Tag: banjir

  • Cuaca Ekstrem Landa Wilayah Ini, Waspada Banjir

    Cuaca Ekstrem Landa Wilayah Ini, Waspada Banjir

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem berupa hujan lebat terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia dalam sepekan kedepan.

    BMKG melalui TCWC Jakarta (Tropical Cyclone Warning Center) mendeteksi adanya pembentukan 1 Siklon Tropis Anggrek di sekitar Samudra Hindia sebelah Barat Daya Bengkulu yang menyebabkan cuaca ekstrem.

    TCWC juga mendeteksi  adanya 1 Bibit Siklon 99S di sekitar Utara Australia.

    Selain itu, adanya fenomena Madden Jullian Oscillation (MJO) yang mulai aktif di wilayah Indonesia dan disertai dengan fenomena gelombang Kelvin dan Rossby Wave.

    Adanya penguatan aliran Monsun Asia Musim Dingin cukup berkontribusi juga untuk memicu peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di hampir seluruh wilayah Indonesia.

    Cuaca ekstrem berupa hujan lebat diperkirakan akan mengguyur wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten.

    Wilayah Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo berpotensi dilanda hujan lebat.

    Kondisi cuaca serupa juga diprediksi terjadi di wilayah Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua

    Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk menghindari kegiatan pelayaran di wilayah perairan yang terdampak.

    Masyarakat juga diimbau untuk menghindari daerah rentan mengalami bencana seperti lembah sungai, lereng rawan longsor, pohon yang mudah tumbang, tepi pantai, dan lainnya.

    Selain itu, masyarakat juga diminta waspada terhadap potensi dampak seperti banjir, banjir bandang, banjir pesisir, tanah longsor terutama di daerah yang rentan.

    BMKG berharap instansi terkait juga dapat terus mengintensifkan koordinasi dalam rangka antisipasi bencana hidrometeorologi.

    Sementara itu, BMKG memperkirakan seluruh wilayah DKI Jakarta pada Rabu (17/01/2024) berawan seharian. Hanya wilayah Jakarta Barat yang diprediksi hujan dengan intensitas ringan pada siang hari.

    Suhu berkisar antara 24 hingga 32 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara antara 75 hingga 95 persen.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Waspada Banjir! Cuaca di Wilayah Ini Hujan dengan Intensitas Tinggi Antara 3 Sampai 4 Jam

    Waspada Banjir! Cuaca di Wilayah Ini Hujan dengan Intensitas Tinggi Antara 3 Sampai 4 Jam

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas tinggi dengan durasi 3 sampai 4 jam berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Sumatera Barat hingga tiga hari kedepan.

    Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) mendeteksi adanya fenomena Angin Monsun Asia di Sumatera Barat.

    “Aktifnya Angin Monsun Asia ini mengakibatkan peningkatan intensitas hujan di daerah-daerah timur Sumbar,” kata Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Minangkabau, Yudha Nugraha seperti yang dilansir Antaranews.

    Selanjutnya Yudha menyebut wilayah yang mengalami peningkatan intensitas hujan adalah Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Payakumbuh, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Pasaman.

    Dia memperkirakan intensitas hujan yang tinggi terjadi pada siang hingga sore hari.

    Selain itu, lanjut Yudha, faktor lainnya adalah adanya pola pertemuan arus angin di sekitar Samudera Hindia atau wilayah Pesisir Barat Sumbar.

    Kondisi ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan-awan hujan dengan intensitas tinggi, terutama saat pagi menjelang siang hari.

    Untuk tiga hari ke depan, kata dia, peluang hujan dengan intensitas tinggi berdurasi tiga hingga empat jam diperkirakan masih akan terjadi.

    “BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan karena adanya ancaman bencana hidrometeorologi,” imbau Yudha. 

    Bencana hidrometeorologi tersebut antara lain banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

    Selain Sumatera Barat, hujan dengan intensitas tinggi dan lebat juga perpotensi mengguyur wilayah Bengkulu, Riau dan Sumatera Utara.

