Tag: pbb

  • Pejabat PBB: Dunia Gagal Lindungi Warga Sipil Gaza yang Tidak Bersalah

    Pejabat PBB: Dunia Gagal Lindungi Warga Sipil Gaza yang Tidak Bersalah

    7cloud.asia – Pejabat senior PBB yang mengawasi bantuan dan rekonstruksi di Gaza, Sigrid Kaag mengatakan bahwa masyarakat internasional secara kolektif gagal melindungi warga sipil yang tidak bersalah di Gaza.

    Sigrid Kaag yang ditunjuk sembilan bulan lalu untuk meningkatkan pengiriman bantuan yang sangat dibutuhkan, mengatakan laporan yang akan ia sampaikan kepada Dewan Keamanan PBB pada Senin (16/9/2024) cukup suram.

    Ia menggambarkan situasi di wilayah tersebut sebagai “bencana besar”.

    “Kami tidak memenuhi kebutuhan, apalagi menciptakan prospek dan harapan bagi warga sipil di Gaza,” ungkapnya kepada BBC.

    Dalam wawancara yang jarang terjadi, Koordinator senior PBB untuk Aksi Kemanusiaan dan Rekonstruksi di Gaza itu mengatakan sistem untuk mengirimkan bantuan, termasuk melalui beberapa rute darat dan laut ke Gaza kini sudah tersedia.

    “PBB bekerja sepanjang waktu dan orang-orang mempertaruhkan nyawa mereka setiap hari,” terangnya.

    Namun, ia menyebut Gaza menjadi tempat paling tidak aman di dunia untuk bekerja. Sigrid mengatakan bahwa ia menyesalkan tidak banyak lagi yang dapat ditingkatkan hingga ada gencatan senjata dan pembebasan sandera Israel.

    Sigrid Kaag mengatakan bahwa untuk memastikan misi bantuan dapat berjalan dengan aman telah gagal.

    “Itu tidak berhasil, atau tidak cukup berhasil, untuk membuat operasi dapat dilaksanakan,” tutur dia.

    Minggu lalu PBB mengatakan konvoi bantuan lainnya yang menuju Gaza utara diblokir oleh pasukan Israel.

    Sedangkan badan Pertahanan Sipil yang dikelola Hamas di Gaza mengatakan bahwa sekolah PBB yang beroperasi sebagai tempat perlindungan menjadi sasaran serangan udara Israel, menewaskan 18 orang.

    PBB juga mengatakan bahwa enam stafnya telah tewas. Israel menuduh Hamas menggunakan fasilitas itu sebagai pusat komando dan kendali serta mengatakan Hamas termasuk di antara yang tewas.

    PBB mengatakan hampir 300 pekerja bantuan, lebih dari dua pertiga dari mereka staf PBB, telah tewas sejauh ini dalam perang di Gaza.

    Ternyata, Kaag, salah satu dari sedikit pejabat PBB yang bertemu dengan pejabat senior Israel termasuk PM Israel Benjamin Netanyahu dan menggambarkan diskusinya sebagai “konstruktif”.

    “Kami mengajukan permintaan di atas meja. Beberapa dipenuhi. Kami juga memperoleh komitmen. Namun, ternyata komitmennya terus berlalu,” ungkapnya.
    Pejabat Israel telah berulang kali menegaskan bahwa bantuan yang cukup telah mencapai Gaza, dan membantah laporan tentang kelaparan yang meluas dan parah.

    Tetapi Kaag mengatakan bahwa dari survei dan penelitiannya mayoritas penduduk tidak memiliki ketahanan pangan dan pusat kesehatan PBB mengetahui berapa banyak anak atau bayi yang kekurangan gizi akut.

    Tetapi di zona perang, dia mengatakan tidak semuanya berjalan dengan baik sepanjang waktu.

    “Saya dapat menjamin integritas operasi rekan-rekan kami,” tutur dia.

    Sumber:Kompas.com

  • Gaza dan Ukraina Jadi Perhatian Di Sidang Umum PBB Tahun Ini

    Gaza dan Ukraina Jadi Perhatian Di Sidang Umum PBB Tahun Ini

    7cloud.asia – Sidang Umum PBB tahun ini akan diselenggarakan di tengah kondisi global yang suram.

    Sekjen PBB, Antonio Guterres merangkumnya dalam sebuah kalimat pendek. “Kita melihat perpecahan geopolitik dan konflik yang tidak terkendali, setidaknya di Ukraina, Gaza, Sudan dan sekitarnya.”

