Tag: cuaca ekstrem

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Kota, Termasuk Bandung

    Cuaca Hari Ini: Hujan Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Kota, Termasuk Bandung

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan disertai petir berpotensi melanda sejumlah kota di Indonesia termasuk Kota Bandung pada Rabu (26/02/2025).

    Melalui akun youtube resminya, selain Kota Bandung, BMKG memprediksi hujan disertai petir akan melanda Kota Pekanbaru, Padang, Bengkulu, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Mataram, Kupang, Palangkaraya, Tanjung Selor, Kendari, Sorong dan Merauke.

    Selanjutnya hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Serang, Semarang, Surabaya, Mamuju dan Nabire.

    Kemudian hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, Palembang, Jakarta, Yogyakarta,  Denpasar, Pontianak, Banjarmasin, Samarinda.

    Selain itu Kota Makassar, Palu, Gorontalo, Manado, Ambon, Manokwari, Jayapura dan Jayawijaya juga berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Sementara potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di sejumlah wilayah. Karena itu BMKG mengajak masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sebagian wilayah Sumatera.

    Cuaca ekstrem juga berpeluang melanda sebagian wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

    Tak hanya cuaca ekstrem, sejumlah wilayah pesisir juga berpotensi terjadi banjir rob seperti pesisir Dabo Singkep, pesisir Karimun, pesisir Bangka Belitung, pesisir Jawa Barat, pesisir Jawa Timur, pesisir utara Jakarta, pesisir Jawa Tengah.

    Banjir rob juga berpotensi melanda pesisir Kalimantan Selatan.  pesisir Kalimantan Tengah, pesisir utara dan timur Kepulauan Talaud dan pesisir Maluku Utara.

     

     

     

     

  • Cuaca Ekstrem Makin Sering Terjadi Akibat Krisis Iklim, Ini Dampaknya Bagi Masyarakat Kota

    Cuaca Ekstrem Makin Sering Terjadi Akibat Krisis Iklim, Ini Dampaknya Bagi Masyarakat Kota

    7cloud.asia – Juru Kampanye Sosial dan Ekonomi Greenpeace Indonesia, Jeanny Sirait mengatakan, setidaknya ada lima masalah iklim dan lingkungan yang harus menjadi fokus bagi para kepala daerah baru di Jabodetabek.

    Lima masalah lingkungan itu adalah, yakni polusi udara, banjir dan kekeringan, minimnya ruang terbuka hijau (RTH), kenaikan permukaan air laut, dan perluasan pulau panas perkotaan (urban heat island).

    ”Kelima masalah ini memberikan dampak signifikan bagi kenyamanan dan keamanan hidup warga, serta dampak buruk bagi perekonomian daerah,” ujar Jeanny dalam keterangan tertulis yang dirilis di laman resmi Greenpeace.org, Senin (24/2/2025).

    Jeanny mengatakan, cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi akibat krisis iklim menyebabkan wilayah Jabodetabek mengalami banjir saat curah hujan tinggi, dan kekeringan di musim kemarau panjang.

    Banjir yang melanda Jakarta setiap tahun melumpuhkan perekonomian dan diperkirakan mengakibatkan kerugian sebesar Rp 2,1 triliun per tahun.

    Baca: Perubahan iklim picu kekeringan dan krisis air global

    Sementara itu, kekeringan yang melanda di kala musim kemarau panjang membuat petani di Bekasi menanggung rugi hingga puluhan jutaan rupiah, dan meningkatkan pengeluaran warga menengah ke bawah akibat harus membeli air bersih seharga Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per jeriken.

    Hal ini menunjukkan kerentanan kelompok masyarakat menengah ke bawah di Jabodetabek yang harus mengeluarkan biaya lebih untuk memenuhi kebutuhan dasar, salah satunya air bersih.

    Sebagai wilayah yang sebagian besar berada di pesisir, Jabodetabek pun rentan terhadap kenaikan permukaan air laut yang dapat menenggelamkan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil akibat banjir rob dan abrasi.

    Kedua fenomena tersebut juga dapat merusak infrastruktur dan mengancam kehidupan masyarakat yang tinggal di daerah tersebut.

    Khusus di wilayah Jakarta, permukaan tanah terus menurun rata-rata 5centimeter/tahun. Wilayah utara Jakarta bahkan tercatat menurun sebanyak 7,44 hingga 8,47 cm/tahun.

