Tag: mrt jakarta

  • Kembangkan Proyek Berkonsep TOD di Jalur MRT, Pemprov Jakarta Coba Gandeng Investor dari Jepang

    Kembangkan Proyek Berkonsep TOD di Jalur MRT, Pemprov Jakarta Coba Gandeng Investor dari Jepang

    7cloud.asia – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan siap memfasilitasi investor dari Jepang untuk pengembangan proyek berkonsep Transit Oriented Development atau TOD di sepanjang stasiun Moda Raya Terpadu atau MRT Jakarta.

    Saat menghadiri kegiatan TOD Investment Forum 2024 di KBRI Tokyo, Jepang, Kamis (25/4/2024) Budi menuturkan sejak beroperasi pada 2019, MRT Jakarta telah meletakkan fondasi kuat untuk proyek-proyek berkonsep TOD.

    Tersedianya jaringan transportasi yang efisien dan andal lewat MRT Jakarta memungkinkan terwujudnya proyek berkonsep TOD tersebut sekaligus menciptakan banyak peluang kolaborasi sektor swasta termasuk real estat, ritel, perhotelan dan lainnya.

    “Pemerintah Indonesia mendukung dan siap memfasilitasi investasi pembangunan TOD di sepanjang jalur MRT sebagai salah satu solusi kemacetan, polusi serta kebutuhan akan transportasi keberlanjutan di Jakarta,” katanya seperti dikutip Antaranews.com.

    Pada forum yang dihadiri Parliamentary Vice Minister for MLIT Ishibashi tersebut, Menhub membahas potensi investasi pada pengembangan proyek-proyek TOD di sekitar stasiun MRT Jakarta.

    Baca Juga: Penataan Transportasi Publik dan Pembangunan Kawasan Berkonsep TOD Akankah Kurangi Kemacetan di Jakarta?

    Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono turut mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam kunjungan kerja ke Tokyo, Jepang, untuk membahas kerja sama di bidang transportasi, termasuk proyek investasi MRT) Jakarta.

    Heru menyebutkan, pembangunan Jakarta berkonsep TOD melalui kerja sama Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Jepang dapat diandalkan untuk memicu pertumbuhan investasi.

    “Kerja sama pembangunan dengan konsep TOD di Kota Jakarta bersama Pemerintah Jepang ini sangat dapat diandalkan dalam pertumbuhan investasi pembangunan di Jakarta,” kata Heru di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Jepang, Kamis.

    Selain itu, Heru menyebutkan kerja sama ini menandakan komitmen Pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Jepang untuk membangun Kota Jakarta yang berkelanjutan dan berkesinambungan.

    Kerja sama tersebut diawali dengan pembangunan MRT Jakarta yang didukung oleh Pemerintah Jepang.

    Baca Juga: Salah Kaprah Pembangunan Hunian Berkonsep TOD di Indonesia

    “Dan juga tentunya dari dalam negeri yang saat ini sedang berlangsung,” kata Heru.

    Dalam pembangunan MRT Jakarta fase 1 koridor selatan – utara ini, Pemprov DKI Jakarta pun telah memberikan mandat kepada PT MRT Jakarta (Perseroda) untuk menjadi operator utama pengelola kawasan TOD di lima kawasan.

    Kelima kawasan tersebut adalah Stasiun Lebak Bulus, Fatmawati, Blok M dan Sisingamangaraja, Istora, dan Dukuh Atas.

    Stasiun Lebak Bulus merupakan stasiun pertama di koridor selatan – utara yang diharapkan dapat menjadi magnet bagi masyarakat penglaju dari daerah penyangga seperti Tangerang Selatan yang banyak beraktivitas di Jakarta.

    Para penglaju ini menggunakan kendaraan pribadi dan transportasi publik setiap hari dari area permukiman padat sehingga berpotensi berkontribusi pada kemacetan.

