Tag: kota

  • Cuaca Hari Ini, Waspada Hujan Petir di Sejumlah Kota

    Cuaca Hari Ini, Waspada Hujan Petir di Sejumlah Kota

    7cloud.asia – Hujan disertai petir berpeluang mengguyur sejumlah kota di Indonesia pada Minggu (12/11/2023). Diantaranya kota Bandung, Pontianak, Samarinda dan Banjarmasin.

    Dari laman resmi  Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Bandung Jawa Barat diperkirakan cerah berawan sepanjang pagi sampai siang hari dengan suhu berkisar antara 17 hingga 31 derajat celcius.

    Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan mengguyur kota kembang ini pada siang hingga pukul 19.00 WIB, sedangkan hujan petir diprakirakan terjadi pada malam hari.

    baca: cuaca hari ini waspada suhu hingga 38 derajat celcius landa kota ini

    BMKG memperkirakan tingkat kelembaban di Bndung antara 55 hingga 95 persen.

    Selain itu, BMKG memperkirakan hujan petir mengguyur tiga wilayah yaitu Kota Pontianak Kalimantan Barat, Banjarmasin Kalimantan Selatan, dan Mataram Nusa Tenggara Barat pada Minggu siang hingga sore hari.

    Sedangkan di Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur, BMKG memprakirakan terjadi hujan petir pada Senin (13/11/2023) dini hari dengan suhu mencapai 24 derajat celcius.

    Sementara itu untuk wilayah DKI Jakarta, BMKG memperkirakan seluruh wilayah berawan pada pagi hari kecuali wilayah Kepulauan Seribu yang diprediksi hujan ringan. Pada siang hari cuaca cerah dan cerah berawan di seluruh wilayah di DKI.

    baca: cuaca hari ini jakarta berpotensi hujan ringan

    Potensi hujan dengan intesitas ringan terjadi pada Minggu malam di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    BMKG memperkirakan cuaca cerah berawan sepanjang hari terjadi di Kota Ambon, Banda Aceh, Bandar Lampung, DKI Jakarta, Surabaya, Denpasar, Bengkulu, Yogyakarta, Padang, Kendari, Jayapura dan Makassar.

    Sedangkan untuk wilayah Ternate Maluku Utara, Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat, dan Pekanbaru Riau, berpotensi hujan ringan sepanjang hari.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Selamat! Bus Listrik Mulai Layani Angkutan Massal di Kota Bandung

    Selamat! Bus Listrik Mulai Layani Angkutan Massal di Kota Bandung

    7cloud.asia – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Jawa Barat menyatakan sebanyak tujuh unit bus listrik Trans Metro Pasundan (TMP) untuk mendukung angkutan bus the service (BTS) yang akan melayani rute koridor 4.

    “Rute Terminal Leuwipanjang-Dago sebanyak tujuh unit bus listrik TMP,” kata Kepala Bidang Perencanaan dan Pembinaan Transportasi, Dishub Kota Bandung Asep Kurnia, di Bandung, Sabtu (11/11/2023).

    Asep menjelaskan rute bus listrik koridor 4 melewati beberapa titik pemberhentian di Kota Bandung, di antaranya Rumah Sakit Immanuel, Taman Tegalega, Terminal Tegalega, RSKIA Astanaanyar, Stasiun Bandung Pintu Selatan.

    Baca: Bus ramah disabilitas ini dikembangkan Pemprov Jawa Tengah era Ganjar Pranowo

    Bus listrik ini juga akan melewati Balaikota, BEC, Hotel The 101, Taman Radio, Kartika Sari, Rumah Sakit Borromeus, Unikom, dan Unpad Dipatiukur.

    Pembayarannya, kata dia lagi, menggunakan cashless atau nontunai dengan uang elektronik dan QRIS. Tarifnya Rp4.900.

    Bus listrik tersebut mulai beroperasi sejak Senin (6/11/2023), dan dapat dipergunakan oleh masyarakat kawasan Kota Bandung dan sekitarnya dengan mempunyai kapasitas 25 penumpang.

