7cloud.asia – Dalam prakiraan cuaca yang dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah pada Minggu (15/12/2024).
Kondisi cuaca hujan dari intensitas ringan hingga sangat lebat berpeluang mengguyur di sebagian besar wilayah Indonesia.
Imbauan BMKG soal potensi cuaca ekstrem BMKG menyebutkan, sekitar 19 persen wilayah Indonesia terpantau memasuki puncak musim hujan pada Desember 2024.
BMKG dalam laporan Prospek Cuaca Mingguan Periode 13-20 Desember 2024 menjelaskan, ada beberapa fenomena yang berkontribusi signifikan terhadap peningkatan pembentukan awan hujan di barat, tengah, dan timur Indonesia.
Pertama, Madden-Julian Oscillation (MJO) yang saat ini masih berada di fase 5 dan aktif bergerak melintasi wilayah Indonesia, dari barat ke timur.
Ada pula Gelombang Rossby, Kelvin, dan Low Frequency, yang aktif di sebagian besar wilayah Indonesia, serta potensi pembentukan bibit siklon tropis di selatan Jawa dan Laut Natuna-Laut Andaman.
Dengan diprediksinya MJO dan gelombang atmosfer yang masih cukup signifikan, potensi cuaca ekstrem di Indonesia pun akan tetap terjadi.
Kondisi tersebut berdampak pada potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, genangan air, atau tanah longsor, yang menjadi ancaman bagi sebagian penduduk.
Risiko banjir lahar juga masih ada akibat hujan sangat lebat di sekitar aliran sungai wilayah gunung berapi aktif.
Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang ditandai dengan curah hujan tinggi.
Berikut perkiraan cuaca BMKG pada hari Minggu besok di mana hujan sangat lebat berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Barat.
Hujan lebat berpotensi terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Papua Barat dan Papua.
Sementara wilayah Sumatera Barat, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, dan Kepulauan Bangka Belitung berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang.
Demikian juga DKI Jakarta, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara dan Maluku juga berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang.
Hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Sulawesi Utara dan Gorontalo.
Guna menghadapi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau masyarakat menerapkan langkah-langkah berikut ini:
1. Mengantisipasi risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan genangan air, terutama di wilayah rawan
2. Membersihkan saluran air dan lingkungan sekitar untuk mengurangi risiko banjir
3. Menghindari aktivitas di wilayah rawan bencana serta mempersiapkan perlengkapan darurat
4. Memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, seperti situs www.bmkg.go.id, media sosial @infobmkg, atau aplikasi infoBMKG.