Tag: rsud

  • Pemilu 2024 Usai, 50 Orang Terdaftar Gangguan Mental di RSUD Taman Sari  

    Pemilu 2024 Usai, 50 Orang Terdaftar Gangguan Mental di RSUD Taman Sari  

    7cloud.asia – Pemilu 2024 telah usai. Banyak caleg maupun timses yang terindikasi mengalami gangguan mental.

    Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Sari, Jakarta Barat tercatat sebanyak 50 orang yang terdaftar sebagai pasien pasca pelaksanaan Pemilu 2024.

    “Yang mendaftar di bit.ly skriningjiwarsudtamansari sudah 50 orang dari target 100 orang, 5 di antaranya sudah terdaftar timses caleg,” ungkap Kepala Seksi Pelayanan Medis dan Keperawatan RSUD Taman Sari, Ngabila seperti yang dilansir iNews.

    Pihaknya, lanjut Ngabila, juga memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi via online tanpa mendapatkan resep obat.

    “Kami juga membuat kemudahan masyarakat untuk konseling online ke psikiater kami untuk penapisan awal, tanpa memberikan resep obat,” jelasnya.

    Baca: RSJ Islam Klender siap terapi caleg gagal

    Selanjutnya Ngabila mengajak masyarakat untuk berkonsultasi kepada psikolog atau psikiater jika terindikasi mengalami gangguan mental. Masyarakat tidak perlu khawatir dengan stigma gangguan jiwa.

    Ia menyarankan untuk segera datang ke ahli psikolog atau psikiater baik secara online atau offline sebagai bentuk self love.

    Langkah ini penting agar tidak terjebak ke gangguan jiwa yang lebih berat (dapat mengancam jiwa, pengobatan jangka panjang/seumur hidup).

    “Bentuk gangguan jiwa ringan antara lain: cemas, insomnia, depresi, impulsif, moody, kelelahan, hilang minat, overthinking,” katanya.

    Sebelumnya pengelola Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Islam Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur siap memberikan terapi kepada  calon anggota legislatif (caleg) yang gagal terpilih pada Pemilu 2024.

    Baca: Pemkot Jakpus siapkan layanan kesehatan untuk caleg gagal pemilu 2024

    Direktur Utama RSJ Islam Klender, dr. Prasila Darwin, SpKJ mengatakan, pihaknya tidak melakukan persiapan khusus.

    “Tapi pada intinya kami siap kalau dibutuhkan seperti ruang rawat inap untuk pasien-pasien bagi para caleg yang memang mengalami tekanan yang berat dan membutuhkan terapi,” jelasnya di RSJ Islam Klender.

    Pihak RSJ Islam Klender sudah menyiapkan delapan ruangan untuk caleg yang mengalami kegagalan sehingga perlu mendapatkan perawatan.

    Bahkan, lanjut Prasila, pasien yang menjalani rawat inap akan mendapatkan pendampingan bila mengalami gejala berat. Namun,  itu tergantung dari keluhan pasien.

    Baca: Gangguan kesehatan mental terus meningkat, perempuan lebih rentan

    Untuk pasien yang hanya memiliki gejala ringan, nantinya pihak rumah sakit hanya akan diberikan berupa konseling.

    Sementara untuk mereka yang memang mengalami gangguan jiwa berat, akan disiapkan tim psikiater.

    “Tetapi kalau gangguannya ringan, biasanya kami kolaborasi juga dengan psikolog karena pasien hanya membutuhkan konseling saja tidak butuh obat-obatan seperti itu,” urainya.

    Selama perawatan, keluarga pasien juga diperkenankan untuk menjenguk. Biasanya, rawat inap berlangsung sekitar satu pekan.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Prajurit TNI dan Sukarelawan Bahu Membahu Bersihkan RSUD Aceh Tamiang

     

    7cloud.asia – Puluhan prajurit TNI dari Kodim 0117/Aceh Tamiang dikerahkan untuk membantu pemulihan operasional RSUD Aceh Tamiang pasca banjir pada akhir November lalu.

    Para prajurit TNI ini bahu membahu dengan sukarelawan bekerja keras memulihkan fasilitas pelayanan kesehatan pascabanjir besar yang melanda wilayah tersebut. 

    RSUD Aceh Tamiang menjadi salah satu lokasi paling terdampak dan membutuhkan penanganan segera agar dapat kembali memberikan layanan kepada masyarakat, Sabtu (6/12/2025).

    Dalam keterangan tertulis yang diterima Minggu (7/12/2025) Puspen TNi menyebutkan pada Kamis, 4 Desember 2025, sebanyak 35 prajurit TNI dikerahkan untuk membuka akses menuju rumah sakit yang tertutup puluhan kendaraan terseret banjir.

    Prajurit TNI bersama warga secara manual menyingkirkan kendaraan-kendaraan tersebut hingga akses utama RSUD kembali terbuka dan pembersihan dapat dimulai.

    Di dalam rumah sakit, prajurit mendapati seluruh ruangan dipenuhi lumpur setebal 40 sentimeter, sementara sebagian besar peralatan medis mengalami kerusakan akibat terjangan banjir.

    Mengingat urgensi situasi, Kodim 0117/Aceh Tamiang kemudian menambah kekuatan menjadi 80 personel pada 5 Desember 2025 serta mengerahkan satu unit mobil Damkar untuk mempercepat proses pembersihan.

    Hingga kini, RSUD Aceh Tamiang masih menampung sejumlah pasien di lantai dua yang tidak terdampak banjir. Namun pelayanan kesehatan terhambat karena minimnya peralatan medis yang dapat digunakan. 

    Opsi evakuasi pasien ke Medan tengah dipertimbangkan, sambil menunggu perbaikan akses transportasi yang saat ini belum sepenuhnya pulih.

    Dilansir BBC Indonesia, pada Sabtu (6/12/2025), atau 10 hari setelah banjir menerjang, tim gabungan yang terdiri dari anggota TNI, anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang, dan para relawan mulai membersihkan beberapa ruangan di RSUD dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran.

    Salah satu ruangan yang mereka bersihkan adalah ruang Instalasi Gawat Darurat, agar bisa cepat digunakan kembali.

    Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyampaikan pembersihan rumah sakit ditargetkan selesai dalam waktu tiga hari.

    “Pembersihan RSUD kami targetkan tiga hari selesai, banyak tim gabungan yang membantu, semoga dilancarkan,” kata Armia.

    RSUD tersebut nantinya bakal dijadikan rumah sakit sementara. Selain itu, posko kesehatan akan dibangun tepat di sebelah posko pengungsi.

    Wartawan Saddam Husein yang melaporkan dari Kabupaten Aceh Tamiang melaporkan, bantuan obat-obatan mulai memasuki Aceh Tamiang per Sabtu (6/12/2025).

    Selain pembersihan RSUD dan pasokan obat-obatan, petugas PLN juga membawa genset berkapasitas 66.000 watt dan lampu-lampu emergency dari Kota Langsa ke Aceh Tamiang.

    Pada Sabtu (6/12/2025) malam, sebagian listrik di RSUD sudah kembali menyala.

    Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) mengklaim, proses pendistribusian logistic ke Aceh Tamiang sudah tersalurkan melalui darat, laut dan udara.

    BNPB mengatakan total bantuan yang sudah terdistribusi ke Aceh Tamiang melalui udara mencapai 18,2 ton dan melalui laut mencapai 1,8 ton.

    “Distribusi logistik ke wilayah Aceh Tamiang terus dilakukan melalui jalur darat dan udara,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.