7cloud.asia – Hujan lebat yang mengguyur Kota Mojokerto, Jawa Timur pada Selasa (05/02/2024) malam hingga Rabu (06/03/2024) dinihari mengakibatkan banjir di empat kelurahan. Ratusan rumah terendam dan 4.503 warga terdampak banjir.
Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro saat meninjau langsung langsung lokasi terdampak di Kelurahan Meri menjelaskan hujan lebat mengakibatkan Sungai Sadar meluap.
Hal ini menyebabkan air menggenangi rumah warga dengan kedalaman 30 hingga 70 sentimeter dan merendam sawah hingga 81 hektar.
“Sejumlah rumah warga terendam dan juga sejumlah fasum seperti sekolah, masjid juga ada yang terendam banjir,” ungkap Ali seperti yang dilansir Radar Mojokerto.
Baca: Curah hujan tinggi, waspada bencana di wilayah ini
Pihaknya kini tengah menangani banjir serta memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.
Selain itu, pemkot juga mendirikan posko penanganan banjir dan posko kesehatan di masing-masing lokasi tersampak.
Termasuk dapur umum yang didirikan secara gabungan oleh Dinsos P3A dan PMI Kota Mojokerto.
“Dapur umum untuk menyediakan nasi bungkus ke rumah-rumah warga yang terdampak,” imbuhnya.
Satkorlak Penanggulangan Bencana (PB) Kota Mojokerto bersama jajaran TNI-Polri dan unsur sukarelawan tengah berusaha menangani banjir.
Baca: Cuaca ekstrim, rendam lebih dari 2 ribu rumah di Grobogan
Pihaknya juga berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jatim untuk membantu mempercepat penanganan banjir.
Sementara itu, Sekdakot Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah stakeholder.
Menurutnya banjir berdampak di semua kecamatan di Kota Mojokerto. “Di tiga kecamatan ada semuanya yang terdampak banjir. Tepatnya ada di empat kelurahan dan di tujuh lingkungan,” ungkap Gaguk yang juga Ketua Satkorlak PB Kota Mojokerto ini.
Reporter: Nurakhmayani

Leave a Reply