Tag: banjir rob

  • Cuaca Hari Ini: Mayoritas Wilayah Sumatera Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Mayoritas Wilayah Sumatera Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi mengguyur mayoritas wilayah Sumtera pada Minggu (07/09/2025).

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika melalui kanal youtube resminya memprediksi hujan dengan intensitas ringan terjadi di Kota Medan, Pekanbaru, Padang, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung.

    Selain itu, Kota Kupang, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Samarinda, Palu, Gorontalo, Kendari, Ambon, Ternate, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya dan Merauke juga berpotensi terjadi hujan berintensitas ringan.  

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Serang, Manado, Mamuju, Makassar dan Sorong. Sedangkan hujan disertai petir berpeluang melanda Kota Bengkulu, Tanjung Selor dan Nabire.

    BMKG juga mengajak masyarakat mewaspadai potensi banjir rob yang melanda sejumlah wilayah pesisir seperti pesisir Kepulauan Riau, pesisir Bangka Belitung, pesisir Jawa Tengah, pesisir Jawa Timur, pesisir Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah dan pesisir Maluku.

     

  • Cuaca Hari Ini: Sejumlah Kota Berpotensi Hujan, Termasuk Padang

    Cuaca Hari Ini: Sejumlah Kota Berpotensi Hujan, Termasuk Padang

    7cloud.asia – Sebagian besar wilayah di Indonesia saat ini tengah mengalami musim kemarau. Namun sejumlah kota masih berpotensi terjadi hujan berintensitas ringan termasuk Kota Padang pada Senin (08/09/2025).

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui kanal YouTube resminya menyebut, selain Kota Padang, hujan dengan intensitas ringan berpeluang pula terjadi di Kota Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, Pangkal Pinang.

    Kota Serang, Bandung, Denpasar, Mataram, Samarinda, Palangkaraya, Pontianak, Palu, Manado, Kendari, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayawijaya dan Merauke juga berpeluang terjadi hujan berintensitas ringan.

    Sementara hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Bengkulu, Mamuju, Makassar, Nabire dan Jayapura. Hujan disertai petir berpeluang melanda Kota Tanjung Selor dan Banjarmasin.

    BMKG juga mengajak masyarakat mewaspadai potensi banjir rob yang melanda sejumlah wilayah pesisir seperti pesisir Kepulauan Riau, pesisir Bangka Belitung, pesisir Jawa Tengah, pesisir Jawa Timur, pesisir Kalimantan Utara dan pesisir Maluku.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Waspada! Hujan Petir di Beberapa Kota

    Cuaca Hari Ini: Waspada! Hujan Petir di Beberapa Kota

    7cloud.asia – Hujan berintensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi mengguyur beberapa kota pada Selasa (09/09/2025).

    Melalui kanal youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Pangkal Pinang, Denpasar, Palangkaraya, Pontianak dan Banjarmasin.

    Sedangkan hujan dengan intensitas lebat berpeluang mengguyur Kota Medan dan Mamuju.  Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Bengkulu, Tanjung Selor, Palu, Manado dan Sorong.

    Kemudian hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Jambi, Palembang, Bengkulu, Bandar Lampung, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Kupang, Mataram.  

    Kondisi cuaca serupa berpotensi pula terjadi di Kota Samarinda, Gorontalo, Makassar, Kendari, Ternate, Ambon, Manokwari, Nabire, Jayapura dan Jayawijaya,

    Untuk wilayah Jakarta, pagi hari hampir seluruh wilayah diprediksi berawan tebal. Potensi hujan dengan intensitas ringan terjadi di wilayah Jakarta Timur dan Kepulauan Seribu pada pagi hingga sore hari.

    Selanjutnya pada siang hingga sore hari, hujan dengan intensitas sedang berpoensi mengguyur wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Jakarta Pusat.

    Malam harinya hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Kepulauan Seribu.

    BMKG juga mengajak masyarakat mewaspadai potensi banjir rob yang melanda sejumlah wilayah pesisir seperti pesisir Kepulauan Riau, pesisir Jawa Tengah, pesisir Jawa Timur, pesisir Kalimantan Utara dan pesisir Maluku.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Seluruh Wilayah Sumatera Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Seluruh Wilayah Sumatera Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi mengguyur seluruh wilayah Sumatera pada Jumat (12/09/2025).

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam kanal youtube resminya mengungkapkan hujan berintensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, Padang, Jambi, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang.

    Selain itu, Kota Bandar Lampung, Yogyakarta, Denpasar, Mataram, Kupang, Palangkaraya, Banjarmasin, Manado, Palu, Mamuju, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari dan Merauke juga berpotensi terjadi hujan berintensitas ringan.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Serang, Nabire, Jayapura dan Jayawijaya. Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Pekanbaru, Bandung, Tanjung Selor, Pontianak dan Samarinda.

