Tag: lingkungan

  • Usai Hujan, Kualitas Udara di Jakarta Membaik

    Usai Hujan, Kualitas Udara di Jakarta Membaik

    7cloud.asia – Usai diguyur hujan deras pada Sabtu (4/11/2023) malam, kualitas udara di DKI Jakarta membaik pada Minggu (05/11/2023) pagi.

    Dilihat dari situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 06.56 WIB, Jakarta berada pada rangking 18 terburuk dunia dengan indeks kualitas udara berada pada angka 89.

    Angka ini masuk dalam kategori sedang dengan angka partikel halus (Particulate Matter/PM) 2.5.

    Jika dibandingkan dengan Sabtu (4/11/2023) kemarin ada peningkatan kualitas udara yang signifikan, yaitu dengan IQAir berada pada angka 169 dan terburuk kelima dunia.

    Sementara itu, pantauan IQAir pada Minggu pagi, kota dengan kualitas udara terburuk di dunia Delhi (India) dengan indeks kualitas udara di angka 469, diikuti Lahore (India) di angka 356 dan Dhaka (Banglades) di angka 194.

    baca: seperti ini langkah pemerintah atasi polusi udara di jakarta dan sekitarnya

    Meski secara keseluruhan kualitas udara di Jakarta membaik, namun ada beberapa wilayah di Jakarta yang tercatat memiliki kualitas udara dengan kategori tidak sehat, yakni Pasir Putih, Jeruk Purut dan Kemang V.

    Sebelumnya pemprov DKI Jakarta bersama pemerintah pusat melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki kualitas udara di Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek).

    Langkah untuk mengatasi polusi udara di Jakarta dan sekitarnya tersebut dibagi dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.

    Presiden kemudian memerintahkan kementerian/lembaga terkait untuk melakukan intervensi yang bisa meningkatkan kualitas udara di Jabodetabek.

    Jokowi meminta rekayasa cuaca untuk dilakukan.

    baca: cuaca hari ini jakarta berpotensi hujan sore hingga malam

    “Kemudian juga rekayasa cuaca untuk memancing hujan di kawasan Jabodetabek,” ujarnya, seperti dilaporkan Detikcom.

    Jokowi lantas meminta agar regulasi untuk percepatan penerapan batas emisi khususnya di Jabodetabek untuk segera ditetapkan. Kemudian memperbanyak ruang terbuka hijau.

    Untuk jangka menengah, Jokowi meminta agar kebijakan mengurangi penggunaan kendaraan berbasis fosil segera diterapkan. Jokowi meminta agar warga beralih ke moda transportasi massal.

    “Saya kira bulan ini LRT segera dioperasionalkan, MRT juga sudah beroperasi, kemudian kereta cepat bulan depan juga sudah beroperasi dan juga percepatan elektrivikasi kendaraan umum dengan bantuan pemerintah,” papar Jokowi.

    baca: jumat pagi kualitas udara di jakarta tidak sehat

    Sementara untuk jangka panjang, Jokowi menekankan pentingnya memperkuat aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

    Dia meminta pengawasan kepada sektor industri dan pembangkit listrik terutama di sekitar Jabodetabek untuk dilakukan.

    “Dan yang terakhir mengedukasi publik yang seluas-luasnya,” tandas Jokowi

    Sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat, Pemprov DKI juga akan memperketat pelaksanaan uji emisi bagi kendaraan bermotor.

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga akan kembali memperketat izin pembangunan dan mengusulkan penggunaan Pertamax Turbo bagi kendaraan berkapasitas 2.400 cc.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Lingkungan Hidup Menjadi Perhatian Kaum Muda untuk Lakukan Perubahan

    Lingkungan Hidup Menjadi Perhatian Kaum Muda untuk Lakukan Perubahan

    7cloud.asia – Kaum Muda Indonesia telah mulai menyalakan alarm perubahan untuk bergerak bersama selamatkan masa depan.

