Tag: lrt jabodebek

  • Keterhubungan LRT Jabodebek dengan Moda Angkutan Umum Lainnya

    Keterhubungan LRT Jabodebek dengan Moda Angkutan Umum Lainnya

    7cloud.asia – Setelah beberapa kali ditunda, akhirnya kereta listrik ringan atau LRT Jabodebek resmi dioperasikan pada Senin (28/8/2023).

    Dalam satu bulan ke depan belum semua trainset sudah beroperasi. Namun, rencananya akan ada 434 perjalanan LRT Jabodebek yang siap melayani penumpang setiap hari.

    Adapun kapasitas satu rangkaian LRT Jabodebek dapat menampung 700 penumpang dalam kondisi normal hingga 1.308 penumpang (dalam kondisi padat).

    Warga bisa naik LRT Jabodebek dari 18 stasiun yang menghubungkan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.

    Baca: Seperti ini spesifikasi stasiun LRT Jabodebek

    Adapun 18 Stasiun LRT Jabodebek adalah Stasiun Dukuh Atas, Stasiun Setiabudi, Stasiun Rasuna Said, Stasiun Kuningan, Stasiun Pancoran, Stasiun Cikoko, Stasiun Ciliwung, Stasiun Cawang.

    Kemudian Stasiun TMII, Stasiun Kampung Rambutan, Stasiun Ciracas, Stasiun Harjamukti.

    Sedangkan untuk arah Bekasi ada Stasiun Halim, Stasiun Jatibening Baru, Stasiun Cikunir I, Stasiun Cikunir II, Stasiun Bekasi Barat, Stasiun Jati Mulya.

    Sebanyak 18 Stasiun LRT Jabodebek ini dibuat terintegrasi dengan moda angkutan lainnya seperti Transjakarta dan KRL Commuter Line untuk memudahkan masyarakat menggunakan transportasi umum.

    Baca: Gangguan LRT Jabodebek akan diperbaiki, Jokowi masyarakat tidak membully karya anak bangsa

    2 Stasiun LRT Jabodebek yang terkoneksi dengan Stasiun Commuter Line adalah Stasiun LRT Dukuh Atas yang terhubungan dengan Stasiun Commuter Line Sudirman, dan Stasiun LRT Cikoko yang terhubung dengan Stasiun Commuter Line Cawang.

    “Jika masyarakat LRT Jabodebek ingin melanjutkan perjalanan ke Stasiun Commuter Line Cawang, masyarakat dapat turun di Stasiun LRT Cikoko,” kata Kuswardoyo dalam keterangan resmi, dikutip CNBC Indonesia Jumat (1/9/2023).

    Pengguna LRT Jabodebek yang ingin melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Commuter Line Sudirman, dapat menuju Stasiun Commuter Line Sudirman melalui jembatan penyeberangan orang yang menghubungkan antara Stasiun LRT Dukuh Atas dan Stasiun Commuter Line Sudirman.

    Baca: Berlaku tarif promo, harga tiket LRT Jabodebek jauh dekat Rp 5000

    Adapun minat masyarakat menggunakan LRT Jabodebek sudah terlihat cukup tinggi. Tercatat sebanyak 65.375 penumpang menggunakan jasa LRT Jabodebek dalam 3 hari, sejak dioperasikan.

    Dengan rincian 6.475 penumpang pada tanggal 28 Agustus 2023, 28.381 penumpang pada 29 Agustus 2023, dan 30.519 penumpang pada 30 Agustus 2023.

    “LRT Jabodebek menargetkan sebanyak 40-50 ribu penumpang bisa diangkut setiap harinya untuk saat ini,” kata Kuwardoyo.

    Baca: Ke depan tarif termurah LRT Jabodebek Rp 7100

    Selama 2 pekan pertama setelah dioperasikan, pengoperasian LRT Jabodebek dilakukan mulai pukul 05.00 WIB sampai 20.00 WIB dengan penambahan kereta secara bertahap tiap minggunya.

    Sementara untuk tarif LRT Jabodebek ditetapkan flat Rp 5.000 sampai akhir September 2023.

    Masyarakat dapat menggunakan LRT Jabodebek dengan mudah, dengan pembayaran menggunakan sistem cashless seperti menggunakan Kartu Uang Elektronik Perbankan (BRI, BNI, Bank Mandiri, BTN, BCA, dan Bank DKI Jakarta), KMT KAI Commuter, Scan Qris Link Aja dan KAI PAY.

     

  • Mulai Hari Ini Berlaku Tarif Normal LRT Jabodebek, Tarif Tertinggi Rp 20 Ribu

    Mulai Hari Ini Berlaku Tarif Normal LRT Jabodebek, Tarif Tertinggi Rp 20 Ribu

    7cloud.asia – Mulai hari ini, Minggu 1 Oktober 2023, LRT Jabodebek akan memberlakukan tarif promo baru dengan ketentuan rute terpendek sebesar Rp 3.000 dan rute terjauh sebesar Rp 20.000.

