Tag: Israel

  • Sekjen WHO Sebut Situasi di Gaza Tak Bisa Terbayangkan

    Sekjen WHO Sebut Situasi di Gaza Tak Bisa Terbayangkan

    7cloud.asia – Sekjen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut situasi kemanusiaan di Jalur Gaza “tak bisa terbayangkan”.

    Karenanya ia menyeru rezim pendudukan Israel memberikan akses pengiriman bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan ke Jalur Gaza kepada WHO dan lembaga PBB lainnya.

    Tedros mengakui bahwa tim organisasinya harus membatalkan enam misi ke Gaza utara sejak 26 Desember.

    Baca: Gaza tak layak ditinggali

    “Karena permintaan mereka ditolak dan tidak ada jaminan keamanan perjalanan”. Sementara itu, rencana misi pada Rabu juga dibatalkan.

    “Pendistribusian bantuan kemanusiaan di Gaza terus menghadapi tantangan yang hampir tidak dapat teratasi,” kata Tedros saat konferensi pers di Jenewa pada Rabu (10/01/2024).

    “Pemboman intens, pembatasan mobilitas, krisis bahan bakar dan komunikasi yang terputus membuat WHO dan mitra tidak mungkin menjangkau orang-orang yang membutuhkan bantuan,” katanya.

    “Kami memiliki pasokan, tim dan rencana. Yang tidak kami miliki yakni akses… Kami menyeru Israel agar menyetujui permintaan WHO dan mitra lainnya untuk mengirim bantuan kemanusiaan.”

    Baca: Konflik Palestina-Israel

    Menurut Tedros, hanya 15 rumah sakit di wilayah Palestina yang beroperasi meski hanya sebagian. Sementara itu, kurangnya sanitasi dan air bersih, serta kondisi hidup yang terlalu sumpek di jalur pantai mendukung penyebaran penyakit.

    “Warga mengantre berjam-jam untuk mendapatkan sedikit air, yang mungkin tidak bersih, atau roti, yang kurang bergizi,” katanya.

    Sumber: WAFA

  • 100 Hari Genosida di Gaza; Ribuan Orang Gelar Aksi di Depan Kedubes AS

    100 Hari Genosida di Gaza; Ribuan Orang Gelar Aksi di Depan Kedubes AS

    7cloud.asia – Memperingati 100 hari aksi genosida yang dilakukan Israel di Gaza, Palestina, ribuan orang  menggelar aksi doa bersama dan menuntut gencatan senjata di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat.

    Massa sudah mulai berkumpul di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat sejak pukul 05.30 WIB. Mereka tampak mengenakan pakaian serba hitam dan putih serta atribut bernuansa bendera Palestina.

    Dalam orasi dan spanduk yang diusung, massa mendesak gencatan senjata kepada Israel dan mendoakan perlindungan dan keselamatan bagi rakyat Palestina.

    “Semoga Allah melindungi mereka dan mengutuk bangsa Israel,” kata Mia yang merupakan salah satu peserta aksi saat ditemui di depan Kedubes Amerika Serikat, Sabtu (13/1/2024).

    Baca: Indonesia siap suarakan keadilan untuk Palestina

    Hingga pukul 06.40 WIB masyarakat pun tampak tertib menjalankan aksi. Mereka pun beramai-ramai menyerukan kalimat “Free Free Palestine, Allahuakbar!”.

    Massa yang berasal dari berbagai latar belakang organisasi juga menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan bersholawat.

    Aksi Bela Palestina tersebut tergabung dari jutaan pejuang kemanusiaan Hari Aksi Global untuk Gaza atau Aksi Protes Global yang dilakukan di 100 kota dunia untuk menuntut penghentian genosida di Gaza, Palestina.

    Baca: Uni Eropa usulkan dua negara

    Genosida dan pembantaian massal yang dilakukan dalam penjajahan Israel sejak 7 Oktober lalu telah menewaskan lebih 23.000 warga Palestina.