    Alarm ini dibunyikan kaum muda, lantaran situasi Indonesia dan dunia saat ini berada dalam krisis yang mengancam keselamatan hari ini dan masa depan.

    Alarm itu dibunyikan melalui berbagai kegiatan dan jajak pendapat kaum muda yang dilakukan oleh Institut Hijau Indonesia dalam periode Juni hingga Oktober 2023.

    Setidaknya 5.325 kaum muda dari 35 provinsi di Indonesia dilibatkan untuk  memberikan penilaian atas keadaan Indonesia saat ini.

    Perhatian utama kaum muda dari hasil diskusi terfokus (FGD) dan jajak pendapat tentang situasi Indonesia saat ini, terdapat 9 topik utama yang diperbincangkan oleh 5.325 orang muda (usia 16 – 35 tahun) dari seluruh Indonesia.

    Baca: Antusiasme anak muda dalam gerakan lingkungan dinilai rendah

    Persentase paling besar ialah Lingkungan Hidup (33,2%); disusul Sosial (21,7%); Pangan, Air dan Energi (11,1%); Teknologi (8,3%);

    Pengelolaan Sumber Daya Alam (6,7%), Ekonomi (6,7%); Hukum dan HAM (5,1%); Tata Kelola Pemerintahan (4,0%); serta Politik (3,2%).

    Situasi sosial dengan kecenderungan menyuburkan individualisme, budaya konsumtif, hingga fenomena yang menimbulkan potensi perpecahan di masyarakat menjadi sorotan utama kaum muda pada isu sosial.

    Kaum muda Indonesia juga menilai kualitas demokrasi mengalami kemunduran akibat politik yang tidak beretika, termasuk suburnya politik uang dan menguatnya politik dinasti.

    Kaum muda Indonesia juga menilai pemberantasan korupsi mengalami pelemahan sehingga praktik korupsi semakin subur dan mengancam keselamatan masa depan.

    Baca: Gen Z peduli lingkungan tapi enggan beraksi

    Kaum muda juga menilai harga pangan, air dan energi yang mahal telah membebani kehidupan masyarakat.

    Penegakan hukum dan perlindungan HAM merosot tajam, sejalan dengan meningkatnya praktik kriminalisasi dan pembungkaman berpendapat yang berujung pada pembunuhan karakter pemuda.

    andangan 5.325 orang muda tersebut diperoleh dari berbagai proses panjang kegiatan yang dilakukan oleh Institut Hijau Indonesia dengan metode:

    1.Diskusi Kaum Muda dan Perubahan Iklim yang diikuti oleh 991 pemuda dari 9 kampus di 8 provinsi;

    2.Diskusi dengan 91 komunitas melibatkan 455 pemuda di 25 provinsi yang difasilitasi oleh 50 Penggerak Perubahan;

    Baca: Cara media memotret aksi lingkungan anak muda

    3.60 karya tulis populer yang ditulis oleh orang muda;

    4.Pendapat 1.979 pelajar yang mengikuti pendidikan Green Youth Movement, berasal dari 1.140 sekolah di 35 provinsi;

    5.Jajak pendapat yang diikuti oleh 1.430 orang muda di 35 provinsi melalui polling publik yang disebarkan pada periode Oktober 2023.

  • Masalah Lingkungan Terbesar 2023: Penyediaan Pangan Global

    Masalah Lingkungan Terbesar 2023: Penyediaan Pangan Global

    7cloud.asia – Penyediaan pangan untuk masyarakat global ternyata memicu masalah yang cukup serius bagi lingkungan. 

    Mungkin kamu heran dan  bertanya-tanya, kok bisa penyediaan pangan atau pertanian memicu masalah lingkungan? Bukannya pertanian menghasilkan oksigen.

    Ditulis earth.org, penelitian menunjukkan bahwa sistem pangan global bertanggung jawab atas sepertiga dari seluruh emisi gas rumah kaca yang mempengaruhi lingkungan. 

