7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan disertai kilat atau petir berpotensi mengguyur wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dari siang hingga malam pada Jumat (17/11/2023).
Sedangkan tiga wilayah DKI Jakarta lainnya, yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu diprediksi berawan pada siang hari.
Dilihat dari laman resminya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan seluruh wilayah Jakarta berawan pada pagi hari.
Pada malam hari wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu diperkirakan cerah berawan.
baca: peringatan dini bmkg cuaca ekstrem landa wilayah ini
Suhu di DKI Jakarta diprediksi berkisar antara 24 dan 31 derajat celsius dengan kelembapan udara berkisar antara 75 dan 90 persen.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II Hartanto mengatakan wilayah Jakarta dan sekitarnya telah memasuki musim hujan pada November 2023.
Puncak musim hujan di Indonesia diperkirakan terjadi pada bulan Januari dan Februari 2024. Oleh karena itu, masyarakat serta stakeholder diminta mengantisipasi sejumlah potensi dampak musim hujan.
“Kami melihat bahwa potensi hujan deras di beberapa tempat sudah terjadi. Kami juga meminta pemda merapikan pohon-pohon di daerah lintasan aktivitas manusia agar tidak terjadi pohon tumbang,” jelasnya seperti dikutip Antaranews.
baca: cuaca hari ini jakarta berpotensi hujan ringan
Selanjutnya Hartanto menjelaskan potensi bencana yang muncul tidak hanya satu macam saja. Tetapi bisa terjadi multibencana atau multihazard.
Menurutnya potensi bencana dari musim hujan dapat berlangsung bersamaan seperti banjir dan tanah longsor.
Karena itu, pihaknya melakukan kegiatan simulasi kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di puncak musim hujan Jakarta dan sekitarnya.
“Yang perlu kita sampaikan pada masyarakat adalah waspada dan hati-hati agar aktivitas tetap berjalan seperti biasa. Tetapi apabila diprediksi BMKG akan berpotensi cuaca buruk di wilayah-wilayah tertentu maka harus mewaspadai kondisi ini. Berhati-hati di jalan, aktivitas juga harus mempertimbangkan lingkungan agar tidak ada korban pada saat puncak musim hujan nanti,” urainya.
Reporter: Nurakhmayani

Leave a Reply