    Pemberlakuan tarif baru ini seiring dengan promo tarif flat LRT Jabodebek sebesar Rp 5.000 untuk semua rute yang telah berakhir kemarin, Sabtu (30/9/2023).

    Melansir Kompas.com, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Risal Wasal tarif promo LRT Jabodebek ini berlaku mulai 1 Oktober 2023 sampai 29 Februari 2024.

    Baca: Mimpi Jokowi agar transportasi publik di Jakarta terintegrasi

    Namun, ia belum dapat memastikan periode penerapan tarif promo yang baru ini akan diperpanjang atau tidak setelah Maret 2024. “Jalan aja dulu, jalan dulu aja,” jawab Risal.

    Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi yakin pengguna LRT Jabodebek tidak berkurang usai diskon tarif flat berakhir.

    “Enggak lah (penumpang tidak turun). Itu kalau saya datang ke Cibubur, Bekasi, orang-orang itu senang sekali sama LRT,” ungkap Budi beberapa waktu lalu. 

    Baca: Tak disubsidi, segini harga tiket Kereta Cepat

    LRT Jabodebek, lanjut Budi, memberikan layanan yang nyaman dan cepat sehingga akan tetap tinggi peminatnya.

    Apalagi, memangkas waktu tempuh lintas Bekasi hingga Dukuh Atas maupun Cibubur hingga Dukuh Atas menjadi tak sampai 1 jam.

    Waktu tempuh itu jauh lebih singkat jika dibandingkan dengan lama perjalanan dari Cibubur menuju Jakarta Pusat melalui jalur darat atau jalan tol yang membutuhkan waktu sekitar 2 jam.

    “Karena itu (LRT Jabodebek) memangkas waktu lebih dari 1 jam,” kata Budi Karya.

    Baca: Stasiun LRT yang terhubung dengan moda angkutan lain

    Seperti yang diberitakan sebelumnya, pada awal pengoperasian LRT Jabodebek Kemenhub menerapkan diskon 78 persen untuk tarif promo LRT Jabodebek.

    Tarif promo diberikan untuk menarik masyarakat agar menjajal moda transportasi baru ini. Tarif promo tersebut berupa tarif flat sebesar Rp 5.000 untuk seluruh lintas pelayanan.

    Tarif Promo ini mulai diberlakukan sejak LRT Jabodebek diresmikan sampai dengan akhir September 2023.

    Baca: LRT sering alami gangguan, Jokowi: hargai karya anak bangsa

    Pemberian tarif promo ini menggunakan subsidi dari pemerintah menggunakan skema Kewajiban Pelayanan Publik/Public Service Obligation (PSO).

    Besaran PSO yang diberikan untuk subsidi tarif dari mulai beroperasi sampai dengan akhir tahun 2023 yaitu sebesar Rp 66 Miliar. Jumlah ini di luar pemberian subsidi untuk prasarana.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Setelah Berlaku Tarif Normal, Akankah LRT Jabodebek Tetap Diminati

    Setelah Berlaku Tarif Normal, Akankah LRT Jabodebek Tetap Diminati

    7cloud.asia – Mulai Minggu (1/10/2023) PT KAI memberlakukan tarif normal LRT Jabodebek menjadi maksimal Rp 20.000. Hal ini setelah berakhirnya tarif promo flat sebesar Rp 5.000.

    Tarif LRT Jabodebek ini akan berlaku  hingga akhir Februari 2024. Bagaimana pengaruh perubahan tarif LRT Jabodebek ini terhadap jumlah pemakai? 

    Pengamat Tata Kota & Transportasi, Yayat Supriatna dalam wawancara dengan CNBC INdonesia, seperti dipantau di YouTube CNBC Indonesia, mengatakan harga menjadi salah satu pembentuk perilaku masyarakat terkait penggunaan transportasi umum termasuk LRT Jabodebek.

    “Saat tarif terjangkau dan nyaman, maka masyarakat akan menggunakan transportasi umum,” ujarnya.

    Baca: Tarif baru LRT Jabodebek

    Yayat melihat dampak perubahan tarif LRT Jabodebek akan mendorong pengguna KRL beralih ke LRT utamanya dari penumpang Kawasan Bekasi dan Cibubur dengan pertimbangan kenyamanan.

    Namun bagi sebagian penumpang, tarif LRT Jabodebek yang berkisar antara Rp 5000 hingga Rp 20.000, dinilai masih terlalu tinggi  sehingga mereka akan kembali pindah ke KRL dan sepeda motor setelah berlakunya tarif normal ini.

    Dijelaskan, pemberlakuan tarif promo selama satu bulan kemarin untuk memberikan kesempatan kepada msyarakat untuk mencoba LRT Jabodebek, sekaligus mengukur apakah transportasi umum ini layak dan bisa mereka gunakan.

