Tag: Petrus Hari Hariyanto

  • Keterbatasan Fisik Petrus Hariyanto Tak Lunturkan Semangat Memperjuangkan HAM

    Keterbatasan Fisik Petrus Hariyanto Tak Lunturkan Semangat Memperjuangkan HAM

     

    7cloud.asia – Lelaki berkursi roda itu tampak berapi-api saat berorasi diatas panggung bersama aktivis pro demokrasi lainnya di Konser Panggung Rakyat Bongkar pada 9 Desember lalu.

    Penyakit gagal ginjal yang memaksanya rutin melakukan cuci darah selama 10 tahun tidak membuatnya lemah tak bersuara.

    Apalagi sahabatnya, Budiman Sudjatmiko memutuskan untuk menjadi tim sukses calon presiden Prabowo Subianto yang terlibat dalam kasus penculikan aktivis 98.

    Seperti tak ada kata lelah bagi Petrus Hariyanto untuk menyuarakan keadilan dalam segala keterbatasan fisik yang dialaminya.

    “Walau terbatas aktivitas politikku, tetap ingin konsisten dengan nilai-nilai perjuangan dulu,” kata pria yang akrab disapa Hari atau Peter ini kepada 7cloud.asia pada Minggu (17/12/2023).

    Baca: Rakyat, mahasiswa dan seniman bergerak bersama lawan politik dinasti

    Hari bukan orang baru dalam dunia politik. Pria berusia 54 tahun tersebut pernah menjadi sekjen Partai Rakyat Demokratik (PRD) dimana Budiman Sudjatmiko menjadi ketua umumnya saat itu.  

    Aktivitas politiknya berawal saat ia menjadi salah satu jurnalis di Lembaga Pers Mahasiswa Hayam Wuruk, Fakultas Sastra,Universitas Diponegoro (Undip) awal tahun 1990an.

    Kerja-kerja jurnalistiknya di kampus membuatnya banyak berinteraksi dengan tokoh-tokoh gerakan mahasiswa, buruh, petani, dan sektor lain.

    Aktivitasnya berlanjut di Solidaritas Mahasiswa Semarang (SMS), sebuah organisasi mahasiswa yang didirikan untuk melawan Orde Baru (Orba).

    Kemudian SMS dan sejumlah organisasi lain memiliki keinginan untuk membentuk sebuah organisasi payung di level nasional dan lintas sektor.

    Baca: Serunya konser panggung rakyat bongkar

    Namun, sektor mahasiswa lebih dulu disatukan. Dari sini lah gagasan membentuk Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (SMID), salah satu organisasi yang menyokong lahirnya PRD.

    Hari juga pernah menjabat sebagai sekjen SMID sebelum terbentuknya PRD. Organisasi gerakan mahasiswa ini tak hanya bergerak di lingkungan kampus, namun juga terlibat dalam pengorganisasian petani dan advokasi buruh.

    Dari proses tersebut, organisasi-organisasi ini kemudian menjadi satu organisasi multi sektor di tingkat kota hingga akhirnya mencapai satu kesepakatan membangun Persatuan Rakyat Demokratik sebelum berubah menjadi Partai Rakyat Demokratik.

    Baca: Budiman adalah contoh aktivis yang rusak moralnya

    Kemudian pada tahun 1996, Hari ditangkap aparat Badan Intelejen Negara (BIN) dengan tuduhan makar. Satu sel bersama Budiman, ia dipenjara selama enam tahun di LP Cipinang dan baru dibebaskan 3,5 tahun kemudian.

    Kini setelah 25 tahun reformasi, Hari bersama aktivis pro demokrasi lainnya masih merasa memiliki hutang terhadap nasib 13 kawannya yang menjadi korban penculikan dan belum kembali hingga kini.

    “Merasa terpanggil, terusik, bangsa ini kenapa permisif terhadap kasus penculikan. Kenapa penguasa setelah Soeharto lengser gagal mengadili para pelaku HAM berat masa lalu termasuk penculikan?,” paparnya.

    Hari menyesali banyak aktivis 98 termasuk Budiman menghianati perjuangannya dulu dan mendukung penuh Prabowo menjadi presiden pada pemilihan presiden 2024 nanti.

    Baca: Tak punya konsep keberpihakan pada HAM, Prabowo-Gibran tak layak dipilih

    “Kami ingin menjaga juga marwah aktifis yang sekarang sudah sedemikian rusak. Bagi saya mereka barisan ‘pelacur politik’ termasuk ikon utamanya Budiman Sudjatmiko,” katanya

    “Kami sedang membangun bersama kawan-kawan eks PRD yang masih menjaga integritas. Kami punya hutang masa lalu menuntaskan kasus penculikan dan kami punya hutang ke masa depan bahwa perdaban haraus mencintai nilai-nilai demokrasi, HAM dan kemanusiaan,” lanjutnya.

