Tag: bmkg

  • BMKG: Sejumlah Kota Besar Berpeluang Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang

    BMKG: Sejumlah Kota Besar Berpeluang Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang

    7cloud.asia – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan berpeluang mengguyur sejumlah kota besar di Indonesia, Selasa (17/10/2023) .

    Prakirawan BMKG Nurul Izzah Fitria saat menyampaikan prediksi cuaca di sejumlah kota besar di Indonesia menyebut hujan di sejumlah kota di Indonesia ini timbul karena pengaruh bibit siklon tropis 99S di Laut Cina Selatan.

    “BMKG mendeteksi bibit siklon tropis 99S, tepatnya sebelah timur Vietnam dengan kecepatan angin 30 kilometer per jam yang berpotensi memicu hujan di sejumlah wilayah di Indonesia,” katanya. 

    Baca: 10 persen wilayah Indonesia mulai memasuki musim hujan

    Ia mengatakan hujan dengan intensitas ringan di Pulau Sumatera berpeluang turun di Banda Aceh, Padang, Medan, dan Tanjungpinang. Sedangkan Pekanbaru diprediksi berkabut.

    Dilansir Antaranews, hujan ringan juga berpotensi mengguyur Bengkulu, Jambi, dan Pangkal Pinang. Waspadai potensi asap di Kota Palembang.

    “Pulau Jawa sebagian besar diprediksi berawan,” katanya.

    Baca: Musim hujan 2023/2024 diperkirakan mundur

    Nurul mengatakan situasi cuaca di Pulau Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, umumnya cerah Berawan.

    Hujan berintensitas ringan di Pulau Kalimantan, kata Nurul, berpeluang terjadi di Samarinda, Banjarmasin, dan Palangkaraya.

    Sedangkan hujan berintensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Pontianak. “Waspadai kabut di wilayah Tanjung Selor,” katanya.

    Baca: BRIN sebut El Nino akan terjadi hingga Mei 2024

    BMKG melaporkan hujan berintensitas ringan juga berpeluang mengguyur sebagian besar Pulau Sulawesi.

    Sedangkan prakiraan cuaca di timur Indonesia, seperti Mamuju, Ambon, Manokwari, dan Jayapura diprediksi terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan.

  • Diguyur Hujan Deras, Lebih Dari 100 Rumah Warga Terendam

    Diguyur Hujan Deras, Lebih Dari 100 Rumah Warga Terendam

    7cloud.asia – Lebih dari 100 rumah di wilayah Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat terendam banjir antara 30 hingga 100 sentimeter sejak Senin (16/10/2023).

    Melansir Antaranews, banjir tersebut akibat hujan deras dengan intesitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Senin sore yang membuat Sungai Krueng Woyla dan Krueng Meureubo meluap. 

    Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat, pada Selasa (17/10/2023) siang banjir masih menggenangi 106 rumah di Desa Seumantok.

    Selain itu, banjir juga merendam 10 rumah di Desa Keutambang, dan enam rumah di Desa Jambak.

    Banjir juga menggenangi permukiman warga di Desa Canggai, Desa Pulo Teungoh Manjeng, Desa Lango, serta Desa Berdikari.

    Menurut Koordinator Pusat Pengendali Operasi BPBD Aceh Barat, Mashuri tinggi genangan di daerah banjir ada yang mencapai satu meter.

    “Banjir juga merendam ruas jalan dengan ketinggian 30 cm,” ungkap Mashuri .

    Saat ini, lanjut Mashuri, pihaknya bersama instansi pemerintah terkait membantu warga yang terdampak banjir. Tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir ini.

    Seperti yang diwartakan sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memberikan peringatan dini adanya bibit siklon tropis 99W untuk sejumlah wilayah.

    Bibit siklon tropis di Laut Cina Selatan tersebut berpotensi membawa dampak  hujan lebat hingga sedang disertai petir di beberapa wilayah di Indonesia, salah satunya Aceh.

    “Bibit siklon tropis itu berpotensi dapat berdampak pada hujan lebat hingga sedang dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah Indonesia,” kata Deputi Meteorologi pada BMKG, Guswanto.

    Selain Aceh, lanjut Guswanto, hujan sedang hingga lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang juga berpotensi terjadi di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur.

    Bibit siklon tropis juga diprediksi dapat memicu gelombang tinggi 1,25-2 meter di wilayah Laut Natuna Utara.

