Tag: ganjar pranowo

  • Ganjar Pranowo Ajak Relawan Ganjar-Mahfud untuk Tetap Mengawal Demokrasi

    Ganjar Pranowo Ajak Relawan Ganjar-Mahfud untuk Tetap Mengawal Demokrasi

    7cloud.asia –  Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengajak para relawan pasangan Ganjar-Mahfud untuk tidak berhenti dan terus menjadi pengawal demokrasi.

    Hal ini diungkapkan Ganjar Pranowo saat  buka puasa bersama dengan relawan Ganjar-Mahfud dan pendukungnya di Posko Pemenangan GaMa, Jalan Teuku Umar nomor 9, Menteng, Jakarta Pusat Rabu (20/3/2024).

    Ganjar Pranowo yang malam itu mengenakan pakaian srba hitam mengatakan, dalam kurun sebulan pasca pemungutan suara dirinya mengunjungi sejumlah daerah.

    Dan,dari kunjungan ini, dia mendapat masukan dari banyak warga yang ditemuinya untuk tidak berhenti mengawal demokrasi Indonesia yang sedang tidak baik-baik saja. 

    Baca: Relawan Ganjar diminta turun untuk lakukan nano targeting

    Karena itulah, Ganjar mengajak ratusan relawan yang hadir malamitu untuk tidak berhenti setelah KPU mengumumkan hasil Pemilu 2024. 

    Awalnya dirinya mengira perjuangan itu akan berhenti di tanggal 20 (pengumuman hasil Pemilu 2024, red) 

    “Ternyata tidak, kita akan terus berjuang sampai kita menuju perjuangan kita. Ini bukan harapan Ganjar-Mahfud, ini harapan bangsa kita,” katanya.

    Baca: MK diminta tak hanya fokus pada perolehan suara dalam tangani gugatan hasil pemilu 2024

    Karena itu ia mengajak para relawan yang hadir untuk tetap setia dan bisa menjadi pengawal demokrasi.

    “Untuk itu kita tidak bisa biasa-biasa saja maka saya bilang terima kasih masyarakat yang merespons sangat luar biasa,” kata Ganjar dalam pertemuan itu,

    Menurutnya perjuangan mengawal demokrasi itu bisa dilakukan seluruh kelompok masyarakat mulai dari kelompok agama, akademisi hingga aktivis dengan cara berpikir masing-masing.

    Baca: THN Anies-Muhaimin juga tuntut pemungutan suara ulang

    Mantan Gubernur Jawa Tengah itu kembali mengingatkan agar mengawal demokrasi tidak cukup setelah hasil pemilu 2024 diumumkan, tapi hingga persidangan di MK juga perjuangan hak angket.

    Apa yang diungkapkan Ganjar ini langsung disambut.antusias para relawan yang hadir yang menyatakan siap untuk meneruskan perjuangan mereka bersama Ganjar-Mahfud.

     

     

  • Ganjar Pranowo Siap Membantu Calon PDI Perjuangan di Pilkada Serentak 2024

    Ganjar Pranowo Siap Membantu Calon PDI Perjuangan di Pilkada Serentak 2024

    7cloud.asia – Mantan calon presiden 2024, Ganjar Pranowo, telah resmi ditunjuk menjadi Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan, dan dilantik pada Jumat, 5 Juli 2024 lalu.

    Ganjar mengisi pos Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah, setidaknya hingga Rapat Koordinasi Nasional atau Rakornas PDIP yang diagendakan pada 2025.

    Dilansir Tempo.co, Ganjar Pranowo mengungkapkan tugas-tugas yang akan dia emban sebagai salah satu pimpinan PDI Perjuangan.

    “Saya dikasih tugas di pemerintah dan otonomi daerah. Mungkin Ibu (Megawati) memberikan tugas ini karena saya pernah duduk di pemerintahan gitu ya. Otonomi daerah lagi, jadi pas lah,” kata Ganjar Pranowo.

    Ganjar menyatakan para anggota DPRD hingga calon-calon kepala daerah dari PDI Perjuangan akan mengikuti pendidikan dan pelatihan atau Diklat sebagai pembekalan untuk menghadapi persoalan tersebut.

    Baca Juga: Banjir Karangan Bunga untuk Megawati Soekarnoputri, Mendesak Mega Memimpin Penyelamatan Reformasi

    Beberapa topik yang dia sebut akan disoroti adalah soal penegakan hukum di daerah, integritas kepala daerah, antikorupsi, hingga pertanian.

    Ganjar Pranowo juga mengungkapkan perannya dalam membantu calon kepala daerah dari PDI Perjuangan di Pilkada 2024. Ganjar mengatakan dirinya siap membantu calon-calon yang meminta bantuannya untuk pemenangan Pilkada.