    Sementara wilayah Jakarta, BMKG memprediksi hujan berintensitas ringan terjadi di seluruh wilayah Jakarta pada pagi hari.

    Selanjutnya siang dan sore hari, hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi hampir di seluruh wilayah Jakarta. Hanya wilayah Kepulauan Seribu  yang diprediksi berawan tebal. Malam harinya, seluruh wilayah Jakarta cerah dan berawan.

    Selain itu, BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi banjir rob di sejumlah pesisir seperti pesisir Kepulauan Riau, pesisir Lampung dan pesisir Maluku.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Musim Pancaroba, Waspada Cuaca Panas Capai 35 Derajat Celsius

    Cuaca Hari Ini: Musim Pancaroba, Waspada Cuaca Panas Capai 35 Derajat Celsius

    7cloud.asia – Indonesia saat ini tengah berada dalam musim pancaroba. Cuaca pada pagi dan siang hari panas lalu tiba-tiba hujan. Bahkan suhu maksimal bisa mencapai 35 derajat celsius.

    Melalui kanal youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), suhu panas hingga 35 derajat celsius berpeluang melanda Kota Surabaya pada Rabu (15/10/2025).Cuaca panas juga berpotensi melanda Kota Semarang dengan suhu 34 derajat celsius.

    Sementara kota-kota lainnya BMKG memprediksi suhu udara rata-rata 33 derajat celsius. Suhu terendah, 17 derajat celsius diprediksi akan dirasakan warga yang berada di Kota Jayawijaya.  

    Meski cuaca panas, namun masih ada peluang hujan di sejumlah kota. Kota Banda Aceh, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengku, Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Serang, Bandung, Semarang, Surabaya berpotensi hujan berintensitas ringan.

    Selain itu, Kota Mataram, Pontianak, Tanjung Selor, Samarinda, Palangkaraya, Banjarmasin, Ambon, Sorong, Maokwari, Jayapura dan Jayawijaya juga berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan.   

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Medan, Padang, Jakarta, Mamuju, Nabire dan Merauke.  Sedangkan hujan disertai petir berpeluang melanda Kota Bandar Lampung dan Yogyakarta.

    BMKG juga mengajak masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir agar mewaspadai potensi banjir rob di wilayah pesisir Pangkal Pinang, pesisir Tanjung Pandan, pesisir utara Jawa Tengah, pesisir Kalimantan Selatan dan pesisir Maluku.

     

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Jakarta dan Sejumlah Kota Bakal Hujan

    Cuaca Hari Ini: Jakarta dan Sejumlah Kota Bakal Hujan

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Jakarta dan sejumlah kota lainnya pada Kamis (16/10/2025).

    Melalui akun youtube resminya, selain Jakarta, BMKG memprediksi hujan berintensitas ringan juga terjadi di Kota Banda Aceh, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Palembang, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta.

    Kondisi cuaca seperti ini berpotensi pula terjadi di Kota Denpasar, Tanjung Selor, Palangkaraya, Banjarmasin, Palu, Makassar, Ambon, Sorong, Nabire dan Jayawijaya.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Medan, Mamuju dan Merauke. Selanjutnya hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Padang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung dan Pontianak.

    Suhu udara berkisar antara 15 hingga 35 derajat. Suhu terendah diprediksi terjadi di Kota Jayawijaya. Sedangkan suhu tertinggi akan dirasakan masyarakat yang berada di Kota Semarang dan Surabaya.

    Suhu udara yang tinggi hingga 34 derajat celsius berpotensi dirasakan masyarakat yang berada di Kota Kupang dan Makassar.

    BMKG juga mengajak masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir agar mewaspadai potensi banjir rob di wilayah pesisir Pangkal Pinang, pesisir Tanjung Pandan, pesisir utara Jawa Tengah, pesisir Kalimantan Selatan dan pesisir Maluku.

     

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Seluruh Wilayah di Pulau Jawa Berpeluang Hujan

    Cuaca Hari Ini: Seluruh Wilayah di Pulau Jawa Berpeluang Hujan

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpeluang mengguyur seluruh wilayah Pulau Jawa pada Rabu (19/11/2025).

    Melalui kanal youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan berintensitas ringan akan terjadi di Kota Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu.

    Selain itu Kota Mataram, Palangkaraya, Manado, Gorontalo, Palu, Mamuju, Makassar, Kendari, Ternate, Ambon, Manokwari, Jayapura dan Jayawijaya berpotensi juga terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Bandar Lampung, Surabaya, Banjarmasin, Sorong dan Merauke.

    Sedangkan  hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Padang, Pangkal Pinang, Pontianak, Tanjung Selor, Samarinda dan Nabire.

