Blog

  • Belasan Ribu Anak Muda Bakal Ramaikan Konser Birukan Langit Indonesia Stage di Tegal

    Belasan Ribu Anak Muda Bakal Ramaikan Konser Birukan Langit Indonesia Stage di Tegal

    7cloud.asia – Roadshow Birukan Langit Indonesia Stage atau BLIS mencatatkan suksesnya di dua kota, yaitu Sleman, DiY (29 April 2023) dan Wonosobo, Jawa Tengah (27 Mei 2023)

    Acara Birukan Langit Indonesia Stage tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat dan dimeriahkan oleh sederet artis seperti Denny Caknan, Athalla Naufal, Bebizie, dan lainnya.

    Gerakan Birukan Langit Indonesia Stage di Sleman dan Wonosobo lalu mampu meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap produk lokal dan mengajak mereka untuk lebih mendukung industri dalam negeri.

    Baca: Internal PAN Cenderung mendukung Ganjar Pranowo – Erick Thohir

    Dengan adanya tenda dan stan khusus di gelaran Birukan Langit Indonesia Stage, dapat memperkenalkan produk-produk unggulan UMKM setempat kepada pengunjung konser.

    Dengan cara ini, acara Birukan Langit Indonesia Stage membuka peluang bagi UMKM setempat untuk memperluas dan meningkatkan penjualan mereka.

    Acara Birukan Langit Indonesia Stage ketiga akan digelar di Pantai Alam Indah Tegal, Jawa Tengah pada Sabtu (8/7/2023) ini.

    Dalam Birukan Langit Indonesia Stage kali ini akan menampilkan sesuatu yang berbeda dari gelaran BLIS di dua kota sebelumnya.

    Baca: Sejumlah artis senior dan anak jalanan dukung pementasan Ande Ande Lumutan

    Di acara Birukan Langit Indonesia Stage di Tegal ini juga akan tampil sejumlah grup band lokal, yaitu Chemisthree. 

    Kesempatan ini diberikan karena Birukan Langit Indonesia Stage ingin memperkenalkan dan memberi panggung pada musisi-musisi lokal yang bertalenta.

    Pantai Alam Indah, Tegal yang dikenal memiliki keindahan alam yang memikat dipilih sebagai lokasi rangkaian roadshow Birukan Langit Indonesia Stage yang ketiga ini. 

    Baca: Cara Robries memberi nilai lebih pada sampah plastik

    Denny Caknan kembali hadir sebagai bintang utama Birukan Langit Indonesia Stage ini, bersama DJ Athalla dan Bebizie sebagai guest star dalam opening act serta penampilan khusus dari Blue Squad.

    Akan bertindak sebagai Master Of Ceremony dalam acara Birukan Langit Indonesia Stage Tegal ini adalah Evar Manggala dan Nufa.

    Putri Zulkifli Hasan selaku Youth Leader Birukan Langit Indonesia berharap, acara ini tak hanya sebatas untuk hiburan tetapi juga memperkenalkan usaha mikro di Tegal. 

    “Kami berharap, Kehadiran kami di sini dapat memperkenalkan pariwisata serta produk-produk dan UMKM lokal khas Tegal kepada masyarakat luas,” ujar putri Ketua Umum PAN tersebut.

    Baca: Mengupayakan realisasi ekonomi biru yang lebih ramah pada nelayan

    Konser bertajuk Birukan Langit Indonesia Stage ini diperkirakan akan dihadiri oleh lebih dari 11,000 masyarakat dan diharapkan akan memberi kesadaran masyarakat khususnya generasi muda untuk #BanggaProdukLokal.

     

    Birukan Langit Indonesia Stage ini bukan hiburan semata. Sejak awal, gerakan Birukan Langit Indonesia lahir untuk mewadahi dan memajukan produk-produk unggulan UMKM lokal.

    “Dengan kebanggaan dan rasa memiliki produk lokal, diharapkan para generasi muda bisa berkumpul dan memberikan dukungan satu sama lain dalam gerakan Birukan Langit Indonesia ini,” imbuh Putri.

    Baca: Indonesia makin serius kembangkan energi hidrogen yang lebih ramah lingkungan

    Indonesia merupakan negara dengan kekayaan budaya dan sumber daya alam yang melimpah. 

    Di tengah era globalisasi dan modernisasi, penting untuk tetap menghargai dan mendukung produk lokal Indonesia. Itu sebabnya Birukan Langit Indonesia Stage ini ada,

    Rangkaian acara Birukan Langit Indonesia Stage ini akan digelar di 14 kota di seluruh Indonesia, sehingga masih ada 11 kali lagi gelaran yang sama. Nantikan keseruan acara Birukan Langit Indonesia Stage (BLIS) selanjutnya, di kota kamu!

  • Renny Djayusman Sempat ‘Diremehkan’ di Persiapan Ande Ande Lumutan

    Renny Djayusman Sempat ‘Diremehkan’ di Persiapan Ande Ande Lumutan

    7cloud.asia – Ada pengalaman menarik yang dialami Renny Djayusman di sela persiapan pementasan drama musikal Ande Ande Lumutan yang diselenggarakan Yayasan Dilts.

    Drama musikal Ande Ande Lumutan ini rencanakan akan dipentaskan pada Sabtu (8/7/2023) siang hingga malam hari di Ciputra Artpreneur Jakarta. 

    Renny Djayusman yang sudah kawakan di dunia teater ini didapuk untuk memerankan sebagai Mbok Rondo atau ibunya Ande-Ande Lumut.

    Karena dia bergabung belakangan, maka ada anak dari yayasan yang tidak mengenalnya. 