    Ia melihat, selama ujicoba kemarin, pengguna LRT Jabodebek awalnya adalah pengguna KRL (khususnya untuk jurusan Bekasi) dan pengguna kendaraan pribadi baik motor maupun mobil pribadi.   

    Baca: Mimpi Jokowi agar moda transportasi umum di Jakarta terintegrasi

    Untuk pengguna kendaraan pribadi, tarif tidak menjaid persoalan selama kenyamanan mereka terpenuhi. 

    Namun untuk pengguna KRL dan sepeda motor, soal tarif mungkin jadi pertimbangan.

    Dari survei yang pernah dilakukannya, Yayat menjelaskan, 74 persen responden mengaku biaya transportasi mereka di bawah Rp 500.000 sebulan. 

    Artinya sebagian besar commuter di Jakarta adalah pengguna KRL dan sepeda motor.

    Untuk menarik kelompok ini, maka tarif LRT Jabodebek tidak boleh jauh berbeda dengan tarif KRL yang saat ini dipatok Rp 3000 untuk 30 kilometer pertama, dan Rp 1000 untuk kilometer selanjutnya.

    Baca: Pembatasan kendaraan bermotor mendesak dilakukan di Jakarta

    “Ini kan hampir 1 banding 4. Lantas siapa yang bisa bertahan dengan Rp 20.000, ini, biasanya berdasarkan alasan kenyamanan dan kemudahan,” imbuhnya

    Untuk mengatasi persoalan tarif, pemerintah dapat mendorong integrasi tarif sebagai upaya menekan harga tiket sehingga dapat mendorong masyarakat untuk tetap menggunakan transportasi umum seperti LRT Jabodebek.

     

    Ia memperkirakan warga asal Bekasi atau Cibubur yang selama ini menggunakan bus atau kendaraan pribadi akan bertahan tetap menggunakan LRT Jabodebek.

    Sementara pengguna kRL dan sepeda motor, ada kemungkinan kembali ke moda awal. 

     

     

     

  • LRT Jabodebek Banyak Alami Masalah, DPR Minta Dilakukan Audit

    LRT Jabodebek Banyak Alami Masalah, DPR Minta Dilakukan Audit

    7cloud.asia – Belum lama dioperasikan, sejumlah masalah bermunculan dalam operasional (Light Rail Transit atau LRT Jabodebek. 

    Pada Rabu (1/11/2023) rangkaian kereta LRT Jabodebek Cibubur Line – Dukuh Atas dilaporkan sempat mogok di tengah jalan selama tiga menit.

    Peristiwa ini menambah deretan masalah pada LRT Jabodebek, setelah sebelumnya banyak unit roda yang aus dan mundurnya jadwal keberangkatan. 

    Menanggapi kondisi ini, Ketua Komisi VI DPR Faisol Riza mengatakan telah meminta manajemen LRT  Jabodebek memperbaiki masalah pada LRT yang menyebabkan waktu tunggu kereta mencapai satu jam.

    Baca: LRT Jabodebek terapkan tarif normal

    Komisi VI DPR, juga mengatakan akan mengecek ke lapangan terkait permasalahan yang dikeluhkan pengguna LRT Jabodebek tersebut.

    “Kami sudah minta untuk diperbaiki dan terus menerus disempurnakan supaya publik mendapatkan layanan LRT ini dengan baik. Kami berencana untuk melakukan meninjau langsung di lapangan dalam rangka menyempurnakan layanan LRT ini,” ujar Faisol, Rabu (1/11/2023).

    Ke depan, Faisol berharap adanya LRT Jabodebek bisa mengurangi kemacetan dan masalah transportasi lainnya yang masih terjadi di Jabodetabek. Untuk itu, ia berharap pelayanan LRT harus terus disempurnakan.

    “Karena ini kita harapkan bisa mengurangi kemacetan, mengurangi emisi bahan bakar kendaraan umum, begitu juga mempermudah transportasi publik dari rumah ke tempat kerja,” sebutnya.

    Baca: Segini tarif normal LRT Jabodebek

    Sementara Anggota Komisi VI DPR Amin Ak, dalam keterangan tertulis yang dirilis Parlementaria mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengaudit proyek LRT Jabodebek.

    Audit ini untuk memastikan penyebab buruknya kualitas trainset LRT Jabodebek. Audit yang dilakukan setidaknya mencakup teknologi maupun proses produksinya.

     

    Banyaknya unit roda yang aus, imbuh Amin, menyebabkan manajemen LRT Jabodebek hanya mengoperasikan 9 trainset dari 18 trainset yang biasa beroperasi.

    “Hal itu mengakibatkan waktu tunggu dan keberangkatan LRT menjadi molor karena Sebagian trainset harus masuk ruang perawatan,” pungkasnya.

    Baca: Ke depan, LRT Jabodebek terintegrasi dengan moda lainnya

    Menurut Amin, audit diperlukan untuk mengetahui kualitas trainset LRT apakah sudah sesuai standar atau belum.

