Tag: hujan

  • Tanggul Sungai Cinangka Jebol, Ratusan Warga Sempat Diungsikan Karena Rumahnya Terendam Banjir

    Tanggul Sungai Cinangka Jebol, Ratusan Warga Sempat Diungsikan Karena Rumahnya Terendam Banjir

    7cloud.asia – Banjir yang merendam sekitar 300 rumah warga di Desa Cikaobandung, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat sudah mulai surut.

    Namun, banjir masih menyisakan genangan air di beberapa titik dan lumpur yang menutupi jalan serta masuk ke dalam rumah.

    Banjir dipicu Jebolnya tanggul Sungai Cinangka yang melintasi wilayah Kabupaten Purwakarta, akibat hujan deras yang mengguyur kawasan itu sejak Sabtu (8/3/2025) sore.

    Berdasarkan data yang dihimpun, hingga Minggu (9/3/2025) pukul 02.43 WIB, banjir berdampak pada ratusan kepala keluarga dengan ketinggian air bervariasi.

    Banjir juga menyebabkan satu unit rumah alami rusak ringan, serta akses jalan penghubung Kecamatan Jatiluhur dan Kecamatan Sukasari tidak dapat dilalui karena tertutup banjir yang cukup tinggi.

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purwakarta dan tim gabungan langsung menuju ke lokasi terdampak untuk lakukan evakuasi korban ke tempat lebih aman, tercatat 156 kepala keluarga berhasil diungsikan.

    BPBD hingga kini masih berada di lokasi terdampak guna melakukan monitoring dan juga mempersiapkan langkah-langkah penanganan darurat.

    BNPB mengingatkan masih ada potensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada dasarian kedua atau tanggal 11 sampai 20 Maret 2025.

    Karena itu BNPB mengimbau kepada masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, khususnya bagi yang berada di wilayah risiko banjir yang tinggi.

    Antara lain dengan melakukan pembersihan aliran drainase dan juga aliran sungai, menyiapkan tim siaga bencana tingkat desa dan memperhatikan kondisi cuaca di daerah masing-masing.

     

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Jakarta dan Mayoritas Kota Bakal Hujan

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Jakarta dan Mayoritas Kota Bakal Hujan

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi terjadi di Jakarta dan mayoritas kota di Indonesia pada Kamis (13/03/2025).

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun youtube resminya, hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Pekanbaru, Padang, Medan, Bengkulu, Jambi, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Serang, Jakarta.

    Selain itu, hujan ringan berpeluang pula terjadi di Kota Semarang, Surabaya, Denpasar, Mataram, Tanjung Selor, Banjarmasin, Palu, Gorontalo, Kendari, Ambon, Ternate, Sorong dan Jayapura.

    Sementara hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Palembang dan Mamuju.

    Kemudaian hujan disertai petir diprediksi akan melanda Kota Banda Aceh, Bandung, Yogyakarta, Kupang, Palangkaraya, Pontianak, Samarinda, Manado, Nabire, Jayawijaya dan Merauke.

    BMKG juga mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda sebagian wilayah Sumatera, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

    Tak hanya cuaca ekstrem, sejumlah wilayah pesisir juga berpotensi terjadi banjir rob seperti Sumatera Utara, pesisir Sumatera Barat, pesisir Kalimantan Barat, pesisir Kalimantan Timur.

    Banjir rob berpotensi melanda pesisir Kalimantan Selatan.  pesisir  Kalimantan Tengah, pesisir Sulawesi Utara, pesisir Maluku dan pesisir Maluku Utara.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Disertai Petir Bakal Melanda Banyak Kota, Termasuk Bandung dan Jakarta

    Cuaca Hari Ini: Hujan Disertai Petir Bakal Melanda Banyak Kota, Termasuk Bandung dan Jakarta

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan disertai petir melanda banyak kota pada Sabtu (15/03/2025), termasuk Kota Bandung dan Jakarta.

