Tag: kota

  • Jumlah Kasus Cacar Monyet Terus Meningkat, Ahli Perkirakan Bisa Tembus 3600 Kasus  

    Jumlah Kasus Cacar Monyet Terus Meningkat, Ahli Perkirakan Bisa Tembus 3600 Kasus  

    7cloud.asia – Jumlah kasus cacar monyet atau monkeypox di Indonesia terus bertambah. Hingga kini terkonfirmasi positif 14 kasus. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat, bahkan hingga tembus 3600 kasus sampai akhir tahun.

    Hal ini diungkapkan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Maxi Rein Rondonuwu berdasarkan perkiraan epidemiolog atau ahli dalam bidang investigasi pola dan penyebaran suatu penyakit.

    “Prediksi kita, setelah undang para epidemiolog, mereka lihat rate yang terjadi di Inggris lalu memperkirakan kasus kita dengan jumlah populasi kunci, itu bisa 3.600 orang kalau tidak dilakukan preventif dengan baik,” jelas Maxi seperti yang dilansir CNBC Indonesia. 

    Memang, lanjut Maxi, saat ini sudah ada vaksin cacar monyet. Tetapi yang paling utama adalah melakukan tindakan preventif untuk mencegah penyebaran kasus yang lebih luas.

    baca juga:kasus cacar monyet meningkat pengawasan kesehatan bandara soetta diperketat

    Saat ini Kemenkes tengah melakukan berbagai upaya. Salah satunya memperkuat edukasi kepada kelompok berisiko.

    “Yang pasti harus menerapkan perilaku hidup sehat, jangan melakukan hubungan seks kalau ada gejala, dan lakukan hubungan seks yang aman dengan memakai kondom,” urainya. 

    Kasus cacar monyet merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus monkeypox. Penyakit ini pada tahun 2022 lalu menjadi kekhawatiran dunia.

    Bahkan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun lalu menetapkan status darurat untuk penyakit cacar monyet. Tetapi saat itu Indonesia hanya mengonfirmasi satu kasus positif.

    baca juga: kasus cacar monyet di jakarta bertambah dinkes dki imbau masyarakat waspada

    Menurut WHO, tanda dan gejala penyakit cacar monyet umumnya muncul dalam waktu tujuh hari, tetapi dapat muncul mulai satu sampai 21 hari setelah terpapar.

    “Biasanya gejala berlangsung selama dua hingga empat minggu, tetapi bisa berlangsung lebih lama pada seseorang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah,” sebut WHO.

    Berikut gejala umum penyakit cacar monyet.

    1. Ruam
    2. Demam
    3. Sakit tenggorokan
    4. Sakit kepala
    5. Nyeri otot
    6. Nyeri punggung
    7. Lemas
    8. Pembengkakan kelenjar getah bening

    Biasanya, ruam dimulai sebagai luka yang kemudian melepuh dan berisi cairan. Luka melepuh berisi cairan itu akan terasa gatal atau menyakitkan. Setelah ruam sembuh, lesi akan mengering, membentuk kerak, dan hilang.

    Lesi kulit bisa muncul di telapak tangan atau telapak kaki, wajah, mulut, tenggorokan, selangkangan, area genital, dan anus.

    baca juga: status darurat pendemi covid 19 dicabut apakah masih harus mengenakan masker

    “Beberapa orang juga dapat mengalami pembengkakan yang menyakitkan di sekitar rektum atau rasa sakit dan kesulitan saat buang air kecil,” papar WHO.

    Karena itu, beberapa tindakan pencegahan yang dianjurkan agar terhindari dari penyakit cacar monyet, yaitu:

    • Tidak berganti-ganti pasangan seks
    • Tidak melakukan seks oral, anal, dan vagina atau menyentuh alat kelamin atau anus orang yang terkena cacar monyet
    • Tidak memeluk, memijat, mencium, atau berbicara dari jarak sangat dekat
    • Tidak menyentuh kain dan benda saat berhubungan seks yang digunakan oleh penderita cacar monyet, seperti tempat tidur, handuk, dan mainan seks.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Konsep Rumah Separo: Inovasi Membangun Rumah untuk Siasati Keterbatasan Lahan

    7cloud.asia – Keterbatasan lahan di kota besar, melahirkan inovasi konsep rumah tinggal yang dinamakan “Separo” dari mahasiswa Departemen Arsitektur (DA) Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI). 

