Korban Tewas Akibat Gempa di Venezuela Melonjak Menjadi 1400 Orang

Written by

in

7cloud.asia – Jumlah korban tewas akibat gempa di Venezuela dilaporkan melonjak menjadi 1.430 orang, kata ketua parlemen negara itu dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (27/6/2026) waktu setempat.

Dilansir CNN, Tim penyelamat berpacu dengan waktu yang semakin menipis untuk menemukan korban selamat. Kurangnya alat berat dan gempa susulan yang terus-menerus mempersulit upaya penyelamatan.

Sebelumnya, Presiden sementara Venezuela Delcy Rodríguez mengatakan puluhan orang telah berhasil diselamatkan dalam keadaan hidup.

“Ini membawa kebahagiaan bagi kami karena mereka bisa kembali memeluk keluarga dan orang-orang tercinta,” ujarnya pada Jumat (26/6/2026) waktu setempat seperti dilansir BBC.com

Dia juga menyebutkan bahwa hingga kini telah terjadi 214 gempa susulan, setelah dua gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5.

Baca: Puluhan Orang Tewas Akibat Gempa di Filipina Selatan

Rodríguez menambahkan bahwa wilayah La Guaira akan “dimiliterisasi” untuk membantu penanganan darurat. La Guaira merupakan salah satu daerah yang paling parah terdampak oleh dua gempa tersebut.

Sedikitnya 2.927 keluarga telah kehilangan rumah mereka akibat gempa, kata Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez.

Upaya bantuan internasional juga mulai berdatangan. Sebuah tim penyelamat dari Belanda telah berangkat dari Eindhoven Air Base menuju Venezuela untuk membantu proses evakuasi dan pemulihan.

Tim tersebut terdiri dari 65 personel dan delapan anjing pelacak, menurut European Press Agency. Tim bantuan dari El Salvador juga telah tiba di negara tersebut, bersama personel penyelamat dari Meksiko dan Swiss.

Koordinator kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Tom Fletcher, mengatakan bencana ini membutuhkan respons global yang terkoordinasi.

Baca: Spanyol Alami Hari Terpanas dengan Suhu di Atas 40°C

“Kita memerlukan respons internasional, dan kami akan mengoordinasikannya serta memastikan bantuan tersalurkan,” ujarnya pada BBC Radio 4. “Saya ingin masyarakat di Venezuela tahu bahwa bantuan sedang dalam perjalanan.”

Rodríguez sebelumnya menyatakan bahwa dana sebesar 200 juta dolar atau sekitar Rp3,26 triliun telah dikucurkan dari Dana Moneter Internasional (IMF) untuk membantu pembangunan kembali infrastruktur dan rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan.

Baik Palang Merah maupun PBB kini telah memobilisasi bantuan untuk Venezuela pasca-gempa.

Pihak Palang Merah menyatakan bahwa cabang Palang Merah di Venezuela saat ini telah “beroperasi dan bergerak memberikan respons.”

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *