Tag: Olimpiade paris

  • Jin BTS Bakal Ramaikan Pembukaan Olimpiade Paris

    Jin BTS Bakal Ramaikan Pembukaan Olimpiade Paris

    7cloud.asia – Anggota boyband asal Korea, Kim Seok-jin atau Jin BTS akan berpartisipasi sebagai pembawa obor untuk Olimpiade Paris 2024 yang akan mulai digelar akhir bulan ini.

    Dikutip dari Yonhap, Selasa (2/7/2024), sebuah sumber di industri musik mengatakan bahwa Jin akan berangkat ke Prancis dalam waktu dekat untuk ambil bagian dalam kirab obor.

    Namun, mengenai lokasi dan jadwal pasti untuk partisipasi Jin BTS di Olimpiade Paris ini masih belum diungkapkan.

    Meskipun alasan keterlibatan Jin dalam kirab obor untuk Olimpiade Paris 2024 tidak diungkapkan, kemungkinan besar hal itu berasal dari popularitas global BTS.

    Baca Juga: Kalah 0-1 dari Guinea, Mimpi Timnas U-23 untuk Bertanding di Olimpiade Paris Pupus

    Selain itu, BTS merupakan salah satu grup yang kerap identik dengan slogan “cintai dirimu sendiri” selama satu dekade terakhir.

    Jin BTS baru saja menyelesaikan wajib militernya bulan lalu dan menjadi anggota BTS pertama yang telah menyelesaikan tugasnya itu.

    Jin juga dikabarkan tengah mempersiapkan diri untuk tampil di acara variety show di kanal televisi MBC pada paruh kedua tahun ini.

    Hal ini menandai comeback resmi pertamanya ke industri hiburan sejak Jin menjalani wajib militer pada Desember 2022.

    Baca Juga: Piala Eropa 2024: Susul Jerman, Perancis Akan Hadapi Portugal di Delapan Besar

    Selain penampilannya di acara varietas, Jin juga bersiap untuk merilis single baru di paruh kedua tahun ini.

    Dalam pesan terbarunya kepada penggemar di platform komunitas penggemar K-pop Weverse, Jin mengungkapkan kegembiraannya dapat kembali terjun di industri hiburan Korea Selatan.

    “Saya sedang mengerjakan rekaman musik dan syuting acara varietas,” tulisnya.

    Dia menambahkan, “Saya mencoba untuk fokus pada pekerjaan utama saya sambil menunjukkan wajah saya sebanyak mungkin. Hasilnya akan keluar dalam beberapa bulan, jadi harap tunggu sedikit lebih lama”.

    Baca Juga: Senangnya BTS, Jadi Grup Musik dengan Penggemar Paling Loyal

    Namun, dia mengesampingkan rencana apa pun untuk terjun ke dunia akting untuk saat ini dan menulis, “Saya tidak punya rencana untuk berakting. Maaf soal itu”.

    Setelah mengambil jurusan akting di universitas tempatnya belajar, Jin sempat menyatakan minatnya untuk menekuni pekerjaan tersebut sebagai bagian dari aktivitas individualnya.

    Saat ini, Jin BTS mengaku akan fokus ke dunia musik dan tampil di acara varietas, seperti yang sudah disampaikannya lewat Weverse.

     

  • Olimpiade Paris Disebut Pesta Olahraga Dunia yang Paling Ramah Lingkungan

    Olimpiade Paris Disebut Pesta Olahraga Dunia yang Paling Ramah Lingkungan

    7cloud.asia – Olimpiade Paris yang saat ini sedang berlangsung diperkirakan akan menjadi Olimpiade yang paling ramah lingkungan.

    Namun demikian, sulit untuk memastikan bahwa Olimpiade Paris benar-benar ramah lingkungan. Pasalnya, menentukan jejak karbon dari sebuah acara olahraga masih sulit dilakukan dan lebih bersifat alkimia daripada ilmu pengetahuan.

    Panitia Olimpiade Paris menargetkan untuk mengurangi separuh pertandingan tahun ini dibandingkan dengan Olimpiade Tokyo, dengan tujuan membatasi emisi karbon hingga 1,75 juta ton.

    Sebaliknya, Olimpiade Tokyo sebelumnya menghasilkan sekitar 2,73 juta ton CO2, menurut Komite Olimpiade Tokyo.

    Paris mempunyai kemampuan unik dalam menyelenggarakan pertandingan yang lebih ramah lingkungan.

    Baca: Seragam Olimpiade Paris yang layak disorot

    Hal ini sebagian disebabkan oleh infrastruktur kota yang sudah ada, di mana 95 persen dari venue yang digunakan di Paris adalah venue yang sudah ada atau bangunan sementara.