    Baca: Bus pelajar gratis di Jakarta

    Lebih lanjut, Asep menilai layanan bus listrik ini dapat efektif mampu mengurangi polusi udara di Kota Bandung sebagai transportasi ramah lingkungan.

    “Bus listrik tentunya sangat ramah lingkungan, hal ini akan sangat mendukung program transportasi yang berkelanjutan,” kata dia pula.

    Layanan bus listrik merupakan salah satu upaya pemerintah untuk melakukan dekarbonisasi dengan mengajak masyarakat kembali menggunakan angkutan umum.

    Baca: Tantangan penggunaan bus listrik secara massal

    Selain itu, ia mengatakan pada pembangunan transportasi massal ramah lingkungan sejenis bus rapid transit (BRT) akan makin digalakkan di kawasan Bandung Raya.

    Dan transportasi massal ini akan didukung sejumlah armada BRT yang dioperasikan merupakan bus listrik.

    “Dalam perencanaannya BRT Bandung Raya sebagian besar akan dioperasikan menggunakan bus listrik dan akan dioperasikan secara bertahap,” katanya lagi.

    Sumber: Antaranews.com 

  • Perkiraan Cuaca Hari Ini, Suhu Hingga 36 Derajat Landa Dua Kota

    Perkiraan Cuaca Hari Ini, Suhu Hingga 36 Derajat Landa Dua Kota

    7cloud.asia – Suhu panas masih melanda sejumlah kota di Indonesia pada Senin (13/11/2023). Seperti di Kota Surabaya dan Semarang, diperkirakan suhu maksimal mencapai 36 derajat celsius.

    Berdasarkan laman Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), suhu panas diperkirakan terjadi di Kota Makassar dan Palembang. Di kedua kota ini suhu maksimal mencapai 35 derajat celsius.

    Sebagian besar cuaca di kota-kota besar di Indonesia berawan. Namun adapula kota yang berpotensi diguyur hujan denagn intensitas ringan hingga sedang.

    Seperti kota Palangkaraya dan Tanjung Pinang yang diprediksi hujan dengan intesitas ringan pada pagi hari.

    baca: cuaca hari ini waspada hujan petir di sejumlah kota

    Kemudiang pada siang hari BMKG memperkirakan hujan ringan terjadi di kota Serang, Bandung, Pontianak, banjarmasin, Palangkaraya, Tanjung Pinang, Ternate, Mataram, Jayapura, Manokwari, Pekanbaru, Manado, Padang dan Medan.

    Pada malam hari hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Yogyakarta, Bandung, Semarang dan Padang.

    Hujan ringan juga masih berlanjut hingga Selasa (14/11/2023) dinihari. Kota yang diperkirakan hujan ringan adalah Kota Banda Aceh, Denpasar, Pekanbaru, Jambi.

    Sementara hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Medan pada malam hari dan Bandar Lampung pada Selasa dinihari.

    baca: cuaca hari ini jakarta berpotensi hujan ringan

    Sedangkan hujan lebat diatas 50 mm/hari berpeluang mengguyur wilayah Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, DI Yogyakarta, Papua, Riau, Aceh, Kepulauan Bangka.

    Selain itu hujan lebat juga diperkirakan mengguyur wilayah Belitung, Banten, Bengkulu, Gorontalo, Papua Barat, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan.

    Wilayah Kalimantan Tengah, Kepulauan Riau, Lampung, Maluku Utara, Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur juga berpotensi terjadi hujan lebat.

    BMKG meminta masyarakat untuk mewaspadai hujan badai yan berpeluang terjadi di wilayah Aceh, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta.

    baca: peringatan dini bmkg beberapa hari ke depan cuaca ekstrem landa wilayah ini

    Selain itu, hujan badai juga diperkirakan terjadi di wilayah Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur.

    Wilayah Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat dan Maluku Utara juga berpeluang terjadi hujan badai.

    BMKG juga menyebut sejumlah wilayah berpotensi dilanda angin kencang dengan kecepatan diatas 45 kilometer per jam, yaitu wilayah Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

    Angin kencang berpeluang terjadi di wilayah Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan.

    Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai bencana banjir, longsong, banjir bandang dan pohon tumbang.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Peringatan Dini BMKG, Cuaca di Jakarta Selatan Berpotensi Hujan Disertai Petir

    Peringatan Dini BMKG, Cuaca di Jakarta Selatan Berpotensi Hujan Disertai Petir

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan disertai kilat dan angin kencang yang berpotensi mengguyur wilayah Jakarta Selatan pada Selasa (14/11/2023) sore hingga malam hari.

    Melansir laman resmi BMKG, pada pagi hari kondisi kondisi cuaca di Jakarta Selatan pada pagi hari cerah berawan dengan suhu berkisar antara 24-31 derajat celcius.

    Tingkat kelembaban berkisar antara 70 persen hingga 95 persen. Suhu dan tingkat kelembaban serupa juga tercatat akan terjadi pada wilayah Jakarta Timur

    Cuaca di wilayah Jakarta Timur di perkirakan hujan dengan intensitas ringan pada siang dan malam hari. Sedangkan pada pagi hari cuaca cerah berawan.

     

    baca: cuaca hari ini waspada hujan petir di sejumlah kota.

     

    Kondisi cuaca seperti ini juga terjadi di seluruh wilayah Jakarta pada pagi hari.

    Pada malam hari seluruh wilayah Jakarta diprediksi berawan kecuali Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    Untuk suhu di kawasan Jakarta Utara dan Jakarta Pusat diperkirakan berkisar antara 25-29 derajat, dengan kelembapan udara 80-90 persen.

    Di Jakarta Barat, suhu berkisar antara 24-30 derajat celcius dengan kelembapan udara berkisar 75-95 persen.

    Di Kabupaten Kepulauan Seribu, suhu berkisar pada 26-28 derajat celcius, dengan kelembapan udara 85-90 persen.  

    baca: cuaca hari ini jakarta berpotensi hujan ringan

    BMKG memperkirakan cuaca disebagian besar kota-kota di Indonesia cerah berawan dengan suhu berkisar antara 18 hingga 36 derajat celcius.

    Suhu terendah diprediksi terjadi di Kota Bandung dan suhu tertinggi di Kota Surabaya.

    Meski sebagian besar cuaca cerah berawan, namun ada beberapa kota yang diperkirakan terjadi hujan dengan intesitas ringan hingga hujan petir.

    Hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di Kota Banda Aceh, Tarakan, Pangkal Pinang pada Selasa pagi.

    baca: cuaca hari ini jakarta seharian cerah dan berawan

    Pada siang hari hujan ringan berpeluang terjadi di Kota Serang, Bandung, Pangkal Pinang, Kupang, Jayapura dan Manokwari.

    Sedangkan pada malam hari hujan ringan diperkirakan terjadi di Yogyakarta dan Medan.

    BMKG memperkirakan pada siang hari hujan dengan intensitas sedang akan mengguyur Kota Pontianak dan Kota Medan.

    Hujan disertai petir berpotensi terjadi di beberapa kota pada siang hari, yaitu Kota Bengkulu, Tanjung Pinang, Bandar Lampung, Padang dan Palembang.

    Kondisi cuaca serupa juga diprediksi terjadi di kota Pekanbaru, Bandar lampung dan Semarang pada malam hari.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Selama 60 Hari Lebih Tak Turun Hujan, 4 Kabupaten di NTT Berstatus Awas

    Selama 60 Hari Lebih Tak Turun Hujan, 4 Kabupaten di NTT Berstatus Awas

    7cloud.asia – Empat kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kini berstatus awas kekeringan meteorologis karena selama 60 hari lebih berturut-turut tidak turun hujan.  

    Status ini dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Senin (13/11/2023).

    “Saat ini zona musim di NTT berada dalam periode musim kemarau, sehingga diperlukan kewaspadaan terkait ancaman kekeringan,” jelas Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Kelas II Nusa Tenggara Timur Rahmattulloh Adji seperti yang dikutip Antaranews.

