Tag: kesuksesan

  • Kebiasaan Mereka yang Mencapai Kesuksesan Saat Lansia: Pembelajaran Sepanjang Hidup (1)

    Kebiasaan Mereka yang Mencapai Kesuksesan Saat Lansia: Pembelajaran Sepanjang Hidup (1)

    7cloud.asia – Ada kesalahpahaman umum yang memandang bahwa puncak kehidupan atau kesuksesan seseorang saat berada di usia 20-an dan 30-an, dan masa setelahnya apalagi saat lansia adalah proses penurunan bertahap.

    Namun, banyak fakta membuktikan stereotip ini salah besar. Tidak sedikit orang yang mencapai lebih banyak kesuksesan di usia 60an ke atas (lansia), jika dibandingkan dengan yang pernah mereka capai di masa muda.

    Bagaimana mereka melakukannya? Mereka biasanya mempraktikkan serangkaian kebiasaan sehari-hari yang mendorong kesuksesan mereka.

    Dalam artikel ini, 7cloud.asia akan kebiasaan sehari-hari yang secara rutin diterapkan oleh orang-orang yang berkembang di usia lanjut ke dalam kehidupan mereka.

    Jika Anda merasa tahun-tahun terbaik Anda telah berlalu, pikirkan lagi. Dengan kebiasaan-kebiasaan ini, Anda bisa mencatat kesuksesan dan menjadikan tahun-tahun emas sebagai tahun yang paling produktif dan memuaskan.

    Baca: Persiapan dini menghadapi masa pensiun

    Berikut beberapa kebiasaan tersebut dimulai dari yang paling mendasar, seperti dikutip dari geediting.com:

    1. Pembelajaran seumur hidup
    Mari kita mulai dengan salah satu kebiasaan paling umum yang dimiliki orang-orang yang mencatatkan kesuksesan di usia 60an ke atas adalah mereka yang tidak pernah berhenti belajar.

    Orang-orang ini memahami bahwa pertumbuhan tidak berhenti ketika kita mencapai usia tertentu.

    Mereka selalu berusaha mempelajari sesuatu yang baru, baik itu keterampilan baru, bahasa baru, atau bahkan resep baru tajam dan semangat mereka tinggi.

    Namun ini bukan sekadar tentang memperoleh keterampilan atau pengetahuan baru. Pembelajaran seumur hidup adalah tentang tetap memiliki rasa ingin tahu dan berpikiran terbuka.

    ”Ini tentang memahami bahwa berapa pun usia Anda, selalu ada sesuatu yang baru untuk ditemukan,” tulis Lachlan Brown di geediting.com.

    Mengutip psikolog terkenal Carl Rogers, “Satu-satunya orang yang terpelajar adalah mereka yang telah belajar bagaimana belajar dan berubah.”

    Jika Anda ingin unggul di tahun-tahun berikutnya, ujar Lachlan, mulailah dengan memupuk kecintaan belajar hari ini.

    Baca: Era digital menuntut orang harus terus belajar 

    2. Mengutamakan kesehatan dan kebugaran
    ”Sesuatu yang saya amati pada mereka yang mencapai lebih banyak prestasi di usia 60an atau lebih adalah komitmen yang teguh terhadap kesehatan dan kebugaran mereka,” tulis Lachlan.

    Dia kemudian memaparkan apa yang ditemuinya beberapa tahun yang lalu, saat bertemu dengan seorang pria bernama George di pusat kebugaran yang biasa dia kunjungi.

    George berusia awal 70-an merupakan salah satu individu paling bugar yang pernah dia lihat setiap pagi tanpa henti, sering kali bertahan lebih lama dari orang yang usianya setengahnya.

    Ketika Lachlan bertanya kepada George tentang dedikasinya terhadap kebugaran, dia hanya berkata, “Kesehatan saya adalah kekayaan saya. Kesehatan memungkinkan saya melakukan apa yang saya inginkan, kapan pun saya mau.”

    Komitmen George terhadap kesehatannya bukan hanya soal latihan fisik. Ia juga memprioritaskan pola makan seimbang dan pemeriksaan rutin ke dokter.

    George adalah bukti nyata bahwa memprioritaskan kesehatan dan kebugaran Anda dapat membuat perbedaan signifikan dalam kemampuan Anda untuk mencapai lebih banyak hal di kemudian hari.

    Ini bukan hanya tentang menambah tahun dalam hidup Anda, tetapi juga kehidupan dalam tahun-tahun Anda.

