Tag: pemakaman

  • Rangkaian Upacara Pemakaman Paus Fransiskus

    Rangkaian Upacara Pemakaman Paus Fransiskus

    7cloud.asia – Prosesi pemakaman jenazah Paus Fransiskus berlangsung pada Sabtu (26/4/2025), di Basilika Santa Maria Maggiore di Roma dengan lancar.

    Makam Paus Fransiskus yang terbuat dari batu marmer asal Liguria, Italia, telah disiapkan di Basilika Santa Maria Maggiore, Roma, yang menjadi tempat peristirahatan terakhirnya.

    Liguria, sebuah wilayah yang terletak di Italia barat laut, merupakan asal kakek buyut Paus Fransiskus.

    Sesuai wasiatnya, makam Paus Fransiskus dibuat sederhana dengan hanya bertuliskan “FRANCISCUS” – nama Paus dalam bahasa Latin – serta dihiasi replika salib yang selalu dikenakan di dada mendiang.

    Dikutip dari berbagai sumber, berikut adalah rangkaian prosesi upacara pemakaman Paus Fransiskus.

    1. Misa pemakaman Paus Fransiskus digelar di Katedral Notre Dame Paris
    Misa pemakaman Paus Fransiskus digelar di Katedral Notre Dame di Paris, Prancis, pada Jumat malam waktu setempat, BFMTV melaporkan.

    Banyak jemaat mengikuti misa bagi pemimpin Gereja Katolik itu, yang juga dihadiri Perdana Menteri Prancis François Bayrou, Menteri Tenaga Kerja dan Kesehatan Catherine Vautrin, dan Wali Kota Paris Anne Hidalgo.

    Di Vatikan City pada Jumat (25/4/2025), sekitar 250.000 orang mendatangi Basilika Santo Petrus untuk mempersembahkan penghormatan terakhir kepada Paus Fransiskus selama tiga hari persemayamannya.

    Upacara pemakaman Paus Fransiskus berlangsung pada Sabtu pukul 8.00 GMT (15.00 WIB), dipimpin Dekan Dewan Kardinal, Giovanni Battista Re.

    2. Umat Katolik mulai tiba di Basilika Santo Petrus untuk pemakaman Paus
    Kelompok pertama umat Katolik mulai tiba di Lapangan Santo Petrus di Kota Vatikan, tempat upacara pemakaman Paus Fransiskus pada Sabtu (26/4/2025).

    Upacara pemakaman Paus Fransiskus dijadwalkan berlangsung di Basilika Santo Petrus, Kota Vatikan, pada pukul 10.00 waktu setempat (08.00 GMT atau 15:00 WIB), Sabtu pagi.

    Sekitar 130 delegasi dari berbagai negara diperkirakan akan menghadiri upacara tersebut, termasuk 50 kepala negara dan 10 raja yang saat ini menjalankan kekuasaannya.

    3. Pemakaman Paus Fransiskus dihadiri Trump dan 160 lebih delegasi
    Upacara pemakaman Paus Fransiskus yang berlangsung di Kota Vatikan telah dimulai, saat peti jenazah sang Pemimpin Katolik sedunia itu dibawa ke Alun-alun Santo Petrus, pada Sabtu.

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga menghadiri pemakaman Paus Fransiskus. Trump bersama sang istri, Melania, menjadi di antara tamu terakhir yang tiba pada upacara tersebut, katanya.

    Menurut otoritas Kepolisian Roma, lebih dari 160 delegasi dari berbagai negara dan organisasi internasional telah tiba untuk menghadiri pemakaman.

  • Puluhan Ribu Warga Iran Hadiri Pemakaman Umum Korban Serangan Israel

    Puluhan Ribu Warga Iran Hadiri Pemakaman Umum Korban Serangan Israel

    7cloud.asia – Puluhan ribu orang memadati jalan-jalan di ibu kota Iran, Teheran, saat upacara pemakaman bagi para komandan militer, ilmuwan nuklir, dan sejumlah warga sipil yang tewas dalam serangan Israel pada 13 Juni lalu.

    Televisi pemerintah menayangkan rekaman orang-orang yang mengenakan pakaian hitam, melambaikan bendera Iran, dan memegang foto sejumlah korban tewas dalam upacara yang dimulai pukul 8 pagi (04:30 GMT) pada hari Sabtu.