    “Mana yang bisa saya bantu, saya bantu. Jangan-jangan kalau saya datang ke tempatmu (calon kepala daerah dari PDIP), malah enggak laku,” kata Ganjar berseloroh.

    Saat ini, kata Ganjar, dirinya belum memiliki penugasan khusus dari PDI Perjuangan untuk Pilkada 2024. Akan tetapi, Ganjar menyampaikan bahwa dirinya bersedia membantu kesiapan PDI Perjuangan untuk Pilkada tanpa disuruh.

    Bahkan, Ganjar berujar sudah ada beberapa kader partainya yang datang ke dia untuk berdiskusi.

    Baca Juga: Puan Maharani Singgung Penegakan Hukum di Indonesia: No Viral No Justice

    “Sudah. Orang semua pada datang ke saya ngobrol, ‘mas ini gimana mas, caranya gimana’, ya saya berbagi pengalaman lah,” ucap Ganjar.

    Ganjar dua kali memenangkan Pilgub Jawa Tengah yang pernah diikutinya pada 2013 dan 2018.

    Untuk Pilkada 2024, PDI Perjuangan telah menggelar pelatihan khusus untuk tim pemenangan. Peserta pelatihan ini lebih dari 600 orang dari 60 daerah.

    Peserta terdiri atas calon kepala daerah dan tim pemenangannya yang telah diberi surat tugas berlaga di Pilkada 2024.

    Menurut Ganjar, salah satu isu utama yang akan dia soroti sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan adalah soal pangan. Ganjar menyampaikan bahwa persoalan pangan mendapat concern atau perhatian khusus dari Megawati.

    Baca Juga: Pilkada 2024: PDI Perjuangan Bisa Ajukan Calonnya Sendiri di 142 Kabupaten/Kota pada 11 Provinsi

    Ganjar menyebut bahwa impor pangan terus naik selama sepuluh tahun terakhir. Dia pun ditugaskan partai untuk ikut memikirkan solusi permasalahan tersebut.

    “Bagaimana kita bisa lebih digdaya untuk menyediakan untuk menyediakan pangan sendiri,” ucap Ganjar.

    Selain itu, Ganjar menyampaikan dirinya juga akan ikut memikirkan peran pemerintah daerah dalam menghadapi situasi ekonomi global.

    “Kedua, ekonomi eksternal, yang dunia tidak baik, terus kemudian kita menjadi antisipasi itu, kira-kira peran pemerintah daerah apa sih?” kata eks Gubernur Jawa Tengah itu.

    Ganjar menyatakan pemerintah daerah ke depannya tidak bisa hanya menunggu instruksi dari pusat saja.

    “Karena ke depan seandainya kita hanya begantung kepada nasional saja, terus kemudian menunggu perintah, wah kita pasti akan ketinggalan. Butuh inisiatif, kreativitas, inovasi dari daerah,” ucap dia.

    Sumber:Tempo.co

  • Menyoal Kebijakan PPN 12 Persen, Ganjar Pranowo: Apakah Ini Sebuah Keadilan?

    Menyoal Kebijakan PPN 12 Persen, Ganjar Pranowo: Apakah Ini Sebuah Keadilan?

    7cloud.asia – Ketua DPP Bidang Politik PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo mengkritisi kebijakan PPN 12 persen yang akan diterapkan pada 1 Januari 2025 mendatang.

    Dipantau dari akun Youtube @RuangGanjar, mantan calon presiden yang diusung PDI Perjuangan tersebut mengatakan bahwa pajak memang menjadi sumber pendapatan utama negara.

    “Namun, dalam situasi ekonomi kita saat ini, keputusan pemerintah menaikkan PPN jadi 12 persen mungkin bukan keputusan tepat. Apakah ini keadilan?“ ujar Ganjar dipantau dari akun Youtubenya pada Kamis (19/12/2024)

    Menurut Ganjar, kebijakan PPN 12 persen ini menjadikan Indonesia sebagai negara yang menerapkan pajak tertinggi di ASEAN, meski dari sisi PDB Indonesia bukan yang tertinggi.

    Ganjar menambahkan, tentu ada niat baik pemerintah di dalam kebijakan PPN 12 persen ini. Tetapi, jika diterapkan saat ini maka kebijakan itu datang di saat yang salah.

    Baca: Sekolah Internasional akan dikenai PPN 12 persen, ini kata DPR

    Dan, lanjutnya,  pukulan terberat dari kebijakan PPN 12 persen akan diterima oleh mereka yang paling rapuh, yakni masyarakat miskin.

    Dalam itungan tim Ganjar Pranowo, penerapan PPN 12 persen akan mengakibatkan keluarga miskin mendapatkan tambahan beban pengeluaran hingga Rp 101.880 per bulan.

