Tag: kota

  • Ketersediaan AIr Bersih di IKN Tergolong Rendah: Harus Diantisipasi Mulai Sekarang

    Ketersediaan AIr Bersih di IKN Tergolong Rendah: Harus Diantisipasi Mulai Sekarang

    7cloud.asia – Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan kajian prediksi ketersediaan air di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dan sekitarnya dengan pendekatan artificial neural network (ANN).

    Model yang dibangun menghasilkan akurasi sangat tinggi, mencapai 97,7 persen dengan kappa index 0,96.

    Hasil prediksi menunjukkan bahwa presentase ketersediaan air di wilayah IKN dan sekitarnya mayoritas masuk kategori non air, dengan perincian air tinggi/HW (0,51 persen), air vegetasi/VW (20,41 persen) dan non air/NW (79,08 persen).

    Saat memaparkan hasil penelitian terbaru terkait pemanfaatan data satelit dalam menganalisis perubahan iklim perkotaan di Indonesia, di Bandung, Jawa Barat, peneliti BRIN, Laras Toersilowati mengatakan bahwa ketersediaan air di IKN menjadi isu penting.

    ”Jika tidak diantisipasi sejak awal, pembangunan besar-besaran di wilayah IKN dapat berhadapan dengan risiko krisis air,” terang Laras Toersilowati dikutip brin.go.id.

    Baca: Sepaku kembali dilanda banjir, diduga dampak pembangunan IKN

    Laras menambahkan bahwa hasil penelitian ini tidak hanya memiliki nilai akademis, tetapi juga bermanfaat secara praktis bagi perumusan kebijakan.

    “Data satelit bukan hanya soal angka atau peta, tetapi juga dasar bagi pemerintah dalam membuat keputusan strategis agar pembangunan kota di Indonesia tetap berkelanjutan,” pungkasnya.

    IKN dibangun dengan konsep kota pintar, kota hutan dan kota spons. Kota hutan dipilih karena IKN berlokasi di wilayah yang di dalamnya terdapat kawasan hutan dan memiliki keanekaragaman hayati tinggi.

    Dalam konsep Bappenas, IKN dibangun dan dikembangkan hanya menggunakan 20 persen kawasan lahan yang ada, sisanya dipertahankan sebagai kawasan hijau berupa kawasan hutan.

    Sementara itu, kota spons memiliki sistem perairan sirkuler yang menggabungkan arsitektur, desain tata kota, infrastruktur dan prinsip keberlanjutan.

    Baca: Konsep kota hutan, tak menjamin IKN ramah lingkungan

    Dalam perspektif lingkungan, kota hutan dan kota spons adalah kondisi lingkungan ideal yang diharapkan, agar beban ekologis yang ditanggung IKN tidak melebihi batas toleransi daya dukung dan daya tampung lingkungannya.

    Bagaimana beban ekologis dan lingkungan IKN nantinya, khususnya ketersediaan air bersih? Pemerintah sejak 2022 telah membangun bendungan Sepaku Semoi dengan luas 378 hektare di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sebagai sumber air bersih ke IKN Nusantara.

    Rencananya, 2000 liter per detik akan dialirkan ke IKN dan 500 liter per detik lainnya untuk Kota Balikpapan. Namun, debit sebesar itu dirasa belum cukup untuk memenuhi kebutuhan air bagi kota sekelas IKN dengan jumlah penduduk awal mencapai 1,5 juta jiwa.

    Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) membagi lagi standar kebutuhan air minum tersebut berdasarkan lokasi wilayah.

    Untuk kota metropolitan sekelas IKN kebutuhan air bersihnya sebesar 150 liter/per kapita/hari. Dengan demikian, kebutuhan air bersih untuk IKN dengan penduduk 1,5 juta jiwa membutuhkan air bersih minimal 225 juta liter/per kapita/hari.