    Krisis pangan dan bantuan medis di Gaza, memperburuk situasi yang terjadi. Akibat serangan Israel, 80 persen warga Gaza kehilangan tempat tinggalnya.

    Karena itu, berbagai komunitas internasional dari 50 negara lebih menggagas aksi serentak pada hari Sabtu ini.

    Baca: Israel bakal tarik mundur pasukannya dari Gaza

    London, Inggris sebagai inisiatornya secara serentak menggelar Hari Aksi Global untuk Gaza dengan melakukan demonstrasi di jalan-jalan di seluruh dunia.

    Berbagai upaya ang dilakukan dunia internasional, sejauh ini belum membuat Israel bergeming.

    Meski Tel Aviv telah mengumumkan akan menarik 15 batalyon pasukannya dari Gaza, mereka belum sepakat untuk melakukan gencatan senjata.

    Baca: Dewan Keamanan PBB Sahkan resolusi bantuan kemanusiaan untuk Palestina

     

     

  • Israel Akan Terus Lanjutkan Perang di Tengah Sidang Mahkamah Intenasional

    Israel Akan Terus Lanjutkan Perang di Tengah Sidang Mahkamah Intenasional

    7cloud.asia – Perdana Menteri Israel, Benjamin  Netanyahu berjanji melanjutkan perang negaranya di Jalur Gaza, terlepas dari hasil tuntutan genosida yang diajukan oleh Afrika Selatan di Mahkamah Internasional di Den Haag.

    “Kami akan melanjutkan perang di Jalur Gaza sampai kami mencapai semua tujuan kami. Den Haag dan poros kejahatan tidak akan menghentikan kami,” kata Netanyahu kepada wartawan, tanpa menjelaskan apa yang dimaksud dengan “poros kejahatan.”

    Pada Sabtu (13/01/2024) lalu menandai 100 hari perang, yang sejauh ini telah merenggut nyawa lebih dari 23.800 orang di Gaza, dia mengatakan bahwa Israel akan melanjutkan perang sampai tujuannya tercapai.

    Baca: Israel bantah tuduhan genosida di Gaza

    Tujuan tersebut adalah termasuk pemusnahan kelompok perlawanan Palestina Hamas, pemulangan semua sandera, dan memastikan daerah kantong tersebut “tidak menimbulkan ancaman” untuk negara di masa depan.

    “Untuk mencapai tujuan ini, kami akan mengajukan anggaran besok (Minggu) yang akan menghasilkan lebih banyak dana untuk keamanan,” tambah Netanyahu.

    Dia juga membahas masalah Koridor Philadelphia, sebidang tanah sempit sepanjang 14 kilometer (8,7 mil) yang membentang di sepanjang perbatasan antara Jalur Gaza dan Mesir.

    Netanyahu mengatakan bahwa tanpa kontrol atas rute tersebut, Israel “tidak bisa melenyapkan Hamas, dan kami sedang mempertimbangkan semua pilihan terkait hal tersebut.”

    Baca: Ribuan orang gelar aksi di depan kedubes AS

    Perdana menteri Israel tersebut mengatakan bahwa Tel Aviv “tidak akan memindahkan dana ke Otoritas Palestina yang dapat membantu Hamas dengan cara apa pun.”

    Mahkamah Internasional di Den Haag mengadakan sidang publik pada Kamis (11/1) dan Jumat (12/1) sebagai bagian dari permulaan kasus yang diajukan bulan lalu oleh Afrika Selatan terhadap Israel atas dugaan “kejahatan genosida” terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.

    Pengadilan diperkirakan akan menentukan langkah selanjutnya dalam beberapa hari mendatang terkait gugatan yang diajukan oleh Afrika Selatan terhadap Israel.