    Selanjutnya Guswanto menjelaskan bibit siklon di Laut China Selatan itu tepatnya berada di sekitar koordinat 14,2 lintang utara dan 112,6 bujur timur.

    Kecepatan angin maksimum 15 knots dan tekanan udara minimum 1012.0 milibar (mb) bergerak ke arah barat laut.

    “Potensi bibit siklon 99W untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada dalam kategori rendah,” katanya.

    Ia menyampaikan masyarakat diimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan.

    BMKG, kata dia, terus melakukan pemantauan terhadap kemungkinan adanya potensi yang dapat berdampak terhadap kondisi cuaca di wilayah Indonesia.

    Reporter: Nurakhmayani

  • BMKG: Indonesia Memiliki Teknologi yang Baik Atasi Krisis Air  

    BMKG: Indonesia Memiliki Teknologi yang Baik Atasi Krisis Air  

    7cloud.asia – Krisis air kini terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia akibat perubahan iklim. Padahal sebenarnya Indonesia memiliki kemampuan teknologi yang cukup baik dalam mengatasi krisis air tersebut.

    Penjelasan ini disampaikan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (17/10/2023).

    “Indonesia memiliki kemampuan teknologi yang cukup baik, ditambah berbagai kearifan lokal budaya masyarakat yang dapat menutup kesenjangan kapasitas dan ketangguhan dalam mengatasi krisis air akibat perubahan iklim,” jelasnya dikutip Antaranews.

    Selanjutnya Dwikorita menjelaskan dengan teknologi yang mumpuni, maka informasi dan data cuaca dan iklim dapat dipublikasikan ke masyarakat.

    Hal ini untuk melakukan berbagai langkah pencegahan, mitigasi ataupun pengurangan risiko bencana, sebelum bencana terjadi.  

    Menurutnya saat ini terjadi kesenjangan yang lebar antara negara maju dengan negara berkembang, negara kepulauan, dan negara miskin dalam hal kapasitas sosial-ekonomi dan teknologi.  

    Kondisi  ini berimbas pada ketangguhan suatu negara dalam beradaptasi dan memitigasi dampak perubahan iklim, terutama terkait dampak terhadap ketersediaan air, pangan dan energi.

    Berdasarkan laporan dari Organisasi Meteorologi Dunia (World Meteorological Organization/WMO), 60 persen kerugian bencana di negara maju terjadi akibat perubahan iklim.

    Namun dampak terhadap produk domestik bruto (PDB) negara tersebut hanya sekitar 0,1 persen.

    Sementara negara berkembang, tujuh persen kerugian bencana bisa menyebabkan dampak hingga 5-30 persen terhadap PDB.

    Sedangkan bagi negara kepulauan, 20 persen dari bencana dapat berdampak hingga 50 persen terhadap PDB. Bagi beberapa negara, bahkan bisa berdampak hingga 100 persen terhadap PDB.

    Dengan kondisi ini, lanjut Dwikorita, akan semakin memperparah kesenjangan ekonomi yang berpengaruh terhadap tingkat kesejahteraan dan ketangguhan masyarakat dalam beradaptasi dan memitigasi perubahan iklim.

    “Negara-negara maju mungkin menganggap persoalan ini adalah persoalan sepele, namun bagi negara berkembang, kepulauan, dan miskin persoalan ini dampaknya bisa sangat besar,” imbuhnya.

    Maka dari itu, Dwikorita menegaskan bahwa World Water Forum(WWF) yang akan dilangsungkan di Bali pada 18-24 Mei 2024 mendatang dapat menjadi momentum kolaborasi.

    Hal ini untuk menutup kesenjangan antar bangsa, untuk lebih dini dalam mengantisipasi krisis iklim dan krisis air, baik secara global ataupun regional dan lokal.

    Selain teknologi, untuk mengantisipasi krisis air yang akan terjadi, butuh keterlibatan berbagai pihak, antara pemerintah, akademisi/ilmuwan, pihak Swasta, masyarakat dan media.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Waspada, Suhu Udara Jakarta Capai 36 Derajat Celsius

    Waspada, Suhu Udara Jakarta Capai 36 Derajat Celsius

    7cloud.asia – Cuaca panas masih dirasakan di beberapa kota. Tak terkecuali Jakarta. Bahkan pada Kamis (19/10/2023) ini suhu udara mencapai 36 derajat celsius.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah DKI Jakarta  umumnya cerah berawan hari ini.