    Baca: UU tak mengatur moratorium pembangunan IKN

    Sementara bendungan Sepaku Semoi hanya mampu menyediakan air sebesar 172,8 juta liter/per kapita/hari. Itupun dalam kondisi bendungan mampu menampung air hujan secara penuh (maksimal) pada musim hujan.

    Namun, pada musim kemarau bendungan itu belum tentu dapat menghasilkan debit sebesar 2000 liter/detik, karena daya tampung akan menyusut drastis sepanjang tutupan hutannya (forest coverage) tidak/belum berfungsi dengan baik.

    Sayangnya juga, kawasan IKN tidak bisa berharap dari DAS Mahakam dan dua sub DAS kecil yang berada di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, yakni DAS Riko dengan luas 588 KM persegi dan DAS Tunan dengan luas 751 KM persegi.

    Daya tampung air dua sub DAS ini sangat kecil jika dibandingkan dengan DAS Mahakam. Ketersediaan air bersih bagi kawasan IKN akan lebih banyak tergantung pada konsep kota hutan yang mempunyai tutupan hutan 70 persen dapat berfungsi secara sempurna.

    Hutan ini diharapkan mampu menyerapkan air hujan kedalam tanah sebanyak-banyaknya (secara maksimal) sebagai cadangan air tanah untuk melengkapi sumber air dari bendungan Sepaku Semoi yang debit airnya dianggap tidak mencukupi untuk kebutuhan air bersih.

    Baca: Proyek IKN membuat nelayan dan masyarakat pesisir makin sengsara

    Membuat waduk-waduk dan embung-embung air merupakan upaya untuk tabungan air di saat menghadapi musim kemarau.

    Kedudukan kawasan IKN yang mempunyai ketinggian 60-80 meter di atas permukaan laut (dpl), membuat kawasan IKN aman dari banjir rob (air pasang dari lautan), tidak seperti yang terjadi di Jakarta.

    Karena pembangunan IKN Nusantara dimulai dari nol, maka pengaturan drainase air kota akan lebih mudah merancangnya. Konsep kota spons yang memiliki sistem perairan sirkuler yang menggabungkan arsitektur, desain tata kota, infrastruktur dan prinsip keberlanjutan bukanlah suatu angan-angan.

    Dalam konsep kota spons, IKN memiliki perairan sirkualar, yang berarti ketersediaan air bersih disiapkan berdasarkan cadangan air dari pembuatan danau besar dan embung-embung penampung air yang diproses secara recycling (daur ulang) dengan bantuan teknologi.

    Merujuk data Kementerian PUPR, saat ini ada 30 embung di IKN. Ke depan direncanakan total ada 60 embung.

    Baca: Pembangunan IKN dinilai melanggar hak masyarakat adat

    Jumlah penduduk yang tinggal dan bermukim di IKN, juga harus mampu dikendalikan laju pertumbuhannya, dengan membuat regulasi khusus siapa saja yang boleh dan tidak boleh tinggal dan bermukim di IKN.

    Ketersediaan dan cadangan air tanah yang cukup bagi IKN -yang tidak mempunyai sumber air dari daerah hulu karena tidak adanya sungai utama yang menjadi tempat tangkapan air hujan (catchment area)- menjadi satu-satunya cara yang dapat dilakukan.

    Untuk mempertahankan cadangan air tanah yang cukup pada saat musim kemarau, tidak ada kata lain selain mempertahankan dan meningkatkan kawasan hutan melalui penanaman pohon.

    Kebijakan mempertahankan 75 persen area hijau di IKN sangat tepat untuk mengurangi dan memperkecil beban ekologis, khususnya ketersediaan air tawar.

  • Cuaca Hari Ini: Masyarakat di Jawa Tengah Waspada, Hujan Sangat Lebat Berpotensi Terjadi di Wilayah Ini

    Cuaca Hari Ini: Masyarakat di Jawa Tengah Waspada, Hujan Sangat Lebat Berpotensi Terjadi di Wilayah Ini

    7cloud.asia – Hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi mengguyur wilayah Jawa Tengah pada Kamis (25/09/2025). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menetapkan status siaga untuk wilayah ini.   