    Baca: Separuh populasi dunia terancam kekurangan air

    Wilayah lain yang menghadapi kerentanan lebih buruk akibat kenaikan permukaan air laut adalah wilayah Kepulauan Seribu.

    Kenaikan permukaan laut terus mengikis bibir pantai dan menyebabkan abrasi di pinggiran pulau dengan luas lebih dari 42 hektar di Pulau Pari, Kepulauan Seribu.

    Jika hal ini terus terjadi, Pulau Pari beserta permukiman warga diperkirakan akan tenggelam dalam beberapa tahun ke depan.

    “Masalah-masalah ini tentu berdampak pada kerentanan sosial, memperparah kemiskinan, dan memperburuk ketidakadilan sosial dan ekonomi di wilayah Jabodetabek,“ ujar Jeanny.

    Ia melanjutkan, masyarakat miskin, kelompok menengah dan kelompok rentan di wilayah ini jadi kelompok yang akan merasakan dampak paling parah karena keterbatasan kemampuan mereka untuk beradaptasi dan memitigasi krisis iklim.

    ”Kepala daerah memiliki peran sentral dalam mengatasi masalah ini demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui ketahanan dan keadilan iklim di perkotaan,” tutup Jeanny.

  • Cuaca Hari Ini: Jakarta dan Sejumlah Kota Besar Berpotensi Hujan Disertai Petir

    Cuaca Hari Ini: Jakarta dan Sejumlah Kota Besar Berpotensi Hujan Disertai Petir

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Jakarta dan sejumlah kota  lainnya di Indonesia pada Kamis (27/02/2025).

    Dalam laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan disertai petir berpotensi melanda wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan pada malam hari. Sedangkan wilayah lainnya diperkirakan hujan berintensitas ringan.

    Selanjutnya siang hingga sore hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan hujan dengan intensitas ringan. Paginya, seluruh wilayah Jakarta diprediksi berawan tebal.

    Tak hanya Kota Jakarta, hujan disertai petir juga berpeluang melanda Kota Pekanbaru, Jambi, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Mataram, Pontianak, Banjarmasin, Samarinda, Mamuju, Manado, Ternate, Nabire, Jayawijaya dan Merauke.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Medan, dan Yogyakarta. Hujan dengan intensitas ringan Kota Padang, Tanjung Pinang, Bengkulu, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar.

    Kondisi cuaca yang sama juga terjadi di Kota Kupang, Palangkaraya, Tanjung Selor, Makassar, Palu, Kendari dan Ambon.

    Sementara potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di sejumlah wilayah. Karena itu BMKG mengajak masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sebagian wilayah Sumatera.

    Cuaca ekstrem juga berpeluang melanda sebagian wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan sebagian Papua.

    Tak hanya cuaca ekstrem, sejumlah wilayah pesisir juga berpotensi terjadi banjir rob seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Banten, pesisir Bangka Belitung, pesisir Jawa Timur.

    Banjir rob juga berpotensi melanda pesisir Kalimantan Selatan.  pesisir Kalimantan Tengah, pesisir Sulawesi Utara, pesisir Maluku Utara dan pesisir Papua Selatan.

     

     

     

     

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Jakarta Berpotensi Hujan Seharian

    Cuaca Hari Ini: Jakarta Berpotensi Hujan Seharian

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan dengan intensitas ringan akan mengguyur Kota Jakarta pada Jumat (28/02/2025).

    Melalui akun youtube resminya, BMKG memperkirakan hujan berintensitas ringan akan terjadi pada pagi hari di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

    Selanjutnya siang hingga malam, seluruh wilayah Jakarta berpotensi hujan dengan intensitas ringan.

    Sementara untuk kota-kota lainnya di Indonesia, hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah.

    Hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Bandar Lampung, Serang, Semarang, Surabaya, Denpasar, Mataram, Kupang.

    Kondisi cuaca seperti ini berpotensi pula terjadi di Kota Tanjung Selor, Samarinda, Palangkaraya, Manado, Palu, Makassar, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari dan Jayapura.

    Selanjutnya hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Yogyakarta, Gorontalo, Mamuju dan Merauke.

    Sedangkan hujan diserta petir berpeluang melanda Kota Palembang, Pangkal Pinang, Bandung, Pontianak, Banjarmasin, Kendari, Nabire dan Jayawijaya.

    BMKG juga mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda sebagian wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

    Tak hanya cuaca ekstrem, sejumlah wilayah pesisir juga berpotensi terjadi banjir rob seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Sumatera Barat, pesisir Banten, pesisir Bangka Belitung.

