7cloud.asia – Pendidikan lingkungan hidup diyakini penting dalam upaya manahan laju perubahan iklim.
Pendidikan lingkungan hidup dapat memberdayakan para pengambil keputusan di masa depan dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perubahan iklim.
Namun, menghubungkan siswa dengan sumber daya yang mereka perlukan untuk memahami pemanasan global bisa jadi sulit – terutama jika siswa tinggal di negara seperti Amerika Serikat, dimana perubahan iklim kadang dipandang sebagai isu “politik” yang partisan.
Orang tua yang sadar akan perubahan iklim dapat mengenalkan anak-anak mereka terhadap perubahan iklim melalui permainan di luar ruangan di lingkungan yang alami.
Taman bermain alami, seperti taman bermain yang terbuat dari bahan-bahan ramah lingkungan dan benda-benda temuan, adalah tempat yang tepat untuk mendiskusikan perlindungan lingkungan dan pentingnya pengelolaan sumber daya bumi.
Menjalani gaya hidup berkelanjutan di rumah dapat menjadi bagian penting dari pendidikan lingkungan hidup bagi anak-anak.
Baca: Pentingnya pendidikan lingkungan dalam memerangi perubahan iklim
Orang tua dapat membantu anak-anak mereka memahami pentingnya keberlanjutan dengan mengurangi jejak karbon di rumah mereka secara bersama-sama.
Hal ini dapat dilakukan dengan menerapkan dan mempraktikkan kebiasaan ramah lingkungan di rumah seperti mendaur ulang furnitur dan membuat kompos sisa makanan serta mengajari anak-anak cara mendaur ulang.
Atau juga dengan membantu mengurangi emisi kita sendiri dan meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.
Namun, pelajar yang peduli terhadap perubahan iklim juga harus diberdayakan untuk terlibat dalam aktivisme untuk pelestarian sumber daya alam bumi dalam jangka panjang.
Aktivisme pemuda juga memiliki dampak yang berarti terhadap kebijakan dan menunjukkan kepada politisi bahwa perubahan iklim adalah isu hangat bagi para pemilih di masa depan.
Baca: Cara generasi muda berkontribusi dalam upaya memerangi perubahan iklim
Aktivisme yang sukses dimulai dengan mendidik siswa tentang isu-isu tersebut. Guru dapat memperkuat pemahaman siswa mereka tentang perubahan iklim dan perlindungan ekologi dengan mengadakan proyek siswa yang mendorong pembelajaran di luar ruangan.
Dengan cara ini, siswa akan belajar untuk merasa bangga dengan dunia di sekitar mereka dan menjadi siap untuk berbagi pengetahuan mereka dengan orang lain.
Sebagian besar sekolah menengah atas dan universitas memiliki kelompok advokasi iklim yang dapat diikuti oleh generasi muda untuk memperkuat suara mereka dan membuat perbedaan.
Siswa dapat melanjutkan advokasi iklim mereka dengan bergabung dengan kelompok yang telah bermitra dengan Climate Action Network (CAN assist 1900+).
Organisasi ini mendapatkan dukungan dan pendanaan yang mereka perlukan untuk mencegah degradasi lingkungan dan melawan perubahan iklim.
Siswa yang sadar iklim juga dapat bermitra dengan organisasi non-pemerintah (LSM), seperti WWF, Yayasan Konservasi Afrika, Born Free AS, Bebaskan Diri Dari Plastik
LSM-LSM ini menangani permasalahan lingkungan hidup terbesar saat ini dan dapat menempatkan siswa pada posisi untuk memaksimalkan dampaknya dan memperoleh keterampilan pengembangan profesional yang penting.
Sumber:earth.org