    Baca Juga: Sukses Terapkan Konsep TOD, Ini Manfaat yang Dirasakan Kota Bogota

  • Indeks Kepuasan Pelanggan Meningkat, Ini Kiat yang Dilakukan PT MRT Jakarta

    Indeks Kepuasan Pelanggan Meningkat, Ini Kiat yang Dilakukan PT MRT Jakarta

    7cloud.asia – PT MRT Jakarta (Perseroda) bertekad untuk terus meningkatkan kepuasan pelanggan, sehingga jumlah pengguna terus meningkat.

    ​​​Menurut catatan PT MRT Jakarta, pelanggan terutama didominasi pekerja yang memiliki keseimbangan antara bekerja maupun kehidupan pribadi (work life balance) dengan mengutamakan kenyamanan bermobilitas.

    Hingga 30 April 2024, PT MRT Jakarta mencatat sebanyak 11.661.698 penumpang dengan rata-rata sebanyak 96.378 penumpang per hari.

    Adapun nilai indeks kepuasan pelanggan (customer satisfaction index/CSI) MRT Jakarta 2023 mencapai 88,51. Angka ini menunjukkan kenaikan apabila dibandingkan dengan 2022, yaitu 88,32.

    Baca: Penumpang MRT Jakarta catat rekor saat konser Coldplay

    Salah satu pelayanan yang dilakukan MRT Jakarta adalah memperpanjang jadwal pelayanan hingga 01.00 WIB saat digelar konser atau ada acara tertentu

    Langkah ini pernah dilakukan saat konser Coldplay, The Dream Show 3 Dream Scape—NCT dan 2024 Kyuhyun Asia TourJakarta.

    Kebijakan ini dimaksudkan untuk mendukung mobilitas masyarakat.

    “Jadwal operasi berlaku 18 Mei 2024 yakni 05.00 hingga 01.00 WIB pada 19 Mei 2024,” kata Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta Ahmad Pratomo di Jakarta, Sabtu.

    Baca: Layanan transportasi terintegrasi kunci kenyamanan

    Ia menjelaskan, perubahan pola operasi tersebut sebagai bentuk tindak lanjut Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Nomor e-0012/PH.10.01.

    Surat ini tentang Penugasan Kepada PT MRT Jakarta untuk Penyediaan Layanan Perkeretaapian Pendukung Konser The Dream Show 3 Dream Scape—NCT dan 2024 Kyuhyun Asia Tour.

    Dia menyatakan jadwal pola operasi di atas hanya berlaku untuk satu hari. Kemudian, pola operasi untuk hari selanjutnya akan kembali menggunakan jadwal operasional normal.

    Jadwal normal yakni Senin—Jumat mulai pukul 05.00 hingga 00.00 WIB dengan selang waktu keberangkatan antarkereta setiap lima menit pada waktu sibuk pukul 07.00 hingga 09.00 WIB dan 17.00 hingga 19.00 WIB.

    Baca: Kunci agar masyarakat tertarik gunakan transportasi umum

    Lalu, Sabtu—Minggu mulai pukul 05.00 hingga 00.00 WIB dengan selang waktu keberangkatan antarkereta 10 menit.

    Perseroan mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk menjaga ketertiban dan menaati arahan petugas di stasiun demi kenyamanan bersama.

    “Informasi detail mengenai jadwal operasional dapat dilihat di akun media sosial MRT Jakarta,” ujarnya.

    Sumber:Antaranews.com

  • Sempat Terhenti Karena Insiden Material Jatuh, MRT Jakarta Kembali Beroperasi Normal

    Sempat Terhenti Karena Insiden Material Jatuh, MRT Jakarta Kembali Beroperasi Normal

    7cloud.asia – PT MRT Jakarta (Perseroda) telah beroperasi normal pasca insiden jatuhnya material dari kegiatan konstruksi di area Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis (30/5/2024) sore pukul 16.40 WIB.

    MRT Jakarta menutup total operasional imbas insiden jatuhnya material konstruksi dari proyek pembangunan gedung Kejaksaan Agung di jalur kereta antara Stasiun ASEAN dan Blok M BCA pada Kamis (30/5/2024).

    “Hari ini, kami telah kembali beroperasi secara normal,” kata Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda) Ahmad Pratomo di Jakarta, Jumat.