    “Ada pengalaman menarik, ada anak yang tidak tahu saya sehingga dengan naifnya bilang “Kamu harus hapalin ya naskahnya”,” paparnya saat berbincang dengan 7cloud.asia  di sela konferensi pers pementasan Drama Musikal Ande Ande Lumutan pada Kamis (6/7/2023).

    Baca: Kolaborasi anak jalanan dan artis senior di Ande Ande Lumutan

    Awalnya Renny yang jauh lebih senior dari anak tersebut, menjawab dengan ketus. Tetapi  tak lama kemudian ia seolah tersadar, meski jauh lebih senior tak seharusnya dia bersikap seperti itu.

    Dia pun lantas terburu-buru meminta maaf kepada anak tersebut.

    “Ya udah, lalu kita kasih tahu kalau adik tidak tahu adik tanya-tanya, supaya tidak menyinggung perasaan orang. Dan dia jawab, “Oh iya mbak gitu ya,” ujarnya.

    Kejadian ini membuat Renny yang dulu aktif di Teater Mandiri yang didirikan mantan suaminya, Putu Wijaya ini tersadar bahwa siapapun harus lebih sabar.

    Pelajarannya, ujarnya, adalah kita tidak boleh sombong. Kita tidak boleh terlalu yakin diri, dan tidak boleh menganggap enteng orang lain.

    Sebagai senior, ia merasa sudah seharunya dia bersikap mengayomi, bahwa semua pemain di drama msuikal Ande Ande Lumutan ini sama kedudukannya. 

    Baca: Musisi tanah air ditantang bikin konser ramah lingkungan ala Coldplay

    Perempuan dua anak ini menambahkan, lewat pementasan Ande Ande Lumutan yang juga melibatkan anak jalanan dan anak pemulung ini, dia diberi kesempatan untuk mengenal dan dekat dengan mereka.

    “Doaku untuk bisa jadi orang yang sabar, itu seperti dikabulkan dengan aku dicemplungkan di situ,” ujarnya sambil tertawa, renyah.

    Renny mengaku keterlibatannya dalam proyek ini sebagai pemain profesional. Saat dia tahu bahwa pementasan Ande Ande Lumutan ini untuk kegiatan sosial atau penggalangan dana untuk anak-anak kurang beruntung, maka dia langsung mengiyakan. 

    Apalagi sutradara dan astradanya adalah teman-teman di teater tempat dia aktif bergabung. 

    Baca: Kisah sukses Putri ariani menginspirasi para difabel di Indonesia

    Seiring dengan berjalannya waktu, maka Renny justru merasakan adanya rasa kekeluargaan di antara ratusan seniman yang mendukung pementasan Ande Ande Lumutan ini. 

    “Nggak terasa perbedaanya, wis biasa wae kayak seperti anak-anak lainnya. Sekarang seperti sebuah keluarga besar yang dirasakan selama berlatih untuk pementasan ini,” pungkasnya.

     

     

  • Youtuber Asal Kanada Ubah Musik K-Pop jadi Musik Metal, Seperti Apa Hasilnya?

    Youtuber Asal Kanada Ubah Musik K-Pop jadi Musik Metal, Seperti Apa Hasilnya?

    7cloud.asia – Demam K-Pop memang tengah melanda hampir seluruh belahan muka bumi ini, salah satunya Indonesia.

    Berdasarkan data dari Good Stats, Indonesia menempati urutan pertama dengan jumlah fans K-Pop terbanyak di dunia.

    Urutan kedua penggemar K-Pop adalah negeri Matahari Terbit alias Jepang, disusul Filipina, Negeri Gingseng Korea Selatan dan urutan kelima adalah negeri Paman Sam.

    Baca: Nantikan keseruan Birukan Langit Indonesia Stage

    Tapi penggemar K-Pop juga ada di negara di negara lain seperti Kanada. Bahkan, baru-baru ini seorang YouTuber asal Kanada bernama Nik Nocturnal yang memiliki jumlah subscribers 974 ribu, mengubah musik K-Pop menjadi musik metal.

    Semua itu berawal dari sebuah video YouTube Shorts pada seri ke delapan, dengan judul “Proof anything can be metal #8” video tersebut yang di unggah pada tanggal 15 Mei 2023 kemarin.

    Sampai sekarang video Shorts tersebut disukai sebanyak 29 ribu penonton dan telah ditonton sebanyak 304.333 kali.

    Baca: Ketika kisah Ande-ande Lumut dikemas kekinian

    YouTuber Nik yang dikenal dengan kehebatannya dalam menulis lagu, sebelumnya juga sudah membuat lagu K-Pop menjadi Metal, seperti lagu dari Sam Smith berjudul Unholy.

    Lagu K-Pop tersebut diubah menjadi metal dengan tambahan scream dari temannya yang juga merupakan seorang vokalis dari band asal Kanada yaitu Carcosa dan gitaris band Angelmaker dari negara yang sama.

    Sebelum melakukan proof anything can be metal Nik juga sudah menulis lirik sebuah lagu metal originalnya sendiri yang berawal dari sebuah video pendek berdurasi 30 detik yang diunggah pada tanggal 16 Januari 2023 lalu.

    Baca: BTS jadi grup K-Pop dengan penggemar paling loyal

    Berjudul How to Metalcore in 30 seconds. Melalui video tersebut banyak dari subscribersnya yang meminta untuk membuat versi seutuhnya hingga akhirnya ia pun mengabulkan permintaan tersebut.

    Video tersebut sampai sekarang sudah disukai oleh 100 ribu orang dan sudah ditonton sebanyak 1.705.386 kali.

