7cloud.asia – Banyak orang yang menganggap meniran sebagai gulma yang sangat mengganggu.
Padahal meniran yang tumbuh liar ini mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan, di antaranya meningkatkan imunitas tubuh.
Meniran adalah jenis tumbuhan yang memiliki bentuk batang bulat tegak lurus. Tinggi tumbuhan meniran kebanyakan dua jengkal orang dewasa, namun juga bisa mencapai satu meter lebih dalam kondisi tanah subur.
Daun dari tumbuhsn meniran biasanya bertulang menyirip genap, setiap satu tangkai meniran memiliki daun majemuk dengan ukuran yang kecil dan berbentuk lonjong.
Baca: Manfaat temulawak untuk kesehatan
Bunga tumbuhan meniran ini terdapat pada setiap ketiak daun serta menghadap ke bagian bawah.
Tumbuhan ini biasanya tidak dipelihara, bahkan dibuang oleh masyarakat lantaran dianggap sebagai gulma dan bisa mengganggu pertumbuhan tanaman lain yang sengaja ditanam dan dipelihara.
Melansir Antaranews, Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) mengatakan meniran memiliki manfaat bagi kesehatan terutama untuk meningkatkan imunitas tubuh.
Menurut Ketua Umum PDPOTJI, Inggrid Tania, meniran memiliki segudang manfaat bagi tubuh manusia yang dapat memodulasi sistem imun.
Baca: Manfaat teh hijau untuk kesehatan
Sebab meniran mengandung sejumlah senyawa flavonoid, filantin, hipofilantin, dan asam galat yang bermanfaat untuk mengatasi berbagai penyakit infeksi.
Bahkan secara klinis meniran sudah teruji dapat menyembuhkan beberapa penyakit infeksi seperti influenza, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), tuberkulosis paru, hepatitis B, herpes zoster, varicella, bahkan kandidiasis vagina.
Tak hanya itu, meniran dapat membantu penyembuhan dan pengobatan darah tinggi, diabetes, batu di sistem saluran dan kandung kemih, memperbaiki fungsi liver, radang dan batu empedu.
Meniran tak harus digunakan ketika seseorang sakit, tetapi juga bisa dikonsumsi saat kondisi badan yang sehat.
Baca: Mengapa air kelapa tak disarankan untuk mereka yang memiliki masalah ginjal
Mengonsumsi meniran secara rutin, seseorang dapat memiliki kekebalan yang baik sehingga tak mudah diserang virus maupun bakteri penyebab berbagai jenis penyakit.
Cara kerja dari kandungan tanaman tersebut dengan menstimulasi sistem imun seluler dan humoral yang dapat memodulasi komponen sistem imun, satu diantaranya adalah sitokin proinflamasi.
Sitokin proinflamasi sangat penting untuk mengoordinasikan respon imun yang dimediasi sel dan memainkan peran penting dalam memodulasi sistem kekebalan tubuh.
Komponen ini pada umumnya mengatur pertumbuhan, aktivasi sel, diferensiasi, dan penempatan sel imun ke tempat infeksi dengan tujuan untuk mengendalikan dan memberantas patogen intraseluler, termasuk virus.
Baca: Makanan sehat bisa membantu menangkal dampak polusi udara
Ketika dikonsumsi dalam keadaan sakit, maka meniran dapat berfungsi mempercepat proses penyembuhan dan meredakan gejala dari penyakit itu sendiri.
Karena itu, Inggrid menyayangkan banyak masyarakat belum mengetahui manfaat meniran yang dikategorikan sebagai tanaman liar karena mudah tumbuh di mana saja.
“Meniran memiliki segudang manfaat, kalau tumbuh tidak sengaja di pekarangan sekitar, jangan dimusnahkan,” katanya.
Meniran bisa dirapikan atau dipangkas, tetapi bukan untuk dibuang begitu saja, melainkan dimanfaatkan dan dikonsumsi sehari-hari, karena baik untuk kesehatan tubuh manusia.
Baca: Gaya hidup dan pola makan sehat bisa cegah risiko autoimun
Selanjutnya Inggrid menjelaskan cara mengolah meniran dengan mengambil daun meniran seberat 10–30 gram, kemudian direbus dalam 400 mililiter air yang sudah mendidih selama 15 sampai dengan 30 menit, kemudian siap untuk diminum.
Takaran tersebut berlaku untuk satu kali minum, jika perlu minum dua atau tiga kali dalam sehari maka jumlahnya bisa disesuaikan.
Aturan minum air rebusan ekstrak meniran ini disesuaikan dengan kebutuhan. Jika diminum ketika dalam keadaan sehat maka cukup satu sampai dua kali sehari.
Sementara untuk pengobatan atau membantu proses penyembuhan suatu penyakit sebaiknya diminum dua sampai tiga kali dalam sehari.
Baca: Manfaat meditasi untuk kesehatan fisik dan mental
Selain direbus, pengolahan meniran di rumah juga bisa dilakukan dengan cara diseduh seperti membuat minuman teh.
Meniran cukup dimasukkan ke dalam gelas kemudian disiram air mendidih, diamkan selama 15 menit dalam keadaan gelas tertutup.
Dari dua langkah tersebut, merebus meniran menjadi cara terbaik karena air yang dihasilkan lebih kental, dan daya kerja dari ekstrak meniran akan lebih kuat pula.
Reporter: Nurakhmayani