    Konsep rumah Separo hasil kreasi tiga mahasiswa Dept. Arsitektur FTUI ini menerapkan sistem pembangunan bertahap ini menjadi solusi kreatif dalam menghadapi masalah keterbatasan yang sering dialami warga kota.

    Alya Widha Aurellia, Bimantyo Ganggas Ihsani, dan Risma Fitriyanti menyebut, konsep rumah Separo adalah rumah tumbuh yang dibangun secara bertahap untuk mengatasi keterbatasan lahan di kawasan kota besar.

    “Separo, yang secara harfiah berarti “setengah” adalah konsep rumah tumbuh vertikal yang menerapkan sistem pembangunan bertahap atasi keterbatasan lahan,” demikian penjelasan Alya seperti dikutip di laman ui.ac.id.

    Baca: Terapkan desain ramah lingkungan, Bandara Banyuwangi raih penghargaan

    Mereka mencoba mengatasi isu kepadatan penduduk dengan konsep rumah yang dapat diubah sesuai kebutuhan penghuni.

    Rumah separo ini didesain fleksibel dengan menggunakan kolom atau tiang baja yang dapat disesuaikan dan modul struktur yang dibagi menjadi dua lantai.

    Hal ini memungkinkan Separo untuk berubah sesuai dengan fungsi yang diperlukan, seperti ruang usaha atau area privasi keluarga.

    “Separo mencoba untuk mengeksplorasi bagaimana arsitektur dapat membantu dalam mewadahi siklus kebutuhan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), kemungkinan perubahan ekonomi, dan juga jumlah anggota keluarga yang terus bertambah,” ujar Alya

    Baca: Slow city, cara baru mengelola kota yang sedang tren di Eropa

    Alya menambahkan, pola ruang pada rumah Separo memungkinkan lantai utama digunakan sebagai ruang usaha, sedangkan lantai atasnya digunakan sebagai area privasi keluarga.

    “Tata letak ini dimaksudkan untuk memudahkan penghuni dalam memaksimalkan potensi fleksibilitas ruang pada menerapkan konsep open-plan dan juga modul struktur yang terbagi menjadi dua bagian,” ujar Alya.

    Lebih lanjut, konsep Separo juga mencakup berbagai strategi untuk mengatasi masalah keterbatasan lahan, seperti split leveling ruangan berbeda ketinggian.

    Di mana rumah dibadi menjadi dua bagian sebagai basis modul, dan memanfaatkan tampak muka atau fasad untuk sirkulasi atau ventilasi udara vertikal.

    Baca: Mengenal desain biofilik, memasukkan alam dalam lingkungan binaan

    Di rumah Separo ini, beranda juga dapat dioptimalkan untuk usaha UMKM dan ruang bersosialisasi.

    Rumah separo memisahkan ruang publik dan privat, penggunaan material dinding batu, sistem modul dan dinding partisi yang dapat disesuaikan, serta pemanfaatan ruang beranda yang fleksibel untuk usaha dan bersosialisasi.

    Konsep rumah Separo ini, meraih Juara 2 dalam kompetisi ETALASE Architecture Competition 2023 dengan tema “Compact House”.

    Kompetisi ini meminta peserta untuk mencari solusi yang tepat terkait kepadatan penduduk dan keterbatasan lahan. ETALASE 2023 merupakan rangkaian acara yang diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Arsitektur UNNES (Universitas Negeri Semarang).

    Baca: Kawasan Malioboro ditata sesuai fungsi dan posisinya dalam sumbu filosofi

    Dekan FTUI, Prof. Dr. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU., mengapresiasi konsep yang diusulkan oleh mahasiswa FTUI ini.

    “Permasalahan terbatasnya lahan atas ketersediaan hunian yang layak memang menjadi isu yang harus segera dipecahkan. Atas daasr urgensi tersebut, ide yang dirancang oleh mahasiswa FTUI ini dapat menjadi desain yang adaptif dan fleksibel bagi hunian layak di lahan terbatas,” katanya. 

    Melalui 

  • Waspada, Dua Kota Ini Panas Hingga 36 Derajat Celsius

    Waspada, Dua Kota Ini Panas Hingga 36 Derajat Celsius

    7cloud.asia – Suhu panas masih terjadi di beberapa kota di Indonesia. Bahkan kota Surabaya dan Serang pada Sabtu (28/10/2023) diperkirakan suhu mencapai 36 derajat celsius.