    Suhu rata-rata suhu udara hari ini di Jakarta, antara 24-36 derajat celcius dengan kelembapan udara mencapai 40-80 persen.

    Karena itu masyarakat diimbau perbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi.

    Dilihat dari laman BMKG, hujan sedang diperkirakan terjadi di Banda Aceh pada siang dan dinihari. Hujan sedang juga berpeluang terjadi di Palangkaraya pada malam hari.

    Di wilayah Manokwari hujan ringan berpeluang terjadi pada malam hari. Hujan ringan juga berpeluang terjadi pada siang hari di wilayah Makasar, Gorontalo, Jambi, Banjarmasin, Ternate, Pekanbaru, Manado, Palembang dan Medan.

    Sedangkan hujan petir diperkirakan akan mengguyur wilayah Pontianak, Pangkal Pinang dan Padang pada siang hari.

    Sementara hujan lebat diperkirakan akan terjadi di wilayah Medan dan Mamuju pada malam hari.

    BMKG mengimbau agar masyarakat tetap waspada dengan perubahan cuaca yang terjadi.

    Sebelumnya Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Iklim dan Atmosfer pada BRIN (Badan Riset dan Inovesi Nasional), Eddy Hermawan mengatakan puncak suhu panas ekstrim terjadi pada bulan Oktober.

    Normalnya musim kemarau terjadi pada Juni sampai Agustus. Tetapi adanya pengaruh fenomena El Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD) bergeser ke Oktober.

    “Sekarang El Nino positif dan IOD juga positif, keduanya mencapai puncak sekitar Oktober 2023,” kata Eddy

    Kedua fenomena osilasi suhu air permukaan laut–El Nino di Samudera Pasifik dan IOD di sebelah barat Samudera Hindia—berdampak cukup masif pada Indonesia dan negara lainnya di garis khatulistiwa.

    Karena itu, lanjut Eddy, beberapa daerah di Indonesia diprediksi mengalami suhu panas ekstrem pada Oktober, di antaranya Kota Surabaya dengan suhu tertinggi diprediksi mencapai 43 derajat Celcius.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Hujan Lebat Diperkirakan Mengguyur Beberapa Kota

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Hujan Lebat Diperkirakan Mengguyur Beberapa Kota

    7cloud.asia – Hujan lebat diperkirakan mengguyur beberapa wilayah di sejumlah provinsi di Indonesia. Demikian perkiraan cuaca hari ini yang dirilis BMKG.

    Dilansir di laman resminya, BMKG memperkirakan kondisi cuaca hari ini hujan lebat tersebut terutama terjadi di Pulau Sumatera pada pada siang hari.

    Kondisi cuaca hari ini yang akan diguyur hujan lebat, menurut BMKG, di antaranya akan terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung.

    Selain itu, BMKG juga menyebut kondisi cuaca hari ini dengan hujan lebat juga akan terjadi di provinsi Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Papua Barat dan Papua.

    Baca; Sebagian wilayah Indonesia mulai masuk musim hujan

    Sementara hujan disertai kilat dan petir diprediksi mengguyur beberapa wilayah di provinsi Aceh, Sumatera Barat, Kep. Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat.

    Beberapa wilayah di provinsi Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Maluku dan Papua Barat juga diprediksi hujan disertai kilat.

    Karena itu BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada dengan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

    Baca: BMKG sebut sebagian besar wilayah Indonesia baru masuk musim hujan pada November

    Terutama di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, dan Papua.

    BMKG juga memperkirakan hujan lebat juga akan terjadi di sejumlah wilayah perairan di Indonesia.  

    Perairan sebelah barat Aceh hingga Sumatera Barat, Perairan Kep. Nias, Selat Karimata, Selat Malaka, Laut Natuna, Laut Cina Selatan, Selat Makassar, Teluk Cenderawasih berpotensi terjadi hujan lebat.

    Baca: Penjelasan BMKG mengapa beberapa hari ini cuaca terasa begitu terik

    BMKG juga memperingatkan potensi angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di propinsi Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat.

    Sedangkan suhu udara harian berkisar antara 18 hingga 35 derajat celsius. Suhu terendah terjadi di kota Bandung, yaitu 18 derajat celsius.

    Suhu tertinggi 35 derajat celsius diperkirakan terjadi di beberapa kota yaitu: Semarang, Surabaya, Kupang, Makasar dan Palembang.  

