Tag: jakarta

  • Cuaca Hari Ini: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Buruk untuk Dua Wilayah Jakarta

    Cuaca Hari Ini: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Buruk untuk Dua Wilayah Jakarta

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini untuk dua wilayah Jakarta yang diperkirakan terjadi cuaca buruk pada Selasa (10/06/2024).

    Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi melanda wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang hingga sore hari.

    Sementara wilayah lainnya diperkirakan hujan dengan intensitas ringan pada siang atau sore hari. Hanya wilayah Kepulauan Seribu yang diperkirakan berawan.

    Sementara pada pagi dan malam hari, seluruh wilayah DKI Jakarta berawan. Suhu udara berkisar antara 24 hingga 29 derajat celsius dengan tingkat kelembaban antara 80 hingga 95 persen.

    Sedangkan sebagian besar wilayah di Indonesia berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga hujan lebat disertai petir.

    Seperti wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur berpotensi hujan lebat dengan intensitas diatas 50 mm/hari.

    Wilayah Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur juga berpotensi hujan lebat.

    Kondisi cuaca serupa juga diperkirakan terjadi di wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

    BMKG memperkirakan hujan disertai kilat/petir atau hujan badai berpeluang melanda wilayah Aceh, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat.

    Cuaca seperti ini berpeluang pula terjadi di wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan.

    Selain itu, hujan disertai kilat/petir atau hujan badai berpotensi melanda wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku dan Papua Barat.

    Tak hanya hujan, BMKG juga memperkirakan angin kencang dengan kecepatan diatas 45 km/jam melanda wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat.

    Wilayah  Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Maluku dan Papua juga berpotensi terjadi angin kencang.

    Suhu udara berkisar antara 19 hingga 34 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung. Sedangkan suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Semarang dan Pontianak.

     

  • Cuaca Hari Ini: Jakarta Bakal Cerah Berawan, Sejumlah Kota Berpotensi Hujan Ringan hingga Lebat

    Cuaca Hari Ini: Jakarta Bakal Cerah Berawan, Sejumlah Kota Berpotensi Hujan Ringan hingga Lebat

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca seluruh wilayah DKI Jakarta bakal cerah serta berawan pada Rabu (12/06/2024) pagi dan malam.

    Peluang hujan dengan intensitas ringan hanya terjadi pada siang atau sore hari di wilayah Jakarta Selatan.

    Suhu udara berkisar antara 23 hingga 31 derajat celsius dengan tingkat kelembaban antara 75 hingga 95 persen.

    Sedangkan sebagian besar kota di Indonesia berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga hujan lebat disertai petir.

    Baca Juga: El Nino Berlalu, Indonesia Kini Bersiap Hadapi La Nina pada Juli Mendatang

    Kota Ambon, Makassar, Kendari berpeluang hujan dengan intensitas ringan pada pagi hari.

    Kemudian pada siang atau sore hari Kota Yogyakarta, Bandung, Samarinda, Bandar Lampung, Jayapura, Manokwari, Makassar, Manado dan Medan berpotensi hujan dengan intensitas ringan.

    Di waktu yang sama hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Banjarmasin, Pangkal Pinang, Ambon, Ternate dan Kendari. Hujan lebat disertai petir berpotensi mengguyur Kota Jambi.

    Lalu malam harinya hujan dengan intensitas ringan diprediksi terjadi di Kota Gorontalo, Jambi, Banjarmasin, Palangkaraya, Tarakan, Tanjung Pinang, Ambon, Jayapura dan Manokwari.

    Baca Juga: WMO: Transisi Cepat dari El Nino ke La Nina Bakal Memicu Musim Badai

    Hujan lebat disertai petir berpeluang melanda Kota Samarinda pada Rabu malam.

    Suhu udara berkisar antara 18 hingga 34 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung. Sedangkan suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Banda Aceh dan Surabaya.

     

  • Ditemukan Lubang di JPO Phinisi, Ini yang Dilakukan Dinas Bina Marga DKI Jakarta

    Ditemukan Lubang di JPO Phinisi, Ini yang Dilakukan Dinas Bina Marga DKI Jakarta

    7cloud.asia – Ramai dibincangkan di media sosial Instagram, adanya lubang di Jembatan Penyeberangan Orang atau JPO Phinisi, Karet Jakarta Pusat.

    Seorang warga mengunggah video tentang lubang di lantai JPO Phinisi di akunnya dan menjadi viral pada Selasa (11/6/2024).

    Adapun menurut informasi, lubang di lantai JPO Phinisi muncul berselang beberapa hari setelah acara yang diadakan di lokasi tersebut.

    Syamsul mengatakan guna menghindari kembali terjadi kerusakan seperti munculnya lubang, Bina Marga mengingatkan pengguna dan penyelenggara acara untuk ikut menjaga dan meminimalkan terjadinya kerusakan selama acara berlangsung.

    Dinas Bina Marga DKI Jakarta bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait adanya lubang di JPO Phinisi ini.

    Baca Juga: Cara Kota Surabaya untuk Menjadi Ramah Disabilitas: JPO dengan Lift Hingga Taman Bicara

    Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo mengatakan, lantai berlubang tersebut sempat ditutup sementara menggunakan MCB kerucut sebelum diperbaiki.

    “Kami sempat tutup sementara untuk melakukan survei perbaikan. Sekarang sudah dipasang pelat,” ujar Heru, Selasa (11/6/2024) seperti dikutip m.beritajakarta.id.

    Heru menyampaikan, berdasarkan laporan petugas lift JPO Pinisi munculnya lubang tersebut disebabkan acara yang berlangsung di JPO tersebut beberapa hari lalu.

    “Koordinasi untuk perbaikan bersama juga sudah dilakukan. Lantai JPO kini sudah dapat dilintasi warga kembali,” tandas Heru.

    Dilansir Antaranews.com, Dinas Bina Marga sempat menutup sementara lubang di lantai JPO Pinisi, Karet, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, menggunakan pelat besi agar tidak membahayakan pengguna.

    Baca Juga: Kualitas Udara Jakarta Masuk Kategori Tidak Sehat, Berada di Posisi Ketiga Terburuk di Dunia

    “Untuk lantai berlubang di JPO Phinisi Sudirman kita perbaiki sementara memakai pelat besi oleh Satuan Tugas Bidang Prasarana dan Sarana Utilitas Kota (PSUK) agar tetap berfungsi dan tidak membahayakan pengguna,” kata Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Utilitas Kota Bina Marga Syamsul Bakhri saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

    Syamsul mengatakan Bina Marga selanjutnya berkoordinasi dengan pihak penyelenggara aktivitas ruang publik untuk segera melakukan perbaikan permanen sesuai sarana prasarana yang rusak.

    “Terkait perbaikan permanen diusahakan secepatnya,” kata dia.

    Dia menambahkan, Bina Marga melakukan perawatan atau pemeliharaan secara rutin dan berkala sesuai dengan kondisi lapangan dan skala prioritas untuk JPO di DKI Jakarta.

    JPO Phinisi di Karet Sudirman bertema kapal Pinisi diresmikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Maret 2022.

    Baca Juga: Lengkung Jembatan Otista di Kota Bogor: Saksi Peninggalan Belanda sejak Seabad Silam

    Pemerintah menyatakan jembatan ini dibangun demi memenuhi kebutuhan masyarakat dan secara estetika membawa Jakarta pada langkah selanjutnya sebagai kota global dunia.

    Selain diperuntukkan bagi pejalan kaki, JPO ini juga dirancang untuk memfasilitasi pesepeda menyeberang.

    Sebelumnya, kasus JPO rusak di Jakarta akibat kelalaian penggunaan juga pernah terjadi pada April lalu. JPO Marunda mengalami kerusakan akibat ditabrak truk kontainer.

    Suku Dinas Bina Marga Kota Administrasi Jakarta Utara kemudian mengatakan melakukan perbaikan secara bertahap agar jembatan dapat digunakan kembali. Sementara itu, pemilik kontainer menyatakan akan bertanggung jawab untuk memperbaiki seluruh kerusakan tersebut.

  • Pengawasan Penggunaan Air Tanah di Jakarta Perlu Diperketat agar Jakarta Tidak Tenggelam

    Pengawasan Penggunaan Air Tanah di Jakarta Perlu Diperketat agar Jakarta Tidak Tenggelam

    7cloud.asia – Pemerintah perlu mengawasi penggunaan air tanah di Jakarta sebagai upaya untuk mencegah terjadinya penurunan muka air tanah.

    Ketua Poros Rawamangun Rudy Darmanto mengatakan, jika penggunaan air tanah di Jakarta tidak diawasi dan dibatasi dengan ketat, maka penurunan muka air tanah makin tinggi.

    “Sehingga dapat dipastikan Jakarta akan lebih cepat tenggelam,” kata Rudy di Gedung Pemuda Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (12/6/2024).

    Di tengah krisis air Jakarta, kata dia, maka penggunaan air tanah sudah seharusnya dibatasi dan diawasi dengan ketat oleh pemerintah.

    “Harusnya ada pengawasan ketat yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi penggunaan air tanah di Jakarta,” kata Rudy.

    Baca: Pemprov DKI Jakarta perbanyak pembangunan waduk tuk cegah banjir

    Berbicara dalam Diskusi Publik dengan tema “Jakarta Tenggelam Krisis Air Tanah” Rudy mengatakan, sejumlah kawasan rumah susun di Jakarta menggunakan air dengan komposisi 30 persen menggunakan PDAM dan 70 persen menggunakan air tanah.

    Direktur Operasional Perumda PAM Jaya Syahrul Hasan menyebutkan beberapa kendala yang dialami perusahaannya karena masih belum dapat memenuhi pasokan air minum bagi warga Jakarta.

    Menurut dia, selisih kekurangan bagi kebutuhan air bersih warga Jakarta mencapai 11 ribu liter per detik dari tingkat kebutuhan pasokan air yang mencapai 31 ribu liter per detik.

    Tingginya selisih kekurangan itu, salah satunya karena PAM Jaya baru dapat mengoptimalkan air bersih dari dua sungai di Jakarta, yakni Sungai Ciliwung dan Sungai Pesangrahan.

    Sementara Sungai Krukut baru tahun ini dikelola oleh Perumda PAM Jaya.

    Baca: Membangun waduk yang ramah lingkungan

    Selain itu, dalam hal jangkauan pengelolaan air bersih, saat ini PAM Jaya baru memiliki jaringan perpipaan air bersih yang menjangkau sebanyak 65 persen warga.

    Dengan demikian, menurut Syahrul, masih ada kekurangan 35 persen dari total kebutuhan.

    “Kami tidak dapat asal mengelola air dari sungai-sungai di Jakarta sebab dipengaruhi langsung oleh ketahanan air di sungai-sungai tersebut,” ujarnya.

    Hal senada juga dikatakan pengamat kebijakan publik, Budi Siswanto. Dia mengatakan bahwa penggunaan air tanah untuk kebutuhan gedung-gedung pencakar langit di Jakarta cukup tinggi.

    “Ada sekitar 3.000 sampai 4.000 gedung-gedung tinggi di Jakarta, namun sayangnya hanya sekitar 200 gedung yang memiliki izin pengelolaan air bersih,” ujarnya.

    Baca: Sederet masalah lingkungan di balik pembangunan bendungan

    Karena itu, dibutuhkan pengawasan mendalam soal izin pengelolaan air bersih agar tidak menimbulkan masalah di tengah krisis air akibat menurunnya permukaan tanah.

    Sementara itu, pengamat lingkungan, Ferly Sahadat menuturkan perlunya Badan Regulasi Air untuk melakukan pengawasan mendalam pengelolaan air untuk komersil.

    “Dengan lemahnya pengawasan eksploitasi air tanah, maka bisa dipastikan warga Jakarta akan terus mengalami kerugian yang signifikan,” kata Ferly.

    Selain itu, ada juga sumur-sumur ilegal yang tidak memiliki izin. Kondisi tersebut menyebabkan permukaan tanah Jakarta mengalami penurunan dan berdampak menjadi ancaman serius tenggelamnya Jakarta.

