Tag: sekolah gratis

  • Atasi Penyaluran Kartu Jakarta Pintar Tidak Tepat Sasaran, Komisi E DPRD Jakarta Desak Sekolah Gratis Segera Direalisasikan

    Atasi Penyaluran Kartu Jakarta Pintar Tidak Tepat Sasaran, Komisi E DPRD Jakarta Desak Sekolah Gratis Segera Direalisasikan

    7cloud.asia – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempertimbangkan usulan Komisi E DPRD DKI Jakarta untuk merealisasikan program sekolah gratis.

    Sekolah gratis ini dinilai efektif untuk mengatasi persoalan pendidikan yang selama ini masih membebani sebagian besar warga Jakarta, terutama mereka yang kurang mampu.

    Komisi E DPRD DKI Jakarta dalam salah satu catatan tahun 2023, mendorong Dinas Pendidikan untuk segera merealisasikan program sekolah gratis untuk swasta demi memutus kesenjangan di Jakarta.

    Diharapkan usulan ini menjadi tolok ukur untuk meningkatkan kembali kinerja seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mitra kerja tahun berikutnya.

    Baca:Komisi-D-DPRD-DKI-Jakarta-desak-Pemprov-sediakan-ambulans-jenazah-gratis-untuk-warga-tak-mampu

    “Mengingat program sekolah gratis seperti ini akan lebih menguntungkan,” kata Sekda DKI Jakarta, Joko Agus Setyono dalam Rapat Badan Anggaran Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), Kamis (2/5/2024).

    Joko menilai program sekolah gratis dan sejenisnya seperti disampaikan anggota DPRD DKI, Basri Baco seharusnya bisa lebih efektif untuk mengatasi keluhan yang harus diselesaikan.

    Usulan sekolah gratis ini muncul keluhan masyarakat terkait penyaluran Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) yang dinilai tidak tepat sasaran.

    Namun, menurut Joko, persoalan ini pada akhirnya bisa diatasi dengan adanya sosialisasi yang dilakukan secara berkesinambungan.

    Baca:Mungkinkah-retribusi-pemakaman-di-Jakarta-ditiadakan?

    Maka dia berharap, usulan sekolah gratis ini bisa menjadi pertimbangan dari sejumlah aspek agar bisa menyamakan hak pendidikan bagi anak-anak yang tinggal di Jakarta.

    Salah satunya persoalan bantuan KJP Plus dan KJMU yang kini bisa tertangani dengan baik oleh Pemprov DKI Jakarta maupun Dinas Pendidikan DKI Jakarta..

    “Bisa disampaikan bahwa persoalan KJP dan KJMU sudah selesai,” ujarnya.

    Sementara, anggota Komisi E DPRD DKI Basri Baco mendesak Pemprov DKI Jakarta perlu menindaklanjuti aduan masyarakat terkait pemerataan sekolah.

    Baca:Penataan-kawasan-bisa-kurangi-dampak-banjir-di-Jakarta

    “Sekolah gratis rasanya sudah harus kita wujudkan,” ujar Baco seperti dilansir Antaranews.com.

    Baco menilai sejumlah permasalahan pendidikan di Jakarta seperti ijazah tertahan hingga bantuan KJP Plus dan KJMU menjadi tidak tepat sasaran.

    “Ini adalah tuntutan bagi kita semua supaya mengurangi semua beban atau pekerjaan rumah (PR) kita bersama terkait pendidikan,” ujarnya.

    Sumber:Antaranews.com

     

  • Bertemu Pramono Anung, Warga Sunda Kelapa Keluhkan Akses Transportasi dan Sekolah Gratis

    Bertemu Pramono Anung, Warga Sunda Kelapa Keluhkan Akses Transportasi dan Sekolah Gratis

    7cloud.asia – Bakal calon gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menampung keluhan warga Sunda Kelapa, Jakarta Utara soal akses transportasi dan sekolah gratis yang menjadi harapan mereka untuk diwujudkan gubernur mendatang.

    “Masyarakat di Sunda Kelapa kan kebanyakan dari menengah, mereka mengharapkan proses pendidikan itu diperbaiki,” kata Pramono di kawasan Kemang, Jakarta, Sabtu (7/9/2024).

    Pramono Anung mengatakan, masyarakat Sunda Kelapa meminta yang gratis tidak hanya sekolah negeri, namun juga sekolah swasta yang turut terlibat.

    Pramono Anung meyakini pemerintah sebenarnya mampu untuk memberikan sekolah swasta gratis kepada siswa yang membutuhkan secara tepat sasaran.

    “Saya yakin APBD Jakarta ini mampu untuk mewujudkan itu (transportasi dan sekolah gratis),” ujarnya.

    Baca: Cak Lontong pimpin tim pemenangan pasangan Pramono-Rano

    Kemudian, dia juga menerima keluhan mengenai transportasi dari Jakarta Utara (Jakut) ke Kepulauan Seribu yang aksesnya terbilang sulit.

