Tag: venezuela

  • Venezuela Bebaskan 35 Tahanan Politik, Termasuk Tokoh Oposisi Ternama

    Venezuela Bebaskan 35 Tahanan Politik, Termasuk Tokoh Oposisi Ternama

    7cloud.asia – Venezuela membebaskan sedikitnya 35 tahanan politik, termasuk sejumlah tokoh oposisi ternama, dalam langkah yang bertepatan dengan upaya kepemimpinan sementara negara itu untuk memperkuat hubungan dengan Amerika Serikat.

    Pernyataan tersebut disampaikan oleh Organisasi Hak Asasi Manusia Foro Penal pada Minggu (8/2/2026). Disebutkan bahwa pada pekan lalu lebih dari 650 orang yang mereka anggap sebagai tahanan politik masih ditahan di seluruh negeri.

    Di antara mereka yang dibebaskan terdapat politisi oposisi Juan Pablo Guanipa dan Perkins Rocha, menurut pernyataan serikat pers Venezuela, pejabat partai oposisi, serta anggota keluarga.

    Baca: Wakil Presiden Delcy Rodriguez gantikan posisi Nicolas Maduro

    Pihak berwenang tidak segera mengeluarkan pengumuman resmi terkait pembebasan ini.

    Namun dalam beberapa hari terakhir, presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez mengatakan ia berniat menutup El Helicoide, kompleks penahanan yang lama dikritik kelompok HAM, serta menguraikan rencana undang-undang amnesti yang luas.

    Pembebasan tersebut terjadi menyusul penangkapan Presiden Nicolas Maduro oleh otoritas Amerika Serikat pada bulan lalu. Peristiwa tersebut kemudian mengubah lanskap politik Venezuela.

    Sejak itu, Rodriguez, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden, telah mengambil langkah untuk mengarahkan ulang kebijakan luar negeri negara tersebut.

    Baca: Mengartikan serangan militer AS ke Venezuela

    Menurut The New York Times, Rodriguez bekerja sama dengan pemerintahan Donald Trump dan mengalihkan ekspor minyak ke Amerika Serikat.

    Sementara itu, pemimpin oposisi Maria Corina Machado menyambut pembebasan tersebut dalam pesan di platform media sosial X.

    “Hari ini rakyat Venezuela menyambut para pahlawan kami pulang … Mereka kembali dengan kekuatan dan martabat yang mengharukan.”

    Sumber: Antaranews.com/Anadolu

  • 32 Orang Tewas dan 700 Lainnya Luka-luka Akibat Gempa Magnitudo 7,5 yang Melanda Venezuela

    32 Orang Tewas dan 700 Lainnya Luka-luka Akibat Gempa Magnitudo 7,5 yang Melanda Venezuela

    7cloud.asia – Sekurangnya 32 orang tewas dan 700 lainnya terluka akibat gempa besar yang melanda Venezuela pada Rabu (24/6/2026) waktu setempat.

    Angka tersebut merupakan informasi pertama yang disampaikan pemerintah Venezuela terkait jumlah korban gempa.

    Para seismolog mengkonfirmasi gempa besar pertama bermagnitudo 7,2 melanda dekat kota San Felipe, ibu kota negara bagian Yaracuy.

    Sekitar 40 detik kemudian, gempa kedua dengan kekuatan lebih besar bermagnitudo 7,5 kembali terjadi di tenggara kota Yumare.

    Gempa tersebut merupakan gempa terbesar yang pernah melanda Venezuela dan yang terkuat selama 125 tahun terakhir.

    Baca: Puluhan Orang Tewas Akibat Gempa di Filipina Selatan

    Menurut dinas Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), episentrum gempa terletak di kedalaman 10 kilometer dari permukaan tanah dan titiknya berada di barat wilayah pesisir Moron.

    Gempa tersebut terasa dengan sangat kuat di ibu kota Caracas sehingga menyebabkan ambruknya sejumlah bangunan.

    USGS memperkirakan jumlah korban tewas dapat mencapai ribuan, dengan rentang jumlahnya dari 10 ribu hingga 100 ribu orang.

    Dengan tujuan utama untuk menyelamatkan nyawa, Presiden Rodriguez mengatakan bahwa otoritas setempat berfokus menyelamatkan korban yang terjebak di reruntuhan gedung dan rumah-rumah yang hancur, menurut laporan teleSUR.

    Menurut data teknis terkini dari USGS, gempa ganda tersebut mengguncang wilayah Venezuela utara dengan sangat keras.