    Selain itu pesisir Jawa Timur, pesisir Nusa Tenggara Barat, pesisir Kalimantan Selatan.  pesisir Kalimantan Tengah, pesisir Sulawesi Utara, pesisir Maluku, pesisir Maluku Utara. pesisir Papua, pesisir Papua Selatan juga berpotensi terjadi banjir rob.

     

     

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Pagi Hingga Malam, Jakarta Berpotensi Hujan Ringan

    Cuaca Hari Ini: Pagi Hingga Malam, Jakarta Berpotensi Hujan Ringan

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan dengan intensitas ringan berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Jakarta pada Senin (03/03/2025) pagi hingga malam hari.

    Melalui akun youtube resminya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada pagi hari. Sedangkan wilayah lain diperkirakan berawan tebal.

    Siang hingga malamnya, hujan dengan intensitas ringan berpotensi mengguyur semua wilayah di Jakarta.  

    BMKG juga memprediksi hujan berintensitas ringan terjadi di Kota Pekanbaru, Jambi, Palembang, Bandar Lampung, Serang, Bandung, Semarang, Surabaya, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Samarinda, Tanjung Selor.

    Cuaca serupa juga berpotensi terjadi di Kota Makassar, Palu, Gorontalo, Manado, Kendari, Ternate, Sorong dan Jayapura. Sementara hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Bengkulu dan Yogyakarta.

    Sedangkan hujan disertai petir berpeluang melanda Kota Padang, Pangkal Pinang, Mamuju, Nabire, Jayawijaya dan Merauke.

    BMKG juga mengajak masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang masih berpotensi melanda sejumlah wilayah.

    Cuaca ekstrem berpotensi melanda sebagian wilayah Sumatera, sebagian wilayah Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan sebagian Papua.

     

  • Cuaca Hari Ini: Waspada, Cuaca Ekstrem di Yogyakarta dan Sejumlah Wilayah

    Cuaca Hari Ini: Waspada, Cuaca Ekstrem di Yogyakarta dan Sejumlah Wilayah

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem akan melanda wilayah Yogyakarta dan sejumlah wilayah lainnya pada Selasa (04/03/2025). Masyarakat diimbau waspada.

    Melalui akun youtube resmi BMKG, selain wilayah Yogyakarta, cuaca ekstrem berpotensi melanda sebagian wilayah Sumatera, sebagian Banten, Kalimantan Utara dan beberapa bagian Sulawesi.

    Sedangkan untuk wilayah lainnya, mayoritas kota di Indonesia berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir.

    Baca: Cuaca ekstrem picu banjir dan longsor di sejumlah wilayah

    Hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Bandung, Semarang, Surabaya, Mataram, Kupang.

    Selain itu, hujan dengan intensitas ringan juga berpotensi terjadi di Kota Tanjung Selor, Samarinda, Palangkaraya, Manado, Gorontalo, Palu, Kendari, Makassar, Ternate, Sorong dan Jayapura.

    Sementara hujan berintensitas lebat berpeluang mengguyur Kota Padang. Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Bengkulu, Serang, Yogyakarta, Pontianak dan Mamuju.

    Baca: Waspada bencana alam di Pulau Jawa hingga April 2025

    Selanjutnya hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Palembang, Banjarmasin, Nabire, Jayawijaya dan Merauke.

    Sedangkan untuk wilayah Jakarta, hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi pada pagi hari di wilayah Jakarta Barat, Kepulauan Seribu dan Jakarta Utara.

    Selanjutnya siang hingga sore hari, hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Malamnya, seluruh wilayah di Jakarta berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Tak hanya cuaca ekstrem, sejumlah wilayah pesisir juga berpotensi terjadi banjir rob seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau,

     Banjir rob juga berpotensi melanda pesisir Kalimantan Selatan, pesisir Sulawesi Utara, pesisir Maluku, pesisir Maluku Utara, pesisir Papua dan pesisir Papua Selatan.

     

     

     

     

  • BMKG: Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi hingga 10 Maret 2025

    BMKG: Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi hingga 10 Maret 2025

    7cloud.asia – Dalam sepekan terakhir, cuaca ekstrem berupa hujan lebat telah menyebabkan bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Indonesia.

    BMKG mencatat, selama periode 1 hingga 3 Maret 2025, telah terjadi banjir dan tanah longsor di Provinsi Jambi, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTT, dan Kalimantan Selatan.