    Dalam laman resminya, selain hujan sangat lebat BMKG juga mengungkapkan hujan berintensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur.

    Kondisi cuaca serupa berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.

    Sedangkan untuk wilayah Jakarta, cuaca diprediksi cerah dan berawan pada pagi hari. Potensi hujan berintensitas ringan diprediksi terjadi pada siang atau sore hari di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.

    Malam harinya, hujan dengan intensitas ringan masih berpeluang terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi angin kencang di wilayah Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan.

    Selain itu, masyarakat juga perlu mewaspadai masih berpeluanya banjir rob di sejumlah pesisir seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Banten dan pesisir Maluku.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Mayoritas Kota Bakal Cerah Hingga Berawan, Termasuk Jakarta

    Cuaca Hari Ini: Mayoritas Kota Bakal Cerah Hingga Berawan, Termasuk Jakarta

    7cloud.asia – Kondisi cuaca cerah hingga berawan akan menyelimuti Jakarta dan mayoritas kota di Indonesia pada Jumat (26/09/2025). Meski demikian potensi hujan masih terjadi di beberapa kota.

    Melalui kanal youtube resminya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas ringan akan terjadi di Kota Pekanbaru, Padang, Banda Aceh, Bengkulu, Serang, Semarang, Mataram.

    Selain itu Kota Tanjung Selor, Samarinda, Palangkaraya, Palu, Kendari, Makassar, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, Jayawijaya dan Merauke juga berpeluang terjadi hujan berintensitas ringan.   

    Sementara hujan berintensitas sedang diprediksi mengguyur Kota Medan serta hujan dengan intensitas lebat berpotensi mengguyur Kota Mamuju. Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Banjarmasin.

    Tak hanya hujan, BMKG mengajak masyarakat mewaspadai potensi angin kencang di wilayah Maluku, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Selatan.

    Selain itu, BMKG juga mengimbau masyarakat mewaspadai potensi banjir rob di sejumlah pesisir seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Banten dan pesisir Maluku.

     

     

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Siapkan Payung, Jakarta Berpotensi Hujan Seharian

    Cuaca Hari Ini: Siapkan Payung, Jakarta Berpotensi Hujan Seharian

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi mengguyur wilayah Jakarta seharian pada Sabtu (27/09/2025).

    Dalam laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan dengan intensitas ringan diprediksi terjadi di wilayah Jakarta Timur pada pagi hari.

    Di waktu yang sama, hujan berintensitas sedang berpeluang mengguyur wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat. Wilayah lainnya diprediksi berawan.

    Siang dan sore, hampir seluruh wilayah Jakarta berpeluang hujan dengan intensitas ringan. Hanya wilayah Kepulauan Seribu yang diprediksi berawan.

    Malamnya, hujan disertai petir berpotensi melanda wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sementara wilayah lainnya diprediksi berawan.  

    Tak hanya wilayah Jakarta. Hujan berintensitas ringan juga berpotensi terjadi di Kota Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Jambi, Palembang, Bengkulu, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Denpasar, Mataram.

    Kondisi cuaca serupa diprediksi terjadi di Kota Tanjung Selor, Palangkaraya, Manado, Kendari, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari dan Jayawijaya.   

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpeluang terjadi di Kota Medan, Palu dan Mamuju. Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Banjarmasin, Nabire dan Merauke.

    BMKG juga mengimbau masyarakat mewaspadai potensi banjir rob di sejumlah pesisir seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Bangka Belitung, pesisir Banten dan pesisir Maluku.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Sangat Lebat Berpotensi Terjadi di Dua Wilayah Ini, Masyarakat Diimbau Waspada

    Cuaca Hari Ini: Hujan Sangat Lebat Berpotensi Terjadi di Dua Wilayah Ini, Masyarakat Diimbau Waspada

     

    7cloud.asia –

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpeluang mengguyur dua wilayah pada Sabtu (28/09/2025). Masyarakat diimbau waspada potensi bencana hidrometeorologi.

