7cloud.asia – Memperingati 100 hari aksi genosida yang dilakukan Israel di Gaza, Palestina, ribuan orang menggelar aksi doa bersama dan menuntut gencatan senjata di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat.
Massa sudah mulai berkumpul di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat sejak pukul 05.30 WIB. Mereka tampak mengenakan pakaian serba hitam dan putih serta atribut bernuansa bendera Palestina.
Dalam orasi dan spanduk yang diusung, massa mendesak gencatan senjata kepada Israel dan mendoakan perlindungan dan keselamatan bagi rakyat Palestina.
“Semoga Allah melindungi mereka dan mengutuk bangsa Israel,” kata Mia yang merupakan salah satu peserta aksi saat ditemui di depan Kedubes Amerika Serikat, Sabtu (13/1/2024).
Baca: Indonesia siap suarakan keadilan untuk Palestina
Hingga pukul 06.40 WIB masyarakat pun tampak tertib menjalankan aksi. Mereka pun beramai-ramai menyerukan kalimat “Free Free Palestine, Allahuakbar!”.
Massa yang berasal dari berbagai latar belakang organisasi juga menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan bersholawat.
Aksi Bela Palestina tersebut tergabung dari jutaan pejuang kemanusiaan Hari Aksi Global untuk Gaza atau Aksi Protes Global yang dilakukan di 100 kota dunia untuk menuntut penghentian genosida di Gaza, Palestina.
Baca: Uni Eropa usulkan dua negara
Genosida dan pembantaian massal yang dilakukan dalam penjajahan Israel sejak 7 Oktober lalu telah menewaskan lebih 23.000 warga Palestina.
Krisis pangan dan bantuan medis di Gaza, memperburuk situasi yang terjadi. Akibat serangan Israel, 80 persen warga Gaza kehilangan tempat tinggalnya.
Karena itu, berbagai komunitas internasional dari 50 negara lebih menggagas aksi serentak pada hari Sabtu ini.
Baca: Israel bakal tarik mundur pasukannya dari Gaza
London, Inggris sebagai inisiatornya secara serentak menggelar Hari Aksi Global untuk Gaza dengan melakukan demonstrasi di jalan-jalan di seluruh dunia.
Berbagai upaya ang dilakukan dunia internasional, sejauh ini belum membuat Israel bergeming.
Meski Tel Aviv telah mengumumkan akan menarik 15 batalyon pasukannya dari Gaza, mereka belum sepakat untuk melakukan gencatan senjata.
Baca: Dewan Keamanan PBB Sahkan resolusi bantuan kemanusiaan untuk Palestina

Leave a Reply