    Namun lebih dari itu, jaringan listrik ramah lingkungan di Perancis akan sangat membantu dalam mengurangi emisi yang dihasilkan perhelatan empat tahunan ini.

    Dengan komposisi energi sebesar 74 persen nuklir, 16,3persen pembangkit listrik tenaga air, dan 9,1 persen berasal dari bahan bakar fosil, Olimpiade Paris hampir seluruhnya akan menggunakan energi tanpa emisi.

    Komite Olimpiade Paris patut mendapat pujian karena menganggap serius profil emisi yang mereka hasilkan.

    Namun kenyataannya Komite Olimpiade Paris tidak memiliki kendali atas salah satu sumber emisi terbesar dari acara tersebut.

    Baca: Menikmati pertandingan sepak bola yang ramah lingkungan

    Menurut penyelenggara Olimpiade, seperempat dari emisi yang terkait dengan suatu acara akan dihasilkan oleh perjalanan penonton, dan tentunya para peserta

    Pada Olimpiade Musim Panas London 2012, emisi yang disebabkan oleh penonton bertanggung jawab atas sekitar 913.000 metrik ton karbon, atau 28 persen dari 3,3 juta ton emisi selama acara tersebut.

    Olimpiade Paris 2024 yang akan berlangsung 26 Juli hingga 11 Agustus 2024 diikuti sekitar 11 ribu atlet yang datang dari dari 206 negara.

    Sementara seperti telah diketahui, penyumbang emisi terbesar dari sebuah acara olahraga besar seperti Olimpiade Paris adalah perjalanan dari penonton dan atlet yang akan bertanding.

    Tetapi siapa sebenarnya yang harus bertanggung jawab atas sumber emisi terbesar ini masih belum jelas. Karena tidak adanya standar pelaporan karbon global untuk acara olahraga.

    Baca: Jejak karbon pertandingan sepak bola

    Yang pasti, beberapa perhitungan karbon yang cerdik dapat digunakan untuk mengaburkan dampak lingkungan yang sebenarnya dari sebuah acara olahraga internasional seperti Olimpiade Paris ini.

    Pada akhirnya, kita mempunyai tanggung jawab bersama untuk menghijaukan olahraga ini.

    Harapannya, mungkin dorongan terpadu untuk melakukan dekarbonisasi olahraga akan memberikan suasana hati yang sangat dibutuhkan dalam upaya iklim global yang lebih luas.

    Kita mungkin harus mengajukan pertanyaan, siapa yang harus bertanggung jawab atas emisi ini?

    Seberapa besar tanggung jawab yang dapat ditanggung oleh penyelenggara Olimpiade Paris terhadap emisi para penonton? Juga tanggung jawab mereka pada emisi ang dipicu transportasi para atlet yang datang dari seluruh dunia.

    Baca: Upaya Coldplay wujudkan tur ramah lingkungan

    Haruskah mereka datang dengan menggunakan kereta api dibandingkan menggunakan pesawat atau jet pribadi?

    Pertanyaan-pertanyaan ini belum terjawab. Hal ini sebagian disebabkan karena masih belum adanya standar yang diterima secara global, untuk menghitung emisi peristiwa.

    Organisasi kami memiliki pendekatan yang jelas yang menggunakan standar ISO, namun sayangnya banyak organisasi lain yang tidak mengikuti pendekatan praktik terbaik ini.

    Kesepakatan definitif jejak karbon pesta olahraga global akan membantu kita mengurangi kebisingan yang muncul di dunia olahraga, yang pada dasarnya adalah greenwashing.

    Artikel ini telah terbit di The Earth.org, penulis: Chris Hocknell, Founder and CEO of Eight Versa, perusahaan konsultan keberlanjutan.

  • Atlet Triatlon Olimpiade Paris Keluhkan Sungai Seine yang Tercemar

    Atlet Triatlon Olimpiade Paris Keluhkan Sungai Seine yang Tercemar

    7cloud.asia – Seorang atlet triatlon Olimpiade Paris, Jolien Vermeylen berbagi pengalaman menjijikkan yang dia alami saat berlomba di Sungai Seine.

    Jolien mengecam panitia Olimpiade Paris yang mengklaim sungai Seine yang tercemar itu cukup aman untuk berenang.

    Jolien Vermeylen, mewakili Belgia pada Olimpiade Paris tahun ini, mengatakan dia merasakan puing-puing di air saat berenang 1.500 meter di sungai Seine yang ikonik itu pada awal triatlon putri pada Rabu (31/7/2024).

