Intensitas Hujan Tinggi, Waspada Banjir dan Longsor di Wilayah Ini

Written by

in

7cloud.asia – Beberapa wilayah bulan ini mulai memasuki musim hujan. Aceh, salah satunya. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga di Aceh waspada potensi banjir dan tanah longsor.

Prakirawan BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda, Budi Saritua Hutasoit, mengatakan secara umum wilayah provinsi paling barat Indonesia itu sudah mulai memasuki musim hujan.

“Masyarakat diimbau harus waspada potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi, seperti banjir dan tanah longsor,” katanya dikutip Antaranews.

Selanjutnya Budi memaparkan peningkatan pertumbuhan awan hujan dalam beberapa hari ini dipicu adanya belokan angin (shearline) dan pertemuan angin (konvergensi).

Kondisi ini membentuk adanya perlambatan angin di wilayah Aceh. Sehingga dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.

Berdasarkan hasil pengamatan BMKG, beberapa daerah dengan status waspada banjir dan tanah longsor dalam beberapa hari ke depan, antara lain Kabupaten Aceh Besar, Aceh Barat, Nagan Raya.

Selain itu wilayah Aceh Tengah, Aceh Jaya, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Barat Daya, Gayo Lues, Simeuleu, Aceh Selatan, Aceh Singkil, dan Kota Subulussalam juga berpotensi banjir dan tanah longsor.

“Untuk arah dan kecepatan angin dominan dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan maksimum dapat mencapai 30 km per jam,” ungkapnya.

Sementara untuk kondisi gelombang laut, kata Budi, diprediksikan masih kategori tenang hingga sedang, sehingga masih tergolong aman, terutama untuk jalur-jalur penyeberangan.

Tinggi gelombang laut di perairan penyeberangan Banda Aceh-Sabang antara 0,05 – 0,5 meter dan Perairan Meulaboh-Kepulauan Sinabang antara 0,01-1,25 meter.

“Yang perlu diwaspadai adalah potensi adanya perubahan kecepatan angin secara tiba-tiba saat akan terjadinya hujan lebat yang dapat menyebabkan angin kencang,” katanya.

Karena itu BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini untuk aktivitas melaut karena tinggi gelombang yang diprediksi masih dalam kategori tenang.

“Namun nelayan tetap harus waspada karena kondisi cuaca yang berpotensi terjadi hujan lebat, terutama di perairan barat Aceh,” ucap Budi.

Reporter: Nurakhmayani

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *