Tag: warga

  • Kamis Siang Gunung Dukono Meletus, Warga Diimbau Waspada

    Kamis Siang Gunung Dukono Meletus, Warga Diimbau Waspada

     

    7cloud.asia – Gunung Dukono yang terletak di utara Pulau Halmahera, Maluku Utara meletus dengan mengeluarkan abu vulkanik setinggi 1,2 kilometer pada hari ini, Kamis (16/11/2023) siang pukul 12.01 WIT.

    “Kolom abu teramati berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah timur,” ujar Bambang seperti dikutip Antaranews.

    Karena itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat mengenakan masker untuk menghindari abu vulkanik pada sistem pernafasan.

    Sebab, abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah serta kecepatan angin yang membuat area yang dilanda abu vulkanik berubah-ubah.

    Gunung Dukono saat ini berada pada status level II atau waspada. Permukiman terdekat berada pada jarak 11 kilometer dari puncak gunung api tersebut.

    baca: sabtu pagi gunung ili lewotolok dua kali meletus

    BPBD Halmahera Utara melaporkan peningkatan debu vulkanik yang keluar dari kawah Gunung api tersebut telah menyebabkan peningkatan penderita infeksi saluran pernapasan di RSUD sekitar 15 persen.

    Pada 14 November 2023, PVMBG bersama BPBD Halmahera Utara telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk memitigasi dampak dari peningkatan letusan Gunung Dukono.

    Gunung Dukono (1087 m dpl.) dengan kawah aktif Malupang-Warirang merupakan salah satu gunung api aktif dan sering meletus sampai saat ini.

    Gunung api ini merupakan yang paling muda dan masih aktif di antara gunung api lainnya yang sudah tidak aktif yang tumbuh dalam suatu zona depresi vulkanik.

    baca: gunung merapi kembali muntahkan lava 18 kali

    Dari data geologi yang tercermin dari batuan penyusun Kompleks Gunung Dukono-Warirang dan sejarah erupsi Gunung Dukono sejak 1550 sampai saat ini.

    Karakteristik erupsi gunung api ini bersifat eksplosif dan efusif yang menghasilkan abu, lontaran batu pijar, aliran piroklastika, dan aliran lava.

    Dengan memperhatikan jenis, volume, dan pelamparan produk erupsi di masa lalu maupun sampai sekarang, erupsi Gunung Dukono dapat diklasifikasikan ke dalam erupsi eksplosif dan efusif bertipe Stromboli – Vulkano berskala kecil sampai menengah.

    Potensi bahaya primer erupsi Gunung Dukono terdiri atas aliran piroklastika (awan panas), jatuhan piroklastika (lontaran batu dan abu vulkanik), gas beracun, dan aliran lava.

    baca: gunung ili lewotolok meletus

    Sedangkan jenis bahaya sekunder adalah aliran lahar. Dari potensi bahaya erupsi Gunung Dukono teridentifikasi tiga kawasan rawan bencana gunung api, yaitu Kawasan Rawan Bencana III, II, dan I.

    Sebelumnya pada Rabu (8/11/2023).PVMBG mencatat Gunung Dukono telah mengalami 36 kali letusan. Abu vulkanik ini melanda hingga ke Kota Tobelo yang berjarak 22 kilometer dari kawah gunung api tersebut.

    Selain melanda Kota Tobelo, abu vulkanik juga melanda delapan desa yang berada di dekat dengan Gunung Dukono.

    Kedelapan desa itu adalah Made, Popilo, Gorua, Wari Ino-Weri, Buwaele, Gura, Kampung Cina, dan Gamsungi. Desa Made hanya berjarak 15 kilometer dari Gunung Dukono.

    Reporter: Nurakhmayani

     

     

  • Begini Kondisi Warga Palestina yang Mengalami Kekerasan Selama Ditahan oleh Israel

    Begini Kondisi Warga Palestina yang Mengalami Kekerasan Selama Ditahan oleh Israel

    7cloud.asia – Sebanyak tiga saudara Palestina yang ditangkap oleh Israel di Jalur Gaza mengatakan mengalami kekerasan selama penahanan.