    Selain itu, suhu tinggi hingga 35 derajat celsius juga diperkirakan terjadi di Kota Semarang, Banjarmasin, Palangkaraya dan Makassar.

    Dilihat dari situsBadan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sebagian besar kota-kota di Indonesia cerah berawan.

    Sebelumnya Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Iklim dan Atmosfer pada BRIN (Badan Riset dan Inovesi Nasional), Eddy Hermawan mengatakan puncak suhu panas ekstrim terjadi pada bulan Oktober.

    baca juga:bmkg waspada suhu panas landa di kota ini

    Normalnya musim kemarau terjadi pada Juni sampai Agustus. Tetapi adanya pengaruh fenomena El Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD) bergeser ke Oktober.

    “Sekarang El Nino positif dan IOD juga positif, keduanya mencapai puncak sekitar Oktober 2023,” kata Eddy beberapa waktu lalu.

    Kedua fenomena osilasi suhu air permukaan laut–El Nino di Samudera Pasifik dan IOD di sebelah barat Samudera Hindia—berdampak cukup masif pada Indonesia dan negara lainnya di garis khatulistiwa.

    Karena itu, lanjut Eddy, beberapa daerah di Indonesia diprediksi mengalami suhu panas ekstrem, di antaranya Kota Surabaya dengan suhu tertinggi diprediksi mencapai 43 derajat celcius.

    baca juga: atasi kemarau dampak el-nino 60 persen embung masih aman

    Meski demikian, peluang hujan masih berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia.

    BMKG memperkirakan potensi hujan lebat terjadi di wilayah : Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kep. Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur dan Papua.

    Selain itu angin kencang dengan kecepatan diatas 45 km/jam diprediksi terjadi di Aceh, Jawa Barat, Jawa Timur dan Sulawesi Barat.

    Karena itu BMKG mengimbau agar masyarakat waspada dengan dampak yang ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor atau pohon tumbang.

    Reporter: Nurakhmaya

  • Cuaca Panas Picu Demam Tifoid, Begini Cara Mencegahnya  

    Cuaca Panas Picu Demam Tifoid, Begini Cara Mencegahnya  

    7cloud.asia – Cuaca panas dan polusi udara kini tengah melanda sebagian besar wilayah di Indonesia. Kondisi ini dapat meningkatkan infeksi tifoid karena kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan.

    Demikian diungkapkan ketua pencegahan infeksi dan kontrol, Komite Kontrol Resistan Antimikroba RS Cipto Mangunkusumo, Dr.dr Ari Prayitno Sp. A (k) seperti yang dilansir Antaranews.

    “Tangan kita menyentuh sesuatu masuk ke mulut enggak cuci tangan atau cuci tangan enggak benar ditambah udara kering mempermudah kontaminasi dan penyebaran kuman sehingga infeksi lebih mudah masuk ke pencernaan,” jelas Ari.

    Baca: Malas gerak penyakit jantung mengintai

    Karena itu, ia meminta masyarakat agar lebih berhati-hati pada penyakit yang berkembang melalui transmisi udara dan kontaminasi pada makanan.

    Menurutnya, masyarakat Indonesia masih kurang membiasakan diri mencuci tangan. Akibatnya mempermudah kuman masuk ke makanan yang sudah terkontaminasi dari tangan yang kotor.

    Hal ini menyebabkan infeksi demam tifoid. “Jumlahnya nggak sedikit tapi banyak dan itu bisa menyebabkan penyakit demam tifoid lebih mudah menginfeksi,” ujar dokter lulusan Universitas Indonesia ini.

    Baca: Gerd beda dengan maag seperti ini penjelasan keduanya

    Lebih jauh Ari memaparkan demam tifoid banyak menyerang sistem pencernaan, sehingga jangan terkecoh tangan yang terlihat bersih dan jangan malas untuk menjaga kebersihan tangan dengan antiseptik atau cuci tangan dengan air bersih.

    Selain itu masyarakat juga perlu memperhatikan kontaminasi saluran tinja yang masuk pada saluran air yang dikonsumsi. Sebab, hal ini akan mempermudah menyebarnya kuman penyebab demam tifoid.

    Sebenarnya ada beberapa cara untuk menghindari demam tifoid. Yaitu dengan upaya memperbaiki kebersihan lingkungan dan menjaga kebersihan sanitasi agar bisa terhindar dari risiko tifoid yang menyebabkan komplikasi.