    Peti mati kepala Garda Revolusi, Jenderal Hossein Salami, kepala program rudal balistik Garda, Jenderal Amir Ali Hajizadeh, dan yang lainnya diangkut dengan truk di sepanjang Jalan Azadi di Teheran.

    Salami dan Hajizadeh keduanya tewas pada hari pertama perang, yang menurut Israel dimaksudkan untuk menghancurkan program nuklir Iran.

    Mohammad Bagheri, seorang mayor jenderal di Garda Revolusi Iran, serta ilmuwan nuklir terkemuka Mohammad Mehdi Tehranchi juga tewas dalam serangan Israel.

    Baca: Iran sebut telah menangi perang melawan Israel

    Sementara orang-orang di kerumunan meneriakkan kekecewaan mereka pada Israel dan sekutunya, Amerika Serikat “Matilah Amerika” dan “Matilah Israel”.

    Upacara pada Sabtu pagi tersebut merupakan pemakaman umum pertama bagi para komandan tinggi yang meninggal akibat serangan Israel, sejak gencatan senjata disepakati pada Selasa (24/6/2025)

    Televisi pemerintah Iran melaporkan, bahwa upacara pemakaman tersebut diperuntukkan bagi 60 orang, termasuk 16 ilmuwan, 10 komandan senior, serta empat perempuan dan empat anak-anak.

    Presiden Masoud Pezeshkian dan tokoh senior lainnya termasuk Ali Shamkhani, yang terluka parah selama konflik dan merupakan penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, serta putra Khamenei, Mojtaba, turut hadir.

    Pihak berwenang menutup kantor-kantor pemerintah untuk mengizinkan pegawai negeri menghadiri upacara tersebut.

    Baca: Militer Israel dilaporkan kehabisan amunisi

    Israel melancarkan serangan terhadap rival regional utamanya pada tanggal 13 Juni, menewaskan sejumlah pejabat senior militer dan ilmiah, serta membombardir lokasi militer dan fasilitas nuklir di seluruh negeri.

    Iran menanggapi serangan ini dengan meluncurkan serangan rudal ke pangkalan militer Israel.

    Pengeboman Israel berlanjut selama 12 hari, dengan sekutu utamanya, Amerika Serikat, bergabung dalam konflik tersebut untuk melakukan serangan terhadap tiga lokasi nuklir akhir pekan lalu.

    Sebagai balasan atas serangan AS, Iran meluncurkan gelombang rudal ke pangkalan militer AS di Qatar.

    Baik Israel maupun Iran mengklaim kemenangan dalam perang yang berakhir dengan gencatan senjata pada hari Selasa (24/6/2025).

    Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei meremehkan serangan AS, dan mengklaim Trump telah “melebih-lebihkan peristiwa dengan cara yang tidak biasa”, dan menolak klaim AS bahwa program nuklir Iran telah mengalami kemunduran selama beberapa dekade.

    Baca: Iran sebut telah berhasil lumpuhkan pertahanan Israel

     

  • Lahan Pemakaman Terbatas Membuat Mahal Biaya Pemakaman

    Lahan Pemakaman Terbatas Membuat Mahal Biaya Pemakaman

    7cloud.asia – Sulitnya akses warga miskin kota terhadap pemakaman diperparah oleh terbatasnya lahan pemakaman di perkotaan, yang membuat biaya sewa atau pembelian makam terus meningkat dari tahun ke tahun.

    Berdasarkan informasi dari Portal Resmi Provinsi DKI Jakarta, BPS DKI Jakarta mencatat hingga tahun 2021, terdapat 82 Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang tersebar di lima wilayah DKI Jakarta.

    Adapun total luas Tempat Pemakaman Umum mencapai 6,07 juta meter persegi, atau setara dengan 0,92 persen dari total luas wilayah Jakarta yang mencapai 662 kilometer persegi.

    Jumlah penduduk Jakarta hingga Juni 2025 diperkirakan sekitar 11,010 juta jiwa. Saat ini, tingkat keterisian lahan pemakaman di Jakarta telah mencapai lebih dari 95 persen.

    Artinya, ketersediaan lahan makam baru sangat terbatas, dan sebagian besar TPU hanya dapat melayani pemakaman dengan sistem tumpang, yakni menggunakan petak makam yang sudah ada jenazah sebelumnya untuk memakamkan jenazah baru.

    Baca: Mahalnya ongkos meninggal dunia di kota besar macam Jakarta

    Dalam tulisan sebelumnya diulas, seluruh proses tersebut menuntut sejumlah biaya yang biasanya mencapai jutaan, bahkan puluhan juta, tergantung dari fasilitas yang digunakan, lokasi pemakaman, dan adat keluarga.