    Perang di Gaza sudah mendekati masa satu tahunnya, dengan lebih dari 41 ribu rakyat Palestina terbunuh dan seratus sandera yang ditangkap dari Israel masih dalam penahanan Hamas.

    Namun kemajuan menuju gencatan senjata nampaknya tidak akan terjadi di pertemuan PBB ini.

    Randa Slim adalah peneliti senior di Middle East Institute yang berbasis di Washington.

    “Saya tidak melihat cukup banyak daya tarik. Saya pikir kedua belah pihak, dalam hal ini Hamas dan Perdana Menteri Israel, nampaknya bersiap untuk perang yang berlarut-larut, konflik yang berlarut-larut.”

    Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas pastinya akan berfokus pada perang, ketika mereka menyamapaikan pidato di Sidang Umum pads Kamis depan.

    Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy juga diperkirakan akan datang ke New York.

    Lebih dari dua setengah tahun setelah Rusia menginvasi Ukraina, perdamaian masih sulit diraih.

    Zelenskyy kemungkinan akan menyampaikan argumennya untuk dukungan militer dan senjata jarak jauh yang lebih besar selama pertemuan Dewan Keamanan mengenai Ukraina pada Selasa dan di Majelis Umum pada Rabu.

    Richard Gowan, Direktur PBB untuk International Crisis Group, mengatakan, “Bagi Ukraina saat ini, tantangan besarnya adalah menghentikan Rusia maju di Ukraina Timur. Masa depan perang akan diputuskan di medan perang, bukan di PBB.”

    Presiden Rusia, Vladimir Putin tidak akan datang ke New York, tetapi Menteri Luar Negeri, Sergey Lavrov akan datang.

    Para diplomat juga akan bertemu untuk membahas perang di Sudan. Meskipun ada banyak inisiatif internasional, tidak ada gencatan senjata, dan pertempuran selama 17 bulan telah membuat lebih dari 10 juta orang mengungsi dan membuat jutaan orang kelaparan.

    Wajah-wajah baru di PBB bulan ini termasuk Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

    Dan Presiden AS Joe Biden akan tampil terakhir kalinya di PBB.

    Sekali lagi, Richard Gowan mengatakan, “Saya rasa masih ada rasa hormat atas keterlibatannya dengan multilateralisme, tetapi juga ada banyak penyesalan karena ia tidak memberi PBB peran yang lebih besar dalam menangani perang di Gaza.”

    Setelah dua kali percobaan pembunuhan terhadap mantan Presiden Donald Trump, VOA bertanya apakah Amerika Serikat dapat menjamin keselamatan lebih dari 130 presiden dan perdana menteri yang akan datang ke New York City.

    Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield mengatakan, “Kami telah mengerahkan segala upaya. Polisi di Kota New York berjaga di mana-mana. Keamanan Diplomatik mendukung Dinas Rahasia untuk juga memberikan keamanan bagi semua kepala negara yang akan berada di kota ini.”

    Sekretaris Jenderal PBB akan memulai pekan diplomasi secara maraton pada Minggu, dengan “KTT Masa Depan” selama dua hari, yang bertujuan untuk mereformasi sistem PBB guna menangani tantangan baru termasuk perubahan iklim dan kecerdasan buatan.

    Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan, “Kita tidak dapat menciptakan masa depan yang sesuai untuk cucu-cucu kita dengan sistem yang dibangun untuk kakek-nenek kita.”

    Negosiasi tentang “Pakta untuk Masa Depan” yang substantif telah sulit, tetapi diharapkan akan diadopsi.

    Sumber:VOAIndonesia

  • Kondisi Palestina Terus Memburuk, Menlu RI Pertanyakan Kepemimpinan Dewan Keamanan PBB

    Kondisi Palestina Terus Memburuk, Menlu RI Pertanyakan Kepemimpinan Dewan Keamanan PBB

    7cloud.asia – Indonesia mempertanyakan bagaimana kepemimpinan Dewan Keamanan (DK) PBB dalam menciptakan perdamaian ketika kondisi di Palestina terus memburuk.

    Pernyataan tegas tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat berpidato di hadapan forum Debat Terbuka Tingkat Tinggi DK PBB di Markas Besar PBB New York, Rabu (25/9).

    “Kita semua di sini membicarakan tentang kepemimpinan dalam isu perdamaian. Namun, damai itu tidak pernah dirasakan oleh Bangsa Palestina,” ujar Menlu.