    Keempat kabupaten tersebut adalah Kabupaten Kupang meliputi wilayah Kupang Barat, Kecamatan Nekamese, Semau dan Semau Selatan. Sementara di Kota Kupang meliputi wilayah Alak, Kota Raja dan Maulafa.

    Selain itu, Kabupaten Malaka meliputi wilayah Botin Leobele, Kobalima, Kobalima Timur, Malaka Barat, Malaka Tengah, Malaka Timur, Weliman, dan Wewiku.

    Baca: Imbas kekeringan petani di Bogor dapat asuransi Rp 6 juta

    Satu-satunya kabupaten di Pulau Flores yang memiliki hari tanpa hujan berturut-turut lebih dari 60 hari, yaitu Kabupaten Sikka meliputi wilayah Lela dan Paga.

    Kekeringan ini berdampak buruk terutama pada sektor pertanian yang menggunakan sistem tadah hujan, serta pengurangan ketersediaan air tanah, sehingga dapat menyebabkan kekurangan air bersih bagi kebutuhan warga.

    “Selain itu, juga berdampak pada meningkatnya potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang ada di wilayah itu,” katanya.

    Pada kesempatan itu, Rahmattulloh menjelaskan peluang curah hujan sangat rendah atau kurang dari 20 mm/dasarian dengan peluang lebih dari 90 persen di sebagian besar wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

    Baca: Dampak el nino warga Ciamis antre air

    Sebelumnya Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menjelaskan pada akhir tahun, bulan Desember wilayah yang berpotensi turun hujan adalah Jawa Timur bagian Utara, sebagian besar NTB, sebagian besar NTT, sebagian besar Sulawesi Tenggara dan Maluku.

    Hujan tersebut bisa diatas normal maupun di bawah normal. Untuk NTT sebagian Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah bagian utara, Papua Barat bagian selatan dan Papua bagian barat hujan terjadi dibawah normal.

    Swlain itu, hujan di bawah normal juga berpeluang mengguyur sebagian kecil wilayah Sumatera Utara, Lampung bagian selatan, sebagian kecil Banten, sebagian kecil Jawa Barat, Jawa Tengah bagian timur, Jawa Timur bagian selatan.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Pasca Kebakaran TPA Sarimukti, DLH Jabar Akan Tolak Sampah Campuran Organik dan Anorganik

    Pasca Kebakaran TPA Sarimukti, DLH Jabar Akan Tolak Sampah Campuran Organik dan Anorganik

    7cloud.asia – Pasca kebakaran di Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat beberapa waktu lalu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat menolak sampah dari kawasan Bandung Raya tercampur antara organik dan anorganik.

    Kepala DLH Jabar, Prima Mayaningtyas mengatakan kebijakan ini mulai berlaku awal tahun 2024 mendatang.

    “Kabupaten/kota sudah tidak boleh buang sampah organik. Mulai 1 Januari 2024, kalau masih masuk (Sarimukti) kita suruh balik truknya,” tegas Prima seperti yang dilansir Antaranews, Senin (13/11/2023).

    Lebih jauh Prima menjelaskan pihaknya saat ini memberlakukan masa transisi sebagai persiapan kebijakan penolakan jenis sampah organik masuk ke Sarimukti.

    baca: mengintip krisis pengelolaan sampah di bandung raya pasca kebakaran di tpa sarimukti

    Karena itu, dia berharap kerja sama dari seluruh pihak, baik pemerintah daerah di kawasan Bandung Raya, serta masyarakat agar dapat bersama-sama mengurangi dan memilah sampah.

    Menurut Prima, hal ini harus dilakukan karena dari hari ke hari kapasitas TPA Sarimukti semakin terbatas hingga harus dilakukan pembuangan dengan sistem kuota bagi seluruh daerah di Bandung Raya.

    Dengan begitu, TPAS Sarimukti dapat terus digunakan hingga TPPAS Regional Legok Nangka bisa beroperasi maksimal.