    Pada tanggal 7 Maret Nik mengunggah video bagaimana ia membuat versi music Metal originalnya dibantu dengan temannya seorang vokalis asal negeri Paman Sam dari band Left To Suffer

    Baca:  21 film lingkungan yang wajib kamu tonton

    Nik memilih lagu dari idol group Bernama Le Sserafim, group K-Pop yang beranggotakan lima orang yaitu Sakura, Chae-won, Yun-jin, Kazuha dan Eun-chae.

    Group K-Pop tersebut telah memulai debutnya dengena merilis EP album bertajuk Fearless dengan jumlah lima track lagu.

    Sampai sekarang ini Le Sserafim telah merilis dua EP album dan satu studio album bertajuk Unforgiven yang rilis pada tahun ini.

    Baca: Cara Blackpink tunjukkan kepeduliannya pada lingkungan

    Video pendek tersebut ia unggah di akun Instagramnya dan disukai sebanyak 271 ribu orang dan sudah ditonton sebanyak 1.900.000 kali.

    Melalui unggahan video tersebut banyak yang memintanya untuk membuat versi seutuhnya dari cuplikan video Shortsnya.

    Pada tanggal 23 Mei lagu tersebut sudah diunggah diunggah kanal YouTube Nik Nocturnal Topik dan selang dua hari kemudian ia menggunggah video bagaimana cara ia membuat musik K-Pop menjadi Metal dengan seorang vokalis perempuan bernama Jessie Williams dari band Alternative Metal dari Spanyol bernama Akor

    Baca:  Film dan festival film Korea jadi media kampanye lingkungan

    Walau musik K-Pop tersebut sudah berubah total menjadi Metal, tetapi vibe K-Pop dari suara sang vokalis masih bisa dirasakan dengan sangat kental.

    Dalam music Metal tersebut terdapat clean vocal dan juga scream False Cord dari sang vokalis, walau begitu harmoni terdapat juga harmoni yang begitu indah.

    Nah, kalau kamu penasaran, saksikan sendiri yak di akun Youtube milik Nik.

    Penulis: M Yazid Al Busthomi 

  • Jalan-jalan ke Desa Adat, Berwisata sambil Belajar Kehidupan dari Masyarakat Adat

    Jalan-jalan ke Desa Adat, Berwisata sambil Belajar Kehidupan dari Masyarakat Adat

     

    Rumah Adat Suku Baduy | Sumber gambar: Wikipedia

    7cloud.asia – “Berkunjunglah ke desa adat di mana masyarakat adat tinggal jika kamu ingin tahu bagaimana memanfaatkan alam dengan cerdas dan bijak”

    Demikian seorang pegiat lingkungan pernah menyarankan saya untuk bisa belajar hidup berdampingan dengan alam. Dengan mengunjungi dan tinggal bersama masyarakat adat, kata dia,  akan membuka mata kita, bahwa kita bisa hidup tanpa harus menggunakan bahan kimia berlebih yang bisa mencemari lingkungan. 

    Beruntung, Indonesia memiliki begitu banyak desa adat dan masyarakat adat yang hingga kini masih mempertahankan budaya dan kearifan lokal mereka sebagaimana adanya. 

    Masyarakat adat ini hidup secara bijak tanpa mengambil dan mengotori alam secara berlebihan. 

    Baca: Berpetualang di Geopark, jalan-jalan sambil belajar soal Bumi

    Desa adat yang menjadi tempat tinggal masyarakat adat ini tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari Sabang dari Merauke. Jadi di manapun kita tinggal, kita bisa dengan mudah menemukan mereka. 

    Berikut beberapa masyarakat adat yang bisa kunjungi saat liburan, sebagaimana dirilis Traveloka: 

    1. Desa Adat Suku Baduy, Banten
    Masyarakat adat Baduy sudah sangat dikenal karena terletak tidka jauh dari Jakarta. Masyrakat adat Baduy terletak di Lebak, Banten.

    Suku Baduy sendiri terbagi menjadi kelompok, yakni Baduy Dalam dan Baduy Luar. Untuk mengunjungi Desa Baduy Dalam, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 5 jam dengan medan yang sedikit menanjak.

    Urang Kanekes atau masyarakat Suku Baduy juga sangat memegang penuh kepercayaan leluhur. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat mengunjungi desa adat Indonesia satu ini, seperti:

    Dilarang memotret, Dilarang mengambil hasil alam tanpa izin, Dilarang menggunakan sabun, shampoo, maupun pasta gigi.

    Kalau kamu berwisata ke desa adat di Indonesia satu ini, selalu pastikan untuk menaati aturan-aturan tersebut untuk menghormati penduduk setempat, ya!

    2. Kampung Naga, Tasikmalaya

    Untuk kamu yang ingin mengenal lebih dekat masyarakat adat Sunda khas Jawa Barat yang masih sangat tradisional, kamu bisa mengunjungi desa adat di Indonesia satu ini.

    Tak hanya masih sangat tradisional, Kampung Naga yang berlokasi di Tasikmalaya ini juga memiliki pemandangan yang masih sangat asri nan hijau berpadu dengan rumah-rumah penduduk berarsitektur tradisional.

    3. Kampung Wae Rebo, Nusa Tenggara Timur

    Kampung Wae Rebo wajib masuk ke dalam daftar wisata masyarakat adat kamu berikutnya. Sebab, kampung ini telah ditetapkan sebagai salah satu situs kekayaan dunia oleh UNESCO.