    Baca: Indeks kepuasan konsumen MRT Jakarta meningkat

    Pagi ini, pihak MRT Jakarta mulai kembali memberlakukan jadwal operasi pukul 05.00 hingga 24.00 WIB setiap harinya.

    Pihak MRT Jakarta menyatakan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat pengguna layanan MRT Jakarta atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

    “Kami akan melakukan evaluasi secara menyeluruh agar kejadian ini tidak kembali terulang di waktu yang akan datang,” ujar Ahmad.

    Baca: Layanan transportasi yang terintegrasi kunci kenyamanan kota

    Dalam pernyataannya, Ahmad juga memastikan tidak ada korban dalam insiden jatuhnya alat berat dari kegiatan konstruksi di area Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis sore pukul 16.40 WIB tersebut.

    Akibat peristiwa tersebut, operasional dihentikan sementara dan penumpang bisa mengajukan pengembalian dana dari tiket jelajah tunggal (STT) atau berganda (MTT), dan aplikasi akibat insiden tersebut.

    Sementara, PT Hutama Karya (Persero) menggelar penyelidikan dan pembersihan lokasi kejadian jatuhnya alat berat di proyek Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) itu.

    Baca: Layanan transportasi yang baik kurangi polusi udara

    Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan menyebutkan besi yang diangkt alat berat (crane) jatuh sempat mengenai bagian depan kereta MRT Jakarta akibat insiden konstruksi itu.

    “Yang jatuh besi untuk tulangan atau dikenal sebagai besi ‘reinforced bar’ (rebar) yang diangkut oleh crane sehingga menimpa bagian depan MRT,” kata Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal.

    Sumber: Antaranews.com

  • Mengintip Pembangunan MRT Fase 2A Bundaran HI-Stasiun Kota

    Mengintip Pembangunan MRT Fase 2A Bundaran HI-Stasiun Kota

    7cloud.asia – Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Bundaran HI-Stasiun Kota terus berlanjut. Hingga 25 September 2025, perkembangan konstruksi MRT CP202 fase 2A (Harmoni-Mangga Besar) telah mencapai 58,37 persen.

    Dilansir di laman resmi MRT Jakarta, capaian tersebut melampaui target yang ditetapkan, yakni sebesar 54,92 persen.

    Sejumlah pekerjaan utama terus dilakukan seperti pengecoran canal underpass box utara sisi Jalan Gajah Mada di area pembangunan Stasiun Harmoni, pengecoran lantai di Stasiun Sawah Besar dan Mangga Besar, hingga pengecoran canal underpass sisi utara Jalan Hayam Wuruk.

    Per akhir September pula, TBM 1 dan 2 yang membangun terowongan bertingkat antara Stasiun Harmoni dan Sawah Besar telah selesai dibangun. Selanjutnya, dua mesin bor terowongan akan melanjutkan pembangunan terowongan bertingkat menuju Stasiun Mangga Besar.

    Sedangkan di paket kontrak CP201 (Thamrin-Monas), perkembangannya telah mencapai 89,57 persen. Paket kontrak yang mengerjakan dua stasiun ini, yaitu Thamrin dan Monas, ditargetkan selesai pada 2027 mendatang.

    Dilansir di laman resmi MRT Jakarta, saat ini, sejumlah pekerjaan finishing seperti arsitektural di koridor entre 1 dan 2 Stasiun Monas masih terus dilakukan.

    Baca: Metamorfosa kota Jakarta lewat penataan transportasi publik

    Sedangkan di area pembangunan Stasiun Thamrin, tim konstruksi sedang melakukan pekerjaan utama seperti resinstatement center media di area shaft Bundaran HI, sheet pile pada entre 3, dan pengecoran dinding dan lantai entre 5, 7, dan 8.

    Stasiun Thamrin memiliki sekitar sembilan entre (entrance) menjadikannya stasiun MRT Jakarta dengan entre terbanyak di fase 2A.

    Pada paket kontrak CP203 yang membangun Stasiun Glodok dan Kota telah mencapai 77,84 persen. Sejumlah pekerjaan utama seperti koridor penghubung entre 4 Stasiun Kota dan Stasiun Jakarta Kota, pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan pemipaan (plumbing) di Stasiun Kota terus dikerjakan.

    Sedangkan di Stasiun Glodok, tim terus mengerjakan instalasi pintu tepi peron (platform screen doors), dinding dan ceiling arsitektural, serta pemasangan sheet steel pile untuk entre 3 dan 4.

    Selanjutnya, pada paket kontrak CP205 telah mencapai 26,116 persen. Seluruh material rel telah dikirim ke lokasi proyek fase 2A dan siap untuk memulai proses pemasangan. Tim MRTJ dan kontraktor juga sedang melakukan produksi pre-stressed concrete sleeper atau bantalan rel.

    Di luar pekerjaan sipil, paket kontrak CP 206 rolling stock (ratangga) masih dalam proses market sounding dengan calon kandidat potensial untuk melakukan re-bidding. Sedangkan CP 207 automatic fare collection system (sistem pembayaran), sedang proses klarifikasi dokumen tender.

    Baca: Transportasi publik belum memadai, masyarakat tergantung pada kendaraan pribadi

    Fase 2A MRT Jakarta akan menghubungkan Stasiun Bundaran HI hingga Kota sepanjang sekitar 5,8 kilometer dan terdiri dari tujuh stasiun bawah tanah, yaitu Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota.

    Fase 2A tersebut dibagi menjadi dua segmen, yaitu segmen satu Bundaran HI—Harmoni yang ditargetkan selesai pada 2027, dan Fase 2A MRT Jakarta dibangun dengan biaya sekitar Rp25,3 triliun melalui dana pinjaman kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Jepang.

    Segmen dua Harmoni—Kota yang ditargetkan selesai pada 2029. Sedangkan Fase 2B MRT Jakarta yang rencananya melanjutkan dari Stasiun Kota sampai dengan Depo Ancol Barat masih dalam tahap studi kelayakan (feasibility study).

    Berbeda dengan fase 1, MRT Jakarta fase 2A dibangun sekaligus dengan mengembangkan kawasan stasiun dengan konsep kawasan berorientasi transit (transit-oriented development/TOD).

    Pembangunan dengan konsep TOD tidak hanya menyiapkan infrastruktur stasiun MRT Jakarta saja, namun juga kawasan sebagai paduan antara fungsi transit dan manusia, kegiatan, bangunan, dan ruang publik.

    Hal ini akan mengoptimalkan akses terhadap transportasi publik sehingga dapat menunjang daya angkut penumpang.

    Baca: Pembangunan TOD Dukuh Atas akan dipercepat

     

  • Operasional MRT Jakarta Sempat Terganggu Akibat Pohon Tumbang

    Operasional MRT Jakarta Sempat Terganggu Akibat Pohon Tumbang

    7cloud.asia – Layanan MRT Jakarta rute Stasiun Lebak Bulus – Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta, pada Kamis (20/11/2025) pukul 16.15 WIB sudah kembali beroperasi setelah sebelumnya mengalami gangguan.

    MRT Jakarta menginformasikan bahwa headway normal kembali diterapkan mulai pukul 17.00 WIB, yaitu lima menit pada jam sibuk dan 10 menit di luar jam sibukpola perjalanan kembali dapat diakses penuh oleh seluruh pengguna.

    Gangguan pada layanan MRT tersebut karena adanya korsleting listrik yang dipicu oleh pohon tumbang dan menimpa aliran listrik di sekitar kawasan Ratu Plaza.

    Operasional MRT Jakarta mengalami gangguan mulai pukul 10.26 WIB.

    Baca: PT MRT Jakarta terus benahi kawasan Blok M Hub

    Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo menjelaskan, gangguan terjadi akibat pohon tumbang pada area transisi rute dari Stasiun Senayan Mastercard menuju Stasiun ASEAN.

    Hal ini menyebabkan kerusakan struktur serta gangguan jaringan kelistrikan sehingga layanan operasional kereta MRT Jakarta terhenti.