    Sumber:Antaranews.com

  • Sebanyak 110 Ribu Siswa Baru DKI Jakarta Diterima Lewat Jalur Prestasi

    Sebanyak 110 Ribu Siswa Baru DKI Jakarta Diterima Lewat Jalur Prestasi

    7cloud.asia – Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengungkapkan, 110.088 siswa baru tingkat SMP, SMA dan SMK diterima melalui jalur prestasi pada pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2024.

    “Sudah ada 258.793 pendaftar PPDB hingga data terakhir,” kata Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Purwosusilo di Jakarta, Rabu (12/6/2024).

    Menurut dia, dari jumlah tersebut yang diterima sudah 110.088 siswa dari jenjang SMP, SMA serta SMK untuk jalur prestasi. Sedangkan sisanya belum bisa diterima.

    Ia menjelaskan bahwa nantinya calon siswa yang tidak masuk jalur prestasi bisa mendaftar lagi melalui jalur lainnya seperti zonasi dan afirmasi.

    Baca Juga: Prosedure PPDB Bagi Warga Jakarta dengan NIK Nonaktif

    “Yang telah diproses ini kan jalur prestasi untuk SMP, SMA, SMK, setelah ini anak-anak yang tidak masuk di jalur prestasi, bisa masuk jalur zonasi,” tuturnya.

    Ia menambahkan bahwa untuk PPDB pada tingkat SD tidak melalui jalur prestasi karena untuk mereka yang diutamakan, yaitu jalur zonasi.

    Purwo mengatakan bahwa pada PPDB Tahun Ajaran 2024, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta telah menata untuk jalur zonasi tingkat SD.

    Setiap siswa yang satu RT atau rumahnya berdekatan dengan sekolah maka akan otomatis diterima.

     

    Baca Juga: Komisi X DPR Minta Pemerintah Benahi Masalah Zonasi dalam PPDB

    “SD sekarang sudah ditata, ada penyempurnaan sedikit. Kalau anak-anak SD satu RT masuk zona prioritas satu, diterima otomatis. Sisanya di zona prioritas dua yang bersaing dengan kelurahan,” katanya.

    Seleksinya berdasarkan zona prioritas kemudian berdasarkan usia. “Baru kemudian waktu mendaftar,” katanya.

    Ia mengatakan, ketika semua siswa mengikuti PPDB itu sesuai dengan aturan yang ada maka dipastikan akan diterima, karena pada PPDB kali ini sudah dipastikan transparan tidak ada kecurangan.

    “Yang terpenting itu harus memenuhi prosedur karena tidak ada kecurangan, semua terbuka,” katanya.

    Sumber:Antaranews.com

  • Cuaca Hari Ini: Jumat Malam, Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Jumat Malam, Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan akan mengguyur seluruh wilayah Jakarta pada Jumat (14/06/2024) malam.

    Berdasarlan laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu diperkirakan hujan dengan intensitas ringan.

    Sedangkan hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Utara pada Jumat malam.

    Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan berawan. Peluang hujan dengan intensitas ringan terjadi di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan pada siang atau sore hari.

    Suhu udara berkisar antara 24 hingga 31 derajat celsius dengan tingkat kelembaban antara 65 hingga 95 persen.

    Sementara itu sebagian besar wilayah di Indonesia diperkirakan hujan dengan intensitasringan hingga hujan lebat disertai petir atau hujan badai.

    BMKG memperkirakan hujan lebat dengan intensitas diatas 50 mm/hari berpotensi mengguyur wilayah  Aceh, Sumatera Utara, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat.

    Wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua juga berpotensi hujan lebat.

    Kemudian hujan disertai kilat/petir atau hujan badai berpotensi melanda  wilayah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten.

    Kondisi cuaca yang sama juga berpotensi melanda wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan.

    Wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku dan Papua Barat juga berpotensi hujan badai.

    Tak hanya hujan, BMKG memprediksi sejumlah wilayah akan dilanda angin kencang dengan kecepatan diatas 45 km/jam.  

    Seperti wilayah Aceh, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat dan Papua.