    Dilansir di laman resmi BMKG, bencana hidrometeorologi ini masih berpotensi terjadi, terutama di wilayah dengan cuaca ekstrem yang berada di wilayah pesisir dan bertopografi yang curam.

    Melihat potensi yang masih signifikan, dalam memasuki bulan Ramadan, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem ini.

    Cuaca ekstrem yang menyebabkan terjadinya bencana hidrometeorologi di berbagai daerah tersebut terjadi karena beberapa kondisi dinamika atmosfer yang secara signifikan meningkatkan potensi hujan di beberapa wilayah di Indonesia.

    Terpantaunya gelombang atmosfer seperti Rossby Ekuatorial, Low Frequency, dan Kelvin yang diperkirakan akan tetap aktif hingga sepekan ke depan, mampu meningkatkan aktivitas konvektif di Indonesia.

    Baca: Banjir di Jabodetabek meluas ribuan rumah terdampak

    Kondisi ini diperkuat oleh adanya sirkulasi siklonik di Perairan Barat Aceh, Samudra Hindia barat daya Bengkulu, dan Pesisir Papua Selatan, serta kondisi labilitas lokal yang kuat, dapat mendukung terjadinya pembentukan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia.

    Hal ini mengakibatkan potensi terjadinya hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi secara merata di sejumlah daerah.

    Dinamika atmosfer
    Prediksi curah hujan dasarian pada bulan Februari III hingga Maret II 2025 menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan akan mengalami curah hujan dengan kriteria rendah hingga menengah (20 – 150 mm/hari).

    Periode 4 – 6 Maret 2025
    Cuaca di Indonesia umumnya didominasi berawan hingga hujan ringan. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, berpotensi terjadi di wilayah berikut:

    Hujan Sedang – Lebat:
    Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur,

    Juga Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

    Baca: Korban banjir di Jakarta menolak pindah ke rumah susun

    Hujan Lebat – Sangat Lebat:
    Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Papua Tengah, dan Papua Selatan.

    Periode 7 – 10 Maret 2025
    Wilayah Indonesia masih didominasi berawan hingga hujan ringan. Perlu diwaspadai adanya potensi peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga ekstrem yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, berada di wilayah berikut:

    Hujan Sedang – Lebat:
    Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur.

    Juga Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

    Hujan Lebat – Sangat Lebat:
    Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

    Prospek di atas merupakan kondisi secara umum. Untuk informasi cuaca lebih detail dapat diakses melalui website BMKG, aplikasi mobile infoBMKG dan sosial media @infoBMKG.

    Menghadapi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan hujan lebat yang disertai petir dan siap siaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor, yang dapat terjadi kapan saja.

    Memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, seperti situs web http://www.bmkg.go.id, media sosial @infobmkg, atau aplikasi infoBMKG.

    Tetap tenang dan siaga menghadapi perubahan cuaca ekstrem, serta pahami langkah evakuasi jika diperlukan.

  • Cuaca Hari Ini: Pagi Hingga Sore, Jakarta Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Pagi Hingga Sore, Jakarta Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan dengan intensitas ringan berpotensi mengguyur kota Jakarta pada Rabu (05/03/2025) pagi hingga sore hari.

    Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di seluruh wilayah Jakarta pada pagi hingga sore hari. Kemudian malamnya, kondisi cuaca diperkirakan cerah dan berawan.

    Potensi hujan dengan intensitas ringan juga berpotensi terjadi di sejumlah kota di Indonesia. Seperti Kota Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta.

    Selain itu Kota Tanjung Selor, Banjarmasin, Pontianak, Gorontalo, Kendari, Makassar, Ternate, Sorong, Jayapura, Manokwari dan Ambon juga berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan.    

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpeluang terjadi di Kota Palu dan Mamuju. Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Padang, Bengkulu, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Bandar Lampung, Palangkaraya, Samarinda, Manado, Nabire, Jayawijaya dan Merauke.

    BMKG juga mengimbau masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sebagian wilayah Sumatera, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Yogyakarta, sebagian Kalimantan, beberapa bagian Sulawesi, Maluku, Papua dan Papua Barat.

    Tak hanya cuaca ekstrem, potensi banjir rob juga masih terjadi di sejumlah wilayah pesisir seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Kalimantan Selatan, pesisir Sulawesi Utara, pesisir Maluku, pesisir Papua dan pesisir Papua Selatan.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Yogyakarta dan Mayoritas Kota Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Yogyakarta dan Mayoritas Kota Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpeluang mengguyur mayoritas kota di Indonesia termasuk Yogyakarta pada Jumat (07/03/2025).