    “Maka kita harap supaya bisa mempertahankan masa darurat ini (untuk mengurangi volume sampah dan membiasakan memilah sampah),” katanya.

    Saat ini DLH Jabar kembali menambah jatah kuota pengiriman sampah (ritasi) untuk kabupaten/kota di Bandung Raya yang sudah ditandatangani tanggal 7 November 2023. Sebab kuota sampah di wilayah tersebut hampir habis.

    baca: pasca kebakaran ini rencana pemprov bandung di tpa sarimukti

    Pada kesempatan itu, Prima mengungkapkan selama pembukaan zona 1 berlangsung, terdapat kuota ritasi yang masih berlaku sejak tanggal 13 Oktober 2023 sampai 12 November 2023.

    Tetapi kuota untuk beberapa kota/kabupaten tersebut tidak akan mencukupi sampai waktu yang ditargetkan.

    Misalnya Kota Bandung dari 4.055 kuota (ritasi) yang diberikan, hanya menyisakan sebanyak 59 ritasi, kemudian Kabupaten Bandung dari 796 total kuota ritasi yang diberikan hanya menyisakan sebanyak 54 ritasi.

    Sedangkan Kabupaten Bandung Barat (KBB) dari 472 total kuota ritasi hanya menyisakan sebanyak 15 ritasi. “Itu harusnya selesai di 12 November, tapi ini sudah habis di 6 November coba bagaimana,” ucapnya.

    Sementara untuk Kota Cimahi, Prima mengatakan kuota ritasi masih menyisakan sebanyak 322 ritasi dari total 836 kuota yang diberikan pada periode 13 Oktober sampai 12 November 2023.

    baca: api padam status darurat kebakaran tpa sarimukti dihentikan

    “Cimahi keren banget sampai sekarang dia masih sisa 322 truk yang jatah dia, sisa belum diabisin, coba lihat Kota Bandung tuh habis tinggal 59 ritasi semua habis, akhirnya saya keluarkan lah yang tadi (penambahan kuota),” jelasnya.

    Dengan demikian, Prima berharap penambahan jatah kuota bagi kota/kabupaten Bandung Raya yang habis kuota bisa dimanfaatkan dengan baik tentu dengan cara mengantisipasi dari hulu.

    Sementara itu, penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Jawa Barat Bey Triadi Machmudin meminta DLH Jawa Barat untuk membuat solusi terkait sampah yang berasal dari hulu.

    “Saya bilang dipikirkan mau dikemanakan sampah di Bandung Raya itu, jangan sampai kita perintahkan tidak boleh lagi di Sarimukti (organik), tetapi seperti apa solusinya? Jangan sampai ada penumpukan, setiap hari saya terima keluhan ada di (TPS) Rajamantri, Sederhana, sebetulnya kan dibersihkan tapi muncul lagi,” papar Bey.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Atasi Masalah Sampah, Pemerintah Kota Bandung Bikin Aplikasi BMW

    Atasi Masalah Sampah, Pemerintah Kota Bandung Bikin Aplikasi BMW

    7cloud.asia – Berbagai cara yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk mengatasi masalah sampah. Salah satunya dengan membangun sistem pelaporan pemantauan sampah.

    Sistem pelaporan sampah ini berbasis aplikasi Bandung Waste Management (BMW) yang dikembangkan lewat Program Kota Pintar atau Smart City.

    “Pelaksanaannya sekarang sudah mulai terukur, orang memberikan laporan-laporan dengan aplikasi BMW yang sudah kami kanalisasi di setiap klaster,” ungkap Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna seperti yang dilansir Antaranews.

    Dengan adanya aplikasi ini, lanjut Ema, maka pelayanan di Kota Bandung dapat menjadi jauh lebih baik, mudah, dan terbuka, dalam upaya Pemkot Bandung atasi masalah kedaruratan sampah.

    Baca: Gerakan sampah mbah dirjo mampu kurangi volume sampah hingga 50 persen

    “Aplikasi yang kami hadirkan termasuk juga kebutuhan kekinian dalam menghadapi situasi darurat sampah. Aplikasi BMW ini menjadi sarana komunikasi kami dengan warga masyarakat dalam upaya penanganan sampah,” jelasnya.

