Tag: jusuf kalla

  • Singgung Pembangunan Infrastruktur Jokowi, Jusuf Kalla Sebut Ada Pihak yang Dirugikan

    Singgung Pembangunan Infrastruktur Jokowi, Jusuf Kalla Sebut Ada Pihak yang Dirugikan

    7cloud.asia – Pembangunan infrastruktur masif dilakukan pada masa pemerintahan Presiden Jokowi. Namun, mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) menyebut ada pihak yang dirugikan dalam pembangunan ini.

    Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 itu tak menampik pembangunan infratrusktur penting dilakukan tetapi pemerintah harus memikirkan keseimbangan dalam pembangunan infrastruktur.

    “Tentu pembangunan infrastruktur penting. Saya pikir tadi dari rumah ke sini mungkin 45 menit sampai 1 jam, ternyata cukup 20 menit karena jalan tol bagus. Tentu juga tidak bagus yang punya rumah sebelahnya karena tidak bisa lagi ke warung,” jelasnya seperti yang dilansir detik.com.

    Menurutnya, pembangunan infrastuktur dengan menggunakan hutang negara di era Jokowi membuat pemerintah selanjutnya tidak akan mudah mengurus Indonesia.

    Baca: Peningkatan hutang jadi tambal sulam bagi pemerintah

    Pasalnya ada beban yang harus ditanggung, salah satunya dari pembangunan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur secara masif ini juga akan membebani keuangan negara di masa depan.

    Siapapun pemerintahannya, ujar Jusuf Kalla, tidak mudah memerintah Indonesia pada pemerintahan yang akan datang.

    “Karena pemerintah sekarang telah menghabiskan segala sumber dana untuk suatu hal-hal yang kadang-kadang tidak efisien,” jelasnya.

    Selam pemerintahan Jokowi, beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang semakin berat. Pendapatan negara tidak sebanding dengan pengeluaran negara.

    “Pemerintah yang akan datang harus punya keberanian. Kalau dia kacau pemerintahan yang akan datang, maka semuanya akan kena. Jadi semua akan sulit,” katanya.

    Baca: Makan siang gratis akan menambah beban APBN semakin berat

    Per 31 Januari 2024, utang pemerintah Indonesia tembus Rp 8.253,09 triliun. Padahal pendapatan negara hanya Rp 2.800 triliun.

    “Kita menghadapi tantangan, kita banyak utang lebih Rp 8.000 triliun, utang BUMN kurang lebih Rp 3.000-4.000 triliun, jadi Rp 11.000-12.000 triliun. Belum bunganya, cicilannya,” paparnya.

    Kondisi ini akan bertambah berat jika pemerintahan yang akan datang menjalani program makan siang gratis yang diusung pasangan capres cawapres, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

    “Belum lagi subsidi BBM, subsidi listrik. Belum lagi bansos Rp 500 triliun, belum lagi makan siang (gratis) Rp 400 triliun, belum lagi untuk pendidikan 20%,” ungkapnya.

    Baca: Makan siang gratis masuk RAPBN 2025

    Tentu saja tambahan beban pengeluaran negara ini yang menanggung rakyat juga.

    “Kalau ditotal ini bisa Rp 4.000 triliun, pendapatan negara cuma Rp 2.800 triliun. Kita defisit Rp 1.000-an triliun. Siapa yang bayar itu? Ya kita semuanya bersama-sama,” katanya.

    Karena itu, mantan menko perekonomian ini berharap pemerintahan yang akan datang nantinya punya keberanian dan ketegasan untuk menyelesaikan permasalahan ini.

    “Kalau dia kacau pemerintahan yang akan datang, maka semuanya akan kena. Jadi semua akan sulit,” ujarnya.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • JK Penuhi Undangan Hadiri Pemakaman Pimpinan Hamas, Ismail Haniyeh

    JK Penuhi Undangan Hadiri Pemakaman Pimpinan Hamas, Ismail Haniyeh

    7cloud.asia – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla menghadiri pemakaman pemimpin kelompok pejuang Palestina, Hamas, Ismail Haniyeh di Doha, Qatar, pada Jumat (2/8/2024) siang waktu setempat.

    Dalam video yang dibagikan oleh Staf Khusus Bidang Media Jusuf Kalla, Yadi, diterima di Jakarta, JK yang mengenakan kemeja putih dan kopiah hitam berdiri di sisi makam bersama sejumlah tokoh lain.

    Dia menengadahkan tangan saat doa dipanjatkan oleh pengurus pemakaman.

    Baca: Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh tewas

    Selain itu, Ketua Dewan Pengarah Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) Prof Din Syamsudin juga terlihat berada di sisi belakang JK.