    Bantuan pemerintah daerah
    Beberapa pemerintah daerah (pemda) memiliki kebijakan santunan kematian bagi keluarga miskin, termasuk di Depok, Tangerang Selatan, dan Kota Tangerang. Nominal santunan yang diterima berkisar Rp2 juta hinga Rp4 juta.

    Di atas kertas, regulasi semacam ini menjadi bentuk kepedulian negara untuk meringankan beban saat duka, tetapi di lapangan, banyak warga bahkan tidak mengetahui hak ini, apalagi memahami cara mengurusnya.

    Proses pemakaman di Jakarta menelan biaya fantastis. Belum lagi terbatasnya lahan pemakaman yang membuat harga sewa petak kuburan jadi makin mahal.

    Tanpa pengetahuan dan pendampingan, keluarga miskin sering kali melewatkan kesempatan untuk mengakses bantuan yang sebenarnya menjadi hak mereka.

    Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun regulasi telah tersedia, manfaatnya belum sepenuhnya dirasakan secara merata.

    Baca: Mungkinkah retribusi pemakaman di Jakarta ditiadakan?

    Kerja sama masyarakat sipil
    Di tengah tingginya biaya dan terbatasnya akses lahan di wilayah urban seperti Jabodetabek, kehadiran program dan sinergi yang dilakukan masyarakat sipil, relawan dan sektor swasta bisa sangat berperan penting.

    Inisiatif kolaborasi sosial akan mampu mengisi celah yang belum sepenuhnya dijangkau kebijakan negara.

    Contohnya adalah program Barzah yang diinisiasi oleh Dompet Dhuafa, yakni bantuan untuk pendampingan pemulasaraan jenazah.

    Program tersebut memberikan layanan mulai dari pemandian, pengkafanan, penyalatan, hingga penguburan jenazah, serta menyediakan ambulans untuk mengantar jenazah dari rumah sakit ke rumah duka atau langsung ke pemakaman.

    Inisiatif ini tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga miskin, tetapi juga memastikan setiap jenazah diurus sesuai nilai kemanusiaan dan tuntunan keyakinan.

    Pada akhirnya, pemakaman yang layak bukan sekadar prosesi akhir, tetapi juga bentuk penghormatan terakhir terhadap martabat manusia.

    Artikel ini pertama kali terbit di The Conversation dan merupakan hasil kerja sama TCID bersama para penulis dan IDEAS, lembaga think-tank di bawah naungan Yayasan Dompet Dhuafa.

     

  • ‘Mahalnya’ Ongkos Meninggal Dunia di Kota Besar seperti Jakarta

    ‘Mahalnya’ Ongkos Meninggal Dunia di Kota Besar seperti Jakarta

    7cloud.asia – Belum tuntas derita atas sulitnya akses terhadap kepemilikan tempat tinggal, masyarakat menengah ke bawah di Indonesia dihadapkan pada sulitnya mengakses pemakaman saat meninggal dunia.

    Di wilayah kota besar dan padat penduduk seperti Jabodetabek, tingginya biaya pemakaman–mulai dari proses pemandian, pengkafanan, transportasi, hingga penguburan–sering kali menjadi beban berat, terutama bagi keluarga miskin.

    Bayangkan, keluarga yang sedang berduka dan dirundung kesedihan masih harus menghadapi dilema mencari dana segera agar bisa melakukan prosesi pemakaman anggota keluarganya.

    Tak jarang, pada akhirnya banyak yang memilih prosesi yang jauh dari kata layak karena keterbatasan biaya, seperti makam tumpuk atau letak blok makam yang jauh dari akses jalan setapak.

    ‘Mahalnya’ meninggal dunia di kota besar
    IDEAS melakukan simulasi biaya yang dibutuhkan untuk prosesi pemulasaran jenazah di Jabodetabek pada tahun 2025. Prosesnya secara garis besar bisa dibagi menjadi tiga tahap, yaitu sebelum pemakaman, saat pemakaman, dan pascapemakaman.

    Seluruh proses tersebut menuntut sejumlah biaya yang biasanya mencapai jutaan, bahkan puluhan juta, tergantung dari fasilitas yang digunakan, lokasi pemakaman, dan adat keluarga.

    1. Sebelum pemakaman
    Tahap ini dimulai dari pengurusan administrasi kematian di kelurahan atau desa yang biasanya gratis.