    “Saat berenang di bawah jembatan, saya merasakan dan melihat hal-hal yang tidak terlalu kami pikirkan,” katanya kepada saluran TV Flemish VTM, menurut Metro.

    Jolien finis di posisi ke-24. Dia mengatakan telah menelan banyak air selama lomba dan khawatir dengan dampaknya terhadap tubuhnya.

    Baca: Olimpiade Paris disebut paling ramah lingkungan

    “Besok kita akan tahu apakah saya sakit atau tidak,” katanya. “Rasanya tidak seperti Coca-Cola atau Sprite, tentu saja.”

    Para atlet perempuan terjun ke dalam air setelah petugas memberikan lampu hijau, yang menandakan bahwa air tersebut bersih dan cukup aman di tengah laporan tingginya kadar E. coli dan bakteri lainnya.

    Pada bulan Juni, pengujian menemukan angka bakteri E. coli di dalam air Sungai Seine 10 kali lipat di atas tingkat yang dapat diterima, menurut CBS News.

    Bakteri E. coli sering dikaitkan dengan kotoran manusia dan dapat menyebabkan diare, infeksi saluran kemih, pneumonia, dan sepsis.

    “Meskipun terjadi peningkatan kualitas air dalam beberapa jam terakhir, pembacaan di beberapa titik jalur renang masih di atas batas yang dapat diterima,” kata penyelenggara.

    Baca: Seragam Olimpiade Paris yang menarik

    Kondisi Sungai Seine ini mengakibatkan latihan menjelang perlombaan triatlon putra ditunda dari Selasa menjadi Rabu.

    Dalam persiapan untuk menyelenggarakan Olimpiade di Paris, para pejabat melakukan rencana ambisius, termasuk perbaikan infrastruktur senilai 1,5 miliar dolar, untuk membersihkan Sungai Seine yang telah lama tercemar.

    Mereka bersikeras agar porsi renang pada triatlon dan renang maraton dapat diadakan dengan aman di sungai.

    Jolien Vermeylen juga mengecam pejabat yang sama karena mengizinkan atlet kelas dunia berkompetisi di perairan yang tercemar tersebut.

    “Sungai Seine sudah kotor selama seratus tahun, jadi mereka tidak bisa mengatakan bahwa keselamatan para atlet adalah prioritas,“ tandasnya.

    Sumber:nypost

     

  • Sejumlah Atlet Triatlon Olimpiade Paris Jatuh sakit Usai Berenang di Sungai Seine

    Sejumlah Atlet Triatlon Olimpiade Paris Jatuh sakit Usai Berenang di Sungai Seine

    7cloud.asia – Sejumlah atlet jatuh sakit dan terpaksa dirawat di rumah sakit setelah tampil dalam nomor perlombaan triatlon Olimpiade Paris 2024 di Sungai Seine.

    Atlet triatlon yang sakit salah satunya adalah Claire Michel, atlet 35 tahun asal Belgia yang dirawat di rumah sakit karena infeksi E. coli.

    Karena Michel dirawat, tim trialtlon Belgia akhirnya mengundurkan diri dari perlombaan Olimpiade Paris ini..

    Sebelumnya rekan setim Michel, Jolien Vermeylen juga mengeuhkan kondisi air Sungai Seine yang menjadi salah satu venue trialtlon Olimpiade Paris

    Dilansir dari News yang mengutip wawancara Vermeylen dengan VTM, setelah perlombaan triatlon putri, Vermeylen berharap dirinya tidak sakit karena cukup banyak meminum air sungai Seine.

    Baca: Atlet triatlon Olimpiade Paris keluhkan kondisi Sungai Seine

    “Saya minum banyak air, jadi kita akan tahu besok apakah saya sakit atau tidak,” katanya soal air Sungai Seine.

    “Sungai Seine sudah kotor selama seratus tahun, jadi mereka tidak bisa mengatakan bahwa keselamatan atlet adalah prioritas. Itu omong kosong,” cetusnya.

    Karena insiden ini Komite Olimpiade dan Antarfederal Belgia merilis pernyataan. Mereka berharap IOC bisa belajar dari kisah di Paris, Prancis ini agar tidak ada lagi perlombaan di sungai.

    “Kami memikirkan hari-hari pelatihan yang terjamin, hari-hari kompetisi dan format lomba dan keadaan yang tidak menimbulkan ketidakpastian di antara atlet, rombongan, dan penggemar,” tulis mereka.

    Atlet asal Swiss, Adrien Briffod juga dikabarkan mengalami sakit parah sehingga harus dirawat di rumah sakit setelah berenang di Sungai Seine, lokasi lomba cabang olahraga triatlon.

