Tag: kebakaran

  • Kebakaran Hebat di Los Angeles Tewaskan 5 Orang dan Ratusan Ribu Lainnya Mengungsi

    Kebakaran Hebat di Los Angeles Tewaskan 5 Orang dan Ratusan Ribu Lainnya Mengungsi


    7cloud.asia – Lebih dari 130.000 orang di wilayah Los Angeles, AS diperintahkan untuk mengungsi pada Kamis (9/1/2025) pagi waktu setempat untuk menghindari kebakaran yang terus meluas di kawasan tersebut.

    Sementara petugas pemadam kebakaran terus berupaya memadamkan kebakaran hutan hebat yang telah menewaskan sedikitnya lima orang dan menghancurkan lebih dari 1.000 bangunan.

    Kebakaran baru yang terjadi dengan cepat pada Rabu (8/1/2025) malam di Hollywood Hills, memicu dikeluarkannya perintah terbaru bagi orang-orang untuk mengungsi ke tempat yang aman.

    Ahli meteorologi mengatakan kondisi kering dan angin kencang yang mendorong terjadinya dan penyebaran api diperkirakan akan terus terjadi hingga Jumat (10/1/2025).

    Baca: Pada 2024, hutan Amazon Brasil alami kebakaran terbanyak

    Hembusan angin kencang memaksa pesawat-pesawat yang digunakan untuk membantu pemadaman kebakaran dilarang terbang. Namun, para pejabat mengatakan pada Rabu bahwa angin sudah cukup mereda sehingga operasi dapat dilanjutkan.

    “Malam ini, kondisi angin sangat ringan sehingga kami bisa mengerahkan pesawat dan banyak sumber daya tambahan untuk mengatasi kebakaran ini,” kata Kepala Pemadam Kebakaran Pasadena Chad Augustine.

    “Itulah yang memberi saya keyakinan bahwa kita akan dapat mengatasi kebakaran ini.”

    Presiden Amerika Serikaat Joe Biden telah menyetujui deklarasi darurat federal bagi California untuk mengeluarkan dana dan sumber daya federal guna membantu memerangi kebakaran hutan.

    Baca: Perubahan iklim membuat kebakaran hutan makin sering terjadi

    Dalam pernyataan pada Rabu (8/1/2024) malam Gedung Putih menyebutkan bahwa Biden membatalkan rencana perjalanannya ke Italia.

    Hal ini agar dia dapat “tetap fokus untuk mengarahkan respons federal secara penuh dalam beberapa hari mendatang.”

    “Kami siap melakukan apa saja, selama diperlukan, untuk memadamkan api dan membantu rekonstruksi serta memastikan keadaan kembali normal. Ini akan menjadi perjalanan yang sangat panjang,” kata Biden, Rabu.

    “Ini akan memakan waktu,” katanya.

    Selain di kawasan Hollywood, terjadi kebakaran aktif juga terjadi di Pacific Palisades, Altadena, Pasadena dan Sylmar. Beberapa informasi untuk laporan ini berasal dari The Associated Press dan Reuters.

  • Korban Tewas Akibat Kebakaran Los Angeles Bertambah menjadi 10 Orang, Dampaknya Diperkirakan Akan Dirasakan Bertahun-tahun

    Korban Tewas Akibat Kebakaran Los Angeles Bertambah menjadi 10 Orang, Dampaknya Diperkirakan Akan Dirasakan Bertahun-tahun

    7cloud.asia – Pihak berwenang di negara bagian California, Amerika Serikat bagian barat, mengatakan sedikitnya 10 orang tewas dalam kebakaran hutan hebat yang melanda Kota Los Angeles.

    Pemeriksa medis Los Angeles County, Kamis (10/1/2025) malam waktu setempat atau Jumat malam waktu Indonesia mengumumkan jumlah kematian baru, yang meningkat dua kali lipat dari laporan sebelumnya.

    Para pejabat memperingatkan bahwa jumlah korban tersebut bisa bertambah setelah api berhasil dikendalikan dan para pekerja dapat menyisir reruntuhan.

    Operasi pemadaman kebakaran di Los Angels berlanjut hingga malam hari. Memanfaatkan angin yang mereda, sejumlah helikopter menjatuhkan bom air untuk memadamkan api.

    Dalam taklimat di Gedung Putih pada Kamis sore, Presiden Joe Biden bahwa sumber daya federal dan dana tambahan telah diberikan ke California untuk memadamkan kebakaran hutan.

    Biden menggambarkan kebakaran di Los Angeles ini sebagai “kebakaran terburuk yang pernah melanda kawasan itu.”

    Baca: Kebakaran hebat di Los Angeles dipicu udara kering dan angin kencang

    Biden mengatakan uang tersebut akan digunakan untuk menutupi semua biaya selama 180 hari untuk tempat penampungan sementara, pemindahan bahan-bahan berbahaya, gaji petugas pertolongan pertama dan tindakan-tindakan untuk melindungi nyawa.

    Sementara Wakil Presiden Kamala Harris yang juga mantan senator untuk California, ikut angkat bicara pada taklimat tersebut. Harris menggambarkan situasi di California sebagai “seperti kiamat” dan “sesuatu yang akan berdampak selama berbulan-bulan dan tahun-tahun mendatang.”