    Baca: Sepertiga tanah di bumi sudah rusak, sebagian dipicu penggunaan pupuk kimia

    Dan emisi gas rumah kaca ini disebabkan oleh manusia ini 30% berasal dari peternakan dan perikanan.

    Produksi tanaman melepaskan emisi gas rumah kaca seperti dinitrogen oksida melalui penggunaan pupuk yang selanjutnya memicu masalah lingkungan.

    Baca: Ilmuwan gunakan jamur dan tanaman untuk bersihkan polusi tanah

    Masih menurut earth.org,  60% wilayah pertanian dunia digunakan untuk peternakan, meskipun hanya menyumbang 24% dari konsumsi daging global.

    Pertanian tidak hanya mencakup lahan yang luas, namun juga mengkonsumsi air tawar dalam jumlah besar.

    Baca: Naiknya permukaan air laut memicu maslah lingkungan

    Kondisi inilah yang merupakan salah satu masalah lingkungan terbesar dalam daftar ini.

    Meskipun lahan subur dan padang penggembalaan mencakup sepertiga permukaan bumi, lahan tersebut mengonsumsi tiga perempat sumber daya air tawar dunia yang terbatas.

    Baca: Masalah lingkungan terbesar: meningkatnya keasaman laut

    Para ilmuwan dan pemerhati lingkungan terus-menerus memperingatkan bahwa kita perlu memikirkan kembali sistem pangan kita saat ini.

    Beralih ke pola makan nabati dan menerapkan pertanian organik akan secara signifikan mengurangi jejak karbon dari industri pertanian konvensional.

    Baca: Pupuk kandang lebih disarankan demi lingkungan

  • Jakarta Mulai Hujan, BPBD Siagakan Lebih 200 Petugas Antisipasi Banjir

    Jakarta Mulai Hujan, BPBD Siagakan Lebih 200 Petugas Antisipasi Banjir

    7cloud.asia – Menghadapi musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melakukan berbagai persiapan mengantisipasi banjir. Diantaranya menyiagakan lebih dari 200 petugas di setiap kelurahan.

    “Menyiagakan 267 personel Petugas Penanggulangan Bencana/TRC pada setiap kelurahan di Jakarta sebagai upaya percepatan koordinasi dan penanganan bencana,” Kasatpel Pengolahan Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Michael Sitanggang.

    Melansir Detik.com, Michael menjelaskan pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam rangka penanggulangan bencana.

    “Dalam menghadapi musim hujan tersebut, BPBD DKI Jakarta menyiapkan serangkaian upaya kesiapsiagaan, antara lain melakukan koordinasi dengan BNPB, BMKG, para wali kota/bupati, Dinas SDA dan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk menjalin kolaborasi dalam penanggulangan bencana,” jelasnya.

    baca: cuaca hari ini jakarta berpotensi hujan sore hingga malam

    Selain itu, lanjut Michael, BPBD juga menyebarluaskan informasi terkait cuaca terkini dan kondisi tinggi muka air (TMA). Publikasi itu dilakukan melalui kanal media sosial BPBD dan website bpbd.jakarta.go.id

    “Memberikan informasi peringatan dini terkait kenaikan TMA melalui Disaster Early Warning System (DEWS) dan SMS Blast, serta peringatan dini cuaca melalui website, media sosial, WhatsApp Group dan Channel Telegram,” paparnya.

    Tidak hanya itu, persiapan lainnya adalah dengan melakukan pengecekan sarana prasarana yang meliputi tenda, perahu, ring buoys, jaket, pelampung.

    Bahkan sejak akhir September lalu, pihaknya kerap melakukan apel siaga bencana dan simulasi pendirian tenda di 25 kelurahan rawan banjir serta beberapa kelurahan yang berpotensi rawan banjir.

    “Kegiatan tersebut sudah berjalan sejak akhir September 2023 dan hingga tanggal 02 November 2023 telah dilakukan di 65 kelurahan,” ungkap Michael.

    Pada kesempatan itu, Michael juga membuka ruang partisipasi bagi warga dan relawan untuk turut dalam upaya pencegahan dan penanganan banjir.

    baca: cuaca hari ini seluruh wilayah jakarta berawan pagi dan malam hari

    “Membuka ruang partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan bencana banjir melalui Forum Pengurangan Risiko bencana (PRB) yang terdiri dari lembaga dan institusi penanggulangan bencana lintas sektor,” jelasnya.

    Seperti yang diwartakan sebelumnya, sejumlah wilayah di Jakarta dilanda banjir akibat hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu (04/11/2023) malam hingga Minggu (05/11/2023) siang.

    Ketinggian air bervariasi antara 40 sentimeter hingga 1 meter merendam sejumlah rumah di Jakarta Timur yaitu: Kelurahan Cililitan, Kelurahan Cawang, Kelurahan Bidara Cina, Kelurahan Kampung Melayu.

    Selain itu, banjir juga terjadi di beberapa titik di Jakarta Selatan, yaitu: Kelurahan Cilandak Timur, Kelurahan Rawa Jati, Kelurahan Kebon Baru.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Cuaca Hari Ini: Suhu Panas hingga 36 Derajat Celsius Landa Kota Ini

    Cuaca Hari Ini: Suhu Panas hingga 36 Derajat Celsius Landa Kota Ini

    7cloud.asia- Hujan mulai mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia. Namun suhu panas masih terjadi di beberapa kota. Bahkan di Kota Surabaya, suhu diperkirakan hingga 36 derajat celsius.

    Suhu terendah pada Senin (06/11/2023) di Kota Pahlawan tersebut adalah 25 derajat celsius. Tingkat kelembaban udara antara 50 hingga 90 persen.

    Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca di Kota Surabaya diperkirakan cerah dan cerah berawan.

    BMKG juga memprediksi suhu panas hingga 35 derajat celsius juga terjadi Serang, Yogyakarta, Semarang dan Makassar.

    Sementara itu, kota-kota lainnya sebagian besar cuaca berawan. Suhu berkisar anatara 20 hingga 36 derajat celsius.

    baca: cuaca hari ini jakarta berpotensi hujan sore hingga malam

    Hujan dengan intensitas ringan hingga lebat juga masih berpotensi mengguyur sejumlah kota di Indonesia. Pada pagi hari, hujan ringan diperkirakan terjadi di Manokwari.

    Kemudian pada siang hari BMKG memprediksi hujan dengan intensitas ringan di Gorontalo, Banjarmasin , Palangkaraya, Ternate, Pekanbaru dan Padang.

    Pada malam hari hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di kota Ternate, Manokwari dan Padang.

    Sedangkan hujan dengan intesitas sedang berpotensi mengguyur kota Banda Aceh, Bandar Lampung dan Medan pada siang hari.

    Hujan petir pada siang hari diperkirakan terjadi di kota Pangkal Pinang.Sedangkan kota Jayapura diprediksi hujan dengan intensitas sedang pada malam hari.

    BMKG juga memperkirakan hujan dengan intensitas lebat mengguyur kota Medan.

    baca: cuaca hari ini seluruh wilayah jakarta berawan pagi dan malam hari

    Sebelumnya BMKG telah memprediksi awal musim hujan 2023/2024 umumnya akan terjadi pada bulan Oktober-Desember 2023, yaitu sebanyak 477 Zona Musim (ZOM) atau 68,2 persen.

    Sementara puncak musim hujan umumnya diprakirakan pada bulan Januari-Februari 2024, yaitu sebanyak 385 ZOM (55,1 persen).

    Sementara sifat hujan pada periode Musim Hujan 2023/2024 diprakirakan normal 566 ZOM (80,9 persen), atas normal sebanyak 69 ZOM (9,9 persen), dan bawah normal 64 ZOM (9,2 persen).