    Baca: Olimpiade Paris disebut paling ramah lingkungan

    Sedari awal, kondisi Sungai Seine memang jadi sorotan. Pasalnya sungai ini diyakini telah terpapar polusi sangat tinggi. Karena paparan berbahaya ini perlombaan triatlon sempat ditunda.

    Sejatinya perlombaan di sungai telah 100 tahun tak dipertandingkan di Olimpiade, sejak 1923. Namun Prancis memaksa, bahkan sampai menggelontorkan dana sebesar 1,5 miliar dolar untuk perbaikan kualitas Sungai Seine.

    Pada bulan Juni, pengujian menemukan angka bakteri E. coli di dalam air Sungai Seine 10 kali lipat di atas tingkat yang dapat diterima, menurut CBS News.

    Bakteri E. coli sering dikaitkan dengan kotoran manusia dan dapat menyebabkan diare, infeksi saluran kemih, pneumonia, dan sepsis.

    “Meskipun terjadi peningkatan kualitas air dalam beberapa jam terakhir, pembacaan di beberapa titik jalur renang masih di atas batas yang dapat diterima,” kata penyelenggara.

    Sumber:CNNIndonesia

  • Tunawisma Paris Kecam ‘Pembersihan Sosial’ untuk Olimpiade Paris

    Tunawisma Paris Kecam ‘Pembersihan Sosial’ untuk Olimpiade Paris

    7cloud.asia – Para tunawisma di Paris, Prancis mengecam apa yang mereka sebut sebagai ‘pembersihan sosial’ untuk Olimpiade Paris.

    Para tunawisma dan anak di bawah umur tanpa pendamping mendirikan kemah di alun-alun Bastille, Paris, pada Selasa (6/8/2024) untuk menuntut kesempatan tinggal di kota mode itu.

    Para tunawisma mendirikan puluhan tenda di alun-alun Bastile, yang hanya puluhan meter dari arena Olimpiade Paris yang disiapkan untuk para turis berfoto.

    Aksi tersebut bertujuan untuk menyoroti kondisi kehidupan para tunawisma dan migran di Paris, sekaligus memberi tekanan kepada pemerintah untuk menyediakan lebih banyak tempat tinggal bagi para tunawisma.

    Baca: Sejumlah atlet triatlon masuk rumah sakit usai berenang di Sungai Seine

    Para aktivis juga telah memperingatkan tentang apa yang mereka sebut sebagai ‘pembersihan sosial’ di Paris jauh sebelum Olimpiade Paris 2024.

    Mereka menuduh pihak berwenang ingin membersihkan kamp-kamp dan tempat tinggal liar yang dapat menodai citra Paris di mata internasional.

    LSM ‘Le Revers de la Medaille’ (Sisi lain dari koin) memperkirakan sekitar 12.500 orang telah diusir dari tenda dan hunian liar di kota-kota pada tahun lalu, meningkat 40 persen dari periode yang sama dua tahun lalu.

    Hunian liar telah dibersihkan di dekat lokasi pertandingan Olimpiade, atau di sepanjang rute kirab obor.

    Baca: Olimpiade Paris disebut paling ramah lingkungan

    Pembersihan hunian liar di Paris itu difasilitasi oleh undang-undang baru yang disahkan pada tahun 2023.

    Undang-undang tersebut juga menjatuhkan denda besar dan hukuman penjara untuk pendudukan ilegal.

    Banyak migran yang digusur ditawari tempat tinggal di bagian lain Prancis, menyusul dorongan dari pemerintah pusat untuk “mengosongkan” wilayah Paris.

    Sebagai ibukota, Kota Paris memiliki permintaan tertinggi untuk perumahan darurat di negara tersebut.

    Sumber:VOAIndonesia/Reuters.com

  • Posisi Indonesia Melesat ke Peringkat 28 dalam Klasemen Olimpiade Paris 2024

    Posisi Indonesia Melesat ke Peringkat 28 dalam Klasemen Olimpiade Paris 2024

    7cloud.asia – Koleksi dua medali emas dan satu perunggu membuat posisi Indonesia melesat ke posisi 28 dalam klasemen Olimpiade Paris 2024.

    Untuk lingkup Asia Tenggara, posisi Indonesia masih di bawah Filipina yang berada di peringkat 25 dengan perolehan 2 emas dan 2 perunggu.

    Thailand mengekor di bawah Indonesia meski sudah memegang 6 mendali. Separuh mendali Thailand adalah perak, sisanya 1 emas dan 2 perunggu.