    Baca: Gaza dan Ukraina jadi pembahasan di sidang umum PBB

    Dengan kondisi mengkhawatirkan di Palestina di mana 41.000 orang telah kehilangan nyawa dan jutaan orang lainnya mengungsi, serta akses terhadap bantuan diputus, menurut Retno, “Kita layak mempertanyakan rasa kemanusiaan dunia”.

    “Jika kita tidak bisa melaksanakan hal yang dimandatkan DK PBB untuk menciptakan perdamaian, apa lagi yang tersisa dari kepemimpinan DK dalam isu perdamaian?” Retno mempertanyakan.

    Karena itu, Indonesia menawarkan cara-cara untuk mengembalikan kredibilitas dan kepercayaan atas DK PBB dengan mengupayakan kepemimpinan yang lebih demokratis serta mengikutsertakan lebih banyak pihak.

    Baca: Dunia gagal melindungi warga sipil di Gaza yang tak bersalah

    “Indonesia menyerukan mekanisme yang lebih demokratis untuk pengambilan keputusan yang efektif supaya tidak ada kelambanan dalam menghadapi ancaman besar terhadap kedamaian dan keamanan internasional,” ucap Menlu.

    Retno menutup pidatonya dengan satu penegasan bahwa dunia tidak perlu repot-repot mencari cara untuk menciptakan perdamaian di masa depan, karena langkah-langkah itu harus dimulai sejak saat ini juga.

    Sumber: Antaranews

  • Demi Mewujudkan Negara Palestina Merdeka, Italia Siap Kirim Pasukan Perdamaian PBB

    Demi Mewujudkan Negara Palestina Merdeka, Italia Siap Kirim Pasukan Perdamaian PBB

    7cloud.asia – Italia siap mengirimkan pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam rangka membantu pembentukan negara Palestina, yang diakui oleh Israel dan mengakui Israel, Anadolu melaporkan pada Minggu (29/9).

    Dalam wawancara dengan surat kabar Italia, Avvenire, Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani menggarisbawahi kenyataan bahwa terdapat pemerintahan berbeda di Gaza dan Tepi Barat.

    Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada satu pemerintahan yang utuh di Palestina.

    “Tujuan kami adalah memfasilitasi integrasi ini, mungkin untuk jangka waktu terbatas, dengan kehadiran misi PBB yang dipimpin oleh negara-negara Arab di bawah bimbingan otoritas Palestina,” ujarnya. 

    “Kami siap mengirim pasukan kita bersama PBB untuk pembentukan negara Palestina yang diakui oleh Israel dan yang juga mengakui Israel,” kata Tajani, menambahkan.

    Baca: Kondisi Palestina Memburuk, Indonesia pertanyakan kepemimpinan DK PBB

    Ketika ditanya tentang pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di PBB, Tajani mengatakan, “Israel memiliki hak untuk membela diri, dan krisis ini dimulai dengan serangan pada 7 Oktober.”

    “Namun, yang membuat khawatir bahwa puluhan ribu warga sipil Palestina terbunuh.” ujarnya.  

    Dalam wawancara tersebut, Tajani juga membahas isu-isu internasional sehubungan dengan situasi terbaru di kawasan Timur Tengah setelah kematian pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah.

    Pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah meninggal akibat serangan bom oleh tentara Israel pada 27 September lalu.

    Baca: AS dan PBB desak Israel lindungi lokasi bantuan di Gaza

    “Sayangnya, risiko eskalasi ketegangan saat ini tampak terus-menerus. Saat ini, kami bekerja lebih keras dari sebelumnya bagi perwujudan gencatan senjata di Lebanon dan Gaza,” katanya. 

    Tajani menekankan bahwa dirinya terus menjalin kontak dengan kedutaan besar di Tel Aviv, Beirut, dan Teheran.

    “Kami memantau situasi darurat dan siap untuk mengevakuasi warga negara kita,” ujarnya. 

    “Kami mendesak semua orang untuk meninggalkan wilayah tersebut sesegera mungkin. Sementara kami terus melakukan upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan, situasinya tetap genting.”

    Sumber: Anadolu

  • Hampir 70 Persen Korban Tewas di Perang Gaza adalah Perempuan dan Anak-anak

    Hampir 70 Persen Korban Tewas di Perang Gaza adalah Perempuan dan Anak-anak

    7cloud.asia – Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Jumat (8/11/2024) menyatakan bahwa hampir 70 persen dari korban jiwa yang telah diverifikasi dalam perang Gaza adalah perempuan dan anak-anak.