    Sumber: Anadolu

  • Lebih dari 4000 Siswa Terbunuh Akibat Serangan Israel di Jalur Gaza

    Lebih dari 4000 Siswa Terbunuh Akibat Serangan Israel di Jalur Gaza

    7cloud.asia – Kementerian Pendidikan Palestina menyebutkan bahwa 4.368 siswa terbunuh dan 8.101 lainnya terluka sejak agresi Israel 7 Oktober di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

    Lewat pernyataan yang dirilis pada Selasa, kementerian menjelaskan jumlah siswa yang terbunuh di Jalur Gaza mencapai 4.327 orang lebih dan 7.819 lainnya terluka.

    Di Tepi Barat, sebanyak 41 siswa tewas dan 282 lainnya terluka, sementara 85 siswa ditahan.

    Disebutkan pula bahwa 231 guru dan pengurus sekolah di Jalur Gaza tewas dan 756 orang lainnya terluka. Sedangkan di Tepi Barat, lima orang terluka dan lebih dari 71 lainnya ditahan.

    Menurut pernyataan itu, sebanyak 281 gedung sekolah negeri dan 65 sekolah yang berafiliasi dengan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di Jalur Gaza dibom dan dirusak.

    Akibatnya, 83 sekolah rusak parah dan tujuh lainnya hancur lebur. Sebanyak 42 sekolah di Tepi Barat juga mengalami hal serupa.

    Baca: Serangan Israel tewaskan lebih dari 3 ribu pelajar

    Kementerian itu menegaskan penargetan sekolah oleh Israel berdampak pada 90 persen sekolah negeri dan gedung pendidikan, yang mengalami kerusakan langsung maupun tidak langsung.

    Selain itu, 29 persen gedung sekolah tidak dapat dioperasikan karena hancur total atau rusak parah dan 133 sekolah negeri digunakan sebagai pusat penampungan di Jalur Gaza.

    Kementerian pendidikan menggambarkan bahwa para siswa akan benar-benar bersekolah pada semester kedua.

    Sementara 55 sekolah akan menggunakan pembelajaran daring karena sekolah tersebut berlokasi di “zona jahitan”.

    Zona tersebut merupakan wilayah yang dipisahkan dari wilayah Tepi Barat lainnya oleh tembok apartheid Israel dan biasanya dikepung pasukan dan pemukim Israel.

    Sumber: WAFA

  • Militer Israel Resmi Akhiri Ofensif Darat di Gaza

    Militer Israel Resmi Akhiri Ofensif Darat di Gaza

    7cloud.asia – Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengatakan pada Senin (15/1/202) malam bahwa tentaranya mengakhiri fase operasi darat intensif di Gaza, setelah menguasai bagian utara wilayah tersebut.

    Ia mengatakan, pasca penarikan pasukan ini militer Israel juga akan segera memperluas kendalinya di bagian selatan Jalur Gaza.

    Ia menekankan bahwa pemerintah Israel harus mulai membahas rencana konkret mengenai Gaza pascaperang.

     

    Baca: Israel bakal tarik mundur 15.000 pasukannya dari Gaza

    Gallant menekankan semestinya Gaza dikelola oleh pemerintahan Palestina yang “tumbuh dari dalam Gaza.

    “Pemerintahan masa depan di Gaza harus tumbuh dari dalam Jalur Gaza dan didasarkan pada kekuatan yang tidak memusuhi Negara Israel, dan mengangkat pejabat sipil yang peduli pada kesejahteraan penduduk Gaza, dan tidak merugikan penduduk Negara Israel,” ujarnya di hadapan wartawan.

    “Pada akhir perang di Gaza, tidak akan ada ancaman militer dari Gaza, Hamas tidak akan mampu mengendalikan dan berfungsi sebagai kekuatan militer di Jalur Gaza,” imbuhnya.

    Baca: Israel bersikeras kelola Gaza pascaperang, Palestina menolak

    Gallant menambahkan, IDF akan memiliki kebebasan penuh untuk mengambil tindakan apa pun yang dipilihnya demi melindungi warga negara Israel.

    100 hari setelah perang di Gaza berkecamuk, Kementerian Kesehatan Hamas mengatakan bahwa lebih dari 24.100 orang tewas.