    Karena itu, pihaknya meminta kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan institusi terkait untuk melakukan langkah mitigasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologis selama musim hujan.

    Terutama di wilayah yang mengalami Sifat Musim Hujan Atas Normal (lebih basah dibanding biasanya).

    Reporter: Nurakhmayani

  • Masalah Lingkungan Terbesar 2023: Krisis Pangan dan Air Akibat Pengolahan Tanah

    Masalah Lingkungan Terbesar 2023: Krisis Pangan dan Air Akibat Pengolahan Tanah

    7cloud.asia – Masalah lingkungan terbesar selanjutnya adalah krisis air dan pangan yang kini mulai dirasakan dampaknya di banyak negara di dunia.

    Pemanasan global dan praktik pertanian yang tidak berkelanjutan telah mengakibatkan meningkatnya ancaman krisis air dan pangan di banyak negara.

    Krisis air dan pangan ini layak disebut sebagai salah satu masalah lingkungan terbesar saat ini.

    Secara global, lebih dari 68 miliar ton lapisan tanah atas terkikis setiap tahun dengan kecepatan 100 kali lebih cepat dibandingkan proses pemulihan alami.

    Karena sarat dengan biosida dan pupuk, tanah tersebut berakhir di saluran air sehingga mencemari air minum dan kawasan lindung di hilir.

    Baca: Pemanasan global menjadi masalah lingkungan serius

    Selain itu, tanah yang terbuka dan tidak bernyawa lebih rentan terhadap erosi angin dan air karena kurangnya sistem akar dan miselium yang mengikatnya.

    Salah satu penyebab utama erosi tanah adalah pengolahan tanah secara berlebihan: meskipun hal ini meningkatkan produktivitas dalam jangka pendek.

    Pengolahan tanah secara berlebihan dapat dijelaskan dengan mencampurkan unsur hara permukaan (misalnya pupuk, dan banyak di antaranya menggunakan pupuk kimia.

    Pengolahan tanah secara fisik merusak struktur tanah dan dalam jangka panjang menyebabkan pemadatan tanah atau hilangnya tanah.

    Pengolahan tanah secara berlebihan juga mengurangi kesuburan dan pembentukan kerak permukaan yang memperburuk erosi lapisan atas tanah.

    Baca: Mengenal keanekaragaman hayati tanah Papua

    Dengan populasi global yang diperkirakan akan mencapai 9 miliar orang pada pertengahan abad ini, Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) memproyeksikan bahwa permintaan pangan global akan meningkat sebesar 70% pada tahun 2050.

    Di seluruh dunia, lebih dari 820 juta orang mengalami peningkatan tersebut. tidak mendapatkan cukup makanan.

    Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengatakan, kecuali dilakukan tindakan segera, sangat mungkin akan terjadi keadaan darurat keamanan pangan global.

    “Krisis pangan ini dapat berdampak jangka panjang pada ratusan juta orang dewasa dan anak-anak,” ujarnya.

    Baca: KLHK temukan spesies baru di hutan Indonesia

    Ia mendesak negara-negara untuk memikirkan kembali sistem pangan mereka dan mendorong praktik pertanian yang lebih berkelanjutan.

    Dalam hal ketahanan air, hanya 3% air di dunia merupakan air tawar, dan dua pertiganya tersimpan di gletser beku atau tidak tersedia untuk kita gunakan.

    Akibatnya, sekitar 1,1 miliar orang di seluruh dunia kekurangan akses terhadap air, dan total 2,7 miliar orang mengalami kelangkaan air setidaknya selama satu bulan dalam setahun.

    Akibat kondisi ini, pada tahun 2025, dua pertiga penduduk dunia mungkin akan menghadapi kekurangan air.

