Tag: psi

  • PSI: Pencalonan Kaesang Pangarep sebagai Depok I Mendapat Dukungan Warga dan Parpol

    PSI: Pencalonan Kaesang Pangarep sebagai Depok I Mendapat Dukungan Warga dan Parpol

     

    7cloud.asia – Pernyataan Kaesang Pangarep untuk “Siap menjadi Depok Pertama” sebagaimana dirilis di akun @kaesangp, menuai perhatian warganet dan menimbulkan beragam respons.

    Pernyataan Kaesang Pangarep ini memang belum bisa dikatakan sebagai kesediaan ataupun deklarasi resmi pencalonan putra bungsu Presiden Jokowi itu untuk menjadi balon walikota Depok. 

    Tapi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang pertama kali mewacanakan Kaesang Pangarep menjadi orang nomor satu di Depok menilai, inisiatif pencalonan Kaesang ini mampu menggugah kesadaran warga bahwa Depok memang butuh perubahan.

    “Terlepas dari serius atau enggaknya pernyataan Kaesang Pangarep ini, PSI yakin dan percaya bahwa Depok memang butuh perubahan ke arah yang lebih baik, dan maju!” demikian pernyataan Ketua DPP PSI, Cheryl Tanzil yang dirilis di akun Youtube PSI. 

    Baca: Respon PDIP dan PKS atas pencalonan Kaesang Pangarep

    PSI menyebut, pencalonan Kaesang Pangarep menjadi balon walikota Depok mendapat tanggapan positif dari warga Depok. Respon ini oleh PSI dinilai sebagai tingginya harapan warga Depok untuk sebuah perubahan.

    Bahkan, sejumlah partai nasional disebut juga mendukung pencalonan Kaesang Pangarep menjadi orang nomor satu di Depok.

    “Inisiatif pencalonan Kaesang Pangarep dari pengurus PSI Depok ini dapet banyak dukungan dari warga Depok sendiri, dan bahkan dari partai-partai nasionalis lainnya,” demikian narasi PSI yang disebut dalam rekaman video tersebut.

    Baca: PPP ingin Sandiaga Uno jadi cawapresnya Ganjar Pranowo

    Ada sejumlah masalah yang menjadi sorotan PSI sehingga Depok butuh perubahan. Bahkan PSI menyebut, Depok memiliki masalah yang kompleks.

    Yang pertama adalah status Kota Depok sebagai salah satu kota yang paling intoleran di Indonesia. 

    Menurut riset yang dilakukan SETARA, selam atiga tahun berturut-turut Depok menjadi kota paling intoleran. Beberapa kebijakan Pemkot Depok dinilai mendiskrimasi kelompok tertentu.

    Selain itu PSI juga menyoroti tingginya angka pengangguran di Kota Depok. Disebutkan angka pengangguran terbuka di Kota Depok di atas angka rata-rata nasional. 

    Menurut catatan BPS, pada 2022 angka pengangguran di Depok mencapai 7,82 persen, sementara angka pengangguran nasional berada di kisaran 5,82 persen. 

    Baca: Internal PAN cenderung dukung Ganjar Pranowo – Erick Thohir

    Masalah lainnya adalah pembangunan yang tidak merata. PSI melihat pembangunan di Kota Depok terlalu Margonda sentris, atau terlalu terpusat di jalan Margonda yang menjadi jalan utama di kota tersebut. 

    “Selain itu Depok juga menghadapi masalah kemacetan dan darurat sampah,” imbuh Cheryl. 

    Mengakhiri narasinya, Cheryl mengatakan keputusan akhir sepenuhnya ada di tangan Kaesang Pangarep. PSI tidak akan mendesak, apalagi Pilkada Serentak 2024 baru akan digelar pada November tahun depan, sehingga masih ada waktu untuk menunggu.

    Meski nantinya Kaesang Pangarep tidak bersedia dicalonkan menjadi walikota Depok, Cheryl menegaskan bahwa PSI akan tetap mengajak dan mendorong anak muda untuk terjun ke dunia politik dan melakukan perubahan dari dalam struktur.

    Baca: 6 nama dikaji untuk dampingi Ganjar Pranowo

    Lantas bagaimana sebenarnya tanggapan warga Depok terhadap pencalonan Kaesang Pangarep ini?

    Dalam wawancara 7cloud.asia dengan sejumlah warga Depok terungkap, pencalonan Kaesang Pangarep memberi harapan perubahan untuk warga Depok.

    “Sesekali perlu ada warna baru di Depok, siapa tahu pemilih muda akan menjadi penyokong suaranya,” ujar Haribudi. 

    Tiwi, warga Depok lainnya mengungkap hal senada. Tiwi menyebut, Depok butuh terobosan untuk keluar dari stagnasi. Namun, diakuinya jalan yang harus ditempuh Kaesang Pangarep untuk mejadi Depok 1 tidak akan mudah.

    “Kalau melihat ‘iklim’ di Depok yang notabene PKS mengakar kuat dan dari kapabilitas Kaesang belum terbukti, tidak akan mudah. Tapi perlu dicoba, siapa tahu dia didukung anak muda,” ujarnya.

    Tiwi juga menyoroti mengapa PSI mencalonkan Kaesang yang adalah putra Presiden. banyak pihak menyebut pencalonan Kaesang Pangarep akan menmbangun dinasti politik di keluarga Jokowi. Hal ini, menurutnya, tak sehat untuk iklim demokrasi di Indonesia.

    Baca: Akankah polarisasi masih warnai Pemilu 2024?