    Harris diketahui mempunyai rumah di zona evakuasi, tetapi belum jelas apakah rumahnya mengalami kerusakan.

    Pihak berwenang mengatakan kebakaran hutan yang terjadi di dalam dan sekitar kota Los Angeles telah mendorong evakuasi hampir 180.000 orang, menghancurkan ribuan rumah, dan membakar puluhan ribu hektar lahan.

    “Ini benar-benar badai api bersejarah yang belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Wali Kota Los Angeles Karen Bass.

    Dalam jumpa pers pada Kamis, pejabat kota dan kabupaten Los Angeles memberikan informasi terkini mengenai kebakaran tersebut dan upaya untuk mengendalikannya.

    Baca: Kebakaran Hutan Amazon Brasil cetak rekor terbanyak pada 2024

    Kepala Pemadam Kebakaran Los Angeles Kristin Crowley mengatakan kepada wartawan bahwa angin kencang yang menyebabkan kebakaran sudah mereda sehingga petugas pemadam kebakaran dapat meningkatkan pengendalian dan melanjutkan operasi udara.

    Sheriff Wilayah Los Angeles Robert Luna mengatakan kebakaran Palisades, Eaton, Hurst dan Lidia telah mendorong evakuasi hampir 180.000 penduduk, dan 200.000 penduduk lainnya berada di bawah perintah evakuasi.

    Kepala Pemadam Kebakaran Crowley menyebut Kebakaran Palisades saja sebagai “salah satu bencana alam paling merusak dalam sejarah Los Angeles.”

    Para pejabat mengatakan pada Kamis bahwa lebih dari 5.000 rumah dan bangunan lainnya telah musnah di Palisades.

    Sebuah layanan pemeringkatan kredit nasional terkemuka juga punya pandangan serupa. Dalam sebuah pernyataan pada Kamis, layanan kredit Morningstar-DBRS mengatakan perkiraan awal menunjukkan kebakaran dapat mengakibatkan kerugian properti lebih dari 8 miliar dolar.

    Mengutip pejabat pemadam kebakaran setempat, Morningstar-DBRS mengatakan kebakaran telah menghancurkan lebih dari 1.100 rumah dan mengancam lebih dari 28.000 bangunan.

    Organisasi tersebut, yang memantau dan mengevaluasi risiko, memperkirakan kebakaran hutan akan berdampak buruk terhadap perusahaan asuransi properti di California. Namun, dampaknya masih bisa dikendalikan.

    Baca: Kebakaran hutan lebih sering terjadi akibat perubahan iklim

  • Kebakaran Los Angeles Belum Berhasil Dipadamkan, Korban Jiwa Bertambah Jadi 16 Orang

    Kebakaran Los Angeles Belum Berhasil Dipadamkan, Korban Jiwa Bertambah Jadi 16 Orang

    7cloud.asia – Petugas pemadam kebakaran Los Angeles California, AS berpacu dengan waktu untuk memadamkan kebakaran dahsyat yang menghanguskan sekitar Los Angeles.

    Angin yang berhembus kencang terus mendorong lidah api menjangkau ke daerah yang sebelumnya belum terkena.

    Kebakaran hebat yang melanda Los Angeles tersebut merenggut sedikitnya 16 nyawa, menghanguskan komunitas dan menguji keberanian ribuan petugas damkar dan jutaan penduduk California.

    Meskipun petugas setempat sudah melakukan berbagai upaya untuk memadamkan api, termasuk serangan udara presisi, kebakaran Palisades terus meluas pada Sabtu (11/1/2025) waktu setempat.

    Lidah api tampak bergerak ke timur menuju koleksi seni berharga di Getty Center dan ke utara menuju Lembah San Fernando yang padat penduduk.

    “Kami senewen” kata Sarah Cohen kepada Los Angeles Times tentang ancaman terhadap rumahnya di Tarzana.

    Baca: Dampak kebakaran Los Angeles diperkirakan bertahan hingga bertahun-tahun

    Angin yang sempat tenang tiba-tiba berubah menjadi embusan kencang, yang menurut peramal cuaca akan memperburuk kobaran api dalam beberapa hari ke depan.

    “Sayangnya, kondisi cuaca kritis akibat kebakaran akan meningkat lagi hari ini di California selatan dan berlangsung setidaknya hingga awal minggu depan,” kata Badan Cuaca Nasional.

    Situasi ini dikhawatirkan dapat menyebabkan kebakaran yang sedang berlangsung menyebar lebih luas serta memicu kebakaran baru.

    Kebakaran Palisades baru berhasil dipadamkan 11 persen pada Sabtu, tetapi api sudah meluas hingga 9.500 hektare, sementara kebakaran Eaton sudah mencapai 5.700 hektare dengan 15 persen yang berhasil diatasi.

    Angka resmi mencatat lebih dari 12.000 bangunan terbakar. Namun Todd Hopkins dari Cal Fire menjelaskan bahwa tidak semuanya adalah rumah, karena jumlah tersebut juga mencakup bangunan luar, kendaraan tempat tinggal, kendaraan, dan gudang.

    Dengan adanya laporan penjarahan dan pemberlakuan jam malam, polisi dan Garda Nasional mendirikan pos pemeriksaan untuk mencegah orang memasuki zona bencana.

