7cloud.asia – Ramai dibincangkan di media sosial Instagram, adanya lubang di Jembatan Penyeberangan Orang atau JPO Phinisi, Karet Jakarta Pusat.
Seorang warga mengunggah video tentang lubang di lantai JPO Phinisi di akunnya dan menjadi viral pada Selasa (11/6/2024).
Adapun menurut informasi, lubang di lantai JPO Phinisi muncul berselang beberapa hari setelah acara yang diadakan di lokasi tersebut.
Syamsul mengatakan guna menghindari kembali terjadi kerusakan seperti munculnya lubang, Bina Marga mengingatkan pengguna dan penyelenggara acara untuk ikut menjaga dan meminimalkan terjadinya kerusakan selama acara berlangsung.
Dinas Bina Marga DKI Jakarta bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait adanya lubang di JPO Phinisi ini.
Baca Juga: Cara Kota Surabaya untuk Menjadi Ramah Disabilitas: JPO dengan Lift Hingga Taman Bicara
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo mengatakan, lantai berlubang tersebut sempat ditutup sementara menggunakan MCB kerucut sebelum diperbaiki.
“Kami sempat tutup sementara untuk melakukan survei perbaikan. Sekarang sudah dipasang pelat,” ujar Heru, Selasa (11/6/2024) seperti dikutip m.beritajakarta.id.
Heru menyampaikan, berdasarkan laporan petugas lift JPO Pinisi munculnya lubang tersebut disebabkan acara yang berlangsung di JPO tersebut beberapa hari lalu.
“Koordinasi untuk perbaikan bersama juga sudah dilakukan. Lantai JPO kini sudah dapat dilintasi warga kembali,” tandas Heru.
Dilansir Antaranews.com, Dinas Bina Marga sempat menutup sementara lubang di lantai JPO Pinisi, Karet, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, menggunakan pelat besi agar tidak membahayakan pengguna.
Baca Juga: Kualitas Udara Jakarta Masuk Kategori Tidak Sehat, Berada di Posisi Ketiga Terburuk di Dunia
“Untuk lantai berlubang di JPO Phinisi Sudirman kita perbaiki sementara memakai pelat besi oleh Satuan Tugas Bidang Prasarana dan Sarana Utilitas Kota (PSUK) agar tetap berfungsi dan tidak membahayakan pengguna,” kata Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Utilitas Kota Bina Marga Syamsul Bakhri saat dihubungi di Jakarta, Rabu.
Syamsul mengatakan Bina Marga selanjutnya berkoordinasi dengan pihak penyelenggara aktivitas ruang publik untuk segera melakukan perbaikan permanen sesuai sarana prasarana yang rusak.
“Terkait perbaikan permanen diusahakan secepatnya,” kata dia.
Dia menambahkan, Bina Marga melakukan perawatan atau pemeliharaan secara rutin dan berkala sesuai dengan kondisi lapangan dan skala prioritas untuk JPO di DKI Jakarta.
JPO Phinisi di Karet Sudirman bertema kapal Pinisi diresmikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Maret 2022.
Baca Juga: Lengkung Jembatan Otista di Kota Bogor: Saksi Peninggalan Belanda sejak Seabad Silam
Pemerintah menyatakan jembatan ini dibangun demi memenuhi kebutuhan masyarakat dan secara estetika membawa Jakarta pada langkah selanjutnya sebagai kota global dunia.
Selain diperuntukkan bagi pejalan kaki, JPO ini juga dirancang untuk memfasilitasi pesepeda menyeberang.
Sebelumnya, kasus JPO rusak di Jakarta akibat kelalaian penggunaan juga pernah terjadi pada April lalu. JPO Marunda mengalami kerusakan akibat ditabrak truk kontainer.
Suku Dinas Bina Marga Kota Administrasi Jakarta Utara kemudian mengatakan melakukan perbaikan secara bertahap agar jembatan dapat digunakan kembali. Sementara itu, pemilik kontainer menyatakan akan bertanggung jawab untuk memperbaiki seluruh kerusakan tersebut.

Leave a Reply