    Suhu udara berkisar antara 20 hingga 35 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung. Sedangkan Kota Banda Aceh.

     

  • Mengapa ‘WFH’ Layak Jadi Kebijakan Mendesak untuk Memangkas Polusi Udara di Jakarta

    Mengapa ‘WFH’ Layak Jadi Kebijakan Mendesak untuk Memangkas Polusi Udara di Jakarta

    7cloud.asia – Polusi udara Jabodetabek menjadi perbincangan hangat di musim kemarau tahun lalu, sehingga pemerintah menerapkan kebijakan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah.

    Pakar ekonomi transportasi dan energi dari Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA), Alloysius Joko Purwanto, mengemukakan WFH adalah kebijakan yang mendesak.

    WFH menurutnya layak menjadi ‘jalan pintas’ untuk memangkas polusi udara di Jakarta.

    “Kalau kita mau jalan pintas, ya WFH ini kita memotong di sisi demand permintaan pergerakan. Ini langkah yang efektif untuk dibuat lebih serius, jadi cukup urgent,” ujar Joko yang juga anggota Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), kepada The Conversation.

    Mengapa WFH penting dan mendesak? Joko memulai argumennya dengan berkaca pada pembatasan pergerakan masyarakat dan kewajiban WFH bagi mayoritas pekerja saat pandemi Covid tahun 2020.

    Dia saat itu mengamati data kualitas udara di Jakarta membaik.

    Sebaliknya, begitu pembatasan mengendur, polusi udara berangsur meningkat. Pada 14 – 20 Juni 2022, kualitas udara kota Jakarta secara berturut-turut berada di kategori “tidak sehat” (unhealthy) menurut situs pemantau kualitas udara IQAir.com.

    Baca: Memasuki kemarau polusi udara Jakarta memburuk

    Perburukan kualitas ditandai peningkatan konsentrasi partikel debu (PM2.5) yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernafasan, gangguan paru-paru, hingga gangguan kardiovaskular.

    Riset dari Adhe Rizky Anugerah dari Universiti Putra Malaysia pada 2021, juga mengungkapkan temuan senada.

    Studi yang berbasiskan data kualitas udara DKI ini mengungkapkan penurunan material pencemar seperti Nitrogen Oksida atau NOx (7,5%), Sulfur Dioksida atau SOx (5,7%), dan Karbon Monoksida atau CO (39,9%) di seluruh wilayah Ibu Kota–kecuali Jakarta Utara.

    Ketiganya merupakan polutan utama yang berasal dari gas buang kendaraan bermotor.

    Selain berkaca dari kondisi pandemi Covid, Joko mengatakan WFH penting karena saat ini ketergantungan para pekerja terhadap kendaraan pribadi sangat tinggi.

    Berkaca dari survei indikatif Dewan Transportasi Kota Jakarta ke 881 pekerja di Ibu Kota pada Mei lalu (belum dipublikasi), mayoritas responden (41%) masih menggunakan kendaraan pribadi sebagai moda transportasi utama.

    Baca: Polusi udara mengakibatkan kualitas udara Jakarta masuk kategori tidak sehat

    Ada juga 26% responden pengguna taksi atau ojek online yang–berdasarkan tingkat keterisiannya–dapat dianggap sebagai kendaraan pribadi.

    “Sisanya hanya kendaraan umum. Ketergantungan kita pada kendaraan pribadi sangat tinggi untuk pergerakan setiap hari,” kata Joko.

    Pendapat tersebut juga menjadi simpulan dalam riset berbasiskan simulasi efektivitas WFH terhadap pengurangan polusi yang dilakukan di Barcelona, Spanyol, pada 2021.

    Riset ini menyatakan bahwa pemberlakuan WFH selama 2 – 4 hari dalam sepekan dapat mengurangi emisi NOx 4 – 10%.

    Studi yang ditulis Alba Badia (Universitat Autònoma de Barcelona) dan rekan-rekan tersebut juga turut menggarisbawahi efek WFH lainnya seperti menyokong work-life balance, hingga mengurangi tingkat kecelakaan di jalanan.