    Reporter: Nurakhmayani

  • Intensitas Hujan Tinggi, Waspada Banjir dan Longsor di Wilayah Ini

    Intensitas Hujan Tinggi, Waspada Banjir dan Longsor di Wilayah Ini

    7cloud.asia – Beberapa wilayah bulan ini mulai memasuki musim hujan. Aceh, salah satunya. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga di Aceh waspada potensi banjir dan tanah longsor.

    Prakirawan BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda, Budi Saritua Hutasoit, mengatakan secara umum wilayah provinsi paling barat Indonesia itu sudah mulai memasuki musim hujan.

    “Masyarakat diimbau harus waspada potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi, seperti banjir dan tanah longsor,” katanya dikutip Antaranews.

    Selanjutnya Budi memaparkan peningkatan pertumbuhan awan hujan dalam beberapa hari ini dipicu adanya belokan angin (shearline) dan pertemuan angin (konvergensi).

    Kondisi ini membentuk adanya perlambatan angin di wilayah Aceh. Sehingga dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.

    Berdasarkan hasil pengamatan BMKG, beberapa daerah dengan status waspada banjir dan tanah longsor dalam beberapa hari ke depan, antara lain Kabupaten Aceh Besar, Aceh Barat, Nagan Raya.

    Selain itu wilayah Aceh Tengah, Aceh Jaya, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Barat Daya, Gayo Lues, Simeuleu, Aceh Selatan, Aceh Singkil, dan Kota Subulussalam juga berpotensi banjir dan tanah longsor.

    “Untuk arah dan kecepatan angin dominan dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan maksimum dapat mencapai 30 km per jam,” ungkapnya.

    Sementara untuk kondisi gelombang laut, kata Budi, diprediksikan masih kategori tenang hingga sedang, sehingga masih tergolong aman, terutama untuk jalur-jalur penyeberangan.

    Tinggi gelombang laut di perairan penyeberangan Banda Aceh-Sabang antara 0,05 – 0,5 meter dan Perairan Meulaboh-Kepulauan Sinabang antara 0,01-1,25 meter.

    “Yang perlu diwaspadai adalah potensi adanya perubahan kecepatan angin secara tiba-tiba saat akan terjadinya hujan lebat yang dapat menyebabkan angin kencang,” katanya.

    Karena itu BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini untuk aktivitas melaut karena tinggi gelombang yang diprediksi masih dalam kategori tenang.

    “Namun nelayan tetap harus waspada karena kondisi cuaca yang berpotensi terjadi hujan lebat, terutama di perairan barat Aceh,” ucap Budi.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Cuaca Hari Ini: Jakarta Seharian Cerah dan Berawan

    Cuaca Hari Ini: Jakarta Seharian Cerah dan Berawan

    7cloud.asia – Seluruh wilayah di DKI Jakarta pada  Minggu (22/10/2023) diperkirakan cerah dan berawan dari pagi hingga malam.

    Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merinci wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Timur juga berawan pada pagi hari. Sementara Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu akan cerah berawan

    Dari situs BMKG, suhu udara di Jakarta diperkirakan berkisar antara 24 derajat hingga 34 derajat celcius. Tingkat kelembaban udara diperkirakan berada pada kisaran 60-90 persen.

    Cuaca yang sama juga diprediksi terjadi di sebagian besar kota di Indonesia. Diantaranya adalah Denpasar, Bengkulu, Yogyakarta, Jambi, Semarang, Surabaya, Samarinda, Tarakan, Pangkal Pinang.

    Selain itu, kota Ambon, Ternate, Lampung, Mataram, Kupang, Makasar, Kendari, Manado serta Palembang juga diprediksi cerah dan berawan.

    Peluang hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di kota Serang, Gorontalo, Bandung, Banjarmasin, Palangkaraya, Manokwari, Pekanbaru, Mamuju dan Padang.   

    Kota Tanjung Pinang dan Jayapura, BMKG memprediksi hujan sedang di kedua kota ini.

    Sedangkan hujan lebat masih berpeluang terjadi, yaitu di kota Aceh. Hujan petir diprediksi akan terjadi di kota Pontianak.

    Suhu udara berkisar antara 20 hingga 35 derajat celsius. Suhu terendah terjadi di kota Bandung dan suhu tertingga diperkirakan terjadi di kota Surabaya.