    Selama lima periode atau 25 tahun terakhir Kota Depok menjadi wilayah kekuasaan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Namun, keberhasilan PKS ini juga menuai kritik, karena kinerjanya dinilai tidak memuaskan.

    Bahkan sejumlah kalangan menilai, selama ini Kota Depok adalah kota autopilot atau kota yang berjalan sendiri karena Pemkotnya tidak bekerja secara optimal. 

    Jadi inikah momen untuk Kota Depok dan warganya untuk berubah? Kita tunggu saja hasilnya di Pilkada 2024 mendatang. 

  • Gibran Raih Dukungan Terbesar Dalam Rembuk Rakyat PSI Soal Calon Gubernur DKI Jakarta

    Gibran Raih Dukungan Terbesar Dalam Rembuk Rakyat PSI Soal Calon Gubernur DKI Jakarta

    Gibran Rakabuming Foto: Jawa Pos

    7cloud.asia – Partai Solidaritas Indonesia (PSI), pada Jumat (23/6/2023) mengumumkan calon Gubernur DKI Jakarta dari hasil rembuk rakyat DKI.

    Dalam penjaringan pendapat rakyat yang dilakukan PSI itu tercatat ada 9 kandidat yang dinilai layak menjadi calon Gubernur DKI Jakarta.

    Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi, dan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan PSIP Grace Natalie menempati tiga posisi teratas.

    Baca: PSI sebut pencalonan Kaesang didukung parpol dan warga

    Menurut Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Justin Adrian, kandidat-kandidat Gubernur DKI Jakarta ini sudah dipilih secara cermat. Ia menuturkan yang terpenting dari kandidat ini adalah keselarasan dengan nilai-nilai PSI.

    “Sembilan kandidat yang kita sampaikan melalui Rembuk Rakyat ini memang masing-masingnya sudah kita pilih secara cermat, berdasarkan perspektif yang ada dari keamanan dan penegakan hukum makanya ada Pak Fadil Imran juga, tokoh muda juga ada Gibran” kata Justin di Gedung Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (DPW PSI) DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (23/6/2024).

    Baca: Benarkah Kaesang siap jaid calon walikota Depok?

    “Mereka adalah tokoh-tokoh yang sudah kita kaji betul untuk diajukan dalam kontestasi ini, yang dilihat dari kinerja serta track recordnya dan juga yang paling penting adalah kesesuaiannya dengan napas dan DNA PSI,” sambungnya.

    Total partisipan yang berkontribusi dalam Rembuk Rakyat sebanyak 11.160 voters. Hasil voting ini dapat menjadi gambaran aspirasi dari warga DKI terhadap calon pemimpin yang diinginkan.

    Baca: Seperti ini suara pemilih muda

    Berikut 9 Kandidat teratas Calon Gubernur DKI Jakarta dari hasil Rembuk Rakyat:

    1. Gibran Rakabuming Raka 26,13%
    2. Heru Budi Hartono 16.77%
    3. Grace Natalie 15.78%
    4. Ridwan Kamil 15.20%
    5. Tri Rismaharini 13.07%
    6. Jendral Dudung Abdurachman 8.85%
    7. Bima Arya Sugiarto 1.88%
    8. Fadil Imran 1.35%
    9. Ahmed Zaki Iskandar 0.97%

    Baca: Ganjar ingin pendamping yang berjiwa muda

    Ketua DPW PSI DKI Jakarta Elva Qolbina mengatakan hasil dari rembuk rakyat akan diserahkan ke DPP PSI untuk dipertimbangkan dan diharapkan jadi acuan PSI dalam mengambil keputusan.

    “Hasil Rembuk Rakyat Jakarta ini kemudian akan kami serahkan tentu saja kepada DPP PSI untuk kemudian menjadi pertimbangan bagi DPP untuk memutuskan nanti siapa sekiranya akan PSI jagokan, diusung begitu di Pilkada DKI Jakarta 2024,” tutur Elva.

    Baca: Pemilih muda dominasi jumlah pemilih di Pemilu 2024

    Elva melanjutkan, hasil Rembuk Rakyat Jakarta yang dilakukan PSI Jakarta ini bisa menjadi acuan bagi partai politik lain untuk mengusung calon gubernurnya.

    “Karena memang yang kami lakukan bukan hanya vote secara ulang, tapi juga turun langsung nyamperin masyarakat,” sambungnya.

     

  • PSI Didekati Prabowo, Guntur Ramli Memilih Mundur Agar Bisa Fokus Dukung Ganjar Pranowo

    PSI Didekati Prabowo, Guntur Ramli Memilih Mundur Agar Bisa Fokus Dukung Ganjar Pranowo

    7cloud.asia – Eks Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli resmi keluar dari PSI dan menyatakan ingin fokus mengabdi sebagai Ketua Umum Ganjarian Spartan.

    Guntur Ramli mengumumkan surat terbuka terkait hengkangnya dari PSI. Dia menyatakan bahwa alasan utama keluarnya dia dari PSI karena kedatangan Ketua Umum Gerindra Prabowo Soebianto ke kantor DPP PSI.

    Guntur Ramli yang turut membidani PSI sejak awal mengaku tidak pernah diberi tahu ataupun diberi penjelasan oleh pengurus PSI terkait kehadiran Prabowo di DPP PSI, Rabu (2/8/2023).