    Emas pertama diberikan Veddriq Leonardo yang memenangkan final speed putra panjat tebing pada Kamis waktu setempat, 8 Agustus 2024. Adapun satu mendali perunggu datang atlet bulu tangkis tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung.

    Emas kedua Indonesia disumbang oleh Rizki Juniansyah dari cabang angkat besi putra kelas 73 kilogram (Kg). Selain menyumbang emas Rizki sekaligus mencetak rekor dunia junior baru untuk angkat besi 73 Kg.

    Dia menang dengan total angkatan 354 Kg, melampaui lawan dari Thailand yang meraih perak dengan total angkatan 346 Kg, kemudian serta atlet Bulgaria di posisi ketiga dengan angkatan 344 Kg.

    Dipantau dari Olympics, laman resmi Olimpiade 2024, pada pukul 04.00 WIB Jumat dinihari, 9 Agustus 2024, Amerika Serikat masih mendominasi dengan 30 emas, 38 perak, dan 35 perunggu.

    Sedangkan Cina di peringkat kedua dengan koleksi 28 emas, 25 perak, dan 19 perunggu.

    Australia menduduki peringkat tiga dengan raihan 18 emas, 14 perak, dan 13 perunggu. Sedangkan Prancis, sang tuan rumah, menempel ketat di posisi berikutnya dengan 14 emas, 18 perak, dan 21 perunggu.

    Perolehan Medali Olimpade Paris 2024

    (Pukul 04.00 WIB, Jumat dinihari, 9 Agustus 2024)

    No Negara Perolehan

    1. Amerika Serikat 30/38/35

    2. Cina 28/25/18

    3. Australia 18/14/13

    4. Prancis 14/18/21

    5. Inggris Raya 13/17/21

    6. Korea Selatan 13/8/7

    ……..

    25. Filipina 2/0/2

    28. Indonesia 2/0/1

    32. Thailand 1/3/2

  • Olimpiade Paris 2024 Resmi Ditutup, Berikut Daftar Negara dan Atlet Peraih Medali Terbanyak

    Olimpiade Paris 2024 Resmi Ditutup, Berikut Daftar Negara dan Atlet Peraih Medali Terbanyak

    7cloud.asia – Olimpiade Paris resmi berakhir pada Minggu (11/8/2024). Upacara penutupan penutupan Olimpiade Paris 2024 diramaikan oleh aktor Tom Cruise yang tampil dramatis.

    Aksi Tom Cruise tersebut untuk menandai penyerahan kepada kota Los Angeles yang akan menjadi tuan rumah Olimpiade 2028

    Amerika Serikat keluar sebagai juara umum Olimpiade Paris 2024 usai membawa pulang total 126 medali yang terdiri dari 40 emas, 44 perak, dan 42 perunggu.

    China berada pada posisi kedua dengan 40 emas, 27 perak, dan 24 perunggu atau total 91 medali. Sementara itu, Filipina menjadi negara peraih medali terbanyak dari Asia Tenggara, yakni dua emas dan dua perunggu.

    Baca: Posisi Indonesia di Olimpiade Paris

    Indonesia mengikuti di bawahnya dengan perolehan dua emas dan satu perunggu. Dalam klasemen akhir Indonesia berada di posisi 39. 

    Meski menjadi juara umum Olimpiade Paris 2024 terbanyak, pemegang medali terbanyak pada gelaran tahun ini bukan atlet dari Amerika Serikat.

    Sementara itu, perhelatan Olimpiade selanjutnya akan diadakan di Los Angeles, AS pada 14 hingga 30 Juli 2028.

    Dikutip dari laman resmi Olimpiade, setidaknya 10.500 atlet dari 206 negara partisipan bertanding dalam 32 cabang olahraga (cabor) di Olimpiade Paris 2024.
    Mereka memperebutkan sebanyak 5.084 medali.

    Baca: Olimpiade Paris disebut paling ramah lingkungan sepanjang sejarah

    Perenang asal China, Zhang Yufei menjadi atlet yang paling banyak mendapatkan medali pada Olimpiade Paris 2024. Zhang Yufei memenangkan total enam medali yang terdiri dari satu perak dan lima perunggu.

    Sebaliknya, perenang Perancis, Leon Marchand menjadi atlet dengan medali emas terbanyak di Paris. Dia mendapatkan empat emas dan satu perunggu.

    Namun, perenang asal AS Michael Phelps masih menjadi atlet dengan medali terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan Olimpiade.

    Phelps total mengoleksi 28 medali dengan rincian 23 emas, tiga perak, dan dua perunggu dari keikutsertaannya di Olimpiade 2000 hingga Olimpiade 2016.