    Baca: Cacar monyet menyebar, masyarakat diminta waspada

    Sanitasi yang buruk harus diperbaiki, kekurangan air minum yang aman harus diperbaiki karena ini mempengaruhi higienitas dari hidup seseorang atau sekelompok orang,” papar Ari.

    Selain itu, pentingnya melakukan vaksinasi untuk demam tifoid juga perlu dilakukan terutama yang berada di daerah endemis agar terhindar dari beratnya gejala dan komplikasi.

    Vaksin diberikan pada anak usia 2 tahun dan diulang pada usia 3 tahun sebanyak 1 kali pemberian melalui tetes lewat mulut dan suntik dengan dua macam.

    Baca: Jangan anggap remeh nyeri pinggang

    Yaitu polusakarida untuk anak usia di atas 2 tahun dan conjugate untuk di bawah 2 tahun.

    Jika anak mengalami demam lebih dari satu minggu dan ada riwayat anggota keluarga di rumah mengalami demam tifoid, segera kunjungi fasilitas kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

    Reporter: Nurakhmayani

  • Peran Tanaman Hias dalam Mengatasi Cuaca Panas Ekstrem

    Peran Tanaman Hias dalam Mengatasi Cuaca Panas Ekstrem

    7cloud.asia – Dosen Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Indonesia (UI), Mega Atria mengimbau masyarakat menanam tanaman hias untuk menghadapi cuaca panas ekstrem.

    “Tanaman merupakan komponen utama penyerap karbon dan berperan sebagai penyedia jasa lingkungan yang berfungsi sebagai penghasil udara segar, peneduh, penyerap debu dan polutan, penyubur tanah.

    “Tanaman juga mengikat air tanah, sehingga eksistensinya sangat penting untuk kehidupan manusia,” katanya di kampus UI Depok, Jumat (27/10/2023)..

    Ia mengatakan tumbuhan dan tanaman adalah salah satu organisme penyedia jasa ekosistem bagi manusia dan lingkungan.

    baca juga: dapatkah tanaman membersihkan udara dalam ruangan kita

    Menurutnya, beberapa tanaman hias berdaun yang cocok untuk ditanam di suhu panas, antara lain Palem Hias, Nanas Bromeliad, Sirih Gading, dan Lidah Buaya, yang juga berfungsi untuk menyerap debu.

    Mega mengimbau masyarakat menanam tanaman yang tidak membutuhkan banyak air dan menyukai cahaya matahari.

    Tanaman hias kelompok Kaktus, Bougenvile, dan Kamboja memenuhi kriteria yang disebutkan Mega ini.. 

    Jenis non-tanaman hias yang juga bisa menjadi alternatif antara lain bambu dan jenis pohon peneduh dengan kanopi lebar dan dapat mengurangi efek suhu tinggi.

    baca juga: tanaman dalam ruangan yang bagus untuk lingkungan

    Ia berharap masyarakat bisa menyiapkan lahan untuk ditanami tumbuhan di hunian masing-masing. Kegiatan penanaman, lanjutnya, dapat dimulai dengan menanam aneka sayur dan buah untuk dikonsumsi sendiri.

    Dengan menerapkan konsep grow your own food, lanjutnya, masyarakat akan mampu mencukupi kebutuhan pangan sehari-hari.

    Jika memiliki lahan yang cukup luas, masyarakat juga bisa menanam pohon buah atau peneduh.

    “Karena jika lingkungan kita banyak pohon atau tanaman bunga, maka kita berperan juga dalam memastikan proses ekologi dan siklus jasa ekosistem tetap terjaga, tentunya kita juga yang mendapat keuntungan,” kata Mega.

    Baca: 8 Tanaman yang efektif menyerap polusi udara

    Umumnya cuaca ekstrem dengan suhu yang tinggi dapat menghambat pertumbuhan flora. 

    Namun beberapa jenis tumbuhan  mampu beradaptasi dengan suhu tinggi, karena dapat mengurangi penguapan berlebihan, seperti tanaman hias dan tanaman obat.

    Tanaman-tanaman tersebut, lanjutnya, juga dapat membantu menanggulangi dampak cuaca ekstrem seperti polusi udara dan rendahnya kelembapan udara yang dapat mengakibatkan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). 

