Tag: Jalan HR Rasuna Said

  • Pembongkaran Tiang Monorel Rampung, Jalan HR Rasuna Said Ditata dengan Konsep “Complete Street“

    Pembongkaran Tiang Monorel Rampung, Jalan HR Rasuna Said Ditata dengan Konsep “Complete Street“

    7cloud.asia – Penataan kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan terus berlanjut usai pembongkaran tiang monorel di sisi timur rampung.

    Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Siti Dinarwenny mengatakan, 109 tiang monorel tuntas dibongkar lebih cepat dari target yang ditentukan.

    Selanjutnya, Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta akan membongkar median jalan sebagai salah satu langkah pemerataan permukaan jalan (leveling jalan) yang termasuk dalam salah satu program penataan kawasan tersebut.

    “Kegiatan leveling jalan dilakukan bersamaan dengan penataan saluran air dan jalur pedestrian atau trotoar,” ungkapnya, Kamis (26/2/2026).

    Baca: Setelah mangkrak selama 20 tahun tiang monorel dibongkar

    Ia menyampaikan, penataan kawasan ini mengusung konsep complete street yakni dengan dibangunnya fasilitas yang lengkap di sepanjang Jalan HR Rasuna Said.

    Di sepanjang Jalan HR Rasuna Said akan dibangun pedestrian yang nyaman dan estetis, aksesibilitas disabilitas, jalur sepeda, taman, manhole utilitas, saluran air dan drainase, fasilitas penyeberangan hingga penerangan jalan umum (PJU).

    Penataan Jalan HR Rasuna Said ini ditargetkan selesai bertepatan dengan peringatan hari jadi ke-499 Jakarta pada 22 Juni 2026.

    Sedangkan untuk tiang monorel yang tersisa di Senayan, Jakarta Pusat, belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Saat ini, Pemprov DKI tengah fokus melakukan pembongkaran dan penataan di kawasan Rasuna Said.

    Baca: Trotoar di Jakarta belum ramah untuk kelompok difabel

    “Penataan kawasan dilakukan secara bertahap sepanjang Jalan HR Rasuna Said. Pekerjaan dilakukan pada malam hari guna menjaga keamanan dan keselamatan penguna jalan serta petugas di lokasi pembongkaran,” ungkapnya.

    Dinas Bina Marga DKI Jakarta juga meminta maaf kepada pengguna jalan atas ketidaknyamanannya ketika melintas di Jalan HR Rasuna Said

    Karena selama tahap penataan kawasan, akan diberlakukan penutupan sebagian jalan di titik pengerjaan.

    “Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan untuk selalu waspada dan berhati-hati saat melintas di Jalan HR Rasuna Said selama progres penataan kawasan berlangsung,” tandasnya.

  • Usung Konsep “Gomplete Street“, Penataan Jalan HR Rasuna Said Dijadwalkan Rampung Sebelum HUT ke-499 Jakarta

    Usung Konsep “Gomplete Street“, Penataan Jalan HR Rasuna Said Dijadwalkan Rampung Sebelum HUT ke-499 Jakarta

    7cloud.asia – Dinas Bina Marga DKI Jakarta terus mempercepat penataan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, usai rampungnya pembongkaran tiang monorel di kawasan tersebut.

    Penataan Jalan HR Rasuna Said untuk meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas pengguna jalan dan ditargetkan rampung sebelum HUT ke-499 Jakarta pada 22 Juni 2026 mendatang

    Dalam sosialisasi yang dilakukan beberapa waktu lalu, penataan koridor jalan HR Rasuna Said mengusung konsep complete street.

    Konsep complete street ini menjadikan Jalan HR Rasuna Said sebagai ruang bersama yang inklusif dengan memperhatikan seluruh pengguna jalan secara seimbang, mulai dari pejalan kaki, pesepeda, pengguna transportasi umum, hingga kendaraan bermotor.

    Melalui pendekatan ini diharapkan tercipta tata jalan yang lebih tertib, aman, ramah lingkungan, serta mendukung mobilitas berkelanjutan.

    Baca: Pembongkaran Tiang Monorel di Jalan HR Rasuna Said Selesai Dikerjakan

    Penataan utilitas dan pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) juga akan dilakukan pada ruas jalan HR Rasuna Said yang merupakan salah satu pusat bisnis di Jakarta.

    Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny mengatakan, saat ini proses penataan masih terus berjalan dan difokuskan pada percepatan pekerjaan di lapangan.

    “Percepatan dilakukan agar manfaat penataan Jalan HR Rasuna Said, khususnya untuk kenyamanan, keselamatan, dan aksesibilitas pengguna jalan bisa lebih cepat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

    Ia menjelaskan, dalam penataan kawasan tersebut, jalur pedestrian di sisi timur akan diperlebar menjadi 4 hingga 7 meter mengikuti konsistensi lajur jalan. Sebelumnya, lebar trotoar berada di kisaran 4 meter.

    Selain penataan trotoar, Dinas Bina Marga DKI Jakarta juga membenahi saluran air guna mengantisipasi genangan saat hujan.

    Baca: Trotoar di Jakarta Belum Ramah untuk Kelompok Difabel

    “Sementara untuk saluran air yang tadinya rata-rata berdimensi 80 sentimeter, kini diperbesar menjadi 120 sentimeter. Langkah ini merupakan upaya menjadikan Jalan HR Rasuna Said terhindar dari genangan air saat hujan turun,” katanya.