    Mereka dan sesama tahanan dipukuli, ditelanjangi hingga pakaian dalam, disundut rokok, dan mengalami bentuk penganiayaan lainnya selama penahanan.

    Sobhi Yaseen, saudara laki-lakinya Sady dan Ibrahim termasuk di antara puluhan pria Palestina yang berlindung di sebuah sekolah di Rafah di Gaza selatan.

    Dia mengungkapkan kepada Reuters tentang perlakuan mereka saat ditahan oleh tentara Israel.

    Reuters tidak dapat secara independen mengkonfirmasi laporan mereka, tetapi laporan tersebut konsisten dengan deskripsi lebih dari 20 mantan tahanan lainnya yang berbicara secara terpisah tanpa menyebut nama.

    Baca: Palestina tuntut penyelidikan internasional terhadap Israel

    Kantor juru bicara angkatan bersenjata Israel (IDF) berdalih dalam tanggapan tertulis bahwa militer Israel beroperasi “untuk membongkar kemampuan militer Hamas” dan menyelamatkan sandera yang ditangkap oleh kelompok militan Palestina.

    IDF berkilah bahwa para tahanan diperlakukan sesuai dengan hukum internasional.

    IDF sering kali diminta menyerahkan pakaian untuk memastikan mereka tidak membawa senjata atau bahan peledak, kata kantor tersebut.

    Yaseen bersaudara mengatakan mereka telah dibawa dari rumah mereka di utara daerah kantong tersebut.

    Mereka dipisahkan dari keluarga mereka dan ditahan hingga dua pekan di lokasi yang tidak diketahui termasuk barak atau kamp militer.

    Baca: Hampir 100 wartawan Palestina tewas di jalur Gaza

    Sobhi menuturkan bahwa dia dan saudara-saudaranya ditahan pada awal Desember setelah militer Israel mengepung daerah tempat mereka tinggal dan bekerja sebagai buruh harian di lingkungan Zeitoun di Kota Gaza.

    Dia mengatakan empat tentara Israel memukulinya setelah dia tidak bisa naik ke truk karena cedera kaki yang dideritanya sebelum penangkapan.

    Dia kemudian dibawa ke tempat terbuka di mana para penculiknya “merokok dan mematikan rokok di punggung kami, menyemprotkan pasir dan menyirami kami, mengencingi kami”.

    Saudara laki-lakinya, Sady dan Ibrahim, memberikan laporan serupa tentang penganiayaan yang dilakukan tentara Israel. Reuters juga tidak dapat mengkonfirmasi laporan mereka secara independen.

    Yaseen bersaudara mengatakan militer Israel tidak melontarkan tuduhan spesifik terhadap mereka.

    Tentara negara Zionis itu mengumpulkan mereka bersama-sama, kemudian dipisahkan, sebagai bagian dari penangkapan kelompok yang dilakukan oleh militer Israel di wilayah yang dimasukinya.

    Baca: Petugas medis dari WHO ditelanjangi saat menjalankan tugas

    Sady mengatakan, dia ditempatkan bersama tahanan lainnya di dalam truk berisi sampah.

    “Mereka memukuli kami, dan siapa pun yang meninggikan suara setelah pemukulan itu akan dipukuli lagi. Mereka menggeledah kami, mengambil kartu identitas, uang, dan telepon kami,” katanya di Rafah, bersama sekitar 20 orang mantan tahanan lain.

    Beberapa tahanan menunjukkan luka besar dan kulit kasar di pergelangan tangan mereka dimana mereka mengatakan tangan mereka telah diikat atau diborgol.

    Satu lagi menunjukkan garis-garis memar dan bekas luka merah bulat di punggungnya. Yang lain menunjukkan bekas luka yang dijahit di pahanya di mana dia mengaku telah dipukuli.