    Sebanyak dua patok berada di makam Haniyeh yang ditutupi dengan pasir dan bebatuan.

    Sebelumnya, JK bertolak ke Qatar pada Kamis (1/8/2024) untuk menghadiri pemakaman Haniyeh.

    Baca: Rakyat Palestina berduka, pemimpin Hamas terbunuh

    “Ini memenuhi harapan agar mengirimkan delegasi Indonesia ke sana dan kami diundang meghadiri pemakaman almarhum Ismail Haniyeh,” kata JK dalam keterangan sebelum berangkat.

    Pemimpin Hamas itu gugur bersama ajudannya akibat serangan rudal yang menargetkan kediamannya di Teheran utara, Iran sekitar pada Rabu (31/7/2024).

    Sumber: Antaranews

  • Jusuf Kalla Jadi Salah Satu Pembicara di Pertemuan International Meeting for Peace di Roma

    Jusuf Kalla Jadi Salah Satu Pembicara di Pertemuan International Meeting for Peace di Roma

    7cloud.asia – Mantan Wakil Presiden Indonesia, Muhammad Jusuf Kalla, bertolak ke Roma, Italia, Sabtu (25/10/2025) untuk menghadiri Pertemuan Internasional untuk Perdamaian Dunia (International Meeting for Peace) yang dihadiri sejumlah tokoh perdamaian dan kemanusiaan dari berbagai dunia.

    Dalam pernyataannya, tim publikasi Jusuf Kalla mengatakan forum tahunan bertema ‘Daring Peace’ ini mempertemukan para pemimpin dunia, tokoh lintas agama, akademisi, dan pegiat kemanusiaan dari berbagai negara.

    Pertemuan ini guna memperkuat semangat dialog lintas iman dan mencari solusi atas beragam konflik global yang masih berlangsung.

    Forum perdamaian tersebut akan diselenggarakan pada Minggu hingga Selasa (26-28/10/2025).

    Pada hari pertama, sejumlah tokoh kenamaan dunia akan menjadi pembicara utama, di antaranya Presiden Italia Sergio Mattarella, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Ratu Belgia Mathilde, hingga Sekretaris Negara Vatikan Pietro Parolin.

    Baca: Megawati diundang jadi pembicara di World Leaders Summit di Roma

    Jusuf Kalla yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Palang Merah Indonesia (PMI), akan menjadi salah satu pembicara dalam Forum 1 yang akan berlangsung pada Senin (27/10/2025).

    Dalam forum tersebut, Jusuf Kalla akan menyampaikan pandangan tentang pentingnya membangun perdamaian tanpa kekerasan melalui dialog, solidaritas, dan peran tempat ibadah sebagai pusat penyebaran nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.

    Masih di hari yang sama, akan digelar Forum 14 bertema “Remembering Pope Francis” yang dilanjutkan dengan Upacara Perdamaian di Koloseum Roma yang dimulai dengan doa lintas agama.

    Acara itu akan dihadiri langsung oleh Sri Paus Leo XIV, bersama para pemimpin agama dunia, sebagai simbol komitmen bersama terhadap perdamaian dan persaudaraan umat manusia.

    Turut hadir pula Menteri Agama Republik Indonesia yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar.

    Baca: Bung Karno, sosok pejuang yang selalu memikirkan nasib rakyat kecil

    Penutup rangkaian acara akan berlangsung pada Selasa, (28/10) 2025 pagi, dengan Forum 22 bertema “Economy and Solidarity”.

    Wakil Ketua Umum DMI, Arsjad Rasjid, akan menyampaikan gagasan tentang pentingnya ekonomi berlandaskan solidaritas dan nilai kemanusiaan untuk mendorong kesejahteraan bersama.

    Pernyataan resmi tim Jusuf Kalla menambahkan bahwa kehadiran tokoh-tokoh Indonesia pada forum internasional tersebut menjadi bukti nyata peran aktif Indonesia dalam memperjuangkan perdamaian dunia dan dialog lintas agama.

    “Melalui Dewan Masjid Indonesia (DMI), Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjadikan masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat peradaban, solidaritas, dan penyebaran nilai-nilai kemanusiaan,” kata pernyataan tersebut.

  • Kunjungi Aceh, JK: Bantuan Asing Boleh Masuk Selama untuk Kemanusiaan

    Kunjungi Aceh, JK: Bantuan Asing Boleh Masuk Selama untuk Kemanusiaan

    7cloud.asia – Ketua umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla menegaskan bantuan asing untuk korban bencana dan pemulihan wilayah Sumatera seharusnya dapat masuk ke Indonesia dalam rangka kemanusiaan.

    Di sela-sela kunjungannya ke Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, pria yang akrab disapa JK ini mengatakan bantuan tersebut harus dikoordinasikan dengan baik oleh pemerintah.  