    Badan PBB itu juga mengutuk apa yang disebutnya sebagai pelanggaran sistematis terhadap prinsip-prinsip dasar hukum kemanusiaan internasional.

    Perhitungan PBB mencakup tujuh bulan pertama konflik Israel-Hamas di Jalur Gaza yang dimulai lebih dari setahun lalu.

    Jumlah 8.119 korban yang diverifikasi oleh Kantor Hak Asasi Manusia PBB dalam periode tujuh bulan tersebut jauh lebih rendah dibandingkan dengan jumlah korban lebih dari 43.000 yang dilaporkan oleh otoritas kesehatan Palestina selama 13 bulan penuh konflik.

    Namun perincian PBB mengenai usia dan jenis kelamin para korban mendukung pernyataan Palestina bahwa perempuan dan anak-anak mewakili sebagian besar korban tewas dalam perang tersebut.

    Temuan tersebut menunjukkan “pelanggaran sistematis terhadap prinsip-prinsip dasar hukum humaniter internasional, termasuk perbedaan dan proporsionalitas,” kata kantor hak asasi manusia PBB dalam sebuah pernyataan yang menyertai laporan setebal 32 halaman tersebut.

    Penting untuk melakukan perhitungan yang matang sehubungan dengan tuduhan pelanggaran serius terhadap hukum internasional melalui badan peradilan yang kredibel dan tidak memihak.

    “Sementara itu, semua informasi dan bukti yang relevan dikumpulkan dan disimpan,” kata Komisaris Tinggi PBB untuk Urusan Kemanusiaan. Hak Volker Turk.

    Israel tidak segera mengomentari temuan laporan tersebut.
    Militer Israel, yang memulai serangannya sebagai balasan terhadap serangan 7 Oktober 2023, di mana para kombatan Hamas menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel selatan dan menyandera lebih dari 250 orang.

    Militer Israel mengatakan pihaknya berhati-hati untuk tidak melukai warga sipil di Gaza.

    Militer Israel menegaskan bahwa sekitar satu warga sipil telah terbunuh untuk setiap pejuang, sebuah rasio yang menyalahkan Hamas, dengan mengatakan bahwa kelompok militan Palestina menggunakan fasilitas sipil.

    Hamas membantah menggunakan warga sipil dan infrastruktur sipil, termasuk rumah sakit, sebagai tameng manusia.

    Korban Tewas Termuda Berusia Satu Hari
    Korban termuda yang kematiannya diverifikasi oleh pemantau PBB adalah seorang bayi laki-laki berusia 1 hari, dan korban tertua adalah seorang perempuan berusia 97 tahun, kata laporan itu.

    Secara keseluruhan, anak-anak mewakili 44 persen korban. Dari proporsi tersebut, anak-anak berusia 5-9 tahun mewakili kategori usia terbesar, diikuti oleh anak-anak yang berusia 10-14 tahun, dan kemudian anak-anak yang berusia hingga 4 tahun.

    Hal ini secara umum mencerminkan demografi daerah kantong tersebut, yang menurut laporan tersebut mencerminkan kegagalan nyata dalam mengambil tindakan pencegahan untuk menghindari kerugian warga sipil.

    Laporan tersebut menunjukkan bahwa dalam 88 persen kasus, lima orang atau lebih tewas dalam serangan yang sama, hal ini menunjukkan penggunaan senjata oleh militer Israel yang berdampak luas.

    Meskipun dikatakan bahwa beberapa korban jiwa mungkin disebabkan oleh proyektil yang salah sasaran dari elompok bersenjata Palestina.

  • PBB: Peluang Terwujudnya Dua Negara Palestina dan Israel Makin Terancam

    PBB: Peluang Terwujudnya Dua Negara Palestina dan Israel Makin Terancam

    7cloud.asia – Pejabat tinggi PBB untuk Timur Tengah pada Selasa (25/2/2025) memperingatkan bahwa peluang tercapainya solusi dua negara bagi warga Israel dan Palestina semakin kecil.

    “Masyarakat di wilayah ini dapat keluar dari periode ini dengan damai, aman dan bermartabat,” ujar Sigrid Kaag, koordinator khusus untuk proses perdamaian Timur Tengah, dalam sebuah pertemuan Dewan Keamanan PBB.