    Hujan disertai petir juga berpotensi melanda Kota Padang, Yogyakarta, Surabaya, Bengkulu, Palembang, Pontianak, Samarinda dan Palangkaraya, Mamuju, Manado, Nabire, Jayawijaya dan Merauke.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Tanjung Pinang, Semarang dan Makassar.

    Sedangkan hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Jambi, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Tanjung Selor, Banjarmasin, Palu, Gorontalo, Kendari, Ambon, Ternate, Sorong, Manokwari dan Jayapura.  

    Sementara untuk wilayah Jakarta hujan disertai petir berpotensi melanda wilayah Kepulauan Seribu pada pagi hari. Hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Wilayah lainnya diperkirakan berawan tebal.

    Siang hingga sore hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat. Sedangkan wilayah lainnya dipetkirakan berawan tebal.

    Kemudian malam hari hujan disertai petir berpotensi melanda Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. Hujan dengan intensitas sedanhg berpotensi mengguyur wilayah Jakarta Timur. Wilayah lainnya diperkirakan berawan tebal.

    BMKG juga mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda sebagian wilayah Sumatera, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

    Tak hanya cuaca ekstrem, sejumlah wilayah pesisir juga berpotensi terjadi banjir rob seperti Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Kalimantan Timur, pesisir Sulawesi Utara, pesisir Maluku dan pesisir Maluku Utara.

  • Hujan Deras Masih Terus Terjadi, Kapan Indonesia Memasuki Musim Kemarau?

    Hujan Deras Masih Terus Terjadi, Kapan Indonesia Memasuki Musim Kemarau?

    7cloud.asia – Musim hujan yang melanda Indonesia sejak akhir tahun 2024 telah membawa dampak signifikan, terutama di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

    Baru-baru ini banjir besar melanda Jabodetabek akibat curah hujan tinggi dari daerah hulu. Selain banjir, hujan deras juga menyebabkan tanah longsor di beberapa lokasi.

    Dengan situasi hujan yang masih sering terjadi seperti saat ini, banyak orang bertanya-tanya kapan Indonesia akan memasuki musim kemarau 2025?

    Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menginformasikan bahwa hujan masih akan berlangsung hingga akhir Maret 2025. Sedangkan peralihan musim diperkirakan akan terjadi pada April 2025

    Namun, dia menekankan bahwa durasi hujan akan semakin singkat seiring dengan peralihan menuju musim kemarau.

    Baca: Cuaca Ekstrem Makin Sering Terjadi Akibat Krisis Iklim

    “Pada 10 hari terakhir Maret, masih ada kemungkinan hujan, bahkan hujan lebat. Namun, durasinya lebih pendek dibandingkan dengan awal bulan,” ungkapnya yang dikutip dari Kompas.com pada Kamis (6/3/2025).

    Dwikorita juga mencatat bahwa intensitas hujan akan semakin menurun pada sepuluh hari terakhir bulan Maret, seiring dengan transisi menuju musim kemarau pada April 2025.

    Meskipun pada masa peralihan musim, yang sering disebut sebagai pancaroba, intensitas hujan cenderung melemah, dia tetap memperingatkan bahwa hujan lebat atau ekstrem dengan durasi pendek masih mungkin terjadi.

    Dalam menghadapi peralihan musim ini, masyarakat diharapkan tetap waspada dan mempersiapkan diri untuk kemungkinan cuaca ekstrem yang dapat terjadi.

    Sementara, Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menjelaskan bahwa Indonesia diprediksi akan memasuki musim kemarau pada Mei 2025.

     

    Baca: Perubahan Iklim Memicu Kekeringan dan Krisis Air Global

    Menurutnya, awal musim kemarau tidak akan terjadi secara bersamaan di seluruh daerah. Puncak Musim Kemarau 2025 Tidak Serempak, Terjadi Juni-Agustus

    “Biasanya, musim kemarau mulai dari timur Indonesia, seperti Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat, kemudian berlanjut ke Jawa,” ungkap Ardhasena dalam wawancara dengan Kompas.com pada Kamis (6/3/2025).

    Puncak musim kemarau diperkirakan akan berlangsung pada bulan Agustus dan September, dengan kemungkinan berakhirnya musim kemarau pada Oktober atau November, sebelum kembali memasuki musim hujan.