    Kementerian itu mengatakan bahwa dua pertiga korban tewas akibat perang itu adalah perempuan dan anak-anak, meski mereka tidak memisahkan korban dari kalangan petempur dan yang bukan.

    Baca: Akhiri konflik Israel-Palestina Uni Eropa serukan pengakuan kedua negara

    Israel sendiri mengklaim telah melumpuhkan ribuan pejuang Palestina di Gaza. Sebelumnya Israel menyebut akan memegang kendali atas Gaza. Namun, pernyataan ini ditentang keras oleh Palestina.  

    Perang antara Israel dan Hamas dipicu Serangan Hamas pada 7 Oktober ke Israel selatan.

    Serangan yang  menyebabkan 1.200 warga Israel tewas dan 250 lainnya diculik ini memicu perang yang telah berlangsung selama lebih dari tiga bulan.

    Akibatnya 80 persen warga Gaza kehilangan tempat tinggal, dan puluhan ribu lainnya meregang nyawa.

    Sumber: VOA Indonesia 

     

  • Lebih dari 24.000 Orang Tewas Akibat Serangan Israel, PBB Desak Gencatan Senjata

    Lebih dari 24.000 Orang Tewas Akibat Serangan Israel, PBB Desak Gencatan Senjata

    7cloud.asia – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres  kembali mendesak gencatan senjata kemanusiaan segera di Gaza setelah serangan Israel merenggut lebih dari 24.000 nyawa warga Palestina dan menciptakan bencana kemanusiaan.

    “Dunia berpangku tangan ketika warga sipil yang sebagian besar perempuan dan anak-anak, dibunuh, dibuat cacat, dibombardir, dipaksa meninggalkan rumah mereka, dan tidak diberi akses terhadap bantuan kemanusiaan,” papar Guterres dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss seperti yang dikutip dari Anadolu.

    “Saya mengulangi seruan saya untuk segera melakukan gencatan senjata kemanusiaan di Gaza, dan sebuah proses yang mengarah pada perdamaian berkelanjutan bagi Israel dan Palestina, berdasarkan solusi dua negara,” sambungnya.

    baca: Militer Israel resmi akhiri offensif darat di Gaza.

    “Ini satu-satunya cara dalam menghentikan penderitaan dan mencegah dampak buruk yang dapat menyebabkan seluruh wilayah hancur lebur.”

    Pada kesempatan itu, Guterres memperingatkan bahwa konfrontasi penuh dengan Lebanon akan berdampak sangat buruk dan harus dihindari dengan segala cara.

    “Apa yang sedang kita lihat di Laut Merah, semua ini menunjukkan bahwa upaya-upaya ini tidak cukup,” katanya.

    Menurutnya hal yang terpenting saat ini dilakukan adalah mengatasi situasi kemanusiaan di Gaza, melakukan gencatan senjata serta membebaskan para sandera.

    “Namun, kita perlu menemukan komitmen penuh agar masyarakat internasional mendukung solusi dua negara di Israel dan Palestina sebagai landasan untuk menciptakan Timur Tengah yang stabil dan damai demi kepentingan semua,” katanya.

    Baca: Lebih dari 4 ribu siswa di Palestina terbunuh

    Guterres menyatakan bahwa ada pelanggaran hukum internasional yang meluas di seluruh dunia, di mana negara-negara mengabaikan atau bahkan melanggar hukum.

    “Mulai dari invasi Rusia di Ukraina, Sudan, dan baru-baru ini, Gaza, pihak-pihak yang berkonflik mengabaikan hukum internasional, menginjak-injak Konvensi Jenewa, dan bahkan melanggar Piagam PBB,” terang Guterres.

    Israel saat ini sedang digugat Afrika Selatan di Mahkamah Internasional atas tuduhan genosida di Gaza, yang berulang kali dinyatakan oleh PBB sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional.