    Melalui akun youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), selain Kota Yogyakarta, hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di  Kota Banda Aceh, Tanjung Pinang, Bandar Lampung, Palembang, Jambi.

    Kondisi cuaca serupa berpotensi pula terjadi di Kota Bandung, Semarang, Surabaya, Mataram, Denpasar, Kupang, Pontianak, Banjarmasin, Samarinda, Palu, Ternate, Sorong, Manokwari dan Jayawijaya.

    Sementara hujan dengan intensitas sedang Kota Medan, Bengkulu, Gorontalo, Kendari, Mamuju, Makassar dan Nabire,  

    Selanjutnya hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Pekanbaru, Pangkal Pinang, Tanjung Selor, Palangkaraya, Manado dan Merauke.

    Untuk Kota Jakarta, cuaca berawan tebal akan menyelimuti seluruh wilayah pada pagi dan malam hari. Potensi hujan dengan intensitas ringan terjadi pada siang hingga sore hari di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

    BMKG juga mengimbau masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sebagian besar wilayah Sumatera, sebagian besar Jawa, Nusa Tenggara Barat, sebagian besar wilayah Kalimantan, sebagian besar wilayah Sulawesi, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

    Tak hanya cuaca ekstrem, BMKG memperkirakan banjir rob  terjadi di pesisir Papua bagian selatan.

     

     

  • Banjir dan Longsor Sukabumi Akibatkan Satu Warga Tewas dan Tujuh Lainnya Hilang

    Banjir dan Longsor Sukabumi Akibatkan Satu Warga Tewas dan Tujuh Lainnya Hilang

    7cloud.asia – Cuaca ekstrem yang ditandai hujan deras memicu bencana banjir dan tanah longsor kembali melanda Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Kamis dan Jumat (6-7 Februari 2025).

    Bencana banjir dan tanah longsor ini mengakibatkan seorang warga tewas dan tujuh lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang.

    “Para korban tersebut berasal dari Kecamatan Simpenan, Lengkong, dan Palabuhanratu,” kata Manajer Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna di Sukabumi, Jumat (7/3/2025).

    Adapun rincian korban hilang dan meninggal, yakni di Kecamatan Simpenan satu warga meninggal dunia dan satu lainnya hilang. Kecamatan Lengkong tiga korban hilang, dan Kecamatan Palabuhanratu dua korban hilang.

    Baca: BMKG kembali lakukan modifikasi cuaca

    Menurut Daeng, hingga saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap tujuh korban hilang pada peristiwa bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.

    Untuk jumlah warga yang terdampak bencana masih dalam pendataan, karena data masih terus berkembang. Namun demikian, seluruh daerah yang terdampak banjir dan longsor sudah tertangani.

    Dari pendataan sementara, jumlah kecamatan yang yang terdampak bencana banjir dan longsor yang dipicu oleh cuaca ekstrem, yakni Kecamatan Kadudampit, Curugkembar, Simpenan, Palabuhanratu, Waluran.

    Banjir dan longsor juga dilaporkan terjadi di Bantargadung, Cisaat, Cikembar, Warungkiara, Sagaranten, Lengkong, Jampangtengah, Ciemas, Cimanggu, Pabuaran, Gunungguruh, Cikakak, dan Cisaat.

    Baca: Cuaca ekstrem berpotensi terjadi hingga 10 Maret 2025

    BPBD Kota Sukabumi, Jawa Barat, menyebutkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah itu pada 6-7 Maret semakin meluas, yang awalnya sembilan titik menjadi 18 titik.

    “Hingga saat ini dari hasil pendataan petugas di lapangan, jumlah lokasi yang terdampak bencana tersebar di 18 titik,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Novian Rahmat di Sukabumi, Jumat.

    Novian memaparkan untuk banjir terjadi di 14 titik, Tembok Penahan Tanah (TPT) ambruk di tiga titik, dan longsor di satu titik. Tidak ada korban jiwa pada bencana yang melanda Kamis (6/3/2025) malam hingga Jumat (7/3/2025) dini hari.

    Kemudian untuk data sementara jumlah warga yang terdampak bencana sebanyak 91 jiwa, kata dia, kemungkinan jumlah ini masih akan terus bertambah karena petugas penanggulangan bencana masih melakukan asesmen di lokasi bencana.