    Dalam laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan berintensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi mengguyur wilayah Jawa Barat dan Kalimantan Barat.

    Sementara hujan berintensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Tengah, Yogyakarta.

    Kondisi cuaca serupa berpotensi pula terjadi di wilayah Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan.

    Wilayah Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan juga berpotensi terjadi hujan berintensitas sedang hingga lebat.

    Sedangkan wilayah Jakarta, pada pagi hari hujan berintensitas ringan berpeluang terjadi di wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Jakarta Selatan. Wilayah lainnya diprediksi cerah dan berawan.

    Siang dan sore hari, hujan berintensitas sedang berpeluang terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat. Wilayah lainnya diprediksi berawan hingga hujan berintensitas ringan.

    Selanjutnya pada malam hari, hampir seluruh wilayah di Jakarta Berawan. Namun masih ada peluang hujan dengan intensitas ringan di wilayah Kepulauan Seribu.

  • Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Kota Bakal Hujan, Termasuk Bandung dan Denpasar

    Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Kota Bakal Hujan, Termasuk Bandung dan Denpasar

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar kota di Indonesia diguyur hujan berintensitas ringan hingga hujan disertai petir termasuk Bandung dan Denpasar pada Senin (29/09/2025).

    Melalui kanal youtube resminya, BMKG menyebut hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Pekanbaru, Padang, Pangkal Pinang, Palembang, Bandar Lampung, Semarang, Yogyakarta, Mataram.

    Kondisi cuaca seperti ini juga berpeluang terjadi di Kota Tanjung Selor, Samarinda, Gorontalo, Manado, Palu, Mamuju, Kendari, Ternate, Nabire, Jayawijaya dan Jayapura.    

    Kemudian hujan berintensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Medan, Serang dan Makassar. Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Jambi, Bengkulu, Palangkaraya dan Banjarmasin.

    Untuk wilayah Jakarta, BMKG memprediksi hujan berintensitas ringan akan terjadi di wilayah Jakarta Selatan pada pagi hari. Sementara wilayah lainnya diprediksi cerah hingga berawan.

    Selanjutnya pada siang dan sore hari hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan serta Jakarta Barat. Wilayah lainnya diprediksi cerah dan berawan.

    Malam harinya, hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. Wilayah lainnya diprediksi berawan. BMKG mengimbau warga Jakarta untuk mewaspadai adanya potensi angin kencang di seluruh wilayah.

    Selain itu, BMKG juga mengimbau masyarakat mewaspadai potensi banjir rob di sejumlah pesisir seperti pesisir Tanjung Pinang, pesisir Bangka Belitung, pesisir Jawa Tengah, pesisir Jawa Timur dan pesisir Maluku.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Waspada! Sebagian Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Petir

    Cuaca Hari Ini: Waspada! Sebagian Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Petir

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan disertai petir berpotensi melanda sebagian wilayah Jakarta pada Rabu (01/10/2025) pagi, siang dan sore hari.

    Dalam laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan berintensitas ringan hingga sedang disertai petir berpotensi melanda Jakarta Barat dan Jakarta Selatan pada pagi, siang hingga sore hari.

    Di waktu yang sama, BMKG memprediksi kondisi cuaca wilayah lainnya berawan tebal hingga hujan dengan intensitas ringan.

    Malam harinya, cuaca di seluruh wilayah Jakarta diprediksi berawan tebal hingga hujan dengan intensitas ringan.

    Untuk kota-kota lainnya di Indonesia, BMKG memprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir. Hujan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Padang, Tanjung Pinang, Bengkulu, Jambi, Pangkal Pinang.

    Selain itu Kota Serang, Semarang, Surabaya, Pontianak, Samarinda, Palangkaraya, Mamuju, Palu, Manado, Gorontalo, Ternate, Manokwari dan Jayawijaya juga berpotensi terjadi hujan berintensitas ringan.