    Baca: Jumlah kebakaran di hutan Amazon cetak rekor tertinggi pada 2024

    Namun, hal itu membuat warga frustrasi karena mereka terpaksa mengantre hingga 10 jam untuk mencoba masuk kembali dan melihat kondisi rumah mereka.

    Pejabat kota bersatu pada Sabtu setelah laporan tentang perselisihan internal dan dugaan pemecatan kepala damkar oleh Wali Kota Karen Bass.

    “Seperti yang Anda lihat di sini, kepala pemadam kebakaran dan saya memiliki misi nomor satu, dan misi itu adalah untuk membawa kita melewati keadaan darurat ini,” kata Bass kepada wartawan.

    Konferensi pers bersama yang terkadang menegangkan terjadi setelah Kepala Pemadam Kebakaran Kristin Crowley mengeluh bahwa unit damkarnya kekurangan uang.

    “Pesan saya adalah pemadam kebakaran perlu didanai dengan baik,” kata Crowley kepada jaringan televisi lokal Fox. “Ini, tidak.”

    Para korban diimbau untuk tidak berlama-lama berada di luar ruangan atau mengenakan masker guna menghindari menghirup partikel beracun dari asap tebal yang menyelimuti kota.

     

  • Mengenal Fenomena Angin Santa Ana yang Memicu Kebakaran Hebat di Los Angeles

    Mengenal Fenomena Angin Santa Ana yang Memicu Kebakaran Hebat di Los Angeles

    7cloud.asia – Angin Santa Ana yang kuat, dengan kekuatan hembusan setara badai, bertiup dari pegunungan di dekat Los Angeles, menyebarkan kebakaran hutan ke beberapa permukiman pada awal Januari 2025.

    Kebakaran hebat yang dipicu angin Santa Ana ini menciptakan pemandangan yang mengerikan. Ribuan rumah dan bangunan lain, termasuk beberapa sekolah, luluh lantak.

    Hingga 12 Januari kebakaran di Los Angeles ini mengakibatkan Setidaknya 16 orang meninggal dunia. Kebakaran yang dimulai pada 7 Januari tersebut masih terus berlangsung beberapa hari kemudian.

    Pejabat telah mendesak lebih dari 180 ribu penduduk untuk mengungsi. Saat angin Santa Ana bertiup kencang, upaya pemadam kebakaran hampir mustahil untuk mengendalikan api.

    Jon Keeley, seorang peneliti ekologi di California bersama U.S. Geological Survey sekaligus pengajar di Universitas California (UCLA), menjelaskan penyebab angin ekstrem seperti ini di California Selatan dan mengapa angin tersebut menciptakan risiko kebakaran yang sangat berbahaya.

    Berikut ulasan Jon Keeley sebagaimana telah terbit di The Conversation edisi bahasa Inggris.

    Apa yang menyebabkan angin Santa Ana?
    Angin Santa Ana adalah angin kering yang kuat yang bertiup dari pegunungan menuju pantai California Selatan.

    Wilayah ini rata-rata mengalami sekitar sepuluh peristiwa angin Santa Ana setiap tahun, biasanya terjadi dari musim gugur (sejak awal September di bagian tertentu) hingga Januari.

    Baca: Kebakaran hebat di Los Angeles tewaskan 16 orang

    Ketika kondisi sangat kering seperti saat ini, angin tersebut dapat menciptakan bahaya kebakaran yang sangat serius.

    Angin Santa Ana terjadi ketika ada tekanan tinggi di timur, di Great Basin, dan tekanan rendah di lepas pantai. Massa udara bergerak dari tekanan tinggi ke tekanan rendah. Semakin ekstrem perbedaan tekanannya, semakin kencang anginnya.

    Topografi atau perbedaan ketinggian juga berperan. Angin yang berembus menurun dari puncak Pegunungan San Gabriel (di sebelah selatan California) akan menjadi lebih kering dan panas karena sifat fisik massa udara.

    Saat mencapai lokasi kebakaran Eaton di Altadena pada 7 Januari, biasanya kelembapan relatifnya kurang dari 5 persen. Artinya angin ini hampir tidak lembap sama sekali.

    Lembah juga menyalurkan angin. Saya dulu tinggal di daerah Altadena. Selama peristiwa angin Santa Ana, ada hari-hari di mana tidak ada angin sama sekali di tempat tinggal saya.

    Di lain pihak, di daerah yang hanya beberapa blok jauhnya, angin justru sangat kencang.

    Angin yang kuat dan kering ini biasanya memiliki kecepatan sekitar 30 hingga 40 mil per jam (sekitar 64,3 km per jam). Namun, angin ini bisa berembus lebih kencang. Hembusan awal Januari 2025, misalnya, berkecepatan melebihi 80 mph (128 km per jam) .

    Mengapa risiko kebakaran kali ini begitu tinggi?
    Biasanya, California Selatan pada saat ini sudah menerima cukup hujan sehingga vegetasinya lembap dan sulit terbakar.

    Sebuah studi beberapa tahun lalu menunjukkan bahwa kelembapan musim gugur dapat mengurangi risiko kebakaran akibat angin Santa Ana.

    Namun, tahun ini California Selatan sangat kering. Curah hujan selama beberapa bulan terakhir juga amat sedikit. Dengan angin ekstrem seperti ini, terciptalah badai sempurna untuk kebakaran hebat.