    Namun, Israel membantah tuduhan genosida tersebut dengan mengklaim bahwa mereka hanya berusaha melindungi rakyatnya sendiri.

    Sebelumnya Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi menyesalkan tidak ada desakan gencatan senjata di dalam resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang disahkan pada 22 Desember 2023.

    Baca: Menlu RI sesalkan tak ada desakan gencatan senjata

    Padahal, menurut Retno, gencatan senjata merupakan salah satu elemen penting yang diperlukan untuk mengatasi krisis kemanusiaan yang tengah berlangsung di Gaza.

    “Kita lihat apakah resolusi ini dapat membuat perbedaan atau perbaikan di lapangan,” katanya seperti yang dilansir Antaranews.

    Resolusi yang diajukan oleh Uni Emirat Arab itu disahkan setelah didukung 13 negara, 0 menolak.

    Sedangkan Amerika Serikat dan Rusia yang sama-sama anggota tetap DK PBB memilih abstain.

    Resolusi tersebut juga menuntut pihak-pihak berkonflik mengizinkan dan membuka semua rute menuju dan di seluruh Jalur Gaza, termasuk pintu-pintu perbatasan.

    Hal ini untuk memastikan staf kemanusiaan dan bantuan tersalurkan kepada warga sipil yang membutuhkan.

    Namun, banyak pihak yang menilai resolusi tersebut tidaklah cukup karena tidak menyerukan gencatan senjata.

    Padahal ini langkah utama yang dapat melindungi kehidupan warga sipil secara berkelanjutan dan memungkinkan bantuan tersalurkan kepada semua yang membutuhkan.

    Pengiriman bantuan ke Jalur Gaza selama ini terhambat karena Israel memberlakukan pemeriksaan keamanan terhadap truk-truk bantuan yang akan memasuki wilayah kantong Palestina yang terkepung itu.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Bantu Warga Palestina, Indonesia Berangkatkan KRI Dr Radjiman ke Gaza

    Bantu Warga Palestina, Indonesia Berangkatkan KRI Dr Radjiman ke Gaza

    7cloud.asia – Kapal bantu rumah sakit KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat 992 yang saat ini bersandar di Tanjung Priok, Jakarta, hari ini Kamis (18/1/2024) akan diberangkatkan ke perairan dekat Jalur Gaza Kamis

    KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat 992 akan menjalankan misi kemanusiaan bagi warga Gaza yang menjadi korban perang antara Israel dan Hamas.

    Bantuan dari berbagai elemen masyarakat yang mencapai lebih dari 200 ton sudah tersimpan dengan rapi di dalam kapal bantu rumah sakit KRI dr Radjiman Wedyodiningrat 992.

    Bantuan dalam bentuk makanan, obat-obatan, selimut dan tenda ini akan disampaikan kepada warga Palestina di Jalur Gaza yang terdampak perang Israel-Hamas yang terus berkecamuk sejak 7 Oktober lalu.

    Kementerian Pertahanan Rabu malam (17/1/2024) memastikan bahwa kapal buatan PT PAL yang baru berusia satu tahun itu akan melakukan misi kemanusiaan perdananya ke luar negeri pada hari Kamis (18/1/2024).

    Baca: Indonesia siap suarakan keadilan untuk Palestina

    Menteri Pertahanan Prabowo Subianto akan melepas langsung KRI dr. Radjiman dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, untuk “Misi Perdamaian Pemberian Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Konflik di Gaza-Palestina.” 

    Kadepkes KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat 992, Mayor Laut (K) dr. Gilang Kusdinar mengatakan kapal ini sebenarnya merupakan kapal rumah sakit ketiga yang dimiliki oleh Indonesia.

    Namun, di Asia Tenggara baru Indonesia saja yang memiliki kapal rumah sakit.

    Indonesia sebagai negara kepulauan menjadi salah satu alasan pembuatan kapal bantu rumah sakit tersebut, sehingga dapat menjangkau pulau-pulau terluar atau terpencil agar masyarakatnya bisa mendapatkan bantuan atau layanan kesehatan yang diperlukan.