    Meski desa adat di Indonesia ini terletak di Nusa Tenggara Timur, nenek moyang Wae Rebo justru berasal Minangkabau, Sumatera Barat yang dikenal dengan sebutan Empo Maro. Kemudian, Empo Maro bersama kerabat lain berlabuh di Flores dan menetap di Wae Rebo.

    Beberapa hal yang membuat Kampung Wae Rebo unik dan patut untuk dikunjungi ialah:
    – Iklimnya yang sejuk karena berada di ketinggian 1.100 meter di atas permukaan laut.
    – Memiliki rumah adat berbentuk kerucut yang unik dan selalu berjumlah tetap, yakni tujuh rumah, Menyajikan kebudayaan lokal dan didukung dengan pesona alam yang memukau,

    – Warga desa adat yang ramah dan telah bertahan selama 19 generasi

    Tak heran jika keunikan kampung adat Wae Rebo ini berhasil menarik wisatawan lokal maupun internasional.

    4. Desa Adat Sijunjung, Sumatera Barat

    Desa Adat Sijunjung | Sumber gambar: Wikipedia

    Kalau kamu tertarik untuk mempelajari budaya Sumatera Barat, maka mengunjungi Desa Adat Sijunjung bisa menjadi pilihan tepat. Letak kampung adat di Indonesia satu ini berada sekitar 120 kilometer dari pusat Kota Padang.

    Desa Adat Sijunjung dihuni oleh enam suku yang berbeda. Meski begitu, keenam suku ini memiliki rumah adat yang serupa. Di kawasan perkampungan adat ini terdapat 76 rumah dengan bangunan khas adat Minangkabau.

    Uniknya, jumlah rumah di desa adat ini selalu sama, seolah-olah kawasan ini enggak mengenal pertumbuhan ekonomi. Bahkan, angka tersebut terus bertahan dari 1950-an hingga sekarang. Wow!

    5. Desa Sade, Lombok

    Desa Adat Sade | Sumber gambar: Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah

    Kurang lengkap rasanya berkunjung ke Pulau Lombok tanpa berwisata ke Desa Adat Sade. Meski lokasi desa adat di Indonesia satu ini terletak di pinggir jalan raya dan telah tersentuh teknologi modern, masyarakatnya masih mempertahankan budaya leluhur, lho!

    Salah satu budayanya yang dipertahankan ialah kegiatan ‘menculik’ pengantin wanita sebelum pernikahan. Perempuan di desa ini baru bisa menikah dan dianggap dewasa ketika ia berhasil menenun kainnya sendiri.

    Rumah-rumah di desa adat di Indonesia satu ini terlihat sederhana dengan atap daun kering. Begitu memasuki rumahnya, kamu pasti akan terkejut saat mengetahui bagian lantai rumah dibangun menggunakan kotoran sapi.

    6. Desa Adat Kete Kesu, Sulawesi Selatan

    Desa Kete Kesu | Sumber gambar: Flickr

    Desa adat di Indonesia selanjutnya ini terletak di Tana Toraja dan menyimpan peninggalan nenek moyang yang telah ada sejak 500 tahun lalu. Kalau kamu ingin mempelajari lebih lanjut mengenai kebudayaan Toraja, Desa Kete Kesu wajib masuk ke dalam daftar wisata desa adat yang dikunjungi.

    Berbeda dengan prosesi yang biasa kamu temui, jenazah di desa adat Indonesia ini diletakan di sebuah pemakaman yang berbentuk goa batu. Pemakaman tradisional ini dipenuhi dengan tulang belulang dari warga-warga yang telah meninggal dunia, lengkap dengan peti mati yang diukir.

    Selain itu, pesona desa adat di Indonesia ini bisa terlihat dari rumah para warganya yang disebut dengan Tongkonan. Atap rumah ini berbentuk panjang menyerupai perahu dengan hiasan tanduk kerbau yang melambangkan status pemilik rumah.

    Semakin banyak tanduk kerbau dipasang, berarti semakin tinggi pula status sosial pemilik rumah. Sebab, kerbau di kawasan tersebut memiliki harga yang sangat mahal dan dipercaya sebagai hewan yang sakral.

    7. Desa Adat Wisata Setulang, Kalimantan Utara

    Desa Wisata Setulang | Sumber gambar: Kabupaten Malinau

    Desa adat di Indonesia ini adalah salah satu ‘hidden gem’ yang bisa kamu nikmati pesonanya. Berada di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, kampung ini memiliki bentang alam yang memukau.

    Mulai dari Hutan Desa Tana’ Ulen, hingga air terjun dan sungai yang terletak di sekitar desa.

    Keunikan yang terlihat di dalam kawasan desa adat di Indoensia satu ini ialah balai pertemuannya. Sering digunakan untuk gelar acara kesenian, balai tersebut memiliki motif yang terlihat sangat rumit. Ada unsur ranting, daun, hingga hewan yang dirangkai dalam satu kesatuan yang indah.

    Sepulang dari desa adat di Indonesai satu ini, kamu pasti akan belajar banyak hal! Mulai dari tradisi setempat yang sangat menghormati alam, keramahan dan kebijaksanaan masyarakatnya, dan dibungkus dengan kenangan akan pesona alamnya yang indah.

    8. Kampung Tablanusu, Papua

    Kampung Tablanusu | Sumber gambar: Merdeka

    Kalau biasanya kampung nelayan terletak di pesisir pantai berpasir, Kampung Tablanusu justru berbeda. Masyarakat di kawasan ini tinggal di wilayah yang didominasi oleh batu koral berwarna hitam.

    Batu koral yang diinjak ini menimbulkan suara yang khas dan menyerupai siak tangis. Itu sebabnya kawasan desa adat di Indonesia satu ini sering disebut dengan Kampung Batu Menangis.