    Baca: Dampak kebakaran hebat di Los Angeles bertahan bertahun-tahun

    Sangat sulit memadamkan kebakaran dalam kondisi seperti ini. Pemadam kebakaran di daerah tersebut akan memberi tahu bahwa jika ada kebakaran yang didorong oleh angin Santa Ana, mereka akan mengevakuasi orang-orang dan mengendalikan tepinya.

    Namun, dengan tiupan angin seperti ini, hampir tidak mungkin menghentikan kebakaran sampai ia mereda.

    Negara bagian lain juga mengalami kebakaran serupa—didorong oleh angin menurun yang kuat. Saat kebakaran Chimney Tops 2 di Tennessee pada November 2016, angin menurun yang kuat menyebarkan api ke rumah-rumah di Gatlinburg.

    Kejadian tersebut menewaskan 14 orang dan menghancurkan lebih dari 2.500 rumah.

    Sementara itu, Boulder County, Colorado, kehilangan sekitar 1.000 rumah ketika angin kuat yang turun dari pegunungan menyebarkan kebakaran Marshall pada Desember 2021.

    Apakah angin Santa Ana berubah seiring waktu?
    Peristiwa angin Santa Ana bukan hal baru, tetapi saat ini lebih sering terjadi pada waktu-waktu tertentu dalam setahun.

    Penulis dan kolega baru saja menerbitkan makalah yang membandingkan 71 tahun peristiwa angin Santa Ana, sejak 1948. Kami menemukan jumlah aktivitas angin Santa Ana secara keseluruhan tetap sama, tetapi waktunya bergeser dari lebih sedikit peristiwa pada September—lebih banyak pada Desember dan Januari.

    Karena tren perubahan iklim terdokumentasi dengan baik, ada kecenderungan untuk mengaitkannya dengan pemanasan global. Namun, sejauh ini belum ada bukti kuat yang mendukungnya.

    Baca: Jumlah kebakaran di hutan Amazon cetak rekor tertinggi tahun ini

    California sedang mengalami kebakaran yang lebih merusak dibandingkan sebelumnya. Ini tidak hanya disebabkan oleh perubahan iklim dan angin, tetapi juga karena pertumbuhan populasi.

    Saat ini, lebih banyak orang tinggal di kawasan liar dan pinggirannya. Jaringan listrik kemudian berkembang bersamaan dengan hal itu. Ini menciptakan lebih banyak peluang untuk memicu kebakaran.

    Dalam cuaca ekstrem, saluran listrik menghadapi risiko jatuh atau terkena cabang pohon yang lebih besar sehingga bisa memantik kebakaran. Area terbakar yang terkait dengan saluran listrik telah meningkat pesat.

    Pada hari ini, saluran tersebut menjadi sumber utama kebakaran yang merusak di California Selatan.

    Kebakaran Eaton, yang telah membakar banyak rumah, berada di tepi atas San Gabriel Basin, di kaki Pegunungan San Gabriel. Lima puluh tahun lalu, lebih sedikit orang tinggal di sana.

    Saat itu, beberapa bagian lembah dikelilingi oleh kebun jeruk, dan kebakaran di pegunungan akan padam di kebun sebelum mencapai rumah.

    Saat ini, tidak ada lagi penyangga antara rumah dan kawasan liar. Titik awal kebakaran Eaton tampaknya berada di dekat atau dalam salah satu permukiman tersebut.

    Rumah terbuat dari material kering. Atmosfer tidak lembap membuatnya mudah terbakar, memungkinkan api menyebar dengan cepat melalui permukiman dan menciptakan risiko besar kebakaran yang merusak.

    Artikel ini awalnya diterbitkan pada 8 Januari, telah diperbarui dengan detail baru tentang kebakaran tersebut.

  • Kebakaran Los Angeles Jadi Bencana Terburuk dalam Sejarah Amerika Serikat

    Kebakaran Los Angeles Jadi Bencana Terburuk dalam Sejarah Amerika Serikat

    7cloud.asia – Kebakaran hebat di California Selatan AS yang berlangsung sejak 7 Januari 2025 hingga hari ini belum sepenuhnya diatasi.

    Kebakaran ini telah menewaskan sedikitnya 24 orang dan menghanguskan sekitar 40.000 hektare di wilayah Los Angeles. Ini adalah wilayah yang lebih luas dari San Francisco, dan menghancurkan seluruh komunitas dan lebih dari 12.300 bangunan.

    Sementara itu, jutaan orang terpapar asap kebakaran hutan yang berbahaya karena racun dari rumah, mobil, bahan kimia, plastik, dan bahan bakar yang terbakar memenuhi udara.

    Gubernur California Gavin Newsom mengatakan kepada NBC News pada hari Minggu bahwa kebakaran tersebut kemungkinan akan menjadi bencana alam terburuk dalam sejarah AS “dalam hal biaya yang terkait dengannya.”

    Selama akhir pekan, peramal swasta AccuWeather meningkatkan perkiraan awal kerugian finansial akibat Blazes dari semula 250 miliar dolar menjadi 275 miliar dolar.

    Selama berhari-hari, para ahli telah membicarakan tentang “badai sempurna” dari kondisi iklim yang telah memicu kebakaran hebat.