    Wenny menyampaikan, meski pengerjaan belum rampung sepenuhnya, perubahan kondisi kawasan sudah mulai terlihat dan dirasakan masyarakat. Median jalan yang tadinya merupakan penyangga tiang-tiang monorel kini beralih fungsi menjadi badan jalan.

    Ia mengatakan, jalur pedestrian di sejumlah titik juga mulai tertata menjadi lebih baik, termasuk penataan utilitas bawah tanah.

    “Jalur pedestrian secara bertahap mulai tertata, tidak hanya lebih aman tetapi juga lebih estetis. Di bawah jalur pejalan kaki, jaringan utilitas telah mulai ditanam di bawah tanah, sehingga wajah kota menjadi lebih tertata tanpa kabel udara,” jelasnya.

  • Jalan HR Rasuna Said Bakal Jadi Ikon Baru Transformasi Jakarta Kota Global

    Jalan HR Rasuna Said Bakal Jadi Ikon Baru Transformasi Jakarta Kota Global

    7cloud.asia – Pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta menuju lima abad pada 9-10 Mei 2026, akan dihelat di koridor Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan.

    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan, lokasi tersebut dipilih karena koridor Jalan HR Rasuna Said bakal menjadi ikon baru transformasi Jakarta sebagai kota global.

    Menurutnya, Rasuna Said nantinya juga akan disiapkan sebagai kawasan Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB), seperti di Sudirman-Thamrin.

    “Sehingga masyarakat Jakarta mempunyai banyak pilihan, termasuk pada waktunya saya akan umumkan ada perubahan jam untuk Car Free Day dan mudah-mudahan masyarakat Jakarta semakin sehat,” ujar Pramono, dalam siaran pers Pemprov DKI, Kamis (7/5/2026).

    Jalan HR Rasuna Said dipilih sebagai pusat kegiatan, mengingat koridor ini merupakan urat nadi Jakarta dengan aktivitas yang sangat tinggi.

    “Kawasan ini tidak hanya menjadi pusat diplomasi dan bisnis, tetapi juga sarana olahraga, gaya hidup, serta kebudayaan. Karena itu, penataan kawasan ini menjadi fokus utama pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta,” ungkapnya.

    Baca: Jakarta Jadi Kota Global, Apa Dampaknya Bagi Warga?

    Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, sekaligus Ketua Harian Panitia HUT ke-499 Kota Jakarta, Suharini Eliawati menambahkan, keberadaan gedung kedutaan besar dan berbagai pusat ekonomi menjadikan kawasan tersebut sebagai simbol transformasi baru Jakarta.

    Melalui integrasi unsur pemerintah, diplomatik, dan swasta, koridor Rasuna Said menjadi bukti komitmen Jakarta dalam mewujudkan kota yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

    “Kita bisa membayangkan kemeriahan kegiatan ini dengan dukungan 30 gedung kedutaan besar, 15 kantor kementerian dan lembaga, serta lebih dari 200 gedung perkantoran swasta, pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan hunian vertikal. Kolaborasi besar ini akan menghadirkan wajah baru Jakarta dalam berbagai sisi kehidupan,” jelasnya.

    Kegiatan pencanangan HUT ke-499 dirancang dengan konsep yang memadukan unsur budaya dan modernitas kehidupan perkotaan. Berbagai kegiatan nantinya akan turut dihadirkan dalam acara ini.

    Suharini mengajak masyarakat Jakarta untuk turut serta memeriahkan acara tersebut. Ia menegaskan, Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno siap membawa Jakarta menuju usia lima abad.

    Puncak acara pencananganan bertajuk ‘Spekta Jakarta’ akan menghadirkan sesi dialog bersama gubernur dan wakil gubernur serta dimeriahkan sejumlah musisi nasional.

    Baca: Penataan Jalan HR Rasuna Said Usung Konsep “Gomplete Street“ 

    Langkah Pemprov DKI Jakarta menjadikan Jalan HR Rasuna Said sebagai lokasi pencanangan HUT ke-499 Jakarta sekaligus rencana lokasi pelaksanaan Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) mendapat sambutan positif dari DPRD.

    Menurut anggota DPRD Kevin Wu, kawasan Rasuna Said memiliki simbol kuat sebagai wajah Jakarta modern karena menjadi pusat diplomasi, bisnis, transportasi, perkantoran, hingga aktivitas masyarakat.

    Meski demikian, ia mengingatkan agar konsep kota global tidak hanya menjadi slogan seremonial tanpa diiringi pembenahan pelayanan dan tata kelola kota.

    “Jangan sampai Rasuna Said dibuat cantik satu hari untuk seremoni, tapi setelah itu warga tetap menghadapi masalah lama seperti macet, parkir liar, trotoar tidak nyaman, PKL tidak tertata, sampah menumpuk, transportasi belum terintegrasi, dan pelayanan publik yang belum siap,” jelasnya.

    Kevin menegaskan, ukuran kota global bukan dilihat dari kemeriahan acara, melainkan dari tingkat ketertiban, kebersihan, keamanan, dan kenyamanan kota setelah kegiatan berlangsung.

    Menurutnya, apabila CFD Rasuna Said dikelola secara serius, konsisten, dan berbasis kebutuhan warga, program tersebut dapat menjadi standar baru ruang publik di Jakarta.