    Selama ini, PT INKA diketahui sudah berpengalaman memenuhi permintaan trainset LRT bagi negara lain, yang tentu saja dari sisi kualitas harusnya sudah terjamin.

    “Kalau kemudian ditemukan masalah dengan standard LRT yang digunakan di rute Jabodebek, maka hal itu mencoreng reputasi anak bangsa dalam inovasi dan teknologi, khususnya transportasi umum,” tegas Politisi Fraksi PKS ini.

    Audit dilakukan, lanjutnya, untuk mengetahui apakah ada masalah dengan kualitas bahan bakunya atau proses pengerjaannya.

    Baca: Tarif kereta cepat Jakarta-Bandung tidak disubsidi

    Jika terbukti ada pengurangan kualitas bahan maka ini harus ditindaklanjuti dengan pemeriksaan dan penyelidikan faktor-faktor penyebabnya.

    “Saya khawatir ada praktik rente dalam pengadaan trainset LRT, sehingga kualitasnya tidak memenuhi standar,” lanjutnya.

    Lebih lanjut, Amin mengungkapkan pada Agustus 2023 lalu, pihak Siemens yang ditunjuk sebagai pemasok dan pengelola software untuk operasional LRT Jabodebek memprotes adanya ketidaksesuaian teknis pada 31 trainset LRT buatan PT INKA.

    Ketidaksesuaian ini yang menyebabkan terjadinya tidak kompatibel dengan sistem atau software untuk pengoperasiannya.

    Amin kembali menegaskan pentingnya audit ini dari sisi reputasi kemampuan penguasaan teknologi anak bangsa.

    Baca: Naik angkutan umum berarti kamu mendukung tercapainya SDGs

    Ia menegaskan, jangan sampai reputasi anak bangsa rusak gara-gara penyimpangan yang terkait dengan faktor non teknis produksi, misalnya praktik rente sehingga terjadi pengurangan kualitas bahan baku.

    “Selama ini kita berjuang agar anak bangsa diberikan kepercayaan. Kita juga mendorong pemerintah mengurangi ketergantungan impor,” jelasnya.

    Buruknya kualitas trainset LRT, menurut Amin, bisa menurunkan kepercayaan publik akan kemampuan anak bangsa. Padahal bisa jadi persoalannya bukan pada kemampuan para insinyur kita, namun karena faktor lain.

    “Jika dibiarkan, hal ini akan membuat industri kereta api kita sulit melangkah lebih jauh. Padahal kita sedang membangun kepercayaan publik terhadap kemampuan anak bangsa dalam urusan teknologi perkeretaapian,” tutup Anggota DPR RI dari Dapil Jawa Timur IV ini. 

    Baca: Pembatasan kendaraan bermotor mendesak dilakukan

  • Terima banyak Keluhan Masyarakat Soal LRT Jabodebek, DPR Ingatkan Kemenhub

    Terima banyak Keluhan Masyarakat Soal LRT Jabodebek, DPR Ingatkan Kemenhub

    7cloud.asia – Ketua Komisi V DPR Lasarus mendesak jajaran Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan pengawasan terhadap operasional transportasi publik termasuk LRT Jabodebek.

    Permintaan Lasarus ini, khususnya terkait  kereta cepat hingga Light Rail Transit atau LRT Jabodebek yang mengalami berbagai masalah teknis sebulan setelah dioperasikan. 

    Lasarus berharap pihak Kemenhub menjamin kenyamanan, keamanan dan keselamatan bagi pengguna transportasi publik LRT Jabodebek. 

    “Saya minta sebagai regulator mengawasi betul operasional kereta cepat ini. Memang kita masih bisa memaklumi di tahap awal ini ada banyak penyesuaian-penyesuaian. Namun demikian, ini perlu kita cermati,” ujar Lasarus di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (7/11/2023).

    Baca: LRT alami banyak masalah, DPR minta dilakukan audit

    Ia menambahkan, ada apresiasi dari masyarakat terkait keberadaan LRT Jabodebek tapi banyak juga ada keluhan yang sampai ke Komisi V.

    “Nah karena pelayanan, tentu bagian dari kita pengawasan itu juga bagian dari kita karena regulasinya dibawah naungan Kementerian Perhubungan,” ujarnya.

    Lasarus meminta, sebagai regulator Kemenhub mengawasi betul operasional kereta cepat ini.

    Adapun terkait LRT Jabodebek, Politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut mengungkapkan masih banyaknya adanya keluhan dari masyarakat terutama terkait dari segi konektivitas antar moda.

    Baca: Segini tarif normal LRT Jabodebek

    Bahkan, ungkap Lasarus, hal-hal teknis pun tidak luput menuai sorotan dari masyarakat. Ia mengaku banyak dmintai pendapat terkait dengan cepat ausnya roda LRT.