    Kini, selain aktif di Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI), ia juga aktif menulis. salah satu buku karyanya adalah “Jiwa-jiwa Bermesin”. 

    Hari juga tengah menulis kisahnya bersama kawan-kawannya termasuk bersama Budiman saat dipenjara di LP Cipinang.

    Baca: Koalisi masyarakat sipil desak Prabowo diadili

    Namun, ditengah kesibukannya tersebut Hari masih kerap menyuarakan kegelisahannya terhadap kondisi negara saat ini.

    “Keputusan MK yang diintervensi kekuasaan dan dinasti politik yang dilakukan Jokowi menjadi alasan juga aku bergerak. Indonesia sedang tidak baik-baik saja,” ujarnya.

    Bapak dua anak ini bersama para aktivis pro demokrasi ikut menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU), Presiden Jokowi dan mantan ketua MK, Anwar Usman karena meloloskan Gibran menjadi cawapres.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Dorong Hak Angket DPR, Petrus Haryanto Serukan Demonstrasi Terus Dilakukan

    Dorong Hak Angket DPR, Petrus Haryanto Serukan Demonstrasi Terus Dilakukan

    7cloud.asia – Front Nasional Perlawanan Rakyat (FNPR) menyerukan agar aksi demontrasi dapat terus dilakukan untuk mendorong DPR gunakan hak angket. Sebab kini tidak ada oposisi yang mengkritisi pemerintah di parlemen.

    Hal ini diungkapkan oleh juru bicara FNPR, Petrus Haryanto didepan gedung MPR/DPR pada Selasa (05/03/2024).

    Petrus yang ikut berunjuk rasa dengan menggunakan kursi roda itu menganggap DPR selama ini tidak ada bedanya dengan pemerintah. Apa yang dikatakan pemerintah, DPR selalu menurut.

    “Aksi ekstra parlemen perlu dilakukan agar parlemen bangkit lagi. Kita sekarang akan dorong agar parlemen bergerak,” kata Petrus.

    Baca: Demo dukung hak angket dan makzulkan Jokowi

    Selanjutnya Petrus menjelaskan, parlemen saat ini tidak boleh diam atas berbagai pelanggaran pemilu yang terstruktur, sistematis dan masif dilakukan oleh Presiden Jokowi.

    Karena itu pihaknya bersama rakyat ikut serta dalam unjuk rasa ini, mendorong DPR menggunakan hak angket.

    Menurut mantan sekjen Partai Rakyat Demokratik (PRD) ini, dengan hak angket nantinya akan terungkap berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh presiden terhadap undang-undang.

    Selain itu, hak angket juga dapat menyelidiki keterlibatan dan campur tangan presiden dalam pemilu 2024 untuk memenangkan Prabowo dan anaknya.

    “Kita semua disini untuk mobilisasi. Kami mungkin ada yang menjadi bagian relawan, ada yang tidak. Kita bergerak demi demokrasi di Indonesia ditegakkan,” tegasnya.

    Baca: Demo buruh turunkan harga sembako

    Seperti yang diwartakan sebelumnya ratusan massa yang mendukung hak angket berdemontrasi di depan Gedung MPR/DPR. Mereka menunutut agar DPR dapat menggunakan hak angket untuk mengusut kecurangan dalam pemilu 2024.

    Mereka juga mendesak agar agar Jokowi dapat segera dimakzulkan. Sebab sebagai Presiden Jokowi telah menggunakan kekuasaannya ikut serta dalam memenangkan Prabowo dalam pilpres.

    Sementara itu, cawapres nomor urut 03, Mahfud MD menjelaskan meski nantinya DPR menggunakan hak angket, tetapi hasilnya tidak bisa membatalkan hasil pemilu.

    Baca: Ratusan mahasiswa UNJ desak Jokowi mundur

    Tetapi hak angket  menjatuhkan sanksi politik kepada presiden termasuk dimazulkan atau impeachment.

    “Bisa saja, bisa saja, kan tergantung nanti rekomendasinya kan, apa saja. Nanti angket tuh menemukan ini, ini, ini, ditindaklanjuti,” kata Mahfud beberapa waktu lalu.

    Dia menyampaikan, hasil hak angket juga bisa menjadi masalah bagi Presiden Jokowi meski akan lengser pada Oktober 2024.

    “Kan sama saja dengan dulu Pak Harto dan sebagainya, sesudah berhenti juga jadi masalah kan,” ucap Mahfud.

    Reporter: Nurakhmayani.