    Namun, pemulasaran jenazah seperti memandikan, mengafani, dan menyiapkan jenazah membutuhkan perlengkapan seperti kain kafan, bunga rampai, kapas, minyak wangi, serta sabun khusus.

    Ini bisa memakan biaya Rp500 ribu hingga Rp1 juta. Petugas pemulasaran biasanya diberi imbalan sukarela Rp200 ribu hingga Rp500 ribu.

    Transportasi jenazah dengan mobil jenazah milik masjid atau lingkungan bisa saja gratis, tapi tidak selalu bisa tersedia saat itu juga.

    Sementara jika menggunakan jasa penyewaan ambulans dari pihak jasa swasta, biayanya berkisar Rp300 ribu hingga Rp1 juta, apalagi jika jaraknya antarkota.

    Total biaya pada tahap prapemakaman ini rata-rata Rp1 juta hingga Rp4 juta. Mungkin bisa lebih rendah jika seluruhnya ditangani oleh relawan masjid atau yayasan. Namun, tidak semua warga seberuntung itu.

    Baca: Mungkinkah retribusi pemakaman di Jakarta ditiadakan?

    2. Saat pemakaman
    Saat pemakaman, biaya sangat bergantung pada jenis Tempat Pemakaman Umum (TPU) dan status kepemilikan lahan.

    Di Bogor, Tangerang, dan Bekasi, pemakaman di TPU desa bisa gratis atau dikenakan retribusi berdasarkan Peraturan Daerah (Perda), yakni Rp200 ribu hingga Rp1 juta.

    Di Jakarta, biaya retribusi sewa penggunaan lahan makam bervariasi, tergantung lokasi tiap petak. Semakin mudah makam untuk diakses seperti dekat pintu masuk makam atau di pinggir akses jalan, biayanya semakin mahal.

    Tarif untuk sewa tanah makam selama tiga tahun di Jakarta paling tinggi sebesar Rp100 ribu dan yang paling rendah Rp40 ribu.

    Sementara itu, TPU swasta atau wakaf pribadi sering menetapkan tarif lebih tinggi, mulai dari Rp3 juta hingga Rp15 juta untuk hak pakai lahan, belum termasuk biaya gali makam yang berkisar Rp300 ribu hingga Rp800 ribu.

    Tenda, kursi, dan sound system bisa dipinjam gratis dari masjid atau rukun warga (RW). Kadang ada biaya sewa komersial antara Rp500 ribu hingga Rp2 juta.

    Papan nisan sederhana bisa didapat dengan harga Rp50 ribu hingga Rp100 ribu, sedangkan model permanen dengan marmer atau granit bisa mencapai jutaan rupiah.

    Rata-rata, tahap pemakaman ini memakan biaya Rp1 juta hingga Rp5 juta di TPU publik, dan bisa mencapai puluhan juta jika menggunakan TPU premium atau swasta.

    3. Pasca-pemakaman
    Setelah proses pemakaman selesai, sebagian besar keluarga melaksanakan prosesi doa atau berkumpul bersama.

    Biaya pemakaman di Jakarta bisa sangat mahal, mencapai jutaan rupiah. Ini sangat membebani warga yang kekurangan secara finansial.

    Untuk penganut agama Islam, misalnya, umumnya melaksanakan tahlilan, mulai dari hari pertama hingga hari ketujuh, lalu berlanjut ke peringatan 40 hari, 100 hari, bahkan haul tahunan.

    Untuk tahlilan sederhana di rumah dengan hidangan ringan, biaya yang perlu dikeluarkan berkisar Rp500 ribu hingga Rp2 juta, sementara tahlilan skala besar dengan konsumsi ratusan orang bisa mencapai Rp5 juta hingga Rp10 juta.

    Jika keluarga melakukan perawatan makam tahunan seperti membersihkan area, menanam bunga, mengecat nisan, biayanya bisa Rp500 ribu hingga Rp2 juta per tahun.

    Bila diputuskan untuk membuat makam permanen dengan konstruksi bata atau keramik, biaya bisa melompat ke Rp5 juta hingga Rp10 juta.

    Secara keseluruhan, biaya kematian di Jabodetabek untuk prosesi sederhana di TPU publik dapat berada di kisaran Rp4 juta hingga Rp8 juta.

    Namun, bila keluarga memilih TPU swasta atau premium, serta menggelar prosesi adat besar dan makam permanen, biayanya bisa melesat hingga Rp30 juta, bahkan lebih.