    Mengenai hal itu, Pramono terngiang akan moda transportasi air (waterway) lintas Halimun-Karet yang diresmikan Sutiyoso pada 2007.

    “‘Waterway’ yang dulu pernah digagas dari zaman Pak Sutiyoso kalau saya diberikan kesempatan sekarang sudah eranya transportasi laut,” ujarnya.

    Kemudian, ada juga yang mengeluhkan fasilitas umum yang kurang memadai dan usulan penambahan Puskesmas di Jakarta Utara.

    Baca: Ini beda JakLingko dan Mikrotrans

    Pramono berharap jika nantinya diberikan amanah menjadi gubernur maka sejumlah keluhan tersebut akan diprioritaskan untuk ditindaklanjuti.

    Pramono Anung-Rano Karno adalah salah satu dari tiga pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur di Pilkada DKI 2024, selain RK-Suswono dan paslon independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana.

    Ketiga paslon telah mendaftarkan secara resmi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta.

    Sebelumnya, Dinas Pendidikan DKI Jakarta telah menggandeng 2.090 sekolah swasta dari jenjang pendidikan SD hingga SMA/SMK untuk program pendidikan gratis.

    Komisi E DPRD DKI bahkan merekomendasikan agar pihak eksekutif mendorong percepatan implementasi kebijakan sekolah swasta gratis untuk dianggarkan pada 2025.

    Sumber:Antaranews.com

  • DPRD DKI Jakarta Siapkan Payung Hukum Program Sekolah Gratis di Jakarta

    DPRD DKI Jakarta Siapkan Payung Hukum Program Sekolah Gratis di Jakarta

     

    7cloud.asia – DPRD DKI Jakarta tengah menyiapkan payung hukum untuk mendukung program sekolah gratis yang dirancang Pemprov DKI dan akan mulai diterapkan pada tahun ajaran baru, Juli 2025.

    Program ini akan menyasar siswa SD, SMP, dan SMA di sekolah negeri maupun swasta, dengan prioritas bagi peserta didik dari keluarga tidak mampu yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

    “Program sekolah gratis ini belum memiliki dasar hukum, dan saat ini kami sedang menyiapkannya,” ujar Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, Rabu (18/6/2025).

    Khoirudin menjelaskan, Panitia Khusus (Pansus) Penyelenggaraan Pendidikan kini sedang membahas rancangan Peraturan Daerah (Perda) agar program pendidikan gratis ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

    Baca: Pemprov DKI Jakarta siap implementasikan Putusan MK soal pendidikan gratis

    Ia menyebutkan, uji coba untuk sekolah swasta gratis telah dilakukan di 40 sekolah pada tahun ini.

    “Tahun depan, jika Perdanya selesai, program ini akan diterapkan di seluruh wilayah Jakarta,” tandasnya.

    Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan kesiapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) dalam melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pendidikan gratis yang diselenggarakan oleh sekolah negeri maupun swasta.

    Ia menyebut, Pemprov DKI Jakarta saat ini telah menjalankan proyek percontohan atau pilot project program pendidikan gratis di 40 sekolah swasta.

    Baca: Implementasi Putusan MK soal pendidikan gratis masih hadapi kendala

    “Karena ini sudah menjadi keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), sebenarnya Jakarta sudah mempunyai program pilot project 40 sekolah swasta,” ujar Pramono kepada awak media di Jakarta Selatan, Selasa (10/6/2025) dilansir jakarta.go.id

    Dengan adanya proyek percontohan ini, Pramono Anung meyakini bisa mempercepat pelaksanaan pendidikan gratis di Jakarta yang telah diputuskan oleh MK.

    Menurut dia, Jakarta memiliki keunggulan dalam sumber daya manusia dan kemandirian finansial untuk mewujudkan pendidikan gratis.

    “Kenapa Jakarta bisa terpenuhi? Karena memang di Jakarta pertama SDM-nya ada, kedua aspek finansialnya juga bisa mandiri,” jelasnya.

    Pramono Anung menegaskan komitmen Pemprov DKI untuk memastikan setiap anak di Jakarta mendapatkan hak pendidikan yang layak tanpa terbebani biaya.

  • Daftar 40 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta

    Daftar 40 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta

    7cloud.asia – Penerapan program sekolah gratis di 40 sekolah swasta di Jakarta akan mulai diuji-cobakan pada bulan Juli 2025 ini.

    Staf khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim mengatakan, sekolah gratis merupakan salah satu program 100 hari pertama Pramono Anung sebagai gubernur Jakarta itu disediakan untuk jenjang SD hingga SMA.

    Puluhan sekolah swasta gratis yang dipilih itu tersebar mulai dari Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.

    Sebanyak 40 sekolah swasta gratis tersebut terdiri dari 2 Sekolah Dasar, 2 Sekolah Luar Biasa (SLB), 10 SMP, 10 SMA dan 16 SMK yang tersebar di lima wilayah DKI Jakarta.