    Selain itu dengan menggunakan aplikasi BMW, warga Kota Bandung bisa lebih cepat menerima informasi dan mendapatkan edukasi serta penanganan masalah sampah yang dilakukan oleh pemerintah.

    “Sehingga tidak ada lagi keluhan-keluhan masyarakat, karena kecepatan dari aparatur pemerintah kota yang mampu memberikan layanan terbaik dengan daya dukung teknologi,” paparnya.

    Ema berharap dengan adanya program ini, maka semua pihak dapat bersama-sama mengolah sampah dari hulu. Terlebih sampai saat ini Kota Bandung masih berada dalam status darurat sampah.

    Baca: Mengenal sistem pengelolaan sampah berbayar 

    “Mudah-mudahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) itu bisa mengupdate data  dan minggu ini mungkin saya internal akan lakukan lagi evaluasi karena ini kan harus terukur setiap minggu, harus ada progres, datanya harus benar,” ujarnya.

    Sementara itu, hingga kini Kota Bandung telah memiliki sebanyak 272 Kawasan Bebas Sampah (KBS) dengan 123 ton per harinya sudah diolah, sehingga tidak ada lagi yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.

    Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat menolak sampah dari kawasan Bandung Raya tercampur antara organik dan anorganik.

    Kepala DLH Jabar, Prima Mayaningtyas mengatakan kebijakan ini mulai berlaku awal tahun 2024 mendatang.

    Baca: Masalah lingkungan terbesar 2023 polusi sampah plastik

    “Kabupaten/kota sudah tidak boleh buang sampah organik. Mulai 1 Januari 2024, kalau masih masuk (Sarimukti) kita suruh balik truknya,” tegas Prima seperti yang dilansir Antaranews, Senin (13/11/2023).

    Lebih jauh Prima menjelaskan pihaknya saat ini memberlakukan masa transisi sebagai persiapan kebijakan penolakan jenis sampah organik masuk ke Sarimukti.

    Karena itu, dia berharap kerja sama dari seluruh pihak, baik pemerintah daerah di kawasan Bandung Raya, serta masyarakat agar dapat bersama-sama mengurangi dan memilah sampah.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Banyak Hutan Rusak, Pemerintah Harus Libatkan Masyarakat untuk Rehabilitasi

    Banyak Hutan Rusak, Pemerintah Harus Libatkan Masyarakat untuk Rehabilitasi

    7cloud.asia – Banyak kondisi hutan di Indonesia yang rusak akibat ulah manusia. Karena itu pemerintah harus melibatkan masyarakat dalam merehabilitasi hutan.

    Guru Besar Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Yanto Santosa menjelaskan rehabilitasi yang dilakukan dengan menanam tanaman yang secara ekologis bagus, sekaligus menguntungkan secara ekonomi.

    “Saya menyarankan agar hutan-hutan yang rusak dikavling-kavling, jadikan sebagai lahan usaha masyarakat sekitarnya,” jelas Yanto seperti dikutip Antaranews, Rabu (15/11/2023).

    Menurutnya kawasan hutan tetap boleh ditanami dengan sawit seluas 60-70 persen dari luas lahan. Lahan yang tersisa dapat ditanami dengan pohon yang asri dan unggulan setempat.

    “Contohnya di Sulawesi pohon kayu hitam, pohon meranti di Kalimantan, dan lain sebagainya,” katanya.

    baca: brin pengolahan lahan gambut sering memicu kebakaran lahan

    Namun, lanjut Yanto, penanaman sawit tetap harus dicampur dengan tanaman hutan lainnya, sehingga tidak terjadi monokultur.

    Selain itu, campuran dengan tanaman hutan lainnya juga bertujuan untuk melestarikan tanaman-tanaman unggulan atau tanaman-tanaman asri setempat.

