Tag: bmkg

  • BMKG Ingatkan Tanpa Mitigasi Suhu Permukaan Naik 1,3 Derajat dan BIsa Ancam Kelestarian Lingkungan

    BMKG Ingatkan Tanpa Mitigasi Suhu Permukaan Naik 1,3 Derajat dan BIsa Ancam Kelestarian Lingkungan

    7cloud.asia – Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan, kenaikan suhu udara permukaan di Indonesia akan terus naik sebesar 1,3 derajat Celcius sebagai dampak dari emisi gas rumah kaca.

    BMKG menyebut, kenaikan suhu permukaan ini bisa memicu masalah serius bagi lingkungan yakni perubahan iklim.

    “Kenaikan suhu diproyeksikan semakin meningkat hampir di seluruh wilayah Indonesia dalam periode 2020-2049, bisa mencapai 1,3 derajat Celcius dibandingkan suhu rata-rata tahunan periode sebelumnya selama 1976-2005 sebagai baseline-nya,” kata Dwikorita saat memberikan sambutan secara daring di Jakarta, Rabu (15/11/2023).

    Sambutan disampaikan Dwikorita untuk seminar nasional bertema “Perspektif Daerah: Rekomendasi Penanganan Perubahan Iklim untuk Pemerintah Mendatang”

    Acara ini diselenggarakan BMKG bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Insitut Hijau Indonesia, dan para akademisi dari universitas negeri.

    Baca: Pemanasan global jadi masalah serius bagi lingkungan

    Dwikorita mengingatkan pentingnya melakukan mitigasi untuk menekan laju kenaikan suhu di Indonesia demi kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

    Karena kenaikan suhu bisa memicu berbagia masalah lingkungan seperti terjadinya kekeringan, kebakaran hutan, naiknya permukaan air laut dan cuaca ekstrem yang memicu berbagai bencana hidrometrologi. 

    BMKG Proyeksi suhu maksimum hampir di seluruh pulau besar di Indonesia hingga akhir abad ke-20 (tahun 2100), naiknya bisa mencapai 3,5 derajat Celcius bila kita tetap menjalankan bisnis seperti biasa tanpa ada mitigasi.

    “Namun, bila ada mitigasi, maka diproyeksikan kenaikan suhu tidak akan melampaui 1,5 derajat Celcius,” paparnya.

    Baca: Perkebunan monokultur jadi pemicu deforestasi

    Ia mengemukakan BMKG selama ini telah berupaya untuk mengatasi kenaikan suhu udara tersebut melalui kebijakan klimatologi dan peran literasi iklim komunitas untuk mendukung adaptasi dan mitigasi global.

    “BMKG bukan sebatas penyedia data, tetapi juga melakukan analisis dan proyeksi, dan memiliki informasi, pengetahuan, serta wisdom (kebijakan) terkait perubahan iklim di Indonesia serta wilayah sekitarnya yang dapat digunakan untuk perencanaan pembangunan nasional,” tuturnya.

    Informasi dan pengetahuan tersebut, sambung dia, diharapkan dapat mendukung aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim oleh berbagai sektor terkait, yang tentu juga melibatkan BMKG.

    Menurut Undang-Undang nomor 31 tahun 2009, tugas BMKG adalah memberikan informasi dan peringatan dini terkait cuaca, iklim, gelombang tinggi, dan tsunami.

    Baca: Oktober 2023 tercatat sebagai periode dengan suhu terpanas

    Sayangnya, menurut Dwikorita, saat ini masih ada batasan atau gap antara teknologi yang semakin canggih, dengan masyarakat yang belum bisa memahami teknologi tersebut dengan baik.

    Gap-nya, menurut Dwikorawati, adalah bagaimana membuat teknologi yang canggih itu mudah dipahami masyarakat.

    “Oleh karena itu, kami mengembangkan rekayasa sosial untuk memastikan efektivitas informasi yang disebarkan bisa berdampak kepada masyarakat, agar masyarakat mampu melakukan early actions atau respons yang tepat dari peringatan dini yang diberikan BMKG,” kata dia.

    Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara BMKG dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga riset, dan berbagai kelompok yang ada.

    “Kerja sama dan kolaborasi itu kita lakukan melalui literasi iklim yang melibatkan generasi Z dan milenial lintas kelompok, juga melalui sekolah lapang iklim untuk para petani dan nelayan, serta berbagai pihak terkait,” ujar dia.

    Sumber: Antaranews.com

     

  • Siapkan Payung, Cuaca di Dua Wilayah ini Berpotensi Hujan Disertai Kilat

    Siapkan Payung, Cuaca di Dua Wilayah ini Berpotensi Hujan Disertai Kilat

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan disertai kilat atau petir berpotensi mengguyur wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dari siang hingga malam pada Jumat (17/11/2023).

    Sedangkan tiga wilayah DKI Jakarta lainnya, yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu diprediksi berawan pada siang hari.

    Dilihat dari laman resminya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan seluruh wilayah Jakarta berawan pada pagi hari.

    Pada malam hari wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu diperkirakan cerah berawan.

    baca: peringatan dini bmkg cuaca ekstrem landa wilayah ini

    Suhu di DKI Jakarta diprediksi berkisar antara 24 dan 31 derajat celsius dengan kelembapan udara berkisar antara 75 dan 90 persen.

    Sementara itu, Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II Hartanto mengatakan wilayah Jakarta dan sekitarnya telah memasuki musim hujan pada November 2023.

    Puncak musim hujan di Indonesia diperkirakan terjadi pada bulan Januari dan Februari 2024. Oleh karena itu, masyarakat serta stakeholder diminta mengantisipasi sejumlah potensi dampak musim hujan.

    “Kami melihat bahwa potensi hujan deras di beberapa tempat sudah terjadi. Kami juga meminta pemda merapikan pohon-pohon di daerah lintasan aktivitas manusia agar tidak terjadi pohon tumbang,” jelasnya seperti dikutip Antaranews.

    baca: cuaca hari ini jakarta berpotensi hujan ringan

    Selanjutnya Hartanto menjelaskan potensi bencana yang muncul tidak hanya satu macam saja. Tetapi bisa terjadi multibencana atau multihazard.

    Menurutnya potensi bencana dari musim hujan dapat berlangsung bersamaan seperti banjir dan tanah longsor.

    Karena itu, pihaknya melakukan kegiatan simulasi kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di puncak musim hujan Jakarta dan sekitarnya.

    “Yang perlu kita sampaikan pada masyarakat adalah waspada dan hati-hati agar aktivitas tetap berjalan seperti biasa. Tetapi apabila diprediksi BMKG akan berpotensi cuaca buruk di wilayah-wilayah tertentu maka harus mewaspadai kondisi ini. Berhati-hati di jalan, aktivitas juga harus mempertimbangkan lingkungan agar tidak ada korban pada saat puncak musim hujan nanti,” urainya.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Cuaca Hari Ini, Waspada Suhu Panas hingga 36 Derajat Celsius di Kota Ini

    Cuaca Hari Ini, Waspada Suhu Panas hingga 36 Derajat Celsius di Kota Ini

    7cloud.asia – Meski beberapa kota di Indonesia sudah mulai memasuki musim hujan, namun masih ada kota yang mengalami cuaca panas. Kota Surabaya, salah satunya yang mengalami suhu tertinggi 36 derajat celsius.

    Suhu terendah di kota yang mendapat julukan Kota Pahlawan ini adalah 26 derajat celsius. Tingkat kelembaban antara 40 hingga 85 persen.

    Kota lain yang mengalami cuaca panas adalah Kota Denpasar, Serang, Semarang, Banjarmasin, Kupang dan Makassar. Kota-kota ini suhu udara maksimal mencapai 34 derajat celsius.