    Gilang mengatakan, kapal rumah sakit ini dibangun atau dibentuk dengan tujuan untuk tugas militer yaitu operasi militer perang.

    Selain itu KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat 992 juga memiliki tugas operasi militer selain perang yang bentuknya seperti bakti sosial, apakah untuk bencana dan lain-lain.

    Baca: Uni Eropa serukan pengakuan dua negara untuk akhiri konflik di Gaza

    “Karena di Indonesia ini bentuknya kepulauan, jadi banyak pulau-pulau kecil yang sulit dijangkau oleh fasilitas kesehatan, makanya diperlukan kapal rumah sakit untuk menjangkau pulau-pulau terluar tersebut,” ungkap dr Gilang dikutip VOA Indonesia.

    Fasilitas dan alat kesehatan KRI dr. Radjiman tersebut cukup lengkap atau setara dengan rumah sakit tingkat 3, atau tingkat C atau C plus.

    Kapal rumah sakit ini dapat digunakan untuk melakukan operasi besar dan kecil, mulai dari operasi bedah otak, saraf, mata, pemeriksaan gigi, hingga klinik kejiwaan.

    Alat-alat kesehatan penunjang seperti CT scan hingga panoramic X-ray, serta labolatorium pun tersedia.

    Selain itu, kapal ini juga dilengkapi dengan ruang Unit Gawat Darurat (UGD), dan ruang isolasi. Secara keseluruhan, kata Gilang, kapal ini bisa memuat kurang lebih 150 pasien.

    Baca: Israel kukuh untuk kelola Gaza pascaperang

    Kapal ini juga dilengkapi dengan 16 personil yang terdiri dari dua dokter umum dan tenaga kesehatan lainnya, seperti apoteker dan perawat. Namun tim kapal ini akan disesuaikan ketika melakukan misi kemanusiaan di luar Indonesia.

    Pengamat Hubungan Internasional di Universitas Padjajaran Rizky Ramadhan mengatakan jika benar kapal ini jadi diberangkatkan untuk misi kemanusiaan tentu ini adalah sebuah langkah yang sangat positif.

    Apalagi menurtnya, rumah sakit yang berfungsi di Gaza saat ini hanya tinggal satu yakni rumah sakit Syuhada.

    Namun, Rizky menekankan sebelum diberangkatkan status kapal tersebut harus sudah jelas terlebih dahulu bagi komunitas internasional, karena bagaimana pun kapal ini merupakan kapal perang republik Indonesia.

    Ketika statusnya bisa diperjelas atau di-sounding kepada negara-negara tersebut, ujarnya, dan mereka paham bahwa kapal ini adalah suatu kapal yang bersifat kemanusiaan.

    “Insya Allah akan menjadi sesuatu yang positif dan ini adalah langkah terobosan karena selama ini kita kan cuma drop-drop bantuan saja. dan apabila itu berfungsi sebagai rumah sakit terapung, tentu akan langsung menyentuh masyarakat Palestina,” ungkap Rizky.

    Sumber: VOA Indonesia

  • KTT ke-19 GNB Kecam Keras Agresi Militer Israel di Jalur Gaza

    KTT ke-19 GNB Kecam Keras Agresi Militer Israel di Jalur Gaza

    7cloud.asia – KTT ke-19 negara-negara Gerakan Non-Blok (GNB) berakhir Sabtu malam dengan mengeluarkan Deklarasi Kampala.

    Deklarasi ini mengecam agresi militer Israel di Gaza dan menyerukan implementasi resolusi Dewan Keamanan PBB yang meminta bantuan kemanusiaan masuk Jalur Gaza.

    Deklarasi 47 pasal itu “mengecam keras agresi militer ilegal Israel di Jalur Gaza, serangan tanpa pandang bulu terhadap warga sipil dan objek-objek sipil Palestina, pemindahan paksa penduduk Palestina dan selanjutnya menyerukan gencatan senjata kemanusiaan segera dan langgeng.”