    BMKG juga mengajak masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir agar mewaspadai potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir. Seperti pesisir Aceh, pesisir Sumatera Utara, pesisir Sumatera Barat, pesisir Banten, pesisir utara Jakarta, pesisir Jawa Barat.

    Pesisir Jawa Timur, pesisir Nusa Tenggara Barat, pesisir Kalimantan Selatan, pesisir Kalimantan Utara, pesisir Sulawesi Utara  juga berpotensi terjadi banjir rob.

     

  • Cuaca Hari Ini: Sejumlah Kota Besar Bakal Hujan, Termasuk Surabaya

    Cuaca Hari Ini: Sejumlah Kota Besar Bakal Hujan, Termasuk Surabaya

    7cloud.asia – Sejumlah kota besar berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir pada Senin (24/11/2025), termasuk Kota Surabaya.

    Selain Kota Surabaya, hujan berintensitas ringan berpotensi pula terjadi di Kota Banda Aceh, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengkulu, Jambi, Pangkal Pinang, Bandung, Yogyakarta, Denpasar, Mataram, Kupang, Samarinda, Palu, Gorontalo, Ternate, Ambon, Manokwari, Jayawijaya dan Merauke.

    Sementara hujan berintensitas sedang berpeluang mengguyur Kota  Medan, Palembang, Mamuju, Makassar dan Jayapura. Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Padang, Semarang, Pontianak, Tanjung Selor, Pontianak dan Banjarmasin,

    BMKG juga mengajak masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir agar mewaspadai potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir. Seperti pesisir Aceh, pesisir Sumatera Utara, pesisir Jambi, pesisir Kepulauan Bangka Belitung, pesisir Lampung, pesisir Banten.

    Pesisir utara Jakarta, pesisir selatan Jawa Barat, pesisir Jawa Tengah, pesisir Jawa Timur, pesisir Nusa Tenggara Barat, pesisir Kalimantan Selatan, pesisir Kalimantan Utara, pesisir Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah juga berpotensi terjadi banjir rob.

     

     

  • Enam Wilayah di Jakarta Diminta Waspadai Banjir Rob pada 4-6 Desember

    Enam Wilayah di Jakarta Diminta Waspadai Banjir Rob pada 4-6 Desember

    7cloud.asiaBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi banjir rob berpotensi melanda wilayah Jakarta pada 4-6 Desember 2025. 

    Puncak banjir rob di Jakarta diperkirakan akan terjadi pada Jumat (5/12/2025) besok 

    Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jakarta, Isnawa Adji, mengimbau warga di area pesisir meningkatkan kesiapsiagaan

    Adji menambahkan terdapat enam wilayah pesisir yang berpotensi mengalami banjir rob, yaitu Kamal, Muara Angke, Baywalk Pluit, Sunda Kelapa, RE Martadinata, dan Blencong Marunda. 

    Baca Juga: Penurunan Tanah, Kenaikan Permukaan Air Laut dan Perubahan Iklim Perburuk Banjir Rob di Jakarta

    “Rob diprediksi terjadi pada 4-6 Desember 2025 dengan waktu puncak 5 Desember 2025 pukul 09.00 WIB. Masyarakat pesisir perlu meningkatkan kesiapsiagaan mengingat durasi pasang tinggi bisa berlangsung beberapa hari berturut-turut,” kata dia di Jakarta, Kamis (4/12/2025).

    Tak hanya itu, warga diimbau mewaspadai perubahan kondisi cuaca serta dinamika air laut yang bisa berubah cepat. Warga juga diingatkan untuk menghindari aktivitas di daerah pesisir yang berisiko terkena banjir rob, terutama saat puncak pasang.

    Mengantisipasi ancamanbanjir rob, Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan BMKG untuk melakukan operasi modifikasi cuaca.

    Pasalnya, wilayah Jakarta juga berpotensi dilanda cuaca ekstrem dalam beberapa waktu ke depan.

    Baca Juga: Perubahan Iklim Membuat Banjir Rob Makin Sering Terjadi, Ini Dampaknya untuk Anak-anak

    “Waktu-waktunya tentunya mereka yang akan menentukan,” katanya dikutip beritajakarta.id

    Pramono menilai, pelaksanaan modifikasi cuaca tidak bisa dilakukan secara mendadak. Menurut dia, hal itu harus disesuaikan dengan data lapangan.

    Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta juga telah menyiagakan pompa untuk melakukan penyedotan ketika terjadi banjir.

    Setidaknya, saat ini terdapat 600 pompa yang disiapkan untuk penanganan ketika terjadi banjir rob di pesisir Jakarta.