    Sumber: Antaranews.com

  • Korban Meninggal Akibat Gempa Kembar di Venezuela Dekati 600 Orang

    Korban Meninggal Akibat Gempa Kembar di Venezuela Dekati 600 Orang

    7cloud.asia – Jumlah korban tewas akibat gempa kembar dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah menjadi 589 orang, sementara 2.980 lainnya terluka.

    Pelaksana Tugas (Plt) Presiden Venezuela Delcy Rodriguez, dalam pernyataanya pada Jumat (26/6/2026) waktu setempat mengatakan jumlah korban kemungkinan masih akan bertambah.

    “Sayangnya, 589 orang meninggal dan 2.980 orang terluka,” kata Presiden Rodriguez dalam sebuah pertemuan yang disiarkan saluran TV teleSUR.

    Sebelumnya pada Kamis (25/6/2026), Menteri Kesehatan Carlos Alvarado situasi paling kritis masih terjadi di Negara Bagian La Guaira, yang mencatatkan jumlah korban tewas dan luka terbanyak.

    Alvarado menjelaskan bahwa segera setelah gempa terjadi, mekanisme tanggap darurat nasional langsung diaktifkan.

    Lebih dari 5.000 tenaga medis, termasuk lebih dari 1.200 dokter, dikerahkan untuk memberikan bantuan di wilayah-wilayah yang terdampak paling parah.

    Dua gempa bumi kuat berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6/2026), disusul 30 gempa susulan.

    Gempa kembar tersebut menghancurkan banyak rumah, merusak infrastruktur dan rumah sakit, serta menyebabkan bandara utama negara itu ditutup.

    Sumber: Antaranews.com/Sputnik

  • Korban Tewas Akibat Gempa di Venezuela Melonjak Menjadi 1400 Orang

    Korban Tewas Akibat Gempa di Venezuela Melonjak Menjadi 1400 Orang

    7cloud.asia – Jumlah korban tewas akibat gempa di Venezuela dilaporkan melonjak menjadi 1.430 orang, kata ketua parlemen negara itu dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (27/6/2026) waktu setempat.

    Dilansir CNN, Tim penyelamat berpacu dengan waktu yang semakin menipis untuk menemukan korban selamat. Kurangnya alat berat dan gempa susulan yang terus-menerus mempersulit upaya penyelamatan.

    Sebelumnya, Presiden sementara Venezuela Delcy Rodríguez mengatakan puluhan orang telah berhasil diselamatkan dalam keadaan hidup.

    “Ini membawa kebahagiaan bagi kami karena mereka bisa kembali memeluk keluarga dan orang-orang tercinta,” ujarnya pada Jumat (26/6/2026) waktu setempat seperti dilansir BBC.com

    Dia juga menyebutkan bahwa hingga kini telah terjadi 214 gempa susulan, setelah dua gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5.

    Baca: Puluhan Orang Tewas Akibat Gempa di Filipina Selatan

    Rodríguez menambahkan bahwa wilayah La Guaira akan “dimiliterisasi” untuk membantu penanganan darurat. La Guaira merupakan salah satu daerah yang paling parah terdampak oleh dua gempa tersebut.

    Sedikitnya 2.927 keluarga telah kehilangan rumah mereka akibat gempa, kata Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez.

    Upaya bantuan internasional juga mulai berdatangan. Sebuah tim penyelamat dari Belanda telah berangkat dari Eindhoven Air Base menuju Venezuela untuk membantu proses evakuasi dan pemulihan.

    Tim tersebut terdiri dari 65 personel dan delapan anjing pelacak, menurut European Press Agency. Tim bantuan dari El Salvador juga telah tiba di negara tersebut, bersama personel penyelamat dari Meksiko dan Swiss.

    Koordinator kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Tom Fletcher, mengatakan bencana ini membutuhkan respons global yang terkoordinasi.

    Baca: Spanyol Alami Hari Terpanas dengan Suhu di Atas 40°C

    “Kita memerlukan respons internasional, dan kami akan mengoordinasikannya serta memastikan bantuan tersalurkan,” ujarnya pada BBC Radio 4. “Saya ingin masyarakat di Venezuela tahu bahwa bantuan sedang dalam perjalanan.”

    Rodríguez sebelumnya menyatakan bahwa dana sebesar 200 juta dolar atau sekitar Rp3,26 triliun telah dikucurkan dari Dana Moneter Internasional (IMF) untuk membantu pembangunan kembali infrastruktur dan rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan.

    Baik Palang Merah maupun PBB kini telah memobilisasi bantuan untuk Venezuela pasca-gempa.

    Pihak Palang Merah menyatakan bahwa cabang Palang Merah di Venezuela saat ini telah “beroperasi dan bergerak memberikan respons.”