    Ardhasena juga menjelaskan bahwa musim kemarau di Indonesia umumnya dipengaruhi oleh angin Monsun Timur yang berasal dari tengara atau Australia.

    Angin muson timur memiliki sifat kering dan berpotensi mendorong pertumbuhan awan menjauh dari Indonesia. Hal ini dapat menyebabkan kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di setiap musim kemarau.

     

  • BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sekitar Selat Sunda pada Sepekan ke Depan

    BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sekitar Selat Sunda pada Sepekan ke Depan

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi keberadaan bibit siklon tropis 91S yang dipadukan dengan aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) berpotensi memicu peningkatan curah hujan dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah Indonesia.

    Karena itu BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan, terhitung sejak Senin (17/3/2025).

    Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, bibit siklon tropis 91S di Samudra Hindia sebelah selatan Jawa Barat dengan kecepatan angin maksimum 15 knots (28 km/jam) dan tekanan udara minimum 1010 hPa.

    Bibit siklon ini bergerak ke arah barat – barat daya menjauhi wilayah Indonesia dengan potensi berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan pada kategori rendah.

    Baca: Kapan Indonesia Memasuki Musim Kemarau

    Namun demikian, dampaknya tetap dirasakan di beberapa wilayah, terutama Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat, yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem atau hujan sedang hingga lebat.

    Selain itu, gelombang dengan ketinggian 1,25–2,5 meter juga berpotensi terjadi di Selat Sunda bagian selatan Lampung, perairan selatan Bali hingga Sumba dan Selat Lombok.

    Sementara perairan barat Bengkulu hingga Lampung, Selat Sunda bagian barat Pandeglang, perairan selatan Banten hingga Jawa Timur, Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, dan Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Barat berpotensi mengalami gelombang tinggi mencapai 2,5 – 4 meter.

    Dwikorita mengatakan meskipun bibit siklon ini tidak masuk ke wilayah Indonesia, namun dampaknya tetap signifikan. Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang.

    Baca: Cuaca ekstrem makin sering terjadi akibat perubahan iklim

    Masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana diharapkan dapat mengambil langkah antisipatif guna mengurangi risiko yang mungkin timbul. Selain itu, aktivitas di wilayah perairan juga perlu dibatasi mengingat potensi gelombang tinggi yang dapat membahayakan pelayaran.

    Kepada pemerintah daerah, ujarnya, kami harap peringatan dini ini bisa direspons dan diperhatikan, serta segera melakukan langkah antisipatif.

    ”Koordinasi dengan instansi terkait, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sangat penting untuk memastikan upaya mitigasi berjalan efektif dan respons cepat dapat dilakukan jika terjadi bencana,” kata Dwikorita melalui keterangan tertulis, Senin (17/3/2025).

    Sementara, Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani mengatakan bahwa selain pengaruh bibit siklon tropis 91S, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang saat ini berada di fase 2 di Samudra Hindia bagian barat diperkirakan akan bergerak ke fase 3 dalam sepekan ke depan.

    Baca: Metode pendekatan untuk memetakan dan memprediksi potensi banjir

    Fenomena ini berkontribusi terhadap peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian barat hingga tengah. Kombinasi antara pengaruh tidak langsung bibit siklon 91S dan aktivitas MJO dapat meningkatkan potensi cuaca ekstrem, terutama di Sumatera bagian selatan dan Jawa, yang saat ini mengalami perlambatan dan pertemuan angin yang konsisten.

    Berdasarkan analisis BMKG, dalam periode 18-20 Maret 2025 hujan lebat berpotensi terjadi di Sumatera Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Selatan, sementara Kepulauan Riau berpotensi mengalami hujan sangat lebat.

    Selanjutnya, dalam periode 21-24 Maret 2025, hujan lebat diperkirakan akan terjadi di Aceh, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

    BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem ini dan selalu memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, seperti situs web www.bmkg.go.id, media sosial @infobmkg, atau aplikasi InfoBMKG.