    Sumber: Antaranews

  • Siapkan Payung, Hujan Ringan Berpotensi Mengguyur Wilayah Ini

    Siapkan Payung, Hujan Ringan Berpotensi Mengguyur Wilayah Ini

    7cloud.asia – Meski sebagian besar wilayah di Indonesia cerah dan berawan pada Minggu (29/10/2023), namun ada beberapa wilayah yang diguyur hujan ringan.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan delapan kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berpotensi terjadi hujan ringan.

    “Delapan kabupaten dan kota yang diprakirakan hujan ringan adalah Samarinda, Balikpapan, Penajam Paser Utara, Paser, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Mahakam Ulu,” urai prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I SAMS Sepinggan BMKG Balikpapan, Iwan Munandar seperti yang dikuti Antaranews.

    Walaupun hujan ringan, namun ia mengimbau masyarakat setempat waspada terhadap dampaknya seperti akan terjadi genangan dan kemungkinan jalanan licin,.

    baca: jakarta hujan kualitas udara tak kunjung membaik

    Terutama pengendara sepeda motor yang tetap jalan karena hanya hujan ringan, padahal jalanan licin yang bisa menyebabkan terpeleset.

    Ia menjelaskan delapan daerah yang hujan ringan tersebut, antara lain di Kota Samarinda hanya terjadi pada Minggu pagi pukul 08.00 Wita di enam kecamatan yakni Sungai Pinang, Samarinda Ilir.

    Selain itu kecamatan Samarinda Kota, Samarinda Ulu, Samarinda Utara, dan Sambutan, setelah itu cerah sampai Senin pagi.

    Di Kota Balikpapan, hujan ringan berpotensi terjadi pada Minggu sekira pukul 14.00 Wita di tiga kecamatan yakni Kecamatan Balikpapan Kota, Balikpapan Barat, dan Balikpapan Utara.

    Pada pukul 17.00 Wita dan 20.00 Wita hujan ringan berpotensi mengguyur Kecamatan Balikpapan Kota.

    baca: hujan es di sragen 137 rumah rusak

    Di luar waktu tersebut, semua kecamatan di Balikpapan diprakirakan mengalami cerah hingga Senin pagi, kecuali Kecamatan Balikpapan Kota yang diprakirakan hujan ringan pada Senin sekira pukul 08.00 Wita.

    Di Kabupaten Kutai Barat, pada Minggu pukul 23.00 Wita hingga Senin pukul 05.00 Wita hujan ringan berpotensi terjadi hampir di semua kecamatan.

    Sedangkan Senin pagi sekitar pukul 08.00 Wita hujan ringan di tujuh kecamatan yakni Bentian Besar, Damai, Melak, Barong Tongkok, Nyuatan, Sekolaq Darat, dan Siluq Ngurai.

    “Kabupaten Mahakam Ulu pada Minggu pukul 17.00 Wita, hujan ringan di tiga kecamatan yakni Long Apari, Long Bagun, dan Long Pahangai. Minggu pukul 20.00 Wita hingga Senin pukul 05.00 Wita hujan ringan berpotensi terjadi di semua kecamatan,” jelas Iwan.

    baca: intensitas hujan tinggi waspada banjir dan longsor di wilayah ini

    Selanjutnya Iwan mengatakan dua daerah lainnya yakni Kota Bontang dan Kabupaten Berau diprakirakan cerah pada Minggu-Senin (29-30/10/2023).

    Meski cuaca cerah, BMKG mengingatkan agar saling menjaga dan tidak sembarangan membakar saat membuka atau mengelola lahan, sebab api dapat merambat ke lahan atau hutan.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Limbah Pabrik Coklat Mencemari Aliran Irigasi Pertanian, Petani Mengeluh

    Limbah Pabrik Coklat Mencemari Aliran Irigasi Pertanian, Petani Mengeluh

    7cloud.asia – Limbah pabrik coklat PT. Federal Food Internusa mencemari aliran irigasi pertanian di Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten. Para petani mengeluhkan tingginya tingkat kontiminasi tersebut.

    Salah seorang petani sayur, M. Rohman (50), menjelaskan pencemaran limbah coklat ini sebenarnya sudah lama terjadi.