    Baca: Bareskrim Polri ambil alih 13 laporan terkait Rocky Gerung

    “Namun alasan yang sebenarnya, saya akhirnya memutuskan keluar dari PSI adalah kehadiran Prabowo di DPP PSI dan “tondo-tondo” koalisi PSI dengan Prabowo itu tanpa dibuka terlebih dahulu ruang diskusi dan perdebatan karena terkait nilai-nilai dan prinsip-prinsip sama-sama kita perjuangkan selama ini,” kata Guntur, Sabtu (5/8/2023).

    Guntur mengatakan, ia hanya bisa membaca dan menonton di media massa bahwa Prabowo terlihat mulai memiliki kedekatan dengan PSI.

    Adapun putusan keluar itu, kata Guntur, merupakan hal yang berat karena relasi yang sudah terjalin antara dirinya dan kader PSI lainnya. Ia juga mengatakan bahwa PSI merupakan rumah politiknya.

    Baca: Nama Gibran masuk bursa cawapres, bagaimana kansnya?

    “Begitupun PSI yang selama ini saya anggap sebagai ‘rumah politik’ saya. Mulai hari ini, saya menyatakan keluar dari PSI sebagai anggota dan kader PSI,” kata Guntur.

    Guntur menjelaskan dirinya tidak sedang melancarkan politik kebencian pada Prabowo. Ia mengaku menghormati Ketua Umum Partai Gerindra itu sebagai sosok tokoh politik sekaligus sebagai Menteri Pertahanan di kabinet pemerintah Presiden Joko Widodo.

    Lebih lanjut, Guntur meyakini Ganjar Pranowo lebih layak menjadi penerus Joko Widodo. Menurutnya, Ganjar memiliki persamaan ideologi dan gaya kepemimpinan dengan Presiden ke-7 RI tersebut.

    Baca: Ganjar Pranowo inginkan cawapres pendampingnya berjiwa muda

    “Jadi menurut pertimbangan rasional dan ideologis, saya hakulyakin dan percaya Ganjar Pranowo-lah yang layak menjadi penerus Joko Widodo tahun 2024. Apalagi berdasarkan hasil Rembuk Rakyat yang diumumkan PSI pada Oktober 2022 lalu, ‘Jokowi di Hati, Ganjar Dinanti’,” ucap Guntur.

    Sebelumnya, PSI menerima kunjungan bakal calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Rabu (2/8/2023).

    Usai pertemuan tertutup, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menyebut ada kesamaan antara partai-nya dan Prabowo.

    Baca: Jokowi tugaskan tujuh nama untuk menangkan Ganjar Pranowo

    Prabowo pun menyebut bahwa ia mengajak PSI untuk bergabung bersama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) untuk Pemilu Serentak 2024.

    Lebih lanjut, Grace menyebut pihaknya berpedoman kepada Jokowi soal menentukan dukungan capres 2024.

    PSI, kata dia, tegak lurus dengan Jokowi karena pihaknya menginginkan pemimpin Indonesia selanjutnya melanjutkan program-program Jokowi.

    Baca: Dalam lima tahun, 66 orang meninggal karena konflik agraria

    Kendati belum secara resmi menyebut salah satu nama bakal capres yang akan didukung PSI, Grace menilai Prabowo sebagai sosok yang memiliki komitmen untuk melanjutkan program pemerintahan Jokowi.

    “Kami melihat ada niatan baik dari Pak Prabowo komitmen untuk melanjutkan apa yang sudah Pak Jokowi perjuangkan, dan itu tentunya membuat kami lega dan senang bahwa Indonesia ke depan akan cerah,” ucapnya.

    Sumber: Antaranews

  • Lagi Dua Kader PSI Mundur Demi Dukung Ganjar, Grace: PSI Ikuti Arahan Jokowi

    Lagi Dua Kader PSI Mundur Demi Dukung Ganjar, Grace: PSI Ikuti Arahan Jokowi

    7cloud.asia – Kader Partai Solidaritas Indonesia atau PSI yang mundur pasca pertemuan petinggi PSI dengan calon presiden sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto bertambah.

    Senin (7/8/2023) dua kader PSI Estugraha dan Dwi Kundoyo, memutuskan mundur setelah pertemuan petinggi PSI dan Prabowo. Keduanya menyinggung soal masa lalu Prabowo yang dianggap kelam.

    Egha, sapaan Estugraha, yang merupakan wakil ketua umum kelompok relawan Ganjarian Spartan dan Dwi Kundoyo yang menjabat sebagai sekretaris jenderal di organisasi yang sama.

    Egha merupakan Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) PSI untuk DPRD Kota Bogor sementara Dwi Kundoyo merupakan Bacaleg untuk DPRD DKI Jakarta.

    Baca: Ini alasan Guntur Ramli mundur dari PSI

    Sebelumnya, Guntur Ramli juga mengatakan mundur dari PSI beberapa hari usai Prabowo kunjungi markas PSI.

    Dilansir Tempo.co, Prabowo secara terbuka mengakui dia mengajak PSI gabung ke Koalisi Indonesia Raya pada Pilpres 2024 mendatang.

    Gerindra saat ini bermitra dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Bulan Bintang (PBB) dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.

    “Oh iya (ajak PSI ke KIR). Kita tentunya ingin mengajak semua kekuatan merah putih, semua kekuatan Indonesia untuk bekerja sama,” kata Prabowo.

    Saat berkunjung ke kantor PSI, Prabowo mengatakan diirnya tidak mempersoalkan besar kecilnya partai. Meski tak masuk parlemen pada Pemilu 2019 lalu, Prabowo melihat PSI sangat potensial.

    Baca: Rocky Gerung hadapi 13 laporan polisi

    Sebagai partai yang diisi oleh anak-anak muda idealis, menurut Prabowo PSI punya cita-cita tinggi, dan berkomitmen terhadap persatuan bangsa. Prabowo mengaku punya banyak kesamaan pandangan dengan PSI. 

    “Saya merasa sangat senang diundang, dan saya datang dan terima kasih dikasih kesempatan. Saya menyampaikan pandangan-pandangan saya yang saya lihat banyak kecocokan,” kata Prabowo.

    Namun, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie menegaskan pihaknya belum menentukan arah dukungan di Pilpres 2024. Pasalnya, menurut dia, dinamika pencapresan jelang 2024 masih cair.

    PSI sebelumnya telah menyatakan dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sesuai hasil Rembuk Rakyat yang digelar pada November 2022 lalu.

    Baca: Golkar pastikan tak dukung Anies Baswedan

     

    Usai bertemu dengan Prabowo Subianto di Kantor DPP PSI pada Rabu lalu, Grace mengaku partainya punya banyak kesamaan pandangan baik dengan Prabowo maupun Gerindra.

    Terkait dukungan pada Pilpres 2024, Grace menyatakan partainya tegak lurus terhadap arahan Presiden Jokowi. Pasalnya, menurut Grace, Jokowi merupakan sosok yang dikagumi partainya.

    Grace menyatakan sosok yang dijagokan pada 2024 adalah kandidat yang melanjutkan program Jokowi.

    “Oleh karenanya, apakah sudah mengerucut ke mana? PSI siap bergerak sesuai arahan Pak Jokowi,” kata Grace di Kantor DPP PSI, Rabu, 2 Agustus 2023.

    Baca: Jokowi tugaskan tujuh nama untuk menangkan Ganjar Pranowo

    Grace menyatakan bahwa peta politik saat ini masih cair. Dia pun menilai belum tentu Ganjar dan Prabowo menjadi rival.

    “Belum tentu jadi rival. Siapa tahu jadi duet. Masih cair,” kata Grace seperti dikutip Tempo.co, Kamis, 3 Agustus 2023.

    Grace menjelaskan, pernyataan dukungan kepada Ganjar Pranowo pada tahun lalu sedianya bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar mulai memikirkan sosok pemimpin masa depan.

    Menurut dia, sosok capres ini hendaknya berkomitmen melanjutkan program pemerintahan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

    “Kalau estafet selanjutnya tidak punya komitmen, sia-sia 9 tahun kita buang uang banyak, investasi waktu yang banyak. Uang bisa dicari, tapi waktu nggak bisa diputar,” kata Grace.

    Sumber: Tempo.co

     

  • Cara Berbeda PDIP dan PSI Memandang Pemilih Muda di Pemilu 2024

    Cara Berbeda PDIP dan PSI Memandang Pemilih Muda di Pemilu 2024

    7cloud.asia – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan jumlah daftar pemilih tetap dalam Pemilu 2024 adalah sekitar 204 juta pemilih.

    Dari angka tersebut, sebanyak 52% pemilih di Pemilu 2024 atau 107 juta adalah pemilih muda, dengan rentang usia 17-39 tahun.

    Jika dikategorikan lebih rinci, dari jumlah pemilih di Pemilu 2024 tersebut adalah sebagai berikut:

    kelompok generasi baby boomer (lahir tahun 1946-1964) adalah sebesar 13,73%, generasi milenial sebanyak 23,60% (lahir tahun 1980-1995), dan generasi Z (lahir tahun 1997-2000) sebanyak 22,85%.

    Jumlahnya yang tinggi membuat pemilih generasi milenial dan Z menjadi salah satu aspek signifikan dan akan sangat berpengaruh terhadap penentuan hasil Pemilu 2024. 

    Baca: Jumlah pemilih di Pemilu 2024 ada 204 jutaan

    Ini membuat ceruk milenial menjadi bidikan partai politik (parpol) untuk mengeruk suara elektoral di Pemilu 2024 yang akan digelar pada Februari 2024 mendatang.

    Tentu saja, seperti yang sudah diyakini secara luas, kedua generasi ini adalah kelompok yang paling banyak menggunakan saluran komunikasi modern yang berbasiskan jaringan internet, termasuk media sosial.

    Laporan “Profil Internet Indonesia 2022” oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) yang dipublikasikan pada Juni 2022 menemukan bahwa tingkat penetrasi pengguna internet oleh kelompok usia 13-18 tahun adalah 99,16%, pada kelompok usia 19-34 tahun sebesar 98,64% dan pada kelompok usia 35-54 tahun adalah sebesar 87,30%.

    Untuk dapat menggaet suara generasi milenial dan Z di Pemilu 2024, parpol perlu mempersiapkan diri dan memahami pola, karakter dan jenis konsumsi media komunikasi mereka.

    Baca: Menebak arah pilihan pemilih muda di Pemilu 2024

    Saya melakukan riset tentang pandangan parpol terhadap media sosial dalam menjangkau pemilih muda dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai objek penelitian utama.

    PDI-P dipilih karena merupakan parpol pemenang Pemilu 2019 dan menjadi partai tertua kedua di Indonesia.

    PDI-P juga salah satu partai yang mampu tetap eksis dan dapat mempertahankan akar rumputnya selama melewati fase pergantian rezim serta perubahan perkembangan teknologi informasi yang memberikan pengaruh besar pada perilaku komunikasi politik publik.

    Sementara, PSI dipilih karena merupakan parpol baru di Pemilu 2019 dan berada pada urutan enam terbawah dalam hasil Pemilu.