    Baca: Fenomena Angin Santa Ana yang memicu kebakaran hebat di Los Angeles

    Berikut ulasan Martina Igini dari Earth.Org tentang kebakaran di Los Angeles yang dipicu fenomena angin Santa Ana ini:

    Kejadian ini adalah pertama kalinya LA mengalami cuaca kebakaran yang “sangat kritis” pada bulan Januari

    Sekarang jelas bahwa kombinasi mematikan dari suhu tinggi, kelembaban yang sangat rendah, vegetasi kering, dan angin lepas pantai Santa Ana yang kencang telah memperparah kebakaran mematikan di Los Angeles.

    Fenomena angin Santa Ana ini memungkinkan kebakaran itu tumbuh dan menyebar jauh lebih cepat daripada yang dapat ditanggulangi.

    Sebagai konteks, kebakaran yang sangat cepat menyebabkan lebih dari 75 persen bangunan terbakar di AS dari tahun 2001 hingga 2020.

    Bagi Douglas Kelley, seorang pemodel permukaan lahan di Pusat Ekologi & Hidrologi Inggris, berbagai faktor ini menciptakan “badai yang sempurna” yang memicu meluasnya kebakaran hutan.

    Baca: Dampak kebakaran hebat di Los Angeles akan dirasakan bertahun-tahun

    Namun, meski angin Santa Ana – angin kering dan hangat yang berasal dari pedalaman gurun barat AS dan bergerak ke arah California selatan – merupakan angin yang umum terjadi pada saat ini, tidak demikian dengan banyaknya vegetasi kering.

    Sebagaimana dijelaskan oleh ahli meteorologi Eric Holthaus, “Layanan Cuaca Nasional mendefinisikan cuaca kebakaran saat ini dalam kondisi ‘sangat kritis’.

    Dia memaparkan, angin kencang yang berkelanjutan dengan kecepatan melebihi 30 meter per jam dan kelembaban udara relatif kurang dari 10 persen di tengah kondisi kekeringan dan suhu yang lebih hangat dari 70 derajat Franheit.”

    Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah bahwa kriteria ini terpenuhi di mana pun di Amerika Serikat selama bulan Januari.”

    Berbicara dengan The Atlantic, Glen MacDonald, seorang profesor geografi di UCLA, mengatakan konsep musim kebakaran tidak lagi berlaku di California Selatan.

    “Kebakaran bisa terjadi kapan saja sepanjang tahun,” ujarnya.

    Bagaimana perubahan iklim menjadi pemicu kebakaran di Los Angeleles akan diulas dalam tulisan selanjutnya.

    Baca: Kebakaran di hutan Amazon cetak rekor tertinggi pada 2024

     

  • Penjelasan Bagaimana Perubahan Iklim Mempengaruhi Kebakaran Hebat di Los Angeles

    Penjelasan Bagaimana Perubahan Iklim Mempengaruhi Kebakaran Hebat di Los Angeles

    7cloud.asia – Kebakaran hebat di California Selatan AS yang berlangsung sejak 7 Januari 2025 hingga hari ini belum sepenuhnya diatasi.

    Data terakhir menyebutkan setidaknya 24 orang tewas dan sekitar 40.000 hektare di wilayah Los Angeles hangus terbakar.

    Selain fenomena angin Santa Ana, kebakaran hebat di Los Angeles ini juga dikaitkan dengan perubahan iklim.

    Berikut ulasan Martina Igini dari Earth.Org tentang kebakaran di Los Angeles ini.

    California sedang mengalami kekeringan.
    Saat kebakaran mulai terjadi pada 7 Januari, wilayah Los Angeles agak kering setelah mengalami musim panas terpanas dalam setidaknya 130 tahun dan hanya menerima hujan 0,16 inci (4,1 mm) sejak Mei lalu.

    Secara keseluruhan, California Selatan saat ini mengalami kondisi “sangat kering” setelah dua musim dingin dengan curah hujan lebat pada tahun 2022 dan 2023, dengan hampir 2,2 juta orang tinggal di wilayah yang terkena dampak kekeringan.

    Wilayah ini biasanya diguyur curah hujan antara bulan Oktober dan April.
    “Anda harus kembali ke akhir tahun 1800-an untuk melihat awal musim hujan yang kering ini,” kata MacDonald kepada The Atlantic minggu lalu.

    Sebagian besar wilayah Los Angeles County saat ini mengalami “kekeringan parah”, dengan tingkat kelembapan tanah di wilayah tersebut mencapai 2 persen, atau terendah sepanjang sejarah untuk saat ini, menurut NASA.

    Baca: Kebakaran di Los Angeles jadi yang terburuk sepanjang sejarah AS

    Saat musim kemarau panjang terjadi, tumbuhan menjadi kering dan sangat mudah terbakar, mengubah hutan dan padang rumput menjadi kotak-kotak korek api yang menunggu untuk menyala.

    Kelembaban yang sangat rendah, tak hanya mengeringkan tanaman tetapi juga meningkatkan kemungkinan aktivitas manusia, sambaran petir, atau sumber penyulutan lain yang memicu kebakaran.

    Begitu kebakaran terjadi pada kondisi kering seperti ini, kebakaran dapat menyebar dengan cepat dan tak terkendali karena melimpahnya bahan bakar kering dan rendahnya tingkat kelembapan yang umum terjadi di daerah yang dilanda kekeringan.