    Artikel ini pertama kali terbit di The Conversation dan merupakan hasil kerja sama TCID bersama para penulis dan IDEAS, lembaga think-tank di bawah naungan Yayasan Dompet Dhuafa.

  • 137 Kepala Keluarga Penghuni TPU Menteng Pulo Direlokasi ke Sejumlah Rusun

    137 Kepala Keluarga Penghuni TPU Menteng Pulo Direlokasi ke Sejumlah Rusun

    7cloud.asia – Sebanyak 137 kepala keluarga (KK) yang semula menempati TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan resmi dipindahkan atau direlokasi ke sejumlah rumah susun (rusun) di Jakarta. 

    Dilansir beritajakarta.id sebanyak 88 KK dipindahkan ke Rusun Jagakarsa, dua KK ke Rusun Rawa Bebek, dan dua KK ke Rusun PIK, serta sisanya memilih untuk pulang ke kampung halaman.

    Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, M Fajar Sauri menyampaikan, relokasi ini merupakan bagian upaya Pemprov untuk kembalikan fungsi TPU Menteng Pulo

    Relokasi ini juga merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta untuk menata kembali fungsi lahan pemakaman sekaligus memberikan hunian yang lebih layak bagi warga.

    “Program relokasi ini bukan sekadar pemindahan tempat tinggal, namun adalah upaya untuk mengembalikan fungsi TPU Menteng Pulo II sebagai area resapan dan pemakaman umum yang tertata, sekaligus menambah ketersediaan petak makam,” jelas Fajar

    Baca Juga: Lahan Pemakaman Makin Terbatas, Ini Upaya yang Dilakukan Pemprov DKI Jakarta

    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung secara simbolis menyerahkan kunci unit hunian kepada warga yang direlokasi dari Taman Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo II ke Rumah Susun (Rusun) Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (9/12/2025).

    “Setiap kita memberikan kunci secara simbolis kepada warga agar dapat menempati tempat hunian yang lebih layak, menurut saya ini adalah momentum yang sangat mengharukan,” ujar Pramono.

    Ia menyebut, sebagian warga yang direlokasi telah tinggal di area TPU Menteng Pulo selama puluhan tahun. Untuk meringankan beban warga yang baru direlokasi ke tempat baru, Gubernur Pramono pun membebaskan biaya sewa untuk penghuni Rusun Jagakarsa dari yang semula tiga bulan menjadi enam bulan.

    “Pasti ketika dipindahkan, direlokasi, kehidupan awalnya berat. Maka untuk itu selama enam bulan kami memberikan kebebasan atau gratis untuk biaya sewa di sini,” kata dia.

    Ia juga meminta dinas terkait untuk memonitor warga agar tetap bisa hidup secara layak dan tidak mengalami kesulitan. Selain itu, Pramono juga menginstruksikan agar anak-anak warga yang direlokasi segera bisa melanjutkan pendidikannya di sekolah yang lebih dekat.

    Baca Juga: Lahan Pemakaman Terbatas Membuat Mahal Biaya Pemakaman

    Relokasi ini bertujuan mengembalikan fungsi lahan TPU Menteng Pulo II seluas kurang lebih 5.000 meter persegi yang sebelumnya ditempati oleh 137 Kepala Keluarga (KK). Dari pengembalian fungsi lahan tersebut, maka akan tersedia sekitar 1.300 petak makam baru.

    Menurut Pramono, relokasi warga ini sangat berarti mengingat kondisi ketersediaan lahan pemakaman di Jakarta.

    “Persoalan petak makam di Jakarta ini sudah menjadi persoalan yang sangat-sangat serius. Sehingga dengan demikian, dengan penambahan 1.300 di Menteng Pulo II ini, sangat berarti bagi ketersediaan lahan untuk pemakaman,” ucapnya.

    Secara total terdapat 80 TPU di Jakarta, di mana 69 TPU hanya bisa melayani penumpukan pemakaman, 9 TPU masih bisa melayani pemakaman normal terbatas, dan 2 TPU lainnya masih disiapkan.

    “Apa yang kita lakukan pada hari ini bagi Jakarta yang menghadapi tekanan atau kesulitan untuk taman pemakaman umum, ini adalah hal yang sangat positif,” kata Pramono.

    Baca Juga: Mungkinkah Retribusi Pemakaman di Jakarta Ditiadakan?