    Selanjutnya hujan berintensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Medan, Sorong, Nabire dan Jayapura. Sementara hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Pekabaru, Bandar Lampung, Bandung, Yogyakarta, Tanjung Selor, Banjarmasin dan  Merauke.

     

  • Cuaca Hari Ini: Beberapa Kota Berpotensi Terjadi Hujan Disertai Petir, Termasuk Jakarta

    Cuaca Hari Ini: Beberapa Kota Berpotensi Terjadi Hujan Disertai Petir, Termasuk Jakarta

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Jakarta dan beberapa kota di Indonesia terjadi hujan disertai dengan petir pada Kamis (02/10/2025).

    Melalui laman resminya, hujan disertai petir berpotensi melanda seluruh wilayah Jakarta pada pagi hari.

    Selanjutnya siang dan sore hari wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan. Sedangkan wilayah lainnya berpotensi terjadi hujan disertai petir. Malam harinya seluruh wilayah Jakarta diprediksi berawan tebal.

    Tak hanya wilayah Jakarta, BMKG juga memprediksi hujan disertai petir akan melanda Kota Palembang dan Pontianak.

    Sementara hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Pangkal Pinang, Serang, Mamuju, Sorong dan Merauke.

    Hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Padang, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Bandar Lampung, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Palangkaraya, Tanjung Selor,  Palu, Manado, Ambon, Manokwari, Nabire, Jayawijaya dan Jayapura.

    BMKG juga memprediksi potensi banjir rob yang masih berpeluang terjadi di sejumlah pesisir seperti pesisir Jawa Tengah, pesisir Jawa Timur, pesisir Kalimantan Selatan dan pesisir Kalimantan Tengah.

     

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Kota Berpotensi Hujan, Termasuk Bandung dan Jakarta

    Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Kota Berpotensi Hujan, Termasuk Bandung dan Jakarta

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi mengguyur Kota Bandung dan Jakarta serta sebagian besar kota di Indonesia pada Jumat (03/10/2025).

    Melalui kanal youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut kondisi cuaca di wilayah Jabodetabek pada Jumat (3/10/2025) akan didominasi kondisi berawan tebal, dengan potensi hujan di beberapa wilayah.

    Pada pagi (07.00–13.00 WIB), cuaca berawan tebal diprediksi terjadi secara umum. Hujan ringan berpotensi mengguyur Kabupaten dan Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten serta Kota Bekasi.

    Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang diprakirakan turun di sebagian wilayah Kabupaten Bogor.

    Memasuki siang hingga sore (13.00–19.00 WIB), cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan tebal. Hujan ringan berpotensi terjadi di Kabupaten dan Kota Bogor.

    Suhu udara di Kabupaten dan Kota Bogor berkisar antara 20–30 derajat celsius, sementara wilayah lain di Jabodetabek berada pada rentang 24–28 derajat celsius.

    Tingkat kelembapan udara mencapai 70–100% dengan kecepatan angin permukaan dari arah timur laut hingga tenggara, 2–28 km/jam.

    BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang pada Jumat (3/10/2025) malam hingga dini hari, terutama di wilayah DKI Jakarta, Kota Tangerang Selatan, serta Kabupaten dan Kota Tangerang.

    Kondisi cuaca hujan berintensitas ringan berpotensi pula terjadi di Kota Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Serang.

    Kota Tanjung Selor, Palangkaraya, Pontianak, Samarinda, Banjarmasin, Mamuju, Palu,Gorontalo, Kendari, Ternate, Ambon, Sorong, Jayapura, Jayawijaya, Merauke juga berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Sementara hujan berintensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Nabire. Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Padang, Bandar Lampung dan Manado.

    BMKG mengajak masyarakat mewaspadai potensi banjir rob yang masih berpeluang terjadi di sejumlah pesisir seperti pesisir utara Jawa Tengah, pesisir Jawa Timur, pesisir Kalimantan Selatan dan pesisir Kalimantan Tengah.