    Sehingga akan terbentuk wanatani atau agroforestry. “Artinya, selain tanaman kayu, ada hasil yang bisa diambil setiap bulan,” katanya.

    Selanjutnya Yanto  menjelaskan berdasarkan sejumlah penelitian yang ia lakukan, keterlibatan masyarakat dapat dipancing oleh motivasi ekonomi.

    “Saya sudah penelitian di mana-mana tentang masyarakat, simpulan saya, masalah ekonomi adalah driver utama,” ujarnya.

    baca: dampak el nino 267 ribu hektar lahan hangus terbakar

    Karena itu, agroforestry merupakan salah satu solusi yang dapat diterapkan oleh pemerintah untuk melibatkan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan hutan.

    Dengan cara seperti ini, masyarakat dapat memetik dan menjual hasil panen tanaman sawit setiap bulan sembari menjaga kelestarian hutan kayu.

    “Maka tidak akan ada kebakaran, karena ditungguin hutannya. Kayunya juga akan terjaga karena masyarakat mengunjungi sambil nengok sawitnya,” urainya.

    Tanaman bernilai ekonomis yang dapat mengganti sawit, seperti pohon aren atau karet juga dapat digunakan sebagai alternatif.

    “Tetapi, saat ini, harus diakui bahwa tanaman palma yang bagus karena hasilnya dan dibeli dengan wajar,” ucap Yanto.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Kamis Siang Gunung Dukono Meletus, Warga Diimbau Waspada

    Kamis Siang Gunung Dukono Meletus, Warga Diimbau Waspada

     

    7cloud.asia – Gunung Dukono yang terletak di utara Pulau Halmahera, Maluku Utara meletus dengan mengeluarkan abu vulkanik setinggi 1,2 kilometer pada hari ini, Kamis (16/11/2023) siang pukul 12.01 WIT.

    “Kolom abu teramati berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah timur,” ujar Bambang seperti dikutip Antaranews.

    Karena itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat mengenakan masker untuk menghindari abu vulkanik pada sistem pernafasan.

    Sebab, abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah serta kecepatan angin yang membuat area yang dilanda abu vulkanik berubah-ubah.

    Gunung Dukono saat ini berada pada status level II atau waspada. Permukiman terdekat berada pada jarak 11 kilometer dari puncak gunung api tersebut.

    baca: sabtu pagi gunung ili lewotolok dua kali meletus

    BPBD Halmahera Utara melaporkan peningkatan debu vulkanik yang keluar dari kawah Gunung api tersebut telah menyebabkan peningkatan penderita infeksi saluran pernapasan di RSUD sekitar 15 persen.

    Pada 14 November 2023, PVMBG bersama BPBD Halmahera Utara telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk memitigasi dampak dari peningkatan letusan Gunung Dukono.

    Gunung Dukono (1087 m dpl.) dengan kawah aktif Malupang-Warirang merupakan salah satu gunung api aktif dan sering meletus sampai saat ini.

    Gunung api ini merupakan yang paling muda dan masih aktif di antara gunung api lainnya yang sudah tidak aktif yang tumbuh dalam suatu zona depresi vulkanik.

    baca: gunung merapi kembali muntahkan lava 18 kali

    Dari data geologi yang tercermin dari batuan penyusun Kompleks Gunung Dukono-Warirang dan sejarah erupsi Gunung Dukono sejak 1550 sampai saat ini.

    Karakteristik erupsi gunung api ini bersifat eksplosif dan efusif yang menghasilkan abu, lontaran batu pijar, aliran piroklastika, dan aliran lava.

    Dengan memperhatikan jenis, volume, dan pelamparan produk erupsi di masa lalu maupun sampai sekarang, erupsi Gunung Dukono dapat diklasifikasikan ke dalam erupsi eksplosif dan efusif bertipe Stromboli – Vulkano berskala kecil sampai menengah.