    “Ada 12 kriteria yang yang diberlakukan untuk memilih sekolah swasta gratis,” kata Chico sebagaimana dikutip Antaranews.com pada Minggu, (12/7/2025).

    Baca: Sekolah swasta gratis di Jakarta akan diujicobakan tahun ini

    Dia memaparkan beberapa kriteria sekolah swasta gratis tersebut di antaranya adalah memiliki izin pendirian, memiliki NPSN yang terdata pada Sistem Manajemen Data Pendidikan Nasional.

    Pihak sekolah juga harus sudah menyampaikan data pada sistem manajemen data pendidikan nasional sesuai kondisi riil di satuan pendidikan swasta per triwulan pada tahun berjalan.

    Selain itu, sekolah swasta yang dipilih juga sudah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan, bersedia mengikuti pendanaan satuan pendidikan swasta yang dituangkan dalam surat pernyataan kesediaan.

    Pihak sekolah juga harus bersedia melaporkan pengelolaan keuangan setiap tahun sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dan tidak merupakan satuan pendidikan kerjasama.

    “Sekolah diprioritaskan bagi swasta yang berada di kelurahan yang tidak memiliki sekolah negeri,” kata Chico.

    Baca: Anggaran sekolah swasta gratis di Jakarta mencapai Rp2,3 triliun

    Berikut daftar 40 sekolah swasta gratis yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta:

    Jenjang SD
    1. SD Bhakti Luhur, Petogogan, Jakarta Selatan
    2. SDS Bina Pusaka, Koja, Jakarta Utara

    Jenjang SMP
    1. SMP Muhammadiyah 32, Keagungan, Jakarta Barat
    2. SMP Al Inayah, Kedoya Utara, Jakarta Barat
    3. SMP Triwibawa, Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat
    4. SMP Trisula Perwari 2, Paseban, Jakarta Pusat
    5. SMP Trisula Perwari I Jakarta, Pasar Manggis, Jakarta Selatan
    6. SMP Yaspia, Rawa Terate, Jakarta Timur
    7. SMP Sejahtera, Pademangan Barat, Jakarta Utara
    8. SMP Darul Maarif, Semper Timur, Jakarta Utara
    9. SMP Al Hasanah, Sukabumi Utara, Jakarta Barat
    10. SMP Yakpi I DKI Jaya, Pademangan Barat, Jakarta Utara

    Jenjang SMA
    1. SMA Lamaholot, Rawa Buaya, Jakarta Barat
    2. SMAS Budi Murni 2, Kedoya Selatan, Jakarta Barat
    3. SMAS At Taqwa Jakarta, Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat
    4. SMAS Taman Madya I Jakarta, Serdang, Jakarta Pusat
    5. SMA Plus Khadijah Islamic School, Lebak Bulus, Jakarta Selatan
    6. SMAS Muhammadiyah 12 Jakarta, Kayu Manis, Jakarta Timur
    7. SMA Teladan 1 Jakarta, Susukan, Jakarta Timur
    8. SMAS Gita Kirti 2, Sunter Jaya, Jakarta Utara
    9. SMAS Al Khairiyah Jakarta, Lagoa, Jakarta Utara
    10. SMAS Wijaya Kusuma, Rambutan, Jakarta Timur

    Baca: DPRD DKI Jakarta siapkan payung hukum program sekolah gratis di Jakarta

    Jenjang SMK
    1. SMKS Citra Utama, Tegal Alur, Jakarta Barat
    2. SMKS Maarif Jakarta, Grogol, Jakarta Barat
    3. SMKS At Taqwa Jakarta, Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat
    4. SMKS Taman Siswa 2, Kemayoran, Jakarta Pusat
    5. SMKS PGRI 15 Jakarta, Petukangan Utara, Jakarta Selatan
    6. SMKS Cyber Media, Pancoran, Jakarta Selatan
    7. SMK Gapura Merah Putih, Ciganjur, Jakarta Selatan
    8. SMKS Cipta Karya Jakarta, Kayu Manis, Jakarta Timur
    9. SMK Bina Nusa Mandiri, Ciracas, Jakarta Timur
    10. SMKS Fajar Indah, Pademangan Barat, Jakarta Utara
    11. SMKS Sari Putra, Semper Barat, Jakarta Utara
    12. SMKS YP IPPI Petojo, Petojo Utara, Jakarta Pusat
    13. SMK Katolik Saint Joseph, Kenari, Jakarta Pusat
    14. SMK Jagakarsa, Jagakarsa, Jakarta Selatan
    15. SMKS YPK-Kesatuan, Manggarai, Jakarta Selatan
    16. SMKS Laboratorium Jakarta, Pondok Kopi, Jakarta Timur

    Jenjang SLB
    1. SLB B-C Alfiany, Cengkareng Barat, Jakarta Barat
    2. SLB BC Abdi Pratama, Munjul, Jakarta Timur