    Karena hal Ini menyangkut keselamatan, ujarnya, saya pikir juga sebagai regulator.

    “Sebagai pengawas Kemenhub, kami titip pesan untuk secara seksama memperhatikan hal-hal teknis yang terkait dengan kenyamanan, keamanan dan keselamatan pengguna khususnya kereta cepat dan LRT, demikian juga yang lain-lain,” tandas Lasarus.

    Merespon hal itu, Menhub Budi Karya Sumadi mengungkapkan pihaknya selaku regulator telah secara intensif mengontrol kereta cepat maupun KRL.

    “Berkaitan dengan kereta cepat, kami regulator intensif pak, terutama juga KRL, mestinya yang punya perusahaan yang kontrol, tetapi kami yang panggil,” ujarnya.

    Baca: Mengintegrasikan fasilitas transportasi publik di Jakarta

    Kemenhub, ujar Budi Karya, sudah lapor presiden, saya kontrol baik kereta cepat maupun KRL tentang kasus-kasus yang terjadi. Ia menjanjikan Desember ini masalah akan teratasi. 

    Mengenai wacana Panja, Menhub meminta waktu kepada Komisi V DPR RI agar pihaknya diberikan waktu dan kesempatan selama 6 bulan untuk meningkatkan kinerja.

    “Kami buat suatu pemantauan yang online, pak, Sekarang ini ada indikasi bahwa jumlah yang diekspor itu tidak sama dengan yang sebenarnya. Jadi nanti kalau ada sistem, nanti real time pak, jadi bisa kita pantau,” tutur Menhub.

    Sumber: Parlementaria

  • PT KAI Tambah 12 Rangkaian Kereta: Waktu Tunggu LRT Jabodebek Turun Jadi 18 Menit

    PT KAI Tambah 12 Rangkaian Kereta: Waktu Tunggu LRT Jabodebek Turun Jadi 18 Menit

    7cloud.asia – Waktu tunggu keberangkatan atau headway LRT Jabodebek yang sebelumnya 30 menit menjadi 18 menit.

    Pengurangan waktu tunggu LRT Jabodebek ini terjadi setelah PT Kereta Api Indonesia (KAI) menambah 12 rangkaian kereta atau trainset.

    Sebelumnya lamanya waktu tunggu LRT Jabodebek ini sempat dikeluhkan warga. Bahkan mereka meminta agar tarif disesuaikan, karena ada waktu yang terbuang.

    Dilansir Kompas.com, waktu tunggu 18 menit seperti yang dikatakan PT KAI terbukti benar. 

    Baca: DPR ingatkan Kemenhub terkait keluhan pengguna LRT Jabodebek

    Mereka coba membuktikan hal tersebut dengan mendatangi Stasiun Bekasi Barat, Selasa (28/11/2023). Rangkaian kereta mulanya tiba di Stasiun Bekasi Barat pukul 17.25 WIB dengan tujuan akhir di Stasiun Dukuh Atas.

    Tak sampai satu menit, kereta itu menurunkan dan mengangkut penumpang dan kembali melanjutkan perjalanannya.

    “Setelahnya, 18 menit berselang atau tepatnya pukul 17.43 WIB, rangkaian kereta selanjutnya kembali datang ke Stasiun Bekasi Barat,” tulis Kompas.

    Dengan begitu jarak rangkaian kereta satu dengan yang lainnya yaitu 18 menit.

    Baca: Ditemukan banyak masalah, DPR minta LRT Jabodebek diaudit

    Diberitakan sebelumnya, LRT Jabodebek telah mengoperasikan 12 trainset. Hal ini dilakukan untuk mempercepat headway moda transportasi tersebut.

    “Yang beroperasi sudah 12 trainset bersama stakeholders,” kata Vice President Public Relations PT KAI Joni Martinus saat dihubungi Kompas.com, Senin (27/11/2023). 

    “Untuk headway-nya (masih) terus diupayakan menuju normal,” sambung dia.

    Joni menjelaskan, saat ini headway LRT Jabodebek untuk relasi Jatimulya-Cawang dan Harjamukti-Cawang (pulang-pergi) adalah 18 menit.

    Baca: Keterhubungan LRT Jabodebek dengan moda angkutan lainnya

    Joni menambahkan, untuk headway Cawang-Dukuh Atas pulang pergi adalah sembilan menit

    Perubahan demi perubahan headway ini tidak terlepas dari beberapa trainset LRT Jabodebek yang sedang diperbaiki karena rodanya aus.

    LRT Jabodebek mulai diujicobakanpada Juli 2023 dan resmi dioperasikan pada September 2023.

  • LRT Jabodebek Angkut Lebih 4,5 Juta Penumpang Sepanjang 2023

    LRT Jabodebek Angkut Lebih 4,5 Juta Penumpang Sepanjang 2023

    7cloud.asia – Sejak diresmikan pada Agustus 2023 hingga tahun 2023 berakhir, light rail transit atau LRT Jabodebek tercatat melayani 4.554.751 penumpang. 