    “Namun, ini mungkin merupakan kesempatan terakhir kita untuk mencapai solusi dua negara.” imbuhnya dilansir VOA Indonesia

    Ia kemudian mengatakan kepada para wartawan bahwa dampak dari konflik, situasi di Gaza, perluasan permukiman Israel dan ancaman aneksasi Tepi Barat semakin menjauhkan solusi dua negara.

    “Jadi, juga merupakan niat saya untuk mengingatkan dewan bahwa mengeluarkan pernyataan adalah satu hal, tetapi kita membutuhkan tindakan,” katanya.

    “Dan solusi dua negara sebagai solusi yang layak, secara geografis, semakin redup di depan mata kita. Dan kata-kata saja tidak akan menyelesaikannya. Dibutuhkan keterlibatan politik dan diplomasi yang aktif.”

    Baca: Negara-negara Arab tolak usulan rencana AS ambil alih Gaza

    Di Dewan Keamanan, Kaag mengungkapkan kekhawatirannya tentang perluasan operasi militer Israel di Tepi Barat yang dimulai pada tanggal 21 Januari, khususnya di wilayah Jenin, Tubas dan Tulkarm.

    “Pasukan Israel telah mengerahkan serangan udara dan senjata berat lainnya, sementara militan Palestina telah menggunakan bom rakitan dan melakukan serangan penembakan,” katanya.

    “Hal ini terjadi bersamaan dengan berlanjutnya kekerasan dan intimidasi oleh pemukim Israel terhadap warga Palestina dan serangan warga Palestina terhadap warga Israel.”

    Sebelumnya, Israel menempatkan tank-tanknya di luar kamp pengungsi Jenin pada hari Senin (24/2/2025), sehari setelah tank-tank itu dikirim ke daerah pendudukan Tepi Barat untuk pertama kalinya dalam lebih dari 20 tahun.

    Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militernya untuk melakukan operasi “intensif” di Tepi Barat setelah terjadinya sejumlah ledakan di bus-bus di dekat Tel Aviv pada hari Kamis (20/2/2025)

    Meski tak ada korban yang dilaporkan dalam peristiwa itu, kantor Netanyahu menyebut serangan ini sebagai percobaan serangan massal.

    Baca: Mungkinkah mewujudkan negara Palestina merdeka?

    Saat ditanya mengenai operasi militer tersebut, Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar, yang sedang berada di Brussels untuk menghadiri pertemuan dengan Dewan Eropa mengenai perang di Gaza pada hari Senin, menekankan bahwa hal itu dilakukan untuk “melindungi keamanan Israel.”

    “Apa yang kami lakukan di wilayah yang Anda sebut sebagai Tepi Barat, yang kami sebut sebagai Yudea dan Samaria, adalah demi melindungi keamanan kami. Ini adalah operasi militer yang ditujukan untuk melawan teroris, tanpa tujuan lain selain itu.”

    Dalam sebulan terakhir, puluhan ribu warga Palestina telah mengungsi dari rumah mereka di Tepi Barat akibat operasi militer Israel yang bergerak di kamp-kamp pengungsi padat di kota-kota yang menjadi titik konflik seperti Jenin dan Tulkarm.

    Israel mengklaim operasi itu bertujuan untuk menekan kelompok-kelompok yang didukung Iran, termasuk Hamas dan Jihad Islam.

    Tepi Barat, yang direbut Israel dalam perang Timur Tengah tahun 1967, dianggap oleh warga Palestina sebagai bagian utama dari negara Palestina di masa depan, bersama dengan Gaza.

    Namun, kelompok garis keras Israel semakin sering menyerukan pencaplokan wilayah tersebut.

    Baca: Konflik Israel-Palestina berlangsung lebih dari 100 tahun

  • Banyak Warga Sipil yang Tewas, PBB Kurangi Staf di Jalur Gaza

    Banyak Warga Sipil yang Tewas, PBB Kurangi Staf di Jalur Gaza

    7cloud.asia – Menyusul tewasnya ratusan warga sipil, termasuk staf Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan blokade bantuan, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memutuskan untuk mengurangi stafnya di Jalur Gaza, kata seorang juru bicara PBB pada Senin (24/3).

    “Sekjen PBB telah mengambil keputusan sulit untuk mengurangi kehadiran PBB di Gaza, bahkan di saat kebutuhan kemanusiaan melonjak dan kekhawatiran kami terhadap perlindungan warga sipil kian meningkat,” kata Stephane Dujarric, jubir Guterres, dalam sebuah taklimat pers harian.

    “PBB tidak sedang meninggalkan Gaza,” ujar Dujarric. “Kami tetap berkomitmen untuk terus memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan oleh warga sipil demi kelangsungan hidup dan perlindungan mereka.”