    Selama perbaikan dilakukan, MRT Jakarta sementara menjalankan skema Rute Perjalanan Terbatas, yaitu pengoperasian layanan dari Stasiun Blok M BCA hingga Stasiun Lebak Bulus dan juga rute sebaliknya dengan menggunakan empat rangkaian kereta.

    Sementara, jalur yang secara langsung terdampak oleh gangguan listrik akibat pohon tumbang tidak beroperasi. 

    Baca: Insiden material jatuh sempat mengganggu operasional MRT Jakarta

    Rendy mengatakan, memberikan layanan prima bagi masyarakat adalah komitmen MRT Jakarta.

    “Kami mengajak masyarakat untuk tetap menggunakan MRT Jakarta sebagai moda transportasi pilihan,” ujarnya, Kamis (20/11/2025).

    Masyarakat juga diimbau untuk memantau informasi terkini melalui kanal media sosial resmi MRT Jakarta agar mendapatkan update akurat mengenai kondisi operasional.

    “Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada MRT Jakarta sebagai moda transportasi pilihan yang aman, nyaman, dan andal,” katanya.

  • MRT Jakarta: Pembangunan Konsep TOD Jadi Daya Tarik Warga Menikmati Kota

    MRT Jakarta: Pembangunan Konsep TOD Jadi Daya Tarik Warga Menikmati Kota

    7cloud.asia – PT MRT Jakarta (Perseroda) menghadirkan ruang-ruang terbuka publik yang aman dan nyaman di sekitar stasiun dan juga telah menjadi salah satu tujuan perjalanan saat liburan, seperti Blok M Hub.

    Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta, Rendy Primartantyo mengatakan, pengembangan kawasan di sekitar stasiun dengan prinsip transit dan inklusif terbukti menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk datang dan menikmati kota.

    “Ketertarikan ini mendorong peningkatan angka keterangkutan transportasi publik, khususnya MRT Jakarta,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang dilansir Sabtu (3/1/2025).

    PT MRT Jakarta mencatat 145.855 orang mengunjungi Blok M Hub selama periode tanggal 31 Desember 2025-1 Januari 2026.

    Baca: Pengembangan proyek berkonsep TOD di jalur MRT Jakarta

    Secara keseluruhan tercatat sebanyak 326.372 pelanggan menggunakan layanan MRT Jakarta saat penerapan tarif Rp1,00 pada pergantian tahun baru 2026, yakni Rabu, 31 Desember 2025 dan Kamis, 1 Januari 2026.

    Pada hari pertama, tercatat sebanyak 185,895 pelanggan dan 140,477 pelanggan pada hari kedua. Dari jumlah tersebut terlihat adanya kenaikan sebesar 7,59 persen dibandingkan jumlah pelanggan tahun sebelumnya yang hanya 303.345 pelanggan.

    PT MRT Jakarta juga melakukan perubahan pola operasional selama dua hari tersebut yaitu beroperasi hingga pukul 02.00 WIB pada Kamis, 1 Januari 2026.

    “Tujuannya untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat yang menghadiri sejumlah kegiatan di sepanjang jalur MRT Jakarta,” ujar Rendy.

    Baca: Salah kaprah pembangunan hunian berkonsep TOD di Indonesia

    Ia menyampaikan, selain melakukan penyesuaian jadwal operasional dan tarif, MRT Jakarta juga melakukan sejumlah persiapan dan mitigasi terkait pengelolaan lonjakan pelanggan (crowd management).

    Langkah itu seperti penambahan personel, stok kartu, dan alat pembaca kartu di stasiun MRT Jakarta.

    “Sehingga mobilitas masyarakat yang menggunakan layanan MRT Jakarta di momen tahun baru menjadi jauh lebih lebih tertib, aman, dan nyaman,” katanya.

  • Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A: Stasiun Harmoni Bakal Dikembangkan Jadi Kawasan TOD

    Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A: Stasiun Harmoni Bakal Dikembangkan Jadi Kawasan TOD

    7cloud.asia – Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A yang menghubungkan Bundaran HI hingga Kota Tua terus berproses.

    Pada hari ini, Selasa (20/1/2026) dilakukan groundbreaking pembangunan entrance (pintu masuk) Stasiun Harmoni MRT Jakarta Fase 2A di Komplek Pertokoan Duta Merlin, Jakarta Pusat,

    Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan lokasi Stasiun Harmoni ini sangat strategis sehingga akan dikembangkan menjadi salah satu kawasan dengan konsepvTransit Oriented Development (TOD).

    Selain dikelilingi oleh pusat bisnis seperti Gajah Mada Plaza, Stasiun Harmoni juga dekat dengan berbagai kantor pemerintahan, termasuk Istana Kepresidenan, Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, hingga Kantor Staf Presiden (KSP).

    “Saya yakin bahwa Stasiun Harmoni ini akan menjadi TOD yang pasti ramai sekali, stasiun yang ramai sekali. Karena itu tadi, menjadi pusat bisnis dan sekaligus menjadi tempat mobilisasi orang yang bekerja di kantor-kantor pemerintah,” ujar Pramono dikutip dari keterangan resmi Pempro DKI Jakarta

    Baca: Pembangunan kawasan TOD jadi daya tarik warga nikmati kota

    Pramono Anung berharap, perluasan MRT Jakarta tidak hanya mengatasi masalah kemacetan di Jakarta, tetapi juga menghidupkan kembali kawasan ekonomi di Harmoni agar lebih berkembang pesat.

    Pramono menjelaskan, pada masa lalu kawasan Harmoni merupakan pusat bisnis yang sangat strategis.

    Melalui pembangunan MRT dan pengembangan TOD, kawasan ini diharapkan kembali tumbuh sebagai simpul aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat, dengan karakter yang berbeda dibandingkan kawasan TOD lainnya, seperti Blok M.

    Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat menjelaskan, Stasiun Harmoni memiliki panjang 252 meter, lebar 18 meter, dan kedalaman 17 meter.

    Stasiun ini nantinya akan memiliki total tujuh pintu masuk, dan tiga di antaranya akan terintegrasi langsung dengan halte Transjakarta.

    Baca: Pemprov DKI Jakarta kembangkan proyek berkonsep TOD di sepanjang jalur MRT

    “Di tahun ini, tahun 2026, kami bertekad untuk meningkatkan dari sebelumnya 127 ribu menjadi 137 ribu pelanggan per hari atau mendekati angka 50 juta pelanggan per tahun,” ucap Tuhiyat.

    MRT Jakarta Fase 2A merupakan kelanjutan jalur Utara-Selatan dari Bundaran HI ke Stasiun Kota, sepanjang 5,8 kilometer dengan tujuh stasiun bawah tanah, yakni Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota.

    Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A dibagi dua dalam segmen. Segmen I menghubungkan Bundaran HI-Harmoni yang ditargetkan rampung 2027.

    Sedangkan Segmen II menghubungkan Harmoni-Kota, ditargetkan selesai pada tahun 2029.

    Pembangunannya menggunakan sistem Transit Oriented Development (TOD) untuk integrasi transportasi publik yang lebih luas.

  • Kebijakan Berbuka Puasa Saat Berada di MRT Jakarta

    Kebijakan Berbuka Puasa Saat Berada di MRT Jakarta

    7cloud.asia – PT MRT Jakarta (Perseroda) menerapkan kebijakan khusus selama bulan Ramadan sebagai bentuk dukungan terhadap pengguna jasa yang menjalankan ibadah puasa Ramadan, khususnya saat berbuka.

    Pengguna MRT Jakarta diperbolehkan untuk membatalkan puasa Ramadan saat berada di dalam Ratangga maupun area berbayar (seperti peron atau beranda peron/paid concourse) saat waktu berbuka telah tiba.

    Penumpang MRT Jakarta bisa melanjutkan kegiatan membatalkan puasa Ramadan di area beranda peron tidak berbayar (unpaid concourse).

    Meski demikian, pengguna jasa MRT Jakarta hanya diperbolehkan membatalkan puasa dengan air putih dan buah kurma serta maksimum 10 menit setelah setelah azan magrib (apabila masih di dalam Ratangga atau area berbayar).

