7cloud.asia – Dengan jumlah sampah kota yang diperkirakan akan meningkat hingga dua pertiga dan biayanya akan meningkat hampir dua kali lipat dalam satu generasi, butuh pengurangan drastis timbulan sampah guna menjamin masa depan yang layak untuk ditinggali dan terjangkau.
Demikian hasil laporan Program Lingkungan PBB (UNEP) yang diluncurkan pada sesi keenam Majelis Lingkungan Hidup PBB (UNEA-6), pada akhir Februari 2024 di kantor pusat UNEP di Nairobi, Kenya.
Berjudul “Melampaui Usia Sampah: Mengubah Sampah Menjadi Sumber Daya,” UNEP Global Waste Management Outlook 2024 (GWMO 2024) memberikan pembaruan paling substansial mengenai timbulan sampah global dan biaya sampah serta pengelolaannya sejak tahun 2018.
Analisis ini menggunakan penilaian siklus untuk mengeksplorasi keuntungan atau kerugian yang dapat diperoleh dunia dengan tiga skenario berbeda,
Tiga skenario itu adalah melanjutkan bisnis seperti biasa, mengambil tindakan setengah-setengah, atau berkomitmen penuh terhadap masyarakat nihil sampah dan ekonomi sirkular.
Menurut laporan tersebut, timbulan sampah padat perkotaan diperkirakan akan meningkat dari 2,3 miliar ton pada tahun 2023 menjadi 3,8 miliar ton pada tahun 2050.
Pada tahun 2020, biaya langsung global dari pengelolaan sampah diperkirakan mencapai 252 miliar dolar.
Namun, jika memperhitungkan biaya tersembunyi berupa polusi, kesehatan yang buruk, dan perubahan iklim akibat praktik pembuangan limbah yang buruk, biayanya meningkat menjadi 361 miliar dolar.
Tanpa tindakan segera dalam pengelolaan sampah, pada tahun 2050 biaya tahunan global ini bisa mencapai dua kali lipat hingga mencapai 640,3 miliar dolar.
“Timbulnya sampah secara intrinsik terkait dengan PDB, dan banyak negara dengan pertumbuhan pesat mengalami kesulitan menghadapi beban pertumbuhan sampah yang pesat,“ ujar Direktur Eksekutif UNEP Inger Andersen,
Laporan itu mengidentifikasi langkah-langkah yang dapat ditindaklanjuti menuju masa depan yang lebih berwawasan luas dan menekankan peran penting para pengambil keputusan di sektor publik dan swasta untuk bergerak menuju zero waste.
”Global Waste Management Outlook ini dapat mendukung upaya pemerintah dalam mencegah hilangnya peluang untuk menciptakan masyarakat yang lebih berkelanjutan dan untuk mengamankan planet yang layak huni untuk generasi mendatang,” imbuh Inge.
GWMO 2024 merupakan panduan dan seruan aksi untuk mengkatalisasi upaya kolektif guna mendukung solusi yang berani dan transformatif, membalikkan dampak buruk dari praktik pengelolaan limbah saat ini, dan memberikan manfaat nyata bagi setiap individu yang hidup di planet ini.
Presiden ISWA, Carlos Silva Filho mengatakan, Sebagai mitra dan pendukung GWMO sejak awal, ISWA akan memastikan bahwa GWMO kini disebarluaskan dan diterapkan di lapangan dengan memberikan dukungan yang diperlukan untuk mengatasi tantangan yang da.
Pemodelan yang dibuat dalam laporan tersebut menunjukkan bahwa pengendalian sampah melalui tindakan pencegahan dan pengelolaan sampah dapat membatasi biaya tahunan bersih pada tahun 2050 menjadi 270,2 miliar dolar.
Namun, proyeksi menunjukkan bahwa model ekonomi sirkular, di mana timbulan sampah dan pertumbuhan ekonomi dipisahkan dengan penerapan penghindaran sampah, praktik bisnis berkelanjutan, dan pengelolaan sampah secara menyeluruh, ternyata dapat menghasilkan keuntungan bersih hingga 108,5 miliar dolar per tahun.
“Temuan-temuan dalam laporan ini menunjukkan bahwa dunia perlu segera beralih ke pendekatan nihil limbah, sekaligus meningkatkan pengelolaan limbah untuk mencegah polusi yang signifikan, emisi gas rumah kaca, dan dampak negatif terhadap kesehatan manusia.
Polusi dari limbah tidak mengenal batas negara, sehingga setiap orang mempunyai kepentingan untuk berkomitmen terhadap pencegahan limbah dan berinvestasi dalam pengelolaan limbah jika terdapat kekurangan.
”Solusi sudah tersedia. Yang dibutuhkan saat ini adalah kepemimpinan yang kuat untuk menetapkan arah dan langkah yang diperlukan, dan untuk memastikan tidak ada seorang pun yang tertinggal,” kata Zoë Lenkiewicz, penulis utama laporan tersebut.