    Baca: Gencatan senjata tak hentikan konflik

    Saudara laki-laki Yaseen ketiga, Ibrahim, menggambarkan tangannya diikat dan ditutup matanya saat ditahan untuk diinterogasi.

    “Mereka tidak membiarkan kami tidur. Kami berdiri berjam-jam, sebagai hukuman,” katanya.

    Para penculik menghina para tahanan sambil melarang mereka berbicara satu sama lain atau berdoa, kata Ibrahim.

    “Kemudian akan ada lima tentara yang akan memukul Anda secara bergantian di kepala dan tubuh,” tambahnya.

    Dia mengemukakan bahwa dirinya telah dipukuli di bagian tulang rusuk dan menyingsingkan lengan bajunya hingga terlihat bekas luka melingkar dan koreng di tempat pergelangan tangannya diikat.

    Militer Israel kemudian melepaskan Yasin bersaudara itu pada waktu yang berbeda di penyeberangan Kerem Shalom antara Israel dan Jalur Gaza.

    Baca: 3714 pelajar Palestina tewas

    Hal ini juga telah dilakukan terhadap sejumlah pria lain yang ditahan selama operasi darat tetapi tidak lagi dicurigai memiliki hubungan dengan Hamas.

    Dari sana Yasin bersaudara itu mengatakan bahwa mereka berjalan beberapa kilometer ke Rafah.

    Mereka saling merelokasi di antara ratusan ribu orang yang mengungsi dan sekarang tinggal di gedung-gedung dan tenda-tenda yang penuh sesak.

    Kantor hak asasi manusia PBB (OHCHR) mengatakan pada 16 Desember bahwa mereka telah menerima banyak laporan tentang penahanan massal, penganiayaan dan penghilangan paksa warga Palestina di Gaza utara oleh militer Israel.

    Hukum humaniter internasional mensyaratkan bahwa warga sipil hanya ditahan karena alasan keamanan yang sangat penting.

    Penyiksaan serta perlakuan buruk lainnya terhadap tahanan sangat dilarang, kata OHCHR.

    Baca: Gencatan senjata, 150 perempuan dan anak dibebaskan

    Gambar para tahanan yang ditelanjangi di Gaza awal bulan ini memicu kemarahan para pejabat Palestina, Arab dan orang-orang Muslim.

    Kepala Hak Asasi Manusia PBB, Volker Turk mengatakan serangan Hamas pada 7 Oktober, penyanderaan mereka, dan “hukuman kolektif” Israel serta “evakuasi paksa yang melanggar hukum” terhadap warga sipil, semuanya merupakan kejahatan perang.

    Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), yang sejak 2021 menyelidiki kemungkinan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di wilayah pendudukan Palestina.

    Selain itu ICC juga telah meminta Israel dan Hamas untuk menghormati aturan perang internasional.

    Kantor kejaksaan ICC mengatakan pihaknya menggunakan semua cara yang ada untuk memastikan akuntabilitas atas dugaan kejahatan yang dilakukan di wilayah Palestina termasuk Gaza, tetapi tidak dapat mengomentari tuduhan spesifik tersebut.

    Sumber: Reuters

  • Tega! Pasukan Israel Menembaki Warga Palestina Saat Menunggu Bantuan Kemanusiaan

    Tega! Pasukan Israel Menembaki Warga Palestina Saat Menunggu Bantuan Kemanusiaan

    7cloud.asia – Setidaknya 100 warga Palestina tewas dan terluka ketika pasukan Israel melepaskan tembakan ke arah kerumunan yang sedang menunggu bantuan kemanusiaan di Kota Gaza selatan pada Kamis (29/1/2024).

    Menurut saksi mata, ratusan warga Palestina sedang menunggu untuk mendapatkan bantuan dekat Dowar al-Nablusi, di bagian selatan Kota Gaza, ketika mereka ditembaki oleh Israel.

    Namun, Kementerian Kesehatan Palestina belum memberikan data resmi terkait jumlah korban jiwa akibat serangan tersebut.

    Baca: Serangan Israel tewaskan lebih dari 27 ribu warga Palestina.