    Sumber: earth.org

  • Masih Terdampak El Nino, 30 Desa di Probolinggo Krisis Air Bersih

    Masih Terdampak El Nino, 30 Desa di Probolinggo Krisis Air Bersih

    7cloud.asia – Krisis air bersih akibat fenomena El Nino masih melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Salah satunya Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Sebanyak 30 desa terdampak krisis air bersih.

    Berdasarkan  data dari  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur hingga akhir Oktober, jumlah warga terdampak kekeringan mencapai 61.371 jiwa atau 20.942 Kepala Keluarga (KK).

    “Hasil rekapitulasi data Pusdalops Penanggulangan Bencana tercatat sebanyak 51 dusun yang tersebar di 30 desa dari 14 kecamatan terdampak krisis air bersih di Kabupaten Probolinggo,” jelas Petugas Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Probolinggo, Silvia Verdiana.

    Baca: demi dapat air bersih warga lebak harus cari ke hutan

    Melansir Antaranews.com, puluhan desa yang mengalami krisis air bersih tersebar di Kecamatan Tegalsiwalan, Wonomerto, Banyuanyar, Tongas, Bantaran, Kuripan, Sukapura, Lumbang, Leces, Paiton, Besuk, Gading, Kotaanyar, dan Tiris.

    “Kami mendistribusikan air bersih berdasarkan permohonan dari pemerintah desa setempat dan hasil kaji awal Tim Reaksi cepat (TRC) Penanggulangan Bencana,” katanya.

    Selanjutnya Silvia menjelaskan sebagai upaya penanganan darurat, pihaknya telah mendistribusikan air bersih dan logistik kekeringan serta memantau beberapa daerah yang berisiko tinggi kekeringan.

    “Awal Juni hingga akhir Oktober 2023 kami telah menyalurkan 260 kali distribusi air dengan memberikan bantuan sebanyak 1.472.000 liter air bersih,” ujarnya.

    Baca: Kali Bekasi tercemar limbah ribuan warga krisis air bersih

    Selain itu, lanjut Silvia, pihaknya jug telah mendistribusikan  13 tandon air, dan 37 jerigen telah terdistribusi sebagai penanganan darurat krisis air bersih.

    Silvia mengatakan jumlah daerah terdampak kekeringan fluktuatif sejak tahun 2013 hingga 2023 bergantung faktor yang mempengaruhi.

    Faktor- faktor tersebut adalah berkurangnya volume air, mengeringnya sumber mata air, tidak ada cadangan air, maupun faktor infrastruktur lainnya.

    Pihaknya juga melakukan upaya lanjutan dengan kajian dan pemantauan kembali terkait beberapa faktor yang mempengaruhi kejadian kekeringan pada tahun 2023.

    Baca: Danau sentarum mengering ratusan warga kesulitan air bersih

    Pada kesempatan itu, Silvia mengimbau masyarakat agar memitigasi bencana kekeringan, seperti memanfaatkan sumber daya air secara lebih efektif dan efisien.

    Selain itu, masyarakat juga dapat memprioritaskan penggunaan air untuk keperluan minum dan masak atau keperluan air bersih lainnya.

    “Selain itu warga juga bisa menanam banyak pohon di sekitar kawasan rawan kekeringan, gotong royong membuat waduk yang disesuaikan dengan kondisi geografis,” ujarnya.

    Silvia juga menyarankan pemda dan masyarakat untuk memperbanyak daerah resapan air, dan menerapkan budaya konservasi air.

    Baca: Pertanian tak berkelanjutan memicu krisis air dan krisis pangan

    Jika ada situasi yang berpotensi terjadi bencana kekeringan atau lainnya, Silvia mengimbau masyarakat segera melapor ke pemerintah desa setempat.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Tampilkan Musisi Top, M Festival di Bali Bakal Angkat Isu Lingkungan

    Tampilkan Musisi Top, M Festival di Bali Bakal Angkat Isu Lingkungan

    7cloud.asia – Sebuah acara pertunjukan musik yang pro lingkungan, M Festival akan segera digelar di Sanur, Bali.