    Melansir laman Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca cerah berawan berpotensi terjai di seluruh wilayah DKI Jakarta. Suhu udara berkisar antara 24 hingga 33 derajat celsius.

    baca: diguyur hujan deras lebih dari 100 rumah warga terendam

    Namun, potensi hujan lebat diatas 50mm/hari masih terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

    Wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung diprediksi hujan lebat.

    Cuaca serupa diperkirakan terjadi di wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah dan Papua.

    Sedangkan hujan disertai kilat/petir atau hujan badai berpeluang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat, Yogyakarta.

    Selain itu, cuaca seperti ini juga berpotensi terjadi di Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Barat.

    baca: peringatan dini bmkg cuaca ekstrim landa wilayah ini

    BMKG juga mengimbau agar warga waspada terhadap angin kencang dengan kecepatan diatas 45 km/jam.

    Diperkirakan angin kencang ini melanda wilayah Aceh, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan.

    Sebelumnya, BMKG mengimbau agar masyarakat waspada dengan potensi cuaca ekstrem di bulan November. Di bulan ini terjadi peralihan musim dari musim kemarau ke musim hujan atau pancaroba.

    “Cuaca ekstrem berpotensi besar terjadi selama musim peralihan. Mulai dari hujan lebat disertai petir dan angin kencang serta hujan es,” kata Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati.

    baca: cuaca hari ini jakarta berpotensi hujan ringan

    Selanjutnya Dwikorita menjelaskan arah angin bertiup sangat bervariasi, sehingga mengakibatkan kondisi cuaca bisa dengan tiba-tiba berubah dari panas ke hujan atau sebaliknya.

    Namun, secara umum biasanya hujan akan turun jelang sore atau malam hari. Sedangkan cuaca di pagi hari cerah, kemudian siang hari mulai tumbuh awan.

    Menjelang sore hari, awan ini akan berubah menjadi gelap yang kemudian dapat menyebabkan hujan, petir, dan angin.

    “Curah hujan dapat menjadi salah satu pemicu bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir bandang dan tanah longsor. Karenanya, kepada masyarakat yang tinggal di daerah perbukitan yang rawan longsor, kami mengimbau untuk waspada dan berhati-hati,” jelasnya.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Cuaca Akhir Pekan, Seluruh Wilayah Jakarta Cerah Berawan

    Cuaca Akhir Pekan, Seluruh Wilayah Jakarta Cerah Berawan

    7cloud.asia – BMKG memperkirakan cuaca di seluruh wilayah DKI Jakarta pada Minggu (19/11/2023) pagi hingga malam hari diperkirakan cerah dan cerah berawan.

    Kondisi cuaca dengan hujan berintensitas ringan disertai petir hanya terjadi di Jakarta Timur pada Senin (20/11/2023) dini hari.

    Suhu udara berkisar antara 24 hingga 33 derajat celsius dan  tingkat kelembaban udara antara 65 hingga 95 persen.

    Dilihat dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca seperti ini juga terjadi di sebagian besar kota-kota di Indonesia.

    baca: peringatan dini bmkg cuaca ekstrim landa wilayah ini

    Namun hujan dengan intensitas ringan hingga lebat berpotensi mengguyur beberapa kota.

    Pada pagi hari hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Banda Aceh, Pontianak, Samarinda dan Medan.

    Kota Bengkulu, Yogyakarta, Mataram, Manokwari, Pekanbaru, Makassar dan Manado pada Minggu siang diperkirakan hujan dengan intesitas ringan.

    Hujan dengan intensitas ringan pada malam hari berpeluang terjadi di Kota Aceh, Bandung, Palangkaraya, Samarinda, Tanjung Pinang, Mamuju, Padang dan Palembang.

    BMKG memperkirakan hujan lebat diatas 50 mm/hari terjadi di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kep. Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat.

    baca: cuaca hari ini waspada hujan petir di sejumlah kota

    Hujan lebat berpotensi mengguyur wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Papua.

    Sedangkan hujan disertai kilat/petir atau hujan badai berpeluang mengguyur wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung.