  • Cuaca Hari Ini: Siapkan Payung, Hujan Lebat Berpotensi Mengguyur Sejumlah Daerah

    Cuaca Hari Ini: Siapkan Payung, Hujan Lebat Berpotensi Mengguyur Sejumlah Daerah

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui laman resminya merilis peringatan dini potensi cuaca ekstrem di sejumlah daerah pada Senin, (24/3/2025).

    Sejumlah daerah di Indonesia diperkirakan akan dilanda cuaca ekstrem yang ditandai hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat.

    BMKG juga mengingatkan angin kencang juga berpotensi terjadi di sejumlah daerah.

    Baca: Cuaca ekstrem makin sering terjadi akibat krisis iklim

    Berikut adalah prakiraan cuaca untuk beberapa wilayah di Indonesia Senin (24/3/2025), dikutip dari web-meteo.bmkg.go.id:

    Hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Aceh, Kepulauan Riau, Bali, Banten, Bengkulu, Daerah Istimewa Yogyakarta, Gorontalo, Jawa Barat, dan Jawa Tengah

    Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga berpotensi mengguyur Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, Riau.

    Baca: Tren bencana banjir di Indonesia makin mengkhawatirkan

    Cuaca ekstrem juga berpotensi terjadi di Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara

    Sementara hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di Jawa Timur,
    Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Barat dan Papua

    BMKG juga merilis peringatan dini potensi angin kencang di sejumlah daerah seperti Bali, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan
    Sulawesi Selatan

    Baca: Banjir Jabodetabek bukti nyata ancaman krisis iklim

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Lebat Berpotensi Mengguyur Sejumlah Daerah di Jawa

    Cuaca Hari Ini: Hujan Lebat Berpotensi Mengguyur Sejumlah Daerah di Jawa

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan lebat akan mengguyur sejumlah wilayah Indonesia pada Selasa (25/3/2025).

    Dilansir dari laman resminya, BMKG mengungkapkan sebagian besar wilayah Indonesia masih didominasi cuaca berawan serta hujan ringan hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang.

    Hujan lebat ini dipicu gelombang atmosfer seperti Rossby Ekuatorial, Low Frequency, dan Kelvin yang aktif sehingga dapat mendukung pertumbuhan awan hujan.

    BMKG juga menyebut, bibit Siklon Tropis 91S di Samudra Hindia diprediksi menjadi siklon tropis pada kategori sedang. Bibit ini berdampak tidak langsung terhadap kondisi perairan berupa angin kencang dan gelombang tinggi mencapai 2.5 meter.

    Baca: Waspadai potensi cuaca ekstrem saat mudik Lebaran

    “Kombinasi dari beberapa gangguan atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan curah hujan dengan intensitas tinggi, terutama di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur,” demikian BMKG dalam rilis resminya.

    Merujuk pada kondisi atmosfer tersebut, beberapa daerah diperkirakan akan mengalami hujan lebat pada Selasa (25/3/2025).

    Hujan dengan intensitas lebat berpotensi terjadi antara lain di Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.

    BMKG mengimbau masyarakat waspada terhadap kemungkinan hujan lebat disertai petir, berhati-hati terhadap jalanan licin, siaga menghadapi perubahan cuaca.

    Baca: Perubahan iklim akibatkan cuaca ekstrem makin sering terjadi

    Sedangkan, hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali

    Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua dan Barat Papua juga berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang.

    Hujan dengan intensitas ringan diperkirakan akan mengguyur Sumatera Barat, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan

    Baca: Kapan Indonesia masuki musim kemarau

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia

    Cuaca Hari Ini: Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca hujan ringan akan menguyur Jabodetabek pada Sabtu (29/3/2025).

    Dalam prakiraan cuaca yang dirilis di laman resminya, BMKG memprediksi sejumlah wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan ringan dalam dua hari ke depan.

    BMKG mengimbau masyarakat yang akan mudik Lebaran untuk mempersiapkan kelengkapan melakukan perjalanan dengan baik.

    Menurut BMKG, hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Kepulauan Seribu.

