7cloud.asia – Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2024 PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melakukan kegiatan pembersihan Sungai Ciliwung, kampanye bebas sampah, dan pelepasan ikan khas Ciliwung.
Dalam kegiatan pembersihan Sungai Ciliwung yang diberi tajuk Bebenah Ciliwung ini PT ASDP Indonesia Ferry berkolaborasi dengan Komunitas Ciliwung Depok.
Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin melalui keterangan tertulis pada Minggu (3/3/2024) mengatakan kegiatan bebersih Sungai Ciliwung ini merupakan wujud kepedulian terhadap lingkungan.
“Pelaksanaan kegiatan Bebenah Ciliwung ini merupakan salah satu giat Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai wujud kepedulian ASDP terhadap lingkungan melalui penanggulangan sampah,” katanya.
Baca: Bioplastik dari sampah bonggol jagung
Kegiatan Bebenah Ciliwung ini merupakan wujud aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan kota dengan menanggulangi sampah di Jakarta, khususnya di Sungai Ciliwung
Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional KLHK, terdapat sekitar 17,7 juta ton sampah per tahun di 123 kabupaten/kota se-Indonesia pada tahun 2023.
Adapun total sampah yang belum terkelola sebanyak 5,8 juta ton atau setara dengan 33,1 persen dari timbunan sampah yang ada.
Dengan konsumsi sampah plastik sehari-hari yang terus meningkat, maka langkah bebersih Sungai Ciliwung ini ini sejalan dengan komitmen ASDP untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Baca: Kiat yang harus dilakukan agar transisi ke ekonomi hijau berlangsung lbih cepat
Tujuan SDGs yang hendak dicapai dengan kegiatan ini terutama pada poin-poin yang berkaitan dengan Lingkungan dan Penggunaan Plastik.
Dikatakan Shelvy, bagi pihaknya, HPSN bukan hanya peringatan tahunan semata namun juga sebagai momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang praktik pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Pada kegiatan kali ini, ASDP melibatkan komunitas serta relawan yang merupakan karyawan ASDP (Ferizyan) untuk membersihkan bantaran Sungai Ciliwung.
“Kami juga melakukan edukasi langsung dengan menyebarluaskan poster-poster ramah lingkungan. Kami juga melepaskan ikan-ikan khas Ciliwung untuk menjaga kelestarian fauna di Sungai Ciliwung,” tambah Shelvy.
Baca: Ekonomi hijau janjikan pendapatan lebih besar lagi berkelanjutan
Dalam kegiatan bersih-bersih tersebut, ASDP bersama dengan komunitas Ciliwung berhasil mengumpulkan sebanyak 1.214,5 kg atau sama dengan 114 kantong yang dilakukan selama kurang lebih 45 menit.
Para relawan yang merupakan Ferizyan tersebut juga turut berkontribusi dalam tiap program TJSL guna meningkatkan kesadaran serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan masyarakat.
Sebagai operator kapal dan pelabuhan, ASDP memiliki komitmen untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Selain melakukan aksi langsung seperti yang dilakukan hari ini, ASDP juga telah mengimplementasikan sejumlah program TJSL lainnya.
Baca: Aksi bebersih Sungai Ledug
Langkah ramah lingkungan itu antara lain penyediaan Reverse Vending Machine (RVM), penanaman pohon di seluruh cabang, dan Ocean Clean Up Day.
Shelvy mengatakan, ASDP yakin dalam menjaga kelestarian lingkungan bukan hanya bentuk tanggung jawab perusahaan.
Langkah ini juga bagian dari wujud nyata ASDP untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan melindungi warisan alam bagi generasi mendatang.
Dengan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk komunitas lokal dan pemerintah, ASDP yakin dapat mencapai tujuan ini serta memberikan dampak positif yang signifikan bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