    Adanya potensi hujan ringan dan lebat di sejumlah kota tersebut menurut BMKG terjadi sebagai dampak sirkulasi siklonik terpantau di Semenanjung Malaysia yang membentuk daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di Teluk Thailand dan Laut Cina Selatan.

    Daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) lainnya terpantau memanjang dari pesisir selatan Kamboja hingga Teluk Thailand, Laut Cina Selatan, Kalimantan Barat, Jawa Timur hingga Jawa Tengah, dan Papua.

     Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.

    Reporter: Nurakhmayani

  • BMKG: Waspada Suhu Panas Landa di Kota Ini

    BMKG: Waspada Suhu Panas Landa di Kota Ini

    7cloud.asia – Suhu panas masih melanda beberapa kota besar di Indonesia. Salah satunya Kota Surabaya. Diperkirakan pada Senin (23/10/2023) suhu udara mencapai 36 derajat celsius.

    Berdasarkan laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), suhu terendah di Kota Surabaya adalah 26 derajat celsius.

    BMKG memperkirakan pada pagi hari cuaca di kota pahlawan tersebut cerah berawan.

    Pada siang dan malam hari diprediksi cuaca cerah. Cuaca kembali cerah berawan pada dinihari. Tingkat kelembaban 40 hingga 90 persen.

    baca juga: bmkg sejumlah kota besar berpeluang diguyur hujan ringan hingga sedang

    Selain Kota Surabaya, suhu panas juga diperkirakan terjadi di Kota Semarang dan Banjarmasin. Di kedua kota ini suhu udara berkisar antara 24 hingga 35 derajat celsius.  

    Sementara kota-kota lain di Indonesia umumnya cerah, berawan dan cerah berawan. Suhu berkisar antara 21 hingga 36 derajat celcius dengan suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung.

    Meski demikian, BMKG memperkirakan hujan dengan ringan hingga lebat masih berpotensi mengguyur sejumlah kota.

    Diantaranya Kota Bandung, Gorontalo, Banjarmasin, Mataram, Jayapura, Manokwari, Makassar dan Padang hujan ringan diperkirakan turun pada siang hari.

    Kota Palangkaraya, Samarinda, Manokwari, Pekanbaru, Mamuju dan Padang diprediksi akan turun hujan ringan pada malam hari. Bahkan Kota Pekanbaru diperkirakan kembali diguyur hujan ringan pada dinihari.

    Hujan dengan intesitas sedang diperkirakan akan mengguyur Kota Pontianak dan Manado pada siang hari.

    Sedangkan hujan lebat diprekirakan akan mengguyur kota Banda Aceh dan Medan pada siang hari.

    Sebelumnya BMKG telah memperkirakan Indonesia mengalami suhu tertinggi pada Oktober 2023.

    baca juga: suhu panas hingga 33 derajat celsius ini penyebabnya

    Berdasarkan data hasil pengamatan BMKG, suhu maksimum Oktober ini bahkan hampir mencapai 40 derajat Celsius atau lebih tinggi daripada September 2023.

    Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Miming Saepudin, mengaggap wajar beberapa kota di Indonesia merasakan suhu tinggi pada bulan September dan Oktober.

    “Data klimatologis selama 30 tahun dari 1991-2021 menunjukkan bahwa rata-rata suhu maksimum di beberapa kota besar Indonesia seperti Jakarta, Semarang, Surabaya mencapai nilai tertingginya pada September-Oktober,” jelasnya seperti dilansir Kompas.com.

    Kenaikan suhu tersebut dialami kota-kota yang secara geografis berada di selatan ekuator. Menurutnya hal ini terjadi karena faktor posisi semu Matahari berada di arah tersebut.

    Akibatnya, sebagian wilayah Indonesia di selatan ekuator mendapatkan sinar Matahari yang relatif lebih tinggi sehingga terasa lebih panas dibandingkan wilayah Indonesia lainnya.

    Selanjutnya Miming memaparkan bulan Oktober 2023 cenderung lebih panas daripada suhu-suhu bulan sebelumnya.

    baca juga: waspada suhu udara jakarta capai 36 derajat celsius

    Pada bulan September 2023 suhu maksimum mencapai 38 derajat celsius. Sementara suhu tertinggi Oktober 2023 terukur pada 39,4 derajat celsius.