    Israel terus melancarkan serangan militer mematikan di Jalur Gaza sebagai balasan atas serbuan Hamas pada 7 Oktober tahun lalu, yang menurut Tel Aviv menewaskan hampir 1.200 orang.

    Serangan militer Israel telah menewaskan sedikitnya 30.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 70.000 lainnya.

    Rentetan serangan Israel itu disertai dengan kehancuran massal dan kekurangan berbagai kebutuhan pokok.

    Israel juga memberlakukan blokade yang melumpuhkan Jalur Gaza hingga menyebabkan penduduk wilayah itu, khususnya di Gaza utara, berada di ambang kelaparan.

    Baca: PM Palestina mengundurkan diri

    Perang Israel-Hamas telah menyebabkan 85 persen penduduk Gaza mengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan.

    Sementara 60 persen infrastruktur di wilayah kantong tersebut rusak atau hancur, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa. 

    Israel di Mahkamah Internasional (ICJ) digugat melakukan genosida. Pengadilan tersebut pada Januari mengeluarkan keputusan sementara.

    Yaitu memerintahkan Israel untuk menghentikan tindakan genosida serta agar menjalankan tindakan untuk menjamin bantuan kemanusiaan diterima oleh para warga sipil di Gaza.

    Sumber: Anadolu

  • Hujan Lebat Picu Banjir, Lebih dari 4 Ribu Warga Terdampak

    Hujan Lebat Picu Banjir, Lebih dari 4 Ribu Warga Terdampak

    7cloud.asia – Hujan lebat yang mengguyur Kota Mojokerto, Jawa Timur pada Selasa (05/02/2024) malam hingga Rabu (06/03/2024) dinihari mengakibatkan banjir di empat kelurahan. Ratusan rumah terendam dan 4.503 warga terdampak banjir.

    Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro saat meninjau langsung langsung lokasi terdampak di Kelurahan Meri menjelaskan hujan lebat mengakibatkan Sungai Sadar meluap.

    Hal ini menyebabkan air menggenangi rumah warga dengan kedalaman 30 hingga 70 sentimeter dan merendam sawah hingga 81 hektar.

    “Sejumlah rumah warga terendam dan juga sejumlah fasum seperti sekolah, masjid juga ada yang terendam banjir,” ungkap Ali seperti yang dilansir Radar Mojokerto.

     Baca: Curah hujan tinggi, waspada bencana di wilayah ini

    Pihaknya kini tengah menangani banjir serta memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.

    Selain itu, pemkot juga mendirikan posko penanganan banjir dan posko kesehatan di masing-masing lokasi tersampak.

    Termasuk dapur umum yang didirikan secara gabungan oleh Dinsos P3A dan PMI Kota Mojokerto.

    “Dapur umum untuk menyediakan nasi bungkus ke rumah-rumah warga yang terdampak,” imbuhnya.

    Satkorlak Penanggulangan Bencana (PB) Kota Mojokerto bersama jajaran TNI-Polri dan unsur sukarelawan tengah berusaha menangani banjir.

    Baca: Cuaca ekstrim, rendam lebih dari 2 ribu rumah di Grobogan

    Pihaknya juga berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jatim untuk membantu mempercepat penanganan banjir.

    Sementara itu, Sekdakot Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah stakeholder.

    Menurutnya banjir berdampak di semua kecamatan di Kota Mojokerto. “Di tiga kecamatan ada semuanya yang terdampak banjir. Tepatnya ada di empat kelurahan dan di tujuh lingkungan,” ungkap Gaguk yang juga Ketua Satkorlak PB Kota Mojokerto ini.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Banjir Landa Kapuas Hulu, Warga Gunakan Perahu untuk Salat Tarawih

    Banjir Landa Kapuas Hulu, Warga Gunakan Perahu untuk Salat Tarawih

    7cloud.asia – Warga di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat yang menjalankan ibadah salat tarawih pertama di bulan Ramadhan terpaksa menggunakan perahu ke surau lantaran banjir masih merendam wilayah ini.