    Perubahan iklim turut berpengaruh
    Perubahan iklim memperparah peristiwa cuaca ekstrem, termasuk kebakaran hutan.

    Frekuensi dan intensitas kebakaran hutan telah meningkat dua kali lipat dalam dua dekade terakhir, karena kondisi panas, kering, dan berangin yang lebih sering terjadi menciptakan bahan bakar yang sempurna.

    Dan ketika konsekuensi ekologis, sosial, dan ekonomi dari kebakaran hutan diperhitungkan, enam tahun dari tujuh tahun terakhir merupakan tahun-tahun yang paling “intensif secara energik.”

    Meningkatnya suhu global, yang utamanya disebabkan oleh pembakaran bahan bakar fosil dan aktivitas manusia lainnya, telah menyebabkan peningkatan jumlah hari “cuaca kebakaran” karena mengeringkan vegetasi dan tanah serta menurunkan tingkat kelembapan.

    Secara global, musim kebakaran hutan sekarang sekitar dua minggu lebih lama, rata-rata, sebagian besarnya karena peningkatan ketersediaan bahan bakar melalui kondisi panas dan kering.

    Baca: Fenomena angin Santa Ana yang turut memicu kebakaran hebat di Los Angeles

    Menurut data lembaga nirlaba Climate Central, musim kebakaran hutan rata-rata di AS Bagian Barat sekarang 105 hari lebih lama, menghanguskan enam kali lebih luas.

    Climate Central juga mencatat tiga kali lebih banyak kebakaran besar (kebakaran yang menghanguskan lebih dari 1.000 hektar) dibandingkan dengan tahun 1970-an.

    Di California, para peneliti telah menghubungkan keadaan darurat iklim dengan peningkatan 172 persen di area yang terbakar sejak tahun 1970-an, dengan proyeksi yang menunjukkan penyebaran kebakaran hutan yang berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.

    Sebuah penelitian tahun 2023 menunjukkan, perubahan iklim juga telah meningkatkan risiko kebakaran hutan ekstrem setiap hari di negara bagian tersebut sebesar rata-rata 25 persen,

    Menurut Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California, 19 dari 20 kebakaran hutan terbesar dalam sejarah negara bagian tersebut terjadi sejak tahun 2003. Sementara setengahnya terjadi dalam lima tahun terakhir.

    Kebakaran yang dahsyat ini tidak hanya terjadi dengan intensitas yang lebih besar, tetapi juga terjadi lebih awal dari musim kebakaran yang biasa terjadi di California Selatan.

    ”Hal ini menyoroti bagaimana perubahan iklim mengubah pola kebakaran – pola khas kebakaran hutan di suatu wilayah,” kata Kimberley Simpson, seorang peneliti di bidang alam dan solusi iklim berbasis di Sekolah Biosains Universitas Sheffield.

    Baca: Dampak kebakaran di Los Angeles akan dirasakan hingga bertahun-tahun

  • Pasca Kebakaran Glodok Plaza, Pemprov Daerah Khusus Jakarta Akan Evaluasi Standar Keselamatan Gedung

    Pasca Kebakaran Glodok Plaza, Pemprov Daerah Khusus Jakarta Akan Evaluasi Standar Keselamatan Gedung

    7cloud.asia – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Jakarta akan melakukan evaluasi standar keselamatan gedung menyusul peristiwa kebakaran di Glodok Plaza, Tamansari, Jakarta Barat, pada Rabu (15/1/2025).

    “Pastinya kita akan review ya terkait kebakaran ini, kita evaluasi dari berbagai variabel, dari berbagai aspek gitu ya itu menjadi hal yang harus kita lakukan juga,” kata Penjabat Gubernur Provinsi Daerah Khusus Jakarta Teguh Setyabudi kepada wartawan di Glodok Plaza, Sabtu (18/1/2025).

    Evaluasi standar keselamatan gedung ini, menurut Teguh, akan dibahas bersama stakeholder yang terkait.

    Terkait penyebab kebakaran yang terjadi di Glodok Plaza, kata dia, akan dilakukan investigasi oleh pihak yang berwenang.

    “Secara teknis terkait masalah penyebab, kemudian bagaimana penanganannya itu nanti. Kalau untuk itu, ada kajian investigasi lebih lanjut terkait penyebab,” ucapnya.

    Baca: Kebakaran di Gedung Pola hanguskan kantor Komnas Perempuan dan Yayasan Bung Karno

    Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepada Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan mengatakan setiap bangunan harus memiliki sertifikasi keselamatan gedung.

    “Jadi memang kalau secara aturan, setiap gedung itu harus memiliki sertifikasi keselamatan kebakaran gedung yang setiap tahun selalu kita periksa, terkait dengan proteksi kebakarannya, Nah itu yang kita lakukan untuk melakukan pembinaan kepada gedung-gedung yang ada di DKI Jakarta, ” jelasnya.

    Untuk melanjutkan evakuasi korban, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pemilik dan pengelola gedung.

    “Melihat kondisi kejadian kebakaran memang tidak memungkinkan anggota untuk melakukan evakuasi korban, maka kita harus pastikan dulu puing-puing atau besi-besi yang bisa mengganggu evakuasi itu kita bersihkan dulu baru kita bisa melakukan evakuasi,” jelas Satriadi.