    “Nanti tergantung dari pemerintah menghitung semuanya. Kalau sanggup ya kami buktikan dengan anggaran yang besar. Tapi kalau ini terlalu tinggi, tidak perlu minta, kalau ada masyarakat yang ingin bantu, tentu baik saja sebagai kemanusiaan. Dan kemanusiaan itu tidak ada batas wilayah,” jelas JK pada Jumat (19/12/2025).

    Baca: PMI Distribusikan 250 Liter Air untuk Korban Bencana di Padang

    Pada kunjungannya tersebut, JK melihat kondisi sejumlah rumah roboh dan rusak. Lumpur masih menggenangi rumah mereka dan kayu-kayu berserakan hingga memenuhi sungai.

    “Banjir itu akibat merusak yang banyak. Salah satu sebabnya ialah karena banyak kayu yang masuk ke sungai akibat perusakan lingkungan diatas, gitu kan? Jadi semua ini harus dibersihkan,” terangnya.

    Menurut mantan wakil presiden ini, kayu-kayu yang memenuhi sungai tersebut dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat setempat.   

    Baca: Tangani Korban Banjir, PMI Luncurkan Mobile Clinic

    “(Kayu) dipotong, angkut. Yang bisa dimanfaatkan ya manfaatkan. Yang tidak bisa, buang di suatu tempat tertentu. (Kayu) bisa dimanfaatkan untuk masyarakat untuk bikin meja, kursi. Agar mengurangi kesulitan masyarakat,” jelas JK.

    Pada kesempatan tersebut JK mendengar berbagai keluhan masyarakat yang berada di pengungsian. Mereka mengungkapkan hingga kini kebutuhan makanan, minuman, obat-obatan, peralatan dapur hingga kebutuhan sehari-hari masih kurang.

    Baca: Pemerintah Diminta Segera Buka Keran Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera

    Mendengar keluhan tersebut, Jk berjanji melalui PMI akan segera menyalurkan bantuan kepada para korban.  

    “PMI akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa bantuan dapat segera disalurkan kepada para korban. Kami akan memberikan bantuan yang diperlukan, mulai dari kebutuhan dasar hingga peralatan yang dapat membantu pemulihan pasca-bencana,” kata JK.

     

  • Hadiri Kerja Bakti Massal “Jaga Jakarta Bersih”, Jusuf Kalla: Warga Bisa Berkontribusi Cegah Banjir di Lingkungannya

    Hadiri Kerja Bakti Massal “Jaga Jakarta Bersih”, Jusuf Kalla: Warga Bisa Berkontribusi Cegah Banjir di Lingkungannya

    7cloud.asia – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, menekankan pentingnya tanggung jawab bersama seluruh warga Jakarta dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air.

    Di sela kerja bakti massal “Jaga Jakarta Bersih”, Jusuf Kalla mengatakan bahwa dampak banjir paling dirasakan oleh masyarakat kecil sehingga upaya pencegahan harus dimulai dari kesadaran masing-masing warga.

    Namun demikian, Kalla juga mendorong perusahaan-perusahaan besar untuk turut berkontribusi karena kerugian akibat banjir berdampak pada seluruh lapisan masyarakat dan dunia usaha.

    Sementara pemerintah daerah bisa mengambil peran lewat kebijakan yang peduli lingkungan dan tindakan mitigasi.

    Baca: Pemprov DKI Jakarta gelar ‘Jaga Jakarta Bersih’ serentak di seluruh wilayah

    Mantan wakil presiden dua kali ini mengatakan, banjir di Jakarta terjadi karena air yang masuk lebih banyak daripada yang keluar. Jalan keluarnya ada di sungai, gorong-gorong, dan selokan, dan itu harus dibersihkan.

    ”Oleh karena itu, setiap rumah harus bertanggung jawab membersihkan selokan di depan rumahnya sendiri. Satu jam seminggu sudah cukup. Jika semua warga bergerak, Jakarta akan jauh dari banjir,” ujar Jusuf Kalla di sela kerja bakti massal “Jaga Jakarta Bersih” di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, pada Minggu (8/2/2026).

    Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Jakarta sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, bersih, dan sehat, sekaligus mencegah banjir.

    Kegiatan “Jaga Jakarta Bersih” ini dilaksanakan di berbagai lokasi, antara lain: Jakarta Pusat di Cempaka Putih RT 07; Jakarta Timur di Pintu Air Cipinang Melayu.

    Baca: Kegagalan kebijakan tata ruang perburuk banjir di Jakarta, Semarang dan Surabaya

    Sedangkan aksi “Jaga Jakarta Bersih” Jakarta Selatan dipusatkan di Inspeksi Kali Ciliwung; Jakarta Barat di Jalan Pulau Nangka; serta Jakarta Utara di Danau Bisma, Tanjung Priok.