    Mereka tampak berbondong-bondong menuju masjid atau surau meski dalam kondisi banjir.

    “Perahu menjadi alat transportasi alternatif kami ketika akses jalan terendam banjir, sehingga ketika shalat tarawih rata-rata warga menggunakan perahu pergi ke surau,” jelas salah seorang warga Teluk Barak Kecamatan Putussibau Selatan, Kapuas Hulu, Aldianto.

    Melansir Antaranews, Aldianto menjelaskan air mulai menggenangi  wilayahTeluk Barak sejak Kamis (07/03/2024) dengan kedalaman rata-rata 60 centimeter hingga satu meter.

    Baca: Hujan lebat picu banjir, 4 ribu orang terdampak

    Saat ini debit air sudah berangsur surut, tetapi akses jalan Kalimantan di Teluk Barak masih terendam banjir.

    “Mudah-mudahan besok air benar-benar surut sehingga aktivitas masyarakat di bulan Ramadhan normal seperti biasa dan membawa berkah,” ujarnya.

    Sebelumnya intensitas hujan yang tinggi mengguyur wilayah ini hingga debit air sungai Kapuas meluap yang mengakibatkan sejumlah daerah pesisir sungai Kapuas dilanda banjir.

    Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu, Gunawan mengatakan sampai saat ini baru satu kecamatan yang menyampaikan laporan banjir yaitu Kecamatan Embaloh Hilir.

    Sedangkan kecamatan lainnya yang dilanda banjir seperti Kecamatan Putussibau Selatan di daerah Teluk Barak Kelurahan Kedamin Hilir dan Desa Tanjung Jati.

    Baca: Korban tewas akibat banjir dan longsor di Sumatera Barat capai 26 orang

    Kecamatan Putussibau Utara yaitu di daerah dogom Kota Putussibau, dan Dusun Mufa Desa Pala Pulau.

    Banjir juga terjadi di Kecamatan Silat Hulu, Suhaid, Silat Hilir, Mentebah dan sejumlah dataran rendah lainnya.

    “Kondisi banjir sudah berangsur surut di bagian hulu, tetapi di hilir pesisir sungai Kapuas saat ini masih dalam, karena banjir di daerah hilir cukup lama,” ungkap Gunawan.

    karena itu, Gunawan mengajak warga untuk mewaspadai cuaca ekstrem dengan intensitas curah hujan tinggi yang saat ini masih terjadi.

    “Kapuas Hulu ini rawan terjadi banjir, angin puting beliung dan tanah longsor, kami minta masyarakat selalu waspada,” kata Gunawan.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Aktivitas Gunung Ruang Masih Tinggi, Ribuan Warga Diungsikan

    Aktivitas Gunung Ruang Masih Tinggi, Ribuan Warga Diungsikan

    7cloud.asia – Aktivitas vulkanik Gunung Ruang masih tinggi. Jumat (03/05/2024) pagi tampak gumpalan asap tipis berwarna putih kelabu membumbung setinggi 200 meter dari pusat kawah Gunung Ruang. Ribuan warga diungsikan.

    “Visual Gunung Ruang tanggal 3 Mei 2024, pukul 06:28 WITA, asap putih kelabu bertekanan lemah dengan tinggi 200 meter,” kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Hendra Gunawan seperti yang dilansir Antaranews.

    Sepanjang hari ini pukul 00:00 hingga 06:00 WITA, jumlah gempa vulkanik dangkal tercatat sebanyak 5 kali, gempa vulkanik dalam hanya 1 kali, gempa tektonik jauh ada 2 kali, dan tidak ada aktivitas erupsi.

    Pada Kamis (02/05/2024), berdasarkan data dari stasiun seismik Taliwang, terjadi 1 kali gempa letusan, 29 kali gempa vulkanik dangkal, 5 kali gempa vulkanik dalam, 2 kali gempa tektonik lokal, 10 kali gempa tektonik jauh, dan 1 kali gempa tremor menerus.