    Selain itu, batu-batu koral ini juga dapat digunakan untuk pijat refleksi alami, lho! Kamu bisa memancing, berenang, dan menikmati pesona pantai Kampung Tablanusu yang indah. Cocok untuk kamu yang senang dengan suasana laut yang eksotis.

    9. Desa Trunyan, Bali

    Desa Terunyan di Bali | Sumber gambar: Wikipedia

    Desa adat di Indonesia yang terletak di kecamatan Kintamani, Bali ini sudah sangat mendunia karena kemistisannya. Sebab, Desa Terunyan atau Trunyan memiliki tradisi pemakaman yang unik.

    Di desa adat Indonesia satu ini, jenazah bukan dikuburkan, melainkan diletakan di bawah pohon Taru Menyan hingga menyatu dengan tanah. Bukannya menimbulkan bau busuk, jenazah yang diletakan di atas tanah ini justru menimbulkan bau yang harum.

    Bau yang harum ini dipercaya berasal dari pohon Taru Menyan yang juga dapat menyerap bau busuk dari mayat. Pohon ini juga lah yang diyakini sebagai asal usul nama Trunyan

    Di balik prosesi pemakamannya yang mistis, Desa Trunyan juga memiliki pemandangan alam yang begitu indah, lho! Siapapun pasti terpikat dengan pesona Danau Batur yang dekat dengan desa adat di Indonesia ini.

    10. Desa Adat Praijing

    Kampung Adat Praijing di Sumba Barat | Sumber gambar: National Geographic Indonesia

    Untuk kamu yang tengah berlibur ke Sumba, Nusa Tenggara Timur sempatkan untuk mampir ke perkampungan adat di Indonesia satu ini.

    Desa Adat Praijing merupakan kawasan perkampungan dimana nilai-nilai luhur dari nenek moyang masih dipegang erat oleh para penduduknya.

    Selain bisa mengenal dan melihat lebih dekat kebudayaan lokal, daya tarik lain dari desa adat di Indonesia satu ini adalah keindahan arsitektur tradisional yang masih menyatu dengan alam di kawasan ini.

    Dengan segala keunikannya tersebut, tentu desa-desa adat di Indonesia layak masuk bucket list liburanmu selanjutnya.

  • Wapres Tegaskan Komitmen Indonesia Penuhi Target Net Zero Emission pada 2060

    Wapres Tegaskan Komitmen Indonesia Penuhi Target Net Zero Emission pada 2060

    “Komitmen Indonesia untuk capai net zero emission masih tetap saja sesuai dengan apa yang sudah kita rencanakan, tetapi seperti apa, kita coba (upayakan) penurunan itu, nanti akan kita evaluasi. Tapi, komitmennya itu tidak berubah,” ujar Wapres dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.
     
    Baca: Indonesia mulai serius jajaki pengembangan energi hidrogen

    Sebelumnya firma akuntasi internasional PricewaterhouseCoopers (PwC) memprediksi negara-negara G20 akan kesulitan mencapai target dekarbonisasi atau net zero emission karena perlambatan ekonomi global.

    Wapres memaparkan Indonesia telah memiliki cetak biru yang mendukung kebijakan penurunan emisi karbon secara bertahap sehingga tercapai net zero emission pada 2060.

    “Ada capaian-capaian sendiri tanpa bantuan asing dan ada (capaian) dengan bantuan asing ya, karena itu ada komitmen dari negara-negara maju untuk memberikan semacam imbalan terhadap masalah penurunan karbon sehingga tercapai net zero emission,” jelasnya.

     
    Baca: Sisi gelap di balik transisi ke energi terbarukan

    Dalam peta jalan pengurangan emisi karbon menuju net zero emission , Indonesia berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon sebesar 29 persen dengan kemampuan sendiri 
    Dan 41 persen dengan bantuan asing pada 2030. 
     
    Untuk memenuhi target net zero emission pada 2060 tersebut sejumlah kebijakan telah ditempuh seperti transisi ke energi terbarukan serta pengembangan mobil listrik ataupun pengembangan energi hidrogen.   
     
    Namun sejumlah kalangan menilai pemerintah masih kurang serius untuk memenuhi target net zero emission pada 2060 ini.
     
    Baca: IESR nilai pengembangan energi terbarukan di Indonesia berjalan lamban

  • Serunya Festival Tenun di Desa Wisata Sukarare Lombok

    Serunya Festival Tenun di Desa Wisata Sukarare Lombok

    7cloud.asia – Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat menggelar Festival kerajinan tenun Sasak pada Sabtu (8/7/2023) yang berlangsung di Desa wisata Sukarare, Kecamatan Jonggat, Praya, Lombok Tengah NTB.

    Festival tenun ini di desa wisata Sukarare ditargetkan memecahkan rekor MURI tersebut diikuti 2.023 penenun yang melakukan proses penenunan kain tradisional Sasak Lombok.

    Dalam festival ini para penenun secara bersama-sama menenun kain tradisional Sasak di desa wisata Sukarare.

    Baca: Renny Djayusman terlibat pementasan teater bersama anak jalanan

    Festival ini untuk mengenalkan kain tenun, melestarikan budaya menenun, serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke desa wisata tenun Sukarare

    Desa Wisata Sukarare memang dikenal dengan kerajinan kain tenun khasnya. Kain tenun ini lebih dikenal masyarakat luas dengan nama kain Songket. Kain tenun ini biasa dibuat kaum perempuan di desa wisata Sukarare.