    “Soal pencemaran air limbah coklat ini memang sudah lama terjadi. Dan ini sudah kita keluhkan ke perusahaan, tapi tidak ada tanggapan. Selama ini saya terpaksa juga memanfaatkan air limbah ini karena di musim kemarau sudah tidak ada sumber air lagi yang bisa dimanfaatkan,” ucap salah satu petani sayur, M Rohman (50), dikutip Antaranews pada Sabtu (28/10/2023)

    baca: kali bekasi tercemar limbah ribuan warga krisis air bersih

    Menurutnya, lima tahun lalu dirinya pun sudah merasakan dampak dari pencemaran limbah pabrik tersebut.

    “Karena sejak saya garap lahan sayur ini pun sudah ada pencemaran. Apa lagi sekarang kan musim kemarau, dampak limbah itu semakin parah saja,” ucapnya.

    Pencemaran limbah ini tak hanya berdampak langsung pada lahan pertanian. Tetapi juga mengakibatkan pencemaran air galian warga yang berada di dekat aliran sungai setempat.

    “Memang air limbah ini kalau ke tumbuhan tidak mematikan. Tapi, kalau hasil panen atau kualitas sayur maupun padi itu jelek. Seperti saya tanam timun itu hasilnya tidak normal, biasanya panen satu kuintal sekarang hanya 50 kilogram saja. Terus, selain ke tumbuhan air galian untuk air bersih juga jadinya terdampak jadi bau,” paparnya.

    baca: krisis air bersih di muara angke warga harus siapkan rp400 ribu untuk beli air bersih

    Hal senada juga diungkapkan oleh Abdul Rosid (48), warga Talagasari, Cikupa. Menurutnya pencemaran limbah coklat tersebut telah membuat tidak nyaman warga sekitaran pabrik.

    Pasalnya, aliran limbah yang dibuang itu menimbulkan aroma bau dan tak sedap. “Iya bau, apalagi kalau siang hari terus kena sinar mata hari, makin parah aja baunya sampe menyengat,” ungkapnya.

    Rosid berharap agar Pemerintah Kabupaten Tangerang dapat menindaklanjuti keluhan warga atas pencemaran limbah tersebut.

    Dengan demikian warga yang tinggal di sekitar pabrik tersebut tidak terganggu dengan pencemaran limbah atau udara dari kegiatannya.

    baca: pdam mati picu krisis air bersih di kota makassar penjual air bersih dari sumur bor laris manis

    “Saya berharap pemerintah untuk menindak pabrik itu secepatnya. Karena kalau dibiarkan ini sangat membahayakan kesehatan kami,” ujar Rosid.

    Sementara itu, di lokasi pabrik pengelolaan coklat terlihat aliran irigasi di sekitarnya dipenuhi busa dengan berwarna hitam pekat.

    Bahkan, dari limbah tersebut mengandung bau tak sedap hingga mengganggu pernafasan.

    Kemudian, saat mencoba mengelilingi sekitar bangunan pabrik, terlihat juga adanya kandungan seperti minyak yang mengakibatkan rumput dan tumbuhan di sekitar irigasi mati.

    Reporter: Nurakhmayani

    .

  • Green Lifestyle Bagi Generasi Muda, Upaya Membangun Budaya Ramah Lingkungan  

    Green Lifestyle Bagi Generasi Muda, Upaya Membangun Budaya Ramah Lingkungan  

     

    7cloud.asia – Mengadopsi Green Lifestyle bagi generasai muda perlu dilakukan untuk memperbaiki kualitas hidup individu serta membangun budaya ramah lingkungan.

    Karena itu, Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Jawa (P3E Jawa) melaksanakan kampanye pengendalian perubahan iklim melalui Green Life Style.

    Kampanye bagi generasi muda ini berupa kegiatan edukasi lingkungan yang digelar di Taman Heulang, Kota Bogor, Sabtu (28/10/2023).

    Dalam rilisnya, Kepala P3E Jawa, Abdul Muin, mengatakan adopsi green lifestyle memainkan peranan penting dalam mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan akibat ulah manusia terhadap lingkungan.

    “Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terutama generasi muda tentang pentingnya perilaku dan budaya ramah lingkungan untuk pengendalian perubahan iklim,” paparnya

    baca: pentingnya tindakan kolektif untuk atasi sampah plastik yang mencemari lingkungan

    Selanjutnya Muin menjelaskan Green Lifestyle mengacu pada gaya hidup yang berfokus pada keberlanjutan, efisiensi sumber daya, dan kesadaran lingkungan. 

    Penerapan konsep Green Lifestyle, lanjut Muin, sangat peting dilakukan untuk merespon berbagai tantangan perubah an iklim.