    Wilayah Lampung, Sumatera Selatan, Bangka-Belitung, Jambi, Kepulauan Riau, Aceh berpotensi hujan denagn intensitas sedang.

    Namun secara umum, Pulau Sumatera memang berpotensi hujan dengan intensitas sedang.

    Berdasarkan laman resmi BMKG, Pulau Jawa umumnya berpotensi  hujan sedang. Seperti wilayah Yogyakarta, Jawa Barat dan Banten berpotensi hujan sedang.Tetapi wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah berpotensi hujan lebat.

    Sedangkan wilayah Bali,Nusa Tenggara Barat,Nusa Tenggara Timur diprediksi cerah berawan.

    Potensi hujan dengan intensitas sedang terjadi di sebagian wilayah Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Bali.

    Untuk wilayah Kalimantan secara umum diperkirakan hujan dengan intensitas ringan.

    Namun Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara berpotensi hujan sedang.

    Wilayah Sulawesi secara umum hujan dengan intensitas ringan. Tetapi sebagian wilayah Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Sulawesi Utara berpeluang hujan dengan intensitas sedang.

    Peluang hujan dengan intensitas lebat terjadi di sebagian wilayah Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah.

    Untuk wilayah Maluku dan Papua umumnya terjadi hujan ringan. Hujan dengan intensitas sedang diperkirakan mengguyur sebagian wilayah Papua, Maluku, Papua Barat, Maluku Utara.

    Suhu udara berkisar antara 19 hingga 34 derajat celsius. Suhu terendah diprediksi terjadi di Kota Bandung. Suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Denpasar.

    Sedangkan untuk wilayah DKI Jakarta, BMKG memperkirakan cuaca berawan seluruhnya pada pagi hari.

    Kemudian pada siang hari, seluruh wilayah Jakarta hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Cuaca berawan kembali menyelimuti wilayah Jakarta pada malam hari.

    Suhu udara diperkirakan berkisar antara 24 hingga 31 derajat celsius. Tingkat kelembaban berkisar antara 75 hingga 90 persen.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Hampir 500 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir di Makassar

    Hampir 500 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir di Makassar

    7cloud.asia – Hampir 500 jiwa dari 131 kepala keluarga (KK) mengungsi akibat banjir di Kecamatan Manggala dan Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan.

    Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar yang dihimpun sementara per 18 Januari 2024 pukul 13.00 Wita, tercatat ada 482 orang dari 131 KK yang telah mengungsi ke sembilan posko pengungsian.

    “Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai dengan angin kencang dalam beberapa hari terakhir menyebabkan genangan dan banjir serta pohon tumbang di beberapa wilayah di Makassar. Saat ini ada ratusan warga mengungsi,” jelas Kepala BPBD Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin seperti yang dikutip Antaranews.

    Akibatnya, lanjut Hendra, ratusan unit rumah di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, pada Blok 8 dan 10 Perumnas Antang, Kompleks Pemda Antang, Kompleks Bambu, dan Nipa-nipa terendam dengan ketinggian air 40-60 sentimeter.

    Baca: Cuaca ekstrem, waspada banjir

    Sementara di wilayah Jalan Kajenjeng, Kompleks Romang Tanggaya ketinggian air mencapai  80-100 sentimeter.

    Jalan Rahmatulla Bontoa hingga penyeberangan ke arah Romang Tanggaya setinggi 30-40 sentimeter.

    Korban terdampak di lokasi itu mencapai 465 jiwa dari 127 KK dengan rincian 217 laki-laki dan 248 perempuan yang mengungsi pada delapan  posko pengungsian di sejumlah masjid setempat.

    Banjir dengan ketinggian air antara 20 hingga 30 sentimeter juga merendam Kecamatan Biringkanaya, Kelurahan Paccerakang, Jalan Kotipa, Kompleks Kodam III.

