7cloud.asia – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan peran penting generasi muda dalam pembangunan. Hal ini berkenaan dengan bonus demografi yang akan dialami Indonesia pada lima tahun yang akan datang.
Presiden Jokowi menyinggung bonus demografi ini saat menerima para finalis ajang Puteri Indonesia tahun 2023 di Istana Negara, Jakarta, Senin (22/05/2023).
“Yang disampaikan Bapak Presiden, pertama berkaitan dengan pentingnya peran generasi muda untuk memastikan bonus demografi kita terkonversi dalam 13-15 tahun ke depan menuju Indonesia negara maju,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, dalam keterangan tertulis usai mendampingi para finalis ajang Puteri Indonesia tersebut.
Baca: Mengapa Cinta Laura layak dijadikan panutan
Menurut Presiden, sebagaimana dituturkan Sandiaga, banyak negara yang tidak bisa meninggalkan statusnya sebagai negara berpenghasilan menengah karena generasi mudanya tidak memiliki terobosan dan inovasi.
Untuk itu, Presiden Jokowi berpesan agar para finalis Puteri Indonesia dapat memberikan kontribusi dalam membawa Indonesia menjadi negara maju.
“Pesan Bapak Presiden agar para Puteri Indonesia sebagai bagian dari bonus demografi memberikan kontribusi dan membawa Indonesia menjadi negara maju dengan pendapatan di atas 25 ribu dolar per kapita atau GDP per kapita 25 ribu dolar ke atas di tahun 2045,” jelasnya.
Baca: Aksi keren anak muda Bandung ini layak ditiru
Bonus demografi yang dimaksud adalah masa di mana penduduk usia produktif (15-64 tahun) akan lebih besar dibanding usia nonproduktif (65 tahun ke atas) dengan proporsi lebih dari 60% dari total jumlah penduduk Indonesia.
Indonesia diperkirakan akan menghadapi era bonus demografi beberapa tahun ke depan, tepatnya pada tahun 2030 hingga 2040 mendatang.
Momentum bonus demografi ini tentu saja harus dihadapi dengan perencanaan yang matang. Pemerintah saat ini tengah menggodok berbagai program untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045.
Hal ini dilakukan karena melimpahnya SDM yang produktif tidak akan bisa produktif apabila tidak ada lapangan pekerjaan yang sesuai dengan keterampilan dan bidang yang dikuasai.
Baca: Tanggung jawab lingkungan pada aak disabilitas
Maka dari itu, pemerintah tengah mempersiapkan berbagai lapangan pekerjaan dan membuka keran investasi baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
Selain itu pemerintah juga terus berupaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.