    Baca: Puasa Ramadan jadi ajang transformasi diri

    Pengguna jasa tidak diperbolehkan untuk membatalkan puasa dengan minuman selain air putih (teh, kopi, sirup, soda, dan lain-lain) dan kudapan selain buah kurma.

    “Kebijakan ini mulai berlaku hari ini, Kamis 19 Februari 2025, seiring dengan dimulainya pelaksanaan ibadah puasa,” ujar Rendy Primartantyo, Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda), Kamis (19/2/2026).

    Ia mengatakan, MRT Jakarta juga menghadirkan kampanye #MelajuPenuhMakna sebagai ajakan untuk menjadikan setiap perjalanan memiliki nilai yang lebih dalam, sejalan dengan momentum Ramadan.

    Rendy menjelaskan, rangkaian program pada kampanye tersebut mulai dari konten edukatif, aktivasi digital dan promo interaktif, kegiatan berbagi takjil di area stasiun.

    Baca: Amalan yang sebaiknya dikerjakan saat puasa Ramadan

    MRT Jakarta juga membuka inisiatif sosial seperti buka puasa bersama anak yatim-piatu dan penyandang disabilitas, pembukaan donasi publik, serta penyaluran paket berkah Ramadan.

    Rendy menambahkan, melalui pesan Perjalanan Lebih Bermakna Bersama MRT Jakarta, seluruh pengguna jasa juga diajak untuk tetap nyaman dan tertib beribadah di tengah mobilitas perkotaan yang dinamis.

    “Selain itu, MRT Jakarta menyediakan beragam program penumpang yang dapat dinikmati pelanggan selama periode Ramadan,” tandasnya.

    Informasi lebih lanjut mengenai program- program tersebut dapat diakses melalui akun resmi media sosial PT MRT Jakarta (Perseroda) @mrtjktinfo serta aplikasi MyMRTJ.

  • HUT Jakarta ke 499, MRT Jakarta Terapkan Tarif Rp1 pada 22, 27 dan 28 Juni 2026

    HUT Jakarta ke 499, MRT Jakarta Terapkan Tarif Rp1 pada 22, 27 dan 28 Juni 2026

    7cloud.asia – Dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta, PT MRT Jakarta (Perseroda) memberlakukan tarif khusus Rp1 bagi para pelanggan pada 22, 27, dan 28 Juni 2026.

    Kebijakan tersebut berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Nomor 102 Tahun 2026 tentang Penyediaan Layanan Angkutan Umum Gratis dan/atau Tarif Rp1 dalam Rangka Perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta.

    Pemberlakuan tarif Rp1 berlaku untuk seluruh perjalanan MRT Jakarta pada tanggal tersebut sesuai ketentuan yang ditetapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

    Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat mengatakan, momentum perayaan HUT Jakarta menjadi kesempatan memperkuat budaya penggunaan transportasi publik di ibu kota.

    Ia menyampaikan, program ini menjadi bentuk apresiasi kepada masyarakat sekaligus mengajak lebih banyak warga untuk merasakan kemudahan, kenyamanan, dan keandalan transportasi publik sebagai bagian dari mobilitas sehari-hari.

    “MRT Jakarta menyambut baik kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memberikan tarif khusus Rp1 bagi masyarakat dalam rangka perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta,” ujarnya, (21/6/2026).

    Tuhiyat menjelaskan, MRT Jakarta berkomitmen mendukung integrasi layanan transportasi publik serta mewujudkan sistem mobilitas perkotaan yang berkelanjutan.

    Ia berharap momentum ini dapat semakin meningkatkan minat masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi publik.

    “Dengan semakin banyak warga yang menggunakan angkutan umum, kita bersama-sama berkontribusi dalam menciptakan Jakarta yang lebih terhubung, efisien, dan ramah lingkungan,” ujarnya.

    Sebelumnya, Gubernur Provinsi DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan, pemberlakuan tarif khusus tersebut merupakan bagian dari perayaan HUT Ke-499 Kota Jakarta sekaligus bentuk apresiasi kepada masyarakat serta upaya mendorong penggunaan transportasi publik.