    Angka tersebut menunjukkan bahwa rata-rata pengguna LRT Jabodebek mencapai lebih dari 36 ribu orang penumpang setiap harinya.

    Jumlah pengguna tertinggi terjadi pada September 2023, di mana LRT Jabodebek melayani sebanyak 1.506.191 penumpang.

    Sementara, rekor jumlah pengguna terbanyak dalam satu hari tercatat pada 28 September 2023 dengan jumlah pengguna atau penumpang mencapai 88.051 orang

    Sementara Stasiun Dukuh Atas, Stasiun Harjamukti dan Stasiun Bekasi Barat menjadi stasiun yang paling banyak melayani pengguna sepanjang 2023 dengan total 1.809.692 pengguna yang dilayani.

    Baca: Jumlah rangkaian kereta ditambah, waktu tunggu LRT Jabodebek berkurang

    Dari sisi operasional sepanjang 2023, LRT Jabodebek mengoperasikan 22.855 perjalanan dengan rata-rata persentase ketepatan waktu mencapai 98,90 persen.

    Sedangkan headway atau waktu tunggu antar kereta pun dibuat semakin singkat. Pada awal beroperasi waktu tunggu antar kereta 10 – 20 menit. Saat ini menjadi kisaran 7,5 – 15 menit.

    Dilansir Tempo.com, Manager Public Relations LRT Jabodebek Mahendro Trang Bawono mengatakan akan menjaga kepercayaan masyarakat kepada LRT Jabdebek.

    Ia berjanji untuk terus memaksimalkan layanan dan melakukan peningkatan di berbagai aspek pada tahun ini.

    “KAI mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang menggunakan LRT Jabodebek selama 2023,” ujar dia lewat keterangan tertulis pada Senin, 8 Januari 2024.

    Baca: Kemenhub diminta perhatikan keluhan penumpang LRT Jabodebek

    Menurut Mahendro, KAI juga sedang fokus menjaga konsistensi dan kehandalan operasional kereta perkotaan pertama yang pengoperasiannya otomatis tanpa masinis.

     

    “Sehingga dapat memenuhi harapan masyarakat akan moda transportasi yang aman, tepat waktu, serta dapat diandalkan,” tutur dia.

    Segala capaian itu, kata dia, dapat terwujud berkat kerja sama dan kolaborasi semua stakeholders.

    Tentunya, pada 2024 ini masih terdapat ruang untuk meningkatkan sejumlah aspek, mulai dari target rata-rata harian pengguna, jumlah perjalanan, maupun ketepatan waktu.

    Pada 2024, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI menargetkan dapat melayani rata-rata 69 ribu pengguna setiap harinya.

    Baca: LRT Jabodebek banyak alami masalah, begini respon DPR

    Sementara untuk jumlah perjalanan maupun ketepatan waktu, PT KAI menargetkan dapat mengoperasikan 240 perjalanan setiap harinya, dengan prosentase ketepatan waktu mencapai 99 persen.

    Dalam menyediakan layanan kereta yang terjangkau, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Risal Wasal, bersama Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo, menandatangani sebuah kontrak.

    Kontrak itu mengatur Subsidi Penyelenggaraan Kereta Api Ringan Terintegrasi di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi Tahun 2023 pada 7 Desember 2023 di Stasiun LRT Jabodebek Halim.

    Kementerian Perhubungan bersama PT KAI juga menghadirkan tarif promo untuk meningkatkan minat masyarakat menggunanakan transportasi umum, khususnya LRT Jabodebek.

    Baca: Segini tarif LRT Jabodebek

    Mulai dari tarif flat pada Agustus-September, tarif promo minimal Rp 3.000 untuk jarak terdekat dan maksimal Rp 20.000 untuk jarak terjauh yang masih berlaku sampai saat ini.

    Selain itu juga diberlakukan tarif maksimal Rp 10.000 yang berlaku pada hari Sabtu, Minggu, Libur Nasional, serta weekday saat off peak hour.

    LRT Jabodebek, dia berujar, terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan sehingga dapat menghadirkan pelayanan terbaik untuk pengguna.

    “Kami juga berharap dengan adanya peningkatan di segala aspek pelayanan, dapat meningkatkan minat masyarakat kembali menggunakan LRT Jabodebek,” ucap dia.

    Baca: Integrasi antarmoda agar warga tertarik gunakan transportasi publik

  • LRT Jabodebek Tambah Delapan Jadwal Perjalanan, Waktu Operasional Lebih Panjang

    LRT Jabodebek Tambah Delapan Jadwal Perjalanan, Waktu Operasional Lebih Panjang

    7cloud.asia – LRT Jabodebek mulai Senin (26/8/2024) lalu resmi menambah jadwal perjalanannya sehingga dapat melayani penumpang hingga semakin malam.