    Acara ini bertajuk M Festival 2023, dan akan digelar pada 3 Desember mendatang dengan menampilkan sederet musisi top Tanah Air yang peduli pada isu lingkungan.

    Bertajuk “Bhinneka Tunggal Rahayu” pagelaran M Festival yang menggaungkan isu lingkungan akan dilaksanakan di Lapangan Niti Mandala, Denpasar, Bali itu, bakal diramaikan sejumlah grup musik

    Baca: Konser setengah abad God Bless

    M Festival ini antara lain akan diisi Nosstress, DJ Una, DJ Vic Tows, Lolot, Tiket, Soegi Bornean, The Nameks, Alffy Rev X Brisia Jodie, Navicula hingga Slank.

    Executive Director dari M Entertainment Louis Renzo mengatakan, di gelaran M Festival ini pihaknya sengaja menampilkan jajaran penampil yang mewakili perbedaan jenis musik.

    “Namun tetap memberikan keselarasan membentuk harmoni untuk kedamaian Indonesia,” ujarnya pada jumpa pers di Jakarta, Senin (6/11/2023).

    Baca : Musisi tanah air ditantang gelar konser ramah lingkungan

    Seminggu sebelum konser digelar, tepatnya pada 26 November 2023, M Entertainment selaku promotor akan menggelar kerja bakti untuk membersihkan pantai Sanur.

    Kegiatan bersih Pantai Sanur ini akan dilakukan bersama sejumlah komunitas peduli lingkungan di Bali.

    “Jadi bukan hanya sekadar kampanye peduli lingkungan saja, tapi kami akan benar-benar beraksi dengan salah satunya membersihkan pantai Sanur dari sampah dan kotoran bersama,” ujar Co Founder dan Managing Director M Entertainment, Arden Wiebowo.

    Baca: Cara Coldplay wujudkan tur ramah lingkungan

    Arden menyebut M Festival 2023 juga akan mengikutsertakan 100 tenan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal untuk mendukung ekonomi kreatif di daerah tersebut, dan menargetkan hingga 20 ribu penonton.

    Tiket M Festival 2023 sudah bisa didapatkan  secara daring mulai 3 November 2023. Harganya Rp200 ribu termasuk pajak.

    Jadi buruan, karena di acara ini kamu bisa senang-senang sambil menyebarkan semangat kepedulian pada lingkungan.

    Sumber: Antaranews 

     

     

  • Masalah Lingkungan Terbesar 2023: Fast Fashion dan Limbah Tekstil yang Dipicunya

    Masalah Lingkungan Terbesar 2023: Fast Fashion dan Limbah Tekstil yang Dipicunya

    7cloud.asia – Masalah lingkungan serius selanjutnya adalah fast fashion dan limbah tekstil yang diakibatkannya.

    Fast fashion tak lepas dari melonjaknya permintaan global terhadap fesyen dan pakaian pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya ternyata menjadi masalah lingkungan yang serius.

    Industri fast fashion diyakini  menyumbang 10% emisi karbon global, sehingga menjadi salah satu masalah lingkungan terbesar hingga saat ini. Belum lagi dari limbha tekstil yang dhasilkannya.

    Industri fesyen tepatnya fast fashion  menghasilkan lebih banyak emisi gas rumah kaca dibandingkan gabungan sektor penerbangan dan pelayaran. 

    Fast fashion juga bertanggung jawa pada hampir 20% air limbah global, atau sekitar 93 miliar meter kubik dari pewarnaan tekstil, menurut Program Lingkungan PBB.

    Baca: Dampak buruk fast fashion pada lingkungan

    Secara global, industri fesyen dunia menghasilkan sekitar 92 juta ton limbah tekstil setiap tahunnya. Jumlah tersebut diperkirakan akan melonjak hingga 134 juta ton per tahun pada tahun 2030.