    Sedari dini, anak-anak perempuan di desa wisata Sukarare sudah diajari untuk bisa menenun kain. Sehingga bisa dipastikan, hampir semua perempuan di desa wisata Sukarare bisa menenun kain Songket.

    Baca: Pementasan Ande Ande Lumutan

    Kain-kain hasil menenun selain digunakan untuk keperluan pribadi juga dijual kepada para wisatawan yang berkunjung ke desa wisata Sukarare ini. 

    Kain tenun buatan penduduk Desa Sukarare memiliki ciri khas tersendiri yang tidak dimiliki kain lainnya.

    Motif yang otentik inilah yang menjadikan kain ini begitu dikenal masyarakat luas di Indonesia bahkan sampai ke luar negeri.

    Baca: Musisi tanah air ditantang bikin konser ramah lingkungan

    Motif rumah adat, motif tokek, motif lumbung adalah beberapa motif khas yang biasa dibuat dalam pembuatan kain tenun.

    Berbeda dengan desa wisata Sade yang khas dengan kehidupan masyarakat suku Sasaknya, di desa wisata Sukarare ini wisatawan akan diperkenalkan dengan industri kain tenun khas masyarakat setempat.

    Kita bisa melihat langsung proses pembuatan kain tenun tersebut yang dilakukan oleh kaum perempuan penduduk Desa Sukarare.

  • Papua Street Carnival jadi Ajang Anak Muda Papua Unjuk Karya

    Papua Street Carnival jadi Ajang Anak Muda Papua Unjuk Karya

    7cloud.asia – Bertempat di Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Papua Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka Papua Street Carnival, pada Jumat (07/07/2023) siang.  

    Ajang Papua Street Carnival yang baru pertama kali digelar ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dengan Papua Youth Creative Hub (PYCH) yang baru diresmikan Jokowi pada Maret lalu.

    Presiden Jokowi meyakini keberadaan creative hub yang kemudian melahirkan Papua Street Carnival tersebut akan memberikan lompatan besar bagi sektor ekonomi kreatif di Papua.

    “Melihat perkembangannya [PYCH], tadi ditunjukkan kepada saya. Saya meyakini anak-anak muda Papua akan melakukan sebuah lompatan besar,” ujarnya.

    Baca: PBB ingatkan tahun 2023-2027 akan menjadi periode yang hangat

    Lompatan besar itu, lanjut Jokowi, terlihat dalam beragam produk khas Papua yang dipamerkan pada Papua Street Carnival. Ia menilai, produk yang dipasarkan di Papua Street Cranival ini memiliki desain kemasan yang sangat baik.

    “Silakan masuk ke lokasi pameran dan melihat sendiri betapa yang namanya packaging produk-produk Papua, baik itu kopi, baik itu ikan asap, dan produk-produk lainnya yang berkaitan dengan fashion designer betul-betul lompatannya kelihatan sekali. Desain-desain sangat bagus dikemas dalam kemasan, dalam packaging yang brand-nya didesain dengan sangat baik,” kata Presiden.

    Baca: Daftar kebun raya yang bisa kamu kunjungi saat libur

    Selain produk kreatif, kata Presiden, generasi muda Papua juga telah mampu menghasilkan produk teknologi seperti telepon genggam dan laptop.

    “Tadi disampaikan oleh Menteri Parekraf, memproduksi handphone, memproduksi laptop, ini dilakukan bukan di Indonesia bagian barat tapi dilakukan di Indonesia bagian timur di Tanah Papua. Sebuah lompatan,” pungkasnya.

    Dalam Papua Street Carnival juga disajikan parade busana karnaval yang terinspirasi dari flora dan fauna khas Papua.

    Baca : Belajar batik di lima museum batik ini

    Papua Street Carnival ini memang baru pertama kali diadakan, tetapi Jokowi melihat industri kreatif di tanah Papua memiliki material, potensi, kekuatan yang besar. 

    Lebih lanjut, Presiden menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan pengelolaan yang baik untuk menghasilkan Papua Street Carnival yang lebih baik di masa mendatang.

    “Memang perlu direncanakan jauh-jauh tahun sebelumnya, di-organize dengan baik, dikemas dengan baik, di-branding dengan baik, sehingga memunculkan sebuah produk yang tadi seperti kita lihat,” ujarnya.

    Baca: Berpetualang di Geopark, jalan-jalan sambil belajar soal Bumi

    Jokowi berharap agar pemerintah daerah dapat mengambil alih penyelenggaraan ajang yang dapat memicu pertumbuhan ekonomi kreatif di Papua.

    “Ini adalah awal munculnya banyak sekali industri kreatif yang ada di tanah Papua. Dan, kita harapkan ini terus berlanjut dikelola oleh daerah sendiri, dimanajemeni oleh anak-anak muda Papua sendiri, karena ini memang masih dibantu dari pusat,” tandasnya.

  • Masih Banyak yang Belum Tahu Jalan Malioboro Termasuk Kawasan Tanpa Rokok

    7cloud.asia Beberapa waktu lalu viral sebuah video pendek tentang razia para pengunjung Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta yang merokok karena kawasan itu telah ditetapkan menjadi kawasan tanpa rokok.

    Sejumlah warganet menanyakan kebenaran informasi mengenai Kawasan Malioboro sebagai kawasan tanpa rokok.

    Dari penelusuran 7cloud.asia, penetapan Jalan Malioboro menjadi kawasan tanpa rokok sudah berlangsung sejak lama.

    Baca: Dengan prinsip alon-alon waton kelakon apakah Yogyakarta layak jadi slow city

    Kebijakan Malioboro sebagai salah satu kawasan tanpa rokok di yogyakarta ini diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2017.

    Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi mengatakan, dalam Perda Nomor 2 Tahun 2017 tersebut tercantum beberapa kawasan tanpa rokok.

    Perda yang mengatur kawasan tanpa rokok ini juga mengatur denda bagi pelanggar. Tertuliskan bahwa warga yang kedapatan merokok di wilayah KTR didenda maksimal Rp 7,5 juta.

    Baca: Makna sumbu filosofi dalam penataan kota Yogyakarta

    Khusus kawasan Malioboro antara meliputi Taman Parkir Abu Bakar Ali, utara Malioboro Mall, utara Ramayana Mall dan lantai III Pasar Beringharjo. Kebijakan ini sendiri berlaku tegas mulai 12 November 2020.

    Sayangnya hingga saat ini, atau hampir enam tahun kebijakan tersebut diterapkan belum semua pengunjung Malioboro patuh pada aturan Malioboro sebagai kawasan tanpa rokok. 

    Ini terbukti masih adanya laporan dari pengunjung Malioboro, Petugas Satpol PP maupun Jogoboro juga sering menemukan pngunjung yang merokok di Kawasan tanpa rokok ini.

    “Masih sering ditemui, ya kemarin-kemarin masih mengedepankan persuasif. Kami minta rokoknya dimatikan. Wujud sosialisasi Perda kawasan tanpa rokok juga,” papar Heroe.

    Baca: Kiat sejumlah kota wujudkan kawasan tanpa rokok

    Terpisah, Ketua DPR Puan Maharani juga menyayangkan aturan kawasan tanpa asap rokok (KTR) yang penerapannya masih kurang optimal di beberapa daerah.

    Puan menekankan pentingnya lembaga pendidikan memberikan edukasi berlebih tentang bahaya merokok kepada anak. Ia meminta agar zona sekolah benar-benar dijaga sebagai kawasan tanpa rokok.

    “Tentunya ini juga membutuhkan peran dari orang dewasa. Sebaiknya tidak merokok di depan anak-anak. Selain bahaya karena menjadikan anak sebagai perokok pasif, kita ketahui bersama anak-anak mencontoh apa yang mereka lihat,” ujar Puan dalam keterangan tertulis yang dikutip Parlementaria.

    Baca: Kisah sukses petani Magelang beralih dari tembakau

    Kawasan tanpa rokok ini untuk menghindarkan perokok pasif khususnya kepada anak. Untuk diketahui, anak yang menjadi perokok pasif lebih rentan mengalami batuk lama, menderita sakit radang paru (pneumonia), dan asma.

    Bahkan sebanyak 165.000 orang anak di dunia meninggal setiap tahun karena penyakit paru terkait dengan paparan asap rokok.

    Mewujudkan kawasan tanpa rokok menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, DPR, produsen rokok dan masyarakat itu sendiri.

    “Mari kita lindungi anak-anak kita dari paparan asap rokok agar generasi penerus kita bertumbuh menjadi anak yang sehat sehingga dapat membawa kemajuan untuk Indonesia,” pungkasnya. 

    Baca: Jumlah perokok Indonesia termasuk terbesar di dunia

  • Zulhas: Birukan Langit Indonesia Stage Tak Sekadar Konser Musik

    Zulhas: Birukan Langit Indonesia Stage Tak Sekadar Konser Musik

    7cloud.asia – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan mengatakan 
    rangkaian acara Birukan Langit Indonesia Stage memiliki makna lebih dari sekadar konser musik.
     
    Di sela gelaran Birukan Langit Indonesia Stage di Pantai Alam Indah Kota Tegal, Jawa Tengah pada Sabtu (8/7/2023) malam Zulkifli Hasan mengatakan ada makna lebih dalam di balik acara ini.
     
    Menurutnya, program Birukan Langit Indonesia Stage merupakan konsep pembelajaran mengenai pentingnya kesadaran masyarakat untuk melestarikan lingkungan di Bumi tempat kita berpijak.
     

    “Bumi kita satu, kalau bagus bersih, saudara senang kami senang. Jadi ini ide-idenya anak muda, agar kita menjaga lingkungan bumi kita yang satu.” ujar Zulhas yang langsung mendapatkan applaus dari ribuan anak muda yang menyaksikan konser Birukan Langit Indonesia Stage 

    Zulkifli Hasan yang kini menjabat sebagai Menteri Perdagangan itu menambahkan, Birukan Langit Indonesia Stage juga dimaksudkan untuk mempopulerkan bakat-bakat musik lokal 

    “Kedua, kita mempopulerkan talenta-talenta musik dalam negeri,” jelas Zulhas.

    Baca: Media unjuk karya anak muda Papua bernama “Papua Street Carnival”

    Konser Birukan Langit Indonesia Stage yang digagas PAN ini juga membuka stand, tempat UMKM dalam negeri bisa memasarkan produknya.

    Dari pantauan 7cloud.asia di lokasi gelaran Birukan Langit Indonesia Stage, sejumlah produsen makanan lokal Tegal ikut memamerkan hasil karnya di luar venue konser.

    Birukan Langit Indonesia Stage di Tegal ini sendiri merupakan yang ketiga, setelah sebelumnya acara yang sama digelar di Sleman Yogyakarta dan Wonosobo Jawa Tengah. Rangkaian acara Birukan Langit Indonesia Stage akan digelar di 14 kota di Indonesia. 

    Baca: Musisi tanah air ditantang untuk bikin konser ramah lingkungan

    Birukan Langit Indonesia Stage di Tegal ini antara lain didukung Denny Cakman, Uya Kuya, DJ Athala, DJ Bebizie, DJ Naufal serta band lokal Chemisthree Band.