    GNB menegaskan lagi mencapai kemajuan substansial dan mendesak dalam upaya mengakhiri pendudukan Israel.

    Baca: Militer Israel akhiri ofensif darat di Gaza

    Termasuk pemenuhan  kemerdekaan dan kedaulatan Negara Palestina, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, demi solusi dua negara untuk masalah ini berdasarkan perbatasan sebelum 1967.

    KTT tersebut juga menegaskan dukungan kepada Negara Palestina agar diakui sebagai negara anggota PBB sehingga mendapatkan tempat selayaknya dalam masyarakat internasional.

    Deklarasi Kampala “mengecam semua  langkah yang diambil Israel, sang kuasa pendudukan, dalam  mengubah status hukum dan demografi wilayah Suriah di Golan  yang diduduki, dan sekali lagi menuntut  Israel mematuhi resolusi-resolusi DK PBB dan menarik diri dari Golan hingga perbatasan 4 Juni 1967.”

    Baca: Israel akan terus perang

    Selain itu, dalam deklarasi itu “mengecam ketidakadilan terhadap Afrika dan menyatakan dukungan terhadap peningkatan perwakilan Afrika dalam Dewan Keamanan reformasi, sehingga mendukung Posisi Bersama Afrika sebagaimana tercermin dalam Konsensus Ezulwini dan Deklarasi Sirte.”

    KTT GNB ke-19 diadakan di Uganda di mana Presiden Uganda Yoweri Museveni resmi menjabat  ketua KTT GNB ke-19 dan GNB selama tiga tahun ke depan.

    KTT juga berjanji menjunjung tinggi dan meningkatkan penghormatan terhadap piagam PBB dan hukum internasional, khususnya prinsip kedaulatan, kesetaraan kedaulatan, integritas wilayah, non-intervensi, dan penyelesaian sengketa secara damai.

    Deklarasi tersebut juga mengutuk terorisme dalam segala bentuk dan manifestasinya.

    Sumber: Anadolu

  • Serangan Israel di Jalur Gaza Hancurkan 1000 Masjid

    Serangan Israel di Jalur Gaza Hancurkan 1000 Masjid

    7cloud.asia – Serangan membabi buta yang dilancarkan oleh Israel di Jalur Gaza telah mengakibatkan kehancuran sekitar 1.000 masjid sejak 7 Oktober lalu, demikian menurut keterangan otoritas setempat.

    “Rekonstruksi masjid tersebut akan menghabiskan biaya sekitar 500 juta dolar AS (sekitar Rp7,8, triliun)” kata Kementerian Wakaf dan Agama Gaza, melalui sebuah pernyataan.resmi.

    Terdapat sekitar 1.200 masjid di seluruh Jalur Gaza.

    Selain menghancurkan sebagian besar masjid, lebih dari 100 orang imam masjid juga terbunuh akibat serangan mematikan di kawasan kantong tersebut.

    “Pendudukan Israel terus menghancurkan lusinan pemakaman dan menggali kuburan, melanggar kesuciannya dan mencuri mayat di dalamnya, yang jelas merupakan pelanggaran terhadap piagam internasional dan hak asasi manusia,” kata pernyataan itu.

    Namun, tidak ada komentar dari otoritas Israel atas tuduhan tersebut.

    Menurut pernyataan tersebut, gereja, gedung perkantoran, sekolah mengaji dan sebuah bank juga hancur akibat serangan Israel tersebut.

    Baca: Pemukim Israel paksa masuk ke Masjid Al Aqsa

    “Kami mengimbau warga dan negara-negara Arab serta masyarakat yang memiliki hati nurani untuk ikut memenuhi tanggung jawab atas nasib warga Palestina di Jalur Gaza,” tambah pernyataan itu.

    Israel terus menggempur Jalur Gaza sejak serangan lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober, yang menurut Tel Aviv menewaskan hampir 1.200 orang warga mereka.