    Dujarric mengatakan sekitar 30 persen dari 100 staf internasional di Gaza, atau sekitar 30 orang, sedang ditarik.

    Baca: Israel serang warga Palestina lagi, 600 orang tewas

    Secara keseluruhan, ada sekitar 13.000 personel PBB di Gaza, kebanyakan dari mereka bekerja untuk Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina di Kawasan Timur Dekat (UNRWA) dan sebagian besar dari mereka merupakan staf nasional.

    “Berdasarkan informasi yang ada saat ini, serangan yang menghantam kompleks PBB di Deir Al Balah pada Rabu (19/3) disebabkan oleh peluru tank Israel,” lanjut sang jubir.

    Dujarric menekankan bahwa semua pihak harus selalu mematuhi hukum internasional sepenuhnya. Warga sipil harus dihormati, dan mereka harus dilindungi.

    Penolakan terhadap bantuan penyelamat nyawa harus diakhiri. Para sandera harus dibebaskan dengan segera dan tanpa syarat.

    Baca: Warga Palestina minta PBB desak Israel agar tidak memblokade bantuan

    Serangan tersebut merenggut nyawa seorang kolega PBB dari Bulgaria dan menyebabkan enam kolega lainnya, yang berasal dari Prancis, Moldova, Makedonia Utara, Palestina, dan Inggris, mengalami luka sangat parah, papar Dujarric. Beberapa di antaranya bahkan mengakibatkan cacat seumur hidup, imbuhnya.

    Jubir sekjen PBB itu mengatakan kepada para wartawan bahwa lokasi kompleks PBB di Deir Al Balah tersebut sudah diketahui dengan baik oleh pasukan Israel.

    Sekjen PBB mengecam keras serangan tersebut serta menuntut investigasi penuh, menyeluruh, dan independen atas insiden ini.

    Dujarric menekankan bahwa semua pihak harus selalu mematuhi hukum internasional sepenuhnya. Warga sipil harus dihormati, dan mereka harus dilindungi.

    Baca: Pasokan listrik diputus, warga Gaza terancam bencana kesehatan

    Penolakan terhadap bantuan penyelamat nyawa harus diakhiri. Para sandera harus dibebaskan dengan segera dan tanpa syarat.

    Koordinator bantuan darurat PBB, Tom Fletcher, mengatakan dirinya terus menerima laporan mengerikan dari Gaza tentang semakin banyaknya tenaga kesehatan, ambulans, dan rumah sakit yang diserang ketika mencoba menyelamatkan korban.

    “Semua negara harus menggunakan pengaruhnya untuk menghentikan konflik dan memastikan penghormatan terhadap hukum internasional, dengan menerapkan tekanan diplomatik dan ekonomi serta memerangi impunitas,” ujar jubir tersebut.

    “Sekjen PBB kembali menyampaikan seruan mendesak untuk pemulihan gencatan senjata guna mengakhiri penderitaan.”

    Baca: Israel blokir bantuan ke Gaza

    Namun demikian, jajaran pejabat Israel mengindikasikan akan terus melanjutkan kegiatan militer mereka di Gaza.

    Blokade bantuan telah dimulai lebih dari tiga pekan yang lalu ketika Israel memutus aliran masuk bantuan kemanusiaan ke Gaza.

    Blokade ini menjadi penangguhan bantuan terlama sejak serangan mematikan Hamas pada 7 Oktober 2023 terhadap Israel.

    (antaranews)

     

     

  • Demonstrasi Pati Merembet ke Sejumlah Daerah Gegara Pajak Bumi dan Bangunan Melonjak

    7cloud.asia – Gejolak penolakan terhadap kebijakan Pajak Bumi Bangunan Perkotaan dan Pedesaan atau PBB P2 bermunculan di sejumlah daerah setelah kisruh yang terjadi di Pati, Jawa Tengah.

    Pemerintah daerah mencari pendapatan dari PBB-P2 dengan cara menaikkan harga nilai jual objek pajak (NJOP). Beberapa pemda mengklaim kenaikan tersebut adalah hal lumrah mengingat mereka tidak pernah menaikkan NJOP lebih dari satu dekade terakhir.

    NJOP ini sangat tergantung dari lokasi, zonasi atau peruntukan, kondisi lingkungan hingga aksesibilitas. Intinya, harga serta pajak dari tanah dan bangunan di dalam gang sempit akan berbeda dari pinggir jalan raya.