    Baca: Kapan Indonesia memasuki musim kemarau

    Hujan ringan juga berpotensi mengguyur Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

    BMKG juga merilis peringatan dini potensi hujan sedang hingg lebat berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia baik di Sumatra Jawa, Kalimantan maupun Sulawesi.

    Hujan sedang hingga lebat antara lain bisa terjadi di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kep. Bangka Belitung, Kep. Riau, Lampung dan Jambi

    Hujan lebat juga berpotensi terjadi di Bali, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur,

    Baca: Banjir di Indonesia semakin mengkhawatirkan

    Sebagian wilayah Kalimantan yakni Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah juga berpotensi diguyur hujan sedang hingga hujan lebat, sebagaimana halnya Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara

    Sedangkan hujan lebat hingga hujan sangat lebat berpotensi terjadi di Jawa Timur
    Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara dan Papua

    BMKG juga merilis peringatan dini potensi terjadinya angin kencang di Jawa Timur
    dan Nusa Tenggara Timur

  • Cuaca Hari Ini: Siapkan Payung, Hujan Lebat Berpotensi Mengguyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia

    Cuaca Hari Ini: Siapkan Payung, Hujan Lebat Berpotensi Mengguyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang di sejumlah daerah pada Minggu (30/3/2025).

    BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan melakukan antisipasi risiko akibat cuaca ekstrem yang terjadi sehari menjelang Idul Fitri.

    Cuaca ekstrem ini, menurut BMKG, dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan perjalanan dalam memasuki periode mudik lebaran ini.

    BMKG memprediksi sejumlah wilayah Indonesia akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga hujan sangat lebat pada hari ini

    Baca: Kapan Indonesia memasuki musim kemarau

    Bagi masyarakat yang berada di daerah rawan bencana, BMKG mengimbau untuk tetap selalu waspada dampak cuaca ekstrem yang berpotensi memicu banjir dan tanah longsor.

    Dalam prakiraan cuaca yang dirilis di laman resminya, BMKG menyebut hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di Aceh, Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara dan Papua

    Sedangkan sejumlah wilayah lainnya berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Minggu (30/3/2025), yaitu:

    – Pulau Sumatra: Bengkulu, Kepulauan Riau, Lampung, Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Jambi

     

    Baca: Cuaca ekstrem makin sering terjadi akibat krisis iklim

    – Pulau Jawa: Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur

    – Pulau Kalimantan: Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara

    – Pulau Sulawesi: Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara

    – Indonesia Timur: Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur,
    Papua, dan Papua Barat

     

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Ringan Berpotensi Mengguyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia pada Pagi Hari

    Cuaca Hari Ini: Hujan Ringan Berpotensi Mengguyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia pada Pagi Hari

    bmkg

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam prakiraan cuaca yang dirilisnya, menyebutkan awan tebal dan hujan ringan akan terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia pada Senin (31/3/2025)

    Dikutip dari laman resminya bmkg.go.id, BMKG menyebutkan kondisi cuaca berawan tebal dan hujan ringan ini akan terjadi pada dinihari hingga siang hari.

    Dalam prakiraan cuaca itu disebutkan hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) dalam dua hari ke depan.

    BMKG menyebutkan, sejumlah wilayah Jabodetabek akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Senin (31/3/2025)

    Baca: Kapan Indonesia Memasuki Musim Kemarau?

    Karena itu, BMKG mengingatkan kepada umat Islam yang akan merayakan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah memnyiapkan diri jika terjadi hujan sewaktu-waktu.

    Dalam prakiraan cuaca itu, BMKG, menyebutkan Kabupaten Bogor diperkirakan akan diguyur hujan sedang.

    Sedangkan hujan dengan intensitas ringan berpotensi mengguyur Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara.

    Kepulauan Seribu, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Depok, Kota Bogor, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan juga akan diguyur hujan ringan.

    Sedangkan pada Selasa (1/4/2025) hujan sedang juga diprediksi terjadi di Jakarta Timur, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Bogor dan Kota Bogor.

    Baca: Cuaca Ekstrem Makin Sering Terjadi Akibat Krisis Iklim