ketika dilantik menjadi gubernur pada Februari lalu Pramono Anung menyatakan dirinya akan menunjuk 7 staf khusus.

    Penunjukan staf khusus itu sekaligus menegaskan dirinya tidak berkeinginan untuk membentuk Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) seperti Gubernur Jakarta periode terdahulu.

    “Saya tidak akan menggunakan apa yang disebut TGUPP. Tapi saya ingin lebih kepada hal yang fungsional,” ujar Pramono pada Selasa, 4 Februari 2025.

  • Layanan TransJakarta Bakal Diperluas Hingga Bodetabek, Aturannya Sedang Digodok

    Layanan TransJakarta Bakal Diperluas Hingga Bodetabek, Aturannya Sedang Digodok

    7cloud.asia – Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta bersiap memperluas layanan Transjakarta menjadi Transjabodetabek untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

    “Pemerintah Jakarta sekarang ini betul-betul berkeinginan secara perlahan untuk mengubah orientasi dari penggunaan kendaraan pribadi menjadi menggunakan kendaraan umum,” kata Gubernur Jakarta Pramono Anung, Rabu (12/3/2025) lalu.

    Transjabodetabek merupakan perluasan layanan Transjakarta ke wilayah sekitarnya seperti Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek).

    Pramono Anung seperti dikutip dari Antaranews.com, mengatakan Pemprov Jakarta terus berupaya mengembangkan sistem transportasi yang lebih baik dan terintegrasi.

    “Maka, nanti TOD (Transit Oriented Development) yang ada akan kami kembangkan, sehingga akan memberikan banyak kemudahan bagi warga dari manapun,” ujarnya

     

    Baca: Rute Transjakarta yang Bersinggungan dengan Jalur MRT Akan Dihapus

    Standar Transjakarta Tidak Berubah
    Terkait rencana perluasan jangkauan Transjakarta, Dinas Perhubungan Daerah Khusus Jakarta juga mengemukakan bahwa layanan bus Transjabodetabek nantinya sama seperti Transjakarta.

    “Busnya dari layanan yang sekarang Transjakarta, dilayani oleh Transjakarta,” ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo.

    Harapannya kata Syafrin, warga Bodetabek yang beraktivitas di Jakarta mendapatkan kualitas layanan seperti menaiki armada Transjakarta.

    Hal itu juga ditujukan untuk meningkatkan keinginan meninggalkan kendaraan pribadi dan menggunakan layanan angkutan umum.

    Pada akhirnya, perluasan layanan TransJakarta ini diharapkan dapat mengurangi volume kendaraan yang masuk ke Jakarta sekaligus memperbaiki kualitas udara Jakarta.

    Baca: Warga Jakarta dan Sekitarnya Masih Enggan Gunakan Transportasi Publik

    Merujuk data dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) tahun 2023, penyebab polusi udara di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) meyoritas berasal dari emisi kendaraan bermotor sebesar 44 persen.

    Syafrin juga menambahkan, pihak Provinsi Jakarta nantinya masih mengkoordinasikan layanan Transjabodetabek dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan (Kemenhub)

    Saat ini, Pemprov Jakarta sedang menyiapkan regulasi untuk mengakomodasi rencana tersebut. Salah satu aspek utama yang tengah disiapkan adalah regulasi hukum untuk memastikan implementasi berjalan sesuai aturan.

    “Yang kami siapkan saat ini adalah penyiapan Peraturan Gubernur (Pergub),” kata Syafrin seperti dikutip Kompas.com.

    Baca: Transportasi publik yang Bberkualitas bakal kurangi polusi udara 

    Pergub tersebut akan menjadi bagian dari program pembentukan peraturan daerah dan akan terus disinergikan dengan Kementerian Dalam Negeri.

    Syafrin menegaskan, program ini akan menjadi bagian dari target 100 hari kerja Pramono Anung sebagai Gubernur Jakarta.

    Selain itu, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) juga tengah mengkaji kebutuhan regulasi untuk pengoperasian layanan Transjabodetabek.

    Dalam skema ini, armada yang akan digunakan adalah bus Transjakarta yang dioperasikan langsung oleh PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).