    Kenaikan signifikan PBB P2 melalui lonjakan NJOP, dilaporkan terjadi di Jombang (Jawa Timur), Semarang (Jawa Tengah), Bone (Sulawesi Selatan), dan Cirebon (Jawa Barat).

    Kelompok mahasiswa di Kabupaten Bone melakukan demo menolak kenaikan PBB-P2, Kamis (14/8/2025). Aksi dilakukan di depan kantor Bupati dan kantor DPRD dan akan terus dilakukan hingga Pemkab Bone meninjau ulang kebijakan ini.

    Baca: DPRD Pati sepakat makzulkan bupati Sudewo

    Pada aksi unjuk rasa sebelumnya, Selasa (12/8/2025) lalu, terjadi kericuhan saat kelompok mahasiswa saling dorong dengan petugas Satpol PP di kantor DPRD.

    Di Cirebon, warga berencana menggelar aksi besar-besaran pada 11 September mendatang guna menyikapi kenaikan PBB-P2 antara 150 hingga 1000 persen. Saat ini warga sudah membuka Posko Partisipasi.

    Menyikapi kondisi ini, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menganjurkan kepala daerah memperhatikan kondisi sosial-ekonomi masyarakat sebelum menetapkan atau menaikkan tarif pajak, termasuk NJOP dan PBB-P2.

    Sejumlah pakar meyakini lonjakan PBB-P2 ini karena dana transfer ke daerah (TKD) dipangkas pemerintah pusat. Kondisi ini membuat pemerintah daerah harus cari akal mencari pendapatan baru.

    “Cara yang paling gampang untuk mencari pendapatan ya menaikkan pajaknya,” kata Herman Suparman, direktur eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) dikutip BBC Indonesia

    Baca: Kontroversi pajak tinggi untuk rumah tapak

    Tahun ini, pemerintah melakukan efisiensi anggaran, salah satunya memangkas dana transfer ke daerah sebesar Rp50,29 triliun.

    Banyak anggaran dipangkas demi program yang disebut “berdampak langsung pada masyarakat” seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG), swasembada pangan dan energi, hingga perbaikan sektor kesehatan.

    Herman mengatakan, selama ini hampir semua pemerintah daerah bergantung dari TKD, terutama pada instrumen dana alokasi khusus (DAK) fisik. DAK fisik ini digunakan untuk infrastruktur.

    “Sekarang di daerah itu terganggu belanja modal terutama terkait pembangunan infrastruktur,” katanya.

    Masalahnya, tambah dia, pemerintah pusat tidak melibatkan pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan efisiensi anggaran.

    “Seharusnya ada komunikasi dulu dengan pemerintah daerah tidak langsung memotong dana transfer ke daerah ,” jelasnya.

  • Palestina Sambut Baik Deklarasi New York yang Mendukung Solusi Dua Negara

    Palestina Sambut Baik Deklarasi New York yang Mendukung Solusi Dua Negara

    7cloud.asia – Palestina menyambut baik voting Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengadopsi dan menyetujui Deklarasi New York yang mendukung solusi dua negara Israel dan Palestina.

    Dalam pernyataan yang dirilis Jumat (12/9/202), wakil Palestina menggambarkan deklarasi ini sebagai hasil utama konferensi PBB tentang penyelesaian damai atas isu Palestina dan implementasi solusi dua negara.

    Dalam pernyataan pers, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Palestina mengatakan bahwa 142 negara memberikan suara untuk mendukung resolusi tersebut, sementara 12 negara abstain, dan 10 negara tidak setuju.

    Kemenlu Palestina memuji sikap negara-negara yang mensponsori, mendukung, dan memberikan suara untuk mendukung resolusi tersebut.

    Baca: Majelis Umum PBB mendukung solusi dua negara

    Kemenlu Palestina juga mendesak negara-negara anggota PBB untuk melaksanakan hasil konferensi internasional tersebut terkait solusi dua negara dan menekan Israel agar menghentikan operasi militer, menyetujui gencatan senjata.

    Palestina juga mendesak diakhirinya penggunaan kelaparan “sebagai senjata perang,” mencegah pengungsian paksa, serta membebaskan tahanan dan sandera.

    Dalam pernyataan pers di platform media sosial X, Wakil Presiden Palestina Hussein al-Sheikh mengatakan keputusan Majelis Umum PBB mencerminkan keinginan masyarakat internasional dalam mendukung hak-hak rakyat Palestina.