    Baca: Pembelajaran sepanjang hayat banyak diterapkan di negara maju

  • Kebiasaan Mereka yang Mencapai Kesuksesan Saat Lansia: Membangun Kesadaran untuk Hidup di Saat Ini (2)

    7cloud.asia – Tidak sedikit orang yang mencapai lebih banyak kesuksesan di usia 60an ke atas atau saat sudah memasuki masa lansia.

    Kesuksesan yang diraih orang-orang ini ternyata jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan yang pernah mereka capai di masa muda.

    Bagaimana para lansia ini mewujudkan capaian ini. Mereka biasanya mempraktikkan serangkaian kebiasaan sehari-hari yang mendorong kesuksesan mereka.

    Jika Anda merasa tahun-tahun terbaik Anda telah berlalu, pikirkan lagi. Dengan kebiasaan-kebiasaan ini, Anda bisa mencatat kesuksesan dan menjadikan tahun-tahun emas sebagai tahun yang paling produktif dan memuaskan.

    Dalam tulisan sebelumnya, kita telah mengulas dua kebiasaan itu, yakni tidak berhenti belajar dan peduli pada kesehatan.

    Baca: Tidak berhenti belajar jadi kunci sukses mereka yang mencapai kesuksesan saat lansia

    Berikut dua kebiasaan lain yang dilakukan mereka yang mencapai kesuksesan saat lansia sebagaimana ditulis Lachlan Brown di geediting.com:

    Selalu melatih kesadaran hari ini
    Kebiasaan ketiga yang membuat orang berkembang dan meraih lebih banyak kesuksesan di usia lanjut atau lansia adalah praktik mindfulness.

    Mindfulness adalah tentang hidup di saat ini, sadar sepenuhnya dan terlibat dengan apa pun yang dilakukan saat ini.

    Ini berarti melepaskan penyesalan masa lalu dan kecemasan di masa depan dan hanya fokus pada saat ini dan saat ini.

    Sekarang, Anda mungkin berpikir, “Lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, bukan?” Dan saya setuju. Mengembangkan praktik mindfulness bukanlah sesuatu yang terjadi dalam semalam.

    Baca: Persiapan menghadapi masa pensiun

    Faktanya, saya mendalami hal ini cukup banyak dalam buku saya Rahasia Tersembunyi Buddhisme: Cara Hidup Dengan Dampak Maksimal dan Ego Minimal.

    Saya berbagi metode dan wawasan praktis tentang cara memupuk kebiasaan ini, yang dapat mengarah pada kebiasaan yang lebih terpenuhi dan seimbang kehidupan.

    Dengan mempraktikkan mindfulness setiap hari, mereka yang berusia 60an atau lebih dapat menjaga pikiran mereka tetap jernih dan fokus, memungkinkan mereka mencapai lebih banyak hal tanpa terbebani oleh pasang surut kehidupan.

    Praktik mindfulness adalah tentang hidup dengan dampak maksimal, menikmati setiap momen saat ini apa adanya.

    Menjalin hubungan sosial yang kuat
    Psikologi telah lama menekankan pentingnya hubungan sosial bagi kesejahteraan kita secara keseluruhan.

    Prinsip yang sama juga berlaku bagi mereka yang mencapai kesuksesan di usia 60an atau lebih. Mereka memahami pentingnya membina hubungan yang kuat dan positif.

    Baca: Persiapan agar tak alami post power syndrome

    Mempertahankan hubungan sosial memberikan dukungan emosional, melawan perasaan kesepian dan isolasi, dan bahkan berkontribusi terhadap kesehatan fisik.

    Penelitian menunjukkan bahwa individu dengan jaringan sosial yang kuat cenderung hidup lebih lama, memiliki tingkat kecemasan dan depresi yang lebih rendah, dan bahkan memiliki sistem kekebalan yang lebih kuat.

    Namun ini bukan hanya soal kuantitas; kualitas juga penting. Ini tentang membina hubungan yang mendalam dan bermakna yang memberikan dukungan timbal balik dan positif.

    Jadi bagaimana Anda bisa membina hubungan sosial yang kuat ini? Mulailah dengan menghubungi teman atau anggota keluarga secara teratur. Bergabunglah dengan klub atau kelompok yang memiliki minat yang sama dengan Anda.

    Ingat selalu, ini tentang menciptakan keterlibatan yang bermakna dengan orang-orang di sekitar Anda.

    Seperti yang pernah dikatakan psikolog Carl Jung, “Pertemuan dua kepribadian ibarat kontak dua zat kimia: jika ada reaksi, keduanya berubah.”

    Jadi jangan meremehkan kekuatan transformatif dari hubungan sosial yang kuat.