    Manajer Public Relations LRT Jabodebek Mahendro Trang Bawono mengatakan, pihaknya menambah delapan jadwal perjalanan yang berlaku mulai Senin (26/8/2024).

    Dengan begitu, jumlah total keseluruhan perjalanan LRT Jabodebek meningkat, dari 350 menjadi 358 jadwal.

    Meski demikian, Mahendro menambahkan bahwa jadwal perjalanan tambahan ini hanya berlaku pada hari kerja atau weekday.

    Baca: LRT Jabodebek angkut lebih dari 4,5 juta penumpang pada 2023

    “Perjalanan tambahan ini khusus dioperasikan pada akhir jam operasi setiap hari Senin hingga Jumat,” ucap Mahendro dikutip Kompas.com, Rabu (28/8/2024).

    Ia mengatakan, penambahan jadwal perjalanan ini dilakukan sebagai respons terhadap peningkatan jumlah penumpang LRT Jabodebek.

    Hal itu diketahui dari hasil uji coba penambahan perjalanan LRT Jabodebek pada 5 Agustus 2024 lalu.

    “Dengan operasional yang lebih lama, kami berharap dapat lebih memenuhi kebutuhan transportasi pada jam-jam sibuk di malam hari serta memberikan kenyamanan dan kemudahan lebih bagi para pengguna,” terang Mahendro.

    Baca: PT KAI tambah rangkaian kereta LRT Jabodebek

    Berikut jadwal LRT Jabodebek terbaru pada hari kerja atau weekday:

    Dukuh Atas-Jati Mulya
    Jadwal keberangkatan awal: 06.15 WIB 06.25 WIB 06.34 WIB.
    Jadwal keberangkatan akhir 22.25 WIB 22.37 WIB 22.50 WIB.

    Jati Mulya-Dukuh Atas
    Jadwal keberangkatan awal: 05.22 WIB 05.32 WIB 05.42 WIB.
    Jadwal keberangkatan akhir: 21.31 WIB 21.44 WIB 21.56 WIB.

    Dukuh Atas-Harjamukti
    Jadwal keberangkatan awal: 06.20 WIB 06.30 WIB 06.40 WIB.
    Jadwal keberangkatan akhir: 22.30 WIB 22.42 WIB 22.55 WIB.

    Harjamukti-Dukuh Atas
    Jadwal keberangkatan awal: 05.29 WIB 05.39 WIB 05.49 WIB.
    Jadwal keberangkatan akhir: 21.39 WIB 21.51 WIB 22.04 WIB.

     

  • Air Minum dan Parkir Sepeda Gratis: Bentuk Komitmen LRT Jabodebek Ciptakan Ekosistem Transportasi Ramah Lingkungan

    Air Minum dan Parkir Sepeda Gratis: Bentuk Komitmen LRT Jabodebek Ciptakan Ekosistem Transportasi Ramah Lingkungan

    7cloud.asia – LRT Jabodebek mendukung pembangunan berkelanjutan dengan menciptakan ekosistem transportasi ramah lingkungan dan mengurangi emisi yang berdampak pada lingkungan.

    Adapun langkah nyata yang dilakukan untuk mewujudkan transportasi ramah lingkungan adalah dengan menghadirkan sejumlah fasilitas, seperti air minum gratis serta parkir sepeda di seluruh stasiun LRT Jabodebek.

    Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (12/9/2024) Manager Public Relations LRT Jabodebek Mahendro Trang Bawono mengatakan, pihaknya aktif berkontribusi dalam mengurangi kemacetan dan emisi karbon melalui layanan transportasi yang efisien.

    “Rata-rata 78 ribu orang menggunakan LRT Jabodebek setiap hari kerja pada bulan September, yang berarti mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan dan memberikan dampak positif bagi kualitas udara,” katanya.

    Ditambahkan, LRT Jabodebek berkomitmen untuk menghadirkan layanan transportasi yang tidak hanya efisien dan nyaman bagi pengguna, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan.

    Baca: BRIN sebut dibutuhkan pembenahan struktural transportasi publik di Jakarta

    Oleh karena itu, LRT Jabodebek menyediakan fasilitas water station atau air minum gratis di seluruh stasiun. Fasilitas diharapkan dapat mengurangi sampah akibat botol plastik sekali pakai, sebagai bagian dari kampanye gaya hidup ramah lingkungan.

    Dia menambahkan, LRT Jabodebek juga menyediakan fasilitas parkir sepeda di seluruh stasiun untuk mendukung mobilitas berkelanjutan, memungkinkan pengguna melanjutkan perjalanan dengan sepeda.

    Mahendro menjelaskan, di area Depo LRT Jabodebek, gedung kantor Divisi LRT Jabodebek menerapkan konsep Green and Smart Building, dengan efisiensi energi, air, dan material yang telah disertifikasi oleh Excellent in Design for Greater Efficiencies.