    “Green Lifestyle merupakan salah satu langkah awal dalam pengendalian perubahan iklim, melalui adopsi kebiasaan-kebiasaan yang mengurangi jejak karbon dan aktivitas yang ramah lingkungan hidup,” jelasnya. 

    Selain itu, menurut Muin, perlu adanya peningkatan pengarusutamaan Green Lifestyle.

    Hal ini untuk menciptakan kesadaran kolektif dan memastikan praktik-praktik berkelanjutan menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat dan generasi muda.

    baca: hari ozon sedunia klhk ajak masyarakat bijak gunakan barang perusak ozon

    Dengan adanya kampanye ini, ia berharap dapat memotivasi masyarakat terutama generasi muda untuk aktif berpartisipasi dalam gerakan ramah lingkungan.

    Sebab pengendalian perubahan iklim bukan hanya tugas pemerintah pusat maupun daerah, tetapi juga membutuhkan kontribusi dan dukungan dari seluruh pihak, termasuk generasi milenial.

    Kampanye ini dihadiri oleh para dosen, mahasiswa IPB, pelajar dan masyarakarat.

    Selain Muin, tampak hadir Wakil Rektor bidang Resiliensi Sumberdaya dan instruktur IPB Alim setiwan Slamet, Dep. Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan FEM IPB Meti Ekayani.

    Tampak pula Kepala Biro Humas KLHK Nunu Anugrah, Sekretaris Kota Bogor Syarifah Sofiah, Kepala Dinas LH Kota Bogor Deni Wismanto, Founder Mountrash Gideon Wijaya.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • PESTAPERA, Cara Warga Rusun Marunda Membincangkan Masalah Kota

    PESTAPERA, Cara Warga Rusun Marunda Membincangkan Masalah Kota

    ruangkota.om – Minggu (29/10/2023) selasar Blok D Rusun Marunda, di Kota Jakarta Utara terlihat semarak sejak pagi.

    Sejak Jumat, Komunitas masyarakat di Rusun Marunda bersama dengan beberapa elemen masyarakat kota Jakarta mengadakan kegiatan bertajuk PESTAPERA: Pesta Perlawanan Batubara. 

    PESTAPERA ini tak hanya dihadiri warga Rusun Marunda, namun juga  warga di  sekitar rusun seperti Marunda Pulo, Marunda Kepu, Marunda Bidara, Nelayan Cilincing.

    Sejumlah organisasi masyarakat sipil seperti Aliansi Buruh dan Koalisi Perjuangan Warga Jakarta ikut dalam kegiatan yang  didukung oleh Greenpeace, Trend Asia, WALHI Jakarta, LBH Jakarta, SEBUMI dan sejumlah lembaga lain seperti PDPI dan KOPAJA ini.

    Baca: Warga Rusun Marunda minta data perusahaan yang ditutup dibuka

    PESTAPERA ini dihelat untuk membincangkan berbagai permasalahan kota (urban) yang dialami oleh warga Rusun Marunda dan sekitarnya.

    Warga Rusun Marunda dan sekitarnya diberi kesempatan untuk mengungkapkan berbagai masalah yang dialaminya dan menuliskan harapan mereka tentang kota yang layak. 

    Selain itu juga ada layanan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi hukum secara gratis. Warga Rusun Marunda juga bisa menyaksikan pameran budaya. Dalam kegiatan ini juga digelar workshop cukil kayu untuk anak-anak.  

    “Kami berharap kegiatan ini menjadi daya dukung desakan kepada Pemerintah untuk mengambil langkah-langkah nyata, menertibkan pelanggaran hak atas kota yang ada di Marunda dan pencemaran dapat dihentikan.” Ungkap Cecep Supriyadi, salah satu warga di Marunda.

    Baca:  Polusi batubara dirasakan warga Rusun Marunda dan sekitarnya sejak lama

    Cecep mengatakan, warga Marunda terutama Rusun Marunda telah berjuang bertahun-tahun melawan polusi batubara. 

    Hal ini tergambar dari hasil cukil anak-anak yang menngisahkan perjuangan warga melawan pencemaran batubara.

    Perlawanan terhadap pencemaran batubara  juga dapat dilihat dari antusiasme warga memeriksakan kesehatan paru-parunya pada kegiatan PESTAPERA.