    “Dari data hasil pengamatan BMKG, suhu maksimum selama periode 1-31 September 2023 di Indonesia cukup tinggi dengan kisaran suhu antara 35,4-38 derajat celsius pada siang hari,” paparnya.

    BMKG mencatat suhu tertinggi di bulan tersebut terukur pada 25 dan 29 September 2023 di Kantor Stasiun Klimatologi Semarang, Jawa Tengah.

    Selain itu, suhu 38 derajat celsius juga terukur di Stasiun Meteorologi Kertajati, Majalengka, Jawa Barat pada 28 September 2023.

    “Sementara itu suhu maksimum terukur di wilayah Jabodetabek berada pada kisaran 35-37,5 derajat celsius,” ungkapnya.

    “Di mana suhu maksimum hingga 37,5 derajat celsius terukur di wilayah Tangerang Selatan pada 29 September 2023,” tambahnya.

    Suhu maksimum selama periode 1-18 Oktober 2023 terukur dengan kisaran antara 36,6-39,4 derajat celsius pada siang hari.

    “Suhu maksimum tertinggi selama periode tersebut mencapai 39,4 °C yang terukur di Kantor Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah II, Tangerang Selatan pada 16 Oktober 2023,” jelasnya.

    Sementara suhu tertinggi pada 18 Oktober 2023 terukur di Stasiun Meteorologi Kertajati, Jawa Tengah suhu mencapai 39,1 derajat celsius.

    Pada Jumat (20/10/2023) terjadi penurunan suhu. Suhu tertinggi yang terukur hanya 37,8 di Kertajati, Majalengka.

    Adanya potensi suhu panas ini, Miming mengimbau masyarakat untuk terus mewaspadainya.  terhadap suhu panas yang terjadi di Indonesia. “Selama Oktober ini masih harus waspada, kemgkinan cenderung menurun mulai November,” ujarnya.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Peringatan Dini BMKG: Curah Hujan Tinggi, Waspada Bahaya Banjir dan Longsor

    Peringatan Dini BMKG: Curah Hujan Tinggi, Waspada Bahaya Banjir dan Longsor

    ruangkota. com – Hujan mulai mengguyur beberapa wilayah di Indonesia. Salah satunya Provinsi Aceh. Curah hujan yang tinggi beberapa hari kedepan berpotensi terjadinya banjir dan longsor di 11 kabupaten/kota di Aceh.

    Peringatan dini ini disampaikan oleh Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Iskandar Muda Aceh Besar, Budi Saritua Hutasoit.

    “Yang harus dilakukan untuk level waspada, ialah berhati-hati jika aktivitas di luar rumah, dan tidak beraktivitas di luar rumah jika tidak mendesak,” kata Budi seperti dikutip Antaranews..

    Selanjutnya Budi menjelaskan ada 11 wilayah dengan status waspada terhadap dampak bencana yang dipicu hujan deras. Yaitu Gayo Lues, Aceh Singkil, Kota Subulussalam.

    Wilayah Aceh Selatan, Aceh Utara, Bireuen, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, Aceh Jaya, Aceh Barat dan Simeulue juga dalam status waspada bencana banjir dan longsor.

    “Dampaknya seperti banjir, jembatan yang rendah tidak bisa dilintasi, longsor atau erosi tanah, dan aliran banjir berbahaya serta mengganggu aktivitas masyarakat skala menengah,” jelasnya.

    baca juga: intensitas hujan tinggi waspada banjir dan longsor di wilayah ini
    Prakiraan cuaca di Aceh, lanjut Budi, beberapa hari kedepan berpotensi diguyur hujan deras disertai petir dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan.

    Hal ini disebabkan oleh adanya belokan angin dan pertemuan angin di Aceh yang membentuk perlambatan angin sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah pertemuan angin.

    Sementara beberapa wilayah yang dalam beberapa hari kedepan berpotensi diguyur hujan lebat sekaligus petir dan angin kencang adalah Pidie, Pidie Jaya, Aceh Jaya, Subulussalam, Aceh Barat Daya, Aceh Besar.

    Selain itu,  hujan lebat disertai petir dan angin kencang juga berpotensi terjadi di Banda Aceh, Nagan Raya, Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Aceh Tamiang.

    Arah dan kecepatan angin di Aceh umumnya berhembus dari arah barat daya dengan kecepatan maksimum berkisar 15 knot atau sekitar 30 kilometer per jam.