    “Sedang dikoordinasikan dengan teman-teman BPTJ,” ungkap Syafrin.

    Baca: Penataan transportasi publik dan pembangunan kawasan berkonsep TOD di Jakarta

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Jakarta Berpotensi Hujan Seharian

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Jakarta Berpotensi Hujan Seharian

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi mengguyur Kota Jakarta seharian pada Selasa (18/03/2025).

    Laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut seluruh wilayah Jakarta berpotensi terjadi hujan berintensitas ringan pada pagi hari. Kecuali wilayah Kepulauan Seribu yang diperkirakan hujan berintensitas sedang.

    Kondisi cuaca seperti ini masih berpotensi berlanjut hingga sore hari dan hujan disertai petir diperkirakan akan terjadi di wilayah Kepulauan Seribu.

    Malamnya, seluruh wilayah diperkirakan hujan dengan intensitas ringan, kecuali wilayah Kepulauan Seribu yang diprediksi berawan tebal.

    Hujan dengan intensitas ringan juga berpeluang terjadi di Kota Medan, Pekanbaru, Bengkulu, Bandung, Semarang, Denpasar, Pontianak, Samarinda, Ambon, Manokwari dan Jayapura.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Serang, Yogyakarta, Makassar, Mamuju, Kendari dan Sorong.

    Selanjutnya hujan disertai petir berpotensi melnda Kota Padang, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Surabaya, Mataram, Kupang, Palangkaraya, Banjarmasin, Tanjung Selor, Gorontalo, Ternate, Nabire, Jayawijaya dan Merauke .

    BMKG juga mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda sebagian wilayah Sumatera, sebagian Jawa, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

    Tak hanya cuaca ekstrem, sejumlah wilayah pesisir juga berpotensi terjadi banjir rob seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau dan pesisir Maluku.

     

     

     

     

  • Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Akan Bangun 7 Fasilitas Pengolahan Sampah Berkonsep Reduce-Reuse-Recycle

    Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Akan Bangun 7 Fasilitas Pengolahan Sampah Berkonsep Reduce-Reuse-Recycle

    7cloud.asia – Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta siap membangun tujuh fasilitas pengolahan sampah berkonsep kurangi, pakai kembali, dan daur ulang atau reduce reuse dan recycle (TPS 3R) pada 2025 ini.

    Tujuh fasilitas pengolahan sampah berkonsep reduce reuse dan recycle ini akan dibangun di dua wilayah Jakarta yakni di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Asep Kuswanto di Jakarta, Jumat (21/3/2025) menyebutkan, tiga fasilitas pengolahan sampah berkonsep reduce reuse dan recycle berada di Jakarta Barat yaitu di Tanah Sareal (Tambora), Kalideres dan Duri Kosambi RW 02 Cengkareng.

    Sementara empat lainnya berada di Jakarta Selatan, yakni satu di Menteng Atas (Setiabudi), Waduk Brigif (Jagakarsa), Kramat Pela, (Kebayoran Baru) dan Kemang Utara 9 (Mampang Prapatan).

    “Kami harapkan mulai proses lelangnya bisa di Maret dan kalau lancar, pembangunan enam bulan, mudah-mudahan di bulan ke-10 atau akhir tahun ini bisa terbangun semua,” ujar Asep.

    Baca: Indonesia dalam kondisi darurat sampah

    Asep mengatakan, sejak tahun 2022 hingga saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah membangun 17 fasilitas pengolahan sampah berkonsep reduce reuse dan recycle yang tersebar di lima wilayah administrasi Jakarta.

    Empat fasilitas terbaru yang diresmikan, yakni TPS 3R Sunter dan TPS 3R Semper di Jakarta Utara, lalu TPS 3R Bambu Larangan di Jakarta Barat dan TPS 3R Rawa Terate di Jakarta Timur.

    Pemprov DKI Jakarta menargetkan dapat membangun TPS 3R di 44 kecamatan untuk mengurangi volume sampah yang semakin bertambah akibat meningkatnya populasi penduduk.