    Dirinya menekankan bahwa pengadopsian tersebut merupakan langkah penting menuju berakhirnya “pendudukan Israel” dan mewujudkan negara Palestina yang merdeka berdasarkan perjanjian perbatasan 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

    Baca: Palestina optimistis banyak negara mendukung solusi dua negara

    Dukungan PBB tersebut diberikan beberapa hari setelah Israel melancarkan serangan mendadak di Doha pada Selasa (9/9/2025) untuk membunuh Khalil al-Hayya, seorang pemimpin senior di biro politik Hamas.

    Khalil bertemu dengan para pemimpin Hamas lainnya yang bertemu untuk membahas proposal gencatan senjata Gaza yang diajukan oleh Amerika Serikat.

    Hamas kemudian melaporkan bahwa al-Hayya selamat dari serangan tersebut. Namun, serangan itu menewaskan putranya dan salah satu ajudan utamanya.

    Pada Jumat, Hamas mengatakan al-Hayya melaksanakan salat jenazah untuk putranya dan korban lain yang tewas dalam apa yang digambarkannya sebagai percobaan pembunuhan berbahaya di Doha.

    Pewarta: Antaranews.com/Xinhua

  • Hari Ozon Internasional: Pemulihan Lubang Ozon Terus Berlangsung

    Hari Ozon Internasional: Pemulihan Lubang Ozon Terus Berlangsung

    7cloud.asia – Bertepatan dengan Hari Ozon Internasional, PBB merilis kabar gembira, yakni lapisan ozon, perisai pelindung Bumi terhadap radiasi ultraviolet matahari, melanjutkan proses pemulihan pada tahun 2024.

    Dalam pernyataan yang dirilis pada Selasa (16/9/2025), PBB menyebut proses ini membuat lapisan Ozon di jalur pemulihan penuh pada pertengahan abad ini.

    Dirilis pada Hari Internasional untuk Pelestarian Lapisan Ozon, buletin terbaru dari Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) menunjukkan bahwa lubang di lapisan ozon tahun lalu terus mengecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

    Meskipun faktor atmosfer alami bertanggung jawab atas rendahnya tingkat penipisan, tren jangka panjangnya menunjukkan perkembangan positif, kata badan PBB tersebut.

    Dilansir Earth.org, hilangnya lapisan ozon pernah dianggap sebagai tantangan lingkungan paling mendesak bagi umat manusia.

    Baca: Luas lubang di lapisan ozon capai 10 juta kilometer persegi

    Lapisan ozon, suatu wilayah di stratosfer bumi, berfungsi sebagai perisai pelindung terhadap radiasi ultraviolet matahari, yang paparannya dapat meningkatkan risiko kanker kulit, katarak, dan kerusakan ekosistem.

    Pada tahun 1970-an, terobosan ilmiah menghasilkan penemuan bahwa hidroklorofluorokarbon (HCFC) dan klorofluorokarbon (CFC) dapat bereaksi dengan ozon atmosfer, menghasilkan oksigen, dan menipiskan lapisan ozon pelindung.

    Kedua zat ini dulu banyak digunakan sebagai refrigeran dalam lemari es, AC, busa pemadam kebakaran, kaleng aerosol, dan hairspray,

    Penemuan ini memicu kampanye global untuk memerangi penggunaan HCFC dalam aplikasi rumah tangga.

    Baca: Lubang di lapisan ozon dan kaitannya dengan pemanasan global

    Kampanye ini berpuncak pada Konvensi Wina 1985 untuk Perlindungan Lapisan Ozon, dan Protokol Montreal-nya, yang diadopsi pada tahun 1987, merupakan upaya global pertama untuk memerangi dampak iklim yang disebabkan oleh manusia.

    Lebih dari 99 persen produksi dan konsumsi zat perusak ozon terkendali berhasil dihapuskan secara global sebagai hasilnya.

    “40 tahun yang lalu, negara-negara bersatu untuk mengambil langkah pertama dalam melindungi lapisan ozon — dipandu oleh sains, bersatu dalam tindakan,” kata Sekretaris Jenderal PBB António Guterres.

    “Konvensi Wina dan Protokol Montreal-nya menjadi tonggak keberhasilan multilateral. Saat ini, lapisan ozon sedang pulih. Pencapaian ini mengingatkan kita bahwa ketika negara-negara mengindahkan peringatan sains, kemajuan mungkin terjadi,” tambahnya.

    Baca: Lubang di lapisan ozon berdampak pada lingkungan di Indonesia