    Jeanny Sirait, Pengkampanye Urban Justice Greenpeace Indonesia mengatakan, warga Marunda Raya adalah warga Jakarta juga, yang seharusnya tidak dilepaskan dari perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

    “Masalah yang mereka hadapi bukan hanya persoalan debu batubara, namun juga mencakup akses kesehatan, pendidikan, pekerjaan layak, hak atas air bersih, hingga moda transportasi yang belum maksimal mendukung mobilitas warga,” ujarnya.

    Baca: DPR minta industri yang cemar lingkungan ditindak tegas

    Jeanny mengatakan, hak kota layak ini masih merupakan mimpi penghidupan yang layak dari warga Marunda yang belum terwujud hingga saat ini. 

    Membicarakan Marunda tidak bisa kita lepas dari kejadian di tahun 2021 dan 2022 ketika warga Rusun Marunda menghadapi pencemaran udara akibat debu batubara yang dipicu kegiatan industri di sekitarnya.

    Polusi batubara ini mengakibatkan lingkungan di sekitar Rusun Marunda menjadi tercemar debu dan tidak sedikit warga yang mengalami gangguan kesehatan. 

    Saat itu, warga melakukan pengecekan sumber polusi yang salah satunya berasal dari timbunan batubara yang ada di sekitar Rusun Marunda.

    Baca: Lokasi parkir dengan tarif progresif ditambah jumlahnya

    Warga lantas bergerak secara mandiri untuk mengurangi dampak debu dan melakukan pengaduan ke instansi pemerintahan terkait.

    Hasil dari pergerakan warga mendapat perhatian pemerintah provinsi DKI Jakarta dan beberapa langkah dilakukan untuk mengurangi dampak debu batubara.

    Saat ini, warga masih terus mengawasi kondisi udara di sekitar Rusun Marunda karena aktivitas penggunaan batubara masih ada walau berkurang.

    “Namun, harapan atas udara yang bersih masih tetap diperjuangkan oleh warga Rusun Marunda dan sekitarnya.” ungkap Aprillia L Tengker, Pengacara Publik LBH Jakarta.

     

  • BMKG: Suhu Hingga 37 Derajat Celsius Berpeluang Terjadi di Kota Ini

    BMKG: Suhu Hingga 37 Derajat Celsius Berpeluang Terjadi di Kota Ini

    7cloud.asia – Meski telah memasuki penghujung bulan Oktober, namun cuaca panas masih terjadi di beberapa kota besar di Indonesia. Salah satunya Kota Surabaya yang diperkirakan suhu udara mencapai 37 derajat celsius.

    Dilihat dari situsBadan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca di kota pahlawan tersebut pada Senin (30/10/2023) seharian cerah.

    Suhu minimum 25 derajat celsius dengan tingkat kelembaban antara 45 hingga 85 persen.

    Selain Surabaya, kota-kota lainnya juga bersuhu tinggi mencapai 35 derajat celsius, seperti Serang, Semarang dan Palembang.

    Sebagian besar kota-kota di Indonesia juga cerah dan berawan. Dengan suhu rata-rata antara 24 hingga 31 derajat celsius.

    baca: waspada dua kota ini panas hingga 36 derajat celsius

    Meski banyak kota yang cerah dan berawan, namun BMKG mengeluarkan peringatan dini. Hujan lebat dengan intensitas lebih dari 50mm per hari diprediksi akan mengguyur wilayah Aceh, Bengkulu, Jambi.

    Selain hujan lebat juga berpotensi mengguyur Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Papua Barat, dan Papua.

    Dengan kondisi cuaca seperti ini, BMKG juga mengingatkan bahaya bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor didaerah tersebut.

    Tak hanya didaratan. Hujan dengan intensitas lebat di wilayah perairan berpotensi terjadi di beberpa perairan di Indonesia.

    baca: bmkg waspada suhu panas landa di kota ini

    Perairan Lhokseumawe, Perairan Sabang – Banda Aceh, Perairan barat Aceh – barat Sibolga, Perairan utara Sabang, Perairan Riau, perairan Kepulauan Riau, Samudera Hindia barat Aceh, Laut Natuna berpeluang terjadi hujan lebat.

    Selain itu, Selat Karimata, Laut Cina Selatan bagian utara Kalimantan Barat, Samudera Pasifik utara Maluku Utara, Samudera Pasifik Utara Papua, Teluk Cendrawasih, Laut Seram, dan Laut Arafura juga diprediksi hujan lebat.

    Reporter: Nurakhmayani