7cloud.asia – Tempat Pembuangan Akhir Regional Sarbagita Suwung, atau TPA Suwung di Kota Denpasar, Bali, kembali mengalami kebakaran pada Jumat (6/9/2024) siang.
Setidaknya delapan mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk memadamkan kebakaran di TPA Suwung, di Denpansar ini.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar I Made Tirana dikonfirmasi di Denpasar, Jumat, mengatakan informasi terbakarnya TPA terbesar di Bali itu diterima sekitar pukul 13.30 Wita.
“Kebakaran sekarang masih sedang dalam penanganan. Kami kerahkan damkar dari semua pos, ada enam unit, dan termasuk dibantu dua unit dari Kabupaten Badung,” ucapnya dikutip Antaranews.com.
Tirana mengatakan lokasi kebakaran ada di sebelah barat kolam lindi di TPA Suwung.
Baca: Kebakaran sering terjadi di TPA sampah saat kemarau
TPA Suwung tercatat sudah beberapa kali mengalami kebakaran, sebelumnya kebakaran terjadi pada 12 Oktober 2023 yang proses pemadamannya memakan waktu hingga sebulan.
Saat itu Pemerintah Kota Denpasar sempat menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Kebakaran di TPA Suwung.
Selain itu, TPA Suwung juga sempat mengalami kebakaran pada 8 Mei 2024 tetapi bisa lebih cepat diatasi.
Sebelumnya dalam sebuah diskusi pada November 2023 anggota Dewan Perwakilan Daerah Made Mangku Pastika mengingatkan kondisi Bali yang saat ini mengalami persoalan pelik terkait sampah.
Baca: Upaya mengatasi overload di TPA Piyungan
Karena itu dia meminta warga bertanggung jawab untuk meminimalkan volume sampah yang dihasilkan.
“Kita lagi darurat sampah. Terutama wilayah Sarbagita (Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Gianyar dan Tabanan). Kita semua menghasilkan sampah dan tanggung jawab semua orang untuk semakin meminimalkan sampah,” kata Pastika saat itu.
Gubernur Bali periode 2008-2018 itu mengatakan akibat terbakarnya TPA Suwung di Kota Denpasar sejak 12 Oktober 2023, berbagai sudut di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung dapat ditemukan timbunan sampah.