    Jumlah pengungsi di wilayah ini sebanyak 17 jiwa dari empat KK dengan rincian delapan laki-laki dan sembilan perempuan kini berada di masjid setempat.

    Baca: Lebih dari 2 ribu warga di Riau mengungsi akibat banjir

    Dalam menangani korban banjir, pihaknya bersama TNI-Polri, relawan serta organisasi sosial lainnya melakukan pemenuhan kebutuhan dasar berupa pangan, sandang, air, dan sanitasi, serta layanan kesehatan.

    Bagi masyarakat, perusahaan, maupun organisasi, kata dia, dapat langsung menyerahkan bantuan kemanusiaan terhadap korban di lokasi yang terdampak.

    Sementara itu, Kapolsek Manggala, Kompol Syamsuardi, yang tengah memantau lokasi banjir di Kompleks Perumnas Antang menjelaskan pihaknya mendata warga dan siap membantu melakukan evakuasi bila diperlukan.

    “Kami terus mendata warga dan siap mengevakuasi. Bagi warga terdampak banjir masih tinggal di rumahnya agar segera menuju ke tempat pengungsian untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Kami polisi terus berpatroli untuk menjaga barang-barang yang ditinggalkan warga, jangan sampai ada kehilangan,” terang Syamsuardi.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Beberapa Wilayah di Riau Banjir Berhari-hari, BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca

    Beberapa Wilayah di Riau Banjir Berhari-hari, BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca

    7cloud.asia – Banjir melanda wilayah Riau beberapa pekan ini. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan melakukan teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk mengatasinya.

    Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto usai Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Bencana Hidrometeorologi di Provinsi Riau, Jumat (19/1/2024).
    menjelaskan hujan lebat berpotensi mengguyur wilayah Riau.

    “Prediksi BMKG di Provinsi Riau ini, tiga hari hingga seminggu ke depan masih akan turun hujan yang cukup lebat,” kata Suharyanto seperti dikutip Antaranews.

    Dengan prediksi cuaca tersebut, maka banjir susulan berpeluang terjadi. Karena itu, BNPB telah mendiskusikan dengan instansi terkait untuk melakukan operasi TMC.

    “Mudah-mudahan dalam satu-dua hari nanti akan ada TMC,” katanya.

    Baca: Riau banjir, 2 Ribu lebih warga mengungsi

    Rencananya, lanjut Suharyanto, operasi TMC akan menyasar pada wilayah-wilayah yang masih terendam. Sebab wilayah tersebut berdampak besar pada ekonomi masyarakat.

    Suharyanto menceritakan saat bertemu Bupati Pelalawan, harga gas di sana meningkat tajam karena pasokan terganggu.

    “Kemudian truk-truk dari Sumatra Barat terpaksa harus menunggu berjam-jam sampai air surut,” ujarnya.

    Suharyanto mengakui operasi TMC ini tidak mudah, tidak seperti pada penanganan kebakaran hutan dan lahan. TMC pada bencana ini bertujuan untuk menurunkan curah hujan.

    Baca: Badai siklon Anggrek yang memicu cuaca ekstrem di sejumlah wilayah

    Sedangkan di musim hujan, ini tentu sebaliknya. Karena itu, pihaknya akan meminta masukan dari gubernur dan BMKG.

    Sejauh ini BNPB melakukan TMC untuk penanganan potensi bahaya Hidrometeorologi basah di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat.

    Sementara itu, Gubernur Riau, Edy Nasution pada Rakor yang dihadiri bupati atau perwakilan BPBD se-Provinsi Riau mengatakan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih terjadi di hampir sebagian wilayah Riau.

    “Berdasarkan hasil analisis data impact based forecast dari BMKG, Satgas Banjir PUPR dan inaRISK BNPB, wilayah Provinsi Riau umumnya berada dalam kategori Waspada,” jelasnya.