    PSI juga disebut-sebut sebagai partai anak muda karena 60% dari total calegnya berusia di bawah 45 tahun.

    Baca: Pemilih muda diajak gunakan hak pilihnya di Pemilu 2024

    Hasil studi saya menemukan bahwa PDI-P cenderung hanya melihat media sosial sebagai sarana branding partai – hanya terjadi komunikasi satu arah.

    Sedangkan PSI menganggap media sosial tidak hanya sebagai media untuk branding dan mengenalkan program partai tetapi juga wadah untuk berdialog dengan publik, sehingga terjadi komunikasi dua arah.

    Pandangan yang berbeda antara dua parpol ini dalam memanfaatkan media sosial untuk komunikasi politik kurang lebih akan memengaruhi bentuk pesan politik yang mereka sampaikan pada publik.

    Dan yang pasti, cara pandang mereka terhadap media sosial pun mencerminkan cara pandangan mereka terhadap pemilih milenial dan generasi Z.

    Baca: Saatnya memilih pemimpin yang peduli lingkungan di Pemilu 2024

    Jelang Pemilu 2024, Saya menemukan cara pandang terhadap media sosial di mata PDI-P dan PSI juga berbeda.

    Dengan menggunakan metode kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi kepustakaan, saya menemukan bahwa aktivitas komunikasi politik PDI-P dan PSI di media sosial akan terlihat sama secara sepintas.

    Keduanya sama-sama memanfaatkan kemudahan, efisiensi biaya dan kemampuan untuk menjangkau luas untuk mendistribusikan iklan politik mereka. Ini mereka lakukan guna memperkenalkan dan sekaligus membangun citra partai yang positif.

    Namun, jika ditelaah lebih lanjut, bentuk iklan politik yang mereka tampilkan masing-masing menunjukkan arah yang berbeda.

    Baca: Warga diajak cegah kemungkinan obral izin lahan jelang Pemilu 2024

    PDI-P, misalnya, memosisikan media sosial seperti halnya media lama (media massa non elektronik), selayaknya sifat iklan adalah bentuk komunikasi persuasif, yakni tidak memiliki ruang dialog di dalamnya.

    Model komunikasi politik satu arah inilah yang masih diterapkan oleh PDI-P melalui jaringan media sosialnya.

    Berdasarkan hasil wawancara saya dengan sejumlah narasumber yang merupakan pengurus partai dan organisasi sayap partai, hingga saat ini PDI-P masih meyakini bahwa komunikasi politik secara interpersonal dan interaksi secara langsung dengan konstituen masih lebih efektif, termasuk dengan konstituen yang merupakan anak muda.

    Jadi, alih-alih membangun ruang dialog di media sosial, PDI-P masih lebih bergantung pada organisasi-organisasi sayap partai, baik pusat maupun daerah, untuk berinteraksi langsung dengan pemilih muda.

    Baca: KPU setuju buka 2 TPS khusus di IKN

    Ini berbeda dengan strategi PSI. Partai yang lahir tahun 2014 ini memandang bahwa media sosial dapat menjadi wadah untuk membangun komunikasi dua arah antara partai dengan masyarakat di dunia maya.

    Bagi PSI, dialog adalah bagian dari edukasi politik bagi masyarakat, khususnya kelompok muda, agar mereka mampu memahami pentingnya partisipasi dalam dunia politik.

    PSI juga bermaksud memperlihatkan pada generasi muda bahwa politik bukanlah sebuah proses yang asing dan harus dijauhi dari keseharian mereka.

    Partai ini percaya bahwa melakukan dialog yang intensif dengan kelompok muda lewat media sosial dapat membantu membangun citra positif partai.

    Selain itu, PSI juga gencar mengemas pesan yang berisi program dan gagasan partai dengan bahasa yang lebih ringan dan mudah dipahami oleh generasi milenial dan Z.

    Baca: MK putuskan Pemilu 2024 gunakan sistem proporsional terbuka

    PSI menghindari retorika yang berlebihan dalam menyusun narasi pesan di media sosial, serta menggunakan gambar dan video untuk menarik perhatian anak muda.

    Dalam kaitannya dengan politik, media sosial dan komunikasi lain yang berbasiskan internet telah menawarkan kemudahan dialog tanpa batas. Parpol seharusnya bisa memaksimalkan fungsi ini.

    Basis massa yang kuat dan rekam jejak yang panjang jelas membuat PDI-P mampu meraup banyak suara, setidaknya dalam Pemilu terakhir.

    Namun, PDI-P – serta parpol-parpol lainnya – juga perlu belajar mengenai kebutuhan dan gaya komunikasi yang dimiliki oleh pemilih muda.

    Parpol harus meninggalkan pemahaman yang menyamakan fungsi media sosial dengan media mainstream. Jika paradigma tersebut terus dipelihara, maka budaya politik yang tidak sehat akan terus berlangsung.

    Baca: Polri endus adanya aliran dana jaringan narkoba untuk biaya kampanye

    Masyarakat tidak akan dapat memainkan perannya sebagai kontrol terhadap wakil rakyat yang telah mereka pilih.

    Jika ini terus terjadi, menurut narasumber yang merupakan pengurus DPP PSI, konsekuensinya adalah munculnya sikap apatis dari generasi milenial dan Z terhadap politik pada kehadiran parpol.

    Hal ini karena mereka menganggap parpol hanya membutuhkan mereka ketika mendekati pemilihan saja.

    Selain itu, parpol juga harus memandang pemilih muda sebagai kelompok komunikan yang aktif dan kritis, sehingga sangat penting untuk membicarakan isu yang menyentuh langsung kebutuhan hidup mereka.