    Selain itu wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara berpeluang terjadi hujan disertai kilat dan petir.

    Hujan disertai kilat dan petir diperkirakan terjadi di wilayah  Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan dan Papua Barat.

    baca: cuaca hari ini jakarta berpotensi hujan ringan

    BMKG juga memperingatkan warga mewaspadai angin kencang dengan kecepatan diatas 45 km/jam yang berpeluang terjadi di wilayah Aceh, Sumatra Selatan.

    Angin kencang juga berpeluang terjadi di  Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Cuaca di Beberapa Wilayah Ini Berpotensi Hujan Lebat

    Cuaca di Beberapa Wilayah Ini Berpotensi Hujan Lebat

    7cloud.asia – Beberapa wilayah di Indonesia berpotensi hujan lebat diatas 50 mm/hari pada Selasa (21/11/2023), yaitu wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan.

    Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan lebat juga berpeluang mengguyur wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat.

    Selain itu, wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua juga berpotensi terjadi hujan lebat.

    BMKG juga memprediksi hujan disertai kilat/petir atau hujan badai terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten.

    baca: cuaca hari ini waspada hujan petir di sejumlah kota

    Kondisi cuaca seperti ini juga berpeluang terjadi di Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat.

    Sementara Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Papua Barat juga diperkirakan hujan disertai kilat/petir atau hujan badai .

    Sedangkan angin kencang dengan kecepatan diatas 45 km/jam berpotensi terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan.

    Untuk wilayah DKI Jakarta, BMKG memperkirakan sebagian besar cuaca cerah berawan dan berawan.

    Peluang hujan diperkirakan wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang dan malam hari.

    Seperti yang diberitakan sebelumnya, BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem pada bulan November.

    baca: peringatan dini bmkg cuaca ekstrim landa wilayah ini

    Sebab,  di bulan ini terjadi peralihan musim dari musim kemarau ke musim hujan atau pancaroba.

    “Cuaca ekstrem berpotensi besar terjadi selama musim peralihan. Mulai dari hujan lebat disertai petir dan angin kencang serta hujan es,” kata Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati seperti yang dilansir Antaranews.
    Selanjutnya Dwikorita menjelaskan arah angin bertiup sangat bervariasi, sehingga mengakibatkan kondisi cuaca bisa dengan tiba-tiba berubah dari panas ke hujan atau sebaliknya.

    Namun, secara umum biasanya hujan akan turun jelang sore atau malam hari. Sedangkan cuaca di pagi hari cerah, kemudian siang hari mulai tumbuh awan.

    baca: masa peralihan cuaca bmkg keluarkan peringatan dini untuk seluruh indonesia

    Dwikorita memaparkan awan Cumulonimbus (CB) biasanya tumbuh di saat pagi menjelang siang, bentuknya seperti bunga kol, warnanya ke abu-abuan dengan tepian yang jelas.

    Menjelang sore hari, awan ini akan berubah menjadi gelap yang kemudian dapat menyebabkan hujan, petir, dan angin.

    “Curah hujan dapat menjadi salah satu pemicu bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir bandang dan tanah longsor. Karenanya, kepada masyarakat yang tinggal di daerah perbukitan yang rawan longsor, kami mengimbau untuk waspada dan berhati-hati,” jelasnya.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Cuaca Hari Ini, Waspada Suhu Udara di Kota Ini Capai 37 Derajat

    Cuaca Hari Ini, Waspada Suhu Udara di Kota Ini Capai 37 Derajat

    ruangkota – Di bulan November ini beberapa kota di Indonesia telah memasuki musim hujan. Namun masih ada beberapa kota yang mengalami cuaca panas bahkan hingga 37 derajat celsius. Seperti yang terjadi di Kota Surabaya.

    Dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), suhu di Kota Surabaya pada Kamis (23/11/2023) berkisar antara 26 hingga 37 derajat celsius. Tingkat kelembaban udara antara 50 hingga 90 persen.