    Baca: Gunung Ruang meletus, status naik jadi awas

    Dengan kondisi seperti ini, PVMBG meminta penduduk di sekitar Gunung Ruang untuk tidak memasuki wilayah radius enam kilometer dari pusat kawah aktif Gunung Ruang.

    Penduduk di Pulau Tagulandang khususnya yang bermukim di dekat pantai agar mewaspadai potensi lontaran batuan pijar, luruhan awan panas, dan tsunami akibat material erupsi yang masuk ke laut atau runtuhan tubuh gunung api ke dalam laut.

    Sedangkan, penduduk yang bermukim pada wilayah Pulau Tagulandang masuk dalam radius enam kilometer agar segera dievakuasi ke tempat aman di luar radius enam kilometer.

    Sebelumnya ribuan warga yang terdampak erupsi Gunung Ruang telah dievakuasi keluar dari Pulau Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara.

    .Baca: Tujuh bandara ditutup akibat erupsi Gunung Ruang

    Data dari Badan SAR Nasional (Basarnas) Manado mencatat 1.324 warga telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman seperti ke Kepulauan Siau, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa Utara, hingga Kota Manado

    “Data sementara pengungsi yang sudah dievakuasi keluar dari Pulau Tagulandang sejak 30 April hingga 1 Mei 2024, total 1.324 jiwa,” ujar Humas Basarnas Manado, Feri Ariyanto seperti yang dikutip Kompas.

    Mereka dievakuasi dengan menggunakan beberapa kapal yang berbeda. Kapal milik Basarnas Manado yakni KN SAR Bima Sena sudah evakuasi 109 jiwa. Sebanyak 453 jiwa dievakuasi KRI Kakap-811 milik TNI AL.

    Baca: Setelah 22 tahun tertidur, Gunung Ruang kembali aktif

    “Selain itu, KMP Lohoraung evakuasi 663 jiwa, dan KMP Lokongbanua ada 99 jiwa. Total 1.324 jiwa,” ungkap Feri.

    Seperti yang diwartakan sebelumnya, Gunung Ruang kembali meletus pada Selasa (30/4/2024) pukul 02.35 Wita. Status aktivitas Gunung Ruang naik menjadi Level IV atau Awas.

    Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro menetapkan status tanggap darurat Gunung Ruang selama 14 hari oleh mulai 30 April hingga 14 Mei 2024.

    Penulis: Nurakhmayani/berbagai sumber

     

  • Kurangi Sampah, Kota Denpasar Akan Mewajibkan Warga untuk Memilah Sampah

    Kurangi Sampah, Kota Denpasar Akan Mewajibkan Warga untuk Memilah Sampah

    7cloud.asia – Berbagai cara dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar untuk mengurangi sampah. Salah satunya dengan memilah sampah.

    Pemilahan sampah ini harus dimulai dari tingkat rumah tangga dahulu. “Intinya, kami ingin mengedukasi masyarakat bagaimana seminimal mungkin mengeluarkan sampah dan kalau bisa sampah sudah terpilah dengan baik,” jelas Wali Kota Denpasar, Bali, I Gusti Ngurah Jaya Negara.

    Melansir Antaranews, mulai 1 Oktober nanti Pemkot Denpasar rencananya mewajibkan warganya untuk memilah sampah secara mandiri dengan jadwal pengangkutan yang akan ditentukan.

    Baca: Dana lingkungan KLHK untuk pengelolaan bank sampah

    “Di TPS 3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce dan Recycle) sudah disiapkan pengaturannya terkait mana sampah yang sudah dipilah, mana yang sampah plastik, mana yang organik, dan mana yang akan menjadi residu,” terangnya.

    Saat ini, lanjut Jaya Negara, dari 43 desa/kelurahan di Kota Denpasar terdapat 23 TPS 3R yang dilengkapi mesin gibrig. Rencananya pada tahun 2025 mendatang akan ditambah enam unit mesin gibrig.

