Tag: kumuh

  • Dalam Lima Tahun Pemprov Jakarta Berhasil Tata 220 RW Kumuh

    Dalam Lima Tahun Pemprov Jakarta Berhasil Tata 220 RW Kumuh

    7cloud.asia – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta berhasil mengurangi 220 RW kumuh hingga 2023 sebagai langkah penataan kawasan di wilayah Jakarta.

    “Berkurangnya RW kumuh dari 2018-2023 dari target 200 RW kami bisa merealisasikan 220,” kata Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Afan Adriansyah Idris dalam pembahasan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur DKI Tahun 2023 di Bogor, Jumat (26//2024).

    Afan menuturkan target ini terealisasi melalui bagian dari program rencana aksi komunitas (Community Action Plan/CAP) dan program mengimplementasikan kebersamaan masyarakay dalam menata lingkungan (collaborative implementation program/CIP).

    Baca Juga: Kembangkan Proyek Berkonsep TOD di Jalur MRT, Pemprov Jakarta Coba Gandeng Investor dari Jepang

    Target itu telah mulai dicanangkan sejak 2018 hingga 2023 dari yang semula sebanyak 16,45 persen menjadi 9,22 persen RW kumuh di Jakarta.

    “Pemprov DKI melalui program CAP-CIP ini sudah mengurangi luas RW kumuh dari 2018-2023 sebanyak 16,45 persen menjadi 9,22 persen,” ujarnya.

    Namun, dia menegaskan semuanya kembali pada evaluasi RW kumuh yang sukses atau tidaknya bergantung pada Badan Pusat Statistik (BPS).

    Baca Juga: Atasi Masalah Sampah: Pemprov DKI Jakarta Diminta Perbanyak Bank Pengolah Sampah

    Dia menuturkan, sebagai gambaran pada akhir tahun 2022 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta telah melakukan uji petik terhadap CIP yang ada di Jakarta Timur.

    “Kita hanya mengambil sampel uji petik terbatas hanya 21 RW, statusnya empat dalam kondisi tetap tidak mengalami perubahan, namun 17 RW lainnya mengalami perubahan status kekumuhan,” ujarnya.

    Dia berharap BPS di tahun depan mampu memberikan hasil yang akurat usai melakukan evaluasi sehingga pihaknya bisa mengalokasikan anggaran untuk CIP tersebut.

    Baca Juga: Cara Pemkot Jakarta Selatan Kelola Sampah: Bagikan Sarana Pengolahan Sampah untuk Setiap RW

    Sebelumnya, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyerahkan kunci tujuh rumah warga hasil renovasi melalui Program Bebenah Kampung di Jalan Matraman Dalam 3, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu.

    Dia mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus bersinergi dengan pemangku kepentingan (stakeholder) dan swasta untuk memberikan hunian yang layak bagi warganya.

  • Soroti 90 RW Kumuh di Jakarta Selatan, Komisi A DPRD DKI Minta Segera Dilakukan Penataan

    Soroti 90 RW Kumuh di Jakarta Selatan, Komisi A DPRD DKI Minta Segera Dilakukan Penataan

    7cloud.asia – Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono meminta Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menata 90 Rukun Warga (RW) kumuh guna tercipta pemerataan pembangunan.

    “Logikanya Jakarta Selatan kan daerah paling oke di Jakarta, masa masih ada RW kumuh seperti Rawajati dan seterusnya,” kata Mujiyono di Jakarta, Rabu (15/5/2024).

    Mujiyono menyampaikan usulan saat menyambangi kantor Wali Kota Jakarta Selatan untuk membahas sejumlah persoalan mulai dari kemacetan, polusi udara, hingga kawasan kumuh di wilayah tersebut.

    Maka dari itu, dia mengimbau jajaran Pemkot Jakarta Selatan bisa secepatnya mengambil tindakan dan membuat terobosan program untuk mengatasi persoalan itu.

    Baca Juga: Dalam Lima Tahun Pemprov Jakarta Berhasil Tata 220 RW Kumuh

    “Ini dari fungsi kontrol kita, biasanya kita panggil mereka rapat di DPRD, tapi karena waktu membatasi tidak bisa tuntas,” ujarnya.

    Dia meminta penataan 90 RW kumuh di Jakarta Selatan menjadi prioritas mengacu Peraturan Gubernur Nomor 90 Tahun 2018 tentang Peningkatan Kualitas Permukiman.

    Sementara, Kepala Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kota Administrasi Jakarta Selatan Imam Bahri mengatakan dari 90 RW kumuh di Jakarta Selatan sebanyak 70 persen telah tertangani.

    Penanganan tersebut dengan memperbaiki hunian keluarga dari kategori RW kumuh sehingga ditargetkan tidak terdapat RW kumuh di Jakarta Selatan pada 2026.

    Baca Juga: Cara Pemkot Jakarta Selatan Kelola Sampah: Bagikan Sarana Pengolahan Sampah untuk Setiap RW

    “Namun untuk sampai dengan 2023 yang sudah tertangani sudah 70 persen dan Insyaallah sampai dengan 2026 selesai kita laksanakan,” ujar Imam.

    Dalam Pergub Nomor 90 Tahun 2018 tentang Peningkatan Kualitas Pemukiman Dalam Rangka Penataan Kawasan Pemukiman Terpadu tertera ada 445 RW di DKI Jakarta yang masuk dalam kategori RW kumuh.

    Pada lampiran pergub tersebut disebutkan ada 15 RW kumuh yang kondisinya sangat berat, 99 RW kumuh tingkat sedang, 205 RW tingkat ringan dan 126 RW sangat ringan.

    Hingga kini, Pemerintah Provinsi DKI berhasil mengurangi 220 RW kumuh hingga 2023 sebagai langkah penataan kawasan di wilayah Jakarta.

    Sumber: Antaranews.com