    Meski cuaca di Kota Surabaya panas, namun sebagian besar kota di Indonesia masih berpotensi turun hujan dengan intensitas ringan hingga hujan petir.

    baca: cuaca di beberapa wilayah ini berpotensi hujan lebat

    Pada pagi hari, hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di Kota Manokwari.

    Kemudian pada siang hari hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Serang, Bengkulu, Jakarta Pusat, Yogyakarta, Jambi, Bandung, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang.

    Selain itu cuaca serupa pada siang hari juga berpotensi terjadi di Kota Ternate, Mataram, Pekanbaru, Kota Jayapura, Mamuju, Makassar dan Medan.

    BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas ringan pada malam hari berpeluang terjadi di Kota Banda Aceh, Bengkulu, Jakarta Pusat.

    baca: rabu pagi cuaca seluruh wilayah jakarta cerah

    Peluang yang sama juga diprediksi terjadi di Kota Gorontalo, Bandung, Semarang, Pontianak, Palangkaraya, Tanjung Pinang, Pekanbaru, Mamuju dan Medan.

    Suhu udara berkisar antara 19 hingga 37 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung dan suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Surabaya.

    Sementara cuaca di Jakarta umumnya cerah berawan dan berawan. Peluang hujan terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang dan malam hari.

    Suhu udara berkisar antara 25 hingga 32 derajat celsius. Tingkat kelembaban antara 70 hingga 90 persen.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Siapkan Payung, Cuaca di Jakarta Selatan Siang Hingga Malam Berpeluang Hujan Disertai Petir

    Siapkan Payung, Cuaca di Jakarta Selatan Siang Hingga Malam Berpeluang Hujan Disertai Petir

    7cloud.asia – Hujan yang disertai petir dan angin kencang berpeluang terjadi di wilayah Jakarta Selatan pada Jumat (24/11/2023) siang hingga malam hari.

    Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca seperti ini juga berpeluang terjadi di Jakarta Timur pada malam hari.

    Sementara wilayah lainnya di Jakarta pada malam hari diperkirakan hujan dengan intensitas ringan.

    Pada pagi hari seluruh wilayah Jakarta diprediksi berawan dan cerah berawan.

    Suhu udara berkisar antara 24 hingga 32 derajat celsius dan tingkat kelembaban udara berada pada kisaran 75 hingga seratus persen.

    Peluang hujan disertai petir dan angin kencang juga terjadi wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten.

    baca: rabu pagi cuaca seluruh wilayah jakarta cerah

    Selain itu, wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Maluku diperkirakan hujan disertai petir dan angin kencang.

    Kondisi cuaca serupa juga diprediksi terjadi di wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Papua Barat.

    BMKG memperkirakan hujan lebat diatas 50 mm/hari terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten dan Jawa Barat.

    Hujan lebat juga berpeluang mengguyur wilayah DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan.

    baca: cuaca di beberapa wilayah ini berpotensi hujan lebat

    Wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua juga berpotensi terjadi hujan lebat.

    Tak hanya itu, BMKG juga menyebut beberapa wilayah berpeluang dilanda angin kencang dengan kecepatan di atas 45 km/jam, yaitu wilayah Aceh, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan.

    Potensi angin kencang juga diperkirakan terjadi di Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan.

    Sedangkan sebagian besar wilayah lainnya di Indonesia diprediksi berawan. Suhu berkisar antara 19 hingga 36 derajat celsius dengan suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung dan tertinggi di Kota Surabaya.

    Reporter: Nurakhmayani

     

     

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Kota Jakarta Diguyur Hujan dari Siang hingga Malam

    Cuaca Hari Ini: Kota Jakarta Diguyur Hujan dari Siang hingga Malam

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir akan mengguyur sebagian besar wilayah DKI Jakarta pada Sabtu (25/11/2023).

    Dilihat dari laman resmi BMKG, hujan dengan intensitas ringan berpeluang tejadi di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Utara pada siang hingga malam hari.