    Sedangkan kelompok rentan miskin akan terbebani Rp 153.871 per bulan, dan kelompok menengah terkena sekitar Rp 354.290 per bulan.

    Di atas kertas, kebijakan PPN 12 persen akan mendongkrak pendapatan negara hingga Rp 80 triliun per tahun.

    Tetapi faktanya di lapangan, kebijakan PPN 12 persen ini akan memaksa rakyat mengurangi konsumsi mereka, menggerus tabungan atau bahkan terjerat utang.

    Baca: Ketimbang PPN 12 persen, pemerintah diminta terapkan pajak yang adil

    Jadi, menurut Ganjar, menyoal kebijakan PPN 12 persen bukan oal menyalahkan siapa, tetapi hanya soal mengajukan pertanyaan yang layak diajukan: Apakah ini keadilan?

    Dalam video tersebut, Ganjar secara terbuka mengungkapkan kekhawatirannya, kebijakan PPN 12 persen ini justru akan memicu komplikasi dalam ekonomi nasional.

    Ganjar menilai, penerapan PPN 12 persen datang dalam kondisi yang tidak tepat, yakni pada saat ekonomi Indonesia sedang mengalami kelesuan. Hal ini ditunjukkan dengan sumbangan sektor manufaktur yang terus menurun, dan PHK terjadi di mana-mana.

    Jadi, pertanyaan “Apakah ini keadilan?“ layak diajukan.

  • Bantu Anak Muda Atasi Kesehatan Mental, Ganjar Pranowo Luncurkan “Teman Cerita”

    Bantu Anak Muda Atasi Kesehatan Mental, Ganjar Pranowo Luncurkan “Teman Cerita”

    7cloud.asia – Politisi Ganjar Pranowo meluncurkan program khusus membantu anak muda menyelesaikan persoalan kesehatan mental. Menggandeng 1500 peer counselor, Ganjar membuat program bernama Teman Cerita

    Teman Cerita diluncurkan Ganjar Pranowo di Jakarta, tepatnya di Cafe Kopikina, Kemang, Sabtu (15/2/2025). Teman Cerita merupakan program unggulan dari Yayasan Nalar Naluri Nurani yang didirikan mantan Calon Presiden dari PDI Perjuangan ini.

    “Persoalan kesehatan mental ini menjadi isu penting yang harus kita selesaikan demi menyiapkan SDM unggul mendatang. Kami ingin membersamai anak-anak muda yang merasa memiliki masalah kesehatan mental dan bergandengan tangan mencari solusinya,” ucap Ganjar. 

    Menurut Ganjar Pranowo, maraknya dampak buruk problem kesehatan mental adalah kurangnya tempat untuk bercerita.

    Banyak anak muda memilih memendam persoalan yang dialami karena tidak memiliki ruang itu. Akibatnya, ketika tidak kuat, banyak anak muda yang menyerah hingga melakukan hal-hal negatif bahkan sampai bunuh diri.

    Menurut Survei I-NAMHS (2022), sebanyak 1 dari 3 remaja memiliki masalah kesehatan mental dan 1 dari 20 remaja memiliki gangguan mental.

    Baca: Ganjar Pranowo ajak anak muda teladani semangat Soekarno

    Sementara menurut badan kesehatan dunia, WHO, bunuh diri menjadi penyebab kematian ketiga remaja Indonesia, di mana menurut data BRIN, selama 2012-2023 tercatat 2.112 kasus bunuh diri dan 47 persen di antaranya dilakukan remaja.

    “Inilah alasan kenapa Teman Cerita penting kami luncurkan. Anak muda bisa menceritakan semua masalah kesehatan mentalnya kepada peer counselor kami melalui WhatsApp 0812 9999 8806 yang online setiap hari. Kamu bisa berbagi, menangis, marah, meluapkan emosi untuk menenangkan jiwa,” jelas mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu.

    Peer counselor Teman Cerita, terang Ganjar, akan siap mendengarkan keluh kesah anak muda.

    Mereka juga akan mengidentifikasi masalah dan merekomendasikan untuk konsultasi dengan psikolog atau psikiater jika memang diperlukan.

    Peer counselor bekerja secara sukarela. Mereka adalah mahasiswa tingkat akhir atau lulusan Fakultas Psikologi yang terlatih dan bersertifikat.

    Program Teman Cerita merupakan langkah mengatasi keterbatasan jumlah psikolog dan psikiater di Indonesia. Sebab, tidak semua masalah mental harus dikonsultasikan dengan psikolog atau psikiater. Peer counselor bisa menjadi penyaring.