    Proses pemadaman kebakaran di Glodok Plaza, Tamansari, Jakarta Barat, dinyatakan selesai pada Jumat (17/1/2025) sore.

    Baca: Kebakaran di Manggarai hanguskan ratusan rumah

    Namun demikian, kata Satriadi, proses pencarian para korban atau jenazah masih akan terus dilakukan.

    “Kami sedang melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian. Kemudian juga dengan pengelola atau pemiliknya,” katanya.

    Karena, menurut dia, konstruksi bangunannya sudah tidak lagi memungkinkan untuk mengevakuasi dan perlu ada penanganan khusus.

    Hingga Minggu (19/1/2025) delapan jenazah korban kebakaran Glodok Plaza sudah dievakuasi oleh petugas gabungan ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

    “Untuk jumlah yang sudah dievakuasi 8 kantong jenazah sedang proses identifikasi di RS Polri Kramat Jati,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Yohan di Jakarta.

    Baca: Kebakaran di Gedung YLBHI

    Ia mengatakan, untuk perkembangan identitas korban akan diinformasikan lebih lanjut oleh RS Polri Kramat Jati.

    Identifikasi korban meninggal dengan pemeriksaan DNA diperkirakan butuh waktu sekitar satu atau dua minggu kalau tidak ada kendala.

    “Jadi, DNA yang kita ambil dari jenazah, nanti kita periksa di laboratorium DNA, kita cari profilnya, kemudian kita juga periksa sampel DNA dari keluarga. Sama-sama kita cari profilnya, nanti kita sandingkan,” jelasnya.

    Sebelumnya 14 orang dilaporkan hilang dalam kebakaran tersebut, yakni Ade Aryati (29), Sinta Amelia (20), Aldrinas (29), Aulia Belinda (28), Odima Yukari (25), Deri Saiki (25), Indira Seviana Bela (25).

    Selain itu juga Keren Shalom J (21), Intan Mutiara (26), Desty dan Zukhi Radja (42), Chika Adinda Yustin (26), Muljadi (56) dan Dian Cahyadi (38).

  • Kebakaran Landa Pemukiman Padat di Kemayoran, Jakarta Pusat, 11 RT Terdampak

    Kebakaran Landa Pemukiman Padat di Kemayoran, Jakarta Pusat, 11 RT Terdampak

    7cloud.asia – Kebakaran landa kawasan padat penduduk di Jalan Kemayoran Gempol RT 07/RW 08, Kemayoran, Jakarta Pusat, terbakar, pada Selasa (21/1/2025) dini hari.

    Dilansir Antaranews.com informasi dari Command Center Pemadam Kebakaran DKI Jakarta menyebutkan peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 01.15 WIB.

    Belum diketahui berapa jumlah rumah warga yang ludes terbakar akibat dilalap si jago merah tersebut.

    Petugas Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat mengerahkan 29 unit mobil pemadam kebakaran dengan 125 personel untuk memadamkan kebakaran.

    Baca: Kebakaran Manggarai hanguskan ratusan rumah

    Hingga saat ini belum diketahui penyebab kebakaran itu karena proses pemadaman masih berlangsung.

    Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat Asril Rizal mengatakan hingga pukul 06.00 WIB petugas masih berjibaku untuk menangani kebakaran rumah yang berada Kemayoran Gempol, Jakarta Pusat.

    “Pukul 06.00 WIB sudah dalam proses pendinginan,” kata Asril di Jakarta, Selasa.

    Menurut dia, kebakaran yang terjadi di Jalan Kemayoran Gempol No.30 7, RT.7/RW.8, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, terjadi pada sekitar jam 01.15 WIB.

    Baca: Pasca kebakaran Glodok Plaza standar keselamatan bangunan akan dievaluasi

    Menurut dia, petugas pemadam berhasil melokalisir kobaran api pada pukul 05.29 WIB setelah lima jam lebih api membakar permukiman padat penduduk tersebut.

    “Api bisa dikendalikan pada pukul 05.29 WIB,” kata dia.

    Ia menambahkan untuk menangani kebakaran tersebut Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 34 unit mobil pemadam kebakaran berikut 170 personel.

    Belum diketahui berapa jumlah kerugian, namun dari informasi jajaran Polres Jakarta Pusat sebanyak 11 rukun tetangga (RT) terdampak akibat kebakaran tersebut. 

  • Ratusan Gedung Bertingkat di Daerah Khusus Jakarta Belum Penuhi Standar Proteksi Kebakaran

    Ratusan Gedung Bertingkat di Daerah Khusus Jakarta Belum Penuhi Standar Proteksi Kebakaran

    7cloud.asia – Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Daerah Khusus Jakarta menyebutkan sebanyak 694 gedung bertingkat di Daerah Khusus Jakarta belum memenuhi syarat proteksi kebakaran.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Daerah Khusus Jakarta Satriadi Gunawan merinci dari 694 gedung tersebut, sebanyak 361 gedung merupakan gedung bertingkat tinggi (delapan lantai ke atas).

    Dilansir Antaranews.com, sebanyak 333 gedung lainnya merupakan gedung bertingkat rendah (kurang dari 8 lantai).

    Adapun, Gulkmarmat Daerah Khusus Jakarta, sambung Satriadi, total telah memeriksa 2.609 gedung bertingkat di Jakarta.