    Sementara wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur berpotensi diguyur hujan disertai petir pada siang hari. Wilayah Kepulauan Seribu diprediksi cerah berawan pada siang hingga malam hari.

    Pada malam hari seluruh wilayah Jakarata, kecuali Kepulauan Seribu, diprediksi hujan dengan intensitas ringan.

    baca: peringatan dini bmkg cuaca ekstrim landa wilayah ini

    Pada pagi hari, cuaca hampir diseluruh wilayah Jakarta cerah berawan dan berawan. Sedangkan di Kepulauan Seribu hujan dengan intensitas ringan berpotensi mengguyur wilayah ini.

    Tak hanya di Jakarta, sebagian besar kota-kota di Indonesia di perkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

    Hujan lebat diata 50 mm/hari berpotensi mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten.

    Wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan juga berpotensi hujan lebat.

    baca: rabu pagi cuaca seluruh wilayah jakarta cerah

    Kondisi cuaca serupa diprediksi terjadi di wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

    BMKG memprediksi beberapa wilayah akan diguyur hujan disertai kilat/petir terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung.

    Wilayah  Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, juga berpeluang terjadi hujan disertai kilat/pertir.

    Hujan disertai petir juga berpotensi terjadi diwilayah  Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara dan Maluku.

    baca: cuaca hari ini waspada suhu udara di kota ini capai 37 derajat

    Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengingatkan agar masyarakat mewaspadai berbagai dampak yang timbul akibat hujan lebat hingga badai ini.

    Sebelumnya Indonesia mengalami kekeringan panjang selama lebih dari 100 hari. Menurutnya tahun 2023 merupakan tahun terpanas bagi dunia sepanjang sejarah pencatatan iklim.

    Namun, Indonesia masih berada di kondisi yang relatif aman karena kemungkinan besar disebabkan oleh wilayahnya yang lembab dan dikelilingi oleh samudera yang lebih luas dari daratan.

    “Namun harus diwaspadai, gaya hidup bisa menyebabkan kekeringan secara lokal, saat El Nino bisa berdampak pada kekeringan selama tiga bulan lebih, dan trennya akan semakin meningkat,” jelas Dwikorita seperti yang dilansir Antaranews.

    Sisa kemarau panjang akibat fenomena El Nino tersebut masih menimbulkan adanya daerah yang berpotensi mengalami kebakaran kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seperti Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Reporter: Nurakhmayani

  • Peringatan Dini BMKG, Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan Kedepan

    Peringatan Dini BMKG, Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan Kedepan

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini adanya peningkatan potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan. Masyarakat diminta waspada.

    “Kondisi cuaca dan iklim di seluruh wilayah Indonesia saat ini menunjukkan adanya signifikansi dinamika atmosfer yang dapat berdampak pada potensi peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah di Indonesia,” jelas Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto seperti yang dikutip Antaranews Sabtu (25/11/2023)

    Lebih jauh Guswanto menjelaskan ada beberapa fenomena atmosfer yang terpantau cukup signifikan dan dapat memicu peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia.

    baca: cuaca hari ini jakarta diguyur hujan dari siang hingga malam

    Di antaranya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang saat ini mulai memasuki wilayah Indonesia bagian barat.

    “MJO diprediksikan dapat terus aktif di sekitar wilayah Indonesia hingga periode Dasarian I Desember 2023, dapat berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia,” urainya.

    Selain itu, terdapat fenomena gelombang Equatorial Rossby (ER) juga terpantau aktif di sebagian wilayah Indonesia terutama di bagian tengah dan timur hingga periode akhir Dasarian III November 2023.

    Fenomena lainnya yakni penguatan monsun Asia, terlihat dari adanya indikasi penguatan angin lapisan atas dari wilayah Laut China Selatan hingga lebih dari 25 knot (47 km/jam).

    baca: peringatan dini bmkg cuaca ekstrem landa wilayah ini

    Kemudian, anomali positif suhu muka laut di wilayah Laut China Selatan, Selat Karimata, Laut Jawa, Selat Makassar, dan Laut Sulawesi hingga tiga derajat celcius menjadi sumber uap air dalam pembentukan awan hujan.
     