    Baca: Ganjar Pranowo sebut pemerintah harus terbiasa mendengarkan kritik

    “Saya meyakini, kalau bangsa ini kesehatan mentalnya jitu, maka nalar akan baik, nurani akan terasah dan naluri sebagai manusia dia akan bermanfaat. Itu bagian dari kekokohan bangsa kita jadi bangsa yang beradab,” tegasnya.

    Saat ini, jumlah psikolog klinis aktif di Indonesia belum mencapai 3000 orang. Sedangkan psikiater tidak sampai 1.100 orang.

    Padahal, jumlah penduduk Indonesia ratusan juta. Sehingga perbandingan psikolog/psikiater dengan jumlah penduduk adalah 1:68.500.

    “Padahal standar WHO adalah 1:30.000. Sehingga diperlukan kolaborasi dan dukungan semua pihak untuk membantu anak muda mengatasi problem mentalnya,” pungkasnya.

    Sekjen Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi), Mulyanto mengapresiasi langkah Yayasan Nalar Naluri Nurani meluncurkan Teman Cerita. Menurutnya, itu langkah strategis dalam menyelesaikan problem kesehatan mental anak bangsa.

    “Kami mengapresiasi dan siap bekerjasama untuk menyelesaikan problem kesehatan mental. Benar apa yang dilakukan yayasan ini, membuka kanal atau ruang bercerita, karena persoalan kesehatan mental tidak hanya butuh solusi, tapi butuh didengarkan,” ucapnya.

  • Komisi X DPR Dorong Inovasi Pendidikan yang Digagas Ganjar Pranowo di Jawa Tengah Dijadikan Best Practice

    Komisi X DPR Dorong Inovasi Pendidikan yang Digagas Ganjar Pranowo di Jawa Tengah Dijadikan Best Practice

    7cloud.asia – Anggota Komisi X DPR, Abdul Fikri Faqih menyoroti keberhasilan Provinsi Jawa Tengah dalam menghadirkan inovasi pendidikan berbasis kerakyatan, seperti pendirian SMK Jawa Tengah yang sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah provinsi.

    Ia menilai program yang digagas mantan gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ini patut dijadikan contoh nasional. Hal itu disampaikannya dalam kunjungan kerja reses Komisi X DPR di Provinsi Jawa Tengah, Jumat (25/7/2025).

    “SMK Jawa Tengah ini sudah ada tiga sekolah dan dibiayai penuh oleh pemprov. Ini bisa jadi best practice,” katanya seperti dikutip Parlementaria.

    Fikri berharap konsep serupa dapat direplikasi dalam bentuk sekolah rakyat yang lebih luas jangkauannya dan lebih menyasar pada pengentasan kemiskinan serta peningkatan kualitas SDM.

    Baca: SMK Jawa Tengah rintisan Ganjar Pranowo

    Namun, Fikri juga mengingatkan pentingnya evaluasi dan keterbukaan terhadap masukan.

    “Ekspektasinya besar, mengentaskan kemiskinan, mencerdaskan kehidupan bangsa, mencetak SDM unggul. Maka harus dievaluasi secara menyeluruh: kekurangannya apa, tantangannya apa. Sampaikan itu,” tuturnya.

    Fikri mendorong agar pengalaman Jawa Tengah dalam mengelola program pendidikan alternatif dieksplorasi lebih jauh untuk menjadi rujukan dalam kebijakan nasional.

    “Ini mestinya bisa jadi model. Jangan hanya berhenti di provinsi, tapi bermanfaat secara nasional,” tandasnya.

    Dalam kesempatan itu, Fikri juga menekankan pentingnya kolaborasi multipihak dalam menjalankan program pembangunan, khususnya di sektor pendidikan.

    “Sudah menjadi kesadaran kita bersama bahwa tidak mungkin sebuah program berhasil hanya dijalankan oleh satu lembaga,” ujar Fikri.

    Baca: Pendidikan vokasi kini bukan lagi pilihan kedua

    Ia menyoroti pentingnya pendekatan pentahelix dalam pembangunan yang melibatkan lima elemen utama: akademisi, pelaku bisnis, pemerintah, komunitas, dan media. Menurutnya, semua elemen tersebut memiliki peran strategis yang saling melengkapi.

    Akademisi atau perguruan tinggi menyediakan keilmuan dan riset, dunia usaha mendorong praktik dan investasi.

    Sedangkan, pemerintah menjalankan regulasi dan fasilitasi, komunitas memberi energi sosial berbasis minat, dan media berperan menginformasikan serta mengedukasi publik.

    “Kalau lima elemen ini saja tidak bisa berkolaborasi, maka kita hanya akan terus mengeluh. Padahal kolaborasi adalah kunci,” tegasnya.

    Baca: Pembelajaran berpusat pada siswa belum tentu berhasil