    “Termasuk ketika rob kemarin naik, orang kan khawatir di Muara Angke, kan bisa kelihatan bahwa kemudian pompa sudah kita siapkan untuk mengatasi itu,” kata dia

     

  • Kegagalan Kebijakan Tata Ruang Perburuk Banjir Rob di Jakarta, Semarang dan Surabaya

    Kegagalan Kebijakan Tata Ruang Perburuk Banjir Rob di Jakarta, Semarang dan Surabaya

    7cloud.asia – Banjir rob yang terus berulang di pesisir utara Jawa khususnya Jakarta, Semarang, dan Surabaya bukan semata persoalan teknis pasang air laut, melainkan dampak langsung dari gagalnya kebijakan pemerintah pusat dalam penataan ruang dan mitigasi krisis iklim.

    Dalam pernyataannya, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengatakan, selama ini pemerintah terlalu mengandalkan betonisasi, reklamasi, dan pembangunan infrastruktur besar sebagai solusi.

    Pada Desember 2025, rob meluas seiring puncak fenomena pasang anomali 18,6 tahunan (highest anomaly tides) yang menyebabkan air laut lebih tinggi, deras, dan bertahan lebih lama. Persoalan pasang ekstrem bukan akar persoalan utama.

    Rob terjadi akibat kombinasi salah urus tata ruang, hilangnya kawasan hijau pesisir, eksploitasi air tanah yang memicu penurunan muka tanah, serta tekanan krisis iklim.

    Wahyu Eka Styawan Manajer Kampanye Perkotaan Berkeadilan Eksekutif Nasional WALHI menjelaskan, kota-kota besar di pesisir utara Jawa seperti Jakarta, Semarang, dan Surabaya menjadi wilayah paling rentan.

    Dalam satu dekade terakhir, Jakarta dan Semarang telah menjadi langganan rob, bahkan menyebabkan kampung-kampung pesisir perlahan tenggelam.

    Baca: Dampak perubahan iklim sudah nyata

    Surabaya juga menghadapi ancaman serupa, ditandai dengan abrasi pesisir dan semakin seringnya genangan rob di kampung nelayan sepanjang Selat Madura.

    Temuan WALHI dalam sebulan terakhir menunjukkan krisis rob di kota-kota pesisir di Pulau Jawa semakin serius.

    Jakarta kembali tergenang pada awal Desember 2025 ketika puluhan RT di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu terdampak, seiring penurunan muka tanah yang membuat sebagian wilayah kini berada 1–1,5 meter di bawah permukaan laut dan melemahkan efektivitas infrastruktur pertahanan pantai.

    Kondisi yang lebih mengkhawatirkan terjadi di Semarang, di mana penurunan tanah yang sangat cepat telah mendorong pergeseran garis pantai Semarang–Demak lebih dari lima kilometer ke arah daratan sejak akhir 1990-an, menjadikan rob tidak lagi bersifat musiman, tetapi permanen di sejumlah kawasan.

    Surabaya pun menghadapi ancaman serupa, terutama di kawasan industri dan pelabuhan, akibat penurunan tanah dan ketergantungan tinggi pada air tanah, yang memperbesar risiko rob saat muka laut sedikit melampaui pasang normal.

    Pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), dalam upaya mengatasi rob di pantai utara Jawa merekomendasikan percepatan pembangunan infrastruktur.

    Baca: Kenaikan permukaan air laut dan perubahan iklim perburuk banjir rob di Jakarta

    Pemerintah mendorong pembangunan tanggul, sistem drainase terpadu, serta normalisasi sungai, termasuk mendukung rencana pembangunan giant sea wall untuk mengantisipasi banjir rob.

    Wahyu menilai, rekomendasi pemerintah pusat terkait percepatan pembangunan tanggul, normalisasi sungai, dan giant sea wall tidak menyentuh akar persoalan. Krisis rob menunjukkan gagalnya kebijakan tata ruang yang tidak berbasis daya dukung dan daya tampung lingkungan.

    “PERDA RTRW Jakarta, Semarang, dan Surabaya juga belum secara memadai membahas rob sebagai persoalan struktural akibat penurunan tanah dan pembangunan masif,” jelas Wahyu.

    Karena itu, WALHI mendesak pemerintah pusat untuk segera mengevaluasi kebijakan penataan ruang, termasuk dampak Undang-Undang Cipta Kerja yang mendorong sentralisasi tata ruang.

    Revisi Perda RTRW harus menitikberatkan pada perlindungan dan pemulihan kawasan pesisir, pengendalian air tanah secara ketat, penghentian pembangunan yang memperparah subsiden, serta pemulihan ekosistem pesisir.

    WALHI juga menegaskan perlunya menghentikan proyek giant sea wall dan reklamasi yang berisiko memperburuk kondisi pesisir, alih-alih menjadi solusi menghadapi kenaikan muka air laut.