    Dengan terus melajunya perkembangan digital, sudah saatnya komunikasi politik lebih mengarah kepada dialog dua arah, bukan lagi satu arah dan hanya sebatas retorika.

    Penulis: , Peneliti Pusat Riset Politik, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)

  • PSI Cabut Dukungannya ke Ganjar Pranowo, Ini Respon PDIP

    PSI Cabut Dukungannya ke Ganjar Pranowo, Ini Respon PDIP

    7cloud.asia – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam acara Kopdarnas, Selasa (22/8/2023) menyatakan resmi mencabut dukungannya pada Ganjar Pranowo, capres yang diusung PDIP 

    Namun, petinggi PSI membuka peluang untuk bertemu dengan petinggi PDIP guna mendiskusikan berbagai masalah nasional termasuk pencalonan Ganjar Pranowo.

    Seperti diketahui PDIP dan PSI yang sama-sama dari jalur nasionalis itu, belakangan sering diberitakan bersitegang. Ini bermula dari pewacanaan pencalonan Ganjar Pranowo menjadi capres tanpa terlebih dulu izin dari PDIP.

    Ketua Umum PSI, Giring Ganesha di sela gelaran Kopdarnas mengaku ingin berdiskusi dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani, dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

    Baca: Kampanye simpatik Ganjar Pranowo tuai respon positif

    Giring mengatakan masih menunggu undangan dari PDIP. Kapanpun diundang, ujarnya, PSI siap belajar dan siap ngobrol bareng tentang masa depan Indonesia. 

    “Di demokrasi kan ada agree to disagree ya. Nah, saya rasa kita juga sangat terbuka untuk membuka diskusi dengan Mbak Puan dengan Mas Hasto, kalau kita siap, masih menunggu,” kata Giring di Tennis Indoor Senayan, Selasa (22/8/2023).

    Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natali mengaku telah berkomunikasi dengan PDIP terkait rencana pertemuan. Namun, kata dia, saat ini baik PSI dan PDIP masih mengatur jadwal bertemu.

    “Kemarin ini kita sudah komunikasi, sudah direncanakan mau ada pertemuan tapi saya kebetulan kemarin lagi kuliah dulu,” jelas dia.

    Baca: PSI didekati Prabowo, sejumlah kadernya mundur demi dukung Ganjar Pranowo

    Grace mengatakan saat ini masih mencocokkan waktu dengan jadwal Puan. Dia mengaku belum mengetahui apakah pertemuan itu akan diikuti Bacapres Ganjar Pranowo atau tidak.

    “Nanti kita cocokkan waktu lagi, karena kan Mbak Puan juga jadwalnya sibuk. Kita belum tahu juga nanti yang ikut dalam pertemuan, apakah Mbak Puan dengan Pak Ganjar? Apakah Mbak Puan aja? kita belum tahu nih, tapi komunikasinya jalan terus kok,” ungkapnya dikutip detik.com.

    Sebelumnya, seperti dilansir detik.com, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya siap bekerja sama jika PSI akan memberikan dukungan ke Ganjar Pranowo.

    Baca: Jokowi tugaskan tujuh nama untuk menangkan Ganjar Pranowo

    Hal ini menindaklanjuti acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) yang disebut akan menentukan sikap politik PSI di 2024.

    “Kami tidak campur tangan, kalau memberikan dukungan pada Pak Ganjar kami mengucapkan terima kasih, siap bekerja sama,” kata Hasto di Royal Ambarukmo Yogyakarta, Selasa (22/8/2023).

    Ia mengatakan jika PSI memberikan dukungan ke Ganjar, maka partainya akan berterima kasih. Namun, jika pun tidak, PDIP menghormati keputusan PSI.

    “Jadi misalnya PSI memberikan dukungan ke Pak Ganjar kami akan terima kasih tetapi kalau tidak memberikan dukungan, ya kami menghormati keputusan itu. Tapi sekiranya PSI akan memberikan dukungan, ya kami terbuka,” ujar Hasto.

    Baca: PDIP kaji sejumlah nama untuk disandingkan dengan Ganjar Pranowo

     

  • Hadir di Hambalang, PSI Tetap Belum Resmi Dukung Prabowo

    Hadir di Hambalang, PSI Tetap Belum Resmi Dukung Prabowo

    7cloud.asia – Sejumlah petinggi Partai Solidaritas Indonesia atau PSI hadir di acara pengumuman bergabungnya Partai Demokrat di Koalisi Indonesia Maju yang dihelat di kediaman Pranowo Subianto di Hambalang, Bogor Jawa Barat. 

    Petinggi PSI yang hadir adalah Grace Natalie dan Raja Juli Antoni (Wakil Ketua dan Sekretaris Dewan Pembina DPP PSI), Isyana Bagoes Oka (Sekjen DPP PSI) dan sekitar 15 pengurus DPP lainnya.

    Ketua Umum PSI, Giring Ganesha berhalangan hadir karena ada acara partai di Tangsel yang tidak bisa ditunda.

    Baca Juga: PSI Cabut Dukungannya ke Ganjar Pranowo, Ini Respon PDIP

    Namun demikian PSI menegaskan, bahwa kehadiran mereka belum berarti mendukung pencalonan Prabowo Subianto menjadi Capres di Pilpres 2024. 

    Dalam pernyataan tertulis yang ditanda-tandangani Sekjen PSI, Isyana Bagoes Oka disebutkan, kehadiran mereka sebagai tamu undangan. 