    Selanjutnya Jaya Negara menjelaskan sampah organik akan dicacah melalui mesin gibrig dan sampah plastik dapat bekerja sama bank sampah. Sedangkan residu akan diselesaikan dengan mesin insinerator.

    Baca: Warga yang memilah sampah di Jakarta Pusat meningkat

    pihaknya juga bekerjasama dengan Komunitas Malu Dong untuk pembuatan lubang Teba Modern dalam pengelolaan sampah.

    Komunitas Malu Dong yang menggunakan sistem daring juga telah menyiapkan plastik mengangkut residu sampah yang sudah terkumpul.

    “Mudah-mudahan dengan berbagai pola seperti ini, kami bisa mempercepat dalam penanganan sampah,” ujarnya.

    “Selain itu memperbanyak kualitas yang bisa dikerjakan di hulu karena sampai saat ini di hilirnya dalam proses pembenahan. Harapannya di hilir juga bisa dikerjakan secara maksimal,” lanjutnya lagi.

    Baca: Pulau sampah akan segera direalisasikan pada tahun 2027

    Memang, dia mengakui sebenarnya pemerintah yang harus menyiapkan layanan maksimal dalam menangani dan mengelola sampah.

    “Tetapi tidak ada salahnya jika meminta dukungan masyarakat untuk mengedukasi dengan mulai pemilahan dari rumah masing-masing,” ujarnya.

    Dengan begitu, dia berharap setidaknya 30 persen dari sampah di Denpasar dapat diselesaikan. Produksi sampah di Denpasar rata-rata mencapai 800 ton per hari.

     

  • Gunung Marapi Erupsi, Warga Berhamburan Keluar

    Gunung Marapi Erupsi, Warga Berhamburan Keluar

    7cloud.asia – Gunung Marapi di Sumatera Barat pada Rabu (21/08/2024) kembali erupsi. Warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah.

    Salah seorang warga, Rizal Sutan Mangkuto (38) suara letusan terdengar jelas dan getaran pun juga sangat terasa.

    “Banyak warga berhamburan keluar rumah. Kami panik karena trauma letusan Marapi sebelumnya menimbulkan banjir lahar dingin,” jelas Rizal seperti yang dilansir Antaranews.

    Warga Jorong Cangkiang, Nagari Batu Taba, Kabupaten Agam ini menjelaskan, letusan gunung berawal dari dentuman yang kuat.

    Baca: Gunung Marapi meletus, warga diimbau waspada

    “Banyak warga kaget langsung menghadap ke Gunung Marapi. Tapi tinggi letusan tidak terlihat karena tertutup awan,” katanya.

    Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) membenarkan Gunung Marapi erupsi pada Rabu 21 Agustus 2024, pukul 12.40 WIB.

    “Erupsi ini terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 30 mm dan berdurasi sekitar 48 detik. Namun, tinggi kolom abu tidak dapat teramati karena tertutup awan,” jelas Petugas Pengamat Gunung Api, (PGA) Suwardi.

    Karena itu, PVMBG mengimbau masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki untuk tidak mendekati atau melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Marapi, khususnya di Kawah Verbeek.

    Baca: Gunung Marapi meletus, korban meninggal 23 orang

    Selain itu, warga yang tinggal disekitar lembah, aliran, dan bantaran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi diimbau mewaspadai bahaya lahar, terutama selama musim hujan.

    Warga juga diimbau untuk mengenakan masker agar terhindar dari gangguan pernapasan dan masalah kesehatan lainnya akibat abu vulkanik.

    PVMBG mengimbau warga mengamankan sumber air bersih dan membersihkan atap rumah dari abu vulkanik untuk mencegah keruntuhan, terutama jika hujan abu terjadi.

    Dengan status waspada yang masih berlaku, masyarakat diminta untuk tetap tenang, waspada, dan mengikuti arahan dari otoritas terkait untuk keselamatan bersama.

    Sebelumnya gunung yang berada di Kabupaten Agam dan Tanah Datar ini terakhir kali erupsi pada Rabu (29/7/2024).