    Penerapan konsep kurangi gunakan kembali dan daur ulang di TPS 3R menjadi salah satu upaya mengelola sampah dari sumbernya sehingga mengurangi beban Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

    Baca: Industri daur ulang kekurangan suplai sampah plastik

    TPS 3R merupakan fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar serupa Refuse Derived Fuel (RDF) Plant. Satu TPS 3R dapat mengolah sampah 25 hingga 50 ton per hari.

    “Kami upayakan ke depannya semakin banyak TPS 3R yang ada di Jakarta,” ujar Asep.

    DKI Jakarta tercatat menghasilkan sampah sebanyak 8.000 ton per hari dan lebih separuhnya belum dikelola dengan baik.

    Melalui kesadaran warga memilah sampah dari rumah diharapkan sampah yang dihasilkan ibu kota berkurang.

  • Pemprov DKI Jakarta Resmikan Empat Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse dan Recycle atau TPS 3R

    Pemprov DKI Jakarta Resmikan Empat Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse dan Recycle atau TPS 3R

    7cloud.asia – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah empat tempat pengolahan sampah berkonsep kurangi, pakai kembali dan daur ulang atau reduce reuse dan recycle (TPS 3R) di tiga wilayah, yakni di Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Jakarta Timur.

    Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno di Jakarta, Jumat (21/3/2025) merinci keempat TPS 3R ini, yakni TPS 3R Sunter dan TPS 3R Semper di Jakarta Utara, lalu TPS 3R Bambu Larangan di Jakarta Barat dan TPS 3R Rawa Terate di Jakarta Timur.

    Selain TPS 3R, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga meresmikan 870 bank sampah baru dan reaktivasi 852 bank sampah yang tidak aktif.

    Langkah ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran serta keterlibatan warga mengurangi sampah sejak dari sumbernya.

    Rano mengatakan, dengan mengedepankan prinsip reduce reuse dan recycle serta penguatan peran bank sampah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong masyarakat untuk lebih peduli dalam memilah sampah.

    Baca: Dinas Lingkungan Hidup Jakarta akan bangun 7 fasilitas TPS 3R

    “Dan mengelola sampah sebelum sampai ke TPA (tempat pembuangan akhir),” kata dia.

    Upaya ini juga akan mengurangi beban Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang serta mendukung Jakarta menuju kota yang lebih hijau dan berkelanjutan.

    Rano menambahkan, selain mendukung aspek lingkungan, pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkuler juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus mendukung target ‘zero waste’ (bebas sampah) pada tahun 2050,

    Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan dengan penambahan empat TPS 3R itu, maka DKI memiliki total 17 fasilitas pengolahan sampah (TPS) berkonsep kurangi, pakai kembali dan daur ulang.

    “Jadi kedepannya memang TPS 3R di Jakarta sudah tidak terkesan lagi bau dan juga hanya menumpuk sampah. Kami upayakan kedepannya semakin banyak TPS 3R yang ada di Jakarta ini,” katanya.

    Baca: Indonesia dalam kondisi darurat sampah

    Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murtadho berharap dua TPS 3R yang berlokasi di Jakarta Selatan dapat berkontribusi untuk mengurangi volume sampah di wilayahnya.

    Dua TPS 3R tersebut berlokasi di Jalan Siaga Pejaten Barat dan Jalan Joe Jagakarsa, Jakarta Selatan.

    “Jakarta Selatan memiliki luas wilayah 153,9 kilometer persegi (km2) dengan 2,3 juta penduduk dan menghasilkan sekitar 1.900 ton sampah per hari,” kata Ali Murtadho di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat (21/3/2025)

    Dia menambahkan, melalui program bank sampah dan TPS 3R terjadi pengurangan sampah secara signifikan.

    Ia berharap dalam beberapa bulan ke depan, target 100 persen pembentukan bank sampah di semua RW dapat tercapai dan pengelolaan sampah di Jakarta Selatan semakin efektif.

    “Awalnya ada 355 bank sampah, setelah reaktivasi dan penambahan 215 unit, total kini mencapai 529. Hanya tersisa sembilan RW yang belum memiliki bank sampah,” ujarnya.

    Baca: Industri daur ulang kekurangan suplai sampah plastik