    “Salah seorang ketua DPP Gerindra menghubungi kami menyampaikan undangan Pak Prabowo untuk hadir di Hambalang,” demikian pernyataan tersebut. 

    Baca Juga: Paparkan Gagasan di Depan Forum Alumni, Ganjar Pranowo Tekankan Tiga Pondasi Utama untuk Capai Indonesia Emas

    Undangan itu untuk menghormati SBY sebagai mantan presiden, Prabowo juga mengajak teman-teman partai politik.

    Dari sisi partai Gerindra, meski PSI belum memberikan dukungan formal kepada Prabowo sebagai Capres di Pilpres 2024, Gerindra tersebut tidak menghalangi niat Prabowo mengundang PSI untuk membersamainya menerima kunjungan SBY.

    PSI sangat tersanjung dengan undangan dari Prabowo ini. Mengingat, seorang calon Presiden yang menurut survei menjadi unggulan utama mengundang PSI, padahal PSI belum resmi mendukungnya.

    Baca Juga: Partai Demokrat Resmi Dukung Prabowo Subianto, SBY Siap Turun Gunung untuk Kampanye

    “PSI berprinsip bahwa silaturahim politik penting. Bila diundang oleh partai dan kandidat mana pun, PSI wajib hadiri. Oleh karena itu, dengan senang hati dan hati gembira kami hadiri undangan Pak Prabowo di Hambalang,” tambah Isyana.

    Ia menyebutkan, pertemuan berlangsung baik, hangat penuh dengan suasana kekeluargaan.

    “Terlihat dengan jelas ada komitmen bersama dari semua yang hadir untuk terus memajukan Indonesia,” pungkasnya.

    5.

  • Kaesang Pangarep Jadi Ketua Umum PSI: Warganet Pertanyakan Ideologi PSI

    Kaesang Pangarep Jadi Ketua Umum PSI: Warganet Pertanyakan Ideologi PSI

    7cloud.asia – Baru tiga hari menjadi kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep langsung didapuk untuk menduduki posisi puncak di PSI.

    Keputusan menetapkan Kaesang menjadi Ketua Umum PSI dilakukan dalam kegiatan Kopi Darat Nasional (Kopdarnas), yang digelar di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Senin (25/9/2023) malam.

    Padahal Kaesang yang adalah anak bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu baru sah menjadi anggota partai berlambang bunga mawar pada Sabtu (23/9/2023) akhir pekan lalu.

    Bukti keanggotaan Kaesang di PSI diserahkan secara simbolis kartu tanda anggota di kediaman sang ayah di Kota Solo, Jawa Tengah.

    Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie pun menetapkan Kaesang secara resmi menjadi Ketum PSI.

    “Memutuskan, menetapkan pengangkatan Saudara Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum DPP PSI periode 2023-2028,” kata Grace.

    Baca: Tujuan Kaesang mau dicalonkan jadi calon walikota Depok

    SK Kaesang menjadi Ketum PSI pun diserahkan Grace kepada Kaesang secara langsung.

    Setelah itu, Giring dicopot dari jabatannya sebagai Ketua Umum dan saat ini menjabat sebagai anggota Dewan Pembina PSI.

    Pengangkatan Giring sebagai anggota Dewan Pembina PSI dilakukan dalam acara yang sama.

    Grace menyampaikan ucapan terima kasih kepada Giring atas dedikasinya dalam memimpin PSI selama ini.

    “Surat keputusan Dewan Pembina tentang pengangkatan Dewan Pembina DPP PSI. Memutuskan menetapkan satu, pengangkatan Bro Giring Ganesha menjadi anggota Dewan Pembina,” ujar Grace.

    Baca: Alam Ganjar jadi idola karena ideologinya

    Grace menjelaskan, surat keputusan tersebut ditetapkan pada 25 September 2023. Selain itu, Sekjen PSI Isyana Bagoes Oka juga dicopot dari jabatannya dan menjabat anggota Dewan Pembina PSI.

     “Isyana Bagoes Oka menjadi anggota Dewan Pembina PSI,” ucapnya. Dalam pidatonya usai dilantik, Kaesang mengatakan, dia ingin meniti jalan sebagai politikus.

    Kejutan dari PSI yang memilih dan menetapkan Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum menggantikan Giring Ganesha ini menuai pro kontra.

    Mengingat Kaesang yang kini berumur 28 tahun ini sam asekali tak punya jejak karir politik. Pun dia tak secara nyata menunjukkan sikap ideologisnya.

    Tak heran, jika muncul anggapan jika penunjukan Kaesang semata karena dia adalah putra Presiden Jokowi. Komentar negatif warganet tentang penunjukan Kaesang ini bisa dilihat di akun Instagram PSI.

    Baca: Ganjar Pranowo di mata anak tunggalnya

    “KAESANG SELAIN ANAK PRESIDEN PRESTASINYA APA YAAA..?? tulis pemilik akun Instagram @kevindoang231

    “Partai tanpa kaderisasi” tulis @jparwant7

    “PSI membajak image anak muda tp spiritnya tua: “Penjilat”,” tulis @rhinezero

    Lantas bagaimana Kaesang menyikapi semua ini. Kaesang mengatakan langkah sang ayah yang merupakan panutan yang membuatnya terjun ke dunia politik.

    “Terus terang, saya masuk ke politik itu salah satu inspirasinya ya Bapak saya sendiri,” ucapnya.

    Kaesang lalu melihat politik secara optimistis. Dia menyebutkan, jika politik dilakukan secara benar maka bisa menjadi sumber kebaikan.