    Memberlakukan WFH massal
    Joko mengapresiasi inisiatif pemerintah DKI yang memberlakukan WFH. Namun, karena gentingnya persoalan kualitas udara saat ini, pemerintah seharusnya memperluas kebijakan WFH ke sektor swasta.

    Baca: Atasi polusi udara di Jakarta dibutuhkan transportasi publik yang berkualitas

    Pemerintah dapat merumuskan kebijakan WFH bersama sektor swasta. Tujuannya untuk mengidentifikasi sektor-sektor mana saja yang memungkinkan bagi pegawainya untuk bekerja di rumah.

    Identifikasi oleh pemerintah diperlukan karena angka sektor yang dapat menerapkan WFH berbeda-beda di setiap kota, bahkan antarnegara. Misalnya, 50% sektor ekonomi di Luxembourg bisa berlangsung dari rumah. Sementara, di Turki, porsinya hanya 21%.

    Selain itu, pembahasan juga patut dilakukan untuk mengetahui berapa hari dalam sepekan para pekerja dapat WFH.

    Joko meyakini kegiatan sejumlah sektor ekonomi dapat berjalan tanpa adanya kewajiban ke kantor. Sebab, mereka sudah melalui dan cukup terbiasa dengan kebijakan pembatasan pergerakan yang berlangsung saat pandemi.

    Agar kebijakan ini efektif, pemerintah juga harus memberikan insentif bagi perusahaan yang menerapkan WFH. Pemanis ini dapat diberikan dalam kerangka upaya pengendalian pencemaran udara sekaligus penghematan energi di DKI.

    “Insentif bukan ke arah pengguna (pekerja) langsung tapi ke pemberi kerja yang bersangkutan. misalnya dapat kelonggaran pajak daerah,” kata Joko.

    Baca: Kendaraan tak lolos uji emisi harus bayar lebih mahal

    Insentif untuk meningkatkan persentase WFH juga sudah diterapkan di beberapa negara. Misalnya, di Irlandia dan Belanda, perusahaan dapat mendapatkan pengurangan pajak jika mereka membolehkan karyawannya bekerja dari rumah.

    Pengurangan ini dihitung berdasarkan biaya tunjangan WFH ataupun ongkos lainnya yang dikeluarkan perusahaan kepada karyawan.

    Diiringi berbagai kebijakan
    Dosen dari Departemen Teknik Sipil Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Djoko Setijowarno, mengatakan kebijakan WFH massal merupakan langkah yang bisa dilakukan pemerintah untuk mengurangi polusi udara dari sektor transportasi di Jabodetabek.

    Walau begitu, dia menggarisbawahi WFH ini sulit efektif meredam pencemaran jika tidak dibarengi kebijakan lainnya.

    Menurut Djoko, sembari menerapkan WFH massal, pemerintah dapat memanfaatkan luangnya jalan-jalan di Jakarta maupun di kota penyangga untuk memperbaiki sarana transportasi umum, perluasan trayek, integrasi antarmoda, dan pengadaan bus.

    Fokus solusi ini adalah untuk mengakomodasi sekitar 8,8 juta warga Jabodetabek yang belum terhubung dengan simpul transportasi massal.

    Baca: Atasi polusi udara di Jakarta pembatasan kendaraan bermotor mendesak dilakukan

    Selain pembenahan transportasi publik, dia turut menyarankan pemerintah memberlakukan kebijakan pembatasan kendaraan pribadi. Misalnya dengan penerapan kebijakan jalan berbayar, ataupun aturan 4-in-1 di sejumlah ruas jalan utama.

    Harapannya, ketergantungan pekerja Jabodetabek terhadap kendaraan pribadi–khususnya sepeda motor–dapat berkurang sehingga mereka lebih memilih angkutan publik untuk bekerja.

    “Solusi yang dilakukan haruslah mengatasi masalah bukan cuma polusi udara tapi kecelakaan, kemacetan, bahkan inflasi,” kata Djoko yang juga Wakil Ketua Bidang Penguatan dan Pengembangan Kewilayahan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI).

    Artikel ini telah terbit di The Conversation, Penulis: Robby Irfany Maqoma, Environment Editor

  • Cuaca Hari Ini: BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Sebagian Besar Wilayah Jakarta

    Cuaca Hari Ini: BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Sebagian Besar Wilayah Jakarta

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini soal kondisi cuaca untuk sebagian besar wilayah Jakarta pada Sabtu (15/06/2024) malam atau malam minggu.

    Kondisi cuaca hujan dengan intensitas sedang disertai petir dan angin kencang berpotensi mengguyur hampir di seluruh wilayah Jakarta, yaitu Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

    Sedangkan kondisi cuaca di Jakarta Barat dan Jakarta Pusat diperkirakan akan terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Pada sore hari kondisi cuaca di seluruh wilayah Jakarta diperkirakan cerah berawan. Demikian juga pada pagi hari cuaca hampir di seluruh wilayah Jakarta diperkirakan berawan.

    Baca Juga: WMO: Transisi Cepat dari El Nino ke La Nina Bakal Memicu Musim Badai

    Peluang hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di wilayah Kepulauan Seribu pada Sabtu pagi.

    Suhu udara berkisar antara 23 hingga 32 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara berkisar antara 65 hingga 100 persen.

    Sementara sebagian besar besar kota di Indonesia berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan lebat disertai petir. Pada pagi hari hujan ringan berpeluang terjadi di Kota Gorontalo dan Ambon.

    Pada siang hari, hujan ringan diperkirakan terjadi di Kota Serang, Bengkulu, Yogyakarta, Ambon, Ternate, Jayapura, Manokwari, Kendari, Manado dan Padang.

    Baca Juga: El Nino Berlalu, Indonesia Kini Bersiap Hadapi La Nina pada Juli Mendatang

    Hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Pontianak. Sedangkan hujan dengan intensitas lebat disertai petir berpotensi melanda Kota Jambi, Bandung, Banjarmasin dan Tanjung Pinang.

    Kemudian pada malam hari hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Semarang, Tarakan, Bandar Lampung, Manokwari, Jayapura, Pekanbaru dan Palembang.

    Hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Serang, Bandung dan Ambon. Kota Bengkulu dan Medan berpotensi terjadi hujan lebat disertai petir.

    Suhu udara berkisar antara 20 hingga 34 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung.

    Sedangkan Kota Banda Aceh, Serang dan Pontianak diperkirakan terjadi suhu tertinggi.  

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Berpotensi Mengguyur Sejumlah Wilayah Jakarta pada Siang dan Malam Hari

    Cuaca Hari Ini: Hujan Berpotensi Mengguyur Sejumlah Wilayah Jakarta pada Siang dan Malam Hari

    7cloud.asia – Kondisi cuaca di seluruh wilayah Jakarta diperkirakan cerah berawan pada Minggu (16/06/2024) pagi. Peluang hujan ringan berpotensi pada siang dan malam hari.

    Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi pada siang hari.

    Pada malam hari Jakarta Timur dan Jakarta Utara berpeluang hujan dengan intensitas ringan.

    Suhu udara berkisar antara 23 hingga 31 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara berkisar antara 70 hingga 95 persen.

    Baca Juga: El Nino Berlalu, Indonesia Kini Bersiap Hadapi La Nina pada Juli Mendatang

    Sementara itu, mayoritas kota di Indonesia berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan lebat disertai petir.

    Pada pagi hari hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Tanjung Pinang, Bandar Lampung, Ambon dan Mamuju.

    Lalu siang harinya hujan ringan berpeluang terjadi di Kota Serang, Bengkulu, Jambi, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, Ambon, Jayapura, Manokwari, Pekanbaru, Makassar dan Kendari.

    Hujan dengan intensitas sedang berpotensi melanda Kota Banjarmasin. Sedangkan Kota Gorontalo, Manado dan Padang berpeluang hujan lebat disertai petir pada Minggu siang.

    Baca Juga: WMO: Transisi Cepat dari El Nino ke La Nina Bakal Memicu Musim Badai

    Kemudian pada malam hari Kota Bengkulu, Pangkal Pinang dan Palembang diprediksi hujan dengan intensitas ringan.

    Sedangkan kondisi cuaca di mana hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Ternate dan Mamuju.