    Kegiatan ini diikuti ribuan aparatur sipil negara (ASN), Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), tenaga ahli (TA) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, serta masyarakat dari tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan.

    Dalam kegiatan ini, PMI memberikan bantuan peralatan kebersihan berupa 5.000 cangkul, 5.000 sekop, 1.000 gerobak sorong, dan 3.000 karung sampah.

    Setiap kota administrasi masing-masing menerima 1.000 cangkul, 1.000 sekop, 200 gerobak sorong, dan 600 karung sampah.

     

  • Namanya Dikaitkan dengan Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Hari Ini Jusuf Kalla Melapor ke Polisi

    Namanya Dikaitkan dengan Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Hari Ini Jusuf Kalla Melapor ke Polisi

    7cloud.asia – Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) membantah tuduhan Rismon Sianipar bahwa dirinya dalang di balik geger tuduhan ijazah palsu mantan presiden Joko Widodo (Jokowi).

    Lewat kuasa hukumnya, JK bakal membuat Laporan Polisi (LP) terhadap Rismon Sianipar, Senin (6/4/2026) hari ini. Jusuf Kalla bakal membuat Laporan Polisi (LP) terkait kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.

    “Iya (Pak JK bakal buat laporan terhadap Rismon Sianipar), jam 10.00 WIB di Bareskrim,” kata kuasa hukum JK, Abdul Haji Talauho, dilansir Kompas.com, Minggu.

    Menurut Abdul, Jusuf Kalla merasa terusik dengan narasi yang beredar di media sosial, di mana Rismon menuduh dirinya telah mendanai eks Menteri Olahraga (Menpora) Roy Suryo untuk memperkarakan dugaan ijazah palsu Jokowi.

    Adapun, besarnya dana yang digelontorkan JK disebutkan sebesar Rp5 miliar. Jusuf Kalla, sebelumnya membantah isu yang menyebut dirinya mendanai kasus dugaan ijazah palsu Jokowi

    Baca: Namanya dikaitkan dengan dugaan ijazah palsu Jokowi, SBY tempuh jalur hukum

    Isu tersebut beredar di media sosial melalui sebuah video yang menarasikan tuduhan dari peneliti forensik digital, Rismon Sianipar.

    Dalam narasi itu, Rismon disebut menuduh Jusuf Kalla memberikan dana sebesar Rp5 miliar kepada Roy Suryo untuk memperkarakan dugaan ijazah palsu Jokowi.

    Menanggapi hal itu, Jusuf Kalla menegaskan tidak pernah terlibat. Ia juga membantah pernah membantu Roy Suryo maupun Rismon dalam bentuk apa pun.

    “Saya tidak pernah terlibat dalam hal tersebut dan tidak pernah membantu atau apa pun dengan cara apa pun Roy Suryo dan Rismon itu. Apalagi (tidak) pernah ketemu. Kalau memang pernah ketemu di mana, kapan?” kata Jusuf Kalla di kediamannya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (5/4/2026).

    Dalam video yang beredar, wajah Rismon hanya muncul sekilas di awal. Setelah itu, video menampilkan potongan gambar Jusuf Kalla dengan suara yang mengatasnamakan Rismon.

    Baca: Roy Suryo yakin terkait ijazah palsu Jokowi

    “Saya Rismon Hasiholan Sianipar, dengan ini menyatakan ada pejabat elite di balik tuduhan kasus ijazah Pak Jokowi di mana Jusuf Kalla ikut mendanai Roy Suryo dan Tifa kurang lebih Rp 5 miliar. Dan saya ikut menyaksikan pertemuan tersebut,” bunyi video tersebut.

    Namun, keaslian video tersebut belum dapat dipastikan.

    Jusuf Kalla menegaskan tidak mengenal dan tidak pernah bertemu dengan Rismon. Ia mengaku mengenal Roy Suryo karena yang bersangkutan merupakan mantan menteri, tetapi memastikan tidak pernah membantu dalam kasus tersebut.

    Lebih lanjut, ia menyatakan tidak pernah mendanai atau memperalat siapa pun untuk menyebarkan kebencian maupun menggiring opini publik. JK menegaskan, dirinya tidak pernah bermain di belakang, apalagi menyuruh orang menjelek-jelekkan pihak lain.

    ”Ini semua bohong. Karena sudah masuk ranah hukum, saya terpaksa menggunakan pengacara. Saya juga tidak pernah memperalat orang untuk membicarakan kasus orang lain. Itu sebabnya saya memutuskan melaporkan hal ini,” kata JK.

    Baca: Sidang sengketa informasi dugaan ijazah palsu Jokowi