7cloud.asia – Anggota Komisi X DPR Bonnie Triyana tidak mempermasalahkan lulusan beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang tidak kembali ke Indonesia setelah lulus.
Namun, politisi PDI Perjuangan ini mengusulkan lulusan LPDP yang tidak kembali ke Tanah Air untuk mengembalikan uang beasiswa pendidikan ketika sudah bekerja di luar negeri.
“Saya berharap mereka yang tidak kembali agar berkontribusi dalam hal kemanusiaan dengan menyertakan nama Indonesia di dalamnya,“ ujar Bonie dalam rapat dengar pendapat dengan Dirut LPDP di Gedung DPR, Jakarta, Senin (25/8/2025)..
Namun, Bonie mengingatkan apabila sudah berhasil sebaiknya mereka kembalikan uang selama pendidikan karena beasiswa itu diambil dari uang pajak yang dibayarkan oleh masyarakat.
Baca: Kontroversi pengalihan anggaran LPDP untuk dialihkan ke pembiayaan riset
Dalam kesempatan itu, Bonie menilai lulusan beasiswa dari LPDP yang kembali ke Tanah Air kerap berada pada posisi sulit.
Di satu sisi lulusan LPDP dianggap terlalu tinggi kualifikasinya untuk sebagian pekerjaan, namun di sisi lain masih dalam proses membangun modal kultural melalui jalur pendidikan yang mereka tempuh.
“Seringkali lulusan LPDP ketika mereka kembali menjadi overqualified, karena memang ekosistem tempat bekerja yang ada tidak suportif,” imbuhnya
Baca: Fakta dari turunnya skor PISA Indonesia pada 2022
Menurutnya mereka belum sepenuhnya bisa berkompetisi di dunia kerja menggunakan gelar yang diterima, tetapi memiliki kualifikasi pendidikan yang lebih tinggi untuk mengisi posisi sarjana dan di bawahnya.
Kondisi dilematis ini secara tidak langsung mendorong mereka untuk melakukan improvisasi dalam berbagai aspek agar tetap dapat terserap dalam lapangan kerja.
Penyesuaian ini tidak jarang menyebabkan mereka terserap dalam sektor yang tidak relevan dengan kualifikasi dan pendidikan yang ditempuh.
“Lulusan LPDP seharusnya bisa menyesuaikan ilmu yang didapatkan untuk diaplikasikan pada sektor kerja di Indonesia,” tuturnya.