    Baca: Cuaca ekstrem landa wilayah ini, waspada banjir

    Menurutnya pemerintah provinsi, kabupaten dan kota saat ini telah melakukan berbagai upaya penanganan banjir di wilayah.

    Para jajaran BPBD dan dinas terkait, TNI, Polri dan mitra kerja lain tetap bersiaga untuk membantu warga terdampak, seperti evakuasi, pengoperasian dapur umum, diseminasi informasi dan peringatan dini.

    Berdasarkan data BPBD Riau hingga hari Jumat (19/1), masyarakat terdampak banjir pada 1 – 15 Januari 2024 mencapai 36.541 KK atau 147.301 jiwa.

    Sebelumnya Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat bencana banjir sejak 22 Desember 2023 hingga 31 Januari 2024.

    Penetapan ini dilakukan untuk mengoptimalkan dukungan penanganan darurat ke wilayah kabupaten dan kota.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Dua Pintu Air di Jakarta Ini Siaga 3, Warga Diimbau Waspada Banjir

    Dua Pintu Air di Jakarta Ini Siaga 3, Warga Diimbau Waspada Banjir

    7cloud.asia – Beberapa pintu air di Jakarta mengalami peningkatan sejak Senin (29/01/2024) dinihari. Terkait kondisi ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan waspada.

    Pintu Air Pos Angke Hulu kini berstatus menjadi waspada atau siaga 3 pada Senin dini hari.

    Sedangkan tinggi muka air Pintu Air Pesanggrahan pada pukul 02.00 WIB berada pada posisi 180 sentimeter (cm) atau berstatus Siaga 3 dengan kondisi terang.

    Tinggi muka air secara bertahap naik sejak pukul 00.00 WIB dengan tinggi 175 cm, kemudian pada pukul 01.00 WIB dengan tinggi 180 cm. 

    Dengan kenaikan ini, BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat di sekitar wilayah Kembangan Selatan, Duri Kosambi, Kembangan Utara untuk waspada banjir.

    Baca: Beberapa wilayah di Riau banjir berhari-hari

    Selain itu, masyarakat di wilayah Rawa Buaya, Cengkareng Timur, Kedaung Kaliangke, Kapuk, Kamal Muara, Kapuk Muara juga diimbau waspada terhadap banjir.

    Sebelumnya, pada Sabtu (27/01/2024) sejumlah wilayah di Jakarta Barat tergenang banjir. Di wilayah Rawa Buaya, ada empat RT tergenang air dengan ketinggian antara 30 hingga 60 cm.

    Kemudian di wilayah Cengkareng Timur juga mengalami banjir dengan ketinggian 30 hingga 40 cm.

    Tiga ruas jalan tergenang di Ruko Mutiara Taman Palem Blok A20 RT 007/RW 014, Cengkareng Timur dengan ketinggian 20 cm.

    Jalan Daan Mogot Km 13 RT 011/RW 003, Cengkareng Timur dengan ketinggian 30 cm serta Jalan Basoka Raya RT 01/RW 06, Joglo dengan ketinggian 15 cm. Sementara dua RT di Kelurahan Sukabumi Selatan surut.

    Baca: Wilayah yang berpotensi bajir dan longsor di Jakarta

    Lalu, jalan tergenang yang sudah surut yakni Srengseng Raya (depan Kelurahan Srengseng), Srengseng, serta Jalan Manyar RT 001/RW 011, Tegal Alur, Jakarta Barat.

    BPBD DKI Jakarta juga mengantisipasi bencana dengan cara penyebaran informasi melalui media sosial, melalui Sistem Peringatan Dini Bencana (DEWS) dan pemberitahuan kepada camat dan lurah.

    Selain itu, dalam keadaan darurat, masyarakat diimbau untuk menghubungi pusat informasi (call center) Jakarta Siaga pada nomor 112.