    Kondisi seperti ini berpeluang turun hujan dengan intensitas sedang hingga lebat periode 25-27 November 2023 di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan.

    Potensi serupa juga bisa terjadi di wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur.

    Selain itu, wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua juga berpotensi hujan sedang hingga lebat.

    Sementara untuk periode 28 November-1 Desember 2023, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpeluang mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan.

    baca: cuaca hari ini jakarta berpotensi hujan ringan

    Wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Papua Barat, dan Papua juga memiliki peluang yang sama.

    Karena itu, Guswanto meminta pihak-pihak terkait untuk melakukan persiapan antara lain memastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air siap mengantisipasi peningkatan curah hujan.

    “Kemudian melakukan penataan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tidak melakukan penebangan pohon yang tidak terkontrol, serta melakukan program penghijauan secara lebih masif,” jelasnya.

    Selain itu, pihaknya juga meminta pihak terkait melakukan pemangkasan dahan dan ranting pohon yang rapuh serta menguatkan tegakan/tiang, serta papan reklame/baliho agar tidak roboh tertiup angin kencang.

    Reporter: Nurakhmayani

  • BMKG Deteksi Bibit Siklon Tropis 99W, Siap-siap Hujan Sedang Hingga Lebat dengan Durasi Lama Guyur wilayah Ini

    BMKG Deteksi Bibit Siklon Tropis 99W, Siap-siap Hujan Sedang Hingga Lebat dengan Durasi Lama Guyur wilayah Ini

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur wilayah Aceh dan Sumatera Utara dalam 24 jam kedepan. Kondisi ini menyusul munculnya bibit siklon tropis 99W di daratan Thailand.

    Deputi Meteorologi pada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Guswanto memperkirakan hujan yang turun berpeluang dalam durasi yang lama.

    Karena itu, masyarakat diimbau untuk mewaspadai bencana alam seperti banjir dan longsor.

    Melansir dari Antaranews, Guswanto mengatakan bibit siklon 99W terpantau berada di sekitar koordinat 6,1 Lintang Utara dan 101,9 Bujur Timur.

    Bibit siklon tropis ini juga berpotensi menimbulkan gelombang setinggi hingga empat meter di Laur Natuna Utara.

    baca: cuaca di beberapa wilayah ini berpotensi hujan lebat

    Selain itu, gelombang setinggi 1,25 sampai 2,5 meter di perairan Kepulauan Anambas, perairan Kepulauan Natuna.

    Gelombang setinggi ini juga berpeluang terjadi di perairan Kepulauan Subi hingga Serasan, perairan utara Sabang, Selat Malaka bagian utara, perairan Lhokseumawe dan Laut Natuna.

    Kemunculan gelombang tinggi berisiko terhadap keselamatan pelayaran dan berdampak pada kehidupan masyarakat di daerah pesisir.

    Menurut dia, bibit siklon tropis yang memiliki kecepatan angin maksimum 15 knot dan tekanan udara minimum 1009.0 hPa itu bergerak ke arah barat.

    “Potensi bibit siklon tropis 99W untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada dalam kategori rendah,” ungkap Guswanto.

    baca: peringatan dini bmkg cuaca ekstim landa wilayah ini

    Menurutnya hingga kini BMKG terus memantau bibit siklon tropis tersebut dan dampaknya terhadap cuaca di wilayah Indonesia.

    Sementara itu, kondisi cuaca di Jakarta umumnya berawan. Namun, peluang hujan dengan intensitas ringan terjadi pada siang hingga malam hari di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    Suhu udara berkisar antara 23 hingga 30 derajat celsius. Tingkat kelembaban antara 70 hingga 90 persen.

    Reporter: Nurakhmayani