    Hujan lebat disertai petir berpotensi mengguyur Kota Jambi, Padang dan Medan pada Minggu malam.

    Suhu udara berkisar antara 19 hingga 35 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung dan suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Banda Aceh.

     

  • Taman di Sekitaran Blok M Jakarta yang Seru Buat Hang Out

    Taman di Sekitaran Blok M Jakarta yang Seru Buat Hang Out

    7cloud.asia – Ada sejumlah taman di sekitar Blok M Jakarta Selatan yang dapat dimanfaatkan warga Jakarta dan sekitarnya saat libur akhir pekan.

    Salah satu lokasi wisata gratis yang dapat dinikmati di Jakarta Selatan adalah Taman Literasi Martha Christina Tiahahu atau yang biasa disebut Taman Literasi Blok M.

    Sesuai dengan namanya, taman ini terletak di kawasan Blok M, Jakarta Selatan yang berada tepat di seberang pusat perbelanjaan legendaris yaitu Plaza Blok M.

    Sejak dahulu, kawasan Blok M ini memang dikenal sebagai tempat perbelanjaan, hiburan, dan kuliner yang seru buat hang out.

    Diresmikan pada September 2022, Taman Literasi Blok M kini menjadi ruang bagi masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan literasi, budaya, dan ekonomi kreatif.

    Taman Literasi Blok M tak hanya menghadirkan kesejukan di tengah kesibukan lalu lintas dan polusi Jakarta, tetapi juga menyediakan berbagai fasilitas inklusif seperti Ruang Baca, Plaza Bunga, Plaza Anak, dan lainnya.

    Baca Juga: Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Tempat Nongkrong Favorit Warga Jakarta

    Selain itu, taman ini menyediakan area kuliner dengan berbagai pilihan makanan serta beberapa spot yang menarik untuk dijadikan tempat berfoto.

    Adapun masyarakat yang berkunjung ke Taman Literasi Blok M menggunakan kendaraan pribadi, dapat memarkirkan kendaraannya di Plaza Blok M atau Mal Blok M.

    Sementara itu, bagi yang menggunakan transportasi publik dapat memanfaatkan bus Transjakarta dengan tujuan Blok M, Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta dengan tujuan stasiun Blok M, atau memanfaatkan jasa ojek online maupun taksi online.

    Berjarak sekitar 500 meter atau berjalan kaki kurang lebih 10 menit dari Taman Literasi Blok M, terdapat dua taman dengan lokasi yang berdekatan yaitu Taman Ayodia Barito dan Taman Langsat.

    Taman Ayodia Barito yang diresmikan oleh Gubernur Fauzi Bowo pada Maret 2009 silam, merupakan salah satu ruang terbuka hijau yang dimanfaatkan warga Jakarta untuk sekadar beristirahat atau berolahraga ringan.

    Taman ini memiliki kolam besar di bagian tengah, dikelilingi pohon-pohon besar serta tempat duduk yang dibangun bertingkat menyerupai amphiteater.

    Baca Juga: Jakarta Akan Bangun 10 Taman dan Ruang Terbuka Hijau di 2024

    Waktu terbaik untuk mengunjungi taman ini adalah pada pagi dan sore hari, ketika matahari tidak terlalu panas dan udara masih segar.

    Setelah pukul 17.00 WIB pedagang kuliner kaki lima mulai membuka lapak di sekitar taman.

    Kemudian, Taman Langsat juga bisa menjadi pilihan ruang terbuka yang layak dikunjungi untuk sekadar bersantai, berolahraga, dan menikmati udara segar.

    Di taman ini terdapat pepohonan dan rumput yang ditata rapi sehingga terasa asri. Di bagian lain, terdapat beberapa bangunan terbuka seperti gazebo yang dapat digunakan untuk duduk lesehan.

    Bagi yang membawa anak-anak, Taman Langsat menyediakan lokasi bermain (playground) yang dapat dimanfaatkan secara gratis.

    Masyarakat Jakarta dan sekitarnya dapat berkunjung ke tiga taman ini tanpa dipungut biaya.

    Sumber:Antaranews.com