    “Secara khusus nanti, untuk menyambut HUT Jakarta pada tanggal 22 Juni, 27–28 Juni kita akan membebaskan transportasi umum,” kata Pramono.

    MRT Jakarta mengimbau seluruh pelanggan untuk tetap mematuhi peraturan dan menjaga kenyamanan bersama selama menggunakan layanan.

    Informasi lebih lanjut mengenai operasional MRT Jakarta dapat diperoleh melalui kanal resmi MRT Jakarta.

  • Sesuai Target, Terowongan MRT Fase 2A Selesai Digali

    Sesuai Target, Terowongan MRT Fase 2A Selesai Digali

    7cloud.asia – Proses penggalian terowongan MRT Jakarta fase 2A yang menghubungkan Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta hingga Stasiun Kota, telah selesai.

    Penyelesaian terowongan sepanjang 5,8 kilometer ini ditandai dengan momen breakthrough, saat mesin bor terowongan 1 berhasil mencapai titik akhir penggalian dan menembus sisi selatan Stasiun Mangga Besar.

    Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda), Weni Maulina mengatakan, keberhasilan penyelesaian penggalian terowongan jalur arah utara ini merupakan tonggak penting dalam pembangunan Fase 2A MRT Jakarta, karena sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

    Ia menilai, pencapaian ini merupakan hasil dari perencanaan yang matang, koordinasi yang baik, serta kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Fase 2A MRT Jakarta.

    “Proses penggalian terowongan jalur arah utara dapat diselesaikan sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” ungkapnya, Kamis (9/7/2026).

    Baca: MRT Jakarta Jajaki Potensi Pengembangan Kawasan TOD di Jalur Timur-Barat

    Weni menambahakn, keberhasilan ini menjadi langkah penting menuju penyelesaian tahapan konstruksi berikutnya sehingga proyek dapat terus berjalan sesuai jadwal

    Weni menyampaikan, tim konstruksi PT MRT Jakarta dan kontraktor sedang menyelesaikan pembangunan terowongan arah selatan dari Kota menuju Bundaran HI saat ini.

    Targetnya, seluruh terowongan fase 2A line utara selatan selesai dibangun pada kuartal keempat 2026 ini. Hingga 25 Juni 2026, progres perkembangan pembangunan fase 2A telah mencapai 61,8 persen.

    “PT MRT Jakarta menargetkan penyelesaian dan operasional fase 2A lin utara selatan pada akhir 2027 untuk segmen 1 Bundaran HI—Monas. Sedangkan segmen 2 hingga Kota pada akhir 2029 mendatang,” tandasnya.

    Untuk pengerjaan MRT Tahap 2 ini, PT MRT Jakarta dan tim kontraktor menggunakan tiga mesin bor terowongan untuk membangun terowongan arah utara pada fase 2A lin utara selatan ini.

    Baca: Pemprov DKI Jakarta Kembangkan Proyek Berkonsep TOD di Jalur MRT

    Setiap mesin membangun sesuai dengan paket kontraknya, yaitu CP201 dari Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta menuju Harmoni, CP202 dari Harmoni menuju Mangga Besar, dan CP203 dari Mangga Besar menuju Kota.

    Pada titik breakthough di sisi selatan Stasiun Mangga Besar ini, terowongan arah utara berada di kedalaman hingga 28 meter di bawah permukaan tanah.

    Ini menjadikannya sebagai terowongan kereta bawah tanah terdalam di Indonesia, bersama dengan terowongan di Stasiun Sawah Besar. Sebuah milestone dalam konstruksi sipil di Indonesia.

    Mesin bor terowongan 1 yang di CP202 ini bekerja membangun terowongan antara Stasiun Harmoni dan Sawah Besar sepanjang sekitar 395 meter dan terowongan penghubung Stasiun Sawah Besar dan Stasiun Mangga Besar sepanjang 800 meter.

    Untuk menghubungkan kedua stasiun tersebut, mesin bor terowongan 1 melakukan crossing di bawah kanal yang terletak di antara Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk.

    Baca: Stasiun MRT Harmoni Bakal Dikembangkan Jadi Kawasan TOD