    Pakaian dan limbah tekstil yang dibuang berakhir di tempat pembuangan sampah (TPA), yang sebagian besarnya bukan limbah tekstil. -dapat terurai secara hayati.

    Sedangkan mikroplastik dari bahan pakaian seperti poliester, nilon, poliamida, akrilik, dan bahan sintetis lainnya, dapat diserap ke dalam tanah dan sumber air di sekitarnya.

    Limbah tekstil dari pakaian dalam jumlah besar juga dibuang di negara-negara belum berkembang seperti yang terjadi di Atacama di Chile, gurun terkering di dunia.

    Baca: 

    Dikutip earth.org, setidaknya 39.000 ton limbah tekstil dari negara lain dibiarkan membusuk di sana.

    Dari 100 miliar pakaian yang diproduksi setiap tahunnya, 92 juta ton di antaranya berakhir di tempat pembuangan sampah.

    Isu yang berkembang pesat ini semakin diperparah dengan semakin berkembangnya model bisnis fast fashion.

    Di mana perusahaan mengandalkan produksi pakaian berkualitas rendah yang murah dan cepat untuk memenuhi tren terkini dan terkini.

    Baca: Akankah slow fashion bisa jadi alternatif fast fashion

    Piagam Industri Fesyen PBB untuk Aksi Iklim sudah menyatakan bahwa perusahaan fesyen dan tekstil yang menandatanganinya berkomitmen untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050.

    Namun demikian, sebagian besar pelaku industri ini belum menyadari peran mereka dalam perubahan iklim.

    Walaupun hal-hal tersebut merupakan masalah lingkungan hidup terbesar yang mengancam planet Bumi, masih banyak masalah lain yang belum disebutkan.

    Yakni penangkapan ikan yang berlebihan, perluasan kota, lokasi dana super yang beracun, dan perubahan penggunaan lahan.

    Meskipun ada banyak aspek yang perlu dipertimbangkan dalam merumuskan respons terhadap krisis, aspek-aspek tersebut harus terkoordinasi, praktis, dan memiliki jangkauan yang luas agar dapat memberikan dampak yang cukup besar.

  • Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Terjadi di Beberapa Wilayah Ini

    Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Terjadi di Beberapa Wilayah Ini

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan dengan intensitas lebat berpotensi mengguyur sejumlah wilayh di Indonesia pada Rabu (08/11/2023).

    Hujan lebat diatas 50mm/hari tersebut berpeluang mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Maluku Utara.

    Selain itu, hujan lebat juga diperkirakan mengguyur wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Papua Barat dan Papua.

    Karena itu BMKG mengajak masyarakat agar waspada terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang dan longsor sebagai dampak dari hujan lebat tersebut.

    baca: masa peralihan cuaca bmkg keluarkan peringatan dini untuk seluruh indonesia

    Hujan lebat juga berpeluang mengguyur sejumlah perairan di Indonesia, yaitu di Laut Cina Selatan, Laut Natuna, Selat Malaka, Perairan barat Aceh-Sumatera Barat.

    Laut Sulawesi, Selat Makassar, perairan utara Papua Barat – Papua, dan Teluk Cendrawasih juga diperkirakan terjadi hujan lebat.

    Sementara, cuaca kota-kota di Indonesia pada hari ini umumnya cerah dan berawan. Suhu berkisar antara 19 hingga 36 derajat celsius. Suhu terendah terjadi di Kota Bandung dan suhu tertinggi terjadi di Kota Surabaya.   

    Untuk wilayah Jakarta, BMKG memprediksi pada pagi hingga siang hari cuaca cerah berawan di seluruh wilayah Jakarta.

    baca: bmkg cuaca di jakarta cerah berawan sepanjang hari

    Peluang hujan ringan diperkirakan terjadi pada malam hari di Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Pusat.

    Suhu udara berkisar antara 25 hingga 33 derajat celsius dengan tingkat kelembaban antara 60 hingga 85 persen.

    Reporter: Nurakhmayani