    Acara Birukan Langit Indonesia Stage dibuka sejak seore dengan penampilan grup band lokal Chemisthree dan berlangsung hingga tengah malam.

    Selain jajaran pengurus DPP PAN, acara ini juga dihadiri sejumlah pejabat Kota Tegal serta Ketua Bawaslu Kota Tegal Akbar Kusharyanto dan 3 anggota DPRD Kota Tegal dari fraksi PAN

  • Jumlah Perokok Anak di Indonesia Terus Meningkat, Butuh Perhatian Serius

    Jumlah Perokok Anak di Indonesia Terus Meningkat, Butuh Perhatian Serius

    7cloud.asia – Hasil riset bertajuk Global Adult Tobacco Survey (GYTS) yang dilakukan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) mengungkap, kebijakan menaikkan harga rokok tidak terlalu berpengaruh pada jumlah perokok anak.

    Faktor krusial yang sangat berpengaruh terhadap prevalensi perokok anak justru dari lingkungan seperti melihat teman sebaya yang merokok dan paparan iklan rokok di berbagai media.

    GYTS  juga menyebutkan sebanyak 61 persen warung rokok berada di radius 100 meter dari area sekolah. Perokok anak mudah mendapatkan rokok dengan harga relatif murah karena penjualan rokok eceran.

    Baca: Jumlah perokok Indonesia sangat tinggi, kerugian ekonomi capai Rp 17 T

    Sementara itu Data Outlook Perokok Pelajar Indonesia pada 2022 menyebut sebanyak 47,06 persen perokok anak membeli rokok secara eceran dengan tempat membeli rokok terbanyak di kios dan minimarket.

    Ketika membeli pun sebagian besar perokok anak juga tidak pernah ditanya kartu identitas atau usianya.

    Menanggapi tingginya perokok anak ini, Ketua DPR Puan Maharani mendorong pemerintah mengetatkan pengawasan dan memasifkan edukasi agar agar para generasi penerus bangsa terbebas dari bahaya rokok.

    “Keprihatinan terhadap meningkatnya jumlah perokok anak bukanlah sekadar ekspresi moralitas, tetapi juga merupakan kepedulian terhadap kesehatan dan masa depan generasi kita,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/7/2023).

    Baca: WHO sebut polusi udara akibatkan 7 juta kematian dini setiap tahun

    Peningkatan jumlah perokok anak di Indonesia, menurut Puan tidak bisa diabaikan karena akan mengancam ekonomi nasional.

    Puan menekankan, harus ada terobosan dari pemerintah untuk menekan tingginya jumlah perokok anak di Indonesia dan program ini harus menjadi bagian dari program jangka panjang pemerintah.

    Masalah perokok anak di Indonesia merupakan permasalahan serius yang membutuhkan intervensi mendalam untuk penanganannya.

    Baca: Dampak kualitas udara yang buruk pada kesehatan anak

    Apalagi masalah perokok anak di Indonesia mendapat perhatian serius dari kalangan internasional, terbukti dengan media-media asing yang menyebut Indonesia sebagai baby smoker country karena ada kejadian balita yang viral menjadi perokok.

    “Pemerintah perlu mempertimbangkan faktor krusial yang menjadi penyebab anak mengkonsumsi rokok. Dengan langkah yang tepat sasaran, diharapkan jumlah perokok anak bisa menurun drastis,” jelas Puan.

    Puan mengajak semua pihak untuk meningkatkan kesadaran untuk meminimalisir faktor-faktor yang dapat menjadi pemicu peningkatan perokok anak.

    Baca: PBB ingatkan tahun 2023-2027 bakal menjadi periode terpanas

    Di antaranya dengan perketat aturan iklan, promosi dan sponsor tentang rokok karena sarana informasi dari media sangat berpengaruh signifikan pada jumlah perokok anak.

    Untuk diketahui Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menemukan jumlah perokok anak usia 10-18 tahun terus meningkat.

    Pada tahun 2013 angka perokok anak berada di angka 7,2 persen, jumlah perokok anak usia 10-18 tahun pada tahun 2018 menjadi 9,1 persen pada 2018 atau sekitar 3,2 juta anak.

    Baca:  Pemerintah targetkan angka kemiskinan turun ke 7,5 persen pada 2024

    Bahkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memperkirakan prevalensi perokok anak akan menjadi 16 persen pada 2030 atau setara dengan enam juta anak tanpa adanya upaya pencegahan yang sistematis dan masif.

    Selain itu Puan juga mendukung dikeluarkannya Keputusan Presiden (Keppres) No. 25 Tahun 2022 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemerintah Tahun 2023 di mana dalam regulasi tersebut salah satunya mengenai rencana larangan penjualan rokok batangan atau eceran.

    Dalam Keppres yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 23 Desember 2022 itu, termuat Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan.

    Baca: Kiat sejumlah kota wujudkan kawasan tanpa rokok

    RPP prakarsa Kemenkes itu memuat tujuh pokok materi muatan yang salah satunya adalah ketentuan larangan menjual rokok ketengan untuk mencegha perokok anak mulai tahun 2023.

    Puan juga menyayangkan aturan kawasan tanpa asap rokok (KTR) yang penerapannya masih kurang optimal. 

    Paparan asap rokok pada anak pun patut menjadi perhatian semua pihak. Dengan menjadi second-hand smoker (terpapar asap langsung dari orang yang merokok) maupun third-hand smoker (paparan tidak langsung bisa melalui residu asap rokok yang menempel di pakaian), anak akan memiliki berbagai risiko kesehatan.