     

  • Puan Maharani Bertemu Kaesang Pangarep, Ini yang Dibahas

    Puan Maharani Bertemu Kaesang Pangarep, Ini yang Dibahas

    7cloud.asia – Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani, Kamis (5/10/2023) bertemu dengan Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep.

    Pertemuan Puan Maharani dan Kaesang Pangarep berlangsung di sebuah tempat makan, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis mulai pukul 13.40 WIB. 

    Puan Maharani yang siang itu mengenakan baju hitam, datang bersama anak pertamanya menggunakan mobil SUV warna hitam. Sementara, Kaesang Pangarep telah datang sekitar 20 menit sebelumnya mengenakan baju abu-abu bergaris.

    Kaesang Pangarep didampingi oleh Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie, anggota Dewan Pembina PSI Giring Ganesha, dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI Raja Juli Antoni.

    Baca: Kaesang Pangarep terpilih jaid Ketua Umum PSI

    Saat bertemu, keduanya saling bersalaman dan menyapa awak media. Mereka lantas memasuki tempat makan tanpa memberikan keterangan apa pun.

    Pertemuan Puan Maharani dengan Kaesang Pangarep berlangsung selama sekitar satu jam. Usai pertemuan, Puan mengatakan pertemuan yang berlangsung informal.

    Keduanya sepakat agar Pemilu 2024 berlangsung damai, kondusif dan tetap fun tanpa ada gesekan berarti. 

    Dalam kesempatan itu, baik Puan Maharani maupun Kaesang Pangarep terlihat sangat akrab. Bahkan Puan memanggil Kaesang dengan dek ketua umum.

    Baca: PSI cabut dukungan ini tanggapan PDIP

    Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk menjajaki peluang kerja sama politik antara PDI Perjuangan dan PSI.

    Said Abdullah berharap pertemuan tersebut dapat membulatkan tekad dukungan PSI kepada bakal calon presiden (capres) usungan PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo.

    Ia mengatakan bahwa PSI pernah menyatakan dukungannya kepada Ganjar Pranowo yang sudah resmi didukung PDIP.

    Bahkan, PSI termasuk partai yang pertama kali menyatakan dukungannya kepada Ganjar, berdasarkan rembug rakyat yang mereka helat pada 2022 lalu.

    Namun, dukungan PSI itu belum pernah disampaikan secara formal kepada PDI Perjuangan.

    Baca: Survei SMRC ungkap Ganjar Pranowo masih unggul

    Namun, belakangan PSI dalam Kopdarnas yang dihelat pada September 2023 menyatakan mencabut dukungan tersebut.

    Meskipun begitu, Said menyatakan bahwa PDI Perjuangan tetap menghormati sikap politik PSI karena setiap partai memiliki otonomi masing-masing dalam bersikap.

     

     

  • MK Tolak Permohonan PSI agar Usia Minimum Capres dan Cawapres Diturunkan Jadi 35 Tahun

    MK Tolak Permohonan PSI agar Usia Minimum Capres dan Cawapres Diturunkan Jadi 35 Tahun

    7cloud.asia – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak uji materi terhadap UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum terkait batas usia capres-cawapres yang diajukan PSI.

    Dalam gugatan itu penggugat memohon agar agar usia minimal capres dan cawapres diturunkan menjadi 35 tahun dari semula 40 tahun.

    “Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,” kata Ketua MK Anwar Usman dalam sidang di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (15/10/2023) seperti dipantau di YouTube MK.

    Baca: Selama sidang MK, jalan Medan Merdeka Barat ditutup

    Putusan ini diketok oleh sembilan hakim konstitusi. Dua hakim MK yaitu Guntur Hamzah dan Suhartoyo mengajukan dissenting opinion.

    Permohonan ini diterima MK pada 9 Maret 2023. Pemohon ingin MK mengubah batas usia minimal capres-cawapres menjadi 35 tahun.

    Dalam sidang hari ini, MK juga dijdawalkan akan memutus Perkara Nomor 51/PUU-XXI/2023 yang diajukan Partai Garuda diwakili Ketua Umum Ahmad Ridha Sabana dan Sekjen Yohanna Murtika sebagai pemohon.

    Baca: MK diminta tak jadi fasilitator dinasti politik keluarga Jokowi

    Mereka munjuk Desmihardi dan M Malik Ibrohim sebagai kuasa hukum untuk gugatan terkait usia capres dan cawapres ini.

    Dalam gugatannya, pemohon mengajukan frasa pada pasal soal usia capres dan cawapres yang diuji materikan, diusulkan diubah menjadi:

    “berusia paling rendah 40 tahun atau berpengalaman sebagai kepala daerah/wakil kepala daerah”.

    Baca: Jokowi yakin Ganjar Pranowo bakal dilantik jadi Presiden pada 2024

    Gugatan soal usia minimum capres dan cawapres ini menjadi sorotan publik, karena dinilai sebagai upaya pihak tertentu untuk menggolkan Gibran Rakabuming untuk bisa maju menjadi cawapres di Pilpres 2024.

    Sejumlah elemen masyarakat menyerukan untuk turun ke jalan guna mendesak MK menolak permohonan terkait usia capres dan cawapres ini.

    Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan polisi menyiagakan lebih dari 1000 personel. 

    Baca: Menunggu MK memutus gugatan soal syarat capres dan cawapres

    Jalan Merdeka Barat yang menjadi lokasi kantor MK juga ditutup sejak pagi, dan masyarakat diimbau untuk menghindari Jalan Merdeka Barat.