     

     

     

  • Pemkot Tangerang Tetapkan Jumat Sebagai Hari Bebas Kendaraan Bermotor

    Pemkot Tangerang Tetapkan Jumat Sebagai Hari Bebas Kendaraan Bermotor

    7cloud.asia – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, secara resmi memberlakukan Hari Bebas Kendaraan Bermotor bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Tangerang.

    Hari Bebas Kendaraan Bermotor ini akan dilaksanakan setiap hari Jumat, di mana ASN di lingkungan Pemkot Tangerang tidak diizinkan menggunakan kendaraan bermotor pribadi mulai Jumat (3/10/2025).

    “Setiap Jumat, mulai hari ini, para pegawai di lingkungan Pemkot Tangerang wajib tidak menggunakan kendaraan bermotor pribadi. Silakan ke kantor naik sepeda, jalan kaki kalau jarak dekat, atau gunakan transportasi umum yang tersedia seperti Tayo dan Si Benteng,” ujar Wali Kota Tangerang Sachrudin di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

    Hari Bebas Kendaraan Bermotor ini merupakan salah satu upaya untuk mencegah penurunan kualitas lingkungan akibat pencemaran polusi udara di Kota Tangerang.

    Sebagai bentuk sosialisasi, Wali Kota Tangerang bersama Wakil Wali Kota Maryono dan Sekda Kota Herman Suwarman mengawali gerakan ini dengan bersepeda bersama sekaligus meninjau sejumlah fasilitas publik serta kondisi lingkungan sekitar.

    Baca: Konsep Kota 15 menit tanpa kendaraan bermotor

    “Ini adalah kontribusi ASN sebagai abdi negara untuk menjaga kualitas udara dan kesehatan warga. Dengan cara sederhana ini, kita ikut menciptakan Kota Tangerang yang lebih ramah lingkungan,” katanya.

    Perlu diketahui Hari Bebas Kendaraan Bermotor diterapkan setelah Wali Kota Tangerang Sachrudin dengan menerbitkan Keputusan Wali Kota Tangerang Nomor 1025 Tahun 2025.

    Program ini disambut baik pegawai yang datang ke kantor dengan berjalan kaki sampai memanfaatkan transportasi publik.

    Hari Bebas Kendaraan Bermotor di lingkungan intansi Pemkot Tangerang. Terpantau, area parkir di kawasan Puspem Kota Tangerang tampak lengang dan jauh berbeda dengan hari-hari biasanya yang selalu dipenuhi kendaraan bermotor.

    Pegawai Sekretariat Daerah (Setda) Kota Tangerang, Sari Maelani mengatakan sangat mendukung adanya Keputusan Wali Kota untuk mengurangi pemakaian kendaraan bermotor yang baru diterapkan ini.

    Baca: Kota-kota di Afrika berlomba kembangkan jalur untuk pesepeda dan pejalan kaki

    ”Tidak hanya mengurangi polusi udara ya, langkah ini bagus untuk mendorong gaya hidup sehat bagi pegawai bahkan masyarakat umum di Kota Tangerang,” ujarnya dilansir laman resmi Pemkot Tangerang.

    Sari berharap penerapan Hari Bebas Kendaraan Bermotor dapat berjalan konsisten untuk mengurangi potensi pencemaran udara secara lebih maksimal.

    “Saya berharap keputusan Hari Bebas Kendaraan Bermotor ini bisa terus dilaksanakan secara lebih masif atau bahkan mampu menginspirasi masyarakat untuk bersama-sama peduli mengurangi polusi udara di Kota Tangerang,” pungkasnya.

    Septi, salah satu pegawai bagian Protokol dan Pimpinan Kota datang ke kantor menggunakan angkutan umum dari kebiasaan sebelumnya memakai sepeda motor.

    Ia mengatakan program ini juga mendorong pegawai berjalan kaki sehingga menjadi gaya hidup sehat ke kantor. “Sangat bagus dalam menciptakan udara yang sehat,” katanya.