    Baca: Pasca kebakaran Glodok Plaza, Pemprov Daerah Khusus Jakarta evaluasi standar keselamatan gedung

    Dari 2.609 gedung bertingkat ini, sebanyak 1.228 gedung merupakan gedung bertingkat tinggi, sementara sisanya gedung bertingkat rendah.

    Terkait peristiwa kebakaran yang terjadi di gedung Glodok Plaza, Jakarta Barat beberapa waktu lalu, Satriadi mengungkapkan bangunan tersebut berdasarkan data tahun 2023 dinyatakan tidak memenuhi syarat proteksi kebakaran.

    “Untuk kasus plaza godok ini memang pada tahun 2023, itu sudah kami nyatakan belum memenuhi persyaratan keselamatan kebakaran,” ujar dia.

    Satriadi mengatakan syarat proteksi kebakaran yang dimaksud antara lain proteksi kebakaran aktif dan pasif seperti sprinkel dan sprint protektor, alat evakuasi seperti tangga dan manajemen keselamatan kebakaran gedung (MKKG).

    Baca: Upaya sektor konstruksi global mencari solusi atasi krisis iklim

    Dia menambahkan, Gulkarmat DKI rutin memeriksa proteksi kebakaran terhadap gedung bertingkat di Jakarta.

    Nantinya, Gulkarmat akan memberikan sertifikat keselamatan kebakaran kepada pengelola gedung yang dinyatakan memenuhi syarat saat dilaksanakan pemeriksaan proteksi kebakaran setiap tahun.

    Sementara gedung yang dinyatakan tidak lolos diminta dilakukan perbaikan.
    “Kami tidak melakukan eksekusi melainkan melakukan pembinaan agar pemilik atau pengelola memperbaiki proteksi keselamatan kebakaran,” demikian ujar dia.

    Pemprov Daerah Khusus Jakarta akan melakukan evaluasi standar keselamatan gedung menyusul peristiwa kebakaran di Glodok Plaza, Tamansari, Jakarta Barat, pada Rabu (15/1/2025).

  • Kebakaran Hutan Kembali Melanda Los Angeles, 31.000 Orang Diperintahkan Mengungsi

    Kebakaran Hutan Kembali Melanda Los Angeles, 31.000 Orang Diperintahkan Mengungsi

    7cloud.asia – Kebakaran hutan kembali melanda wilayah utara Los Angeles pada Rabu (22/1/2025) telah menyebar cepat melalap area lebih dari 38 kilometer persegi.

    Kebakaran ini dipicu angin kencang dan semak kering yang mudah terbakar sehingga otoritas setempat merilis perintah evakuasi bagi lebih 31.000 orang.

    Kebakaran Hughes yang melanda wilayah yang terletak 80 kilometer di utara Los Angeles kembali membebani petugas pemadam kebakaran setempat.

    Sebelumnya petugas Damkar telah berhasil mengontrol dua kebakaran utama di daerah metropolitan tersebut.

    Hanya dalam beberapa jam pada Rabu atau Kamis waktu Indonesia kebakaran terbaru itu telah melalap area seluas dua pertiga dari area yang terdampak pada Kebakaran Eaton.

    Baca: Perubahan iklim pengaruhi kebakaran hebat di Los Angeles

    Kebakaran di Eaton adalah satu dari dua kebakaran besar yang sebelumnya menghancurkan wilayah Los Angeles.

    Pihak berwenang memperingatkan warga di wilayah Castaic Lake di Kabupaten Los Angeles bahwa mereka menghadapi “ancaman langsung terhadap nyawa.”

    Sementara itu, sebagian besar wilayah California Selatan berada dalam peringatan bahaya terkait risiko kebakaran karena kondisi angin kering yang kencang.

    Sekitar 31.000 warga wajib mengevakuasi wilayah utara Los Angeles, dan sebanyak 23.000 orang lainnya mendapat peringatan evakuasi, ungkap Kepala Polisi Los Angeles County Robert Luna dalam konferensi pers.

    Para petugas pemadam kebakaran dari Hutan Nasional Angeles menanggapi kebakaran itu, kata Dinas Kehutanan AS, seraya mengumumkan bahwa seluruh taman nasional seluas 2.800 kilometer persegi di Pegunungan San Gabriel ditutup bagi pengunjung.

    Baca: Fenomena angin Santa Ana picu kebakaran hebat di Los Angeles

    Kebakaran Eaton, yang menghanguskan 57 kilometer persegi area di sebelah timur Los Angeles, 91 persen telah ditanggulangi, sedangkan kebakaran yang lebih besar, Palisades, yang melalap area seluas 95 kilometer persegi di sisi barat Los Angeles, 68 persen telah diatasi.

    Sejak dua kebakaran itu terjadi pada 7 Januari, kobaran api keduanya telah membakar area hampir seluas Washington DC, menewaskan 28 orang dan merusak atau menghancurkan hampir 16.000 bangunan, kata Cal Fire.

    Pada satu ketika, 180 ribu orang sempat dikenai perintah evakuasi, menurut para pejabat Kabupaten Los Angeles.

    Lembaga prakiraan cuaca swasta AccuWeather memproyeksikan kerusakan dan kerugian ekonomi akibat kebakaran itu hingga 250 miliar dolar lebih.