    Sementara 25.105 warga Palestina telah terbunuh, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan 62.681 orang terluka, menurut otoritas kesehatan Palestina.

    Serangan Israel menyebabkan sekitar 85 persen penduduk Gaza menjadi pengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih dan obat-obatan, sementara 60 persen infrastruktur di wilayah kantong itu rusak atau hancur, menurut data dari PBB.

    Sumber: Anadolu

  • Majelis Umum PBB Menyerukan Gencatan Senjata di Gaza

    Majelis Umum PBB Menyerukan Gencatan Senjata di Gaza

    7cloud.asia – Presiden Majelis Umum PBB, Dennis Francis mengulangi seruannya untuk gencatan senjata di Gaza, di mana lebih dari 24.000 orang telah tewas akibat serangan Israel sejak 7 Oktober 2023.

    Ketika berbicara dalam KTT ke-19 Gerakan Non Blok (GNB) di Kampala, Uganda, dia mengakui bahwa ketidakmampuan untuk menyelesaikan masalah-masalah global telah membuat relevansi PBB dipertanyakan.

    “Saya harus memberitahu Anda bahwa saya sangat prihatin dan kecewa dengan bencana yang sedang berlangsung di Jalur Gaza. Oleh karena itu, saya menyerukan kepada gerakan ini untuk mengerahkan pengaruhnya dalam menghentikan pembantaian yang kita semua saksikan secara menyedihkan,” kata Francis.

    Diplomat asal Trinidad dan Tobago itu juga menyerukan gencatan senjata kemanusiaan segera dan pembebasan semua sandera.

    Baca: Menlu Retno sesalkan tak ada gencatan senjata

    “Saya yakin bahwa solusi politik yang dinegosiasikan adalah satu-satunya jalan bagi Israel dan Palestina untuk mewujudkan hak fundamental mereka atas kehidupan damai, berdasarkan solusi dua negara. Sebagai presiden Majelis Umum, saya akan mendukung dan mendorong setiap dan semua inisiatif untuk mencapai tujuan tersebut,” tutur Francis.

    Ketua Komisi Uni Afrika, Moussa Faki Mahamat mengatakan Afrika mengutuk perang ilegal yang tidak dapat diterima, tidak bermoral, dan tidak sah di Gaza. 

    Mahamat menuntut diakhirinya segera perang tidak adil terhadap rakyat Palestina.

    Mahamat kemudian menuntut implementasi segera solusi dua negara dan mendesak semua negara GNB untuk menuntut keadilan internasional dan hukum internasional bagi semua orang yang memperjuangkan kebebasan dan martabat.

    Sebanyak 58 menteri luar negeri dari berbagai negara anggota GNB dengan suara bulat mengutuk serangan terhadap Gaza, dan memuji gugatan kasus genosida yang diajukan Afrika Selatan terhadap Israel di Mahkamah Internasional.

    Baca: Badan kemanusiaan PBB desak perang Hamas-Israel segera diakhiri

    Dalam pidatonya di KTT tersebut, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa mengkritik ketidakmampuan PBB, khususnya Dewan Keamanan, di mana AS telah memveto beberapa resolusi yang kritis terhadap Israel.

    “Kita harus membangun sistem pemerintahan global yang adil dan merata, dan memiliki kapasitas untuk menanggapi kebutuhan semua orang dalam situasi ancaman dan kerugian,” ujar Ramaphosa.

    KTT GNB yang berlangsung sepekan, merupakan pertemuan negara-negara terbesar di dunia setelah PBB. Pertemuan tingkat tinggi itu dihadiri 120 negara anggota GNB, 18 negara pengamat, dan 10 organisasi.

    Di lain pihak, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak seruan untuk menghentikan pemboman terhadap daerah kantong yang diblokade tersebut.

    Netanyahu juga menolak mengambil langkah menuju pembentukan negara Palestina, dalam skenario pascaperang yang dia siapkan.

    Sumber: Anadolu