    Potensi bahaya primer erupsi Gunung Dukono terdiri atas aliran piroklastika (awan panas), jatuhan piroklastika (lontaran batu dan abu vulkanik), gas beracun, dan aliran lava.

    baca: gunung ili lewotolok meletus

    Sedangkan jenis bahaya sekunder adalah aliran lahar. Dari potensi bahaya erupsi Gunung Dukono teridentifikasi tiga kawasan rawan bencana gunung api, yaitu Kawasan Rawan Bencana III, II, dan I.

    Sebelumnya pada Rabu (8/11/2023).PVMBG mencatat Gunung Dukono telah mengalami 36 kali letusan. Abu vulkanik ini melanda hingga ke Kota Tobelo yang berjarak 22 kilometer dari kawah gunung api tersebut.

    Selain melanda Kota Tobelo, abu vulkanik juga melanda delapan desa yang berada di dekat dengan Gunung Dukono.

    Kedelapan desa itu adalah Made, Popilo, Gorua, Wari Ino-Weri, Buwaele, Gura, Kampung Cina, dan Gamsungi. Desa Made hanya berjarak 15 kilometer dari Gunung Dukono.

    Reporter: Nurakhmayani

     

     

  • 13 Juta Hektare Lahan Gambut Rusak, Ini Dia Penyebabnya

    13 Juta Hektare Lahan Gambut Rusak, Ini Dia Penyebabnya

    7cloud.asia – Lahan gambut di sejumlah tempat di Indonesia banyak yang rusak. Total sebanyak 13 juta hektare lahan gambut dalam kondisi rusak.

    Hal ini diungkapkan oleh  Kepala Kelompok Kerjasama, Hukum, dan Hubungan Masyarakat pada Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), Didy Wurjanto.

    “Jumlah yang rusak itu merupakan 50 persen dari total lahan gambut kita saat ini, 2,6 juta hektare,” ujar Didy seperti yang dilansir Antaranews pada Kamis (16/11/2023).

    Lebih jauh Didy menjelaskan, lahan gambut yang rusak tersebar di tujuh provinsi mulai dari Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Papua, Riau, dan Sumatera Selatan.

    Baca: BRIN sebut pengolahan lahan gambut sering memicu kebakaran lahan

    Berdasarkan hasil temuan tim lapangan BRGM, kerusakan lahan gambut tersebut umumnya karena kebakaran, dan aktivitas industrialisasi.

    Industrial​​​​isasi yang dimaksud seperti perluasan perkebunan kelapa sawit yang membuat air di kawasan gambut semakin kering.

    Selain itu, penyebab kerusakan lainnya adalah pembukaan lahan budaya ladang berpindah, perambahan liar oleh kelompok masyarakat. Namun, persentasenya kecil.

    Upaya restorasi lahan gambut memang sudah dilakukan. Tetapi, menurut Didy uapaya tersebut belum maksimal. Sebab sebagian besar berada di dalam konsesi perusahaan.

    Baca: Karhutla terjadi di mana-mana semua pihak harus bahu membahu memadamkannya

    Karena itu, lanjut Didy, BRGM membutuhkan penguatan melalui pengaturan ulang beberapa regulasi untuk merestorasi lahan gambut tersebut.

    Sementara itu, Peneliti Pusat Riset Hukum BRIN, Laely Nurhidayah mengatakan, ekspansi perkebunan skala besar seringkali menyebabkan kebakaran hutan dan lahan gambut.

    Seperti yang ditemukan di Desa Lukun dan Temusai, Provinsi Riau, yang telah melakukan aktivitas perkebunan skala besar.

    Pembukaan lahan oleh perusahaan ini menyebabkan terjadinya perubahan hidrologi air di Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG).

    Baca: Hilangnya keanekaragaman hayati jadi masalah serius bagi lingkungan

    Kerusakan lahan gambut ini ternyata juga diakui oleh warga setempat. Menurut mereka ekosistem gambut yang telah mengalami perubahan menimbulkan kekeringan dan rawan terjadi kebakaran.

    “Walaupun mungkin di sisi lain mereka menyebutkan bahwa sawit itu menguntungkan bagi mereka secara ekonomi,” ungkap Laely.

    Reporter: Nurakhmayani