     Reporter: Nurakhmayani

     

  • BPBD Siapkan Perahu Karet dan Tenda untuk Mengantisipasi Banjir di Jakarta Barat

    BPBD Siapkan Perahu Karet dan Tenda untuk Mengantisipasi Banjir di Jakarta Barat

    7cloud.asia – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Korwil Jakarta Barat menyiapkan sarana dan prasarana berupa perahu karet dan tenda pengungsian di 10 kelurahan rawan banjir dan di kantor wali kota wilayah tersebut.

    “Kami sudah siapkan perahu karet untuk evakuasi dan tenda pengungsian di 10 kelurahan. Di Pemkot (Jakbar) juga kita siapkan,” kata Kasatgas BPBD Korwil Jakarta Barat, Vitus Dwi Indarto dilansir Antaranews.com Senin (29/1/2024).

    Adapun 10 kelurahan rawan banjir di Jakarta Barat adalah Kedoya Utara, Kedoya Selatan, Sukabumi Selatan, Duri Kosambi, Kembangan Selatan, Kembangan Utara, Kamal, Tegal Alur, Rawa Buaya dan Kedaung Kaliangke.

    Baca: Sejumlah wilayah siaga banjir

    “Di 10 kelurahan itu, kita siapkan perahu evakuasi dan tenda pengungsian. Ada yang dua-duanya ada, ada yang perahu saja atau tenda saja,” kata Vitus.

    Sementara itu, BPBD juga menyiapkan satu unit tenda pengungsian, dua unit tenda posko, delapan perahu evakuasi dan sarana dan prasarana lainnya.

    Sarana prasarana tersebut siaga jika dibutuhkan di seluruh wilayah kota.

    “Kalau kita butuh bantuan dari BPBD DKI, pasti akan dibantu. Intinya koordinasi,” kata Vitus.

    Baca: Banjir di Riau sudah terjadi selama berhari-hari

    Ia mengatakan bahwa terdapat satu petugas BPBD di setiap kelurahan yang siap menginformasikan bencana di wilayah masing-masing kepada BPBD tingkat kota.

    “Di setiap kelurahan kita ada orangnya. Kalau ada bencana, banjir misalnya di wilayah mereka, mereka akan infokan ke kami,” ujar Vitus.

    Selain itu, petugas BPBD di Kantor Pemkot Jakbar juga siaga selama 24 jam.

    “Kita ada 40 anggota di sini (Kantor Wali Kota Jakbar). Kita bagi tiga shift, siaga 24 jam,” pungkas Vitus.

    Baca: Ribuan warga Riau mengungsi akibat banjir

    Sebelumnya BMKG mengingatkan kemungkinan cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di puncak musim penghujan 2024 yang ada di bulan Januari-Februari ini.

    Sejak kemarin, BMKG juga mengingatkan cuaca buruk di sejumlah wilayah di Jakarta yang berpotensi memicu banjir.

     

    Sumber: Antaranews.com

  • Hujan Deras di Jakarta: Warga Bantaran Sungai Diminta Waspadai Banjir Akibat Luapan

    Hujan Deras di Jakarta: Warga Bantaran Sungai Diminta Waspadai Banjir Akibat Luapan

    7cloud.asia – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta memperingatkan warga sisi bantaran sungai di Ibu Kota untuk mewaspadai ancaman luapan.

    Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta Isnawa Adji dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, potensi banjir akibat luapan sungai bisa terjadi di 12 kelurahan yang tersebar di sejumlah wilayah di Jakarta.

    Ke-12 kelurahan yang terancam tergenang banjir tersebut, empat di antaranya berada di Kecamatan Cipayung, yaitu Pondok Rangon, Cilangkap, Setu, Lubang Buaya.

    Dua kelurahan lainnya berada di Kecamatan Makasar, yaitu Halim Perdanakusuma dan Cipinang Melayu.

    Baca: Sejumlah wilayah di Jakarta siaga banjir

    Selanjutnya, satu kelurahan di Kecamatan Jatinegara yaitu Cipinang Muara, dua di Kecamatan Duren Sawit yaitu Pondok Bambu dan Klender serta tiga di Kecamatan Pulogadung yaitu Jatinegara Kaum, Jati dan Cipinang.