    Selain itu, solar panel atau Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 60KWP di atap Gedung Kantor LRT Jabodebek dan Klinik Mediska LRT Jabodebek berkapasitas 33KWP berkontribusi dalam penggunaan energi terbarukan.

    Pembangkit ini dapat menghemat penggunaan listrik mencapai 15 persen untuk Gedung Kantor dan 10 persen untuk Klinik Mediska.

    Baca: Transportasi publik yang berkualitas akan kurangi polusi udara di Jakarta

    Dia menyebut bahwa pihaknya selalu berupaya untuk berinovasi dan menghadirkan layanan yang ramah pengguna dan ramah lingkungan.

    Mereka, ujarnya, berkomitmen penuh untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dengan mengedepankan prinsip Environmental, Social, Governance (ESG) dalam seluruh aspek operasionalnya.

    “Langkah-langkah konkret ini adalah bagian dari upaya kami untuk mewujudkan transportasi umum yang lebih hijau dan ramah lingkungan,” tambah Mahendro.

    Dalam kesempatan itu, dia mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam kampanye penggunaan transportasi umum dan menjaga lingkungan.

    Dengan semakin banyak masyarakat yang menggunakan transportasi umum, dampak positifnya akan semakin terasa, seperti berkurangnya jumlah kendaraan pribadi di jalan, pengurangan kemacetan, serta peningkatan kualitas udara untuk kesehatan masyarakat dan lingkungan.

    Sumber:Antaranews.com

  • Jumlah Penumpang LRT Jabodebek Terus Meningkat, Pelayanan Terus Ditingkatkan

    Jumlah Penumpang LRT Jabodebek Terus Meningkat, Pelayanan Terus Ditingkatkan

    7cloud.asia – PT Kereta Api Indonesia mencatat adanya peningkatan pengguna LRT Jabodebek sebesar 23 persen pada kuartal III tahun 2024.

    Total pengguna LRT Jabodebek periode Juli-September 2024 tercatat 5.968.184 pengguna, sementara pada kuartal II (periode April-Juni 2024) sebanyak 4.844.096 pengguna.

    Dalam keterangan yang dirilis Rabu (2/10/2024) Manager Public Relations LRT Jabodebek Mahendro Trang Bawono menyebutkan, tercatat rata-rata pengguna harian sebanyak 77.251 pengguna, naik 12,1 persen dibandingkan dengan rata-rata 68.935 pengguna per hari di kuartal II.

    Sedangkan untuk akhir pekan, KAI melayani rata-rata 33.350 pengguna LRT Jabodebek pada kuartal III, meningkat 9,4 persen dibandingkan kuartal II dengan 32.315 pengguna.

    “Angka ini naik 43 persen dibandingkan kuartal I yang mencatat 24.771 pengguna per akhir pekan,” kata Mahendro.

    Baca: DKI Jakarta targetkan 55 persen warga gunakan transportasi publik

    Dia menuturkan, kinerja positif juga terlihat pada bulan September 2024, di mana mereka melayani 1.953.095 pengguna LRT Jabodebek, dengan rata-rata pengguna harian pada hari kerja mencapai 80.015 pengguna.

    Selain itu, ujarnya, KAI terus mengoptimalkan layanan dengan peningkatan jumlah perjalanan.

    Pada kuartal III, LRT Jabodebek mengoperasikan 22.540 perjalanan pada hari kerja, naik 32 persen dari 17.024 perjalanan di hari kerja pada kuartal II.

    “Ketepatan waktu operasional juga menunjukkan perbaikan signifikan, mencapai 98 persen di kuartal III, meningkat dari 97,7 persen di kuartal II dan 94,2 persen di kuartal I.

    Dia juga menuturkan bahwa jumlah gangguan perjalanan berhasil ditekan, dengan 1.375 gangguan yang tercatat di kuartal III, menurun dari 2.471 gangguan pada kuartal II dan 2.556 gangguan di kuartal I.

    Baca: Perubahan Jakarta lewat penataan transportasi publik

    Dari sisi operasional pada bulan September, KAI mengoperasikan rata-rata 355 perjalanan LRT Jabodebek per hari saat weekday dan 260 saat weekend, dengan ketepatan waktu yang mencapai 98,31 persen.

    Untuk memaksimalkan layanan, KAI juga menghadirkan fasilitas air minum gratis di stasiun yang dapat dinikmati oleh para pengguna.

    Selain itu, KAI juga telah memperkenalkan Crowd Detection System, sebuah teknologi yang memungkinkan pengguna melihat secara real-time kepadatan di setiap trainset dan stasiun.

    “Dengan fitur ini, pengguna dapat memilih kereta yang kurang padat sehingga dapat menikmati perjalanan dengan lebih nyaman,” ujar dia menjelaskan.

    Dengan capaian yang terus meningkat ini, pihaknya berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pelayanan dan inovasi demi menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

    Sumber:Antaranews.com