    “Maka waspada potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang dan lainnya akibat hujan lebat,” ucap Budi.

    baca juga: diguyur hujan deras lebih dari 100 rumah warga terendam

    Sedangkan kondisi gelombang laut, lanjut Budi, diprediksikan masih kategori tenang hingga sedang yakni 0,01 – 2,5 meter.

    Hal tersebut masih dalam kategori aman, baik untuk aktivitas melaut dan juga jalur penyeberangan di wilayah Aceh.

    Tinggi gelombang laut di perairan penyeberangan Banda Aceh-Sabang antara 0,01 – 0,5 meter, penyeberangan Meulaboh-Kepulauan Sinabang tinggi gelombang laut antara 0,01 – 1,25 meter.

    Sementara perairan dengan potensi gelombang laut mencapai 2,5 meter yakni perairan Utara Sabang dan Samudera Hindia Barat Aceh.

    “Yang perlu diwaspadai adalah potensi adanya perubahan kecepatan angin secara tiba-tiba saat akan terjadinya hujan lebat yang dapat menyebabkan angin kencang,” katanya mengingatkan.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Awas, Suhu Panas Hingga 37 Derajat Celcius Bakal Melanda Kota Ini

    Awas, Suhu Panas Hingga 37 Derajat Celcius Bakal Melanda Kota Ini

    7cloud.asia – Suhu panas masih melanda sejumlah kota besar di Indonesia. Bahkan di Surabaya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan suhu udara mencapai 37 derajat celsius.

    Dari laman BMKG, suhu terendah di Kota Pahlawan tersebut berkisar antara 25 derajat celsius dengan tingkat kelembaban 50 hingga 80 persen.

    Selain Surabaya, BMKG juga memperkirakan kota Semarang, Banjarmasin, Makassar mengalami cuaca panas dengan suhu 35 derajat celsius.

    Sedangkan suhu terendah diperkirakan terjadi di Bandung berkisar antara 18 hingga 31 derajat celsius. Kelembaban udara berkisar antara 45 hingga 90 persen.

    baca juga: bmkg: waspada suhu panas landa di kota ini

    Meski demikian, peluang hujan masih terjadi di beberapa wilayah. Bahkan hujan lebat akan mengguyur wilayah Aceh, Bengkulu, Jambi, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kep. Bangka.

    Hujan lebat juga diperkirakan mengguyur wilayah Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Papua.

    Hujan disertai kilat/petir atau hujan badai juga berpotensi mengguyur wilayah Aceh, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah.

    Kondisi ini juga diprediksi terjadi di Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara dan Papua Barat.

    baca juga: intensitas hujan tinggi waspada banjir dan longsor di wilayah ini

    Seperti yang diberitakan sebelumnya, kepala BMKG, Dwikorita Karnawati memperkirakan awal musim hujan akan mundur hingga bulan November 2023.

    Namun, musim hujan kali ini tidak berlangsung serentak di semua wilayah Indonesia.

    “Musim Hujan pada tahun 2023/2024 umumnya akan tiba lebih lambat dibandingkan dengan biasanya. Curah hujan yang turun pada periode musim hujan 2023/2024 pada umumnya diprediksi akan normal dibandingkan biasanya,” urai Dwikorita beberapa waktu lalu.

    Sementara periode puncak musim hujan sendiri diprediksi umumnya terjadi di Januari dan Februari 2024. Tetapi ada beberapa daerah yang diprediksi mengalami curah hujan yang lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan biasanya.

    baca juga: bmkg musim kemarau berlangsung hingga akhir oktober

    Selanjutnya Dwikorita menjelaskan awal musim hujan umumnya berkaitan erat dengan peralihan Angin Timuran (Monsun Australia) menjadi Angin Baratan (Monsun Asia).

    Nah, prediksi BMKG, Angin Timuran diprediksi masih tetap aktif hingga November 2023, utamanya di Indonesia bagian Selatan. Sementara itu, Angin Baratan diprediksi akan datang lebih lambat dari normalnya.

    “Sejak mulai muncul pada pertengahan bulan Mei 2023, gangguan iklim El Nino terus berkembang mencapai level El Nino moderat sejak akhir Juli 2023 dan saat ini Indeks El Nino berada pada nilai +1.504. Kondisi El Nino moderate tersebut diprediksi tetap bertahan hingga awal 2024,” jelasnya.

    Reporter: Nurakhmayani