    Sejak pukul 05.00 WIB, Pos Pantau di Sunter Hulu melaporkan posisi permukaan air siaga satu atau status bahaya dengan ketinggian 260 sentimeter (cm)

    Langkah-langkah yang diperlukan dalam mengantisipasi banjir karena kurang lebih empat jam berikutnya atau pukul 09.00 WIB, air akan mengalir sampai pos pantau di Pintu Air Pulogadung.

    “Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi banjir. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” ujar Isnawa.

    Baca: BPBD siapkan perahu karet dan tenda untuk korban banjir di Jakarta Barat

    Adapun pukul 06.00 WIB tadi, status genangan RT yang dilaporkan terjadi banjir di Jakarta sebagai berikut:

    1. Dua RT di Kelurahan Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, ketinggian: 35 cm. Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut

    2. Satu RT di Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, ketinggian: 30 cm. Penyebab: curah hujan tinggi

    3. Satu RT di Kelurahan Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur, ketinggian: 40 cm. Penyebab: curah hujan tinggi

    Baca: Daftar wilayah berpotensi banjir dan longsor di Jakarta

    Kemudian jalan banjir sebagai berikut:

    1. Jalan Raya Jambore, Ciracas, Jakarta Timur. Ketinggian air 25 cm.

    2. Jalan Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur (Titik Kenal Halte TransJakarta Pasar Induk). Ketinggian air 10 cm.

    3. Jalan Raya Ciracas, Ciracas, Jakarta Timur. Ketinggian: 10 cm.

    4. Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ketinggian air 15 cm.

    Baca: Kenali tiga jenis cuaca ekstrem yang bisa memicu bencana

    5. Jalan RE Martadinata (Titik Kenal Terminal Bus Tanjung Priok) Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ketinggian air 15 cm.

    6. Jalan Gunung Sahari (Titik Kenal Lantamal) Pademangan Barat, Jakarta Utara. Ketinggian air 10 cm.

    Sumber: Antaranews.com

  • Intensitas Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Serang Terendam

    Intensitas Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Serang Terendam

    7cloud.asia – Banjir melanda wilayah Kabupaten Serang, Banten. Akibatnya ratusan rumah warga terendam banjir di Desa Kosambi Ronyok, Kecamatan Anyar,  Kabupaten Serang, Banten Sabtu (03/02/2024).

    Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Nana Sukmana banjir ini disebabkan curah hujan dengan intensitas cukup tinggi.

    Akibatnya  air sungai meluap dan merendam permukiman warga. “Untuk saat ini yang tercatat kurang lebih ada 245 rumah yang terendam banjir di Desa Kosambi Ronyok,” jelasnya seperti yang dilansir Antaranews.

    Saat ini, lanjut Nana, tim gabungan telah mengevakuasi warga dengan menggunakan perahu karet ke lokasi yang lebih aman dari banjir.

    Baca: Jakarta waspada banjir

    BPBD juga telah mendirikan tenda darurat untuk para pengungsi yang rumahnya terdampak banjir.

    “Kami telah mendirikan tenda darurat untuk warga, karena saat ini ketinggian air sekitar 20-50 cm dan cuaca di lokasi juga masih hujan,” ungkap Nana.

    Para pengungsi saat ini membutuhkan beberapa barang yang mendesak seperti tenda pengungsi, obat-obatan, matras, selimut, makanan, dan pampers.

    “Anggota kami juga masih melakukan pendataan di lapangan untuk mengetahui berapa warga yang terdampak banjir,” ujarnya.

     

    Reporter: Nurakhmayani

  • Waspada Banjir, Cuaca di Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Petir

    Waspada Banjir, Cuaca di Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Petir

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika(BMKG) mengeluarkan peringatan dini untuk seluruh wilayah Jakarta kecuali wilayah Kepulauan Seribu berpotensi hujan disertai petir dalam durasi lama pada Senin (05/02/2024) siang.

    Pada waktu yang sama cuaca di Kepulauan Seribu diperkirakan hujan dengan intensitas ringan.

    Sementara pada pagi dan malam hari seluruh wilayah DKI Jakarta diprediksi cerah berawan.

    Suhu udara berkisar antara 24 hingga 30 derajat celsius dengan tingkat kelembaban antara 80 hingga 95 persen.

    Dengan kondisi cuaca seperti ini, BMKG memperingati warga agar waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, longsor, pohon tumbang, dan lain-lain.

    Selain wilayah Jakarta, bencana hidrometeorologi juga berpotensi melanda sebagian wilayah Sumatra Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat.

    Bencana yang sama juga berpeluang terjadi di sebagian wilayah Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan.

    Sebagian wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua juga berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi.

    BMKG memperkirakan hujan lebat diatas 50 mm/hari berpeluang mengguyur wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten.

    Sebagian wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara juga berpotensi terjadi hujan lebat.

    Selain itu, hujan lebat berpotensi mengguyur sebagian wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

    Sementara hujan disertai kilat/petir atau hujan badai diprediksi melanda sebagian wilayah Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat.

    Wilayah Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara juga berpotensi terjadi hujan badai.

    Kondisi cuaca yang sama berpeluang terjadi di sebagian wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku Utara dan Papua Barat.

    Selain hujan, BMKG memperkirakan angin kencang dengan kecepatan diatas 45 km/jam terjadi di sebagian wilayah Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara dan Sulawesi Selatan.

    Suhu udara berkisar antara 19 hingga 34 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung dan suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Pontianak.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Waspada Banjir, Cuaca di Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan  

    Waspada Banjir, Cuaca di Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan  

     

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca di seluruh wilayah Jakarta hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Selasa (06/02/2024) siang.

    Hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang hari. Sementara wilayah lainnya diperkirakan terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Sedangkan pada pagi dan malam hari hampir seluruh wilayah Jakarta diperkirakan cerah berawan.

    Hanya wilayah Kepulauan Seribu yang diperkirakan terjadi hujan dengan intensitas ringan pada pagi hari.

    Suhu udara berkisar antara 25 hingga 30 derajat celsius dengan tingkat kelembaban antara 80 hingga 95 persen.

    Dengan kondisi cuaca seperti ini BMKG mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang dan lain-lain.

    Berdasarkan laman resmi BMKG, sebagian besar wilayah di Indonesia berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

    Wilayah Sumatera secara umum diperkirakan cerah berawan. Namun sebagian wilayah Sumatera Selatan, Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Utara berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang.

    Potensi hujan dengan intensitas sedang juga berpeluang mengguyur sebagian wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat Jawa.

    Meski demikian, umumnya wilayah Jawa diprediksi hujan dengan intensitas ringan.

    Wilayah Bali,Nusa Tenggara Barat,Nusa Tenggara Timur umumnya diperkirakan hujan ringan.

    Namun sebagian wilayah Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat berpotensi hujan dengan intensitas sedang.

    Peluang hujan dengan intensitas sedang juga terjadi di sebagian wilayah Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara.

    Meski demikian, secara umum wilayah Kalimantan diperkirakan cerah berawan.

    Sementara wilayah Sulawesi umumnya diperkirakan terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Tetapi sebagian wilayah Sulawesi Tenggara, Gorontalo berpotensi hujan dengan intensitas sedang. Sebagian wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara berpotensi hujan dengan intensitas lebat.

    Untuk wilayah Maluku dan Papua secara umum diprediksi terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Namun sebagian wilayah Maluku, Papua Barat, Maluku Utara berpotensi hujan sedang, dan wilayah Papua berpotensi hujan lebat.

    Suhu udara berkisar antara 19 hingga 34 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung dan suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Medan.

    Reporter: Nurakhmayani